• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • Pos oleh
  • page. 2
Pos oleh :

agusrn

RSA UGM Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Fakultas Pertanian UGM

berita Thursday, 30 July 2026

Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) menyelenggarakan kegiatan RSA UGM Goes to Campus di Fakultas Pertanian UGM pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Harjono Danoesastro mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dengan kuota 100 peserta.

Program pemeriksaan kesehatan ini ditujukan bagi civitas akademika Fakultas Pertanian UGM, khususnya dosen serta tenaga kependidikan tetap dan PNS berusia di atas 40 tahun yang berulang tahun pada periode Januari hingga Juli. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, sampling urine, sampling darah, serta rekam jantung/EKG. Peserta diminta melakukan persiapan dengan berpuasa selama 10–12 jam, namun tetap diperbolehkan mengonsumsi air putih.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RSA UGM dalam mendukung kesehatan civitas akademika sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan kampus. Selain itu, program ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan akses pemeriksaan kesehatan preventif, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan mendukung keberlanjutan aktivitas akademik melalui kesehatan dosen dan tenaga kependidikan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan produktivitas tenaga kerja yang sehat, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh dengan memperkuat tata kelola institusi yang peduli pada kesejahteraan civitas akademika, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara Rumah Sakit Akademik UGM dan Fakultas Pertanian UGM dalam penyelenggaraan layanan kesehatan bagi civitas akademika.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

SEMNASKAN-UGM XXIII: Transformasi Blue Food untuk Ketahanan Pangan Nasional Berkelanjutan

berita Thursday, 30 July 2026

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Tahunan Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan (SEMNASKAN-UGM) ke-23 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Sabtu, 25 Juli 2026. Forum ilmiah ini menegaskan peran strategis Blue Food (pangan berbasis sumber daya akuatik) sebagai pilar berkelanjutan dalam mendukung gizi nasional sekaligus mengurangi emisi karbon.
Kegiatan ini mempertemukan 109 pemakalah dari 15 institusi nasional, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, IPB University, Universitas Jember, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Terbuka, Universitas Malikussaleh, Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Negeri Yogyakarta, serta Universitas Gadjah Mada.
Dua pembicara utama turut memberikan perspektif penting. Erwin Dwiyana, S.Pi., M.Sc. (Kementerian Kelautan dan Perikanan) memaparkan strategi transformasi sistem Blue Food Indonesia untuk ketahanan pangan. Sementara itu, Dr. Nurfitri Ekantari, S.Pi., M.P. (UGM) menyoroti potensi inovasi mikroalga dan makroalga dalam matriks pangan sebagai solusi masa depan.


Melalui sesi paralel, para peneliti mendiseminasikan beragam solusi atas tantangan industri perikanan, mulai dari stabilitas rantai dingin, efisiensi pakan akuakultur, penerapan teknologi digital (Internet of Things), hingga penguatan peran UMKM dan aspek gender dalam tata kelola perikanan.


Ketua Panitia, Dr. Susana Endah Ratnawati, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa SEMNASKAN-UGM XXIII merupakan langkah nyata UGM dalam mendukung pencapaian 12 target Sustainable Development Goals (SDGs). Relevansi capaian tersebut mencakup SDG 1: Tanpa Kemiskinan dengan penguatan UMKM perikanan untuk peningkatan pendapatan masyarakat pesisir, SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui diversifikasi gizi melalui transformasi Blue Food, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui inovasi mikroalga dan makroalga untuk pangan fungsional, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui diseminasi hasil penelitian, pertukaran pengetahuan, dan penguatan kolaborasi akademik antarinstitusi, SDG 5: Kesetaraan Gender dengan penguatan peran perempuan dalam tata kelola perikanan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui ekosistem pangan akuatik berbasis sains yang mendorong ekonomi inklusif, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dengan penerapan IoT dan penguatan rantai dingin, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui kolaborasi lintas institusi yang memperluas akses pengetahuan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui efisiensi pakan akuakultur untuk mendukung produksi berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui sistem pangan rendah jejak lingkungan untuk mitigasi emisi karbon, SDG 14: Ekosistem Laut dengan perlindungan ekosistem laut melalui tata kelola berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui partisipasi 15 institusi nasional sebagai wujud kolaborasi multipihak.

Departemen Perikanan UGM sebagai unit di bawah Fakultas Pertanian berkomitmen untuk terus mengembangkan riset, pengabdian masyarakat, dan inovasi teknologi demi mendukung kedaulatan pangan akuatik Indonesia secara berkelanjutan.

Penulis: Departemen Perikanan UGM
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Perkuat Solusi Sampah Berkelanjutan, Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM Gelar Workshop dan Field Trip Internasional

berita Thursday, 30 July 2026

Departemen Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian UGM sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk Municipal Waste Management: Workshop and Field Trip 2026 pada 20–26 Juli 2026. Mengusung tema “Empowering Communities Through Sustainable Waste Solutions”, program bertaraf internasional ini diikuti oleh 25 mahasiswa terpilih dari 17 negara, seperti China, Filipina, Vietnam, Tanzania, Sudan, hingga Indonesia. Seluruh peserta difasilitasi untuk mempelajari praktik pengelolaan sampah perkotaan berbasis masyarakat dan pengolahan limbah organik berbasis mikroorganisme secara langsung di Yogyakarta.

Selama satu pekan, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan experiential learning yang memadukan diskusi pakar, pertukaran pengetahuan lintas budaya, dan kunjungan lapangan ke berbagai titik pengelolaan sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam pelaksanaannya, peserta diajak mengunjungi TPA Piyungan serta bank sampah lokal seperti di Gondolayu, Jetis, untuk melihat inovasi pengolahan limbah rumah tangga—termasuk pembuatan sabun dari minyak jelantah. Program yang didanai oleh LPDP dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema EQUITY World Class University (WCU) DPkM UGM ini berhasil menyaring peserta dari total 408 pendaftar di 42 negara.

Guna memberikan pengalaman pengabdian masyarakat khas UGM, kegiatan ini juga mengkolaborasikan peserta internasional dengan mahasiswa KKN-PPM UGM di Kelurahan Baciro dan Terban. Ketua Program EQUITY WCU UGM, Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng., Ph.D., bersama Direktur DPkM UGM, Dr. dr. Rustamadji, M.Kes., menyampaikan bahwa kolaborasi ini memperkenalkan konsep Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang telah diakui UNESCO dan United Nations University (UNU) dalam mendorong edukasi pemilahan sampah langsung dari sumbernya bersama warga lokal.

Ketua Program Studi Mikrobiologi Pertanian UGM sekaligus Person in Charge (PIC) kegiatan, Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D., didampingi Koordinator Seksi Acara, Susanti Mugi Lestari, S.P., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan eksposur internasional bagi mahasiswa internal tanpa harus meninggalkan kampus. Melalui interaksi dengan mahasiswa mancanegara, mahasiswa UGM dapat mengasah kemampuan komunikasi lintas budaya, memperluas jejaring akademis, serta memicu lahirnya inovasi pengelolaan sampah yang inklusif di masa depan.

Penyelenggaraan kegiatan internasional ini menjadi wujud nyata komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), meliputi SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan pembelajaran internasional berbasis pengalaman dan pertukaran pengetahuan lintas negara; SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui edukasi pengelolaan limbah dan praktik pengurangan pencemaran lingkungan yang mendukung kelestarian sumber daya air; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular yang berpotensi menciptakan nilai tambah ekonomi; SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan melalui promosi sistem pengelolaan sampah perkotaan yang inklusif berbasis partisipasi aktif masyarakat; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui edukasi serta penerapan praktik pemilahan sampah, pengolahan limbah organik berbasis mikroorganisme, dan prinsip ekonomi sirkular; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui upaya pengurangan emisi gas rumah kaca dan pencemaran lingkungan melalui inovasi pengelolaan sampah terpadu; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kemitraan strategis multisektoral yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah, sektor swasta, komunitas lokal, dan peserta dari 17 negara.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Departemen Mikrobiologi Pertanian Faperta UGM

Perkuat Daya Saing Global, Mahasiswa Faperta UGM Raih Beasiswa JASSO Student Exchange Program

berita Thursday, 30 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali mengukir prestasi di kancah internasional melalui pencapaian para mahasiswanya. Dua mahasiswa Faperta UGM berhasil meloloskan diri dan terpilih sebagai penerima beasiswa dalam Japan Student Services Organization (JASSO) Student Exchange Program. Keberhasilan ini tidak hanya menegaskan kualitas dan daya saing global mahasiswa Faperta UGM, tetapi juga memperkuat jejaring kerja sama akademis internasional yang telah terjalin erat antara UGM dengan berbagai institusi terkemuka di Jepang.

JASSO Student Exchange Program merupakan program pertukaran pelajar bergengsi yang didanai oleh Pemerintah Jepang untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional berprestasi dari berbagai negara dalam menimba ilmu dan pengalaman akademik di universitas-universitas di Jepang. Melalui program ini, para peserta berkesempatan untuk mengikuti perkuliahan, melakukan riset lintas budaya, serta memperluas wawasan keilmuan di bidang agrokompleks dan lingkungan dengan fasilitas serta bimbingan akademik berskala internasional.

Adapun dua mahasiswa unggulan Faperta UGM yang berhasil lolos dalam seleksi ketat program pertukaran mahasiswa ke Jepang ini adalah Angelo Di Lorenzo dan Firza Nabil Abrar. Selama menjalani masa studi pertukaran tersebut, keduanya akan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan akademik, riset terapan, serta kolaborasi pembelajaran bersama para akademisi dan mahasiswa dari berbagai belahan dunia.

Keikutsertaan mahasiswa dalam program internasional ini menjadi bukti nyata komitmen Faperta UGM dalam mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia unggul dan berwawasan global. Pencapaian ini sekaligus menegaskan kontribusi nyata Faperta UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), meliputi SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui kesempatan pendidikan lintas negara yang inklusif dan berdaya saing; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kompetensi, keterampilan global, serta kesiapan lulusan untuk berkontribusi di dunia kerja dan pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan inovasi dan kolaborasi riset internasional; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses mahasiswa terhadap pengalaman akademik internasional yang mendukung peningkatan daya saing global; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan kerja sama antarnegara dan kelembagaan pendidikan tinggi; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi strategis antara UGM, perguruan tinggi di Jepang, dan Pemerintah Jepang dalam penyelenggaraan program pertukaran mahasiswa.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tantriani

Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan UGM Raih Juara 3 PEKSIMIPROV DIY 2026

Prestasi Thursday, 30 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan prestasi melalui capaian mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Yosia Arvando Rega Winanza, yang berhasil meraih Juara 3 pada cabang lomba Menyanyi Seriosa Putra dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Provinsi (PEKSIMIPROV) Daerah Istimewa Yogyakarta 2026.

Kompetisi bergengsi tingkat provinsi ini berlangsung pada 18 Juni hingga 2 Juli 2026 di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, dengan partisipasi 35 perguruan tinggi yang bersaing dalam 20 cabang lomba meliputi seni suara, musik, tari, teater, sastra, hingga seni rupa. Dalam cabang Menyanyi Seriosa Putra, Yosia menunjukkan kualitas vokal, penguasaan teknik, serta penghayatan lagu yang solid sehingga mampu menembus persaingan ketat dan meraih posisi ketiga.

Capaian ini menegaskan bahwa mahasiswa Fakultas Pertanian tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu mengembangkan potensi seni dan budaya. Ajang PEKSIMIPROV sendiri menjadi wadah pembinaan, apresiasi, dan pengembangan kreativitas mahasiswa, sekaligus memberikan pengalaman berharga dalam memperluas jejaring antarmahasiswa dan meningkatkan rasa percaya diri.

Prestasi ini juga mencerminkan kontribusi Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan keterampilan, kreativitas, dan kepercayaan diri mahasiswa melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan memberikan kesempatan yang setara bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan potensi dan berkompetisi di tingkat provinsi; SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan melalui penguatan peran seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan masyarakat yang inklusif dan pelestarian kekayaan budaya; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui perluasan jejaring antar mahasiswa dan antar perguruan tinggi dalam mendukung kolaborasi dan pengembangan talenta di bidang seni.

Dengan semangat berkarya dan berprestasi, mahasiswa Fakultas Pertanian diharapkan terus menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi dalam memajukan seni, budaya, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Yosia Arvando Rega Winanza

 

Prof. Subejo di SC-STAF 2026: Investasi pada Pemuda Tani untuk Amankan Masa Depan Pangan Dunia

berita Thursday, 30 July 2026

Krisis regenerasi di sektor pertanian dan perikanan global tengah menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan masa depan. Menjawab tantangan besar tersebut, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Faperta UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., memberikan paparan kunci dalam sesi invited speaker pada pembukaan Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026, Senin, 6 Juli 2026.

Dalam presentasi ilmiahnya yang bertajuk “Succession in Global Agriculture and Fisheries: Future Hopes and Challenges“, Prof. Subejo mengupas tuntas urgensi rekonstruksi suksesi (regenerasi) petani dan nelayan, baik di tingkat global maupun nasional. Mengawali paparannya, Prof. Subejo mengingatkan para peserta dari berbagai negara mengenai risiko krisis pangan global yang dipicu oleh badai perubahan iklim, konflik, guncangan ekonomi, serta sistem pangan yang rapuh. Ditambah lagi dengan proyeksi lonjakan populasi dunia yang diperkirakan akan menyentuh angka 9,7 miliar jiwa pada tahun 2050, kebutuhan produksi pangan pun harus dipacu hingga meningkat sekitar 60%.

Di sisi lain, krisis generasi terus menjadi ancaman dan untuk memutus rantai krisis generasi, Prof. Subejo menegaskan bahwa makna suksesi pertanian harus diperluas. Suksesi tidak lagi sekadar transfer kepemilikan aset dari orang tua ke anak, melainkan juga harus mencakup penumbuhan wirausahawan baru yang lahir dari luar keluarga petani tradisional.

Mengakhiri sesi presentasinya, Prof. Subejo mengajak seluruh sivitas akademika, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat global untuk berinvestasi pada masa depan pemuda tani dan nelayan. Melalui gagasan komprehensif tersebut, Fakultas Pertanian UGM kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat pertanian, SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan regenerasi sektor pertanian dan perikanan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan dan pertukaran pengetahuan internasional, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan kapasitas wirausaha muda di sektor agri-fisheries, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan inovasi dan transformasi sektor pertanian, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pembangunan sistem pangan yang lebih tangguh, SDG 14: Ekosistem Laut, SDG 15: Ekosistem Darat melalui pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat global dalam membangun masa depan pangan yang berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim SC-STAF 2026

Indonesia Seed Industry Leadership Forum 2026 Dorong Ekosistem Inovasi Agro

berita Thursday, 30 July 2026

Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Indonesian Seed Industry Leadership Forum 2026 di Eastparc Hotel, Yogyakarta pada Kamis, 11 Juni 2026. Forum ini diawali dengan Opening Ceremony dan Forum Framing yang berlangsung di The Grand Ballroom, Eastparc Hotel, sebagai bagian dari agenda resmi.

Dalam pembukaan, sambutan disampaikan oleh Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama (PPUKS) yang menekankan pentingnya forum ini sebagai pusat inovasi. Fokus utama adalah membangun ekosistem inovasi agro dari hulu hingga hilir, dengan benih sebagai kunci keberhasilan budidaya pertanian. Inovasi yang dikembangkan tidak hanya menyentuh aspek pangan, tetapi juga sosial budaya, rantai pasok, ekonomika, dan regulasi.

Dari Kementerian Pertanian, Ibu Ebi Rulianti, S.P., M.Sc. menyampaikan bahwa mempertahankan swasembada pangan lebih sulit dibandingkan mencapainya. Ketersediaan benih padi gogo baru mencapai 50% dari kebutuhan, sementara target produksi padi tahun 2026 ditetapkan sebesar 2,6 juta ton. Untuk jagung pipil, kebutuhan benih sudah terpenuhi, namun kedelai, ubi-ubian, dan kacang-kacangan masih menghadapi kendala. Ia juga menyoroti terbitnya PERPU Nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur ruang lingkup perbenihan, sertifikasi varietas lokal, standar SNI, serta sanksi bagi pelanggaran.

Pada sesi Forum Framing, Dr. Eka Tarwaca Susila P., S.P., M.P. menegaskan bahwa industri benih memiliki peluang besar dengan proyeksi kenaikan rata-rata 3% pada periode 2026–2034. Rantai nilai perbenihan, mulai dari penyediaan material hingga benih yang ditanam petani, menuntut keterlibatan semua pihak: regulator, perguruan tinggi, industri, dan pemerintah. Tantangan yang dihadapi mencakup regulasi, biaya tinggi formulasi, kesenjangan antar-stakeholder, serta isu publik seperti pemalsuan benih dan perubahan iklim.

Forum ini secara langsung mendukung pencapaian beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan, mencakup SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Mahasiswa Prodi Ilmu Tanah Raih Prestasi di Leon Essay Competition Forcemi 2026

Prestasi Friday, 24 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan Naysha Intan Salsabila Mayliana Putri, mahasiswa Program Studi Ilmu Tanah angkatan 2024. Bersama rekannya, Tsaabitah Alyaa Almaas Djodi Putri, Naysha berhasil meraih penghargaan dalam Leon Essay Competition Forcemi 2026, sebuah kompetisi esai ilmiah tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Forum Cendekia Muda Indonesia (Forcemi).

Kompetisi yang berlangsung pada 21 Mei – 30 Juni 2026 ini diikuti oleh 506 peserta dari seluruh Indonesia, menjadikannya ajang yang sangat kompetitif. Dengan mengusung tema besar “Ide Gen Z untuk Transformasi Indonesia Emas 2045”, Naysha dan tim memilih subtema Pertanian, Peternakan, dan Pangan, yang relevan dengan bidang keilmuan mereka. Karya yang mereka hasilkan menonjolkan gagasan inovatif untuk mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan.

Piagam penghargaan yang diterima menegaskan pencapaian mereka sebagai salah satu tim terbaik dalam kategori subtema tersebut. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Pertanian UGM tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional dengan gagasan yang kritis, kreatif, dan solutif.

Capaian Naysha dan tim memiliki relevansi kuat dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui gagasan inovatif di bidang pertanian dan pangan untuk mendukung ketahanan pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa melalui kompetisi ilmiah, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan inovasi yang berpotensi meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam sektor pertanian, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengembangan gagasan yang mendorong sistem pertanian dan pangan yang lebih berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan memperkuat kolaborasi antar mahasiswa lintas perguruan tinggi dalam forum nasional.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Naysha Intan Salsabila Mayliana Putri

Fakultas Pertanian UGM Apresiasi Lulusan Terbaik dan Wisudawan Program Fast Track

Prestasi Friday, 24 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Wisuda Program Pascasarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Rabu, 22 Juli 2026. Momentum ini menjadi penanda keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan studi, sekaligus menjadi ajang pemberian apresiasi kepada lulusan berprestasi di tingkat fakultas maupun departemen.

Pada periode wisuda kali ini, penghargaan lulusan terbaik tingkat fakultas diberikan kepada Nasrudin dari Minat Agronomi sebagai lulusan terbaik Program Doktor dengan masa studi 3 Tahun 2 Bulan 16 Hari dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.98, serta Nabilla Kurnialaili Defitra dari Prodi Magister Ilmu Hama Tanaman sebagai lulusan terbaik Program Magister dengan masa studi 1 Tahun 10 Bulan 5 Hari dan IPK 4.00. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada lulusan terbaik dari masing-masing departemen, yaitu:

  1. Ni Made Savita Rasjman dari Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, masa studi 1 Tahun 10 Bulan 5 Hari, dan IPK 4.
  2. Annisa Bheta Berliana Ferdinandus dari Departemen Perikanan, masa studi 1 Tahun 10 Bulan 0 Hari dan IPK 3.92
  3. Niken Palupi dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, masa studi 2 Tahun 4 Bulan 11 Hari dan IPK 3.99.
  4. Nidha Nikmah Choirunnisa dari Departemen Tanah, masa studi 2 Tahun 1 Bulan 30 Hari dan IPK 3.98

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, serta capaian akademik para lulusan selama menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian UGM.

Mewakili seluruh wisudawan, Nasrudin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan akademik yang telah dilalui. Ia mengatakan bahwa keberhasilan menyelesaikan studi bukan hanya hasil dari usaha pribadi, tetapi juga berkat dukungan dosen, tenaga kependidikan, keluarga, serta sahabat yang senantiasa memberikan semangat.

“gelar yang kami sandang ini bukanlah merupakan akhir, melainkan Amanah baru untuk terus belajar, berkarya dan bermanfaat bagi masyarakat” ujar Nasrudin selaku wisudawan terbaik fakultas.

Ia juga mengajak seluruh lulusan untuk terus belajar, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian UGM.

Pada kesempatan yang sama, Fakultas Pertanian UGM turut mewisuda mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi melalui Program Fast Track, sebuah program yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh jenjang sarjana dan magister secara berkelanjutan. Adapun lulusan Program Fast Track pada periode ini meliputi:

  1. Manda Rahma Cyntia (Program Studi Ilmu Hama Tanaman, masa studi 1 Tahun 10 Bulan 5 Hari, IPK 3.96)
  2. Nabila Kurnialaili Defitra (Program Studi Ilmu Hama Tanaman, masa studi 1 Tahun, 10 Bulan 5 Hari, IPK 4)
  3. M. Sarki (Program Studi Ilmu Perikanan, masa studi 1 Tahun 7 Bulan 29 Hari, IPK 3.91)
  4. Debilla Putricia Permata (Program Studi Manajemen Agribisnis, masa studi 1 Tahun 10 Bulan 0 Hari, IPK 3.95)

Keberhasilan para lulusan terbaik maupun peserta Program Fast Track mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, sektor pertanian, serta pembangunan masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu dan pengembangan kompetensi lulusan. Selain itu, pembinaan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif turut mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan mempersiapkan lulusan yang siap berkontribusi di dunia kerja dan pembangunan berkelanjutan. Penguatan pendidikan pascasarjana serta Program Fast Track juga mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui peningkatan kapasitas riset dan inovasi di bidang pertanian.

Penulis: Arbi Darmawan

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Prof. Subejo di SC-STAF 2026: Investasi pada Pemuda Tani untuk Amankan Masa Depan Pangan Dunia

Uncategorized Friday, 24 July 2026

Krisis regenerasi di sektor pertanian dan perikanan global tengah menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan masa depan. Menjawab tantangan besar tersebut, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Faperta UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., memberikan paparan kunci dalam sesi invited speaker pada pembukaan Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026, Senin, 6 Juli 2026.

Dalam presentasi ilmiahnya yang bertajuk “Succession in Global Agriculture and Fisheries: Future Hopes and Challenges“, Prof. Subejo mengupas tuntas urgensi rekonstruksi suksesi (regenerasi) petani dan nelayan, baik di tingkat global maupun nasional. Mengawali paparannya, Prof. Subejo mengingatkan para peserta dari berbagai negara mengenai risiko krisis pangan global yang dipicu oleh badai perubahan iklim, konflik, guncangan ekonomi, serta sistem pangan yang rapuh. Ditambah lagi dengan proyeksi lonjakan populasi dunia yang diperkirakan akan menyentuh angka 9,7 miliar jiwa pada tahun 2050, kebutuhan produksi pangan pun harus dipacu hingga meningkat sekitar 60%.

Di sisi lain, krisis generasi terus menjadi ancaman dan untuk memutus rantai krisis generasi, Prof. Subejo menegaskan bahwa makna suksesi pertanian harus diperluas. Suksesi tidak lagi sekadar transfer kepemilikan aset dari orang tua ke anak, melainkan juga harus mencakup penumbuhan wirausahawan baru yang lahir dari luar keluarga petani tradisional.

Mengakhiri sesi presentasinya, Prof. Subejo mengajak seluruh sivitas akademika, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat global untuk berinvestasi pada masa depan pemuda tani dan nelayan. Melalui gagasan komprehensif tersebut, Fakultas Pertanian UGM kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat pertanian, SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan regenerasi sektor pertanian dan perikanan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan dan pertukaran pengetahuan internasional, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan kapasitas wirausaha muda di sektor agri-fisheries, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan inovasi dan transformasi sektor pertanian, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pembangunan sistem pangan yang lebih tangguh, SDG 14: Ekosistem Laut, SDG 15: Ekosistem Darat melalui pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat global dalam membangun masa depan pangan yang berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim SC-STAF 2026

1234…117

BERITA FAKULTAS

  • Kawal Masa Depan Akademik Mahasiswa, Orang Tua/Wali Mahasiswa Sambut Positif Temu Koordinasi Faperta UGM
    04/08/2026
  • Perkuat Sinergi Dukung Perkuliahan, Faperta UGM Gelar Koordinasi Temu Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru 2026
    04/08/2026
  • Perkuat Agribisnis Jeruk Nasional: Faperta UGM Jalin Kolaborasi Multilateral Lindungi Tanaman dari HLB
    04/08/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Temu Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru Tahun 2026
    04/08/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Berkontribusi dalam Tim Ekspedisi Patriot 2026 untuk Pembangunan Berkelanjutan di Kawasan Transmigrasi
    04/08/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju