• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
  • SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
Arsip:

SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Mahasiswa Prodi Ilmu Tanah Raih Prestasi di Leon Essay Competition Forcemi 2026

Prestasi Friday, 24 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan Naysha Intan Salsabila Mayliana Putri, mahasiswa Program Studi Ilmu Tanah angkatan 2024. Bersama rekannya, Tsaabitah Alyaa Almaas Djodi Putri, Naysha berhasil meraih penghargaan dalam Leon Essay Competition Forcemi 2026, sebuah kompetisi esai ilmiah tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Forum Cendekia Muda Indonesia (Forcemi).

Kompetisi yang berlangsung pada 21 Mei – 30 Juni 2026 ini diikuti oleh 506 peserta dari seluruh Indonesia, menjadikannya ajang yang sangat kompetitif. Dengan mengusung tema besar “Ide Gen Z untuk Transformasi Indonesia Emas 2045”, Naysha dan tim memilih subtema Pertanian, Peternakan, dan Pangan, yang relevan dengan bidang keilmuan mereka. Karya yang mereka hasilkan menonjolkan gagasan inovatif untuk mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan.

Piagam penghargaan yang diterima menegaskan pencapaian mereka sebagai salah satu tim terbaik dalam kategori subtema tersebut. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Pertanian UGM tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional dengan gagasan yang kritis, kreatif, dan solutif.

Capaian Naysha dan tim memiliki relevansi kuat dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui gagasan inovatif di bidang pertanian dan pangan untuk mendukung ketahanan pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa melalui kompetisi ilmiah, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan inovasi yang berpotensi meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam sektor pertanian, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengembangan gagasan yang mendorong sistem pertanian dan pangan yang lebih berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan memperkuat kolaborasi antar mahasiswa lintas perguruan tinggi dalam forum nasional.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Naysha Intan Salsabila Mayliana Putri

Fakultas Pertanian UGM Apresiasi Lulusan Terbaik dan Wisudawan Program Fast Track

Prestasi Friday, 24 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Wisuda Program Pascasarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Rabu, 22 Juli 2026. Momentum ini menjadi penanda keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan studi, sekaligus menjadi ajang pemberian apresiasi kepada lulusan berprestasi di tingkat fakultas maupun departemen.

Pada periode wisuda kali ini, penghargaan lulusan terbaik tingkat fakultas diberikan kepada Nasrudin dari Minat Agronomi sebagai lulusan terbaik Program Doktor dengan masa studi 3 Tahun 2 Bulan 16 Hari dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.98, serta Nabilla Kurnialaili Defitra dari Prodi Magister Ilmu Hama Tanaman sebagai lulusan terbaik Program Magister dengan masa studi 1 Tahun 10 Bulan 5 Hari dan IPK 4.00. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada lulusan terbaik dari masing-masing departemen, yaitu:

  1. Ni Made Savita Rasjman dari Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, masa studi 1 Tahun 10 Bulan 5 Hari, dan IPK 4.
  2. Annisa Bheta Berliana Ferdinandus dari Departemen Perikanan, masa studi 1 Tahun 10 Bulan 0 Hari dan IPK 3.92
  3. Niken Palupi dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, masa studi 2 Tahun 4 Bulan 11 Hari dan IPK 3.99.
  4. Nidha Nikmah Choirunnisa dari Departemen Tanah, masa studi 2 Tahun 1 Bulan 30 Hari dan IPK 3.98

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, serta capaian akademik para lulusan selama menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian UGM.

Mewakili seluruh wisudawan, Nasrudin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan akademik yang telah dilalui. Ia mengatakan bahwa keberhasilan menyelesaikan studi bukan hanya hasil dari usaha pribadi, tetapi juga berkat dukungan dosen, tenaga kependidikan, keluarga, serta sahabat yang senantiasa memberikan semangat.

“gelar yang kami sandang ini bukanlah merupakan akhir, melainkan Amanah baru untuk terus belajar, berkarya dan bermanfaat bagi masyarakat” ujar Nasrudin selaku wisudawan terbaik fakultas.

Ia juga mengajak seluruh lulusan untuk terus belajar, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian UGM.

Pada kesempatan yang sama, Fakultas Pertanian UGM turut mewisuda mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi melalui Program Fast Track, sebuah program yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh jenjang sarjana dan magister secara berkelanjutan. Adapun lulusan Program Fast Track pada periode ini meliputi:

  1. Manda Rahma Cyntia (Program Studi Ilmu Hama Tanaman, masa studi 1 Tahun 10 Bulan 5 Hari, IPK 3.96)
  2. Nabila Kurnialaili Defitra (Program Studi Ilmu Hama Tanaman, masa studi 1 Tahun, 10 Bulan 5 Hari, IPK 4)
  3. M. Sarki (Program Studi Ilmu Perikanan, masa studi 1 Tahun 7 Bulan 29 Hari, IPK 3.91)
  4. Debilla Putricia Permata (Program Studi Manajemen Agribisnis, masa studi 1 Tahun 10 Bulan 0 Hari, IPK 3.95)

Keberhasilan para lulusan terbaik maupun peserta Program Fast Track mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, sektor pertanian, serta pembangunan masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu dan pengembangan kompetensi lulusan. Selain itu, pembinaan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif turut mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan mempersiapkan lulusan yang siap berkontribusi di dunia kerja dan pembangunan berkelanjutan. Penguatan pendidikan pascasarjana serta Program Fast Track juga mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui peningkatan kapasitas riset dan inovasi di bidang pertanian.

Penulis: Arbi Darmawan

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Fakultas Pertanian UGM Gelar Wisuda Pascasarjana Periode IV T.A. 2025/2026

Uncategorized Friday, 24 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Wisuda Pascasarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada 22 Juli 2026. Sebanyak 29 wisudawan dari 9 program pascasarjana berhasil menuntaskan studi, terdiri atas 9 wisudawan dan 20 wisudawati.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan atas capaian akademik yang diraih. Beliau menegaskan bahwa gelar akademik bukanlah puncak segalanya, melainkan awal dari implementasi ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat. “Wisuda ini adalah awal momentum untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Prof. Jaka juga memberikan apresiasi khusus kepada enam wisudawan dan wisudawati yang berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00, serta kepada para lulusan program fast track yang menunjukkan komitmen dan dedikasi luar biasa dalam menyelesaikan studi lebih cepat dengan capaian akademik membanggakan.

Wisuda kali ini tidak hanya menjadi perayaan capaian akademik, tetapi juga menegaskan peran Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan mutu pendidikan pascasarjana dan pengembangan lulusan yang berdaya saing global, SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui kontribusi riset dan inovasi pertanian yang mendukung ketahanan pangan berkelanjutan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pencetakan sumber daya manusia yang profesional, inovatif, dan siap berkontribusi di dunia kerja, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan teknologi pertanian, riset inovatif, serta program fast track yang mendorong percepatan inovasi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi akademik, penelitian lintas disiplin, dan jejaring internasional yang memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan.

Dengan capaian ini, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Dua Wisudawan Fakultas Pertanian UGM Raih Beasiswa PMDSU: Peluang Menuju Doktor Unggul

Prestasi Friday, 24 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan prestasi melalui keikutsertaan dua wisudawan, Falikhatun Nisa’ dan Hanin Aulia Rahmah, dalam program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Program beasiswa ini memberikan kesempatan bagi lulusan magister (S2) berprestasi untuk menyelesaikan pendidikan magister (S2) dan doktor (S3) secara terintegrasi dalam waktu singkat, yakni empat tahun.

Dalam kesempatan wisuda Pascasarjana Periode IV T.A. 2025/2026, kedua wisudawan penerima PMDSU menyampaikan bahwa program ini merupakan sebuah “peluang” besar. Secara ringan mereka bergurau bahwa setelah lulus S2, pikiran langsung tertuju pada proposal penelitian untuk jenjang S3. Harapannya, perjalanan akademik ini akan menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional setingkat Q1 atau Q2, serta melahirkan penelitian yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa “gelar akademik bukan puncak segalanya, tetapi awal dari implementasi dan pengabdian kepada masyarakat.” Beliau juga memberikan apresiasi kepada para wisudawan yang berhasil meraih IPK sempurna serta kepada penerima program fast track dan PMDSU yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam menempuh pendidikan tinggi.

Keberhasilan wisudawan dalam program PMDSU turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan akses terhadap pendidikan tinggi berkualitas, percepatan pengembangan talenta akademik, dan penguatan kapasitas penelitian; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan siap berkontribusi dalam dunia akademik maupun sektor strategis; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan budaya riset, pengembangan inovasi, serta target publikasi ilmiah bereputasi internasional yang mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan mitra penelitian dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul.

Dengan capaian ini, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan penguatan reputasi akademik Indonesia di tingkat global.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Diseminasi Inovasi Pertanian Global, UGM Produksi Video Podcast Bincang Desa (BISA) Bersama Petani Aktif Jepang

berita Friday, 24 July 2026

Sebagai langkah konkrit dalam memperluas jangkauan diseminasi inovasi serta edukasi pertanian modern, rangkaian kegiatan Pengabdian Internasional di Lahan Demplot PT. Petani Milenial Sleman turut diisi dengan produksi video podcast Bincang Desa (BISA). Inisiatif berorientasi edukasi digital ini terlaksana atas kolaborasi strategis antara Desa Apps UGM dengan Program Studi S1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Fakultas Pertanian UGM, Program Studi S3 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan (PKP) Sekolah Pascasarjana UGM, serta platform digital Lentera DESA.

Bincang Desa (BISA) sendiri merupakan program webinar dan pelatihan berbasis jaringan digital (online) yang diprakarsai oleh platform penyuluhan pertanian digital Faperta UGM, Desa Apps. Diluncurkan sebagai sarana edukasi publik dan ruang sapa bagi komunitas pertanian nasional, BISA telah menjadi forum interaktif berkala yang menghadirkan narasumber tepercaya dari kalangan akademisi, praktisi, hingga birokrat guna membahas isu-isu krusial seputar pembangunan desa, teknologi agrokompleks, serta strategi pemberdayaan masyarakat.

Sesi podcast BISA kali ini menghadirkan narasumber utama, Khaerul Fahmi, seorang praktisi sekaligus petani aktif asal Indonesia yang berhasil mendirikan dan memimpin Yayasan Wakai Farm di Jepang. Rekam jejak perjalanan serta pengalaman praktis Khaerul Fahmi diolah dalam format paket audiovisual interaktif. Langkah ini diambil agar nilai-nilai penting mengenai praktik pertanian modern yang ramah lingkungan, berkeadilan, dan berkelanjutan dapat diakses secara inklusif oleh para petani, mahasiswa, akademisi, hingga masyarakat luas di berbagai penjuru Indonesia.

Melalui penayangan video podcast ini, generasi muda Indonesia diharapkan terinspirasi untuk terjun dan memperkuat ekosistem agribisnis nasional dengan membawa perspektif serta standar keilmuan berskala internasional. Selain itu, produksi podcast ini juga menunjukkan komitmen Faperta UGM dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui diseminasi inovasi pertanian yang mendukung peningkatan kapasitas petani, produktivitas, dan ketahanan pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui produksi podcast sebagai sarana pendidikan nonformal bagi masyarakat, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas generasi muda dan pengembangan kewirausahaan di sektor agribisnis, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan media digital dan platform pembelajaran berbasis teknologi untuk mendiseminasikan inovasi pertanian, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, dan mitra internasional dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Lentera DESA

 

Dukung dan Terapkan Sociopreneurship Agribisnis, Isnaini Baroroh Paparkan Model Pemberdayaan PT. Petani Milenial Sleman

berita Friday, 24 July 2026

Pengabdian Internasional kolaborasi Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM), Lentera DESA, dan PT. Petani Milenial Farm pada Rabu (22/7) menyajikan gagasan inspiratif mengenai penerapan sociopreneurship di sektor agribisnis. Bertempat di Lahan Demplot PT. Petani Milenial Sleman, Isnaini Baroroh, S.Kom., selaku C.E.O PT. Petani Milenial Sleman, memaparkan bagaimana perusahaan yang dimiliki oleh Perkumpulan Petani Milenial Sleman ini tumbuh berlandaskan nilai pemberdayaan.

Isnaini menjelaskan bahwa PT. Petani Milenial Sleman tidak sekadar mengejar profitabilitas, tetapi berfokus pada penciptaan manfaat bagi masyarakat. Melalui empat pilar utama (Sustainability, Innovation, Quality, Community), unit bisnis ini mendampingi petani dari hulu ke hilir—mulai dari pelatihan pertanian berkelanjutan, konsultasi, hingga membantu stabilisasi harga pasar.

Para peserta dari kalangan mahasiswa Faperta UGM, Pascasarjana UGM, serta petani lokal menyimak dengan antusias strategi penyerapan produk farm-to-table dan diversifikasi hasil tani yang dikembangkan perusahaan. Konsep agribisnis berbasis masyarakat ini menjadi contoh nyata bagaimana kepemimpinan muda mampu mengintegrasikan teknologi dan pemberdayaan ekonomi di tingkat daerah.

Di sisi lain, pelaksanaan kegiatan pengabdian ini juga turut menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui diseminasi inovasi budidaya pertanian dan penguatan kapasitas petani dalam meningkatkan produktivitas serta ketahanan pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui kegiatan edukasi dan pengabdian kepada masyarakat, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sociopreneurship, pemberdayaan ekonomi petani, dan penciptaan peluang usaha di sektor agribisnis, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penerapan inovasi agribisnis, diversifikasi produk, dan pengembangan model bisnis farm-to-table, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pembelajaran pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, dan pelaku usaha dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Lentera DESA

Perkuat Agribisnis Berkelanjutan, UGM Berkolaborasi Gelar Pengabdian Internasional di Lahan Demplot PT. Petani Milenial Sleman

berita Friday, 24 July 2026

Dalam upaya memperkuat jejaring pemberdayaan masyarakat dan mendorong transformasi agribisnis berkelanjutan, Program Studi S1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Fakultas Pertanian UGM bersama Program Studi S3 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan Sekolah Pascasarjana UGM menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Internasional pada Hari Rabu, 22 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB di Lahan Demplot PT. Petani Milenial Sleman ini terlaksana atas kolaborasi erat dengan platform Lentera DESA dan PT. Petani Milenial Farm. Acara dibuka secara resmi oleh Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D. selaku Ketua Program Studi S3 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan Sekolah Pascasarjana UGM, serta dihadiri oleh jajaran akademisi Faperta UGM, di antaranya Dr. Agr. Sri Peni Wastutiningsih dan Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D.

Diikuti oleh mahasiswa Faperta UGM, mahasiswa Sekolah Pascasarjana UGM, serta anggota para Petani Milenial Sleman, diskusi interaktif menghadirkan dua narasumber utama. Narasumber pertama, Khaerul Fahmi (Direktur Yayasan Wakai Farm Jepang), membagikan pengalaman mengenai praktik pertanian inklusif, adil, dan berkelanjutan di Jepang. Sementara itu, narasumber kedua, Isnaini Baroroh, S.Kom. (C.E.O PT. Petani Milenial Sleman), memaparkan model bisnis sociopreneurship agribisnis berbasis pemberdayaan masyarakat.

Melalui sinergi akademisi, praktisi internasional, dan wadah petani muda ini, kegiatan pengabdian diharapkan mampu memperluas wawasan peserta dalam membangun ekosistem pertanian modern yang tangguh dan berdaya saing global. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan kapasitas petani dan diseminasi inovasi pertanian yang mendukung produktivitas serta ketahanan pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui fasilitasi pembelajaran kolaboratif berbasis pendekatan triple helix antara universitas, komunitas, dan sektor swasta, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan jejaring kolaborasi, pemberdayaan petani muda, dan penguatan peluang usaha di sektor agribisnis, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui diseminasi inovasi dan model bisnis sociopreneurship dalam pengembangan agribisnis modern, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui promosi praktik pertanian yang adil, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, pelaku usaha, dan mitra internasional dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Lentera DESA

Program Sarjana Mikrobiologi Pertanian UGM Raih Akreditasi Internasional ASIIN

berita Friday, 24 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali meneguhkan reputasi akademiknya di tingkat global melalui pencapaian akreditasi internasional. Program Studi Sarjana Mikrobiologi Pertanian resmi memperoleh sertifikat akreditasi dari ASIIN, lembaga akreditasi berbasis di Düsseldorf, Jerman, yang diakui sebagai otoritas penjaminan mutu pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi.

Sertifikat akreditasi ini menetapkan bahwa Program Sarjana Mikrobiologi Pertanian UGM telah memenuhi seluruh standar akademik dan profesional yang ditetapkan ASIIN. Masa berlaku akreditasi dimulai pada 26 September 2025 hingga 30 September 2031. Dengan pengakuan ini, program studi memperoleh legitimasi internasional selama enam tahun penuh, menegaskan kualitas kurikulum, proses pembelajaran, serta capaian lulusan yang setara dengan standar pendidikan tinggi di Eropa.

Akreditasi ini juga menegaskan kesesuaian program dengan Level 6 European Qualifications Framework for Life-long Learning (EQF LLL). Hal tersebut menunjukkan bahwa lulusan Program Sarjana Mikrobiologi Pertanian UGM memiliki kompetensi yang diakui secara internasional, sehingga mampu bersaing dalam dunia akademik maupun profesional. Sertifikat resmi ditandatangani oleh jajaran pimpinan Komisi Akreditasi ASIIN, termasuk Prof. Dr. Martin Buhmann, Dr.-Ing. Mathis Wollny, serta Managing Director Dr. Iring Wasser pada 14 Juli 2026.

Lebih dari sekadar pengakuan administratif, pencapaian ini mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam menyediakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, berbasis capaian pembelajaran, dan sesuai dengan European Standards and Guidelines. Program Sarjana Mikrobiologi Pertanian, yang berfokus pada kajian mikroorganisme dalam sistem pertanian, kini semakin diakui sebagai pusat pendidikan dan penelitian yang berkontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pertanian berkelanjutan.

Keberhasilan ini juga sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan akses terhadap pendidikan tinggi yang bermutu dan berstandar internasional, serta SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui penguatan pendidikan dan penelitian di bidang mikrobiologi pertanian yang mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan. Selain itu, capaian ini turut mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan lulusan yang memiliki kompetensi berstandar internasional dan siap bersaing di dunia kerja global, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas pendidikan, riset, dan inovasi di bidang sains dan teknologi, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengakuan internasional dan kolaborasi dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi. Dengan akreditasi internasional ini, Program Sarjana Mikrobiologi Pertanian UGM semakin memperkuat perannya dalam menghasilkan lulusan yang berdaya saing global sekaligus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Fakultas Pertanian UGM

Program Magister Ilmu Perikanan UGM Raih Akreditasi Internasional ASIIN

berita Friday, 24 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan capaian strategis dalam pengakuan mutu pendidikan tinggi. Program Studi Magister Ilmu Perikanan berhasil memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN, lembaga akreditasi berbasis di Düsseldorf, Jerman, yang dikenal luas sebagai otoritas penjaminan mutu akademik di tingkat global.

Sertifikat akreditasi yang diterbitkan pada 14 Juli 2026 menegaskan bahwa Program Magister Ilmu Perikanan UGM telah memenuhi seluruh standar akademik dan profesional yang ditetapkan ASIIN. Masa berlaku akreditasi dimulai pada 26 September 2025 dan akan berakhir pada 30 September 2031. Dengan demikian, program ini mendapatkan pengakuan internasional selama enam tahun penuh, sebuah periode yang mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan di UGM.

Akreditasi ini juga menegaskan kesesuaian kurikulum Program Magister Ilmu Perikanan dengan Level 7 European Qualifications Framework for Life-long Learning (EQF LLL). Hal ini berarti lulusan program tidak hanya diakui di tingkat nasional, tetapi juga memiliki kesetaraan kompetensi dengan standar pendidikan tinggi di Eropa. Sertifikat resmi ditandatangani oleh jajaran pimpinan Komisi Akreditasi ASIIN, termasuk Managing Director Dr. Iring Wasser, serta Prof. Dr. Martin Buhmann dan Dr.-Ing. Mathis Wollny sebagai Ketua Komisi.

Lebih dari sekadar pengakuan administratif, pencapaian ini menunjukkan bahwa Program Magister Ilmu Perikanan UGM telah menyediakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, berbasis capaian pembelajaran, dan sesuai dengan European Standards and Guidelines. Dengan akreditasi ini, program studi semakin memperkuat reputasinya sebagai pusat pendidikan dan penelitian yang berkontribusi nyata bagi pengelolaan sumber daya perikanan berkelanjutan.

Pencapaian ini semakin memperkuat reputasi Fakultas Pertanian UGM dalam menghasilkan lulusan yang berdaya saing global, sekaligus mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu dan berstandar internasional, serta SDG 14: Ekosistem Lautan melalui penguatan pendidikan dan penelitian yang berkontribusi pada pengelolaan sumber daya perikanan dan ekosistem laut secara berkelanjutan. Selain itu, capaian ini turut mendukung SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui pengembangan ilmu perikanan yang mendukung ketahanan pangan dan penyediaan sumber protein yang berkelanjutan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan lulusan yang memiliki kompetensi berstandar internasional dan siap bersaing di dunia kerja global, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas pendidikan, riset, dan inovasi di bidang perikanan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengakuan internasional dan kolaborasi dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi. Dengan akreditasi internasional ini, Program Magister Ilmu Perikanan semakin diakui sebagai pusat pendidikan dan penelitian yang berkontribusi nyata bagi pengelolaan sumber daya perikanan berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Fakultas Pertanian UGM

Program Magister Ilmu Hama Tanaman UGM Raih Akreditasi Internasional ASIIN

berita Friday, 24 July 2026

 

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali mencatat pencapaian penting dalam pengakuan mutu pendidikan tinggi. Program Studi Magister Ilmu Hama Tanaman resmi memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN, lembaga akreditasi berbasis di Düsseldorf, Jerman, yang diakui sebagai otoritas penjaminan mutu akademik di bidang sains dan teknologi.

Sertifikat akreditasi yang diterbitkan pada 14 Juli 2026 menegaskan bahwa program ini telah memenuhi seluruh standar akademik dan profesional yang ditetapkan ASIIN. Masa berlaku akreditasi dimulai pada 26 September 2025 hingga 30 September 2031. Dengan pengakuan ini, Program Magister Ilmu Hama Tanaman UGM memperoleh legitimasi internasional selama enam tahun penuh, menegaskan kualitas kurikulum, proses pembelajaran, serta capaian lulusan yang setara dengan standar pendidikan tinggi di Eropa.

Akreditasi ini juga menegaskan kesesuaian program dengan Level 7 European Qualifications Framework for Life-long Learning (EQF LLL). Hal tersebut menunjukkan bahwa lulusan program memiliki kompetensi yang diakui secara internasional, sehingga mampu bersaing dalam dunia akademik maupun profesional. Sertifikat resmi ditandatangani oleh jajaran pimpinan Komisi Akreditasi ASIIN, termasuk Prof. Dr. Martin Buhmann, Dr.-Ing. Mathis Wollny, serta Managing Director Dr. Iring Wasser.

Lebih dari sekadar pengakuan administratif, pencapaian ini mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam menyediakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, berbasis capaian pembelajaran, dan sesuai dengan European Standards and Guidelines. Program Magister Ilmu Hama Tanaman, yang berfokus pada pengendalian organisme pengganggu tanaman, kini semakin diakui sebagai pusat pendidikan dan penelitian yang berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan keberlanjutan sistem pertanian.

Keberhasilan ini juga sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan akses terhadap pendidikan tinggi yang bermutu dan berstandar internasional, serta SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui penguatan pendidikan dan penelitian di bidang ilmu hama tanaman yang mendukung peningkatan produktivitas pertanian, ketahanan pangan, dan keberlanjutan sistem pertanian. Selain itu, capaian ini turut mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan lulusan yang memiliki kompetensi berstandar internasional dan siap bersaing di dunia kerja global, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas pendidikan, riset, dan inovasi dalam bidang perlindungan tanaman, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengakuan internasional dan kolaborasi dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi. Dengan akreditasi internasional ini, Program Magister Ilmu Hama Tanaman UGM semakin memperkuat perannya dalam menghasilkan lulusan yang berdaya saing global sekaligus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Fakultas Pertanian UGM

123…12

BERITA FAKULTAS

  • Mahasiswa Prodi Ilmu Tanah Raih Prestasi di Leon Essay Competition Forcemi 2026
    24/07/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Apresiasi Lulusan Terbaik dan Wisudawan Program Fast Track
    24/07/2026
  • Prof. Subejo di SC-STAF 2026: Investasi pada Pemuda Tani untuk Amankan Masa Depan Pangan Dunia
    24/07/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Wisuda Pascasarjana Periode IV T.A. 2025/2026
    24/07/2026
  • Dua Wisudawan Fakultas Pertanian UGM Raih Beasiswa PMDSU: Peluang Menuju Doktor Unggul
    24/07/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju