• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
  • page. 4
Arsip:

SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Visiting Lecturer Prof. Siti Subandiyah Bahas Ralstonia dan Dampaknya pada Komoditas Unggulan

berita Monday, 2 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Khairun menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecturer/Scientist dengan menghadirkan Prof. Dr. Ir. Siti Subandiyah, M.Agr.Sc., dosen Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), pada Senin, 23 Februari 2026. Forum ilmiah ini menjadi wadah strategis bagi dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika untuk mendiskusikan serangan penyakit bakteri pembuluh tanaman yang disebabkan oleh kelompok Ralstonia solanacearum species complex (RSSC) di Provinsi Maluku Utara.
Dalam paparannya, Prof. Siti Subandiyah menekankan pentingnya kajian epidemiologi, identifikasi patogen, serta strategi pengendalian berbasis riset mutakhir. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sektor perkebunan dan pertanian, khususnya terhadap komoditas unggulan daerah yang rentan terhadap serangan penyakit tanaman.


Rangkaian kegiatan turut menghadirkan Dr. Owner dari Max Planck Institute for Biology yang menyampaikan materi mengenai Banana Blood Disease akibat infeksi Ralstonia syzygii. Penyakit ini dikenal sebagai ancaman serius bagi tanaman pisang karena menimbulkan kerugian ekonomi signifikan. Topik tersebut selaras dengan paparan Prof. Siti Subandiyah mengenai kasus serupa pada tanaman cengkeh, di mana fenomena pohon cengkeh mengering atau Penyakit Sumatera juga disebabkan oleh Ralstonia syzygii.


Keterkaitan kedua kasus ini menegaskan urgensi pemahaman komprehensif terhadap bakteri patogen pembuluh tanaman dalam konteks pertanian tropis. Melalui pertukaran pengetahuan lintas institusi dan internasional, Fakultas Pertanian Universitas Khairun memperkuat perannya sebagai pusat kajian penyakit tanaman yang responsif terhadap tantangan pertanian di kawasan Maluku Utara.


Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Tim Prof. Dr. Ir. Siti Subandiyah, M.Agr.Sc.

Perkuat Sektor Marikultur, Fakultas Pertanian UGM dan Woogene B&G Korea Selatan Jalin Kerja Sama Pengembangan Vaksin Ikan

beritakerjasama Friday, 27 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjalin kerja sama strategis dengan Woogene B&G Korea Selatan dalam pengembangan vaksin ikan. Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam memperkuat sektor marikultur Indonesia melalui inovasi di bidang kesehatan ikan dan budidaya laut berkelanjutan.

Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. dari Departemen Perikanan Faperta UGM menjadi tokoh sentral dalam riset ini dan akan mengawal pengembangan vaksin untuk mendukung industri budidaya laut nasional. Sinergi antara pimpinan fakultas dan tim peneliti diharapkan menjadi kunci keberhasilan implementasi kerja sama tersebut. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Woogene B&G ke UGM pada Desember 2025.

Pada Kamis, 26 Februari 2026, Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menegaskan bahwa kerja sama internasional menjadi salah satu strategi penting untuk memperkuat riset dan inovasi di bidang pertanian dan perikanan. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama, Prof. Subejo S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia, Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P., dan Ketua Unit Kerja Sama Dalam Negeri dan Luar Negeri, Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A.. Kehadiran tim peneliti yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. semakin memperkuat landasan teknis pengembangan vaksin ikan di sektor marikultur.

Selama lima tahun ke depan, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengembangkan vaksinasi ikan air laut, dengan fokus awal pada vaksin Iridovirus. Upaya ini ditujukan untuk meminimalisir risiko penyakit pada budidaya laut, khususnya komoditas unggulan seperti kerapu dan kakap putih. Peningkatan efisiensi produksi diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan pembudidaya ikan di berbagai wilayah Indonesia.

Kerja sama jangka panjang ini menjadi bukti nyata peran akademisi dan industri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Fakultas Pertanian UGM terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 14: Ekosistem Lautan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Kerja Sama Faperta UGM

Gelar “Sekolah Tani”, Faperta UGM dan PWNU DIY Berkolaborasi Hilirisasi Inovasi Padi Gamagora

berita Friday, 20 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan petani melalui kolaborasi strategis bersama Lembaga Pengembangan Pertanian PWNU DIY. Sinergi ini diwujudkan melalui program “Sekolah Tani” yang berfokus pada hilirisasi inovasi budidaya padi varietas Gamagora serta pemanfaatan pupuk hayati Bacillus sp.

Kegiatan ini dirancang untuk memberikan solusi konkret bagi petani dalam menghadapi tantangan pertanian modern dengan pendekatan yang ramah lingkungan dan ekonomis.

Program Sekolah Tani ini akan dilaksanakan dalam dua sesi intensif yang menghadirkan Tenaga Ahli dari Fakultas Pertanian UGM sebagai fasilitator utama:

  • Sesi 1 (Kamis, 26 Februari 2026): Fokus pada “Pelatihan dan Praktik Pembuatan Pupuk Hayati Bacillus sp”. Materi ini menawarkan solusi pupuk yang murah dan ramah lingkungan namun mampu menghasilkan panen yang melimpah.
  • Sesi 2 (Kamis, 5 Maret 2026): Fokus pada “Inovasi Budidaya Padi Gamagora”. Varietas unggulan UGM ini dikenal memiliki keunggulan panen cepat dan hasil produksi yang tinggi.

Kedua sesi tersebut akan berlangsung pukul 15.30-17.45 WIB bertempat di Venture Room, Lantai 6 Gedung AGLC, Fakultas Pertanian UGM.

Acara ini bersifat gratis dan terbuka bagi pihak-pihak yang ingin mendalami teknologi pertanian terbaru. Selain mendapatkan ilmu langsung dari para ahli, peserta juga akan mendapatkan fasilitas takjil karena bertepatan dengan suasana menjelang bulan Ramadan. Mengingat kuota yang terbatas, calon peserta diharapkan segera mendaftarkan diri melalui tautan resmi di ugm.id/daftarsekolahtani atau menghubungi narahubung Yuhri Ikhsan (0856-4222-1351).

Melalui Sekolah Tani ini, Faperta UGM berharap inovasi hasil riset universitas tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi dapat diadopsi langsung oleh masyarakat tani untuk meningkatkan kesejahteraan dan kedaulatan pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian Sustainable Development Goals khususnya pada SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Pendaftaran  : ugm.id/daftarsekolahtani

Narahubung  : Yuhri Ikhsan (0856-4222-1351)

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Posbindu Fakultas Pertanian: Wujud Kepedulian pada Kesehatan Sivitas Akademika

berita Wednesday, 18 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan sivitas akademika dengan menyelenggarakan Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Selasar Gedung A1 pukul 08.00–10.00 WIB dan diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan dengan penuh antusiasme.

Posbindu menjadi sarana penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar sekaligus meningkatkan kesadaran akan pola hidup sehat. Melalui kegiatan ini, peserta dapat melakukan screening kesehatan, mendapatkan informasi mengenai pencegahan penyakit tidak menular, serta berdiskusi langsung dengan tim kesehatan yang mendampingi.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Desy Putri Handayani, S.Pi., selaku Ketua Health Promoting University (HPU), menyampaikan bahwa Posbindu merupakan salah satu upaya untuk screening potensi penyakit tidak menular untuk sivitas akademika di Fakultas Pertanian UGM sejak 2023 dan mulai hadir dengan sistem baru yang terintegrasi ke berbagai layanan kesehatan di UGM.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi kesehatan civitas akademika, tetapi juga mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dengan fokus pada pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup. Posbindu menjadi bukti nyata bahwa Fakultas Pertanian berkomitmen menciptakan lingkungan kampus yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Faperta UGM

 

Menuju Kampus Sehat: Posbindu Faperta UGM Dorong Pencegahan Penyakit Tidak Menular

berita Friday, 6 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan sivitas akademika melalui kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Faperta UGM yang berlangsung di Ruang Venture Lt. 6 AGLC pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dengan diterapkannya sistem baru Posbindu UGM yang mengintegrasikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar dengan mekanisme rujukan internal ke berbagai fasilitas kesehatan di lingkungan UGM.

Melalui sistem tersebut, peserta dapat melakukan pemeriksaan Indeks Massa Tubuh (IMT), tekanan darah, asam urat, kolesterol, hingga gula darah secara cepat dan akurat. Seluruh data hasil pemeriksaan terekam dalam pangkalan data terpusat yang aman, sehingga tren kesehatan sivitas akademika dapat dipantau secara real-time melalui tampilan grafik yang informatif.

Sistem digital Posbindu UGM juga dilengkapi dengan fitur rujukan internal ke Rumah Sakit Akademik (RSA), Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM), serta Gadjah Mada Medical Center (GMC). Dengan mekanisme ini, tindak lanjut kesehatan peserta dapat dilakukan secara lebih terarah, terintegrasi, dan efisien sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

Untuk memastikan layanan berjalan optimal, para kader Posbindu telah memperoleh pelatihan khusus dalam pengoperasian platform digital tersebut. Penerapan sistem ini terbukti mampu memangkas waktu tunggu peserta sekaligus mempercepat alur pelayanan. Standarisasi layanan yang lebih profesional dan responsif terhadap risiko penyakit tidak menular diharapkan dapat mendorong setiap unit di lingkungan UGM untuk melaksanakan skrining kesehatan rutin secara mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan Posbindu Faperta UGM ini tidak hanya mendukung kesehatan sivitas akademika, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan capaian ini, Posbindu Faperta UGM menjadi wujud nyata komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung kampus sehat yang berkelanjutan, sejalan dengan upaya universitas mewujudkan lingkungan akademik yang produktif, sehat, dan berkontribusi pada agenda pembangunan global.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dr. Hoerussalam Wakili Wisudawan Terbaik: Syukur dan Kontribusi Pascasarjana Faperta UGM Periode II 2025/2026

berita Thursday, 22 January 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) sukses menyelenggarakan Purnawisuda Program Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 dengan penuh khidmat dan kebanggaan. Acara yang digelar di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Rabu, 21 Januari 2026 ini menjadi momen istimewa bagi para lulusan program magister (S2) dan doktor (S3) yang telah menuntaskan perjalanan akademik mereka. Selain sebagai perayaan atas capaian akademik individu, purnawisuda ini juga menegaskan komitmen Faperta UGM dalam menghasilkan sumber daya manusia unggul di bidang pertanian yang siap berkontribusi bagi pembangunan nasional, khususnya dalam menjawab tantangan ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan.

Dr. Hoerussalam ditetapkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Doktor Ilmu Pertanian dan dipercaya mewakili seluruh wisudawan dalam menyampaikan sambutan. Dalam pidatonya, ia menggambarkan purnawisuda sebagai perayaan atas proses akademik yang panjang sekaligus dinamika kehidupan mahasiswa S-2 dan S-3 di lingkungan Faperta UGM. Proses tersebut, menurutnya, menuntut ketekunan tinggi, ketangguhan berpikir kritis, kedewasaan emosional, serta kejujuran ilmiah sebagai fondasi utama dalam setiap tahap pembelajaran dan penelitian.

Lebih lanjut, Dr. Hoerussalam menyampaikan bahwa proses pembelajaran di Faperta UGM tidak hanya berfokus pada penguasaan pengetahuan teknis di bidang agronomi, agribisnis, maupun teknologi pangan, tetapi juga membentuk nilai-nilai luhur, seperti integritas akademik, etika penelitian, dan tanggung jawab keilmuan yang harus dijunjung tinggi sepanjang perjalanan karier profesional. Pengalaman akademik tersebut menjadi bekal penting bagi para lulusan untuk menghadapi dunia kerja yang kompetitif, baik di sektor akademik, penelitian, maupun industri pertanian.

Pada akhir sambutannya, Dr. Hoerussalam menegaskan komitmen para lulusan untuk memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional, keberlanjutan sumber daya alam pertanian, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan ilmu pertanian yang telah diperoleh. Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika, keluarga, dan pemangku kepentingan untuk terus mendukung pembangunan pertanian nasional yang berkelanjutan, sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Melalui kegiatan purnawisuda ini Faperta UGM berkomitmen dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan).

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Faperta UGM

Penelitian Faperta UGM Kaji Nanoalginat untuk Pengembangan Pakan Ikan Fungsional

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan penelitian berjudul “Nanoalginat untuk Pengembangan Pakan Ikan Fungsional”. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. selaku Ketua Tim Peneliti, dengan melibatkan 12 mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2). Penelitian berlangsung selama 10 bulan, terhitung sejak 28 Februari hingga 10 Desember 2025, dan dilaksanakan di wilayah Sleman.

Budidaya perikanan merupakan salah satu sektor strategis dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Namun demikian, sektor ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait ketersediaan pakan berkualitas serta tingginya risiko serangan penyakit pada ikan budidaya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suplementasi nanoalginat berbahan dasar Sargassum dalam pakan formulasi terhadap respon kekebalan seluler, histologi usus, serta pertumbuhan ikan nila.

Penelitian dilakukan dengan memelihara ikan nila berukuran 8–12 cm di dalam bak berbentuk tabung berkapasitas 1 m³ yang dilengkapi dengan sistem resirkulasi. Ikan ditebar dengan kepadatan 50 ekor per bak dan dipelihara selama dua bulan. Penelitian ini menggunakan lima perlakuan dengan tiga ulangan, yaitu pakan formulasi yang disuplementasi nanoalginat dengan dosis berbeda, alginat non-nano, serta pakan formulasi tanpa penambahan suplemen sebagai kontrol.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian nanoalginat tidak memberikan perbedaan yang signifikan terhadap pertumbuhan panjang dan berat ikan, tingkat kelangsungan hidup (SR), maupun rasio konversi pakan (FCR). Namun demikian, pada aspek kekebalan nonspesifik seluler, terjadi peningkatan yang signifikan pada aktivitas superoksida dismutase dan fagositosis pada hari ke-30, terutama pada perlakuan nanoalginat dosis 1,5 g. Pada hari ke-60, perbedaan signifikan juga terlihat pada aktivitas dan indeks fagositosis, dengan hasil terbaik ditunjukkan oleh perlakuan nanoalginat dosis 2 g.

Selain itu, analisis histologi usus menunjukkan bahwa perlakuan nanoalginat memberikan respons yang berbeda terhadap struktur jaringan usus ikan. Panjang vili usus terbaik diperoleh pada perlakuan nanoalginat dosis 0,5 g/kg, sementara ketebalan otot usus tertinggi ditemukan pada perlakuan nanoalginat dosis 1,5 g/kg. Temuan ini mengindikasikan bahwa nanoalginat memiliki potensi dalam meningkatkan efikasi sistem pencernaan dan daya tahan tubuh ikan.

Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan nanoalginat dalam pakan fungsional berpotensi meningkatkan sistem kekebalan ikan nila dan berkontribusi dalam upaya pencegahan penyakit pada budidaya perikanan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan pakan ikan fungsional yang inovatif, berkelanjutan, dan aplikatif bagi sektor budidaya perikanan nasional.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 14: Ekosistem Laut.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Penelitian Faperta UGM Kaji Pemanfaatan Streptomyces spp. untuk Pengendalian Patogen Tanaman

Uncategorized Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan penelitian berjudul “Pemanfaatan Streptomyces spp. untuk Pengendalian Patogen Tanaman”. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Siti Subandiyah, M.Agr.Sc. selaku Ketua Peneliti, melibatkan empat mahasiswa program Sarjana (S1) dengan Hibah Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa 2025, 1 mahasiswa S2 fastreck 2024, serta kerjasama melalui magang riset 2 mahasiswa S3 dan 1 mhs S2 dari Dept. Micobiology and Biotechnology Helsinki University 2023 di Dept. HPT UGM. Penelitian dengan hibah kerjasama dosen dan mahasiswa 2025 berlangsung selama delapan bulan, terhitung sejak 28 Februari hingga 23 November 2025, dan dilaksanakan di Laboratorium Bakteriologi dan Mikologi, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian UGM.

Streptomyces dikenal sebagai salah satu agen biokontrol potensial dalam pengendalian penyakit tanaman karena kemampuannya menghasilkan berbagai metabolit sekunder yang bersifat antagonis terhadap patogen. Namun demikian, kelompok bakteri ini juga diketahui dapat membawa antibiotic resistance genes (ARGs) yang berpotensi berkontribusi terhadap meningkatnya resistensi antimikroba di lingkungan pertanian. Kondisi tersebut semakin relevan mengingat penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak berpotensi mempercepat akumulasi ARGs serta terjadinya transfer gen horizontal di ekosistem pertanian.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan sejumlah 39 isolat Streptomyces spp. yang berasal dari berbagai sumber dalam menekan pertumbuhan jamur patogen Fusarium oxysporum f. sp. cubense Tropical Race 4 (TR4) penyebab penyakit layu pisang secara in vitro dengan 5 isolat diantaranya sudah diuji bersifat antagonis terhadap Ganoderma boninense patogen busuk pangkal batang kelapa sawit. Lebih lanjut dilakukan juga deteksi terhadap tujuh ARGs menggunakan metode multiplex PCR (mPCR) pada isolat yang berasal dari pupuk kotoran ternak. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi isolat yang memiliki ARGs unik sebagai dasar pengembangan strategi pengendalian penyakit tanaman yang lebih aman dan berkelanjutan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat isolat Streptomyces yang mampu menghambat pertumbuhan Foc TR4 secara in vitro. Meski demikian, dua isolat dari 5 isolat yang bersifat antagonis terhadap G. boninense  yaitu P-NI3 dan P-I2, diketahui memiliki kekerabatan dekat dengan Streptomyces collinus strain L2 dan Streptomyces broussonetiae strain T44. Deteksi molekuler menunjukkan bahwa primer StrepPNI3-F dan StrepPNI3-R berhasil mendeteksi isolat P-NI3 dengan amplikon berukuran 650 bp, sedangkan primer StrepPI2-F dan StrepPI2-R mampu mendeteksi isolat P-I2 dengan amplikon 221 bp.

Lebih lanjut, hasil deteksi ARGs mengungkapkan bahwa seluruh isolat mengandung lebih dari satu gen resistensi antibiotik, yang mengindikasikan adanya sifat multi drug resistance (MDR). Analisis filogenetik menunjukkan bahwa isolat WTP-1 berkerabat paling dekat dengan Streptomyces sp. WAC00288, sedangkan isolat WTP-6 memiliki kedekatan genetik dengan Streptomyces sp. Sudan B70. Temuan ini menjadi catatan penting dalam pengembangan agen biokontrol berbasis mikroba agar tetap memperhatikan aspek keamanan lingkungan dan kesehatan.

Melalui penelitian ini, Faperta UGM menegaskan komitmennya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang perlindungan tanaman yang berbasis sains, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi pengendalian penyakit tanaman yang tidak hanya efektif, tetapi juga aman dari risiko penyebaran resistensi antimikroba di sektor pertanian.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 15: Ekosistem Daratan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

 

Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM 2025: Merayakan Kasih, Kebersamaan, dan Sukacita

berita Tuesday, 23 December 2025

Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) St. Hieronimus bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar Perayaan Natal Bersama 2025 di Auditorium Hardjono Danoesastro, Fakultas Pertanian UGM pada 19 Desember 2025. Acara ini menjadi momentum penuh sukacita, di mana mahasiswa, dosen, staf, dan keluarga besar fakultas berkumpul untuk merayakan Natal sekaligus mempererat tali kebersamaan.

Panitia, pelayan, serta seluruh peserta berkontribusi menghadirkan suasana penuh semangat. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh panitia, dosen, staf, dan mahasiswa yang hadir serta mendukung kelancaran acara.

Perayaan Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM 2025 menjadi momentum indah untuk memperkuat persaudaraan, kasih, dan semangat pelayanan di tengah keluarga besar kampus. Acara ini diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan dan semangat inklusif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Meski berbentuk perayaan, kegiatan Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM 2025 juga mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas,SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Bincang Desa (BISA) #54: Inovasi Smart Eco-Bioproduction dan Teknologi STIHL untuk Petani Mandiri Lestari

berita Friday, 19 December 2025

Smart Eco-Bioproduction dan teknologi mekanisasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian secara presisi, dengan efisiensi sumber daya yang bijak sambil menjaga kelestarian lingkungan serta kesejahteraan petani. Bincang Desa (BISA) #54 bertajuk “Smart Eco-Bioproduction dan Teknologi Mekanisasi STIHL: Menuju Pertanian Modern yang Ramah Lingkungan” sukses diselenggarakan secara daring pada Sabtu, 6 Desember 2025, pukul 10.00-12.00 WIB melalui platform Zoom Meeting dan siaran langsung Agricia Channel. Antusiasme peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi mencerminkan semangat kolaboratif komunitas pertanian kita.

Dua narasumber terhormat hadir berbagi wawasan mendalam. Dr. Eng. Ansita Gupitakingkin Pradipta, S.T., M.Eng., IPM (Dosen Fakultas Teknologi Pertanian UGM), memaparkan Smart Eco-Bioproduction sebagai pendekatan bioteknologi berkelanjutan yang mengoptimalkan input pertanian, meminimalkan limbah, dan memperkaya kesuburan tanah—sebuah langkah hangat menuju masa depan agraria yang lebih hijau.

Sementara itu, CV Sentral Yanmar Prambanan memperkenalkan teknologi mekanisasi STIHL yang inovatif, seperti cultivator untuk pengolahan tanah presisi, earth auger untuk penanaman cepat dan dalam, alat potong serta pemangkas modern yang ringan, hingga dukungan alat canggih seperti combine harvester dan transplanter—semua dirancang efisien untuk mengurangi beban kerja petani sambil mendukung praktik ramah lingkungan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan Bincang Desa #54 ini merupakan kolaborasi erat antara Fakultas Pertanian UGM dan CV Sentral Yanmar Prambanan, sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dalam memajukan pertanian berkelanjutan. Kemitraan ini tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga membangun jembatan antara akademisi dan pelaku usaha untuk memberdayakan petani di tingkat grassroots, menciptakan dampak langsung yang hangat dan berkelanjutan bagi masyarakat pedesaan.

Melalui kegiatan Bincang Desa (BISA) #54 ini juga menggambarkan bagaimana dukungan Fakultas Pertanian UGM dalam SGDs, diantara yaitu SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Agricia Channel

123456…20

BERITA FAKULTAS

  • Faperta UGM Dukung Ketahanan Pangan Melalui Wiwitan Panen Semangka dan FGD Petani Milenial Sleman
    30/04/2026
  • Faperta UGM Dukung Swasembada Pangan Melalui Survei Investigasi dan Desain Cetak Sawah di Maluku Utara
    30/04/2026
  • ACIAR Day 2: Strategi SDM dan Praktik Manajemen Pertanian Jeruk Jadi Sorotan
    28/04/2026
  • Kolaborasi ACIAR dan Faperta UGM Dorong Integrasi Teknologi dan Manajemen Industri Jeruk Berkelanjutan
    28/04/2026
  • Membangun Pertanian Jeruk Berkelanjutan: Perspektif Ekonomi, Teknis, dan Kolaborasi Regional dalam Forum ACIAR HLB Symposium 2026
    28/04/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju