
Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP), Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), sukses menyelenggarakan puncak acara Pagelaran Kasepuluh 2026 pada Minggu (25/10). Mengusung tema “A Decade of IMPACT”, kegiatan ini menjadi momentum perayaan satu dekade perjalanan Pagelaran Kasepuluh sekaligus wadah untuk mendorong generasi muda mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan komunikasi yang relevan dengan pembangunan pertanian berkelanjutan.

Acara yang berlangsung di Gedung A1 KPTU Lantai 3 Fakultas Pertanian UGM dan disiarkan secara daring melalui Zoom serta YouTube ini menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari Jejak Karya, Xplore, News Anchor Competition, Essay Competition, hingga SpeakXperience. Melalui berbagai kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal lebih dekat dunia penyuluhan dan komunikasi pertanian, sekaligus memahami pentingnya peran komunikasi dalam mendukung transformasi sektor pertanian.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Panitia, Alifiya Chairani, dilanjutkan dengan sambutan dari Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D. selaku Ketua Program Studi PKP, Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P. yang mewakili Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, serta Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Pertanian UGM. Setelah seremoni pembukaan dan simbolisasi satu dekade Pagelaran Kasepuluh, peserta mengikuti kegiatan Xplore dan Jejak Karya yang menampilkan berbagai aktivitas akademik serta hasil praktikum mahasiswa PKP.
Melalui rangkaian tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai cakupan keilmuan penyuluhan dan komunikasi pertanian yang tidak hanya berfokus pada aspek produksi pertanian, tetapi juga pada proses penyebaran informasi, pemberdayaan masyarakat, penguatan kapasitas petani, serta pembangunan komunikasi yang efektif untuk mendukung perubahan sosial di sektor pertanian.
Salah satu agenda utama dalam Pagelaran Kasepuluh 2026 adalah babak final Essay Competition dan News Anchor Competition yang mempertemukan pelajar SMA/SMK/MA dari berbagai daerah di Indonesia. Pada kategori Essay Competition, Juara I diraih Tim Swakarya Tani dari MAN 2 Tulungagung, Juara II diraih Tim Myco-Scan dari MAN 1 Kota Malang, dan Juara III diraih Tim Bali Bertani Singaraja dari SMA Negeri 3 Singaraja.
Sementara itu, pada kategori News Anchor Competition, Akbar Maimun dari MAN 2 Kota Kediri berhasil meraih Juara I, disusul Maola Rahma dari SMK Negeri 1 Cimahi sebagai Juara II, serta Fasya Hani Harisma dari SMA Negeri 1 Banyuwangi sebagai Juara III. Kompetisi ini menjadi ruang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, menulis, dan menyampaikan informasi secara efektif kepada publik.
Selain kompetisi, Pagelaran Kasepuluh 2026 juga menghadirkan sesi SpeakXperience bertema “Are Public Speakers Born or Made?” dengan narasumber Afrizal Prasadana, S.I.Kom., M.Han. dan dimoderatori oleh Ulin Nuha Diah Wulandari, S.P., M.Sc.. Diskusi ini menyoroti pentingnya keterampilan berbicara di depan umum yang dapat diasah melalui proses belajar dan latihan berkelanjutan. Berbagai aspek komunikasi, mulai dari teknik vokal, pengelolaan rasa gugup, kontak mata, hingga intonasi, dibahas sebagai elemen penting dalam membangun komunikasi yang efektif dan profesional.
Dalam sesi tersebut juga ditekankan bahwa kemampuan komunikasi merupakan salah satu kompetensi strategis yang dibutuhkan generasi muda untuk membangun jejaring, menyampaikan gagasan secara persuasif, serta menciptakan dampak positif di berbagai bidang, termasuk sektor pertanian dan pembangunan masyarakat.
Memasuki usia satu dekade, Pagelaran Kasepuluh terus menunjukkan komitmennya sebagai ruang pembelajaran, kreativitas, dan pengembangan kapasitas generasi muda. Melalui tema “A Decade of IMPACT”, kegiatan ini menegaskan bahwa kontribusi terhadap pertanian berkelanjutan tidak hanya dapat diwujudkan melalui inovasi teknologi, tetapi juga melalui komunikasi yang efektif, gagasan kreatif, dan kolaborasi lintas disiplin untuk menciptakan perubahan yang berdampak bagi masyarakat.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan pengetahuan dan komunikasi untuk mendukung pertanian berkelanjutan; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan komunikasi generasi muda; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kompetensi yang relevan dengan dunia kerja; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan gagasan kreatif dan inovatif di bidang pertanian; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penyediaan ruang partisipasi bagi pelajar dari berbagai daerah; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan berbagai pihak dalam mendorong pembangunan pertanian berkelanjutan.
Penulis: Vincentia Yuvika Geraldine, Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Tim Pagelaran Kasepuluh






















