• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • berita
Arsip:

berita

Rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru Pascasarjana Semester Genap 2025/2026 Faperta UGM

berita Wednesday, 11 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Orientasi Mahasiswa Baru Pascasarjana Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 Sesi II pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kurikulum, visi program studi, serta peluang pengembangan karier di bidang pertanian dan perikanan berkelanjutan.

Orientasi berlangsung di Gedung AGLC (Agrotropical Learning Center) dan diisi dengan sesi paralel penjelasan program studi yang disampaikan langsung oleh masing-masing Ketua Program Studi (Kaprodi). Melalui sesi ini, mahasiswa memperoleh gambaran komprehensif mengenai sistem pembelajaran, arah penelitian, hingga roadmap akademik program magister dan doktor.

Adapun rincian sesi paralel penjelasan program studi sebagai berikut:

  • Magister Pemuliaan Tanaman: Classroom 2, dipimpin Agus Budi Setiawan, S.P., M.Sc., Ph.D.
  • Magister Agronomi: Classroom 3, oleh Dr. Ir. Endang Sulistyaningsih, M.Sc.
  • Magister Ilmu Tanah: Classroom 4, dibawakan Prof. Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.P., M.Agr. dan Dr. Agr. Makruf Nurudin, S.P., M.P.
  • Magister Fitopatologi: Classroom 5, dipimpin Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D.
  • Magister Manajemen Agribisnis: Tidak ada sesi karena telah dilakukan matrikulasi.
  • Magister Ilmu Hama Tanaman: Classroom 6, oleh Dr. Ir. Arman Wijonarko, M.Sc.
  • Magister Ekonomi Pertanian: Secara daring.
  • Magister Ilmu Perikanan: Classroom 8 AGLC Lt 1, dipimpin Eko Hardianto, S.Pi., M.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Doktor Ilmu Pertanian: Ruang Sidang Dekanat Gedung A1 Lt 2, oleh Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si.
  • Doktor Ilmu Perikanan dan Perikanan Tropis: Ruang Serbaguna 1 Gedung A4 Lt 1, dipimpin Prof. Dr. Ir. Murwantoko, M.Si.

Kegiatan orientasi ini tidak hanya menyampaikan informasi administratif, tetapi juga menegaskan komitmen Faperta UGM dalam membekali mahasiswa dengan pengetahuan mutakhir dan kapasitas riset yang relevan untuk menjawab tantangan global, seperti perubahan iklim, degradasi sumber daya, dan ketahanan pangan.

Melalui program pascasarjana yang berfokus pada inovasi pertanian, agribisnis, dan perikanan berkelanjutan, Faperta UGM terus berupaya melahirkan lulusan yang adaptif, inovatif, serta mampu berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional dan pembangunan pertanian berkelanjutan di tingkat global.

Sebagai bagian dari misi pendidikan tinggi, orientasi ini memperkuat peran Faperta UGM dalam mencapai tujuan SDGs, khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur.

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Faperta UGM

Orientasi Mahasiswa Baru Pascasarjana Fakultas Pertanian UGM Semester Genap TA 2025/2026

berita Wednesday, 11 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Orientasi Mahasiswa Baru Pascasarjana Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro dan diikuti dengan penuh semangat oleh para mahasiswa baru.

Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau memperkenalkan jajaran dekanat serta Ketua Program Studi Pascasarjana di lingkungan Faperta UGM. Prof. Jaka menekankan pentingnya komitmen, integritas, dan semangat inovasi dalam menempuh studi pascasarjana. Ia juga mengajak mahasiswa baru untuk aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta mendukung pertanian berkelanjutan.

Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., memaparkan struktur program pascasarjana serta memberikan penjelasan mengenai kurikulum, sistem pembelajaran, dan peluang riset yang tersedia. Paparan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa baru memahami alur studi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan akademik.

Materi bertajuk Kiat Sukses Studi di Pascasarjana disampaikan oleh Dr. Desy Putri Handayani, S.Pi. Dalam sesi tersebut, beliau menekankan pentingnya strategi belajar yang efektif, manajemen waktu, serta pembangunan jejaring akademik dan profesional. Materi ini memberikan motivasi sekaligus panduan praktis bagi mahasiswa dalam menjalani studi pascasarjana.

Kegiatan orientasi ini tidak hanya berfungsi sebagai pengenalan akademik, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi,, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dan SDG 15: Ekosistem Daratan.

Dengan terselenggaranya kegiatan orientasi ini, Fakultas Pertanian UGM berharap mahasiswa baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan akademik, menjalin hubungan baik dengan sivitas akademika, serta memulai studi dengan semangat dan kesiapan penuh. Orientasi ini menjadi langkah awal yang positif menuju pencapaian prestasi akademik sekaligus kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

 

Guru Besar UGM Tegaskan: Kemandirian Pangan adalah Jembatan Menuju Kedaulatan dan Kesejahteraan Bangsa

berita Wednesday, 11 February 2026

Ketergantungan berlebihan terhadap pangan impor bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut martabat bangsa dan kesejahteraan rakyat. Hal ini ditegaskan oleh Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec., dalam pidato pengukuhan Guru Besar Bidang Ekonomi Pertanian dan Manajemen Agribisnis di Balai Senat, Balairung, Universitas Gadjah Mada pada Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam pidato berjudul “Kemandirian Pangan sebagai Jembatan Emas untuk Meminimumkan Ketergantungan Pangan dan Mewujudkan Kedaulatan Pangan serta Kesejahteraan Bangsa”, Prof. Jangkung menekankan bahwa pangan tidak dapat diperlakukan semata sebagai komoditas pasar. Pangan adalah fondasi stabilitas sosial, instrumen politik, sekaligus prasyarat utama kesejahteraan bangsa.

“Bangsa yang tidak berdaulat atas pangannya akan selalu berada dalam posisi rentan, karena kesejahteraan rakyatnya ditentukan oleh dinamika eksternal yang tidak sepenuhnya bisa dikendalikan,” tegas Prof. Jangkung.

Prof. Jangkung menjelaskan bahwa sistem pangan global saat ini ditandai oleh volatilitas harga, gangguan rantai pasok, perubahan iklim, dan konflik geopolitik. Pasar pangan internasional bersifat thin market, sehingga guncangan kecil di negara produsen utama dapat memicu ketidakstabilan harga global. Kondisi ini berisiko tinggi bagi negara yang bergantung pada impor pangan, termasuk Indonesia.

Lebih jauh, Prof. Jangkung menyoroti paradoks pembangunan pertanian Indonesia: produktivitas meningkat, tetapi kesejahteraan petani cenderung stagnan. Struktur penguasaan lahan yang semakin kecil, alih fungsi lahan, serta ketimpangan antar subsektor memperlemah posisi petani sebagai produsen utama pangan.

“Kemandirian pangan yang tidak disertai kemandirian petani adalah kemandirian semu. Tanpa kesejahteraan petani, seluruh agenda kedaulatan pangan kehilangan legitimasi moralnya,” ujarnya.

Menurutnya, kedaulatan pangan memberi negara ruang kebijakan untuk melindungi petani, menjaga stabilitas harga, dan menjamin hak dasar rakyat atas pangan. Kedaulatan pangan bukan bentuk isolasi, melainkan kemampuan cerdas untuk mengelola keterbukaan global secara berdaulat.

Menutup pidatonya, Prof. Jangkung menegaskan bahwa ilmu ekonomi pertanian tidak boleh berhenti pada analisis dan publikasi, melainkan harus hadir sebagai penuntun kebijakan, penguat kelembagaan rakyat, dan penjaga nalar publik.

“Setiap butir pangan yang kita hasilkan adalah bagian dari upaya menjaga kedaulatan bangsa dan mewujudkan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Pengukuhan Prof. Jangkung sebagai Guru Besar dalam Bidang Ekonomi Pertanian dan Manajemen Agribisnis sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

 

Fakultas Pertanian UGM Gelar Pelatihan K3 Laboratorium AGLC, Wujudkan Penelitian Aman dan Berkelanjutan

berita Wednesday, 11 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium sebagai syarat wajib bagi peneliti aktif dan calon peneliti di Laboratorium AGLC (Agrotropical Learning Center). Pelatihan dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026 dan diikuti secara langsung oleh para pengguna Laboratorium AGLC, menekankan komitmen Faperta UGM dalam membangun budaya keselamatan laboratorium.

Pelatihan dibuka dengan penyampaian materi dari narasumber utama, Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., selaku Manager AGLC. Beliau menjelaskan aspek keselamatan fisik, potensi bahaya biologi, serta prinsip ergonomi yang perlu diperhatikan oleh seluruh pengguna fasilitas AGLC.

“Harapannya, fasilitas di laboratorium AGLC dapat memfasilitasi penelitian yang sehat, aman, dan bahagia,” ujar beliau, menegaskan pentingnya kesadaran risiko untuk mendukung inovasi pertanian berkelanjutan.

Sesi kedua dilanjutkan oleh Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D., Wakil Manager AGLC, yang menyampaikan Good Laboratory Practice (GLP). Materi ini menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar dan prosedur laboratorium guna menjaga integritas data penelitian serta mencegah terjadinya kontaminasi. GLP disampaikan tidak hanya sebagai seperangkat aturan, tetapi juga sebagai fondasi utama dalam menghasilkan penelitian berkualitas tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat agraris.

Acara ditutup dengan penjelasan fasilitas bench penelitian dan alat laboratorium oleh tim laboran, memberikan gambaran praktis tentang penggunaan peralatan secara aman. Para pengguna Laboratorium AGLC juga diperkenankan menyampaikan pertanyaan, keluhan, atau diskusi terkait penggunaan laboratorium. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengguna dapat lebih aman dan produktif dalam menjalankan kegiatan penelitiannya.

Langkah ini menjadi upaya nyata Faperta UGM dalam mewujudkan SDGs khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Faperta UGM

Faperta UGM Rayakan Prestasi Guru Besar Baru: Prof. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec.

berita Wednesday, 11 February 2026

Prosesi tasyakuran pengukuhan guru besar Prof. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. yang digelar di Auditorium Prof. Hardjono Danoesastro Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjadi tonggak prestasi baru fakultas. Acara ini tidak hanya merayakan dedikasi Professor di bidang Ekonomi Pertanian dan Manajemen Agribisnis, tetapi juga memperkuat posisi Faperta UGM sebagai pusat unggulan riset sosial ekonomi pertanian nasional dengan semakin banyaknya guru besar berkontribusi pada inovasi berkelanjutan.

Rangkaian acara dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian dan Dekan Fakultas Pertanian UGM. Dalam pidatonya, keduanya menyampaikan apresiasi atas dedikasi Prof. Jangkung dalam pengembangan ilmu sosial ekonomi pertanian, yang telah berkontribusi signifikan bagi kemajuan akademik fakultas. Acara dilanjutkan dengan sambutan penuh rasa syukur dari Prof. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. yang mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada keluarga, rekan sejawat, dan institusi yang telah mendukung perjalanan akademiknya.

Puncak acara ditandai dengan prosesi pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama. Suasana penuh kehangatan tercipta ketika keluarga, mahasiswa, serta para dosen dan tenaga kependidikan bergantian menyampaikan ucapan selamat, mempererat rasa kebersamaan di lingkungan Faperta UGM.

Pengukuhan Prof. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. semakin memperkaya portofolio prestasi Fakultas Pertanian UGM, yang terus menunjukkan perkembangan pesat dalam bidang akademik dan riset. Kehadiran guru besar dengan fokus pada isu-isu strategis pertanian diharapkan dapat mendukung visi Universitas Gadjah Mada sebagai universitas berkelas dunia.

Secara lebih luas, kegiatan ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang dilakukan oleh Faperta UGM, khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

 

Menuju Kampus Sehat: Posbindu Faperta UGM Dorong Pencegahan Penyakit Tidak Menular

berita Friday, 6 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan sivitas akademika melalui kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Faperta UGM yang berlangsung di Ruang Venture Lt. 6 AGLC pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dengan diterapkannya sistem baru Posbindu UGM yang mengintegrasikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar dengan mekanisme rujukan internal ke berbagai fasilitas kesehatan di lingkungan UGM.

Melalui sistem tersebut, peserta dapat melakukan pemeriksaan Indeks Massa Tubuh (IMT), tekanan darah, asam urat, kolesterol, hingga gula darah secara cepat dan akurat. Seluruh data hasil pemeriksaan terekam dalam pangkalan data terpusat yang aman, sehingga tren kesehatan sivitas akademika dapat dipantau secara real-time melalui tampilan grafik yang informatif.

Sistem digital Posbindu UGM juga dilengkapi dengan fitur rujukan internal ke Rumah Sakit Akademik (RSA), Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM), serta Gadjah Mada Medical Center (GMC). Dengan mekanisme ini, tindak lanjut kesehatan peserta dapat dilakukan secara lebih terarah, terintegrasi, dan efisien sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

Untuk memastikan layanan berjalan optimal, para kader Posbindu telah memperoleh pelatihan khusus dalam pengoperasian platform digital tersebut. Penerapan sistem ini terbukti mampu memangkas waktu tunggu peserta sekaligus mempercepat alur pelayanan. Standarisasi layanan yang lebih profesional dan responsif terhadap risiko penyakit tidak menular diharapkan dapat mendorong setiap unit di lingkungan UGM untuk melaksanakan skrining kesehatan rutin secara mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan Posbindu Faperta UGM ini tidak hanya mendukung kesehatan sivitas akademika, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan capaian ini, Posbindu Faperta UGM menjadi wujud nyata komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung kampus sehat yang berkelanjutan, sejalan dengan upaya universitas mewujudkan lingkungan akademik yang produktif, sehat, dan berkontribusi pada agenda pembangunan global.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Komitmen Jaminan Mutu Faperta UGM: Workshop Pertama Pengajuan Akreditasi LAM PTIP

berita Friday, 6 February 2026

Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) menggelar Workshop Pengisian Dokumen Pengajuan Akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Indonesia Pertanian (LAM PTIP) pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan workshop pertama dari rangkaian empat sesi yang dirancang untuk memperkuat kualitas pendidikan di tingkat fakultas. Pembukaan dipimpin oleh Ketua Unit Jaminan Mutu, Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P., diikuti sambutan dari Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., yang menekankan komitmen Faperta UGM dalam menjaga mutu pendidikan pertanian yang berkelanjutan.

Workshop ini melanjutkan momentum dari kegiatan sosialisasi akreditasi LAM PTIP sebelumnya, yang dilaksanakan untuk mempersiapkan lima fakultas menuju akreditasi unggul di mana salah satunya Faperta UGM memiliki posisi yang potensial dan strategis.

Pada sesi workshop ini, peserta dari berbagai program studi mempresentasikan update progress pengisian dokumen akreditasi, membahas tantangan, dan strategi penyempurnaan instrumen. Panduan teknis pengisian borang juga diberikan agar pengisian dapat dilakukan sesuai standar LAM PTIP.

Kegiatan berjalan interaktif dengan diskusi mendalam antarprodi, memastikan setiap dokumen pengajuan mencerminkan capaian tridarma perguruan tinggi. Workshop ini tidak hanya fokus pada aspek administratif, tetapi juga penguatan kurikulum yang berorientasi pada tantangan pertanian modern, seperti adaptasi iklim dan teknologi agro.

Upaya akreditasi unggul ini memperkuat peran Faperta UGM sebagai motor penggerak pembangunan pertanian Indonesia yang inklusif dan berwawasan global. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat.

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Mahasiswa IUC Fakultas Pertanian UGM Ikuti Exposure Program di Xiamen University

berita Thursday, 5 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Dr.nat.sc. Faizal Rachman, S.Pi., M.Sc. bersama enam mahasiswa International Undergraduate Class (IUC) melakukan kunjungan akademik ke Fujian Institute of Marine Sustainable Development, Xiamen University. Kunjungan ini disambut hangat oleh Direktur Fujian Institute, Prof. Xue Xiongzhi, dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama internasional.

Dalam sambutannya, Prof. Xue menekankan bahwa kunjungan ini bukan hanya sekadar pertukaran akademik, tetapi juga bagian dari kerangka “Jaringan Kerja Sama Internasional untuk Pembangunan Berkelanjutan Wilayah Pesisir” yang diinisiasi oleh Fujian Institute. Fakultas Pertanian UGM sendiri merupakan salah satu anggota pendiri jaringan ini, sehingga kehadiran dosen dan mahasiswa UGM memperkuat posisi Indonesia dalam kolaborasi global.

Pada sesi akademik, Dr. Fu Yiqiu memaparkan hasil utama dari Indeks Kapasitas Pembangunan Berkelanjutan Wilayah Pesisir Negara-Negara Jalur Maritim. Mahasiswa UGM aktif berdialog, berbagi riset, serta menunjukkan minat untuk berkolaborasi. Pada kesempatan yang sama, Fujian Institute juga memperkenalkan peluang beasiswa Pemerintah Tiongkok serta beasiswa khusus di bidang pembangunan berkelanjutan wilayah pesisir, yang membuka kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di Xiamen University.

Kunjungan ini menjadi tindak lanjut dari keberhasilan UGM dalam memperoleh Program Hibah Riset Peningkatan Peringkat QS Bidang Studi pada Desember 2025. Lebih dari itu, pertemuan ini merupakan praktik nyata dari komitmen IUC dalam memperkuat jejaring internasional, memperluas kolaborasi riset, serta membangun kapasitas generasi muda untuk menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan wilayah pesisir.

Kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan akademik, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14: Ekosistem Lautan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

AWD Project Jadi Sorotan: UGM dan Sumitomo Perkuat Kolaborasi Internasional

beritakerjasama Thursday, 5 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menerima kunjungan dan diskusi bersama PT Sumitomo Indonesia dan Sumitomo Corporation Thailand di Joglo Faperta UGM. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pertanian berkelanjutan pada Rabu, 4 Februari 2026. Sumitomo Corporation, salah satu perusahaan perdagangan umum terbesar asal Jepang dengan jaringan global di lebih dari 66 negara.

Diskusi dihadiri oleh jajaran akademisi UGM, antara lain Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama), Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.P., M.Agr.Sc. dan Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P. (Departemen Tanah), Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. (Departemen Sosial dan Ekonomi Pertanian), serta Prof. Ir. Joko Sujono, M.Eng., Ph.D., IPU. (Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan). Dari pihak Sumitomo Indonesia hadir Mattheus Sunaryo, sementara delegasi Sumitomo Thailand terdiri atas Primprima Tansanguan (Senior Executive), Meesak Tanvichian (Senior Manager, DX Leader), dan Vararose Lahachit (Department General Manager).

Topik utama diskusi adalah AWD Project (Alternate Wetting Drying), sebuah teknologi pengelolaan air pada lahan sawah yang terbukti mampu menurunkan emisi gas rumah kaca. Proyek ini telah dijalankan sejak 2025 melalui kolaborasi PT Sumitomo Indonesia, UGM, dan Pemerintah Kabupaten Kediri, dengan hasil yang positif. Dalam pertemuan ini, Sumitomo Corporation Thailand menyampaikan ketertarikannya untuk memperdalam pemahaman terkait implementasi teknologi AWD sebagai langkah awal sebelum diadaptasi dan dikembangkan lebih lanjut di Thailand.

Kunjungan dan diskusi ini memiliki relevansi kuat dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

 

 

Faperta UGM dan Ibaraki University Inisiasi Kolaborasi MOOC Terkait Perubahan Iklim Global

beritakerjasama Thursday, 5 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) terus memperkuat jejaring internasionalnya melalui inisiasi kerja sama pengembangan Massive Open Online Course (MOOC) yang berfokus pada isu perubahan iklim global. Pada Selasa, 3 Februari 2026, Faperta UGM menerima kunjungan resmi dari delegasi Ibaraki University, Jepang, yang diwakili oleh Prof. Makoto Tamura, Ph.D. dan Masaki SEO, Ph.D. Pertemuan strategis ini membahas potensi integrasi keahlian akademik kedua institusi ke dalam platform pembelajaran digital yang dapat diakses secara luas, guna merespons tantangan iklim yang semakin mendesak bagi sektor pertanian di tingkat global.

Pengembangan MOOC ini dirancang untuk menjadi jembatan pengetahuan bagi mahasiswa, praktisi, dan masyarakat umum dalam memahami dinamika mitigasi serta adaptasi perubahan iklim. Kolaborasi ini tidak hanya sekadar pertukaran materi akademik, tetapi juga upaya menyatukan data riset lintas negara untuk menciptakan solusi inovatif dalam menjaga ketahanan pangan. Melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran daring, kedua universitas berharap dapat memperluas literasi perubahan iklim berbasis riset terkini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan melampaui ruang kelas konvensional.

Melalui penyediaan akses pendidikan berkualitas tinggi mengenai krisis iklim, Faperta UGM berperan aktif dalam membangun kapasitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan lingkungan. Kurikulum yang disusun nantinya akan mengedepankan praktik pertanian berkelanjutan yang mampu mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah cuaca ekstrem.

Langkah ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen Faperta UGM dalam mengimplementasikan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

123…103

BERITA FAKULTAS

  • Rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru Pascasarjana Semester Genap 2025/2026 Faperta UGM
    11/02/2026
  • Orientasi Mahasiswa Baru Pascasarjana Fakultas Pertanian UGM Semester Genap TA 2025/2026
    11/02/2026
  • Guru Besar UGM Tegaskan: Kemandirian Pangan adalah Jembatan Menuju Kedaulatan dan Kesejahteraan Bangsa
    11/02/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Pelatihan K3 Laboratorium AGLC, Wujudkan Penelitian Aman dan Berkelanjutan
    11/02/2026
  • Faperta UGM Rayakan Prestasi Guru Besar Baru: Prof. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec.
    11/02/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju