• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Arsip:

SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Dr. Kengo Inoue Ungkap Potensi Mikroba Elektrogenik dalam Menghasilkan Energi Bersih

berita Tuesday, 21 April 2026

Dalam sesi ketiga Biotechnology Seminar di Fakultas Pertanian UGM, Dr. Kengo Inoue dari Faculty of Agriculture, Miyazaki University, memaparkan peran komunitas mikroba elektrogenik dalam sistem Microbial Fuel Cells (MFCs). Penelitiannya menunjukkan bagaimana komunitas mikroba mampu mengolah limbah cair sekaligus menghasilkan energi listrik.

Dalam paparannya, Dr. Inoue menjelaskan bahwa sistem Microbial Fuel Cells (MFCs) yang dioperasikan selama lebih dari tiga tahun mampu mempertahankan kinerja tinggi secara konsisten. Selama periode tersebut, terjadi pengayaan mikroorganisme tertentu, terutama methanogens dan sulfate-reducing bacteria, yang berperan penting dalam menjaga stabilitas sistem. Kehadiran kedua kelompok mikroba ini tidak hanya meningkatkan efisiensi degradasi senyawa organik dalam limbah cair, tetapi juga memperkuat kapasitas sistem dalam menghasilkan energi bersih.

Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan MFCs sangat bergantung pada keseimbangan komunitas mikroba yang terbentuk secara alami. Dengan memahami dinamika populasi mikroba, teknologi ini dapat dikembangkan lebih jauh untuk menjawab tantangan pengelolaan limbah sekaligus mendukung transisi menuju energi terbarukan.

Paparan Dr. Inoue memperlihatkan bagaimana riset dari Miyazaki University dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan teknologi bioteknologi global. Kehadirannya di Faperta UGM memperkuat jejaring akademis internasional dan membuka peluang kolaborasi riset di bidang energi terbarukan dan pengelolaan lingkungan.

Riset Dr. Inoue memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), meliputi SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Dr. Mari Maeda-Yamamoto Ungkap Arah Baru Industri Food Healthcare di Seminar Bioteknologi UGM

berita Tuesday, 21 April 2026

Sebagai penutup rangkaian Biotechnology Seminar di Fakultas Pertanian UGM, Dr. Mari Maeda-Yamamoto dari Institute of Food Research, National Agriculture and Food Research Organization (NARO), Jepang, memaparkan pengembangan teh hijau sebagai pangan fungsional melalui materi berjudul Development of Functional Green Tea Using Functional Food Labeling System in Japan.

Dr. Maeda-Yamamoto menjelaskan bahwa Jepang memiliki sistem klasifikasi produk pangan yang jelas dan ketat. Produk pangan secara umum tidak diperkenankan mencantumkan klaim kesehatan. Namun, terdapat kategori khusus seperti Foods for Special Dietary Uses yang diperuntukkan bagi pasien, ibu hamil, bayi, atau individu dengan kesulitan menelan, yang memerlukan pemeriksaan dari Consumer Affairs Agency (CAA).

Lebih lanjut, beliau menyoroti kategori Foods with Health Claims (FHC) yang terbagi menjadi tiga:

  • FOSHU (Foods for Specified Health Uses): diberlakukan sejak 1991 dengan pemeriksaan ketat oleh CAA.
  • FNFC (Foods with Nutrient Function Claims): diberlakukan sejak 2001 dengan standar yang sudah ditetapkan, tanpa perlu pemeriksaan atau registrasi.
  • FFC (Foods with Function Claims): diberlakukan sejak 2015 dengan sistem notifikasi, di mana produsen dapat mencantumkan klaim fungsional dengan tanggung jawab penuh terhadap riset ilmiah yang mendasarinya.

Dalam konteks ini, teh hijau dikembangkan sebagai pangan fungsional dengan klaim kesehatan yang berbasis penelitian ilmiah. Sistem pelabelan ini memastikan bahwa konsumen memperoleh produk yang tidak hanya aman, tetapi juga terbukti memberikan manfaat kesehatan.

Selain membahas sistem pelabelan, Dr. Maeda-Yamamoto juga menyinggung arah riset masa depan yang dikembangkan oleh NARO. Konsep ini bertujuan membangun sistem yang mampu merancang diet personal optimal sesuai kondisi fisik, preferensi, dan kebiasaan individu. Melalui analisis pangan yang kaya, sistem ini akan memberikan informasi nutrisi dan bahan fungsional yang dikonsumsi sehari-hari, sehingga masyarakat dapat lebih sadar akan pola makan mereka.

Riset ini diharapkan melahirkan industri baru di bidang food healthcare dengan mengintegrasikan pangan, kesehatan, dan gaya hidup. Contoh aplikasinya mencakup perawatan kesehatan mental melalui agrowisata dan pangan optimal, peningkatan performa olahraga melalui diet personal, dukungan konsentrasi belajar dengan pangan fungsional di sekolah, dan perawatan kecantikan kulit melalui diet yang sesuai.

Fakultas Pertanian UGM menutup seminar dengan penegasan bahwa bioteknologi tidak hanya berperan dalam pengelolaan lingkungan dan energi, tetapi juga dalam peningkatan kualitas pangan dan kesehatan masyarakat. Seminar ini menjadi bukti nyata kontribusi UGM terhadap ilmu pengetahuan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

.

Prof. Hideaki Nojiri Ungkap Temuan Degradasi Senyawa Aromatik dalam Seminar Bioteknologi

berita Tuesday, 21 April 2026

Fakultas Pertanian UGM mengawali rangkaian Biotechnology Seminar dengan paparan dari Prof. Hideaki Nojiri dari Graduate School of Agricultural and Life Sciences, The University of Tokyo. Dalam presentasinya, ia memperkenalkan teknologi penyaringan terbaru yang mampu mengungkap keberadaan degrader aromatik baru serta interaksi tersembunyi antar bakteri di lingkungan.

Prof. Nojiri menekankan bahwa perilaku bakteri di alam tidak dapat dipahami hanya dari satu strain, melainkan melalui konsorsium mikroba yang bekerja secara sinergis. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Hazardous Materialsmenunjukkan bagaimana komunitas bakteri berkolaborasi untuk mendegradasi senyawa berbahaya seperti pyrene, sehingga membuka peluang besar bagi pengembangan teknologi bioremediasi.

Paparan tersebut tidak hanya memperkaya wawasan sivitas akademika mengenai mikrobiologi lingkungan, tetapi juga menegaskan kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan berkelanjutan. Riset ini mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs), meliputi SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 15: Ekosistem Daratan.

Dengan gaya penyampaian yang akademis dan inspiratif, Prof. Nojiri membuka jalannya seminar sebagai forum ilmiah yang menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM untuk menghadirkan riset mutakhir yang relevan bagi tantangan global, sekaligus memperkuat jejaring akademis internasional.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Seminar Bioteknologi Bersama Akademisi Jepang

berita Tuesday, 21 April 2026

Departemen Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), menyelenggarakan Biotechnology Seminar pada Minggu, 19 April 2026, di Ruang Venture, Gedung AGLC lantai 6. Seminar yang berlangsung pukul 09.00–11.30 WIB ini menghadirkan empat pakar bioteknologi dari berbagai institusi ternama di Jepang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan dosen dari Fakultas Pertanian, meliputi Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Pertanian, Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D. selaku Manajer AGLC, serta Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D. selaku Ketua Prodi Sarjana Mikrobiologi Pertanian dan moderator pada acara tersebut.

Para pembicara berasal dari berbagai institusi dengan topik materi yang beragam, antara lain:

  • Hideaki Nojiri dari Graduate School of Agricultural and Life Sciences, The University of Tokyo, dengan materi berjudul New screening technology reveals the presence of novel aromatic degraders and hidden bacterial interactions
  • Chiho Suzuki-Minakuchi dari Graduate School of Agricultural and Life Sciences, The University of Tokyo, dengan materi berjudul Survival strategies of xenobiotic-degrading bacteria: Heterogeneity in plasmid-borne catabolic ability
  • Kengo Inoue dari Faculty of Agriculture, Miyazaki University, dengan materi berjudul Electrogenic Microbial Communities in Microbial Fuel Cells Treating Diverse Real Wastewaters
  • Mari Maeda-Yamamoto dari Institute of Food Research, National Agriculture and Food Research Organization (NARO), dengan materi berjudul Development of functional green tea using functional food labeling system in Japan

Kehadiran para akademisi dari The University of Tokyo, Miyazaki University, dan NARO mencerminkan eratnya hubungan kerja sama internasional antara Faperta UGM dan institusi pendidikan serta riset di Jepang. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat reputasi Fakultas Pertanian UGM sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berkontribusi bagi masyarakat global.

Seminar ini menjadi wadah penting bagi sivitas akademika untuk memperluas wawasan terkait inovasi bioteknologi, mulai dari pemanfaatan mikroba dalam pengolahan limbah hingga pengembangan pangan fungsional. Diskusi yang dihadirkan tidak hanya memperkaya pengetahuan ilmiah, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), mencakup SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Kolaborasi Positif: PT Kairos Jaya Sejahtera Hadir di Gene Expression Workshop

berita Wednesday, 15 April 2026

Dalam rangkaian Gene Expression Workshop yang diselenggarakan Fakultas Pertanian (Faperta) UGM, tidak hanya para akademisi yang berperan aktif, tetapi juga mitra industri turut memberikan kontribusi. PT Kairos Jaya Sejahtera, sebagai kolaborator penyedia peralatan laboratorium, berkesempatan menyampaikan profil perusahaan di hadapan peserta workshop.

Melalui presentasi tersebut, PT Kairos Jaya Sejahtera memperkenalkan berbagai produk unggulan dan layanan yang mendukung riset bioteknologi, mulai dari reagen, instrumen molekuler, hingga perangkat analisis mutakhir. Kehadiran perusahaan ini menegaskan komitmen mereka dalam mendukung dunia pendidikan dan penelitian, khususnya dalam bidang pertanian dan ilmu hayati.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara akademisi dan industri, di mana penyediaan peralatan berkualitas tinggi dapat memperkuat kapasitas riset mahasiswa dan peneliti. Dengan dukungan mitra seperti PT Kairos Jaya Sejahtera, workshop tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga membuka peluang jejaring dan inovasi berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan semangat pencapaian SDGs, terutama SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Livak Method in Focus: Data Processing in Gene Expression Workshop

berita Wednesday, 15 April 2026

Setelah sesi pertama yang berfokus pada praktik langsung analisis qPCR, Fakultas Pertanian (Faperta) UGM melanjutkan Gene Expression Workshop dengan Materi 2: Pengolahan Data Menggunakan Metode Livak. Sesi ini dibawakan oleh Dr. Sc. M. Idris, S.Si., M.Si., yang memberikan penjelasan mendalam mengenai prinsip dasar dan penerapan metode Livak dalam penelitian ekspresi gen.

Metode Livak, atau Double Delta Ct Method, merupakan pendekatan matematis paling umum dalam analisis qPCR. Dr. Idris menjelaskan bahwa tujuan utama metode ini adalah menentukan fold-change ekspresi gen pada sampel perlakuan dibandingkan dengan sampel kontrol. Peserta diajak memahami tahapan perhitungan mulai dari ΔCt (Normalisasi terhadap gen referensi), ΔΔCt (Perbandingan dengan kontrol), hingga Fold Change (2^-ΔΔCt) sebagai hasil akhir untuk menentukan apakah gen mengalami upregulation atau downregulation.

Selain itu, Dr. Idris menekankan pentingnya pemilihan gen referensi yang stabil serta kesesuaian efisiensi amplifikasi antara gen target dan gen referensi. Peserta juga diperkenalkan pada interpretasi hasil, di mana nilai fold change lebih dari 1 menunjukkan peningkatan ekspresi gen, sedangkan nilai kurang dari 1 menunjukkan penurunan ekspresi.

Materi ini memperkuat keterampilan analisis data peserta, melengkapi pengalaman laboratorium dari sesi sebelumnya. Dengan kombinasi praktik dan teori, workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas mahasiswa dan peneliti dalam riset bioteknologi, sekaligus mendukung pencapaian SDGs, yaitu SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

 

 

Mengasah Keterampilan Molekuler: Hands-on qPCR dalam Gene Expression Workshop

berita Wednesday, 15 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Gene Expression Workshop dengan materi 1 fokus pada praktik langsung analisis qPCR (Quantitative Polymerase Chain Reaction). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 9 April 2026 di Ruang Venture, Gedung AGLC Lantai 6 dan diikuti oleh mahasiswa serta peneliti yang tertarik mendalami teknik molekuler untuk memahami ekspresi gen.

Workshop ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis dalam mengoperasikan metode qPCR, sebuah teknologi penting dalam penelitian biologi molekuler yang digunakan untuk mengukur tingkat ekspresi gen secara akurat. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga kesempatan melakukan eksperimen langsung di laboratorium, sehingga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis sekaligus memperkuat pemahaman konsep dasar.

Dalam sesi ini, Prof. Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D selaku pemateri, menekankan pentingnya pemahaman teknis qPCR sebagai metode kuantitatif untuk menganalisis ekspresi gen. Peserta diajak mempraktikkan tahapan analisis mulai dari amplification plot, interpretasi Ct value, hingga melt curve analysis untuk memastikan spesifisitas hasil amplifikasi. Selain itu, beliau juga mengingatkan sejumlah hal krusial, seperti penyimpanan reagen dalam kondisi dingin, ketelitian saat pipetting, serta pencegahan gelembung udara pada PCR tube.

Workshop ini tidak hanya memberikan pengalaman laboratorium, tetapi juga memperkuat landasan teoritis dengan merujuk pada penelitian terkini, termasuk karya Prof. Ani dan tim yang menyoroti ekspresi gen terkait ketahanan tanaman terhadap paparan UV-B.

Workshop ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Gelar Workshop Gene Expression: Mastering Real-Time PCR

berita Monday, 13 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan Gene Expression Workshop: Mastering Real-Time PCR – Understanding Transcriptomic Dynamics Under Climate Change di Ruang Venture lantai 6, Gedung Agrotropica Learning Center (AGLC) pada Kamis, 9 April 2026. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran intensif bagi akademisi dan praktisi untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika transkriptomik dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Workshop dibuka dengan sambutan hangat dari Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D. selaku Manajer AGLC dan Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D., selaku Wakil Manajer AGLC yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam riset molekuler serta memberikan pengarahan terkait fasilitas AGLC.

Rangkaian kegiatan berlangsung padat dan komprehensif, terdiri dari Materi 1: Hands-on qPCR Analysis oleh Prof. Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D. (Dosen Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan), sesi praktik laboratorium, diskusi interaktif, presentasi industri oleh PT Kairos Jaya Sejahtera yang menyoroti aplikasi teknologi PCR dalam dunia usaha, serta Materi 2: Gene Expression Data Analysis oleh Dr. Sc. M. Idris, S.Si., M.Si.

Dengan durasi penuh dari pukul 08.00 hingga 16.05 WIB, workshop ini memberikan pengalaman menyeluruh mulai dari teori, praktik, hingga analisis data. Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif dalam sesi diskusi dan praktik laboratorium.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Humas UGM dan Fakultas Pertanian Produksi Konten Promosi Prodi Mikrobiologi Pertanian

berita Monday, 13 April 2026

Tim Humas Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Fakultas Pertanian (Faperta) UGM melaksanakan produksi konten video promosi program studi, salah satunya Prodi Mikrobiologi Pertanian. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 7 April 2026 yang bertujuan untuk memperkenalkan keunggulan akademik, fasilitas, serta prospek karier lulusan kepada masyarakat luas dengan kemasan kreatif dan inspiratif.

Dalam proses pengambilan gambar, hadir Ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian, Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M.Eng, Ph.D., Ketua Program Studi Mikrobiologi Pertanian, Dr. Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., sejumlah mahasiswa, serta Tim Media Fakultas Pertanian. Kolaborasi ini menampilkan suasana belajar, praktikum, hingga interaksi mahasiswa dengan dosen, sekaligus menyoroti aplikasi ilmu mikrobiologi untuk pertanian berkelanjutan, industri pangan, dan lingkungan.

Storyboard video menekankan pesan bahwa mikroorganisme memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan tanah, meningkatkan produktivitas pertanian, hingga mendukung ketahanan pangan. Selain memperkenalkan kurikulum yang lengkap, mulai dari genetika, taksonomi, fisiologi mikroorganisme hingga bioteknologi molekuler. Video ini juga menyoroti prospek karier lulusan yang luas, seperti quality control di industri pangan, ahli bioteknologi, peneliti laboratorium, hingga peluang menjadi mikrobiologis di lingkup militer.

Dengan dukungan Humas UGM dan Fakultas Pertanian, konten ini diharapkan mampu memperkuat citra positif UGM sebagai kampus yang terus berinovasi dalam menyampaikan informasi akademik secara kreatif dan dekat dengan generasi muda.

Selain memperkenalkan prodi, kegiatan ini juga memperkuat citra Faperta UGM sebagai institusi yang aktif mengkomunikasikan kontribusi akademik terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), seperti SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Tenangkan Perut, Fokuskan Pikiran: Pondasi UTS Fakultas Pertanian UGM

berita Wednesday, 8 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menghadirkan program Pondasi UTS yang menyediakan sarapan gratis bagi mahasiswa selama periode Ujian Tengah Semester (UTS) tahun akademik 2025/2026. Program ini berlangsung pada 6 hingga 17 April 2026 di Kantin Sehat Fakultas Pertanian UGM dengan menyediakan 200 porsi setiap pagi. Inisiatif ini bertujuan mendukung mahasiswa agar tetap fokus dan bertenaga dalam menghadapi ujian.

Selain menyediakan sarapan bergizi, program ini juga menggunakan wadah ramah lingkungan sebagai bentuk komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek konsumsi dan produksi berkelanjutan. Upaya ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap mahasiswa berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Nazzalah Salsabila Tri Ramadhani, mahasiswa Proteksi Tanaman angkatan 2025, mengaku bahwa program ini sangat membantunya menjaga konsentrasi. “Aku sering kesulitan fokus, jadi sarapan sebelum ujian benar-benar membantu berpikir lebih jernih untuk menjawab soal. Program ini selalu kita tunggu setiap UTS dan UAS” ungkapnya dengan penuh semangat.

Hal serupa disampaikan Fasikhul Zulfan Fuadi dari Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2025. Ia menyoroti bagaimana Pondasi UTS menjadi penolong bagi mahasiswa yang harus berangkat pagi. “Biasanya ujian dimulai cukup pagi, jadi banyak teman-teman yang terburu-buru dan tidak sempat sarapan. Program ini membantu kami memenuhi nutrisi agar siap menghadapi ujian,” jelasnya.
Dari sisi penyedia makanan, Pak Hari dari Tenant Kedai Nakmantu menilai program ini terus berkembang dari segi mutu dan respon mahasiswa. “Program Pondasi dari awal sampai sekarang bagus, kualitas meningkat, mahasiswa juga antusias. Saya sangat mendukung program ini dan berharap tetap berlanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Bu Lis dari Dapur Ibu menekankan manfaat langsung bagi daya ingat dan konsentrasi mahasiswa. “Program ini sangat baik untuk diteruskan karena membantu meningkatkan kerja otak dan mempermudah konsentrasi belajar. Dengan begitu, mahasiswa bisa melaksanakan ujian dengan maksimal,” katanya.

Program Pondasi UTS Fakultas Pertanian UGM tidak hanya memberikan sarapan gratis, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan antara fakultas, mahasiswa, dan tenant kantin. Dengan penggunaan wadah ramah lingkungan, program ini sekaligus mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

123…19

BERITA FAKULTAS

  • Dr. Kengo Inoue Ungkap Potensi Mikroba Elektrogenik dalam Menghasilkan Energi Bersih
    21/04/2026
  • Dr. Mari Maeda-Yamamoto Ungkap Arah Baru Industri Food Healthcare di Seminar Bioteknologi UGM
    21/04/2026
  • Prof. Hideaki Nojiri Ungkap Temuan Degradasi Senyawa Aromatik dalam Seminar Bioteknologi
    21/04/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Seminar Bioteknologi Bersama Akademisi Jepang
    21/04/2026
  • Pidato Prof. Dwidjono: Terima Kasih dan Dedikasi Sepanjang Hidup untuk Fakultas Pertanian UGM
    20/04/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju