• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
  • SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
Arsip:

SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab

Perpustakaan Faperta UGM Dukung Atmosfer Penelitian Mahasiswa dengan Layanan Luring dan Daring

berita Tuesday, 2 June 2026

Perpustakaan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) terus memperkuat perannya sebagai ruang akademik yang mendukung atmosfer penelitian mahasiswa. Melalui layanan luring dan daring yang lengkap, perpustakaan hadir sebagai pusat referensi, literasi, dan penunjang proses belajar yang selaras dengan kebutuhan pendidikan tinggi dan penelitian di bidang pertanian.

Sebagai bagian dari ekosistem akademik fakultas, perpustakaan Faperta UGM tidak hanya menyediakan koleksi bacaan, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan yang memudahkan mahasiswa dalam mengakses informasi, menyusun karya ilmiah, dan mengembangkan pengetahuan. Komitmen ini sejalan dengan visi perpustakaan sebagai perpustakaan perguruan tinggi yang unggul, berwawasan global, andal dalam mendukung pendidikan dan pembelajaran inovatif, serta penelitian yang berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Pada layanan luring, perpustakaan menyediakan fasilitas sirkulasi berupa peminjaman dan pengembalian buku teks melalui SIMASTER UGM. Mahasiswa juga dapat memanfaatkan ruang belajar yang nyaman, dilengkapi komputer, koleksi ETD UGM, ETD khusus Faperta UGM, area diskusi, dan area santai. Selain itu, tersedia layanan penelusuran koleksi melalui katalog komputer, katalog manual, maupun bantuan pustakawan, serta layanan terbitan berkala yang memuat jurnal, buletin, majalah, dan surat kabar lokal maupun internasional.

Untuk mendukung kelancaran aktivitas akademik, perpustakaan juga menyediakan layanan administrasi seperti surat bebas pustaka, keanggotaan, dan surat menyurat. Mahasiswa pun dapat memanfaatkan layanan cek turnitin melalui laman http://ugm.id/similarityPN guna memeriksa keaslian karya tulis. Di samping itu, tersedia layanan mandiri yang memungkinkan peminjaman buku dilakukan secara lebih efisien.

Dari sisi daring, perpustakaan Faperta UGM dapat diakses melalui http://lib.fapertaugm.ac.id untuk pencarian katalog dan database online. Layanan AGRO Digilib, hasil kerja sama dengan Kubuku.id, menyediakan buku, diktat, dan bahan ajar digital yang dapat diakses melalui Android, iOS, dan Windows. Perpustakaan juga melanggan sejumlah jurnal bereputasi seperti CABI Compedium, Taylor & Francis, Nature, Oxford Academic, dan berbagai sumber ilmiah lainnya untuk mendukung kualitas penelitian mahasiswa.

Kehadiran layanan yang lengkap ini menjadikan perpustakaan Faperta UGM sebagai fondasi penting dalam membangun budaya akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada riset. Perpustakaan tidak hanya mendukung kebutuhan akademik hari ini, tetapi juga menyiapkan mahasiswa menjadi peneliti muda yang siap berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Keberadaan Perpustakaan Faperta UGM yang menyediakan layanan secara terpadu turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan akses pembelajaran dan sumber literatur ilmiah, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan layanan perpustakaan berbasis teknologi digital, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan sumber daya digital yang mendukung efisiensi penggunaan bahan cetak, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penyediaan akses informasi dan penguatan tata kelola pengetahuan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama dengan berbagai penyedia basis data, penerbit, dan platform digital untuk memperluas akses sumber informasi ilmiah.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

KAB Faperta UGM Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2026 Lewat Subproposal ASAGRI

berita Friday, 29 May 2026

Tim Keluarga Agromina Bahari (KAB) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) berhasil lolos Pendanaan PPK Ormawa tahun 2026 dengan subproposal berjudul “ASAGRI (Agents for Sustainable Agricultural-Practice): Penguatan Ketahanan Pangan di Kalurahan Timbulharjo, Bantul melalui Sistem Budidaya Agen Pengendali Hayati”. Pengumuman resmi tersebut dirilis oleh Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 21 Mei 2026.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Faperta UGM, sekaligus menegaskan peran aktif mahasiswa dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui program ini, KAB mengusulkan Kalurahan Timbulharjo, Bantul sebagai lokasi pengabdian untuk mendorong penerapan sistem budidaya agen pengendali hayati sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.

Keberhasilan KAB dalam memperoleh pendanaan PPK Ormawa 2026 mencerminkan semangat organisasi kemahasiswaan Faperta UGM untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai wadah aktivitas mahasiswa, tetapi juga sebagai motor penggerak pengabdian kepada masyarakat. Program ASAGRI dirancang untuk memperkuat kapasitas organisasi melalui implementasi kegiatan yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar menyusun program secara konseptual, tetapi juga dilatih untuk memahami dinamika masyarakat, membangun kolaborasi, dan menerapkan inovasi pertanian yang bermanfaat secara langsung. Fokus pada agen pengendali hayati menunjukkan kepedulian KAB terhadap sistem budidaya yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Bagi Faperta UGM, keterlibatan organisasi kemahasiswaan dalam program seperti PPK Ormawa merupakan bagian penting dari ekosistem akademik yang mendukung pembelajaran berbasis praktik. Mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan yang mampu membawa pengetahuan dari kampus ke tengah masyarakat, sekaligus menguji relevansi inovasi pertanian dalam konteks pemberdayaan desa.

Capaian KAB Faperta UGM dalam Pendanaan PPK Ormawa 2026 selaras dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan masyarakat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis pengabdian, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pengembangan inovasi pertanian berkelanjutan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penerapan sistem budidaya ramah lingkungan, SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pemanfaatan agen pengendali hayati yang mendukung keseimbangan ekosistem pertanian, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Prodi Teknologi Hasil Perikanan UGM Produksi Video Profil untuk Promosi Akademik

berita Tuesday, 26 May 2026

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), melaksanakan kegiatan pembuatan video profil pada Senin, 25 Mei 2026. Proses pengambilan gambar dilakukan di laboratorium Prodi THP serta selasar Departemen Perikanan, dengan tujuan memperkenalkan keilmuan dan keunggulan prodi kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Indun Dewi Puspita, S.P., M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Prodi THP, bersama Ibu Dr. Susana Endah Ratnawati, S.Pi., M.Si., serta sejumlah mahasiswa yang berperan sebagai talent. Kehadiran pimpinan dan mahasiswa menunjukkan semangat kolaborasi dalam menampilkan wajah akademik dan inovasi prodi.

Teknologi Hasil Perikanan merupakan salah satu cabang ilmu perikanan yang berfokus pada pengolahan dan pengembangan produk berbasis komoditas perikanan. Melalui pendekatan ilmiah, prodi ini mengajarkan bagaimana bahan dasar dari sektor perikanan dapat diolah menjadi produk bernilai tambah, mendukung ketahanan pangan, serta membuka peluang industri kreatif berbasis sumber daya perairan.

Video profil ini diharapkan menjadi sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan Prodi THP kepada calon mahasiswa, mitra akademik, maupun masyarakat umum. Selain menampilkan fasilitas laboratorium dan aktivitas mahasiswa, video ini juga menegaskan komitmen prodi dalam mendukung tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Dengan adanya video profil ini, Prodi THP meneguhkan perannya sebagai pusat pembelajaran dan inovasi di bidang pengolahan hasil perikanan, sekaligus memperkuat kontribusi Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

UGM Peringkat 1 Pendanaan PKM 2026, Faperta UGM Tampilkan Inovasi Lewat PKM-PM “Tumandur”

berita Monday, 25 May 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menduduki peringkat pertama sebagai perguruan tinggi dengan jumlah judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) didanai terbanyak tahun 2026. Pengumuman resmi tersebut dirilis oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 22 Mei 2026. Capaian ini menjadi bukti kuat bahwa ekosistem akademik UGM terus mendorong lahirnya gagasan kreatif, solutif, dan berdampak bagi masyarakat.

Di tengah prestasi tersebut, Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) turut memberi kontribusi penting melalui karya mahasiswa dalam skema PKM-PM. Salah satu judul yang berhasil menyumbang capaian UGM adalah “Tumandur: Pemberdayaan PKK Kapung Jurugsari melalui Transformasi Limbah Organik menjadi Liquid Biofertilizer Berbasis Smart Compost Vessel menuju Agroregenerative Family Farm”. Program ini diketuai oleh Siti Nur Khasanah. Dr. Ady Bayu Prakoso, S.P. sebagai Koordinator Kemahasiswaan dan PKM Centre Faperta UGM turut mendampingi mahasiswa sebagai wujud nyata peran Faperta UGM dalam menghadirkan inovasi pertanian yang aplikatif dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Partisipasi Faperta UGM dalam PKM 2026 menunjukkan konsistensi fakultas dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menerjemahkan ilmu menjadi solusi nyata di lapangan. Melalui PKM-PM “Tumandur”, mahasiswa Faperta UGM mengangkat persoalan pengelolaan limbah organik sekaligus menawarkan pendekatan berbasis teknologi sederhana dan berkelanjutan.

Judul ini menekankan transformasi limbah organik menjadi liquid biofertilizer dengan memanfaatkan Smart Compost Vessel, sebuah gagasan yang mempertemukan teknologi, pemberdayaan keluarga, dan pertanian regeneratif. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana Faperta UGM mendorong pengembangan inovasi pertanian yang tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi juga menyasar praktik pemberdayaan masyarakat secara langsung.

Kontribusi Faperta UGM melalui PKM-PM “Tumandur” sangat relevan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan produktivitas pertanian berkelanjutan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pembelajaran berbasis pemberdayaan, SDG 5: Kesetaraan Gender karena melibatkan kelompok PKK sebagai aktor utama dalam pengelolaan dan transformasi limbah organik, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan potensi ekonomi keluarga berbasis pertanian berkelanjutan,  SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengelolaan limbah organik menjadi produk bernilai guna, dan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pendekatan pertanian regeneratif yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, program ini juga selaras dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan karena menumbuhkan kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam satu gerakan pemberdayaan. Dengan kontribusi tersebut, Faperta UGM kembali menegaskan perannya sebagai fakultas yang tidak hanya mencetak lulusan unggul, tetapi juga melahirkan inovasi yang mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan inklusif.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Fakultas Pertanian UGM dan Pemda Lombok Timur Rintis Pembahasan Kerja Sama Strategis

beritakerjasama Friday, 22 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Delegasi Pemerintah Daerah Lombok Timur yang dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Timur melakukan kunjungan ke UGM untuk merintis pembahasan kerja sama strategis pada Rabu, 20 Mei 2026.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM. Kehadiran beliau menegaskan dukungan penuh fakultas dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah penyusunan roadmap pengembangan kurma di Lombok Timur. Fakultas Pertanian UGM dipercaya untuk memotori penyusunan roadmap tersebut, dengan dukungan keilmuan, riset, dan pengalaman akademis yang dimiliki. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat potensi lokal sekaligus mendorong pengembangan komoditas kurma sebagai bagian dari inovasi pertanian berkelanjutan.

Kerja sama ini tidak hanya relevan bagi pengembangan sektor pertanian Lombok Timur, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya, khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dengan dukungan akademik dari UGM, diharapkan roadmap pengembangan kurma dapat menjadi model kolaborasi yang memperkuat daya saing daerah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Kerjasama Faperta UGM

Faperta UGM Produksi Video Promosi Prodi S-1 Agronomi untuk Jangkau Calon Mahasiswa

berita Friday, 22 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melalui Unit Media dan Sistem Informasi melaksanakan pembuatan video konten promosi Program Studi S-1 Agronomi pada Senin, 18 Mei 2026 di lingkungan fakultas. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis untuk memperkenalkan Prodi Agronomi kepada calon mahasiswa sekaligus meningkatkan minat dan awareness terhadap bidang ilmu agronomi.

Pembuatan konten promosi ini turut melibatkan Valentina Dwi Suci Handayani, S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Program Sarjana Prodi Agronomi. Dalam proses produksi, beliau berperan dalam mengarahkan sekaligus memimpin pengambilan materi agar video yang dihasilkan dapat merepresentasikan Prodi Agronomi secara informatif, menarik, dan sesuai dengan karakter akademik yang ingin ditonjolkan.

Di tengah perubahan pola informasi generasi muda yang semakin mengandalkan media digital, konten visual menjadi salah satu sarana promosi yang efektif untuk menjangkau calon mahasiswa. Melalui video ini, Faperta UGM berupaya menghadirkan gambaran yang lebih dekat mengenai Prodi S-1 Agronomi, baik dari sisi akademik maupun lingkungan pembelajarannya.

Video promosi tersebut disusun untuk memperlihatkan keunggulan program studi secara lebih konkret. Tidak hanya menampilkan suasana pembelajaran, konten ini juga dirancang untuk memperkenalkan identitas Prodi Agronomi sebagai salah satu program studi yang relevan dengan kebutuhan pertanian modern dan tantangan pangan ke depan.

Dalam video ini, turut diperkenalkan berbagai fasilitas pendukung, alat penunjang, serta metode pembelajaran yang digunakan di Prodi S-1 Agronomi. Kehadiran sarana dan prasarana tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran di Faperta UGM didukung oleh perangkat profesional yang membantu mahasiswa memahami teori sekaligus praktik secara lebih komprehensif.

Pembuatan video konten promosi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi tentang Prodi S-1 Agronomi kepada masyarakat, khususnya siswa-siswi yang tengah mempertimbangkan pilihan studi lanjut. Melalui penyajian yang menarik dan komunikatif, Faperta UGM ingin menumbuhkan ketertarikan generasi muda untuk bergabung dan berkembang bersama bidang agronomi.

Melalui kegiatan ini, Faperta UGM turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan informasi pendidikan yang lebih inklusif dan mudah diakses. Selain itu, promosi Prodi Agronomi juga relevan dengan SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sektor pertanian berkelanjutan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sumber daya manusia pertanian yang kompeten, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan media digital dan inovasi pendidikan, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses informasi pendidikan tinggi, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penguatan pendidikan di bidang produksi pertanian berkelanjutan. Kolaborasi antarunit dalam proses produksi konten ini juga mencerminkan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Lentera DESA Faperta UGM dukung Forum Petani Muda Jogja di Bantul Dorong Inovasi dan Analisis Usaha Tani Digital

berita Friday, 22 May 2026

UPTD BPSDMP Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY menggelar Forum Komunikasi Taruna Tani/Petani Milenial bertajuk “Petani Muda Jogja: Menciptakan Inovasi, Merajut Ketahanan Pangan, dan Merespon Dinamika Ekonomi Global” pada Rabu, 20 Mei 2026 di Joglo Suluh Sasmito, Bantul Karang. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan bagi petani muda untuk memperkuat kapasitas, menumbuhkan semangat berinovasi, dan merespons tantangan pertanian di tengah perubahan ekonomi global.

Forum tersebut diikuti oleh Taruna Tani Daya Mandiri dari Desa Bantul Karang, Kabupaten Bantul. Kehadiran peserta yang mayoritas masih berusia muda menciptakan suasana diskusi yang dinamis dan penuh antusiasme. Semangat dan daya juang peserta terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam setiap sesi, baik saat menerima materi maupun ketika berdialog dengan para narasumber.

Dalam forum ini, Lentera DESA Faperta UGM hadir membawakan materi tentang dinamika kelompok digital dan analisis usaha tani digital. Pemaparan ini menekankan pentingnya penguatan komunikasi kelompok, pencatatan usaha, dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan pertanian modern. Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah Buku Tani pada laman Lenteradesa.id, yang dapat digunakan petani untuk mendukung pencatatan usaha tani secara lebih sistematis dan mudah diakses.

Materi yang disampaikan Lentera DESA UGM mendapat perhatian besar dari peserta karena relevan dengan kebutuhan petani milenial saat ini. Melalui pendekatan digital, petani tidak hanya diajak untuk mencatat aktivitas usaha tani, tetapi juga memahami data sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih tepat. Hal ini menjadi langkah penting dalam mendorong efisiensi, kemandirian, dan keberlanjutan usaha pertanian di tingkat kelompok maupun individu.

Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan gagasan, pengalaman, dan solusi nyata bagi pengembangan pertanian milenial. Melalui forum seperti ini, petani muda diharapkan semakin percaya diri dalam mengelola usaha tani, membangun jejaring, serta memperkuat kontribusi mereka terhadap ketahanan pangan daerah dan nasional.

Kontribusi Faperta UGM dalam kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui peningkatan kapasitas dan kesejahteraan petani muda, SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan literasi dan kapasitas digital petani, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pemberdayaan petani muda, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penerapan teknologi digital dalam pertanian, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses teknologi dan informasi, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengelolaan usaha tani yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi antara lembaga pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha pertanian mencerminkan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Lentera DESA

Kunci Sukses Menjadi Entrepreneur Muda: Alumni Faperta UGM Dorong Lulusan Berani Wujudkan Ide

berita Thursday, 21 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar pembekalan calon wisudawan/wati Program Sarjana Periode III T.A. 2025/2026 dengan topik Kunci Sukses menjadi Entrepreneur Muda. Sesi ini menghadirkan Sekar Ayuningtyas, S.P., founder Tuai Bunga sekaligus alumni S1 Agronomi angkatan 2018, yang berbagi perjalanan membangun usaha dari hobi dan kecintaan terhadap dunia seni.

Bertempat di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro, Sekar menyampaikan bahwa salah satu kunci utama dalam berwirausaha adalah keberanian untuk merealisasikan ide.

“Belajar berhenti meromantisasi ide, berhenti mengagung-agungkan ide karena semua itu hanya butuh direalisasikan”

Ia menekankan pentingnya berhenti meromantisasi gagasan dan mulai memikirkan langkah konkret untuk menjadikannya peluang usaha yang nyata. Menurutnya, ketakutan dan rasa kurang percaya diri sering kali menjadi hambatan terbesar bagi generasi muda untuk memulai.

Dalam sesi tersebut, Sekar juga membagikan pengalaman mengembangkan Tuai Bunga dari sebuah minat personal menjadi usaha yang memiliki nilai dan karakter unik. Ia menekankan bahwa seorang calon entrepreneur perlu jeli melihat peluang dari hal-hal kecil di sekitar, sekaligus mampu menemukan unique selling point yang membedakan produk atau jasa yang ditawarkan. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya resilience atau daya tahan sebagai modal utama agar seorang wirausaha dapat tetap konsisten menghadapi dinamika usaha.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi, terutama saat narasumber membagikan kisah nyata proses membangun usaha dari nol. Para calon wisudawan/wati memperoleh motivasi bahwa dunia wirausaha terbuka luas bagi lulusan pertanian yang kreatif, adaptif, dan berani mengambil peluang. Melalui kegiatan ini, Faperta UGM berharap lulusan tidak hanya siap memasuki dunia kerja formal, tetapi juga memiliki semangat untuk menciptakan lapangan kerja dan memberi dampak bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Faperta UGM turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Faperta UGM dalam mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing global melalui pengembangan jiwa kewirausahaan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Buka Summer Course 2026 untuk Mahasiswa Internasional

info Wednesday, 13 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) dengan bangga membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional dan warga negara asing untuk bergabung dalam Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture & Fisheries 2026. Program ini mengusung tema “Reimagining Tropical Farming and Fisheries for the New Generation” yang bertujuan memperkenalkan pertanian dan perikanan tropis melalui pembelajaran interaktif, pertukaran budaya, kolaborasi global, serta pengalaman lapangan langsung di Indonesia.

Kegiatan ini akan berlangsung pada 6–17 Juli 2026 dengan dua pilihan format, yaitu Hybrid Program yang menggabungkan pembelajaran daring dengan pengalaman lapangan di Yogyakarta, serta Fully Online Program yang memungkinkan peserta mengikuti seluruh rangkaian secara daring dari berbagai belahan dunia.

Peserta akan memperoleh wawasan baru dari akademisi dan praktisi UGM, membangun jejaring global, serta mendapatkan satu kredit akademik setara 45 jam pembelajaran dan sertifikat penyelesaian. Bagi peserta hybrid, program ini juga dilengkapi dengan field trip dan kegiatan budaya yang memperkaya pengalaman belajar.

📌 Pendaftaran dibuka: 12–29 Mei 2026

🔗Link pendaftaran: ugm.id/summercourse2026fpn

📧 Informasi lebih lanjut: summercourse.faperta@ugm.ac.id

📱 WhatsApp: 0813-8670-0967

Melalui program ini, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung kolaborasi internasional dan mencetak generasi baru yang adaptif serta berkontribusi nyata bagi keberlanjutan pertanian dan perikanan tropis.

Program Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture & Fisheries 2026, Fakultas Pertanian UGM turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan wawasan pertanian dan perikanan berkelanjutan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pembelajaran internasional berbasis pengalaman dan kolaborasi akademik, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kapasitas generasi muda di bidang agrokompleks global, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi pertanian dan perikanan tropis berbasis teknologi dan pengetahuan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengenalan praktik pertanian dan perikanan berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pembelajaran mengenai sistem pertanian tropis yang adaptif terhadap perubahan iklim, SDG 14: Ekosistem Lautan melalui penguatan wawasan perikanan berkelanjutan, SDG 15: Ekosistem Daratan melalui edukasi tentang pengelolaan sumber daya alam tropis yang berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring dan kolaborasi internasional antar mahasiswa, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara.

 

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta

Alumni Faperta UGM Gabung Riset Persepsi Budidaya Maggot sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik

berita Wednesday, 13 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melalui kolaborasi dengan Pusat Inovasi dan Agroteknologi (PIAT) UGM dan EarthCare Foundation turut berperan aktif dalam penelitian mengenai persepsi budidaya maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik di Indonesia. Penelitian ini berlangsung pada Maret hingga April 2026 dengan melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari kelompok masyarakat, instansi pemerintah, hingga perusahaan swasta.

Penelitian ini dipimpin oleh tim riset lintas fakultas yang terdiri dari Alan Soffan, S.P., M.Sc., Ph.D. (PIAT UGM), Dr. Prayogo Probo Asmoro, S.P., M.Si. (Fakultas Pertanian UGM), Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. (Fakultas Pertanian UGM), Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D. (Fakultas Biologi UGM), Lidia Sari, S.P., M.Si. (Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman), Alimah Putri Milainia, S.P., M.Sc., Alifia Khairun Naswita, S.P., dan Nari Nawang Purbamandala, S.P. (Asisten Peneliti).

Dalam kegiatan ini, tim surveyor Faperta UGM melakukan pemetaan budidaya black soldier fly (BSF) di tiga lokasi representatif, yaitu Omah Maggot Jogja (masyarakat), PT. Hayuning Bhumi Makmur (swasta), dan Lapas Kelas II A Purwokerto (pemerintah). Survei dilakukan untuk menggali persepsi publik sekaligus menganalisis motivasi stakeholder dalam mengembangkan budidaya maggot.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh stakeholder memberikan respon positif terhadap budidaya maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik. Stakeholder masyarakat dan pemerintah cenderung menekankan aspek pelestarian lingkungan dan peningkatan kapasitas sosial, sementara stakeholder swasta lebih menonjolkan aspek profit di samping kepedulian lingkungan. Meski berbeda motivasi, ketiganya memiliki tujuan utama yang sama: melestarikan lingkungan dan mengurangi volume sampah organik.

Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, seperti keterbatasan sumber pakan maggot yang belum terpilah dengan baik, konflik sosial terkait penolakan tumpukan sampah, serta belum adanya regulasi khusus yang mendukung pengembangan budidaya maggot di masyarakat. Model budidaya yang telah dilakukan oleh stakeholder diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat luas untuk memulai praktik serupa.

Keterlibatan alumni Fakultas Pertanian UGM dalam riset ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi muda terhadap isu lingkungan. Nari dan Alifia selaku alumni yang terlibat dalam tim surveyor menyampaikan, “Selama kuliah, kami terbiasa terlibat dalam project hibah penelitian bersama dosen pembimbing akademik. Pengalaman itu mengasah kemampuan kami dalam menangani riset hingga akhirnya dipercaya menjadi bagian dari penelitian PIAT UGM bersama lembaga internasional. Keterampilan yang diperoleh tidak hanya relevan di dunia akademik, tetapi juga aplikatif dalam dunia profesional, khususnya dalam pengolahan data, analisis, dan pengambilan keputusan berbasis riset”

Kegiatan riset ini secara langsung mendukung pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Nari Nawang Purbamandala

123…18

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Asesmen Lapangan LAM PTIP
    04/06/2026
  • Asesmen Lapangan LAM PTIP Evaluasi Mutu Program Studi Doktor Ilmu Pertanian UGM
    04/06/2026
  • Prodi EPA Faperta UGM Gelar Agripreneur Expo 2026 sebagai Puncak Mata Kuliah Kewirausahaan
    04/06/2026
  • Perpustakaan Faperta UGM Dukung Atmosfer Penelitian Mahasiswa dengan Layanan Luring dan Daring
    02/06/2026
  • KAB Faperta UGM Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2026 Lewat Subproposal ASAGRI
    29/05/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju