• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
  • page. 2
Arsip:

SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Opening SC-STAF 2026: Ms. Vera de la Cruz Sampaikan Keberlanjutan Usaha Tani melalui Studi Komparasi Pertanian Organik di Filipina

berita Wednesday, 8 July 2026

Antusiasme luar biasa mewarnai sesi invited speaker pada sesi Opening Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), Senin, 6 Juli 2026. Ruang diskusi virtual dipenuhi dengan interaksi dinamis saat pakar standardisasi pertanian asal Filipina, Ms. Vera Ysabel de la Cruz, M.Agr., memaparkan materi bertajuk “The Philippine Experience in Organic Agriculture“.

Dalam paparannya, Ms. Vera menekankan bahwa tantangan pertanian abad ke-21 di wilayah tropis sangatlah kompleks, mulai dari degradasi kualitas tanah, tekanan sumber daya air, hingga penuaan populasi petani. Guna mengatasi hal ini, pertanian organik hadir sebagai salah satu jalur krusial menuju sistem pangan yang lebih berkelanjutan dan tangguh. Di sisi lain, sistem organik secara signifikan unggul karena memiliki dampak emisi gas rumah kaca (GWP) 35,6% lebih rendah dibandingkan sistem pertanian konvensional.

“Keberlanjutan sebuah sistem usaha tani tidak boleh hanya dievaluasi dari satu indikator kuantitas hasil panen saja, melainkan wajib memperhitungkan indikator multi-variabel seperti perlindungan iklim, keanekaragaman hayati, dan kesehatan tanah jangka panjang,”

Salah satu poin materi yang memantik diskusi paling interaktif adalah strategi Pemerintah Filipina dalam membangun rantai kepercayaan produk organik dari hulu ke hilir. Sifat produk organik merupakan credence attribute, artinya konsumen tidak bisa memverifikasi aspek keorganikan produk hanya dengan melihat penampakan fisiknya saja.  Ms. Vera membagikan pengalaman Filipina yang sukses memperkuat payung hukum lewat Republic Act No. 11511 (Amandemen UU Pertanian Organik). Regulasi ini memperkuat sistem penjaminan mutu melalui dua skema akreditasi di bawah supervisi DA-BAFS.

Hadirnya perspektif komparatif internasional dari Ms. Vera de la Cruz ini mempertegas peran aktif Faperta UGM dalam memfasilitasi transfer pengetahuan global demi mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui kegiatan ini, Faperta UGM berkontribusi pada SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sistem pertanian berkelanjutan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengurangan penggunaan bahan kimia sintetis dalam pertanian, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran dan pertukaran pengetahuan internasional, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui praktik budidaya yang lebih ramah lingkungan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan sistem standardisasi dan sertifikasi pertanian organik, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengembangan sistem produksi dan konsumsi pangan organik, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui penerapan sistem pertanian dengan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah, SDG 15: Menjaga Ekosistem Daratan melalui perlindungan kesehatan tanah dan keanekaragaman hayati, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi internasional dalam pengembangan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim SC-STAF 2026

Tim PKM-PM UGM Tumandur Dorong Pemberdayaan Ibu PKK Jurugsari melalui Inovasi Pengolahan Limbah Organik

berita Friday, 3 July 2026

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tumandur melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Kampung Jurugsari melalui Transformasi Limbah Organik menjadi Liquid Biofertilizer Berbasis Smart Compost Vessel menuju Agroregenerative Family Farm”. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026 di Kampung Jurugsari RW 57, Joho, Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa UGM dalam menjawab tantangan lingkungan, khususnya tingginya volume sampah rumah tangga yang didominasi oleh sampah organik. Penumpukan sampah yang tidak terkelola berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, menurunkan kualitas kesehatan masyarakat, serta mengurangi kenyamanan hidup.

Melalui inovasi Smart Compost Vessel, Tim PKM-PM Tumandur memperkenalkan teknologi pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (liquid biofertilizer). Produk ini tidak hanya membantu masyarakat mengelola sampah secara mandiri, tetapi juga memberikan nilai tambah dengan mendukung pertanian pekarangan sebagai bagian dari ketahanan pangan keluarga.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 16 peserta dari Ibu-Ibu PKK Kampung Jurugsari, serta dihadiri oleh Bapak Purwoko selaku Ketua RW 57, Ibu Rini selaku Ketua PKK Kampung Jurugsari, Retnaningsih selaku Dukuh Joho, Apri Nugroho selaku perwakilan Kalurahan Condongcatur, serta Tim PKM-PM UGM.

Tim PKM-PM Tumandur terdiri atas Siti Nur Khasanah (Ilmu Tanah 2024), Rayhan Arva Pradipa (Pariwisata 2024), Nafi’atush Sholikhah (Ilmu dan Industri Peternakan 2023), Vina Ayu Lestari (Elektronika dan Instrumentasi 2023), serta Naafianda Ra’uuf Prastya (Bahasa Inggris 2024), dengan bimbingan Dr. Ir. Miftahush Shirothul Haq, S.Pt., IPP. dari Fakultas Peternakan UGM.

Ketua Tim, Siti Nur Khasanah, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai sarana belajar bersama masyarakat. “Kami berharap program ini dapat menjadi wadah pembelajaran dalam mengelola sampah organik agar lebih bermanfaat bagi lingkungan dan pekarangan rumah,” ujarnya.

Ibu Rini menyampaikan apresiasi atas persiapan matang yang dilakukan Tim PKM-PM UGM dan berharap program ini bisa terus berlanjut. Dukungan serupa juga datang dari Bapak Purwoko, Ibu Retnaningsih, serta Apri Nugroho, yang menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi yang baik antara masyarakat dengan pemerintah setempat agar program dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata.

Antusiasme peserta terlihat melalui diskusi interaktif mengenai mekanisme pengolahan sampah organik, penggunaan Smart Compost Vessel, hingga pemanfaatan pupuk cair untuk budidaya tanaman pangan di pekarangan rumah.

Program Tumandur mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan keluarga berbasis pertanian pekarangan dan pemanfaatan pupuk organik cair, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengelolaan lingkungan yang lebih sehat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan limbah organik, SDG 5: Kesetaraan Gender melalui pemberdayaan Ibu-Ibu PKK sebagai agen perubahan di tingkat keluarga dan komunitas, SDG 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan melalui pengurangan timbulan sampah rumah tangga, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengolahan limbah organik menjadi produk bernilai tambah, serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pemanfaatan pupuk organik yang mendukung kesehatan tanah dan keberlanjutan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat sinergi akademisi dan masyarakat, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan, ketahanan pangan keluarga, serta kesejahteraan sosial di Kampung Jurugsari.

 

Penulis: Nafi’atush Sholikhah, Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Rayhan Arva Pradipa

Day 2 WorldVeg Advanced Training in Plant Health: Insect Pest Diagnostics & Resistance Screening

berita Wednesday, 1 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menjadi tuan rumah rangkaian WorldVeg: Advanced Training in Plant Health yang memasuki hari kedua pada Selasa, 23 Juni 2026. Bertempat di Ruang Venture Gedung AGLC Lantai 6 dan Laboratorium Ilmu Penyakit Tumbuhan Bagian Klinik Tanaman, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT), kegiatan ini menghadirkan sesi intensif mengenai Insect Pest Diagnostics & Resistance Screening yang dipandu oleh para pakar internasional.

Kegiatan dimulai dengan pemaparan dari Dr. Stephen Othim dan Dr. Sopana Yule mengenai identifikasi hama utama pada tanaman sayuran, seperti tomat, cabai, kubis, dan bawang daun. Diskusi menyoroti peran vektor serangga dalam penularan penyakit serta strategi pemantauan gejala di lapangan. Peserta kemudian mengikuti sesi praktikum identifikasi hama menggunakan mikroskop dan kaca pembesar untuk mengenali spesimen serta gejala kerusakan, sekaligus mempelajari teknik pengambilan sampel dan penggunaan alat pemantauan. Dari UGM, Dr. Prayogo Probo Asmoro turut membimbing kegiatan praktikum ini.

Selanjutnya, Dr. Othim dan Dr. Yule memperkenalkan aplikasi resistance screening dalam surveilans dan pengendalian hama terpadu. Materi ini dilanjutkan dengan penjelasan dari Dr. Jo Chang dan Dr. Wallace Chen mengenai konsep penyaringan resistensi untuk penyakit bakteri dan jamur. Mereka menekankan prinsip inokulasi serta keterkaitan antara uji penyakit dengan pemuliaan tanaman.

Pada sesi laboratorium, peserta dilatih menyiapkan inokulum bakteri dan jamur untuk uji penyakit, termasuk protokol standar dan persiapan anthracnose assay. Prof. Ani Widiastuti (UGM) dan Dr. Chen memfasilitasi praktik inokulasi buah cabai dengan Colletotrichum spp. serta pengamatan perkembangan penyakit dan pengukuran lesi. Sementara itu, Dr. Chang memandu inokulasi tanaman dengan Ralstonia pseudosolanacearum (bacterial wilt) dan Xanthomonas spp. (bacterial spot), memperlihatkan metode infeksi serta observasi pasca inokulasi.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan kapasitas dalam menjaga produktivitas tanaman hortikultura; SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya pengurangan risiko kehilangan hasil akibat hama dan penyakit tanaman; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pelatihan berbasis praktik yang meningkatkan kompetensi peserta; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penerapan pengendalian hama terpadu dan pengembangan varietas tahan penyakit; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui peningkatan ketahanan sistem budidaya terhadap tekanan biotik yang semakin dipengaruhi perubahan iklim; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi internasional antara Fakultas Pertanian UGM dan World Vegetable Center dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan tanaman.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Day 1: World Vegetable Center dan Fakultas Pertanian UGM Fokus pada Diagnostik Penyakit Tumbuhan dan Tanaman Tahan

berita Wednesday, 1 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bersama World Vegetable Center (WorldVeg) resmi membuka rangkaian Advanced Training in Plant Health: From Field Surveillance to Molecular Technologies pada Senin, 22 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Venture Gedung AGLC Lantai 6 dan PIAT UGM ini menandai komitmen kuat UGM dalam memperkuat kapasitas akademik dan riset di bidang kesehatan tanaman.

Acara pembukaan dihadiri jajaran dekanat Fakultas Pertanian, yaitu Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, selaku Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM, serta Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Sambutan juga diberikan oleh Dr. Lourena Maxwell (WorldVeg) dan Prof. Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D. (Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, UGM), yang menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan penyakit tanaman.

Hari pertama pelatihan difokuskan pada konsep diagnostik penyakit tanaman. Dr. Lourena Maxwell dan Dr. Ram Khadka (WorldVeg) memaparkan alur diagnostik hama, jamur, bakteri, dan virus, mulai dari observasi lapangan hingga konfirmasi laboratorium. Sesi berikutnya menghadirkan Dr. M. Iqbal Maulana (Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, UGM) yang menjelaskan peran nematoda parasit dalam sistem produksi sayuran, dilanjutkan dengan praktikum identifikasi nematoda melalui ekstraksi DNA dan teknik PCR.

Selain itu, peserta mengikuti field scouting di PIAT UGM, mempelajari gejala penyakit pada cabai, tomat, dan sayuran daun secara langsung. Sesi ini juga memperkenalkan teknologi digital diagnostik seperti Plantix App dan Rapid Pathogen Analysis (RPA), yang semakin menegaskan relevansi inovasi teknologi dalam mendukung ketahanan pangan. Dr. Alan Soffan (UGM) memberikan materi terkait ekonomi sirkuler yang dilakukan di PIAT UGM.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui peningkatan kapasitas dalam menjaga kesehatan tanaman untuk mendukung ketahanan pangan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pengelolaan kesehatan tanaman yang berkontribusi terhadap keamanan pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pelatihan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Fakultas Pertanian UGM dan World Vegetable Center dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi di bidang kesehatan tanaman.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Gelar Program “PONDASI UAS” untuk Dukung Mahasiswa

berita Wednesday, 17 June 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan mahasiswa melalui program PONDASI UAS (Program Sarapan Gratis Ujian Akhir Semester). Inisiatif ini menyediakan 200 porsi sarapan gratis setiap hari bagi mahasiswa Fakultas Pertanian yang sedang menempuh Ujian Akhir Semester (UAS) Tahun Akademik 2025/2026.

Program berlangsung pada 9–19 Juni 2026 mulai pukul 06.30 WIB hingga selesai, bertempat di Kantin Sehat Fakultas Pertanian UGM. Mahasiswa yang ingin berpartisipasi cukup menunjukkan kartu ujian sebagai syarat untuk memperoleh sarapan.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan Inessya Resort dan KORPAGAMA Faperta UGM, yang bersama-sama berkomitmen meningkatkan semangat belajar sekaligus memperhatikan aspek kesehatan mahasiswa. Kehadiran program PONDASI UAS diharapkan dapat membantu mahasiswa menjaga energi dan konsentrasi selama ujian berlangsung, sekaligus memperkuat budaya kepedulian dan kebersamaan di lingkungan akademik.

Program PONDASI UAS mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Prodi Teknologi Hasil Perikanan UGM Produksi Video Profil untuk Promosi Akademik

berita Tuesday, 26 May 2026

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), melaksanakan kegiatan pembuatan video profil pada Senin, 25 Mei 2026. Proses pengambilan gambar dilakukan di laboratorium Prodi THP serta selasar Departemen Perikanan, dengan tujuan memperkenalkan keilmuan dan keunggulan prodi kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Indun Dewi Puspita, S.P., M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Prodi THP, bersama Ibu Dr. Susana Endah Ratnawati, S.Pi., M.Si., serta sejumlah mahasiswa yang berperan sebagai talent. Kehadiran pimpinan dan mahasiswa menunjukkan semangat kolaborasi dalam menampilkan wajah akademik dan inovasi prodi.

Teknologi Hasil Perikanan merupakan salah satu cabang ilmu perikanan yang berfokus pada pengolahan dan pengembangan produk berbasis komoditas perikanan. Melalui pendekatan ilmiah, prodi ini mengajarkan bagaimana bahan dasar dari sektor perikanan dapat diolah menjadi produk bernilai tambah, mendukung ketahanan pangan, serta membuka peluang industri kreatif berbasis sumber daya perairan.

Video profil ini diharapkan menjadi sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan Prodi THP kepada calon mahasiswa, mitra akademik, maupun masyarakat umum. Selain menampilkan fasilitas laboratorium dan aktivitas mahasiswa, video ini juga menegaskan komitmen prodi dalam mendukung tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Dengan adanya video profil ini, Prodi THP meneguhkan perannya sebagai pusat pembelajaran dan inovasi di bidang pengolahan hasil perikanan, sekaligus memperkuat kontribusi Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Athifah Rahmadhani Raih Juara 1, Wajah Baru Prestasi Faperta UGM di Sunan Kalijaga Cup XIII 2026

Prestasi Wednesday, 13 May 2026

Mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), Athifah Rahmadhani, mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas pada Open Karate Championship Sunan Kalijaga Cup XIII 2026. Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menyumbang signifikan bagi Faperta UGM dan dominasi UKM Karate Inkai UGM yang memborong 8 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu dari total 960 peserta nasional.

Kejuaraan yang digelar pada 1-2 Mei 2026 di Gedung Prof. Amin Abdullah, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, mempertemukan 74 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. UKM Karate Inkai UGM tampil superior, membuktikan konsistensi mereka sebagai kekuatan utama di ajang karate nasional. Prestasi ini melanjutkan tradisi keunggulan UGM dalam olahraga prestasi, di mana kontingen mereka mengalahkan pesaing kuat dari seluruh negeri.

Di tengah keberhasilan tim, Athifah Rahmadhani bersinar terang sebagai mahasiswi Program Studi Proteksi Tanaman, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Faperta UGM angkatan 2023. Pada nomor Senior Kumite -55 kg Putri, ia mengalahkan kontingen DIY dengan skor telak 5-0, menjadikannya juara 1 perorangan. Sebelumnya, Athifah juga telah mengukir emas di 15th Silent Knight Karate Cup 2026, menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik.

Prestasi seperti ini semakin relevan dalam konteks global, di mana kemenangan Athifah dan tim UKM Karate Inkai UGM mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Secara khusus, capaian mereka merefleksikan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui promosi olahraga sebagai gaya hidup aktif, serta SDG 5: Kesetaraan Gender dengan keberhasilan atlet putri di tingkat nasional. Selain itu, prestasi ini juga ini sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, yang terimplementasi melalui integrasi pendidikan akademik dengan pengembangan karakter non-akademik untuk pembangunan berkelanjutan. Faperta UGM bangga kontribusi mahasiswanya memperkuat komitmen universitas terhadap agenda global ini.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Athifah Rahmadhani

Mahasiswa Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian UGM Belajar Pemberdayaan Masyarakat melalui MBKM di Koperasi ECN

berita Wednesday, 13 May 2026

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM). Melalui kegiatan magang di Koperasi Produsen Energi Cakrawala Nusantara (ECN) yang berlokasi di PLTU Tanjung Awar-Awar, Kabupaten Tuban, Muhammad Yusron Sidiq, mahasiswa Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) angkatan 2023, memperoleh pengalaman langsung dalam bidang peternakan sekaligus memahami dinamika organisasi masyarakat.

Pada tahap awal, mahasiswa menjalani proses adaptasi dengan mengenal struktur organisasi koperasi, anggota, serta arah kerja lembaga. Proses ini memperkuat pemahaman bahwa komunikasi dan kemampuan beradaptasi merupakan faktor penting dalam bekerja bersama masyarakat.

Aktivitas harian mencakup pekerjaan teknis seperti pemupukan lahan rumput gajah untuk pakan ternak, pembersihan kandang, hingga pemberian pakan ayam dan rusa. Rutinitas tersebut menumbuhkan kesadaran bahwa keberhasilan usaha peternakan bergantung pada kedisiplinan dan konsistensi. Selain itu, mahasiswa mengembangkan keterampilan komunikasi melalui penyusunan media informasi berupa flyer dan folder promosi koperasi, serta berperan sebagai tour leader dalam kunjungan studi banding. Pengalaman ini memperkuat rasa percaya diri, tanggung jawab, dan kemampuan menyampaikan informasi secara sistematis.

Di luar aspek teknis, mahasiswa juga belajar mengenai kehidupan sosial masyarakat melalui rapat rutin, kegiatan sosial, dan acara kebersamaan. Hal ini menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh sistem kerja, tetapi juga oleh hubungan sosial yang erat antaranggota.

Kegiatan MBKM di Koperasi Produsen Energi Cakrawala Nusantara mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis pengalaman lapangan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas kerja dan kewirausahaan mahasiswa, serta SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan melalui penguatan komunitas berbasis koperasi dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui praktik peternakan dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, koperasi, dan masyarakat.

Program ini juga relevan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan lingkungan kerja dan komunitas yang mendukung kesejahteraan sosial masyarakat, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas kelembagaan koperasi dan pengembangan media komunikasi berbasis informasi.

Melalui kegiatan MBKM ini, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada terus mendorong mahasiswa untuk belajar secara langsung dari masyarakat sekaligus membangun kompetensi profesional dan sosial yang relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Muhammad Yusron Sidiq

 

PKP UGM Gelar Prospect Talks Book Insights #61: Bedah Buku CSR Kolaboratif

berita Thursday, 7 May 2026

Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) Universitas Gadjah Mada menjadi tuan rumah pelaksanaan kuliah umum dan diskusi akademik Prospect Talks Book Insights edisi ke-61. Agenda utama kegiatan ini adalah bedah buku “CSR Kolaboratif: Sinergi Multi Sektor dalam Pemberdayaan Masyarakat” yang diselenggarakan oleh Prospect Institute di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Rabu, 29 April 2026.

Diskusi menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dyah Putri Utami selaku penulis buku sekaligus Sustainability Consultant Manager Prospect Institute serta Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, M.S., yang merupakan Guru Besar Fakultas Pertanian.

Dalam pemaparannya, Dyah Putri Utami menekankan bahwa praktik CSR tidak hanya berhenti pada inisiatif perusahaan, tetapi perlu membangun ekosistem yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan. “Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menghasilkan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Sunarru Samsi Hariadi memberikan apresiasi atas hadirnya buku tersebut yang dinilai mampu memberikan perspektif komprehensif dalam memahami fenomena sosial secara kualitatif, sekaligus membuka peluang pengembangan model kolaborasi yang lebih terstruktur di masa depan.

Buku ‘CSR Kolaboratif’ merangkum refleksi dari berbagai edisi Prospect Talks, menyoroti pentingnya sinergi antar sektor untuk menghindari tumpang tindih program, serta relevansi sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemberdayaan masyarakat desa. Dimensi kesehatan, keanekaragaman hayati, ekonomi, lingkungan, hingga aspek sosial budaya juga menjadi bagian integral dalam praktik CSR yang dibahas.

Melalui kegiatan ini, Prodi PKP UGM menegaskan komitmennya sebagai ruang akademik yang aktif mendorong diskursus kritis dan kolaboratif, khususnya dalam isu pembangunan pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran kegiatan ini sekaligus memperkuat peran Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui integrasi ilmu, praktik, dan kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Prodi PKP UGM

Mahasiswa UGM Raih Prestasi di Kejuaraan Nasional Karate Sunan Kalijaga Cup XIII 2026

Prestasi Wednesday, 6 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian gemilang yang diraih oleh Zafira Nayla Mumtaz, mahasiswa Prodi Proteksi Tanaman angkatan 2025, dalam ajang Kejuaraan Nasional Open Karate Championship Sunan Kalijaga Cup XIII Tahun 2026. Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini berlangsung secara luring di Gedung Multipurpose kampus tersebut, dengan diikuti sekitar 700 peserta dari berbagai jenjang, mulai anak-anak, pelajar, hingga mahasiswa.

Kejuaraan yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini berlangsung secara luring di Gedung Multipurpose kampus tersebut, dengan diikuti sekitar 700 peserta dari berbagai jenjang, mulai dari anak-anak, pelajar, hingga mahasiswa. Kompetisi mempertandingkan dua kategori utama, yaitu kata (seni) dan kumite (tarung), dengan berbagai kelas mulai dari usia dini, pra-pemula, pemula, kadet, junior, under 21, hingga senior.

Prestasi Zafira menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UGM tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berkompetisi di tingkat nasional dalam bidang olahraga. Keberhasilan ini sejalan dengan komitmen universitas untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara holistik, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Capaian tersebut juga mencerminkan kontribusi mahasiswa terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Zafira Nayla Mumtaz

1234…23

BERITA FAKULTAS

  • Menatap Masa Depan Pangan Tropis: Paul Hamzah Sampaikan Paradigma Pertanian 5.0 dan Ekonomi Biru di SC-STAF 2026
    14/07/2026
  • Mengulas Urgensi Regenerasi Petani di Sesi Penutup Hari Kedua SC-STAF 2026: Mengangkat Suara Generasi Penerus ke Ruang Publik
    14/07/2026
  • Angkat Isu Pertanian di Amerika Serikat, Aidan K. Bobholz Berbagi Wawasan “Smart Agriculture” di SC-STAF 2026 Faperta UGM
    14/07/2026
  • Jejak Kreativitas Mahasiswa PKP UGM di PEKSIMIPROV DIY 2026
    14/07/2026
  • Harmoni Prestasi Mahasiswa PKP UGM di Panggung PEKSIMIPROV DIY 2026
    14/07/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju