• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
      • Persyaratan Pendaftaran Doktor Ilmu Pertanian
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
Arsip:

SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Pagelaran Kasepuluh 2026 Rayakan Satu Dekade Perjalanan dan Inspirasi Generasi Muda untuk Pertanian Berkelanjutan

berita Monday, 2 November 2026

Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP), Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), sukses menyelenggarakan puncak acara Pagelaran Kasepuluh 2026 pada Minggu (25/10). Mengusung tema “A Decade of IMPACT”, kegiatan ini menjadi momentum perayaan satu dekade perjalanan Pagelaran Kasepuluh sekaligus wadah untuk mendorong generasi muda mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan komunikasi yang relevan dengan pembangunan pertanian berkelanjutan.

Acara yang berlangsung di Gedung A1 KPTU Lantai 3 Fakultas Pertanian UGM dan disiarkan secara daring melalui Zoom serta YouTube ini menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari Jejak Karya, Xplore, News Anchor Competition, Essay Competition, hingga SpeakXperience. Melalui berbagai kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal lebih dekat dunia penyuluhan dan komunikasi pertanian, sekaligus memahami pentingnya peran komunikasi dalam mendukung transformasi sektor pertanian.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Panitia, Alifiya Chairani, dilanjutkan dengan sambutan dari Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D. selaku Ketua Program Studi PKP, Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P. yang mewakili Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, serta Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Pertanian UGM. Setelah seremoni pembukaan dan simbolisasi satu dekade Pagelaran Kasepuluh, peserta mengikuti kegiatan Xplore dan Jejak Karya yang menampilkan berbagai aktivitas akademik serta hasil praktikum mahasiswa PKP.

Melalui rangkaian tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai cakupan keilmuan penyuluhan dan komunikasi pertanian yang tidak hanya berfokus pada aspek produksi pertanian, tetapi juga pada proses penyebaran informasi, pemberdayaan masyarakat, penguatan kapasitas petani, serta pembangunan komunikasi yang efektif untuk mendukung perubahan sosial di sektor pertanian.

Salah satu agenda utama dalam Pagelaran Kasepuluh 2026 adalah babak final Essay Competition dan News Anchor Competition yang mempertemukan pelajar SMA/SMK/MA dari berbagai daerah di Indonesia. Pada kategori Essay Competition, Juara I diraih Tim Swakarya Tani dari MAN 2 Tulungagung, Juara II diraih Tim Myco-Scan dari MAN 1 Kota Malang, dan Juara III diraih Tim Bali Bertani Singaraja dari SMA Negeri 3 Singaraja.

Sementara itu, pada kategori News Anchor Competition, Akbar Maimun dari MAN 2 Kota Kediri berhasil meraih Juara I, disusul Maola Rahma dari SMK Negeri 1 Cimahi sebagai Juara II, serta Fasya Hani Harisma dari SMA Negeri 1 Banyuwangi sebagai Juara III. Kompetisi ini menjadi ruang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, menulis, dan menyampaikan informasi secara efektif kepada publik.

Selain kompetisi, Pagelaran Kasepuluh 2026 juga menghadirkan sesi SpeakXperience bertema “Are Public Speakers Born or Made?” dengan narasumber Afrizal Prasadana, S.I.Kom., M.Han. dan dimoderatori oleh Ulin Nuha Diah Wulandari, S.P., M.Sc.. Diskusi ini menyoroti pentingnya keterampilan berbicara di depan umum yang dapat diasah melalui proses belajar dan latihan berkelanjutan. Berbagai aspek komunikasi, mulai dari teknik vokal, pengelolaan rasa gugup, kontak mata, hingga intonasi, dibahas sebagai elemen penting dalam membangun komunikasi yang efektif dan profesional.

Dalam sesi tersebut juga ditekankan bahwa kemampuan komunikasi merupakan salah satu kompetensi strategis yang dibutuhkan generasi muda untuk membangun jejaring, menyampaikan gagasan secara persuasif, serta menciptakan dampak positif di berbagai bidang, termasuk sektor pertanian dan pembangunan masyarakat.

Memasuki usia satu dekade, Pagelaran Kasepuluh terus menunjukkan komitmennya sebagai ruang pembelajaran, kreativitas, dan pengembangan kapasitas generasi muda. Melalui tema “A Decade of IMPACT”, kegiatan ini menegaskan bahwa kontribusi terhadap pertanian berkelanjutan tidak hanya dapat diwujudkan melalui inovasi teknologi, tetapi juga melalui komunikasi yang efektif, gagasan kreatif, dan kolaborasi lintas disiplin untuk menciptakan perubahan yang berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan pengetahuan dan komunikasi untuk mendukung pertanian berkelanjutan; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan komunikasi generasi muda; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kompetensi yang relevan dengan dunia kerja; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan gagasan kreatif dan inovatif di bidang pertanian; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penyediaan ruang partisipasi bagi pelajar dari berbagai daerah; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan berbagai pihak dalam mendorong pembangunan pertanian berkelanjutan.

Penulis: Vincentia Yuvika Geraldine, Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Tim Pagelaran Kasepuluh

Perkuat Jejaring Global dan Riset Teh Berkelanjutan, Faperta UGM Sambut Kunjungan Delegasi Anhui Agricultural University China

berita Monday, 2 November 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) mempertegas perannya dalam pengembangan sains agrikultur tingkat dunia melalui penerimaan kunjungan delegasi internasional dari Anhui Agricultural University (AAU), China, pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian eksplorasi kemitraan akademis, penelitian bersama, dan pengembangan inovasi teknologi pertanian berkelanjutan antara UGM dan AAU.

Delegasi AAU dipimpin langsung oleh Vice President AAU, Li Hong, para researcher lainnya, antara lain:

  1. Teng Han (Deputy Dean of School of Humanities and Social Sciences)
  2. Gu Longjiang (Deputy Director of Office of Science and Technology)
  3. Yuan Lingyun (Deputy Dean of School of Horticulture)
  4. Ding Hui (Deputy Director of International Office)
  5. Chen Xingyong (Professor of School of Animal Science and Technology)

Setelah disambut oleh pimpinan universitas di tingkat pusat, rombongan delegasi melanjutkan agenda kunjungan spesifik ke lingkungan Fakultas Pertanian UGM. Di Faperta UGM, para delegasi meninjau langsung sarana riset laboratorium serta fasilitas SmartAgri Plant Technology.

Salah satu insight dan fokus utama yang mengemuka dalam diskusi kolaborasi ini adalah potensi kerja sama di bidang budidaya dan ilmu tanaman teh (tea science). Mengingat Anhui Agricultural University memiliki keunggulan akademik kelas dunia yang salah satunya bertumpu pada riset tea science, kerja sama ini membuka peluang yang sangat luas. Terlebih lagi, Faperta UGM sendiri memiliki aset strategis berupa pengelolaan kebun teh di Pagilaran, yang selama ini menjadi pusat pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pusat produksi komoditas teh unggulan.

Melalui kolaborasi ini, kedua institusi bersinergi menjajaki riset bersama, transfer teknologi budidaya dan pengolahan teh modern, serta pertukaran akademik. Sinergi ini diharapkan mampu memadukan keunggulan teknologi pertanian modern dari AAU dengan pengalaman lapang serta kearifan lokal yang dimiliki UGM. Kunjungan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peluang pengembangan pembelajaran, penelitian bersama, dan pertukaran akademik internasional; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui potensi peningkatan produktivitas dan nilai tambah komoditas teh; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas penelitian serta pengembangan inovasi teknologi budidaya dan pengolahan teh; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penjajakan pengembangan praktik produksi teh yang lebih efisien dan berkelanjutan; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui peluang riset budidaya teh yang adaptif terhadap perubahan iklim; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring dan penjajakan kolaborasi akademik internasional antara UGM dan Anhui Agricultural University.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Kontribusi Doktor Muda PMDSU: Anisya Turrodiyah Bagikan Insight Pengelolaan Pertanian Regeneratif

berita Saturday, 31 October 2026

Program Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) kembali membuktikan keberhasilannya dalam melahirkan doktor-doktor muda potensial di bidang ilmu pertanian. Salah satu lulusan doktor inspiratif dari program ini adalah Dr. Anisya Turrodiyah, S.P., M.Sc., yang berhasil menyelesaikan studi di Program Studi Doktor Ilmu Pertanian dengan predikat Pujian (Cumlaude). Pencapaian ini menandai kesiapan institusi dalam mencetak peneliti mandiri berkaliber internasional.

Melalui disertasinya yang mendalam mengenai “Peremajaan Tanah sebagai Upaya Mewujudkan Pertanian Regeneratif di Lanskap Breksi Vulkanik Tersier”, Anisya membagikan insight strategis mengenai pentingnya pemulihan kesehatan tanah. Riset ini menggarisbawahi bahwa program percepatan PMDSU dirancang secara khusus untuk menjawab tantangan nyata degradasi lahan dan keberlanjutan ekosistem pertanian melalui pendekatan sains interdisipliner.

Kehadiran doktor muda berprestasi ini diharapkan mampu memperkuat riset-riset transformatif yang mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga kelestarian lingkungan jangka panjang. Pencapaian ini sejalan dengan komitmen Faperta UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui pengembangan penelitian pengelolaan tanah untuk mendukung produktivitas pertanian berkelanjutan; SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan pendidikan doktor dan pengembangan peneliti muda; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pengembangan kapasitas riset dan inovasi pengelolaan lahan; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, melalui kajian pertanian regeneratif yang berpotensi mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim; serta SDG 15: Ekosistem Daratan, melalui upaya pemulihan kesehatan tanah dan pengelolaan ekosistem daratan secara berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Faperta UGM Luluskan 20 Mahasiswa Unggulan dari Program Fast Track pada Wisuda Pascasarjana Periode I TA 2026-2027

berita Saturday, 31 October 2026

Program fast track (jalur cepat sarjana-magister) kembali menunjukkan efektivitasnya sebagai salah satu program unggulan strategis di Fakultas Pertanian UGM. Pada periode wisuda ini, Faperta UGM sukses meluluskan 20 mahasiswa program fast track dari berbagai program studi dengan catatan prestasi akademik yang sangat memuaskan. Program ini memungkinkan mahasiswa berprestasi untuk menyelesaikan jenjang sarjana dan magister secara terintegrasi dan efisien.

Adapun ke-20 lulusan program fast track tersebut meliputi:

No Nama IPK LamaStudi Program Studi
1 Adinda Reza Berliana 3.87 1 Th 11 Bl19 Hr Agronomi
2 Gala Arasy 3.95 1 Th 11 Bl2 Hr PemuliaanTanaman
3 Rizkya Nurrohma 3.75 1 Th 11 Bl2 Hr PemuliaanTanaman
4 Hayu Alifia Zahra 3.99 1 Th 11 Bl3 Hr Ilmu HamaTanaman
5 Alia Nafiatus Syifa 3.93 1 Th 11 Bl18 Hr Ilmu HamaTanaman
6 Adin Evanisaa Calista 3.99 1 Th 11 Bl18 Hr Ilmu HamaTanaman
7 Mei Wardani Sulo 3.96 1 Th 11 Bl18 Hr Fitopatologi
8 Lubna Ummu Azhar 3.96 1 Th 11 Bl18 Hr Fitopatologi
9 Ghorizatu Shofra 3.98 1 Th 11 Bl3 Hr Fitopatologi
10 Ribka Yunia Putri 3.96 1 Th 11 Bl18 Hr Fitopatologi
11 Lilis Nur Komariyah 3.99 1 Th 11 Bl18 Hr Fitopatologi
12 Arina Maulida 3.94 1 Th 11 Bl18 Hr Ilmu Perikanan
13 Gesti Nola Salsabila 3.96 1 Th 11 Bl18 Hr Ilmu Perikanan
14 Vira Virginia Eka Putri 3.89 1 Th 11 Bl18 Hr Ilmu Perikanan
15 Kharisma PundhiRukmana 3.95 1 Th 11 Bl18 Hr Ilmu Perikanan
16 Galuh Wulanuari 3.94 1 Th 11 Bl18 Hr Ilmu Perikanan
17 Fatihul Abyan Amartya 3.87 1 Th 11 Bl18 Hr Ilmu Perikanan
18 Ulin Nuha DiahWulandari 3.89 1 Th 11 Bl19 Hr EkonomiPertanian
19 Alfonsus Ligouri Carhesa Gilmore 3.97 1 Th 11 Bl19 Hr ManajemenAgribisnis
20 Devira Putri Rahmalia 3.96 1 Th 5 Bl30 Hr ManajemenAgribisnis

Keberhasilan para lulusan program fast track ini mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui pengembangan sumber daya manusia di bidang pertanian dan perikanan untuk mendukung ketahanan pangan; SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyelenggaraan jalur pendidikan sarjana–magister yang terintegrasi; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui peningkatan kompetensi lulusan untuk memasuki dunia profesional; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penguatan kapasitas penelitian dan inovasi pertanian; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kolaborasi akademik lintas program studi dalam pengembangan pendidikan dan penelitian.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Deretan Prestasi Wisudawan sebagai Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian UGM Periode I T.A. 2026/2027

berita Saturday, 31 October 2026

Fakultas Pertanian UGM senantiasa memberikan apresiasi kepada para lulusan yang menorehkan prestasi gemilang pada setiap periode purnawisuda. Berdasarkan Surat Keputusan dan buku kenangan wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027, penghargaan khusus diberikan kepada wisudawan yang menonjol dari segi prestasi akademik, usia, maupun kecepatan masa studi. Pengakuan ini menjadi bentuk motivasi bagi civitas akademika lainnya untuk terus berprestasi secara optimal.

Berdasarkan data resmi, Lulusan Terbaik Fakultas diraih oleh Ummu Azhizah Nuraini dari Program Studi Magister Fitopatologi dengan IPK sempurna 4,00. Sementara itu, predikat Lulusan Termuda diraih oleh Ramadhan Alaudin Gibran dari Magister Ekonomi Pertanian pada usia 22 tahun 8 bulan 21 hari dengan IPK 3,89. Adapun predikat Lulusan Tercepat diraih oleh Kadek Prayuda Sathyananta dari Magister Ilmu Perikanan dengan masa studi efisien selama 1 tahun 5 bulan 29 hari dan IPK 3,95.

Penghargaan tingkat departemen juga diberikan kepada mahasiswa berprestasi seperti Mustaqim (IPK 3,99 | Lama Studi 1 Th 11 Bl 19 Hr | Budidaya Pertanian), Lilis Nur Komariyah (IPK 3,99 | Lama Studi 1 Th 11 Bl 18 Hr | Hama & Penyakit Tumbuhan), Amaranova Arfiani Khusna (IPK 3,99 | Lama Studi 1 Th 11 Bl 18 Hr | Perikanan), Rahmi Sarita (IPK 3,98 | Lama Studi 2 Th 5 Bl 30 Hr | Sosial Ekonomi Pertanian), dan Laili Mufarrahah (IPK 3,97 | Lama Studi 1 Th 11 Bl 19 Hr | Tanah), mencerminkan meratanya kualitas unggul di seluruh program studi.

 

Capaian ini turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui apresiasi terhadap prestasi akademik dan penguatan kualitas pendidikan pascasarjana; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui pengembangan lulusan kompeten yang berpotensi berkontribusi dalam dunia profesional; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penguatan kapasitas keilmuan dan penelitian yang berpotensi mendorong inovasi pertanian; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, melalui pengakuan terhadap prestasi lulusan dari berbagai departemen; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan jejaring akademik dan potensi kolaborasi lulusan dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Dekan Faperta UGM Prof. Subejo Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Jaringan KAGAMA Pertanian

berita Saturday, 31 October 2026

Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi tinggi serta penghargaan atas capaian dan perjalanan panjang para wisudawan dalam merengkuh gelar magister maupun doktor mereka. Dalam pidato resminya, beliau berharap agar kontribusi dari para alumni baru ini dapat membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan keluarga besar Faperta UGM serta sektor pertanian secara luas. Kehadiran para lulusan pascasarjana ini diyakini mampu menjadi motor penggerak inovasi di berbagai instansi maupun sektor industri.

Prof. Subejo juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan melalui jejaring Keluarga Alumni Gadjah Mada Pertanian (KAGAMA Pertanian) sebagai wadah silaturahmi dan sinergi profesional. Mengusung semangat nostalgia khas Yogyakarta, beliau berpesan agar para wisudawan senantiasa mengingat akar almamaternya. “Jogja terbuat dari rindu,” seraya berharap agar para wisudawan senantiasa kembali ke Yogyakarta dan kampus UGM untuk membangun jejaring kolaborasi yang kuat di waktu ke depan.

Pesan kepemimpinan ini memperkuat ikatan emosional antar-alumni sekaligus memperluas jaringan strategis pembangunan nasional berbasis pertanian yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Komitmen ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan jejaring akademik dan pengembangan kompetensi lulusan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui perluasan jejaring profesional dan peluang kerja sama di sektor pertanian; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penguatan kolaborasi riset dan inovasi teknologi pertanian; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui pengembangan kemitraan berkelanjutan antara perguruan tinggi, alumni, dan berbagai pemangku kepentingan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Purnawisuda Pascasarjana Faperta UGM Periode I T.A. 2026/2027: Melahirkan SDM Unggul untuk Transformasi Pertanian Berkelanjutan

berita Saturday, 31 October 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas tinggi melalui penyelenggaraan prosesi Purnawisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2026/2027 yang dihelat pada Kamis, 29 Oktober 2026, di Auditorium Harjono Danoesastro Fakultas Pertanian UGM. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga tercinta yang turut menghantarkan momen bersejarah para lulusan magister dan doktor. Rangkaian prosesi berjalan hangat, mulai dari pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Himne Gadjah Mada, hingga penyerahan penghargaan kepada para lulusan terbaik dari berbagai program studi.

Dalam pidato sambutannya, Dekan Faperta UGM, Prof. Ir. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan perjalanan akademik para wisudawan dalam menyelesaikan riset mereka. Beliau berharap agar kontribusi dari para alumni baru ini dapat memperkuat jejaring Keluarga Alumni Gadjah Mada Pertanian (KAGAMA Pertanian) serta membawa dampak positif bagi kemajuan sektor pertanian nasional.

Mengusung semangat kebersamaan, Prof. Subejo berpesan agar para lulusan senantiasa merajut kolaborasi strategis dan kembali membangun negeri bersama almamater tercinta. Kontribusi para alumni diharapkan dapat terjalin dan semakin memperkuat prestasi Faperta UGM dalam kancah nasional dan internasional. Tentu saja Prof. Subejo membuka lebar pintu kolaborasi antara Faperta UGM dengan para alumni yang nantinya telah berdinamika dalam perjalanan karir mereka yang beragam.

Keberhasilan para lulusan pascasarjana ini mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi, penguatan kapasitas penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang pertanian, Faperta UGM berupaya menghasilkan lulusan yang mampu menghadirkan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan pembangunan pertanian berkelanjutan.

Kontribusi tersebut sejalan dengan SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui pengembangan keilmuan dan penelitian di bidang pertanian yang berpotensi mendukung peningkatan produktivitas, ketahanan pangan, dan sistem pangan berkelanjutan; SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyelenggaraan pendidikan pascasarjana, program fast track, dan Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) yang mendukung peningkatan kompetensi akademik, kapasitas penelitian, dan kualitas sumber daya manusia; serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui pengembangan keahlian lulusan magister dan doktor di bidang agribisnis, ilmu tanah, proteksi tanaman, perikanan, dan bidang pertanian lainnya yang diharapkan mampu mendorong produktivitas serta pertumbuhan ekonomi sektor pertanian.

Selain itu, capaian ini juga mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penguatan penelitian dan pengembangan inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang berpotensi meningkatkan daya saing sektor pertanian; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan jejaring alumni KAGAMA Pertanian dan pengembangan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi pertanian yang berkelanjutan.

Melalui momentum purnawisuda ini, Fakultas Pertanian UGM berharap para lulusan tidak hanya menjadi sumber daya manusia yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam pengembangan inovasi, penguatan ketahanan pangan, serta pembangunan sektor pertanian Indonesia yang berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Mentan Amran Sulaiman Dorong Mahasiswa Faperta UGM Jadi Penggerak Swasembada Pangan

berita Saturday, 31 October 2026

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P., mendorong mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) untuk berperan aktif dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Pesan tersebut disampaikan dalam kuliah umum bertajuk “Prioritas Pembangunan Pertanian dan Strategi Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan” yang diselenggarakan di Fakultas Pertanian UGM pada Kamis (15/10/2026).

Dalam pemaparannya, Amran menekankan pentingnya peningkatan produksi komoditas pangan strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor. Komoditas seperti beras, kedelai, susu, dan daging sapi menjadi perhatian dalam upaya memperkuat kemandirian pangan nasional sekaligus meningkatkan kapasitas produksi pertanian dalam negeri.

Selain peningkatan produksi, Amran turut menyoroti pentingnya hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian. Pengolahan kelapa sawit menjadi biodiesel serta pengembangan berbagai produk turunan kelapa disebut sebagai peluang untuk memperkuat nilai ekonomi sektor pertanian dan mendorong pengembangan industri berbasis komoditas pertanian.

Dalam aspek tata kelola, Amran menekankan pentingnya penegakan hukum, pembenahan sistem perizinan, dan pengawasan terhadap penyalahgunaan kewenangan. Menurutnya, upaya mewujudkan swasembada pangan perlu didukung oleh pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab agar pembangunan pertanian dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Amran juga menantang Fakultas Pertanian UGM untuk berkontribusi dalam menjawab tantangan produksi kedelai nasional melalui penguatan riset dan penerapan teknologi pertanian di lapangan. Mahasiswa didorong untuk terlibat dalam proyek pengembangan kedelai serta pembukaan lahan sawah baru sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi pangan.

“Mahasiswa harus terlibat langsung di lapangan agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengerti proses produksi dan peluang usaha di sektor pertanian,” demikian inti pesan yang disampaikan Amran dalam kuliah umum tersebut.

Keterlibatan mahasiswa dalam berbagai proyek pertanian diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran langsung untuk memahami proses produksi, pengelolaan agribisnis, serta tantangan yang dihadapi petani. Pengalaman tersebut juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya minat dan jiwa kewirausahaan generasi muda di sektor pertanian.

Selain memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan petani dan pembangunan pertanian nasional. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku sektor pertanian diharapkan mampu mempercepat penerapan hasil riset dan inovasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Amran juga menekankan pentingnya membangun karakter tangguh dan kemandirian pada generasi muda. Ia mendorong mahasiswa untuk berani menghadapi tantangan, aktif mencari pengalaman, serta menjadikan kritik dan penolakan sebagai motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri.

Melalui kuliah umum ini, sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi diharapkan semakin kuat dalam mendorong pengembangan riset terapan, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mempersiapkan generasi muda yang kompeten serta berdaya saing. Keterlibatan mahasiswa dan kontribusi akademisi menjadi bagian penting dalam mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.

Kegiatan ini turut mendukung komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui penguatan produksi pangan dan ketahanan pangan nasional; SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran berbasis pengalaman dan keterlibatan mahasiswa dalam proyek pertanian; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui pengembangan kewirausahaan muda dan peningkatan nilai tambah komoditas pertanian; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penguatan riset, teknologi, dan hilirisasi pertanian; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan sektor pertanian.

Penulis: Arbi Darmawan

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Faperta

 

Mentan Amran Tanggapi Berbagai Tantangan Pertanian dalam Diskusi Bersama Sivitas Akademika UGM

berita Saturday, 31 October 2026

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P., membahas berbagai tantangan pembangunan pertanian nasional dalam sesi tanya jawab pada kuliah umum yang diselenggarakan di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM). Diskusi interaktif bersama sivitas akademika tersebut mengangkat sejumlah isu strategis, mulai dari pengembangan pertanian organik, dukungan bagi penyuluh dan peneliti, regenerasi petani, hingga keterlibatan mahasiswa dalam proyek pertanian nasional.

Yusran, mahasiswa Program Doktor Ilmu Pertanian UGM sekaligus dosen Universitas Halu Oleo, mengusulkan pengembangan kembali kawasan persawahan organik di tengah keterbatasan sarana produksi. Menanggapi usulan tersebut, Amran mendorong agar gagasan tersebut diterjemahkan menjadi program konkret melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait.

“Jangan berhenti pada gagasan. Susun program yang konkret dan koordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar dapat dilaksanakan di lapangan,” demikian inti arahan Amran kepada peserta.

Persoalan lain disampaikan oleh Sola, mahasiswa Program Magister Manajemen Agribisnis UGM sekaligus penyuluh pertanian dari Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Ia menjelaskan keterbatasan kendaraan operasional dan biaya kegiatan penyuluhan yang masih harus ditanggung secara pribadi. Menanggapi persoalan tersebut, Amran meminta jajarannya untuk menindaklanjuti kebutuhan kendaraan operasional yang disampaikan.

Sementara itu, Aisyah Heldawati, mahasiswa Program Magister Manajemen Agribisnis UGM asal Banjarmasin, menanyakan arah kebijakan pertanian, khususnya pengembangan food estate, serta dukungan pendanaan penelitian. Setelah mengetahui bahwa kebutuhan dana penelitian Aisyah mencapai sekitar Rp5 juta, Amran menginstruksikan jajarannya untuk menindaklanjuti permohonan dukungan tersebut.

Isu regenerasi petani turut mengemuka dalam pertanyaan yang disampaikan Najmi, mahasiswa Program Magister Manajemen Agribisnis UGM asal Pekalongan. Ia menyoroti tantangan dalam menarik minat generasi muda untuk menjadi wirausaha pertanian, terutama karena kebutuhan modal usaha.

Menanggapi hal tersebut, Amran menekankan pentingnya memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa melalui keterlibatan dalam proyek pertanian.

“Mahasiswa perlu diberi kesempatan untuk terlibat langsung dalam proyek pertanian sehingga mereka bisa belajar mengelola usaha, memahami risiko, dan membangun kemandirian,” demikian inti tanggapan Amran.

Peluang keterlibatan mahasiswa dalam proyek pertanian juga dibahas melalui pertanyaan dari seorang dosen UGM yang memimpin proyek pembukaan lahan sawah baru di Halmahera. Ia mengusulkan kelanjutan proyek tersebut sekaligus pelibatan mahasiswa program sarjana maupun magister. Amran menyambut usulan tersebut dan meminta jajarannya untuk menindaklanjuti rencana kerja sama lanjutan dengan UGM.

Selain membahas pengembangan sumber daya manusia dan proyek pertanian, diskusi turut menyoroti aspek lingkungan dalam pembangunan pertanian nasional. Rivaldi Pratama, mahasiswa Program Doktor Ilmu Hama Tanaman UGM asal Pangkep, menanyakan hubungan antara pembukaan lahan food estate dan kebakaran hutan serta lahan di Kalimantan dan Sumatra.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Amran membantah adanya hubungan tersebut pada lahan yang ia jelaskan dalam paparannya. Ia menyebut bahwa lahan tersebut merupakan lahan terbengkalai dari proyek masa lalu. Dalam kesempatan yang sama, Amran turut menjelaskan langkah pemerintah dalam menangani perkebunan bermasalah.

Berbagai pertanyaan dan masukan yang disampaikan dalam diskusi tersebut mencerminkan beragam tantangan yang dihadapi sektor pertanian Indonesia, mulai dari keterbatasan sarana produksi dan dukungan penyuluhan hingga kebutuhan regenerasi petani, penguatan riset, dan pengelolaan lingkungan. Forum ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan sivitas akademika untuk membahas peluang penyelesaian persoalan pertanian melalui pendekatan kebijakan, pendidikan, dan penelitian.

Diskusi tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, penyuluh, peneliti, dan generasi muda dalam mendukung pembangunan pertanian nasional. Berbagai masukan dari peserta diharapkan dapat menjadi bahan tindak lanjut untuk memperkuat riset, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini turut sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui pembahasan ketahanan pangan dan pengembangan pertanian berkelanjutan; SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan pembelajaran, penelitian, dan keterlibatan mahasiswa dalam proyek pertanian; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui dorongan regenerasi petani dan kewirausahaan pertanian; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui dukungan terhadap riset dan inovasi sektor pertanian; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, penyuluh, dan peneliti.

Penulis: Arbi Darmawan

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Faperta UGM

 

Tim Citra Fakultas Pertanian UGM Perkuat Branding dan Promosi Fakultas Melalui Kunjungan Sekolah

berita Thursday, 22 October 2026

Tim Citra Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) terus berupaya memperkuat visibilitas dan reputasi fakultas melalui berbagai kegiatan promosi dan sosialisasi kepada calon mahasiswa. Salah satu kegiatan tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan siswa dan guru dari SMA Islam Athirah Bukit Baruga dan SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Fakultas Pertanian UGM dalam memperkenalkan keunggulan akademik, fasilitas pendidikan, serta berbagai peluang pengembangan diri kepada generasi muda yang tengah mempersiapkan jenjang pendidikan tinggi. Melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif, Tim Citra berupaya membangun pemahaman yang lebih luas mengenai Fakultas Pertanian sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain memperkenalkan aspek akademik, Tim Citra juga mengenalkan berbagai kanal informasi resmi yang dimiliki Fakultas Pertanian UGM. Para peserta diajak untuk mengakses website Fakultas Pertanian UGM sebagai sumber informasi utama mengenai kegiatan akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, prestasi mahasiswa dan dosen, serta berbagai agenda fakultas. Tim juga memperkenalkan akun media sosial resmi Fakultas Pertanian yang menjadi sarana komunikasi aktif antara fakultas dengan masyarakat luas, khususnya calon mahasiswa.

Melalui optimalisasi website dan media sosial, Fakultas Pertanian UGM berupaya menghadirkan informasi yang mudah diakses, akurat, dan relevan sehingga masyarakat dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kehidupan akademik di lingkungan fakultas.

Sebagai bagian dari pengalaman langsung mengenal lingkungan kampus, peserta juga mengikuti program Tour de Faculty yang dipandu oleh mahasiswa Fakultas Pertanian yang tergabung dalam UGM Campus Tour. Para siswa diajak berkeliling untuk melihat berbagai fasilitas yang dimiliki fakultas, mulai dari ruang pembelajaran, laboratorium, hingga area pendukung aktivitas kemahasiswaan.

Melalui pendampingan mahasiswa, peserta memperoleh pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan kampus serta berkesempatan berdiskusi mengenai pengalaman belajar, kegiatan organisasi, program internasional, dan prospek karier lulusan Fakultas Pertanian UGM. Upaya ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan informasi pendidikan tinggi yang transparan, inklusif, dan mudah diakses bagi calon mahasiswa; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi digital, website, dan media sosial sebagai sarana inovasi komunikasi dan penyebaran informasi pendidikan; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses informasi dan kesempatan mengenal pendidikan tinggi bagi siswa dari berbagai daerah dan latar belakang; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan hubungan dan kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah menengah, serta mahasiswa dalam mendukung pengembangan pendidikan dan peningkatan kapasitas generasi muda.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

123…19

BERITA FAKULTAS

  • Pagelaran Kasepuluh 2026 Rayakan Satu Dekade Perjalanan dan Inspirasi Generasi Muda untuk Pertanian Berkelanjutan
    02/11/2026
  • Perkuat Jejaring Global dan Riset Teh Berkelanjutan, Faperta UGM Sambut Kunjungan Delegasi Anhui Agricultural University China
    02/11/2026
  • 11890
    02/11/2026
  • Kehangatan dan Keceriaan di Balik Momen Wisuda Bersama Keluarga Tercinta
    31/10/2026
  • Kontribusi Doktor Muda PMDSU: Anisya Turrodiyah Bagikan Insight Pengelolaan Pertanian Regeneratif
    31/10/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas  

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju