
Sebanyak 37 kilogram ikan tuna hadir dalam rangkaian Family Gathering Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melalui kolaborasi dengan Forum Maritim Bali pada Minggu, 13 September 2026. Tuna yang telah dipotong dan dibumbui tersebut diolah menjadi beragam sajian, di antaranya sate dan sashimi, serta dinikmati bersama oleh peserta kegiatan.
Kehadiran tuna tidak sekadar menjadi bagian dari hidangan dalam kegiatan kebersamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi hasil laut sebagai sumber pangan bergizi. Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung pertumbuhan serta pemeliharaan dan perbaikan jaringan. Melalui penyajian tuna dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal lebih dekat pemanfaatan hasil perikanan sebagai bagian dari sumber pangan dan protein.

Selain memiliki nilai gizi, tuna merupakan salah satu komoditas hasil perikanan yang memiliki peluang untuk dikembangkan melalui inovasi pengolahan pangan. Pengolahan ikan menjadi berbagai jenis sajian dapat memperkenalkan keragaman pemanfaatan hasil laut sekaligus membuka perspektif mengenai potensi pengembangan produk pangan berbasis sumber daya perikanan.
Kegiatan ini juga memperlihatkan keterkaitan antara sektor pertanian, pangan, dan kelautan. Sebagai bagian dari sistem pangan yang saling terhubung, hasil perikanan dapat dikembangkan melalui pendekatan pengolahan, inovasi, dan edukasi sehingga manfaatnya dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat.

Kolaborasi antara Faperta UGM dan Forum Maritim Bali dalam menghadirkan tuna pada Family Gathering menjadi salah satu bentuk pengenalan potensi pangan laut kepada sivitas akademika. Kegiatan tersebut sekaligus membuka ruang interaksi dan edukasi mengenai pentingnya mengenal sumber daya pangan Indonesia, baik yang berasal dari daratan maupun lautan.
Lebih dari sekadar sajian, kehadiran 37 kilogram tuna dalam kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kekayaan sumber daya laut Indonesia memiliki potensi yang dapat dikenalkan melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pemanfaatannya perlu berjalan seiring dengan kesadaran terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan dan ekosistem laut.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui pengenalan hasil perikanan sebagai sumber pangan dan protein, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kesadaran mengenai konsumsi pangan bergizi, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui edukasi mengenai potensi pangan laut dan pemanfaatan hasil perikanan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengenalan potensi nilai tambah dan pengembangan produk berbasis hasil perikanan, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan dan pengenalan inovasi pengolahan hasil perikanan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan hasil perikanan menjadi produk pangan secara lebih bernilai tambah dan bertanggung jawab, SDG 14: Ekosistem Lautan melalui peningkatan kesadaran terhadap potensi dan keberlanjutan sumber daya laut, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Faperta UGM dan Forum Maritim Bali dalam kegiatan edukasi dan pengenalan potensi pangan laut.
Melalui kegiatan tersebut, ikan tuna tidak hanya hadir sebagai hidangan dalam Family Gathering Faperta UGM, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan potensi pangan laut, pentingnya sumber protein, inovasi pengolahan hasil perikanan, serta kesadaran terhadap keberlanjutan sumber daya maritim. Dari sebuah sajian di meja makan, tuna menjadi pintu masuk untuk mengenalkan hubungan antara pangan, inovasi, dan keberlanjutan laut kepada sivitas akademika.
Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM