• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
    • Rencana Strategis
    • Zone Integritas
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • Pos oleh
Pos oleh :

agusrn

Kolaborasi untuk Ketahanan Pertanian: Prof. Sota Koeda Tekankan Pentingnya Sinergi di Indonesia

berita Wednesday, 4 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menyelenggarakan kuliah tamu dengan menghadirkan akademisi dari Jepang pada Senin, 2 Maret 2026 di Ruang Venture, Gedung AGLC Lantai 6. Salah satu pembicara, Prof. Sota Koeda dari Vegetable Science Laboratory, Kindai University, menyampaikan pandangan tentang riset ketahanan biologis pada tanaman sayuran serta tantangan yang dihadapi sektor pertanian di Indonesia.

Dalam wawancaranya, Prof. Koeda menegaskan motivasi sederhana yang mendasari penelitiannya adalah untuk membantu petani melalui temuan ilmiah. “Saya sekarang fokus pada bio-resistance di tanaman sayuran. Motivasi saya sangat sederhana, saya ingin membantu petani dengan temuan ilmiah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti keragaman agroekosistem Indonesia sebagai tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan pertanian. Menurutnya, perbedaan kondisi lingkungan, sosial, dan sistem budidaya memerlukan pendekatan kolaboratif yang kuat. “Kesulitan di Indonesia adalah keragamannya. Untuk mengatasinya, kolaborasi sangat penting, tidak hanya antarakademisi, tetapi juga dengan sektor publik dan lembaga nasional. Kita harus menyelesaikan ini bersama-sama,” jelasnya.

Pandangan Prof. Koeda sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Kuliah tamu ini menegaskan peran Fakultas Pertanian UGM sebagai pusat pertukaran pengetahuan global, sekaligus memperkuat jejaring internasional untuk menghadirkan solusi nyata bagi tantangan pertanian di Indonesia. Kehadiran Prof. Sota Koeda dari Kindai University menjadi dorongan penting bagi pengembangan riset yang berorientasi pada kesejahteraan petani dan keberlanjutan pertanian.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Riset Virus Tanaman: Dr. Nabeshima Tomoyuki Bahas Solusi untuk Petani Sayuran di Asia Timur

berita Wednesday, 4 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar kuliah tamu pada Senin, 2 Maret 2026 di Ruang Venture Gedung AGLC Lantai 6, dengan menghadirkan tiga akademisi dari Jepang. Salah satunya adalah Dr. Nabeshima Tomoyuki dari Yamagata University, yang memaparkan riset tentang interaksi virus tanaman dengan sayuran, khususnya terkait masalah serius yang dihadapi petani lokal.

Dalam wawancaranya, Dr. Nabeshima menjelaskan bahwa fokus penelitiannya adalah Gemini virus pada cabai di Asia Timur. “Saya datang ke sini karena proyek penelitian Gemini virus pada cabai. Kami berusaha menyelesaikan masalah ini dengan pendekatan genetik dan studi patogen tanaman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerusakan serius akibat cuticle cracking (retak kutikula) pada buah tomat dan cabai menjadi tantangan nyata bagi petani. Kondisi ini tidak hanya menurunkan kualitas hasil panen, tetapi juga berdampak pada nilai ekonomi produk hortikultura. “Saat ini saya sedang meneliti aspek budidaya untuk mendefinisikan penyebab masalah ini secara lebih rinci. Ke depan, tujuan saya adalah mengembangkan metode manajemen yang praktis dan dapat diterapkan langsung oleh petani,” jelasnya.

Kuliah tamu ini menjadi wadah penting bagi pertukaran pengetahuan dan pengalaman lintas negara. Riset yang dilakukan Dr. Nabeshima memiliki relevansi kuat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

 

Jejak Cabai di Asia Pasifik: Dr. Sota Yamamoto Ungkap Rute Dispersi dalam Kuliah Tamu di UGM

berita Wednesday, 4 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan kuliah tamu pada Senin, 2 Maret 2026, di Ruang Venture Gedung AGLC Lantai 6 dengan menghadirkan tiga akademisi dari Jepang. Salah satu pembicara, Dr. Sota Yamamoto dari International Research Center of Island Studies, Kagoshima University, memaparkan riset etnobotani yang menyoroti sejarah dan pemanfaatan cabai di kawasan Asia Pasifik, khususnya Indonesia.

Dalam wawancaranya, Dr. Yamamoto menjelaskan ketertarikannya pada cabai sebagai tanaman yang tidak hanya digunakan sebagai bumbu, tetapi juga sebagai sayuran dan obat tradisional. “Saya sudah berkunjung ke Jawa, Sumatra, Sulawesi, dan Maluku untuk melihat bagaimana masyarakat memanfaatkan cabai. Daun dan buahnya tidak hanya dimakan, tetapi juga digunakan sebagai obat,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menyoroti sejarah penyebaran cabai dari Amerika ke berbagai belahan dunia. Menurutnya, selain jalur Atlantik melalui Eropa, Afrika, India, dan Asia Tenggara, terdapat kemungkinan jalur lain melalui Pasifik dan Oceania menuju Asia. “Saya tertarik meneliti apakah Jawa atau Sulawesi mendapat pengaruh dari kedua jalur tersebut (India dan Pasifik) dan bagaimana dampaknya terhadap budaya konsumsi cabai di Indonesia,” jelas Dr. Yamamoto.

Kuliah tamu ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan lintas negara dan disiplin, memperkuat posisi Faperta UGM sebagai pusat riset pertanian yang berorientasi global. Kajian etnobotani ini tidak hanya penting secara akademis, tetapi juga relevan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

UNSW Australia Jajaki Kerja Sama Riset Kewirausahaan Pertanian Bersama Faperta UGM

berita Wednesday, 4 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menerima kunjungan akademisi dari University of New South Wales (UNSW) Australia pada Senin, 2 Maret 2026, untuk menjajaki peluang kerja sama riset di bidang kewirausahaan pertanian dan pedesaan, sekaligus mendukung program regenerasi petani.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat jejaring internasional dan memperluas kolaborasi riset lintas disiplin. Diskusi menyoroti pentingnya inovasi kewirausahaan sebagai strategi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan sekaligus memastikan keberlanjutan sektor pertanian melalui keterlibatan generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Prof. Minako Sakai, pakar kajian sosial Asia Tenggara sekaligus pemimpin Asia Pacific Development and Security Research Group UNSW. Dari pihak Faperta UGM, pertemuan diwakili oleh Prof. Subejo S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama, serta Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D. dan Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P. (Departemen Sosial Ekonomi Pertanian), yang menyampaikan komitmen Fakultas Pertanian UGM untuk memperkuat riset dan pengabdian masyarakat melalui kolaborasi internasional.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi UGM dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Kerjasama Faperta UGM

Kuliah Tamu Max Planck Institute: Kolaborasi Riset Genomik Penyakit Tanaman di Faperta UGM

berita Wednesday, 4 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan kuliah tamu pada Senin, 2 Maret 2026 di Gedung AGLC Lantai 6. bersama Dr. Honour Claire McCann dari Max Planck Institute for Biology Tübingen, Jerman. Dalam kesempatan ini, Dr. Honour membawakan topik “Evolutionary Genomics of Ralstonia syzygii subsp. celebesensis”, yang merupakan bagian dari kolaborasi riset internasional antara Faperta UGM dan Max Planck Institute.

Dalam wawancaranya, Dr. Honour menyampaikan rasa bangga atas kesempatan bekerja di lingkungan riset Faperta UGM. “Kami sangat beruntung dapat menempati ruang laboratorium di AGLC yang dibangun dengan standar tinggi, benar-benar kelas dunia. Dengan akses ke fasilitas ini, kami bisa melakukan lebih banyak pekerjaan dan melakukannya dengan sangat sukses,” ungkapnya.

Topik kuliah tamu ini dipilih karena relevan dengan kolaborasi riset yang sedang berlangsung di Indonesia. Dr. Honour menekankan pentingnya memahami asal-usul penyakit tanaman. “Pertanyaan besar yang kami teliti adalah dari mana asal wabah penyakit baru ketika muncul di area pertanian, misalnya pada tanaman pisang. Kami ingin mengetahui sumbernya, dan itu menjadi inti dari kolaborasi kami dengan UGM,” jelasnya.

Selain itu, Dr. Honour juga memberikan pesan inspiratif bagi mahasiswa muda yang tertarik pada bidang genomik dan patologi tanaman. Ia mendorong mahasiswa untuk menemukan pertanyaan yang benar-benar memotivasi mereka, membaca sebanyak mungkin sumber, dan bekerja keras tanpa menyerah.

Kolaborasi ini juga dirasakan langsung oleh mahasiswa yang terlibat. Clara Bartenstein, manajer laboratorium dengan latar belakang bioanalitik, menyampaikan pengalamannya bekerja sama dengan Faperta UGM. “Saya sangat senang dengan kesempatan bekerja di lab ini. Semua fasilitas baru dan kami mendapat banyak bantuan dari semua orang. Kami bahkan sudah meraih beberapa keberhasilan, dan itu luar biasa,” ujarnya.

Mahasiswa lain, Sonja Beiter, menambahkan bahwa pengalaman melakukan sampling langsung di lapangan di Indonesia memberikan wawasan baru. “Ini pertama kalinya saya pergi ke alam liar untuk mengambil sampel tanaman dan melihat penyakit secara langsung. Itu pengalaman luar biasa dan saya belajar banyak dari tim di sini,” jelasnya.

Kuliah tamu dan kolaborasi riset ini memperkuat kontribusi Fakultas Pertanian UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Mahasiswa UGM Raih Medali Emas di Lomba Essay Tingkat Nasional LETIN 7 Nusantara Muda

infoPrestasi Monday, 2 March 2026


Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) dalam ajang ilmiah tingkat nasional. Tim mahasiswa yang terdiri dari Melvi Izza Hedarina, Yohanes Mario Putra Bagus, dan Viena Kurniawan (UGM), bersama Aprilda Friana Pintu Batu dan Evelyn Gracea Stevany Manao (Universitas Brawijaya), berhasil meraih Gold Medal pada kompetisi Lomba Essay Tingkat Nasional (LETIN) 7 Nusantara Muda.
Lomba Essay Tingkat Nasional (LETIN) merupakan kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Nusantaramuda bekerja sama dengan Universitas Janabadra, Yogyakarta. Kompetisi ini dirancang sebagai wadah aktualisasi gagasan kritis, inovatif, dan solutif mahasiswa Indonesia dalam menjawab tantangan pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Mengusung tema besar “Pengembangan Inovasi Berkelanjutan”, LETIN mendorong peserta untuk mengintegrasikan analisis, riset, dan pemikiran strategis ke dalam karya tulis ilmiah yang aplikatif dan berorientasi pada solusi nyata. Bidang kajian yang dilombakan meliputi teknologi, pangan, pertanian, hukum, sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Kompetisi berlangsung sejak 15 November 2025 hingga 15 Februari 2026, melalui beberapa tahapan seleksi dengan jumlah peserta mencapai 192 tim. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata semangat mahasiswa UGM dalam berkontribusi bagi pembangunan bangsa melalui inovasi berkelanjutan. Fakultas Pertanian UGM memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras tim, serta berharap capaian ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan akademik, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Melvi Izza Hedarina

UGM Dorong Peningkatan Kinerja Dosen Melalui Sosialisasi IKD di Fakultas Pertanian

berita Monday, 2 March 2026


Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Sosialisasi Intensif Kinerja Dosen (IKD) pada Jumat, 27 Februari 2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan, Prof. Dr. Supriyadi, M.Sc., bersama Direktur Sumber Daya Manusia UGM, Prof. Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D., serta diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas dan dosen dari berbagai departemen.


Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Para dosen menunjukkan perhatian dan partisipasi aktif selama sesi pemaparan dan diskusi. Interaksi yang dinamis mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung implementasi kebijakan IKD sebagai instrumen peningkatan kualitas akademik dan profesionalisme dosen.


Hadir pula Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., yang memberikan dukungan penuh terhadap implementasi kebijakan IKD. Kehadiran pimpinan universitas menegaskan pentingnya IKD sebagai bagian dari strategi penguatan tata kelola kinerja dosen sekaligus upaya pencapaian target institusi secara berkelanjutan.


Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menyampaikan harapan agar implementasi IKD dapat berjalan lancar. “Bulan Juli mendapatkan IKD penuh seutuhnya, mudah-mudahan bisa berjalan lancar. Harapannya tidak ada dosen yang tidak memenuhi persyaratan,” ujarnya.


Selain memperkuat tata kelola akademik, sosialisasi IKD juga memiliki relevansi dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Media Faperta UGM

Faperta UGM dan PWNU DIY Gelar Tahap Pertama “Sekolah Tani” Hilirisasi Inovasi Padi Gamagora

berita Monday, 2 March 2026

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU DIY) bersama Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Sekolah Tani bertema “Penguatan Ketahanan Pangan melalui Praktik Pertanian Alami dan Berkelanjutan”. Program ini diinisiasi oleh Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) sebagai bentuk komitmen memperkuat kapasitas petani nahdliyin dalam menghadapi tantangan krisis pangan dan perubahan iklim.
Workshop yang berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026 ini diikuti lebih dari 70 peserta dari lima kabupaten/kota di DIY. Peserta terdiri dari petani, kelompok tani, pengurus LPPNU, serta masyarakat umum yang peduli terhadap pengembangan pertanian berkelanjutan. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya inovasi pertanian yang hemat biaya, mudah diterapkan, dan ramah lingkungan.


Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa tren pertanian global tengah bergeser menuju model budidaya ramah lingkungan. Perguruan tinggi, menurutnya, memiliki tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat melalui transfer pengetahuan dan teknologi. Salah satu pendekatan yang diperkenalkan adalah penggunaan agen hayati untuk meningkatkan kesehatan tanah dan produktivitas tanaman. Beliau juga memperkenalkan varietas unggul padi Gamagora, benih hasil riset UGM yang mampu tumbuh produktif baik di lahan sawah irigasi maupun tadah hujan.
Sementara itu, Sekretaris PWNU DIY, Dr. H. Muhajir, S.Pd.I., M.Si., menekankan bahwa mayoritas petani Indonesia merupakan warga nahdliyin. Oleh karena itu, PWNU DIY memandang penguatan sektor pertanian sebagai tanggung jawab moral dan sosial organisasi. Program Sekolah Tani tidak berhenti pada kegiatan workshop semata, tetapi akan ditindaklanjuti dengan pembentukan demplot (demonstration plot) yang dikelola masyarakat dengan pendampingan pakar perguruan tinggi.
Penyelenggaraan Sekolah Tani ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ancaman krisis pangan global maupun nasional. Pertumbuhan populasi mendorong kenaikan permintaan pangan, sementara di tingkat regional DIY menghadapi penyusutan lahan akibat alih fungsi. Data BPS menunjukkan laju alih fungsi lahan sawah di DIY mencapai rata-rata 2,19% per tahun dalam periode 2013 – 2020. Kondisi ini diperparah oleh krisis regenerasi petani serta dampak perubahan iklim.
Melalui program ini, PWNU DIY dan Fakultas Pertanian UGM berupaya membangun strategi kemandirian pangan berbasis inovasi teknologi aplikatif. Tujuan kegiatan meliputi peningkatan pemahaman dan keterampilan mitigasi risiko on-farm dan off-farm, penguatan praktik pertanian efisien dan berkelanjutan, peningkatan literasi dampak inflasi terhadap kehidupan petani, serta pemahaman arah kebijakan pemerintah dalam bidang ketahanan pangan.
Materi dan diskusi interaktif difasilitasi oleh Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D. dan Agung Dian Kharisma, S.Pd.Si., M.Biotech., Ph.D., dosen Departemen Mikrobiologi Pertanian. Peserta mendapatkan materi sekaligus praktik langsung pembuatan pupuk hayati berbasis mikroba dengan metode sederhana, hemat biaya, dan mudah diterapkan secara mandiri.
Program Sekolah Tani ini dirancang dalam dua tahap. Setelah sesi pertama, kegiatan akan berlanjut pada 5 Maret 2026 dengan fokus pada “Inovasi Budidaya Padi Gamagora”, varietas unggulan hasil riset UGM yang dikenal dengan kecepatan panen dan produktivitas tinggi. Dengan dimulainya tahap pertama ini, Faperta UGM berharap inovasi hasil riset universitas dapat segera diadopsi oleh masyarakat tani, sehingga mendukung peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat kedaulatan pangan nasional.
Pelaksanaan Sekolah Tani ini menunjukkan kontribusi nyata Faperta UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Kerjasama Faperta UGM

Visiting Lecturer Prof. Siti Subandiyah Bahas Ralstonia dan Dampaknya pada Komoditas Unggulan

berita Monday, 2 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Khairun menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecturer/Scientist dengan menghadirkan Prof. Dr. Ir. Siti Subandiyah, M.Agr.Sc., dosen Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), pada Senin, 23 Februari 2026. Forum ilmiah ini menjadi wadah strategis bagi dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika untuk mendiskusikan serangan penyakit bakteri pembuluh tanaman yang disebabkan oleh kelompok Ralstonia solanacearum species complex (RSSC) di Provinsi Maluku Utara.
Dalam paparannya, Prof. Siti Subandiyah menekankan pentingnya kajian epidemiologi, identifikasi patogen, serta strategi pengendalian berbasis riset mutakhir. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sektor perkebunan dan pertanian, khususnya terhadap komoditas unggulan daerah yang rentan terhadap serangan penyakit tanaman.


Rangkaian kegiatan turut menghadirkan Dr. Owner dari Max Planck Institute for Biology yang menyampaikan materi mengenai Banana Blood Disease akibat infeksi Ralstonia syzygii. Penyakit ini dikenal sebagai ancaman serius bagi tanaman pisang karena menimbulkan kerugian ekonomi signifikan. Topik tersebut selaras dengan paparan Prof. Siti Subandiyah mengenai kasus serupa pada tanaman cengkeh, di mana fenomena pohon cengkeh mengering atau Penyakit Sumatera juga disebabkan oleh Ralstonia syzygii.


Keterkaitan kedua kasus ini menegaskan urgensi pemahaman komprehensif terhadap bakteri patogen pembuluh tanaman dalam konteks pertanian tropis. Melalui pertukaran pengetahuan lintas institusi dan internasional, Fakultas Pertanian Universitas Khairun memperkuat perannya sebagai pusat kajian penyakit tanaman yang responsif terhadap tantangan pertanian di kawasan Maluku Utara.


Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Tim Prof. Dr. Ir. Siti Subandiyah, M.Agr.Sc.

Fakultas Pertanian UGM Sambut Tiga Universitas Jepang, Inisiasi Kerja Sama Pengembangan Sayuran di Indonesia

berita Monday, 2 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyambut kunjungan tiga universitas dari Jepang, yakni Kagoshima University, Yamagata University, dan Kindai University. Pertemuan berlangsung hangat di Ruang Dekanat Gedung A1 Lantai 2 Fakultas Pertanian UGM pada Senin, 2 Maret 2026, sebagai langkah awal memperkuat jejaring akademik internasional.
Dalam kesempatan tersebut, dekanat Fakultas Pertanian UGM bersama delegasi akademisi Jepang, Dr. Sota Yamamoto (Kagoshima University), Dr. Nabeshima Tomoyuki (Yamagata University), Dr. Sota Koeda (Kindai University), membahas peluang kerja sama riset dan pengembangan pertanian, khususnya di bidang hortikultura. Diskusi difokuskan pada penyusunan proposal bersama ke Japan Society for the Promotion of Science (JSPS), dengan tujuan mendukung program pengembangan sayuran di Indonesia.
Prof. Dr. Ir. Sedyo Hartono, M.P. (Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan), selaku penanggung jawab dari Faperta UGM, menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas riset, memperluas jaringan akademik, serta menghadirkan solusi inovatif bagi tantangan pertanian nasional. “Kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan keunggulan riset Jepang dengan kebutuhan pengembangan pertanian Indonesia,” ujarnya.


Penyambutan tiga universitas Jepang oleh dekanat Fakultas Pertanian UGM menjadi tonggak awal kerja sama strategis yang diharapkan membawa dampak nyata bagi pengembangan pertanian Indonesia. Dengan dukungan JSPS, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing sektor hortikultura di tingkat global.
Inisiasi kerja sama ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Kerjasama Faperta UGM

123…95

BERITA FAKULTAS

  • Kolaborasi untuk Ketahanan Pertanian: Prof. Sota Koeda Tekankan Pentingnya Sinergi di Indonesia
    04/03/2026
  • Riset Virus Tanaman: Dr. Nabeshima Tomoyuki Bahas Solusi untuk Petani Sayuran di Asia Timur
    04/03/2026
  • Jejak Cabai di Asia Pasifik: Dr. Sota Yamamoto Ungkap Rute Dispersi dalam Kuliah Tamu di UGM
    04/03/2026
  • UNSW Australia Jajaki Kerja Sama Riset Kewirausahaan Pertanian Bersama Faperta UGM
    04/03/2026
  • Kuliah Tamu Max Planck Institute: Kolaborasi Riset Genomik Penyakit Tanaman di Faperta UGM
    04/03/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju