• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
  • SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
Arsip:

SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Wakil Dekan Faperta UGM Menjadi Narasumber Lokakarya Kurikulum Doktor Ilmu Pertanian di Universitas Padjadjaran

berita Friday, 3 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran menyelenggarakan Lokakarya Kurikulum Program Doktor (S3) Ilmu Pertanian dengan tema “A Globally Connected, Research-driven Doctoral Program” pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Dr. Dyah Weny menekankan pentingnya pengembangan kurikulum doktoral yang adaptif terhadap dinamika global, berbasis riset, dan berorientasi pada Outcome-Based Education (OBE). Beliau menegaskan bahwa lulusan program doktor harus memiliki kapasitas riset unggul, mampu menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, serta berkontribusi nyata dalam menjawab tantangan global seperti ketahanan pangan dan perubahan iklim.

Lokakarya ini juga menjadi wadah untuk memperkuat strategi internasionalisasi melalui international co-supervision, international dissertation examination, serta jejaring akademik lintas negara. Dr. Dyah Weny menekankan bahwa transformasi pendidikan doktoral tidak hanya berhenti pada penyelesaian disertasi, tetapi harus menghasilkan inovasi nyata dan kepakaran strategis yang berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Ruang Sidang Promosi Doktor Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran dan melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh pengelola fakultas, tim pengampu mata kuliah S3, dosen homebase, tim promotor, serta para guru besar. Diskusi interaktif bersama Dr. Dyah Weny membuka ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi strategi pembaharuan kurikulum, integrasi riset multidisiplin, serta penguatan kolaborasi akademik internasional.

Dengan kehadiran Wakil Dekan Faperta UGM sebagai narasumber, lokakarya ini diharapkan menghasilkan dokumen evaluasi kurikulum yang lebih adaptif, matriks kurikulum berbasis riset dan OBE, serta strategi internasionalisasi yang memperkuat posisi Program Doktor Ilmu Pertanian sebagai program yang berdaya saing global.

Kegiatan ini memiliki keterkaitan erat dengan enam tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui penguatan kurikulum berbasis riset dan Outcome-Based Education (OBE); SDG 2: Tanpa Kelaparan (Zero Hunger) melalui pengembangan riset yang mendukung ketahanan pangan; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui hilirisasi riset dan inovasi teknologi pertanian; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action) melalui integrasi riset untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan adaptasi terhadap perubahan iklim; SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring akademik internasional dan kolaborasi antarperguruan tinggi; serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kualitas lulusan doktor yang inovatif, berdaya saing global, dan mampu berkontribusi pada pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Fakultas Pertanian UGM

Faperta UGM Jalin Kerja Sama Strategis dengan Xiamen University untuk Perkuat Riset Pertanian

berita Friday, 3 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) resmi memperluas jejaring internasionalnya melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) dengan School of International Relations/Research School for Southeast Asian Studies (RSEAS), Xiamen University, China. Penandatanganan dilakukan pada 12 Juni 2026 di Xiamen University oleh Prof. Jaka Widada, Ph.D. selaku Dekan Faperta UGM dan Prof. GAO Yanjie selaku Dekan RSEAS Xiamen University.

Kesepakatan ini menjadi tonggak penting setelah fondasi kemitraan kedua universitas dibangun melalui MOU sejak 2019 dan diperbarui pada 2025. Melalui MOA yang berlaku lima tahun, kedua institusi berkomitmen memperkuat riset di bidang hubungan Indonesia–China, pertanian berkelanjutan, serta pengembangan sosio-ekonomi pedesaan.

Kolaborasi ini mencakup tiga dimensi utama. Pertama, pertukaran akademik, yang memfasilitasi kunjungan jangka pendek dosen, peneliti, dan mahasiswa dalam seminar, kuliah umum, serta forum ilmiah internasional. Kedua, kolaborasi riset terintegrasi, berupa penelitian bersama, pengajuan pendanaan lintas negara, dan publikasi ilmiah di jurnal bereputasi global. Ketiga, capacity building, melalui program pelatihan bersama bagi staf teknis dan peneliti, serta berbagi praktik terbaik untuk mendorong kemajuan sektor pertanian berkelanjutan.

Dalam dokumen perjanjian, kedua pihak menegaskan bahwa setiap aktivitas turunan, seperti proyek riset spesifik atau pemanfaatan hak kekayaan intelektual, akan diatur lebih detail melalui Implementing Agreement. Langkah ini memastikan kerja sama tidak berhenti pada tataran administratif, tetapi benar-benar menghasilkan kontribusi nyata bagi dunia akademik dan masyarakat luas di Indonesia maupun China.

Prof. Jaka Widada menekankan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen Faperta UGM dalam meningkatkan kapabilitas akademik, memperkuat inovasi riset, dan menghadirkan solusi atas tantangan global, khususnya ketahanan pangan dan pembangunan pedesaan.

Kerja sama ini sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pertukaran akademik, kolaborasi pendidikan, dan capacity building; SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan riset pertanian berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, inovasi, dan pengembangan ekonomi pedesaan berbasis ilmu pengetahuan; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui kolaborasi riset, pengembangan teknologi, dan hilirisasi inovasi pertanian; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengembangan riset agroekosistem dan solusi pertanian berkelanjutan untuk menghadapi perubahan iklim; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring akademik internasional, penelitian kolaboratif, dan kemitraan strategis.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Fakultas Pertanian UGM

Day 4 WorldVeg Training 2026: Breeding & Marker-Assisted Selection Perkuat Strategi Pemuliaan Tanaman Tahan Penyakit

berita Wednesday, 1 July 2026

Hari keempat pelatihan Advanced Training in Plant Health: From Field Surveillance to Molecular Technologies yang diselenggarakan Fakultas Pertanian (Faperta) UGM bersama World Vegetable Center pada Kamis, 25 Juni 2026, berfokus pada tema Breeding & Marker-Assisted Selection (MAS). Sesi ini menegaskan peran penting diagnostik penyakit dalam mendukung pengambilan keputusan pemuliaan tanaman tahan penyakit, khususnya pada komoditas cabai.

Materi diawali dengan kuliah dari Dr. Derek Barchenger (WorldVeg) mengenai keterkaitan antara diagnostik penyakit dan pipeline pemuliaan. Beliau menjelaskan peran gen resistensi, seleksi sifat, serta gambaran penyakit target dalam pemuliaan cabai. Dilanjutkan dengan kuliah tentang pendekatan Marker-Assisted Selection (MAS) dan genotyping, yang menekankan penggunaan penanda molekuler seperti SNP dan SSR, validasi penanda, serta strategi seleksi dalam program pemuliaan.

Peserta kemudian mengikuti studi kasus mengenai penerapan resistensi penyakit pada cabai terhadap anthracnose, bacterial spot, dan virus. Dr. Barchenger menekankan tantangan adaptasi lapangan serta strategi implementasi pipeline seleksi. Diskusi terbuka bersama tim WorldVeg dan Faperta UGM memperluas perspektif peserta mengenai strategi deployment varietas serta sistem perbenihan yang berkelanjutan.

Praktikum laboratorium dipandu oleh Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D. dan Prof. Ani Widiastuti (UGM), yang mengajarkan analisis penanda DNA berbasis PCR serta interpretasi hasil genotyping. Sesi dilanjutkan dengan latihan interpretasi data, menghubungkan hasil fenotipe dari disease screening dengan data genotipe. Peserta berlatih memilih garis tanaman yang resisten dan membuat keputusan pemuliaan berbasis data terpadu, difasilitasi oleh tim UGM dan WorldVeg.

Hari keempat ini menegaskan pentingnya integrasi antara diagnostik, pemuliaan, dan sistem perbenihan dalam menghasilkan varietas adaptif dan berdaya saing. Kontribusi kegiatan ini sejalan dengan SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui pengembangan varietas unggul yang mendukung peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas peserta dalam pemuliaan tanaman berbasis teknologi molekuler, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur lewat penerapan teknologi molekuler dan marker-assisted selection dalam program pemuliaan tanaman, SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pengembangan varietas tahan penyakit yang mendukung praktik pertanian berkelanjutan dan perlindungan keanekaragaman hayati pertanian, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi erat antara Fakultas Pertanian UGM dan World Vegetable Center dalam pengembangan riset, inovasi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Day 3 WorldVeg Training 2026: Molecular Diagnostics & Bioinformatics Perkuat Kapasitas Peneliti Penyakit Tumbuhan

berita Wednesday, 1 July 2026

Hari ketiga pelatihan Advanced Training in Plant Health: From Field Surveillance to Molecular Technologies yang digelar Fakultas Pertanian (Faperta) UGM bersama World Vegetable Center pada Rabu, 24 Juni 2026, menghadirkan fokus mendalam pada Molecular Diagnostics & Bioinformatics. Sesi ini memperkenalkan peserta pada teknologi diagnostik molekuler terkini sekaligus praktik bioinformatika yang menjadi pondasi penting dalam penelitian penyakit tanaman.

Kegiatan diawali dengan kuliah pengantar mengenai virus utama pada tanaman sayuran dan metode deteksi molekuler. Materi mencakup dasar DNA/RNA, teknik PCR, RT-PCR, qPCR, hingga RPA, serta penggunaan FTA cards untuk pengambilan sampel lapangan secara cepat. Peserta juga diperkenalkan pada teknologi diagnostik terbaru seperti LAMP dan CRISPR, serta prinsip desain primer untuk analisis molekuler.

Praktikum laboratorium kemudian dipandu oleh Dr. Owen Cheng dan Ms. Jo Chang (WorldVeg) bersama Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D. (UGM), yang mengajarkan teknik pemurnian RNA dan DNA dari tanaman terinfeksi serta persiapan isolat virus murni. Sesi berikutnya menekankan protokol ekstraksi RNA khusus untuk diagnostik virus, difasilitasi oleh Dr. Owen Cheng, Dr. Ady Bayu Prakoso, dan Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D., sehingga peserta memperoleh pengalaman langsung dalam penanganan sampel tanaman.

Materi dilanjutkan dengan praktik qPCR yang menekankan prinsip deteksi real-time, interpretasi nilai Ct, serta aplikasinya dalam seleksi resistensi. Peserta juga mengikuti sesi rumah kaca yang dipandu oleh Dr. Owen Cheng dan Dr. Ram Khadka (WorldVeg), berupa inokulasi mekanis potyvirus pada tanaman tomat dan pengamatan perkembangan gejala penyakit.

Sebagai penutup, sesi bioinformatika dan filogenetika memperkenalkan penggunaan basis data NCBI, analisis BLAST, desain primer diagnostik, serta konstruksi pohon filogenetik. Peserta diajak menggunakan perangkat lunak Geneious dan aplikasi bioinformatika lain secara langsung, dipandu oleh Dr. Lourena Maxwell (WorldVeg), Dr. Ady Bayu Prakoso (UGM).

Hari ketiga ini menegaskan pentingnya integrasi antara teknologi molekuler dan bioinformatika dalam mendukung sistem diagnostik penyakit tanaman yang akurat dan berkelanjutan. Kontribusi kegiatan ini sejalan dengan SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui peningkatan ketahanan pangan dan pengendalian penyakit tanaman, SDG 4: Pendidikan Berkualitas lewat transfer pengetahuan dan penguatan kapasitas peneliti melalui pelatihan internasional, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penerapan teknologi diagnostik molekuler dan bioinformatika dalam bidang pertanian, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Fakultas Pertanian UGM dan World Vegetable Center dalam pengembangan riset dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui penguatan sistem deteksi dini penyakit tanaman yang mendukung perlindungan sumber daya hayati dan praktik pertanian yang berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Petani Milenial Inspiratif Perkuat MAPAN: Lentera DESA UGM dan CIPS Galang Cerita Sukses

berita Wednesday, 13 May 2026

Lentera DESA UGM bersama CIPS menggelar kegiatan menggali cerita petani inspiratif untuk menguatkan gerakan MAPAN (Masa Depan Pangan) pada Sabtu, 9 Mei 2026. Fokus pada petani milenial, acara ini menjadi bukti nyata bagaimana kisah sukses lapangan dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi kebijakan nasional.

MAPAN adalah gerakan CIPS yang mengubah narasi pangan Indonesia dengan formula “dari kisah nyata ke bukti, dari bukti ke aksi kolektif”. Inisiatif ini mengidentifikasi praktik pertanian inovatif dari petani nyata, menganalisisnya sebagai data empiris, lalu merekomendasikannya sebagai model skalabel untuk kebijakan publik. Targetnya mencakup peningkatan produktivitas, akses finansial, dan pasar berkelanjutan bagi petani, sekaligus menjawab isu urbanisasi petani muda dan degradasi lahan.

Kegiatan menyoroti Isnaini Baroroh, Ketua P4S Ardana Garden sekaligus Direktur PT Petani Milenial Sleman, yang berhasil memberdayakan 50+ petani muda dan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui agribisnis organik dan pemasaran digital. Tak ketinggalan Tegar Cahya Putra, Direktur Kopi Menoreh Tumpang Sari, yang mengelola value chain kopi lengkap dari budidaya on-farm, pengolahan pasca-panen, hingga eduwisata berkelanjutan di Kulon Progo, melibatkan 100+ petani lokal. CIPS menggali pengalaman mereka untuk memperkaya database MAPAN.

Cerita dan pengalaman para petani ini selanjutnya akan diintegrasikan ke dalam konten blended learning milik Lentera DESA UGM guna memperkaya modul pelatihan agrokompleks bagi penyuluh dan petani. Kolaborasi ini menciptakan ekosistem yang mempertemukan platform digital UGM dengan pendekatan analisis kebijakan berbasis bukti milik CIPS untuk menghasilkan solusi holistik bagi pembangunan pertanian Indonesia.

Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sistem pangan berkelanjutan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pemberdayaan petani muda dan UMKM pertanian, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui praktik agribisnis ramah lingkungan, serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui penerapan pertanian berkelanjutan dan adaptif terhadap lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini juga relevan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan pembelajaran berbasis blended learning untuk petani dan penyuluh, SDG 5: Kesetaraan Gender melalui pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT), SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui digitalisasi pertanian dan penguatan inovasi agribisnis, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga kebijakan, dan komunitas petani.

Inisiatif ini menunjukkan besarnya potensi petani milenial sebagai agen perubahan dalam menciptakan masa depan pangan Indonesia yang lebih tangguh, inovatif, dan berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: CIPS

Lentera DESA UGM dan Center for Indonesian Policy Studies Berkolaborasi Dukung Gerakan MAPAN untuk Masa Depan Pangan Indonesia

berita Wednesday, 13 May 2026

Lentera DESA UGM menjalin kolaborasi strategis dengan Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) untuk mendukung gerakan MAPAN (Masa Depan Pangan), inisiatif nasional yang bertujuan menempatkan petani sebagai aktor utama dalam membangun ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia. Rapat kerja sama ini digelar pada Jumat, 8 Mei 2026 di Joglo Faperta UGM, menegaskan komitmen bersama dalam mendorong transformasi pertanian berbasis bukti dan inovasi digital.

Gerakan MAPAN merupakan inisiatif CIPS yang lahir dari keyakinan bahwa masa depan pangan Indonesia ada di tangan petani. Dari kisah nyata petani sukses, MAPAN mengumpulkan bukti-bukti empiris untuk mendorong aksi kolektif yang konkret, seperti kebijakan pro-petani, akses pasar digital, dan peningkatan kapasitas usaha tani. Inisiatif ini menjawab tantangan pangan nasional dengan paradigma baru: petani bukan hanya produsen, tetapi juga penggerak ekonomi hijau dan inovator agraria.

Kegiatan dihadiri oleh Ancella Christy sebagai Manajer Komunikasi & Penjangkauan CIPS, serta pakar Faperta UGM seperti Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D. dan Ishadiyanto Salim, S.Pd., M.Pd. Dari Lentera DESA hadir Rani Nur Rochim, S.P., M.Sc., Siti Fatonah, S.P., M.Sc., Nadila Puspa Arum W, S.P., M.Sc., dan Yeni Yuliati, S.P., M.Sc.. Diskusi membahas sinergi platform digital Lentera DESA dengan data-driven policy CIPS, termasuk pelatihan blended learning untuk petani milenial dan penguatan literasi pasar. Lentera DESA menyatakan dukungan penuh, memperluas jangkauan agrokompleks mereka ke ranah kebijakan nasional.

Kolaborasi ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan rantai pasok pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8 Pekerjaan  Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan pemberdayaan UMKM petani, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur via digitalisasi pertanian, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Faperta UGM melalui Lentera DESA membuktikan peran akademik dalam menghubungkan riset lapangan dengan advokasi kebijakan berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Lentera DESA UGM

Prodi PKP UGM Laksanakan Penerjunan Magang Berdampak 2026: Bekali Mahasiswa Menuju Dunia Kerja

berita Thursday, 7 May 2026

Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), resmi menyelenggarakan kegiatan penerjunan Magang Berdampak Tahun 2026. Bertempat di Ruang 301 Gedung A10, acara ini menandai dimulainya pelaksanaan program magang mahasiswa sebagai bagian dari implementasi kebijakan Magang Berdampak.

Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa peserta magang, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan departemen, perwakilan program studi, dan mitra institusi yang akan menjadi lokasi magang. Kehadiran berbagai pihak mencerminkan terjalinnya sinergi antara perguruan tinggi dan mitra eksternal dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa secara aplikatif dan kontekstual.

Pada tahun 2026, Prodi PKP menugaskan sebanyak 39 mahasiswa ke sejumlah instansi pemerintah maupun swasta yang bergerak di bidang pertanian, pengembangan sumber daya manusia, serta sektor pendukung lainnya. Mitra program meliputi Badan Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) DIY, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, BPSDMP DIY, Balai Pelatihan Pertanian Jawa Tengah, Prospect Institute, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, PT Syngenta, PT Cipta Inovasi Berkelanjutan (Ailesh), Koperasi Produsen Energi Cakrawala Nusantara (PT PLN ULP Tuban), serta Perum Bulog Kantor Cabang Magelang.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, mahasiswa memperoleh pembekalan melalui sesi “Persiapan Menuju Dunia Kerja” yang disampaikan oleh Dian Fithriwati Darusmin, S.Psi., M.A., Psikolog. Materi ini menekankan pentingnya kesiapan mental, profesionalisme, serta kemampuan adaptasi dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin kompleks.

Penerjunan ini tidak hanya berfungsi sebagai seremoni pelepasan mahasiswa, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan mereka dalam menjalankan peran sebagai agen perubahan di masyarakat. Melalui program Magang Berdampak, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik nyata, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi mitra dan masyarakat.

Pelaksanaan Magang Berdampak turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Prodi PKP UGM

Fakultas Pertanian UGM Perkuat Reputasi Global Melalui Peringkat Internasional

berita Tuesday, 7 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali meneguhkan kiprahnya di tingkat global melalui capaian dalam berbagai lembaga pemeringkatan internasional utama. Hasil ini menunjukkan kualitas akademik, riset, dan kontribusi UGM dalam bidang pertanian dan ilmu hayati yang semakin diakui dunia.

Dalam QS World University Rankings by Subject 2026 kategori Agriculture & Forestry, UGM berhasil menempati peringkat 151-200 dunia. Capaian ini menegaskan reputasi Fakultas Pertanian sebagai pusat pendidikan dan riset yang berdaya saing internasional, khususnya dalam bidang pertanian berkelanjutan dan ilmu lingkungan.

Pada THE Life Sciences Ranking 2026, UGM berada di peringkat 801-1000 dunia dengan skor keseluruhan 23,4-29,1. Fakultas Pertanian menunjukkan kekuatan pada indikator industry (51,6) dan international outlook (51,9), yang mencerminkan kontribusi nyata dalam mendukung inovasi industri serta memperluas jejaring internasional.

Dalam pemeringkatan EduRank, UGM menempati posisi 2 di Indonesia, 60 di Asia, dan 288 dunia pada sub-bidang Agricultural Science. Hal ini menunjukkan konsistensi Fakultas Pertanian dalam menghasilkan publikasi ilmiah dan sitasi yang berdampak luas di tingkat regional maupun global.

UGM juga memperoleh pengakuan dari Scimago Institutions Rankings (SIR) pada kategori Agricultural and Biological Sciences. UGM menempati peringkat 528 dunia, 220 Asia, 11 ASEAN, serta 2 di Indonesia. Pencapaian ini menegaskan posisi Fakultas Pertanian sebagai salah satu institusi riset terkemuka di kawasan.

Capaian dari berbagai lembaga pemeringkatan internasional ini menjadi bukti nyata komitmen Faperta UGM dalam mendukung mutu pendidikan, memperkuat riset, serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan reputasi yang semakin diakui dunia, Faperta UGM terus berupaya mencetak lulusan berkualitas dan memperluas kolaborasi global demi masa depan pertanian yang lebih baik.

Capaian internasional ini sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani

 

Fakultas Pertanian UGM Gelar Halal Bi Halal untuk Perkuat Silaturahmi dan Sinergi

berita Tuesday, 31 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Fakultas Pertanian pada Selasa, 31 Maret 2026, bertempat di Auditorium Prof. Ir. Harjono Danoesastro. Acara ini menjadi momentum berharga untuk mempererat silaturahmi antar sivitas akademika sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan pertanian di era modern.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., mengajak seluruh keluarga besar fakultas untuk saling membuka pintu maaf dan menjadikan Halal Bihalal sebagai sarana memperkuat kebersamaan. Ia menekankan pentingnya sinergi antar departemen dalam menjawab berbagai isu strategis, seperti ketahanan pangan, digitalisasi, dan modernisasi pertanian.

“Isu ketahanan pangan serta tuntutan digitalisasi dan modernisasi pertanian tidak bisa kita lakukan jika bergerak sendiri-sendiri. Mari kita padukan kepakaran antar departemen untuk menghasilkan riset yang berguna bagi petani, sejalan dengan visi UGM mengakar kuat, menjulang tinggi,” tegas Prof. Jaka.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga refleksi atas peran Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Beberapa capaian yang relevan antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Terapkan Flexible Working Arrangement pada Nyepi dan Idul Fitri 2026

berita Tuesday, 17 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menetapkan kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) sehubungan dengan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini merujuk pada surat edaran Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan Nomor 2249/UN1.P4/DSDM/HK.01/2026 serta Surat Edaran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2026.
Pelaksanaan FWA di Fakultas Pertanian dijadwalkan pada:
● 16 dan 17 Maret 2026 (dua hari kerja sebelum Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi).
● 25, 26, dan 27 Maret 2026 (tiga hari kerja setelah Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri).
Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menyampaikan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja dosen dan tenaga kependidikan sekaligus mendukung efektivitas pelaksanaan tugas di masa libur nasional dan cuti bersama.
Adapun ketentuan teknis pelaksanaan FWA di lingkungan Fakultas Pertanian meliputi:
● Presensi pada saat FWA dilakukan pemutihan.
● Hak dosen dan tenaga kependidikan untuk menerima uang makan tetap berlaku sesuai ketentuan.
● Pimpinan unit kerja dapat meminta pegawai hadir di kantor sesuai kebutuhan organisasi.
● Kriteria dan komposisi pegawai yang melaksanakan FWA ditetapkan oleh pimpinan masing-masing unit.
● Optimalisasi sistem kerja kolaboratif serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung efektivitas tugas.
Kebijakan FWA ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani

123…9

BERITA FAKULTAS

  • Lowongan – Puskestan
    03/07/2026
  • Wakil Dekan Faperta UGM Menjadi Narasumber Lokakarya Kurikulum Doktor Ilmu Pertanian di Universitas Padjadjaran
    03/07/2026
  • Faperta UGM Jalin Kerja Sama Strategis dengan Xiamen University untuk Perkuat Riset Pertanian
    03/07/2026
  • Lowongan – Pertamina Group 2026
    02/07/2026
  • Penutupan WorldVeg Training dengan Kunjungan Petani dan Aktivitas Budaya
    01/07/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju