• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • Pos oleh
Pos oleh :

agusrn

Explore Double Degree Opportunities UGM x The University of Melbourne

infolowongan Monday, 24 August 2026

Your double degree journey could start here 🎓

Curious about pursuing a Master’s Double Degree with UGM × the University of Melbourne?

Join our Information Session to learn about the programmes, admission process, student mobility pathways, and connect directly with our Program Representatives.

Get your questions answered directly by Program Representatives and enjoy complimentary snacks for offline participants 💬

📅 26 August 2026
⏰ 10:30 AM–12:30 PM (GMT+7)
📍 Multimedia Room 1, UGM Central Office

Open to UGM Students & Alumni

👉 Register by 25 August 2026:
ugm.id/RegInfoSessionDDUniMelb

Vera Kurniawati Terpilih sebagai Lulusan Terbaik, Faperta UGM Apresiasi Capaian Wisudawan Periode IV

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali memberikan apresiasi kepada para wisudawan berprestasi dalam Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Pada periode ini, Vera Kurniawati dari Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis ditetapkan sebagai Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian dengan IPK 3,97 dan masa studi 3 tahun 11 bulan.

Capaian tersebut menjadi bagian dari berbagai prestasi akademik yang diraih para wisudawan Faperta UGM pada periode ini. Selain Vera Kurniawati sebagai Lulusan Terbaik Fakultas, Naomi Cahaya Dewi dari Program Studi Proteksi Tanaman ditetapkan sebagai Lulusan Termuda dengan IPK 3,59 dan usia saat lulus 21 tahun 3 bulan 24 hari. Sementara itu, predikat Lulusan Tercepat diraih oleh Rahimsyah Tri Mahendra dari Program Studi Akuakultur dengan IPK 3,78 dan masa studi 3 tahun 8 bulan 24 hari.

Selain penghargaan di tingkat fakultas, Faperta UGM juga mencatat enam lulusan terbaik berdasarkan departemen. Vivian Lucia Utama menjadi lulusan terbaik Departemen Budidaya Pertanian dengan IPK 3,96 dan masa studi 3 tahun 10 bulan 30 hari. Dari Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, predikat tersebut diraih oleh Amalia Sawita Linuwh dengan IPK 3,96 dan masa studi 3 tahun 11 bulan.

Sementara itu, Susan Syadzafie Shafar menjadi lulusan terbaik Departemen Mikrobiologi Pertanian dengan IPK 3,81 dan masa studi 4 tahun 9 bulan 13 hari. Pada Departemen Perikanan, predikat lulusan terbaik diraih oleh Intan Adelia Sari Kusuma Wardani dengan IPK 3,94 dan masa studi 3 tahun 10 bulan 26 hari. Selanjutnya, Disha Mutiara Ramadhanti menjadi lulusan terbaik Departemen Sosial Ekonomi Pertanian dengan IPK 3,92 dan masa studi 3 tahun 11 bulan. Predikat lulusan terbaik Departemen Tanah diraih oleh Deviana Susilowati dengan IPK 3,92 dan masa studi 3 tahun 10 bulan 29 hari.

Sebagai Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian, Vera Kurniawati menyampaikan pidato yang mewakili seluruh wisudawan dan wisudawati Faperta UGM. Dalam pidatonya, Vera menyampaikan apresiasi kepada pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, teman-teman wisudawan, serta keluarga yang telah mendukung perjalanan akademik para lulusan.

Vera menegaskan bahwa pencapaian akademik yang diraih para wisudawan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. “Gelar yang kita terima bukanlah akhir dari perjalanan melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.”

Dalam pidatonya, Vera juga menyampaikan harapan agar para lulusan dapat terus menjaga semangat belajar, saling mendukung, serta membawa nama baik almamater di mana pun mereka berkarya dan mengabdi. Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Faperta UGM akan menjadi bekal bagi para lulusan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Mohon doa dan restu agar kami mampu menjadi alumni yang terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Vera dalam pidatonya.

Prestasi para wisudawan terbaik tersebut menjadi salah satu cerminan komitmen Faperta UGM dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan pertanian serta masyarakat. Capaian tersebut juga mendukung kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang mendorong pencapaian akademik dan pengembangan potensi mahasiswa; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penyiapan lulusan yang kompeten, produktif, dan siap berkontribusi di dunia kerja; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui dukungan berbagai pihak, termasuk keluarga, sivitas akademika, alumni, dan mitra pendidikan dalam mendukung keberhasilan mahasiswa.

Pencapaian para lulusan diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi akademik, tetapi menjadi fondasi untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan bekal ilmu, integritas, dan semangat pengabdian, para lulusan Faperta UGM diharapkan mampu membawa nilai-nilai almamater dalam berbagai bidang serta berkontribusi pada pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

 

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

 

Faperta UGM Wisudakan 24 Mahasiswa Fast Track, Perkuat Integrasi Pendidikan Sarjana dan Magister

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan capaian akademik melalui Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Pada periode ini, sebanyak 24 mahasiswa Program Fast Track dari berbagai program studi berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana dan menjadi bagian dari momentum wisuda yang berlangsung pada Agustus 2026.
Program Fast Track merupakan salah satu skema pendidikan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh pendidikan sarjana dan magister secara terintegrasi dalam waktu yang lebih efisien. Kehadiran 24 mahasiswa Fast Track pada periode ini menunjukkan komitmen Faperta UGM dalam menghadirkan inovasi pendidikan tinggi sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas akademik secara berkelanjutan.

Ke-24 mahasiswa tersebut berasal dari delapan program studi di lingkungan Fakultas Pertanian UGM. Program Studi Proteksi Tanaman menjadi program studi dengan jumlah wisudawan Fast Track terbanyak, yaitu enam mahasiswa, disusul Program Studi Akuakultur sebanyak lima mahasiswa. Sementara itu, Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik dan Ekonomi Pertanian dan Agribisnis masing-masing menyumbangkan tiga mahasiswa. Program Studi Agronomi, Teknologi Hasil Perikanan, dan Ilmu Tanah masing-masing memiliki dua mahasiswa, sedangkan satu mahasiswa berasal dari Program Studi Mikrobiologi Pertanian.
Adapun mahasiswa Program Fast Track yang berhasil menyelesaikan studi pada periode ini adalah:
1. Fadila Herawati – Program Studi Agronomi
2. Syifa Aulia Aninda – Program Studi Agronomi
3. Naomi Cahaya Dewi – Program Studi Proteksi Tanaman
4. Amalia Sawita Linuwih – Program Studi Proteksi Tanaman
5. N. Baginda Dwi Putra Ginting – Program Studi Proteksi Tanaman
6. Nadiya Alifah Ghaisani – Program Studi Proteksi Tanaman
7. Ahmad Jodi Radityo – Program Studi Proteksi Tanaman
8. Jambunada Prabhasvara – Program Studi Proteksi Tanaman
9. Muadz Fikri Gunawan – Program Studi Mikrobiologi Pertanian
10. Galuh Wulanuari – Program Studi Akuakultur
11. Rizki Ahmad Fahrezi – Program Studi Akuakultur
12. Alya Putri Mezzaluna – Program Studi Akuakultur
13. Niswatul Farikah – Program Studi Akuakultur
14. Putri Kumala Prabowo – Program Studi Akuakultur
15. Shiela Najmi Salsabila – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
16. Zuhdi Ardi – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
17. Rolland Darrent Evaro – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
18. Karina Ayu Rianjani Kusuma – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
19. Pawestri Ilma Ramadhani – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
20. Fakhrisha Nur Mahiswari – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
21. Rizqi Zahroh Nurjanah – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
22. Disha Mutiara Ramadhanti – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
23. Rina Damayanti – Program Studi Ilmu Tanah
24. Lulu Nazhifa – Program Studi Ilmu Tanah

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Fakultas Pertanian UGM dalam mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan adaptasi, serta kesiapan untuk melanjutkan pengembangan keilmuan di bidang pertanian dan perikanan. Para mahasiswa Fast Track diharapkan dapat melanjutkan perjalanan akademiknya pada jenjang magister sekaligus memperluas kontribusi melalui riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Program Fast Track turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan sistem pendidikan tinggi yang inovatif, terintegrasi, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan siap berkontribusi di dunia profesional; SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas akademik, budaya riset, dan kemampuan inovasi mahasiswa; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan ekosistem kolaborasi akademik dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui Program Fast Track, Faperta UGM terus mendorong terbentuknya jalur pendidikan yang mampu menghubungkan pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Para lulusan diharapkan tidak hanya memiliki pencapaian akademik yang baik, tetapi juga mampu menjadi generasi akademisi, peneliti, profesional, dan inovator yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian dan perikanan berkelanjutan.

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Wujudkan Riset Aman dan Terstandar, Fakultas Pertanian UGM Membekali Calon Peneliti Melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada membekali mahasiswa pascasarjana calon peneliti melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium. Langkah ini dilaksanakan untuk meminimalisasi berbagai potensi bahaya fisik hingga human error sekaligus menjamin kelancaran riset dan keakuratan data penelitian. Pembekalan dilakukan secara komprehensif melalui penyampaian regulasi teknis, pemaparan materi Good Laboratory Practice, serta simulasi praktik langsung (hands-on) pemipetan bersama mitra spesialis instrumen laboratorium

Agenda pelatihan K3 dilaksanakan pada Rabu, 20 Agustus 2026, berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berada di Gedung Agrotropica Learning Center (AGLC) Faperta UGM, tepatnya di ruang Classroom 5 & 6 yang terletak di Lantai 1. Pelatihan ini merupakan pelaksanaan kedua kalinya di tahun 2026 yang difungsikan sebagai sesi pengenalan wajib bagi para calon peneliti sebelum resmi memanfaatkan fasilitas laboratorium AGLC.

Fokus kegiatan ini untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara beraktivitas yang aman dan selamat bagi para calon peneliti. Dalam pembekalan tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama, yakni Keselamatan Kerja yang dibawakan oleh Manajer AGLC Faperta UGM, Ir. Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., IPM., serta materi Good Laboratory Practice oleh Wakil Manajer AGLC, Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D. Kegiatan ini juga memuat penyampaian regulasi teknis di dalam laboratorium serta fasilitas praktik langsung (hands-on) pemipetan yang dipandu oleh Infiniti Bioanalitika Solusindo sebagai mitra spesialis instrumen laboratorium.

“Harapannya dalam setiap proses penelitian nantinya mahasiswa dan pengguna laboratorium lainnya mampu berkolaborasi bersama mengoptimalkan segala fasilitas yang tersedia di AGLC Faperta UGM, juga nantinya ketika dalam proses pelaksanaan penelitian dapat berjalan dengan aman dan data-data penelitiannya tercatat dengan rapi.” tutur Prima.
Mengingat adanya potensi bahaya di dalam laboratorium, mulai dari risiko fisik, kimia, biologi, hingga ergonomi yang dapat dipicu oleh human error maupun faktor lingkungan teknis, maka pelatihan menjadi penting dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran peneliti kembali. Kesadaran akan keselamatan tidak hanya melindungi diri sendiri, lingkungan, dan instrumen laboratorium, tetapi juga membentuk sikap ilmiah. Melalui pemahaman regulasi dan K3 yang matang, diharapkan dapat menjalankan riset secara aman sehingga mampu menghasilkan data ilmiah yang akurat dan valid.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Faperta UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja untuk mengurangi risiko kecelakaan serta paparan bahaya di laboratorium; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan pengetahuan, kompetensi, dan keterampilan teknis calon peneliti; SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui peningkatan kesadaran terhadap pengelolaan bahan dan limbah laboratorium agar tidak mencemari lingkungan dan sumber daya air; SDG 12: Responsible Consumption and Production melalui penggunaan bahan, instrumen, dan sumber daya laboratorium secara tepat, aman, dan bertanggung jawab; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Faperta UGM dan mitra spesialis instrumen laboratorium dalam penguatan kompetensi teknis.

Melalui pelatihan yang dilakukan secara berkala dan terstandar, Faperta UGM terus memperkuat budaya keselamatan, profesionalisme, dan integritas penelitian. Pembekalan ini diharapkan menjadi fondasi bagi para calon peneliti untuk menjalankan penelitian secara aman, bertanggung jawab, dan berstandar sehingga mampu menghasilkan data ilmiah yang berkualitas dan dapat dipercaya.

Penulis: Salsabil Karima Swasono
Editor: Tantriani
Foto: Unit Media Faperta UGM

 

Fakultas Pertanian UGM dan Bappenas Gelar Diskusi Kesehatan Tanah untuk Persiapan IRASP

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Diskusi Kesehatan Tanah dalam rangka persiapan implementasi Indonesia Re-purposing Agricultural Support Project (IRASP) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Kegiatan berlangsung di Ruang Venture, Gedung AGLC Lantai 6, Fakultas Pertanian UGM pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Acara ini dihadiri jajaran pimpinan fakultas, ketua departemen, serta tim Bappenas. Diskusi difokuskan pada strategi penguatan kesehatan tanah sebagai fondasi utama keberlanjutan pertanian di Indonesia, sekaligus mendukung arah kebijakan nasional dalam transformasi sistem pangan.

Dalam kesempatan ini, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, mewakili Dekan Fakultas Pertanian UGM. Beliau menegaskan bahwa Fakultas Pertanian siap berkolaborasi dan mendukung penuh rencana implementasi IRASP. “Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi akademik dan riset yang relevan, sehingga kebijakan nasional dapat berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Diskusi ini juga menegaskan kontribusi Fakultas Pertanian UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan kesehatan tanah secara langsung mendukung SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan; SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui pengelolaan tanah yang mendukung konservasi air dan pengurangan pencemaran; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui efisiensi penggunaan input dan penerapan praktik pertanian berkelanjutan; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui konservasi tanah dan peningkatan fungsi tanah dalam mitigasi serta adaptasi perubahan iklim; serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui perlindungan biodiversitas tanah dan pencegahan degradasi lahan. Selain itu, penguatan inovasi dan riset pertanian berkontribusi pada SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, sementara penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam merumuskan strategi pengelolaan tanah yang berkelanjutan, sekaligus mendukung transformasi pertanian Indonesia menuju sistem pangan yang resilien dan berdaya saing global.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Gelar Wisuda Sarjana Periode IV T.A. 2025/2026

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Jumat, 21 Agustus 2026. Pada kesempatan ini, sebanyak 225 wisudawan berhasil menuntaskan studi, terdiri atas 58 wisudawan dan 167 wisudawati dari berbagai program sarjana.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang diawali dengan pembacaan statistik wisudawan. Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa kehidupan akan menguji sejauh mana ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi manusia. “Jangan hanya mengejar pekerjaan, tetapi ciptakanlah peluang kerja. Teruslah belajar, jaga integritas, jangan takut gagal, dan bangun kolaborasi. Di era teknologi ini, jangan sekadar menjadi pengguna, tetapi jadilah penemu solusi,” ungkapnya.

Prof. Jaka juga menyampaikan ucapan selamat berkarya bagi Indonesia dan kemanusiaan, serta menyerahkan kembali para lulusan kepada orang tua dan wali dengan harapan kelak menjadi manusia yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Sambutan dari perwakilan orang tua/wali, Dr. Agus Susanto, S.P., M.P., yang juga merupakan alumni Fakultas Pertanian UGM, turut memberikan pesan inspiratif. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan pintu gerbang menuju kehidupan yang sesungguhnya. “Ilmu akan benar-benar terasa manfaatnya saat memasuki dunia kerja. Baik di sektor formal maupun non-formal, kerja harus ditekuni dengan daya juang yang tinggi,” ujarnya.

Wisuda kali ini tidak hanya menjadi perayaan atas capaian akademik para lulusan, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan peran Faperta UGM dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian di masa depan.

Komitmen tersebut sejalan dengan kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kompetensi dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja serta menciptakan peluang kerja; SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui dorongan terhadap inovasi, teknologi, dan kemampuan lulusan dalam menghasilkan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Fakultas Pertanian UGM berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang resilien, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Mikrobiologi Pertanian UGM Gelar MICROLINK 2026, Hadirkan Peluang Pendidikan dan Karier Global bagi 525 Mahasiswa

berita Monday, 24 August 2026

Departemen Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), sukses menyelenggarakan MICROLINK 2026 di Agrotropica Learning Center (AGLC), Rabu, 19 Agustus 2026. Mengusung tema “Connecting Students to Global Opportunities”, kegiatan ini diikuti oleh 525 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta dan sekitarnya, termasuk UGM, UNY, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Amikom, UII, STIE YKPN, UMY, Universitas Terbuka, hingga SMA 3 Yogyakarta.MICROLINK 2026 menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan mengenai pendidikan internasional, peluang beasiswa, serta pengembangan karir global. Sesi pertama berlangsung pukul 09.00–15.30 WIB, menghadirkan perwakilan universitas internasional dari Selandia Baru, Kanada, Australia, dan Singapura. Di antaranya University of Otago, Thompson Rivers University, University of British Columbia, Griffith University, The University of Queensland, dan National University of Singapore (NUS).

Kehadiran mereka membuka akses informasi langsung mengenai pilihan studi, lingkungan akademik, serta peluang pendidikan internasional yang dapat dipertimbangkan mahasiswa untuk jenjang berikutnya.

Sesi kedua, Scholarship Tips and Tricks, menghadirkan enam dosen muda Departemen Mikrobiologi Pertanian yang telah menempuh pendidikan di berbagai negara. Mereka berbagi pengalaman mengenai strategi memperoleh beasiswa, persiapan studi, hingga tantangan adaptasi di luar negeri.

Universitas asal narasumber meliputi Tokyo University of Agriculture and Technology (TUAT), Shizuoka University (Jepang), The University of Queensland (Australia), Kyungpook National University (Korea Selatan), dan University of York (Inggris).

Sesi ini memberikan gambaran nyata bahwa kesempatan studi internasional dapat diraih melalui persiapan matang, mulai dari pemilihan universitas tujuan, peningkatan kemampuan bahasa, hingga strategi aplikasi beasiswa.

Sesi terakhir menghadirkan Surya Dwi Kusuma Darpita, S.P., M.S.M., PHRI, alumni Mikrobiologi Pertanian UGM (2007) dengan pengalaman lebih dari 13 tahun di bidang kepemimpinan Human Resources.

Surya berbagi perspektif praktis mengenai pengembangan karir global, termasuk pentingnya kompetensi komunikasi, kepemimpinan, adaptasi, jejaring, dan pembelajaran berkelanjutan. Dengan pengalaman memimpin strategi rewards and performance untuk lebih dari 17.000 karyawan di kawasan Asia-Pasifik, ia menekankan bahwa kesiapan karir global tidak hanya bergantung pada prestasi akademik, tetapi juga keterampilan personal dan profesional.

Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap peluang internasional. MICROLINK 2026 menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa, universitas, alumni, akademisi, dan praktisi global.

Menurut Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D., Ketua Program Studi Mikrobiologi Pertanian sekaligus Ketua Panitia MICROLINK 2026, kegiatan ini merupakan upaya membuka akses lebih luas bagi mahasiswa terhadap jejaring dan peluang global. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Interest Education dalam penyelenggaraan acara ini.

Sementara itu, Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M.Eng., Ph.D., Ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian, menegaskan bahwa MICROLINK 2026 sejalan dengan komitmen departemen dalam memperluas wawasan internasional mahasiswa.

Penyelenggaraan MICROLINK 2026 juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses terhadap informasi mengenai pendidikan internasional, beasiswa, dan peluang studi di berbagai universitas global; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan wawasan karier global serta pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja internasional; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses mahasiswa terhadap informasi dan jejaring pendidikan serta peluang pengembangan diri di tingkat global; dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, praktisi, lembaga pendidikan internasional, dan berbagai pemangku kepentingan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM

Sinergi Kagama Pertanian dan Faperta UGM: Pembekalan Calon Wisudawan Periode IV TA 2025/2026

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Kagama Pertanian melalui program Smart Eco Bioproduction menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Calon Wisudawan/Wati Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Acara ini mengangkat tema “Kiat Sukses Menjadi Entrepreneur Muda” dan berlangsung di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon wisudawan yang akan diwisuda. Beliau menekankan bahwa banyaknya lulusan dengan predikat cumlaude merupakan kabar baik sekaligus tantangan di dunia kerja. “Atas nama fakultas, kami juga memohon maaf apabila selama masa studi terdapat kekurangan baik dari sisi akademis maupun non-akademis,” ujarnya.

Sesi pembekalan menghadirkan dua narasumber inspiratif. Sekar Ayuningtyas, S.P., Founder Tuai Bunga, membagikan kiat praktis dalam membangun usaha. Ia menekankan pentingnya eksekusi ide tanpa menunda, mengenali potensi diri, serta mengidentifikasi unique selling product dengan dukungan storytelling yang kuat. Sekar juga mengingatkan agar tidak gengsi dalam memulai usaha, menjaga arus kas tetap sehat, berani mengambil risiko untuk menjalin relasi, dan menjadi pribadi yang tangguh (resilient).

Sementara itu, Dr. Agus Susanto, S.P., M.P., peneliti di Pusat Penelitian Kelapa Sawit sekaligus pekebun kelapa, menyoroti strategi pemasaran di era digital. Ia mendorong generasi muda untuk memanfaatkan platform seperti TikTok dan Shopee sebagai media penjualan. “Dalam berusaha, yang paling menantang adalah strategi penjualan. Karena itu, pilihlah mitra yang al amiin atau dapat dipercaya,” pesannya.

Suasana semakin hangat ketika seluruh peserta diajak menikmati minuman kelapa kopyor bersama. Momen kebersamaan ini menjadi simbol sederhana namun bermakna, mempererat hubungan antara sivitas akademika, alumni, dan calon wisudawan yang sebentar lagi akan memasuki dunia kerja.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan praktis tentang dunia kewirausahaan, tetapi juga memperkuat komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pembekalan calon wisudawan dengan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan praktis untuk menghadapi dunia kerja dan mengembangkan potensi kewirausahaan. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui penguatan kompetensi kewirausahaan, strategi bisnis, pemasaran, pengelolaan keuangan, serta kesiapan generasi muda untuk menciptakan peluang usaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui pengembangan pola pikir inovatif dan pemanfaatan teknologi digital, termasuk platform media sosial dan e-commerce, untuk mengembangkan serta memasarkan produk usaha. Kegiatan ini juga memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara Faperta UGM, Kagama Pertanian, alumni, dan sivitas akademika dalam membekali generasi muda pertanian agar mampu berkontribusi secara profesional dan inovatif bagi pembangunan berkelanjutan.

Dengan semangat sinergi antara sivitas akademika dan alumni, pembekalan ini diharapkan mampu memotivasi para calon wisudawan untuk berani mengambil langkah sebagai entrepreneur muda yang inovatif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Expo Faculty of Agriculture 2026 Menjadi Ruang Pengenalan Organisasi dan Pengembangan Mahasiswa Faperta UGM

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menyambut mahasiswa pada awal semester gasal melalui Expo Faculty of Agriculture 2026 yang digelar di Lapangan Perikanan Faperta UGM, Selasa (18/8). Mengusung tema “Semai Harmoni, Merangkai Cerita Menuai Harmoni”, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa baru, untuk mengenal lebih dekat berbagai organisasi dan aktivitas kemahasiswaan di lingkungan Faperta UGM.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Koordinator Umum Expo Faculty of Agriculture 2026, Steering Committee, Presiden Mahasiswa, dosen pendamping, hingga Dekan Faperta UGM. Dalam sambutannya, dosen pendamping Expo Faculty of Agriculture 2026, yaitu Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa di lingkungan Faperta UGM dalam menyambut dimulainya semester gasal. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen fakultas dalam menciptakan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik dan kemahasiswaan secara lebih dekat.

Dekan Faperta UGM yaitu Prof. Ir. Jaka Widada, M.P.,Ph.D., juga turut memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan. Kehadiran pimpinan fakultas tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan mahasiswa sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan diri di lingkungan fakultas.

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan kirab yang memperkenalkan berbagai organisasi mahasiswa. Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) yang turut berpartisipasi meliputi PERMAHAMI, IMHPT, KMIT, KMIP, IMAGRO, dan KMSEP. Selain itu, sejumlah organisasi mahasiswa seperti MAWASATYA dan IAASC serta Badan Semi Otonom (BSI) juga diperkenalkan kepada peserta.

BSI yang turut hadir meliputi Plantagama, Sansekerta, Holidjon, KMK St. Hieronimus, PMK, KMMP, BPPM Primordia, MPM KM Faperta, KAB, dan BEM KM Faperta UGM. Pengenalan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat beragam ruang aktualisasi yang dapat dipilih sesuai dengan minat dan ketertarikan masing-masing.

Pembukaan Expo Faculty of Agriculture 2026 juga ditandai dengan simbolisasi pembukaan melalui Loka Cakravala. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan berbagai agenda pengenalan organisasi, penampilan mahasiswa, permainan, hingga Expo Time yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Kehadiran berbagai organisasi dan aktivitas dalam Expo Faculty of Agriculture 2026 menunjukkan bahwa proses pembelajaran mahasiswa tidak hanya berlangsung melalui kegiatan perkuliahan. Ruang organisasi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta pengalaman mengelola kegiatan secara langsung.

Kegiatan ini sejalan dengan kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan ruang pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa di luar kegiatan akademik; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta pengalaman organisasi yang mendukung kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penyediaan ruang partisipasi yang inklusif bagi mahasiswa dengan beragam minat dan latar belakang untuk mengembangkan potensi dan membangun jejaring; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan organisasi mahasiswa, partisipasi aktif, dan pengembangan kapasitas kelembagaan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara fakultas, dosen pendamping, organisasi mahasiswa, dan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

 

Penulis: Levina Rasendriya

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

Expo Faculty of Agriculture 2026 Semai Harmoni melalui Ragam Aktivitas Mahasiswa dan Kolaborasi Industri

berita Friday, 21 August 2026

Suasana semarak terasa di Lapangan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Selasa (18/8), dalam pelaksanaan Expo Faculty of Agriculture 2026. Mengusung tema “Semai Harmoni, Merangkai Cerita Menuai Harmoni”, kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas yang mempertemukan mahasiswa dengan organisasi, komunitas, tenant, hingga pihak industri.

Sejak dibuka pada pukul 13.00 WIB, kawasan Expo mulai dipenuhi mahasiswa yang mengikuti rangkaian kegiatan. Tidak hanya menjadi tempat pengenalan organisasi, area Expo juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang memberikan pengalaman lebih lanjut bagi mahasiswa dalam mengenal kehidupan kemahasiswaan di Faperta UGM.

Salah satu rangkaian yang menjadi bagian dari pembukaan adalah kirab HMD dan BSI. Berbagai organisasi mahasiswa diperkenalkan secara bergantian sebagai gambaran keberagaman ruang kegiatan yang dapat diikuti mahasiswa. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan simbolisasi pembukaan sebagai penanda dimulainya Expo Faculty of Agriculture 2026.

Semarak kegiatan semakin terasa melalui berbagai penampilan mahasiswa. Expo menghadirkan penampilan Solo Vocal Portani, Sansekerta, hingga Dance Modern yang mengisi rangkaian acara. Kehadiran penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi peserta, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.

Selain penampilan, Expo Faculty of Agriculture 2026 menghadirkan Pojok Interaktif Expo yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk terlibat langsung dalam aktivitas yang disediakan. Terdapat pula tenant F&B yang turut meramaikan kawasan Expo dan menjadi salah satu titik yang menarik perhatian mahasiswa selama kegiatan berlangsung.

Hal yang turut menjadi pembeda dalam Expo Faculty of Agriculture tahun ini adalah hadirnya Petrokimia Gresik sebagai salah satu tenant. Kehadiran pihak industri tersebut memperluas ruang interaksi mahasiswa dengan dunia profesional, khususnya industri yang memiliki keterkaitan dengan sektor pertanian.

Selain Petrokimia Gresik, Expo juga menghadirkan pameran drone yang memperkenalkan teknologi sebagai bagian dari perkembangan kegiatan pertanian. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuat Expo tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga mempertemukan mahasiswa dengan organisasi, kreativitas, teknologi, dan dunia industri dalam satu rangkaian kegiatan.

Di sisi lain, kehadiran berbagai organisasi mahasiswa, HMD, BSI, serta tenant menunjukkan adanya kolaborasi dari berbagai unsur dalam membangun suasana kemahasiswaan di Faperta UGM. Interaksi yang tercipta selama kegiatan juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun jejaring dan mengenal lebih banyak pilihan kegiatan yang dapat diikuti selama menjalani kehidupan perkuliahan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Expo Faculty of Agriculture 2026 menjadi salah satu ruang pembelajaran informal bagi mahasiswa. Berbagai aktivitas yang dihadirkan mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengenal lingkungan fakultas, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan jejaring.

Pelaksanaan Expo Faculty of Agriculture 2026 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui penyediaan ruang pembelajaran informal yang mendorong pengembangan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kompetensi mahasiswa di luar ruang kelas. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui pengenalan kewirausahaan, pengalaman berorganisasi, serta kesempatan membangun jejaring dengan dunia profesional dan industri.

Kehadiran pameran drone dan keterlibatan sektor industri turut mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengenalan teknologi dan inovasi yang relevan dengan perkembangan sektor pertanian. Sementara itu, keberagaman organisasi mahasiswa dan ruang interaksi yang terbuka bagi mahasiswa mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan partisipasi mahasiswa, kehidupan organisasi, serta lingkungan kemahasiswaan yang inklusif dan kolaboratif.

Selanjutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam Expo, mulai dari fakultas, mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, tenant, hingga mitra industri, memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pembangunan jejaring dan kolaborasi lintas pihak dalam mendukung ekosistem kemahasiswaan dan pengembangan kapasitas mahasiswa.

 

Penulis: Levina Rasendriya

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

123…121

BERITA FAKULTAS

  • Explore Double Degree Opportunities UGM x The University of Melbourne
    24/08/2026
  • Vera Kurniawati Terpilih sebagai Lulusan Terbaik, Faperta UGM Apresiasi Capaian Wisudawan Periode IV
    24/08/2026
  • Faperta UGM Wisudakan 24 Mahasiswa Fast Track, Perkuat Integrasi Pendidikan Sarjana dan Magister
    24/08/2026
  • Wujudkan Riset Aman dan Terstandar, Fakultas Pertanian UGM Membekali Calon Peneliti Melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
    24/08/2026
  • Fakultas Pertanian UGM dan Bappenas Gelar Diskusi Kesehatan Tanah untuk Persiapan IRASP
    24/08/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju