
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menyelenggarakan agenda rutin tahunan Kenal Kebun 2026, sebuah program yang memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa baru dengan mengunjungi kebun teh dan kakao yang dikelola oleh PT Pagilaran.
Kegiatan Kenal Kebun 2026 dilaksanakan dalam dua gelombang, yaitu Gelombang I pada 28–30 Agustus 2026 dan Gelombang II pada 4–6 September 2026. Kegiatan ini melibatkan 412 mahasiswa baru program sarjana angkatan 2026, termasuk mahasiswa program internasional AIMS dan Yamagata University.

Selama kunjungan ke Unit Produksi Pagilaran (Teh), mahasiswa diajak mengelilingi tiga afdeling kebun teh inti untuk mempelajari berbagai aspek budidaya, mulai dari pembibitan, teknik pemuliaan, pemangkasan, hingga praktik replanting dan infilling. Mereka juga mengamati jenis-jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) yang menjadi tantangan dalam budidaya teh.
Sementara itu, di Unit Produksi Segayung (Kakao), mahasiswa memperoleh wawasan tentang budidaya kakao, mulai dari pembibitan, perawatan, hingga proses pascapanen. Sebagai bagian dari pengalaman holistik, mahasiswa juga berkesempatan mengunjungi UGM Cocoa Teaching and Learning Industry (CTLI), fasilitas pabrik sekaligus pusat pembelajaran yang berfokus pada pengolahan dan hilirisasi produk kakao.

Program Kenal Kebun menjadi sarana penting bagi mahasiswa baru untuk memahami dunia pertanian secara nyata. Dengan terjun langsung ke lapangan, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat praktik budidaya dan pengolahan hasil pertanian secara langsung.
Kegiatan Kenal Kebun 2026 berkontribusi pada pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan pemahaman tentang produksi pertanian, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran langsung berbasis pengalaman, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengenalan dunia kerja dan rantai nilai sektor perkebunan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengenalan teknologi pengolahan dan hilirisasi kakao, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemahaman mengenai pengelolaan produksi dan hasil pertanian secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengenalan pentingnya praktik pertanian yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan, SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pemahaman pengelolaan tanaman dan lingkungan perkebunan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Faperta UGM, PT Pagilaran, dan mitra internasional dalam mendukung pembelajaran pertanian.
Dengan semangat belajar langsung di lapangan, Kenal Kebun 2026 menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal dunia pertanian secara lebih dekat, membangun kepedulian terhadap keberlanjutan, dan menyiapkan diri sebagai generasi penerus yang siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian Indonesia.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Fakultas Pertanian UGM