• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
      • Persyaratan Pendaftaran Doktor Ilmu Pertanian
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
  • (Page 3)
Arsip:

SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Tingkatkan Literasi Digital SDM Pertanian, Faperta UGM dan Kemenko Pangan Sepakati Kerja Sama Strategis

berita Tuesday, 1 September 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melalui platform Lentera DESA resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, khususnya melalui Asisten Deputi (Asdep) Peningkatan Daya Saing Produk Pertanian. Inisiasi kerja sama ini diawali dengan sesi diskusi dan sharing session yang berlangsung di Joglo Faperta UGM pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Pertemuan ini difokuskan pada penyamaan persepsi serta perumusan visi bersama untuk beberapa tahun ke depan. Melalui sinergi ini, roadmap pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian yang telah dirancang akan diimplementasikan secara terstruktur, khususnya pada penguatan literasi dan kecakapan digital di tingkat tapak. Output dari program kerja sama ini ditargetkan menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) serta dokumen percontohan (pilot project) yang dapat diadaptasi oleh kementerian teknis terkait, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, serta Kementerian UMKM.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Asdep Peningkatan Daya Saing Produk Pertanian Kemenko Pangan, Silvi Charlote Sumanti, S.E., M.S.E., bersama Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Faperta UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. Turut hadir mewakili tim Lentera DESA Faperta UGM, yaitu Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D., Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., serta Dr. Ishadiyanto Salim, M.Pd.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator transformasi digital sektor pertanian, meningkatkan daya saing produk lokal, dan mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kontribusi Faperta UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan literasi dan keterampilan digital SDM pertanian; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan produktivitas dan daya saing usaha pertanian; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui transformasi digital dan pengembangan pilot project; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses terhadap pengetahuan dan keterampilan digital hingga tingkat tapak; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung pembangunan pertanian berbasis bukti.

Melalui Lentera DESA, Faperta UGM terus memperkuat perannya dalam membangun SDM pertanian yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi transformasi digital menuju sektor pertanian yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Lentera DESA

Faperta UGM Wisudakan 24 Mahasiswa Fast Track, Perkuat Integrasi Pendidikan Sarjana dan Magister

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan capaian akademik melalui Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Pada periode ini, sebanyak 24 mahasiswa Program Fast Track dari berbagai program studi berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana dan menjadi bagian dari momentum wisuda yang berlangsung pada Agustus 2026.
Program Fast Track merupakan salah satu skema pendidikan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh pendidikan sarjana dan magister secara terintegrasi dalam waktu yang lebih efisien. Kehadiran 24 mahasiswa Fast Track pada periode ini menunjukkan komitmen Faperta UGM dalam menghadirkan inovasi pendidikan tinggi sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas akademik secara berkelanjutan.

Ke-24 mahasiswa tersebut berasal dari delapan program studi di lingkungan Fakultas Pertanian UGM. Program Studi Proteksi Tanaman menjadi program studi dengan jumlah wisudawan Fast Track terbanyak, yaitu enam mahasiswa, disusul Program Studi Akuakultur sebanyak lima mahasiswa. Sementara itu, Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik dan Ekonomi Pertanian dan Agribisnis masing-masing menyumbangkan tiga mahasiswa. Program Studi Agronomi, Teknologi Hasil Perikanan, dan Ilmu Tanah masing-masing memiliki dua mahasiswa, sedangkan satu mahasiswa berasal dari Program Studi Mikrobiologi Pertanian.
Adapun mahasiswa Program Fast Track yang berhasil menyelesaikan studi pada periode ini adalah:
1. Fadila Herawati – Program Studi Agronomi
2. Syifa Aulia Aninda – Program Studi Agronomi
3. Naomi Cahaya Dewi – Program Studi Proteksi Tanaman
4. Amalia Sawita Linuwih – Program Studi Proteksi Tanaman
5. N. Baginda Dwi Putra Ginting – Program Studi Proteksi Tanaman
6. Nadiya Alifah Ghaisani – Program Studi Proteksi Tanaman
7. Ahmad Jodi Radityo – Program Studi Proteksi Tanaman
8. Jambunada Prabhasvara – Program Studi Proteksi Tanaman
9. Muadz Fikri Gunawan – Program Studi Mikrobiologi Pertanian
10. Galuh Wulanuari – Program Studi Akuakultur
11. Rizki Ahmad Fahrezi – Program Studi Akuakultur
12. Alya Putri Mezzaluna – Program Studi Akuakultur
13. Niswatul Farikah – Program Studi Akuakultur
14. Putri Kumala Prabowo – Program Studi Akuakultur
15. Shiela Najmi Salsabila – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
16. Zuhdi Ardi – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
17. Rolland Darrent Evaro – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
18. Karina Ayu Rianjani Kusuma – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
19. Pawestri Ilma Ramadhani – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
20. Fakhrisha Nur Mahiswari – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
21. Rizqi Zahroh Nurjanah – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
22. Disha Mutiara Ramadhanti – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
23. Rina Damayanti – Program Studi Ilmu Tanah
24. Lulu Nazhifa – Program Studi Ilmu Tanah

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Fakultas Pertanian UGM dalam mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan adaptasi, serta kesiapan untuk melanjutkan pengembangan keilmuan di bidang pertanian dan perikanan. Para mahasiswa Fast Track diharapkan dapat melanjutkan perjalanan akademiknya pada jenjang magister sekaligus memperluas kontribusi melalui riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Program Fast Track turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan sistem pendidikan tinggi yang inovatif, terintegrasi, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan siap berkontribusi di dunia profesional; SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas akademik, budaya riset, dan kemampuan inovasi mahasiswa; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan ekosistem kolaborasi akademik dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui Program Fast Track, Faperta UGM terus mendorong terbentuknya jalur pendidikan yang mampu menghubungkan pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Para lulusan diharapkan tidak hanya memiliki pencapaian akademik yang baik, tetapi juga mampu menjadi generasi akademisi, peneliti, profesional, dan inovator yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian dan perikanan berkelanjutan.

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM dan Bappenas Gelar Diskusi Kesehatan Tanah untuk Persiapan IRASP

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Diskusi Kesehatan Tanah dalam rangka persiapan implementasi Indonesia Re-purposing Agricultural Support Project (IRASP) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Kegiatan berlangsung di Ruang Venture, Gedung AGLC Lantai 6, Fakultas Pertanian UGM pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Acara ini dihadiri jajaran pimpinan fakultas, ketua departemen, serta tim Bappenas. Diskusi difokuskan pada strategi penguatan kesehatan tanah sebagai fondasi utama keberlanjutan pertanian di Indonesia, sekaligus mendukung arah kebijakan nasional dalam transformasi sistem pangan.

Dalam kesempatan ini, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, mewakili Dekan Fakultas Pertanian UGM. Beliau menegaskan bahwa Fakultas Pertanian siap berkolaborasi dan mendukung penuh rencana implementasi IRASP. “Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi akademik dan riset yang relevan, sehingga kebijakan nasional dapat berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Diskusi ini juga menegaskan kontribusi Fakultas Pertanian UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan kesehatan tanah secara langsung mendukung SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan; SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui pengelolaan tanah yang mendukung konservasi air dan pengurangan pencemaran; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui efisiensi penggunaan input dan penerapan praktik pertanian berkelanjutan; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui konservasi tanah dan peningkatan fungsi tanah dalam mitigasi serta adaptasi perubahan iklim; serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui perlindungan biodiversitas tanah dan pencegahan degradasi lahan. Selain itu, penguatan inovasi dan riset pertanian berkontribusi pada SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, sementara penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam merumuskan strategi pengelolaan tanah yang berkelanjutan, sekaligus mendukung transformasi pertanian Indonesia menuju sistem pangan yang resilien dan berdaya saing global.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Gelar Wisuda Sarjana Periode IV T.A. 2025/2026

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Jumat, 21 Agustus 2026. Pada kesempatan ini, sebanyak 225 wisudawan berhasil menuntaskan studi, terdiri atas 58 wisudawan dan 167 wisudawati dari berbagai program sarjana.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang diawali dengan pembacaan statistik wisudawan. Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa kehidupan akan menguji sejauh mana ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi manusia. “Jangan hanya mengejar pekerjaan, tetapi ciptakanlah peluang kerja. Teruslah belajar, jaga integritas, jangan takut gagal, dan bangun kolaborasi. Di era teknologi ini, jangan sekadar menjadi pengguna, tetapi jadilah penemu solusi,” ungkapnya.

Prof. Jaka juga menyampaikan ucapan selamat berkarya bagi Indonesia dan kemanusiaan, serta menyerahkan kembali para lulusan kepada orang tua dan wali dengan harapan kelak menjadi manusia yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Sambutan dari perwakilan orang tua/wali, Dr. Agus Susanto, S.P., M.P., yang juga merupakan alumni Fakultas Pertanian UGM, turut memberikan pesan inspiratif. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan pintu gerbang menuju kehidupan yang sesungguhnya. “Ilmu akan benar-benar terasa manfaatnya saat memasuki dunia kerja. Baik di sektor formal maupun non-formal, kerja harus ditekuni dengan daya juang yang tinggi,” ujarnya.

Wisuda kali ini tidak hanya menjadi perayaan atas capaian akademik para lulusan, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan peran Faperta UGM dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian di masa depan.

Komitmen tersebut sejalan dengan kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kompetensi dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja serta menciptakan peluang kerja; SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui dorongan terhadap inovasi, teknologi, dan kemampuan lulusan dalam menghasilkan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Fakultas Pertanian UGM berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang resilien, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Sinergi Kagama Pertanian dan Faperta UGM: Pembekalan Calon Wisudawan Periode IV TA 2025/2026

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Kagama Pertanian melalui program Smart Eco Bioproduction menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Calon Wisudawan/Wati Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Acara ini mengangkat tema “Kiat Sukses Menjadi Entrepreneur Muda” dan berlangsung di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon wisudawan yang akan diwisuda. Beliau menekankan bahwa banyaknya lulusan dengan predikat cumlaude merupakan kabar baik sekaligus tantangan di dunia kerja. “Atas nama fakultas, kami juga memohon maaf apabila selama masa studi terdapat kekurangan baik dari sisi akademis maupun non-akademis,” ujarnya.

Sesi pembekalan menghadirkan dua narasumber inspiratif. Sekar Ayuningtyas, S.P., Founder Tuai Bunga, membagikan kiat praktis dalam membangun usaha. Ia menekankan pentingnya eksekusi ide tanpa menunda, mengenali potensi diri, serta mengidentifikasi unique selling product dengan dukungan storytelling yang kuat. Sekar juga mengingatkan agar tidak gengsi dalam memulai usaha, menjaga arus kas tetap sehat, berani mengambil risiko untuk menjalin relasi, dan menjadi pribadi yang tangguh (resilient).

Sementara itu, Dr. Agus Susanto, S.P., M.P., peneliti di Pusat Penelitian Kelapa Sawit sekaligus pekebun kelapa, menyoroti strategi pemasaran di era digital. Ia mendorong generasi muda untuk memanfaatkan platform seperti TikTok dan Shopee sebagai media penjualan. “Dalam berusaha, yang paling menantang adalah strategi penjualan. Karena itu, pilihlah mitra yang al amiin atau dapat dipercaya,” pesannya.

Suasana semakin hangat ketika seluruh peserta diajak menikmati minuman kelapa kopyor bersama. Momen kebersamaan ini menjadi simbol sederhana namun bermakna, mempererat hubungan antara sivitas akademika, alumni, dan calon wisudawan yang sebentar lagi akan memasuki dunia kerja.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan praktis tentang dunia kewirausahaan, tetapi juga memperkuat komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pembekalan calon wisudawan dengan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan praktis untuk menghadapi dunia kerja dan mengembangkan potensi kewirausahaan. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui penguatan kompetensi kewirausahaan, strategi bisnis, pemasaran, pengelolaan keuangan, serta kesiapan generasi muda untuk menciptakan peluang usaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui pengembangan pola pikir inovatif dan pemanfaatan teknologi digital, termasuk platform media sosial dan e-commerce, untuk mengembangkan serta memasarkan produk usaha. Kegiatan ini juga memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara Faperta UGM, Kagama Pertanian, alumni, dan sivitas akademika dalam membekali generasi muda pertanian agar mampu berkontribusi secara profesional dan inovatif bagi pembangunan berkelanjutan.

Dengan semangat sinergi antara sivitas akademika dan alumni, pembekalan ini diharapkan mampu memotivasi para calon wisudawan untuk berani mengambil langkah sebagai entrepreneur muda yang inovatif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Expo Faculty of Agriculture 2026 Semai Harmoni melalui Ragam Aktivitas Mahasiswa dan Kolaborasi Industri

berita Friday, 21 August 2026

Suasana semarak terasa di Lapangan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Selasa (18/8), dalam pelaksanaan Expo Faculty of Agriculture 2026. Mengusung tema “Semai Harmoni, Merangkai Cerita Menuai Harmoni”, kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas yang mempertemukan mahasiswa dengan organisasi, komunitas, tenant, hingga pihak industri.

Sejak dibuka pada pukul 13.00 WIB, kawasan Expo mulai dipenuhi mahasiswa yang mengikuti rangkaian kegiatan. Tidak hanya menjadi tempat pengenalan organisasi, area Expo juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang memberikan pengalaman lebih lanjut bagi mahasiswa dalam mengenal kehidupan kemahasiswaan di Faperta UGM.

Salah satu rangkaian yang menjadi bagian dari pembukaan adalah kirab HMD dan BSI. Berbagai organisasi mahasiswa diperkenalkan secara bergantian sebagai gambaran keberagaman ruang kegiatan yang dapat diikuti mahasiswa. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan simbolisasi pembukaan sebagai penanda dimulainya Expo Faculty of Agriculture 2026.

Semarak kegiatan semakin terasa melalui berbagai penampilan mahasiswa. Expo menghadirkan penampilan Solo Vocal Portani, Sansekerta, hingga Dance Modern yang mengisi rangkaian acara. Kehadiran penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi peserta, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.

Selain penampilan, Expo Faculty of Agriculture 2026 menghadirkan Pojok Interaktif Expo yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk terlibat langsung dalam aktivitas yang disediakan. Terdapat pula tenant F&B yang turut meramaikan kawasan Expo dan menjadi salah satu titik yang menarik perhatian mahasiswa selama kegiatan berlangsung.

Hal yang turut menjadi pembeda dalam Expo Faculty of Agriculture tahun ini adalah hadirnya Petrokimia Gresik sebagai salah satu tenant. Kehadiran pihak industri tersebut memperluas ruang interaksi mahasiswa dengan dunia profesional, khususnya industri yang memiliki keterkaitan dengan sektor pertanian.

Selain Petrokimia Gresik, Expo juga menghadirkan pameran drone yang memperkenalkan teknologi sebagai bagian dari perkembangan kegiatan pertanian. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuat Expo tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga mempertemukan mahasiswa dengan organisasi, kreativitas, teknologi, dan dunia industri dalam satu rangkaian kegiatan.

Di sisi lain, kehadiran berbagai organisasi mahasiswa, HMD, BSI, serta tenant menunjukkan adanya kolaborasi dari berbagai unsur dalam membangun suasana kemahasiswaan di Faperta UGM. Interaksi yang tercipta selama kegiatan juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun jejaring dan mengenal lebih banyak pilihan kegiatan yang dapat diikuti selama menjalani kehidupan perkuliahan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Expo Faculty of Agriculture 2026 menjadi salah satu ruang pembelajaran informal bagi mahasiswa. Berbagai aktivitas yang dihadirkan mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengenal lingkungan fakultas, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan jejaring.

Pelaksanaan Expo Faculty of Agriculture 2026 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui penyediaan ruang pembelajaran informal yang mendorong pengembangan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kompetensi mahasiswa di luar ruang kelas. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui pengenalan kewirausahaan, pengalaman berorganisasi, serta kesempatan membangun jejaring dengan dunia profesional dan industri.

Kehadiran pameran drone dan keterlibatan sektor industri turut mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengenalan teknologi dan inovasi yang relevan dengan perkembangan sektor pertanian. Sementara itu, keberagaman organisasi mahasiswa dan ruang interaksi yang terbuka bagi mahasiswa mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan partisipasi mahasiswa, kehidupan organisasi, serta lingkungan kemahasiswaan yang inklusif dan kolaboratif.

Selanjutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam Expo, mulai dari fakultas, mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, tenant, hingga mitra industri, memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pembangunan jejaring dan kolaborasi lintas pihak dalam mendukung ekosistem kemahasiswaan dan pengembangan kapasitas mahasiswa.

 

Penulis: Levina Rasendriya

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Sosialisasi AGLC: Mengenalkan Fasilitas Penunjang Riset Pascasarjana Faperta UGM

berita Friday, 21 August 2026

Sebagai bagian dari rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru Pascasarjana Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Agrotropica Learning Center (AGLC) di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada 19 Agustus 2026. Agenda ini bertujuan memperkenalkan sejarah, struktur, serta layanan yang ditawarkan AGLC sebagai pusat riset dan pengembangan akademik mahasiswa pascasarjana.

Dalam pemaparannya, Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D. selaku Manajer AGLC menjelaskan sejarah berdirinya AGLC dan susunan pimpinan manajerial yang mengelola fasilitas tersebut. Mahasiswa baru kemudian diajak mengenal setiap lantai gedung AGLC beserta fungsi dan layanan yang tersedia.

AGLC menawarkan berbagai layanan riset yang mendukung kegiatan akademik mahasiswa. Layanan pengujian mencakup penggunaan instrumen modern seperti GCMS, HPLC, Portable Photosynthesis, dan Fluorescence Analyzer. Selain itu, tersedia layanan bench penelitian, penyewaan alat laboratorium seperti PCR dan thermal cycle, serta fasilitas pengujian sampel dengan prosedur yang telah ditetapkan. Penjelasan mengenai tarif layanan pengujian sampel juga disampaikan agar mahasiswa dapat merencanakan riset secara lebih efisien.

Tidak hanya itu, AGLC juga menyiapkan program pelatihan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang akan dilaksanakan pada 20 Agustus 2026. Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aktivitas penelitian berjalan sesuai standar keselamatan laboratorium.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa baru memperoleh gambaran menyeluruh mengenai peran AGLC sebagai pusat riset yang mendukung pencapaian akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kehadiran fasilitas ini sekaligus menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui penyediaan sarana riset yang modern, aman, dan mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Aspek keselamatan penelitian melalui pelatihan K3 juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan akademik dan penelitian yang sehat dan aman. Selain itu, pemanfaatan fasilitas dan instrumen penelitian secara bersama dan efisien dapat mendukung praktik penelitian yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan, sejalan dengan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Sesi Sosialisasi Kesiapan Diri dan Adaptasi Mahasiswa Baru Pascasarjana Faperta UGM

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan sesi Sosialisasi Kesiapan Diri dan Adaptasi Menjalani Studi Pascasarjana sebagai bagian dari rangkaian orientasi mahasiswa baru semester gasal Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini menghadirkan Ratih Ratnasari, M.Psi., Psikolog., yang membawakan tema “Menuju Mahasiswa Pascasarjana: Menyiapkan Mental, Ekspektasi, dan Ketahanan Diri untuk Babak Baru dalam Hidup Akademik.”

Dalam pemaparannya, Ratih menekankan pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi dinamika studi pascasarjana, termasuk bagaimana mahasiswa dapat mengelola emosi ketika dihadapkan pada proses revisi yang berulang. Ia mengidentifikasi empat tantangan utama yang kerap dialami mahasiswa, yaitu impostor syndrome, isolasi sosial, tekanan perfeksionisme, serta burnout dan kelelahan.

Ibu Ratih menekankan perlunya membangun growth mindset, dengan menempatkan proses sebagai hal yang lebih penting daripada kesempurnaan. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa perlu memastikan kenyamanan hati, memberi ruang untuk mengekspresikan emosi, dan tidak menekan diri secara berlebihan. Selain itu, mahasiswa dianjurkan untuk membangun support system sejak awal, mengembangkan sikap self-compassion alih-alih self-critic, serta menetapkan tujuan yang bermakna bagi diri sendiri.

Sesi ini kemudian dilanjutkan oleh Dr. Desy Putri Handayani, S.Pi., yang membahas pemanfaatan Artificial Intelligence dalam dunia akademis. Ia memperkenalkan penggunaan Scopus AI dan Gemini Notebook LM sebagai alat bantu riset dan penulisan akademik. Selain itu, Dr. Desy juga memberikan arahan praktis terkait pelayanan kesehatan, khususnya menyarankan mahasiswa baru untuk melakukan pemindahan BPJS Faskes 1 ke Yogyakarta, seperti ke Klinik UGM atau GMC, agar lebih mudah mengakses layanan kesehatan selama masa studi.

Melalui sesi ini, mahasiswa baru tidak hanya dibekali strategi untuk menghadapi tantangan psikologis dalam studi pascasarjana, tetapi juga diperkenalkan dengan teknologi akademik mutakhir dan layanan pendukung yang relevan. Kegiatan ini menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan ketahanan diri, kesadaran akan kesehatan mental, pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran dan penelitian, serta akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Pengenalan dan pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan artifisial untuk mendukung kegiatan akademik juga mencerminkan kontribusi terhadap SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, khususnya dalam mendorong pemanfaatan inovasi teknologi untuk memperkuat kapasitas penelitian dan pendidikan tinggi.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Guest Lecture Petrokimia × Faperta UGM 2026: Light the Future of Farming

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Guest Lecture Petrokimia × Faperta UGM dengan tema Light the Future of Farming: Leading the Change in a Disruptive World pada Selasa, 18 Agustus 2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro. Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi sivitas akademika untuk memperkuat wawasan, kolaborasi, dan inovasi di bidang pertanian berkelanjutan.

Acara dibuka dengan penuh khidmat melalui sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan sejalan dengan konsep Smart Eco Bioproduction (SEB). Dekan berharap kegiatan kuliah umum ini dapat menjadi agenda rutin yang mendorong lahirnya ide-ide kreatif dan solusi inovatif bagi sektor pertanian.

Kuliah umum menghadirkan dua narasumber utama dari PT Petrokimia Gresik, yaitu Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M. selaku Direktur Utama dan Andri Puji Handoyo, S.P. sebagai Senior Vice President. Keduanya membagikan perspektif strategis mengenai pengembangan agribisnis, tantangan dunia industri, serta peluang kolaborasi dengan akademisi dalam menghadapi era disrupsi.

Sebagai bagian dari rangkaian kuliah umum, dilaksanakan pula Pitching Session SEED × Faperta UGM yang menampilkan presentasi inovasi mahasiswa. Awardee terbaik, Team Green Guardians, mempersembahkan karya unggulan SOLAROBUSTA yang menawarkan solusi energi terbarukan untuk mendukung pertanian modern. Penayangan video SEED dan sesi penghargaan semakin memperkuat semangat kolaborasi dan kreativitas mahasiswa.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dan PT Petrokimia Gresik untuk terus menyalakan masa depan pertanian melalui pendidikan, riset, dan inovasi berkelanjutan.

Kegiatan ini secara langsung mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). SDG 2: Tanpa Kelaparan didukung melalui inovasi pertanian berkelanjutan yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan keberlanjutan sistem pertanian. SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui kuliah umum yang menghadirkan praktisi industri untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan, tantangan, dan peluang di sektor pertanian dan agribisnis.

Inovasi SOLAROBUSTA yang menawarkan solusi energi terbarukan untuk mendukung pertanian modern berkontribusi terhadap SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, khususnya dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan di sektor pertanian. Sementara itu, Pitching Session SEED × Faperta UGM dan pengembangan inovasi mahasiswa mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui penguatan inovasi berbasis teknologi dan pengembangan solusi aplikatif bagi sektor pertanian.

Perspektif mengenai pengembangan agribisnis dan dunia industri serta interaksi mahasiswa dengan praktisi juga berkontribusi terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya melalui penguatan wawasan dan kompetensi mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional dan mendukung pengembangan sektor agribisnis. Adapun sinergi antara Faperta UGM dan PT Petrokimia Gresik melalui kegiatan kuliah umum dan SEED × Faperta UGM memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengembangan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Pitching Session Terbaik SEED 2026: Green Guardians dengan SOLAROBUSTA

Prestasi Friday, 21 August 2026

Sebagai bagian dari rangkaian Guest Lecture Petrokimia × Faperta UGM 2026, sesi pitching menampilkan inovasi mahasiswa yang berorientasi pada solusi pertanian berkelanjutan. Tim terbaik, Green Guardians, mempersembahkan karya unggulan bertajuk SOLAROBUSTA.

SOLAROBUSTA merupakan sistem budidaya kopi robusta berbasis IoT, agrivoltaics, dan pemupukan berimbang. Inovasi ini memadukan teknologi panel surya di sela pohon kopi sebagai naungan sekaligus sumber energi, sehingga mampu meningkatkan produktivitas tanaman. Hal ini menjadi solusi atas tantangan perubahan iklim, di mana kenaikan suhu 1°C dapat menurunkan hasil panen hingga 14%.

Green Guardians merupakan tim yang terdiri dari mahasiswa lintas disiplin ilmu, antara lain Fikri Danang Himawan (Magister Kehutanan UGM), Ikhsan Adi Pratama (Doktor Ilmu Pertanian UGM), dan Fathur Khoirul Arifin (Magister Kehutanan UGM).

Latar belakang yang diusung berawal dari Indonesia yang dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar dunia. Namun, para petani masih menghadapi berbagai tantangan, seperti produktivitas yang rendah, kesenjangan mutu, sistem pemupukan konvensional, serta minimnya akses data dan informasi. SOLAROBUSTA hadir sebagai jawaban atas permasalahan tersebut dengan pendekatan teknologi modern yang ramah lingkungan.

Dalam pemaparannya, Tim Green Guardians menyampaikan bahwa PT Petrokimia Gresik berperan sebagai penyedia tools, data, farmer informer, dan sistem digital agronomi. Sementara itu, UGM melalui mahasiswa berkontribusi dalam pembuatan instalasi panel surya, sistem monitoring, serta otomasi agrivoltaics yang mencakup pengendalian suhu, kesuburan tanah, dan irigasi presisi.

Inovasi ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen kopi dunia, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 2: Tanpa Kelaparan didukung melalui upaya peningkatan produktivitas dan ketahanan sistem budidaya kopi. Pemanfaatan panel surya dan teknologi agrivoltaics berkontribusi terhadap SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau melalui penerapan sumber energi terbarukan dalam sistem pertanian.

Integrasi IoT, sistem monitoring, otomasi, serta pengelolaan suhu, kesuburan tanah, dan irigasi presisi mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi teknologi untuk pertanian modern. Sementara itu, penerapan pemupukan berimbang dan irigasi presisi turut berkontribusi terhadap SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penggunaan input dan sumber daya secara lebih efisien.

Respons SOLAROBUSTA terhadap peningkatan suhu dan tantangan perubahan iklim secara langsung berkaitan dengan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, khususnya melalui pengembangan sistem budidaya yang lebih adaptif dan tangguh terhadap perubahan lingkungan. Kolaborasi antara PT Petrokimia Gresik dan UGM dalam penyediaan data, sistem digital agronomi, instalasi panel surya, monitoring, dan otomasi juga memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mengembangkan solusi pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

12345…17

BERITA FAKULTAS

  • Kolaborasi Internasional: Dosen Faperta UGM dan Wageningen University Dukung Kemandirian Kelompok Wanita Tani Lewat Ecoprint
    02/10/2026
  • Tasyakuran Pengukuhan Guru Besar Prof. Sedyo Hartono Warnai Sejarah Faperta UGM
    02/10/2026
  • Vigoasa Kalina Zaida Artha Raih Medali Emas di Kejuaraan Internasional Taekwondo 2026
    25/09/2026
  • Lustrum XVI Fakultas Pertanian UGM: Alumni Tetap Menjadi Mitra Strategis Kampus
    25/09/2026
  • 5 Praktikum Tak Terlupakan yang Selalu Diingat Alumni Fakultas Pertanian UGM
    25/09/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas  

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju