• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
Arsip:

SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTIP

berita Wednesday, 2 September 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan pencapaian akademik yang membanggakan. Berdasarkan Keputusan Nomor: 001/SK/LAMPTIP/Ak.U/S/VIII/2026, Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP) menetapkan bahwa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan UGM memperoleh status akreditasi Unggul.

Status akreditasi ini berlaku sejak 6 Juli 2026 hingga 5 Juli 2031, dengan nilai asesmen sebesar 365,68. Keputusan resmi ditetapkan di Surakarta oleh Direktur Dewan Eksekutif LAM-PTIP, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., pada 24 Agustus 2026.

Capaian akreditasi Unggul ini menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam menjaga mutu akademik, memperkuat tata kelola program sarjana, serta memastikan kualitas lulusan yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Lebih dari sekadar pengakuan formal, akreditasi ini juga memperkuat kontribusi program studi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Melalui penyelenggaraan pendidikan sarjana yang berkualitas, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan menghadirkan sistem pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan industri perikanan. Penguatan kompetensi mahasiswa juga diharapkan menghasilkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi terhadap pengembangan sektor perikanan dan pangan secara berkelanjutan.

Dalam konteks ketahanan pangan, pengembangan teknologi pengolahan hasil perikanan turut mendukung SDG 2: Tanpa Kelaparan, khususnya melalui peningkatan mutu, keamanan, nilai tambah, diversifikasi, serta pemanfaatan hasil perikanan sebagai sumber pangan bergizi. Penguasaan teknologi pengolahan dan penanganan pascapanen juga berperan dalam mengurangi kehilangan hasil dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya pangan.

Fokus riset dan pengembangan teknologi pengolahan hasil perikanan turut berkontribusi pada SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, terutama melalui pengembangan proses produksi yang lebih efisien, pemanfaatan hasil samping, pengurangan limbah, serta penerapan prinsip produksi yang lebih berkelanjutan. Pendekatan tersebut penting untuk meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas pengolahan.

Sebagai bidang keilmuan yang berkaitan erat dengan pemanfaatan sumber daya perikanan, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan juga memiliki keterkaitan dengan SDG 14: Ekosistem Lautan. Pengembangan teknologi pascapanen dan pengolahan yang efisien dapat mendukung pemanfaatan sumber daya perikanan secara lebih optimal dan bertanggung jawab, termasuk melalui upaya mengurangi kehilangan hasil serta meningkatkan nilai ekonomi dari sumber daya perikanan yang telah dimanfaatkan.

Di samping itu, penguatan kapasitas riset, teknologi, dan inovasi akademik mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, terutama melalui pengembangan teknologi pengolahan hasil perikanan, inovasi produk, serta penerapan hasil penelitian untuk menjawab kebutuhan sektor industri dan masyarakat.

Pengembangan kompetensi lulusan, penguatan keterkaitan dengan dunia usaha dan industri, serta peluang pengembangan kewirausahaan berbasis hasil perikanan juga berkontribusi terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Lulusan dengan kompetensi yang kuat di bidang teknologi hasil perikanan diharapkan mampu berperan dalam pengembangan industri, menciptakan inovasi dan usaha baru, serta meningkatkan daya saing sektor perikanan.

Sementara itu, jejaring kolaborasi akademik, alumni, pemerintah, dunia usaha dan industri, serta berbagai mitra eksternal memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan, penelitian, inovasi, dan penerapan teknologi hasil perikanan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Dengan capaian akreditasi Unggul ini, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan UGM semakin memperkokoh posisinya sebagai pusat pendidikan dan penelitian yang berkontribusi nyata bagi pengembangan sektor perikanan dan pangan yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Capaian tersebut sekaligus memperkuat kontribusi Faperta UGM dalam mendukung SDG 2, SDG 4, SDG 8, SDG 9, SDG 12, SDG 14, dan SDG 17 serta agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Fakultas Pertanian UGM

 

Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTIP

berita Wednesday, 2 September 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali mencatatkan prestasi akademik yang membanggakan. Berdasarkan Keputusan Nomor: 004/SK/LAMPTIP/Ak.U/S/VIII/2026, Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP) menetapkan bahwa Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian UGM memperoleh status akreditasi Unggul.

Status akreditasi ini berlaku sejak 6 Juli 2026 hingga 5 Juli 2031, dengan nilai asesmen sebesar 367,97. Keputusan resmi ditetapkan di Surakarta oleh Direktur Dewan Eksekutif LAM-PTIP, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., pada 24 Agustus 2026.

Capaian akreditasi Unggul ini menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam menjaga mutu akademik, memperkuat tata kelola program sarjana, serta memastikan kualitas lulusan yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Lebih dari sekadar pengakuan formal, akreditasi ini juga memperkuat kontribusi program studi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Melalui pendidikan dan pengembangan kapasitas masyarakat pertanian, Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Penguatan kapasitas petani dan akses terhadap pengetahuan serta inovasi pertanian turut berkontribusi pada SDG 2: Tanpa Kelaparan dan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan. Integrasi riset, komunikasi pembangunan, dan inovasi mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, sementara kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dengan capaian ini, Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian UGM semakin memperkokoh perannya sebagai pusat pendidikan dan penelitian yang berkontribusi bagi pembangunan pertanian yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: : Unit Media Fakultas Pertanian UGM

Program Studi Doktor Ilmu Pertanian Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTIP

berita Wednesday, 2 September 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan capaian akademik penting. Berdasarkan Keputusan Nomor: 005/SK/LAMPTIP/Ak.U/Dk/VIII/2026, Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP) menetapkan bahwa Program Studi Doktor Ilmu Pertanian UGM memperoleh status akreditasi Unggul.

Status akreditasi ini berlaku sejak 6 Juli 2026 hingga 5 Juli 2031, dengan nilai asesmen sebesar 367,79. Penetapan dilakukan di Surakarta oleh Direktur Dewan Eksekutif LAM-PTIP, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., pada 24 Agustus 2026.

Pencapaian ini menjadi bukti komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam menjaga mutu akademik, memperkuat tata kelola program doktoral, serta memastikan kualitas lulusan yang berdaya saing global.

Akreditasi Unggul tidak hanya mencerminkan keberhasilan dalam pemenuhan standar pendidikan tinggi, tetapi juga menegaskan kontribusi program studi dalam mendukung Tridharma Perguruan Tinggi dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan doktoral yang inovatif, berkualitas, dan berorientasi global, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan melahirkan lulusan doktor yang kompeten, produktif, dan siap berkontribusi pada pembangunan sektor pertanian, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas riset, inovasi akademik, dan pengembangan infrastruktur ilmu pengetahuan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan memperluas jejaring kolaborasi akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan capaian ini, Fakultas Pertanian UGM semakin memperkokoh reputasi akademiknya sebagai institusi yang berkomitmen pada pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan pengabdian masyarakat, sekaligus memperluas kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Fakultas Pertanian UGM

Tim Ekspedisi Patriot 2026: Faperta UGM dan Kementerian Transmigrasi Dorong Pemanfaatan Bioenergi di Pulau Morotai

berita Wednesday, 2 September 2026

Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia bekerja sama dengan sepuluh kampus mitra, termasuk Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan Program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026. Program ini berlangsung selama empat bulan, dari Agustus hingga November 2026, dengan tujuan melakukan pengabdian, pemberdayaan, dan penelitian di kawasan transmigrasi. Salah satu lokasi kegiatan adalah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, yang dipimpin oleh Dr. Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D., dosen Mikrobiologi Fakultas Pertanian UGM.

Tim Morotai terdiri dari lintas disiplin akademik, melibatkan alumni dan mahasiswa UGM dari berbagai program studi. Dari Fakultas Pertanian hadir alumni Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) 2021, yaitu Abiyyu Rifqi Pratama, S.P., M.Sc. dan Titi Nur Arofah, S.P.. Dukungan juga datang dari Sekolah Pascasarjana melalui Muhammad Maulidan, S.Pi., M.Sc. dan Natasya Rahman, S.Tr.P., serta dari Sekolah Vokasi melalui Muhammad Ikhwan Dian, S.Tr.Geo..

Selama empat bulan, tim akan melaksanakan pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada pengelolaan limbah pertanian dan perkebunan menjadi sumber energi komunitas dan rumah tangga. Limbah kelapa, seperti sabut dan batok, akan diolah menjadi briket melalui sistem pembakaran tertutup untuk mengurangi pencemaran udara. Air kelapa yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal akan diolah menjadi nata de coco sebagai sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Selain itu, limbah pertanian dan rumah tangga akan dimanfaatkan melalui biodigester untuk menghasilkan gas memasak.

Tahapan kegiatan dimulai dengan rapid assessment pada bulan pertama untuk memetakan potensi limbah pertanian dan perkebunan di kawasan transmigrasi. Hasil pemetaan ini menjadi dasar perancangan dan pembuatan prototype teknologi, seperti retort drum untuk karbonisasi dan biodigester untuk pemanfaatan biomassa. Pada bulan kedua dan ketiga, tim fokus pada pengembangan prototype serta pemantauan hasil pemanfaatan biomassa. Memasuki bulan keempat, hasil kegiatan akan diseminasi kepada para pemangku kepentingan, sekaligus penyusunan dokumen pemetaan potensi energi berbasis biomassa yang akan diserahkan kepada pemerintah daerah sebagai bahan pengambilan kebijakan.

Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari misi besar pemerintah dalam membangun wilayah transmigrasi. “Misi besar, kerja nyata… dampak besar untuk Indonesia,” ujarnya. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan harapan agar kerja keras tim ekspedisi membawa manfaat luas. “Semoga setiap keringat dan kerja keras kita menjadi keberkahan untuk Indonesia,” ungkapnya.

Program TEP 2026 di Pulau Morotai juga memperkuat kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs). Pemanfaatan bioenergi mendukung SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, penciptaan peluang ekonomi mendukung SDG 1: Tanpa Kemiskinan dan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, sementara pengembangan teknologi bioenergi mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Pengelolaan limbah mendukung SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, sedangkan pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi alternatif turut mendukung SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim. Kolaborasi pemerintah, akademisi, dan masyarakat memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Fakultas Pertanian UGM bersama Kementerian Transmigrasi berkomitmen memperkuat pemberdayaan masyarakat, mengoptimalkan sumber daya lokal, dan mendorong pembangunan kawasan transmigrasi yang mandiri dan berkelanjutan berbasis bioenergi.

 

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani
Dokumentasi: Tim Patriot Pulau Morotai UGM

Tingkatkan Literasi Digital SDM Pertanian, Faperta UGM dan Kemenko Pangan Sepakati Kerja Sama Strategis

berita Tuesday, 1 September 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melalui platform Lentera DESA resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, khususnya melalui Asisten Deputi (Asdep) Peningkatan Daya Saing Produk Pertanian. Inisiasi kerja sama ini diawali dengan sesi diskusi dan sharing session yang berlangsung di Joglo Faperta UGM pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Pertemuan ini difokuskan pada penyamaan persepsi serta perumusan visi bersama untuk beberapa tahun ke depan. Melalui sinergi ini, roadmap pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian yang telah dirancang akan diimplementasikan secara terstruktur, khususnya pada penguatan literasi dan kecakapan digital di tingkat tapak. Output dari program kerja sama ini ditargetkan menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) serta dokumen percontohan (pilot project) yang dapat diadaptasi oleh kementerian teknis terkait, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, serta Kementerian UMKM.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Asdep Peningkatan Daya Saing Produk Pertanian Kemenko Pangan, Silvi Charlote Sumanti, S.E., M.S.E., bersama Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Faperta UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. Turut hadir mewakili tim Lentera DESA Faperta UGM, yaitu Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D., Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., serta Dr. Ishadiyanto Salim, M.Pd.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator transformasi digital sektor pertanian, meningkatkan daya saing produk lokal, dan mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kontribusi Faperta UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan literasi dan keterampilan digital SDM pertanian; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan produktivitas dan daya saing usaha pertanian; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui transformasi digital dan pengembangan pilot project; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses terhadap pengetahuan dan keterampilan digital hingga tingkat tapak; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung pembangunan pertanian berbasis bukti.

Melalui Lentera DESA, Faperta UGM terus memperkuat perannya dalam membangun SDM pertanian yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi transformasi digital menuju sektor pertanian yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Lentera DESA

Faperta UGM Wisudakan 24 Mahasiswa Fast Track, Perkuat Integrasi Pendidikan Sarjana dan Magister

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan capaian akademik melalui Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Pada periode ini, sebanyak 24 mahasiswa Program Fast Track dari berbagai program studi berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana dan menjadi bagian dari momentum wisuda yang berlangsung pada Agustus 2026.
Program Fast Track merupakan salah satu skema pendidikan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh pendidikan sarjana dan magister secara terintegrasi dalam waktu yang lebih efisien. Kehadiran 24 mahasiswa Fast Track pada periode ini menunjukkan komitmen Faperta UGM dalam menghadirkan inovasi pendidikan tinggi sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas akademik secara berkelanjutan.

Ke-24 mahasiswa tersebut berasal dari delapan program studi di lingkungan Fakultas Pertanian UGM. Program Studi Proteksi Tanaman menjadi program studi dengan jumlah wisudawan Fast Track terbanyak, yaitu enam mahasiswa, disusul Program Studi Akuakultur sebanyak lima mahasiswa. Sementara itu, Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik dan Ekonomi Pertanian dan Agribisnis masing-masing menyumbangkan tiga mahasiswa. Program Studi Agronomi, Teknologi Hasil Perikanan, dan Ilmu Tanah masing-masing memiliki dua mahasiswa, sedangkan satu mahasiswa berasal dari Program Studi Mikrobiologi Pertanian.
Adapun mahasiswa Program Fast Track yang berhasil menyelesaikan studi pada periode ini adalah:
1. Fadila Herawati – Program Studi Agronomi
2. Syifa Aulia Aninda – Program Studi Agronomi
3. Naomi Cahaya Dewi – Program Studi Proteksi Tanaman
4. Amalia Sawita Linuwih – Program Studi Proteksi Tanaman
5. N. Baginda Dwi Putra Ginting – Program Studi Proteksi Tanaman
6. Nadiya Alifah Ghaisani – Program Studi Proteksi Tanaman
7. Ahmad Jodi Radityo – Program Studi Proteksi Tanaman
8. Jambunada Prabhasvara – Program Studi Proteksi Tanaman
9. Muadz Fikri Gunawan – Program Studi Mikrobiologi Pertanian
10. Galuh Wulanuari – Program Studi Akuakultur
11. Rizki Ahmad Fahrezi – Program Studi Akuakultur
12. Alya Putri Mezzaluna – Program Studi Akuakultur
13. Niswatul Farikah – Program Studi Akuakultur
14. Putri Kumala Prabowo – Program Studi Akuakultur
15. Shiela Najmi Salsabila – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
16. Zuhdi Ardi – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
17. Rolland Darrent Evaro – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
18. Karina Ayu Rianjani Kusuma – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
19. Pawestri Ilma Ramadhani – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
20. Fakhrisha Nur Mahiswari – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
21. Rizqi Zahroh Nurjanah – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
22. Disha Mutiara Ramadhanti – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
23. Rina Damayanti – Program Studi Ilmu Tanah
24. Lulu Nazhifa – Program Studi Ilmu Tanah

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Fakultas Pertanian UGM dalam mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan adaptasi, serta kesiapan untuk melanjutkan pengembangan keilmuan di bidang pertanian dan perikanan. Para mahasiswa Fast Track diharapkan dapat melanjutkan perjalanan akademiknya pada jenjang magister sekaligus memperluas kontribusi melalui riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Program Fast Track turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan sistem pendidikan tinggi yang inovatif, terintegrasi, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan siap berkontribusi di dunia profesional; SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas akademik, budaya riset, dan kemampuan inovasi mahasiswa; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan ekosistem kolaborasi akademik dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui Program Fast Track, Faperta UGM terus mendorong terbentuknya jalur pendidikan yang mampu menghubungkan pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Para lulusan diharapkan tidak hanya memiliki pencapaian akademik yang baik, tetapi juga mampu menjadi generasi akademisi, peneliti, profesional, dan inovator yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian dan perikanan berkelanjutan.

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM dan Bappenas Gelar Diskusi Kesehatan Tanah untuk Persiapan IRASP

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Diskusi Kesehatan Tanah dalam rangka persiapan implementasi Indonesia Re-purposing Agricultural Support Project (IRASP) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Kegiatan berlangsung di Ruang Venture, Gedung AGLC Lantai 6, Fakultas Pertanian UGM pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Acara ini dihadiri jajaran pimpinan fakultas, ketua departemen, serta tim Bappenas. Diskusi difokuskan pada strategi penguatan kesehatan tanah sebagai fondasi utama keberlanjutan pertanian di Indonesia, sekaligus mendukung arah kebijakan nasional dalam transformasi sistem pangan.

Dalam kesempatan ini, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, mewakili Dekan Fakultas Pertanian UGM. Beliau menegaskan bahwa Fakultas Pertanian siap berkolaborasi dan mendukung penuh rencana implementasi IRASP. “Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi akademik dan riset yang relevan, sehingga kebijakan nasional dapat berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Diskusi ini juga menegaskan kontribusi Fakultas Pertanian UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan kesehatan tanah secara langsung mendukung SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan; SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui pengelolaan tanah yang mendukung konservasi air dan pengurangan pencemaran; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui efisiensi penggunaan input dan penerapan praktik pertanian berkelanjutan; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui konservasi tanah dan peningkatan fungsi tanah dalam mitigasi serta adaptasi perubahan iklim; serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui perlindungan biodiversitas tanah dan pencegahan degradasi lahan. Selain itu, penguatan inovasi dan riset pertanian berkontribusi pada SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, sementara penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam merumuskan strategi pengelolaan tanah yang berkelanjutan, sekaligus mendukung transformasi pertanian Indonesia menuju sistem pangan yang resilien dan berdaya saing global.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Gelar Wisuda Sarjana Periode IV T.A. 2025/2026

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Jumat, 21 Agustus 2026. Pada kesempatan ini, sebanyak 225 wisudawan berhasil menuntaskan studi, terdiri atas 58 wisudawan dan 167 wisudawati dari berbagai program sarjana.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang diawali dengan pembacaan statistik wisudawan. Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa kehidupan akan menguji sejauh mana ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi manusia. “Jangan hanya mengejar pekerjaan, tetapi ciptakanlah peluang kerja. Teruslah belajar, jaga integritas, jangan takut gagal, dan bangun kolaborasi. Di era teknologi ini, jangan sekadar menjadi pengguna, tetapi jadilah penemu solusi,” ungkapnya.

Prof. Jaka juga menyampaikan ucapan selamat berkarya bagi Indonesia dan kemanusiaan, serta menyerahkan kembali para lulusan kepada orang tua dan wali dengan harapan kelak menjadi manusia yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Sambutan dari perwakilan orang tua/wali, Dr. Agus Susanto, S.P., M.P., yang juga merupakan alumni Fakultas Pertanian UGM, turut memberikan pesan inspiratif. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan pintu gerbang menuju kehidupan yang sesungguhnya. “Ilmu akan benar-benar terasa manfaatnya saat memasuki dunia kerja. Baik di sektor formal maupun non-formal, kerja harus ditekuni dengan daya juang yang tinggi,” ujarnya.

Wisuda kali ini tidak hanya menjadi perayaan atas capaian akademik para lulusan, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan peran Faperta UGM dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian di masa depan.

Komitmen tersebut sejalan dengan kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kompetensi dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja serta menciptakan peluang kerja; SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui dorongan terhadap inovasi, teknologi, dan kemampuan lulusan dalam menghasilkan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Fakultas Pertanian UGM berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang resilien, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Sinergi Kagama Pertanian dan Faperta UGM: Pembekalan Calon Wisudawan Periode IV TA 2025/2026

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Kagama Pertanian melalui program Smart Eco Bioproduction menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Calon Wisudawan/Wati Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Acara ini mengangkat tema “Kiat Sukses Menjadi Entrepreneur Muda” dan berlangsung di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon wisudawan yang akan diwisuda. Beliau menekankan bahwa banyaknya lulusan dengan predikat cumlaude merupakan kabar baik sekaligus tantangan di dunia kerja. “Atas nama fakultas, kami juga memohon maaf apabila selama masa studi terdapat kekurangan baik dari sisi akademis maupun non-akademis,” ujarnya.

Sesi pembekalan menghadirkan dua narasumber inspiratif. Sekar Ayuningtyas, S.P., Founder Tuai Bunga, membagikan kiat praktis dalam membangun usaha. Ia menekankan pentingnya eksekusi ide tanpa menunda, mengenali potensi diri, serta mengidentifikasi unique selling product dengan dukungan storytelling yang kuat. Sekar juga mengingatkan agar tidak gengsi dalam memulai usaha, menjaga arus kas tetap sehat, berani mengambil risiko untuk menjalin relasi, dan menjadi pribadi yang tangguh (resilient).

Sementara itu, Dr. Agus Susanto, S.P., M.P., peneliti di Pusat Penelitian Kelapa Sawit sekaligus pekebun kelapa, menyoroti strategi pemasaran di era digital. Ia mendorong generasi muda untuk memanfaatkan platform seperti TikTok dan Shopee sebagai media penjualan. “Dalam berusaha, yang paling menantang adalah strategi penjualan. Karena itu, pilihlah mitra yang al amiin atau dapat dipercaya,” pesannya.

Suasana semakin hangat ketika seluruh peserta diajak menikmati minuman kelapa kopyor bersama. Momen kebersamaan ini menjadi simbol sederhana namun bermakna, mempererat hubungan antara sivitas akademika, alumni, dan calon wisudawan yang sebentar lagi akan memasuki dunia kerja.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan praktis tentang dunia kewirausahaan, tetapi juga memperkuat komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pembekalan calon wisudawan dengan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan praktis untuk menghadapi dunia kerja dan mengembangkan potensi kewirausahaan. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui penguatan kompetensi kewirausahaan, strategi bisnis, pemasaran, pengelolaan keuangan, serta kesiapan generasi muda untuk menciptakan peluang usaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui pengembangan pola pikir inovatif dan pemanfaatan teknologi digital, termasuk platform media sosial dan e-commerce, untuk mengembangkan serta memasarkan produk usaha. Kegiatan ini juga memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara Faperta UGM, Kagama Pertanian, alumni, dan sivitas akademika dalam membekali generasi muda pertanian agar mampu berkontribusi secara profesional dan inovatif bagi pembangunan berkelanjutan.

Dengan semangat sinergi antara sivitas akademika dan alumni, pembekalan ini diharapkan mampu memotivasi para calon wisudawan untuk berani mengambil langkah sebagai entrepreneur muda yang inovatif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Expo Faculty of Agriculture 2026 Semai Harmoni melalui Ragam Aktivitas Mahasiswa dan Kolaborasi Industri

berita Friday, 21 August 2026

Suasana semarak terasa di Lapangan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Selasa (18/8), dalam pelaksanaan Expo Faculty of Agriculture 2026. Mengusung tema “Semai Harmoni, Merangkai Cerita Menuai Harmoni”, kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas yang mempertemukan mahasiswa dengan organisasi, komunitas, tenant, hingga pihak industri.

Sejak dibuka pada pukul 13.00 WIB, kawasan Expo mulai dipenuhi mahasiswa yang mengikuti rangkaian kegiatan. Tidak hanya menjadi tempat pengenalan organisasi, area Expo juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang memberikan pengalaman lebih lanjut bagi mahasiswa dalam mengenal kehidupan kemahasiswaan di Faperta UGM.

Salah satu rangkaian yang menjadi bagian dari pembukaan adalah kirab HMD dan BSI. Berbagai organisasi mahasiswa diperkenalkan secara bergantian sebagai gambaran keberagaman ruang kegiatan yang dapat diikuti mahasiswa. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan simbolisasi pembukaan sebagai penanda dimulainya Expo Faculty of Agriculture 2026.

Semarak kegiatan semakin terasa melalui berbagai penampilan mahasiswa. Expo menghadirkan penampilan Solo Vocal Portani, Sansekerta, hingga Dance Modern yang mengisi rangkaian acara. Kehadiran penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi peserta, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.

Selain penampilan, Expo Faculty of Agriculture 2026 menghadirkan Pojok Interaktif Expo yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk terlibat langsung dalam aktivitas yang disediakan. Terdapat pula tenant F&B yang turut meramaikan kawasan Expo dan menjadi salah satu titik yang menarik perhatian mahasiswa selama kegiatan berlangsung.

Hal yang turut menjadi pembeda dalam Expo Faculty of Agriculture tahun ini adalah hadirnya Petrokimia Gresik sebagai salah satu tenant. Kehadiran pihak industri tersebut memperluas ruang interaksi mahasiswa dengan dunia profesional, khususnya industri yang memiliki keterkaitan dengan sektor pertanian.

Selain Petrokimia Gresik, Expo juga menghadirkan pameran drone yang memperkenalkan teknologi sebagai bagian dari perkembangan kegiatan pertanian. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuat Expo tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga mempertemukan mahasiswa dengan organisasi, kreativitas, teknologi, dan dunia industri dalam satu rangkaian kegiatan.

Di sisi lain, kehadiran berbagai organisasi mahasiswa, HMD, BSI, serta tenant menunjukkan adanya kolaborasi dari berbagai unsur dalam membangun suasana kemahasiswaan di Faperta UGM. Interaksi yang tercipta selama kegiatan juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun jejaring dan mengenal lebih banyak pilihan kegiatan yang dapat diikuti selama menjalani kehidupan perkuliahan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Expo Faculty of Agriculture 2026 menjadi salah satu ruang pembelajaran informal bagi mahasiswa. Berbagai aktivitas yang dihadirkan mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengenal lingkungan fakultas, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan jejaring.

Pelaksanaan Expo Faculty of Agriculture 2026 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui penyediaan ruang pembelajaran informal yang mendorong pengembangan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kompetensi mahasiswa di luar ruang kelas. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui pengenalan kewirausahaan, pengalaman berorganisasi, serta kesempatan membangun jejaring dengan dunia profesional dan industri.

Kehadiran pameran drone dan keterlibatan sektor industri turut mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengenalan teknologi dan inovasi yang relevan dengan perkembangan sektor pertanian. Sementara itu, keberagaman organisasi mahasiswa dan ruang interaksi yang terbuka bagi mahasiswa mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan partisipasi mahasiswa, kehidupan organisasi, serta lingkungan kemahasiswaan yang inklusif dan kolaboratif.

Selanjutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam Expo, mulai dari fakultas, mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, tenant, hingga mitra industri, memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pembangunan jejaring dan kolaborasi lintas pihak dalam mendukung ekosistem kemahasiswaan dan pengembangan kapasitas mahasiswa.

 

Penulis: Levina Rasendriya

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

123…15

BERITA FAKULTAS

  • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTIP
    02/09/2026
  • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTIP
    02/09/2026
  • Program Magister Ilmu Perikanan Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTIP
    02/09/2026
  • Program Studi Doktor Ilmu Pertanian Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTIP
    02/09/2026
  • Optimalkan Potensi Perkebunan Morotai, Tim Ekspedisi Patriot UGM Gelar FGD Bersama Warga Transmigrasi
    02/09/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju