• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 14: Ekosistem Lautan
  • SDG 14: Ekosistem Lautan
Arsip:

SDG 14: Ekosistem Lautan

Program Magister Ilmu Perikanan UGM Raih Akreditasi Internasional ASIIN

berita Friday, 24 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan capaian strategis dalam pengakuan mutu pendidikan tinggi. Program Studi Magister Ilmu Perikanan berhasil memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN, lembaga akreditasi berbasis di Düsseldorf, Jerman, yang dikenal luas sebagai otoritas penjaminan mutu akademik di tingkat global.

Sertifikat akreditasi yang diterbitkan pada 14 Juli 2026 menegaskan bahwa Program Magister Ilmu Perikanan UGM telah memenuhi seluruh standar akademik dan profesional yang ditetapkan ASIIN. Masa berlaku akreditasi dimulai pada 26 September 2025 dan akan berakhir pada 30 September 2031. Dengan demikian, program ini mendapatkan pengakuan internasional selama enam tahun penuh, sebuah periode yang mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan di UGM.

Akreditasi ini juga menegaskan kesesuaian kurikulum Program Magister Ilmu Perikanan dengan Level 7 European Qualifications Framework for Life-long Learning (EQF LLL). Hal ini berarti lulusan program tidak hanya diakui di tingkat nasional, tetapi juga memiliki kesetaraan kompetensi dengan standar pendidikan tinggi di Eropa. Sertifikat resmi ditandatangani oleh jajaran pimpinan Komisi Akreditasi ASIIN, termasuk Managing Director Dr. Iring Wasser, serta Prof. Dr. Martin Buhmann dan Dr.-Ing. Mathis Wollny sebagai Ketua Komisi.

Lebih dari sekadar pengakuan administratif, pencapaian ini menunjukkan bahwa Program Magister Ilmu Perikanan UGM telah menyediakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, berbasis capaian pembelajaran, dan sesuai dengan European Standards and Guidelines. Dengan akreditasi ini, program studi semakin memperkuat reputasinya sebagai pusat pendidikan dan penelitian yang berkontribusi nyata bagi pengelolaan sumber daya perikanan berkelanjutan.

Pencapaian ini semakin memperkuat reputasi Fakultas Pertanian UGM dalam menghasilkan lulusan yang berdaya saing global, sekaligus mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu dan berstandar internasional, serta SDG 14: Ekosistem Lautan melalui penguatan pendidikan dan penelitian yang berkontribusi pada pengelolaan sumber daya perikanan dan ekosistem laut secara berkelanjutan. Selain itu, capaian ini turut mendukung SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui pengembangan ilmu perikanan yang mendukung ketahanan pangan dan penyediaan sumber protein yang berkelanjutan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan lulusan yang memiliki kompetensi berstandar internasional dan siap bersaing di dunia kerja global, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas pendidikan, riset, dan inovasi di bidang perikanan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengakuan internasional dan kolaborasi dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi. Dengan akreditasi internasional ini, Program Magister Ilmu Perikanan semakin diakui sebagai pusat pendidikan dan penelitian yang berkontribusi nyata bagi pengelolaan sumber daya perikanan berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Fakultas Pertanian UGM

Gelar Final Assignment SC-STAF 2026, Faperta UGM Apresiasi Inovasi Poster Pertanian dan Perikanan Tropis Berkelanjutan

berita Thursday, 23 July 2026

Rangkaian program internasional Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026 resmi memasuki puncaknya pada Jumat, 10 Juli 2026. Kegiatan penutupan yang diisi dengan pengumuman dan Final Assignment ini dilaksanakan secara daring melalui media Zoom Meeting dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah serta mancanegara.

Kegiatan diawali dengan sesi presentasi poster terpilih dari para peserta. Pada sesi ini, peserta memaparkan inovasi, gagasan kritis, serta hasil kajian ilmiah terkait pengelolaan dan keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan tropis di hadapan para juri dan audiens.

Acara ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Kerjasama Fakultas Pertanian UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Subejo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme, komitmen, dan kualitas gagasan ilmiah yang ditampilkan oleh seluruh peserta program SC-STAF 2026.

Sebagai penutup rangkaian acara, panitia mengumumkan para pemenang penghargaan karya poster hasil penilaian final:

Penghargaan Poster Terbaik (Best Poster Awards): 

  1. Fatmadiza Syarif
  2. Maharani Rahma Suci
  3. Siti Nur Syuhada Binti Rohaizad

Penghargaan Poster Terpilih (Selected Poster Awards): 

  1. Josep Salmawobil
  2. Amalya Risvi Afrizal
  3. Jadida Anindya Bahtiar, S.Pi., M.Si.

 

Melalui penyelenggaraan SC-STAF 2026, Fakultas Pertanian UGM terus berkomitmen memperkuat kontribusinya dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Program ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan summer course internasional yang mengembangkan literasi ilmiah, kemampuan berpikir kritis, inovasi, dan keterampilan komunikasi akademik peserta. SC-STAF 2026 juga berkontribusi pada SDG 2: Tanpa Kelaparan (Zero Hunger) dengan mendorong lahirnya inovasi dan solusi ilmiah untuk mendukung sistem pertanian dan perikanan tropis yang produktif, tangguh, dan berkelanjutan. Selain itu, berbagai gagasan yang dipresentasikan peserta turut mendukung SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui strategi adaptasi dan mitigasi sektor pertanian dan perikanan terhadap perubahan iklim global, SDG 14: Ekosistem Lautan melalui kajian pengelolaan sumber daya perikanan tropis yang berkelanjutan, serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pengembangan praktik pertanian yang menjaga kualitas lahan dan keanekaragaman hayati. Di sisi lain, kolaborasi peserta, dosen, dan institusi dari berbagai negara mencerminkan implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang memperkuat jejaring akademik internasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis ilmu pengetahuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim SC-STAF 2026

 

 

Fakultas Pertanian UGM Perkuat Kontribusi SDGs, Dorong UGM ke Peringkat 41 Dunia

berita Wednesday, 8 July 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menembus peringkat ke-41 dunia dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rating 2026 dengan skor 93,2/100. Pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi strategis Fakultas Pertanian (Faperta) UGM, yang tercatat sebagai salah satu fakultas dengan aktivitas SDGs tertinggi di lingkungan UGM.

Berdasarkan data Dashboard SDGs UGM, Faperta mencatat lebih dari 2.500 aktivitas (per 3 Ju yang mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan. Angka ini menempatkan Faperta sebagai fakultas dengan kontribusi terbesar ketiga setelah universitas secara keseluruhan.

Kontribusi Faperta tidak hanya memperkuat reputasi UGM secara global, tetapi juga memastikan riset dan pengabdian masyarakat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan, ketahanan pangan, serta keberlanjutan lingkungan. Dengan capaian ini, Faperta menegaskan perannya sebagai pionir riset pertanian berkelanjutan sekaligus penggerak utama kontribusi UGM dalam mendukung SDGs.

Capaian UGM diumumkan secara resmi pada Rabu, 24 Juni 2026. UGM berhasil naik 41 peringkat dari posisi ke-82 dunia tahun sebelumnya menjadi posisi ke-41 dari total 1.603 universitas yang dievaluasi. Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menyebutkan bahwa kenaikan ini didorong oleh peningkatan kinerja hampir di seluruh SDGs. “Capaian tersebut menunjukkan penguatan reputasi akademik sekaligus komitmen UGM terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional,” ungkapnya.

Penilaian dilakukan berdasarkan kontribusi universitas dalam mencapai indikator SDGs, dengan data yang dikumpulkan dari pelaporan universitas dan bibliometrik Elsevier. Universitas peserta diwajibkan mengikuti minimal empat kategori SDG, termasuk SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan sebagai komponen wajib.

Sebagai salah satu fakultas dengan kontribusi terbesar, Faperta UGM berperan penting dalam mendukung capaian-capaian tersebut. Melalui riset pertanian berkelanjutan, inovasi agroekosistem, penguatan kurikulum berbasis OBE, serta jejaring internasional, Faperta memastikan bahwa kontribusi UGM terhadap SDGs tidak hanya tercatat dalam pemeringkatan, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Dashboard SDGs UGM

Asesmen Lapangan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Verifikasi Mutu Akademik dan Dialog Multi-Pihak

berita Tuesday, 30 June 2026

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan asesmen lapangan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM PTIP). Hari kedua (5/6/2026) menjadi rangkaian utama, di mana para asesor, yakni Prof. Dr. Roike Iwan Montolalu, S.Pi., M.Sc. (Universitas Sam Ratulangi) dan Prof. Dr. Ir. Feliatra, DEA (Universitas Riau), memimpin serangkaian kegiatan verifikasi, konfirmasi, serta diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan resmi di Ruang Sidang Dekanat Gedung A1 Fakultas Pertanian UGM, yang dihadiri pimpinan fakultas, UPPS, tim SPMI, ketua program studi, serta tim akreditasi. Setelah pengenalan panel asesor dan penandatanganan pernyataan asesmen lapangan, rombongan bergeser ke Gedung A4 Departemen Perikanan untuk melaksanakan sesi konfirmasi mendalam terkait tata pamong, sistem pengelolaan, capaian UPPS, serta efektivitas siklus SPMI.

Rangkaian asesmen berlanjut dengan sesi bersama tenaga kependidikan, yang menyoroti kinerja, pelayanan, dan kepuasan kerja. Setelah jeda istirahat, asesor melakukan konfirmasi data LKPS dan LED untuk memastikan keakuratan informasi sebagai dasar penilaian kuantitatif. Pada siang hari, sesi paralel digelar: satu bersama alumni dan pengguna eksternal, termasuk pemerintah, masyarakat, dan mitra desa binaan, untuk menggali masukan terkait output program studi; sementara sesi lainnya bersama dosen, membahas keterlibatan dan kepuasan dalam mendukung tri dharma perguruan tinggi.

Sore harinya, mahasiswa turut dilibatkan dalam diskusi mengenai prestasi, pelayanan, dan pengalaman akademik. Di waktu yang sama, asesor melakukan kunjungan ke berbagai laboratorium, seperti Lab Teknologi Pengolahan Ikan, Lab Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Lab Nutrisi, Lab Riset, serta Ruang Podcast, guna memverifikasi kelayakan sarana dan prasarana pembelajaran.

Menjelang akhir kegiatan, tim asesor menyusun draft berita acara dan rekomendasi hasil akreditasi, sebelum menyampaikan umpan balik kepada pimpinan UPPS. Proses ini ditutup dengan penandatanganan berita acara asesmen lapangan, menandai komitmen bersama untuk menjaga mutu akademik, tata kelola, serta relevansi Program Studi Teknologi Hasil Perikanan UGM dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Hari kedua asesmen lapangan ini memperlihatkan bagaimana proses akreditasi tidak hanya berfokus pada dokumen administratif, tetapi juga pada keterlibatan seluruh elemen akademik dan pemangku kepentingan. Dengan pendekatan yang menyeluruh, asesmen ini memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pendidikan tinggi di bidang teknologi hasil perikanan. Kontribusi kegiatan ini sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan mutu akademik dan sistem penjaminan mutu, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kompetensi lulusan yang siap berkontribusi pada industri perikanan dan pangan, SDG 14: Ekosistem Lautan melalui penguatan pendidikan, penelitian, dan inovasi dalam pengolahan hasil perikanan, keamanan pangan, serta pemanfaatan sumber daya perairan yang berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi erat antara UGM, LAM PTIP, alumni, pengguna lulusan, pemerintah, industri, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Departemen Perikanan

 

Asesmen Lapangan Magister Ilmu Perikanan UGM: Verifikasi Data, Dialog Stakeholder, dan Kunjungan Laboratorium

berita Tuesday, 30 June 2026

Program Studi Magister Ilmu Perikanan Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan asesmen lapangan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM PTIP). Hari kedua (5/6/2026) menjadi inti dari rangkaian kegiatan, di mana para asesor, yakni Prof. Dr. Ir. Mulyono S. Baskoro, M.Sc. (Institut Pertanian Bogor) dan Dr. Ir. Agus Tjahjono, M.S. (Universitas Brawijaya), melakukan serangkaian verifikasi, konfirmasi, serta dialog dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan resmi di Ruang Sidang Dekanat Gedung A1 Fakultas Pertanian UGM. Acara ini dihadiri pimpinan fakultas, Unit Pengelola Program Studi (UPPS), tim SPMI, ketua program studi, serta tim akreditasi. Setelah pengenalan panel asesor dan penandatanganan pernyataan asesmen lapangan, rombongan bergeser ke Gedung A4 Departemen Perikanan untuk melaksanakan sesi konfirmasi terkait tata pamong, sistem pengelolaan, capaian UPPS, serta efektivitas siklus SPMI.

Rangkaian asesmen kemudian dilanjutkan dengan sesi bersama tenaga kependidikan, yang menyoroti kinerja, pelayanan, dan kepuasan kerja. Setelah itu, asesor meninjau data LKPS dan LED untuk memastikan keakuratan informasi sebagai dasar penilaian kuantitatif. Pada siang hari, sesi paralel digelar: satu bersama alumni dan pengguna eksternal, termasuk pemerintah, masyarakat, dan mitra desa binaan, untuk menggali masukan terkait output program studi; sementara sesi lainnya bersama dosen, membahas keterlibatan dan kepuasan dalam mendukung tri dharma perguruan tinggi.

Sore harinya, mahasiswa turut dilibatkan dalam diskusi mengenai prestasi, pelayanan, dan pengalaman akademik. Di waktu yang sama, asesor melakukan kunjungan ke berbagai laboratorium, seperti Lab. Kesehatan Ikan dan Lingkungan, Lab. Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Lab. Perikanan Maju, Ruang Podcast, serta Lab. Bioteknologi Perikanan (AGLC), guna memverifikasi kelayakan sarana dan prasarana pembelajaran.

Menjelang akhir kegiatan, tim asesor menyusun draf berita acara dan rekomendasi hasil akreditasi, sebelum menyampaikan umpan balik kepada pimpinan UPPS. Proses ini ditutup dengan penandatanganan berita acara asesmen lapangan, menandai komitmen bersama untuk menjaga mutu akademik, tata kelola, serta relevansi Program Studi Magister Ilmu Perikanan UGM dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Hari kedua asesmen lapangan ini memperlihatkan bagaimana proses akreditasi tidak hanya berfokus pada dokumen administratif, tetapi juga pada keterlibatan seluruh elemen akademik dan pemangku kepentingan. Dengan pendekatan menyeluruh, asesmen ini memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pendidikan tinggi di bidang perikanan. Kontribusi kegiatan ini sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan mutu akademik dan sistem penjaminan mutu, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kompetensi lulusan yang siap berkontribusi di sektor perikanan, SDG 14: Ekosistem Lautan (Life Below Water) melalui penguatan pendidikan, penelitian, dan inovasi dalam pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi erat antara UGM, LAM PTIP, alumni, pengguna lulusan, pemerintah, industri, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Departemen Perikanan

 

Seremonial Tebar Benih Ikan Lokal di Danau Lembah UGM: Sinergi untuk Keanekaragaman Hayati

berita Wednesday, 20 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada melalui Departemen Perikanan menyelenggarakan Seremonial Tebar Benih Ikan Lokal di Danau Lembah UGM pada Senin, 28 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari kerja sama antara Dinas Kelautan dan Perikanan DIY dengan UGM, sekaligus wujud komitmen menjaga ekosistem daratan dan memperkaya keanekaragaman hayati perairan kampus.

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, R. Hery Sulistio Hermawan, S.Pi., M.T, Direktur Sumber Daya Manusia UGM, Prof. Suadi, S.Pi., M.Agr., Sc., Ph.D, perwakilan UGM Residence, pamong Kalurahan Caturtunggal, serta segenap civitas akademika Departemen Perikanan. Pembukaan acara dipandu oleh Abiyyu Dzaki Hernawan, mahasiswa Departemen Perikanan sekaligus Finalis Duta Gemarikan DIY.

Dalam sambutannya, R. Hery Sulistio Hermawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara dinas dan Fakultas Pertanian UGM. “Harapannya dapat menambah populasi ikan lokal di Lembah UGM. Kemitraan ini sangat penting dalam menjaga ekosistem daratan,” ujarnya.

Prof. Suadi turut memberikan apresiasi atas inisiatif Dinas Kelautan dan Perikanan DIY. “Semoga kegiatan ini dapat menjaga keanekaragaman hayati di Lembah UGM,” ungkapnya. Sementara itu, Prof. Djumanto selaku perwakilan Fakultas Pertanian dan Departemen Perikanan menyampaikan bahwa sebanyak 7 kg benih ikan lokal ditebar pada kesempatan ini untuk memperkaya jenis ikan di perairan kampus.

Penebaran benih ikan lokal tidak hanya dilakukan di Lembah UGM, tetapi juga mencakup 13 titik di wilayah Yogyakarta dengan total sekitar 97 ribu ekor benih yang terdiri atas ikan tawes, nilem, dan wader. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem perairan sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya ikan lokal.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14: Ekosistem Lautan, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Buka Summer Course 2026 untuk Mahasiswa Internasional

info Wednesday, 13 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) dengan bangga membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional dan warga negara asing untuk bergabung dalam Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture & Fisheries 2026. Program ini mengusung tema “Reimagining Tropical Farming and Fisheries for the New Generation” yang bertujuan memperkenalkan pertanian dan perikanan tropis melalui pembelajaran interaktif, pertukaran budaya, kolaborasi global, serta pengalaman lapangan langsung di Indonesia.

Kegiatan ini akan berlangsung pada 6–17 Juli 2026 dengan dua pilihan format, yaitu Hybrid Program yang menggabungkan pembelajaran daring dengan pengalaman lapangan di Yogyakarta, serta Fully Online Program yang memungkinkan peserta mengikuti seluruh rangkaian secara daring dari berbagai belahan dunia.

Peserta akan memperoleh wawasan baru dari akademisi dan praktisi UGM, membangun jejaring global, serta mendapatkan satu kredit akademik setara 45 jam pembelajaran dan sertifikat penyelesaian. Bagi peserta hybrid, program ini juga dilengkapi dengan field trip dan kegiatan budaya yang memperkaya pengalaman belajar.

📌 Pendaftaran dibuka: 12–29 Mei 2026

🔗Link pendaftaran: ugm.id/summercourse2026fpn

📧 Informasi lebih lanjut: summercourse.faperta@ugm.ac.id

📱 WhatsApp: 0813-8670-0967

Melalui program ini, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung kolaborasi internasional dan mencetak generasi baru yang adaptif serta berkontribusi nyata bagi keberlanjutan pertanian dan perikanan tropis.

Program Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture & Fisheries 2026, Fakultas Pertanian UGM turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan wawasan pertanian dan perikanan berkelanjutan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pembelajaran internasional berbasis pengalaman dan kolaborasi akademik, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kapasitas generasi muda di bidang agrokompleks global, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi pertanian dan perikanan tropis berbasis teknologi dan pengetahuan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengenalan praktik pertanian dan perikanan berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pembelajaran mengenai sistem pertanian tropis yang adaptif terhadap perubahan iklim, SDG 14: Ekosistem Lautan melalui penguatan wawasan perikanan berkelanjutan, SDG 15: Ekosistem Daratan melalui edukasi tentang pengelolaan sumber daya alam tropis yang berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring dan kolaborasi internasional antar mahasiswa, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara.

 

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta

Humas UGM dan Fakultas Pertanian Produksi Konten Promosi Prodi Akuakultur

berita Monday, 13 April 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Tim Humas, bekerja sama dengan Fakultas Pertanian (Faperta), kembali melanjutkan inisiatif produksi konten promosi program studi dengan membuat video untuk Program Studi Akuakultur pada 8 April 2026.

Proses pengambilan gambar kali ini dihadiri oleh Tim Humas UGM, Unit Media Faperta UGM, sejumlah dosen seperti Dr. Desy Putri Handayani, S.Pi., Dr. Ega Adhi Wicaksono, S.Pi., dan Dr. drh. Nur Lailatul Fitrotun, serta perwakilan mahasiswa. Kolaborasi lintas unit tersebut diharapkan mampu menghadirkan konten yang informatif, inspiratif, dan relevan dengan isu ketahanan pangan nasional.

Video promosi ini menekankan peran penting akuakultur dalam menjawab tantangan pangan masa depan. Narasi yang dibangun menyoroti potensi besar Indonesia sebagai negara maritim, sekaligus memperlihatkan proses pembelajaran mahasiswa dari hulu ke hilir: mulai dari pembenihan, pakan, kualitas air, pengendalian hama dan penyakit, kewirausahaan budidaya perikanan, hingga panen.

Visual yang ditampilkan mencakup aktivitas mahasiswa di ruang kelas, laboratorium, kolam percobaan, serta dokumentasi kegiatan riset dan magang melalui program MBKM. Selain itu, konten juga menegaskan prospek karier lulusan yang luas, mulai dari peneliti, akademisi, tenaga ahli di kementerian dan perusahaan perikanan, hingga wirausaha di bidang budidaya perikanan.

Produksi konten ini tidak hanya memperkenalkan program studi, tetapi juga menegaskan kontribusi UGM, khususnya Fakultas Pertanian, terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14: Ekosistem Lautan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Humas UGM dan Fakultas Pertanian Produksi Konten Promosi Prodi Manajemen Sumberdaya Akuatik

berita Monday, 13 April 2026

Kerja sama antara Humas Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Fakultas Pertanian (Faperta) UGM kembali berlanjut dengan pembuatan video promosi untuk Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik (MSA) pada Rabu, 8 April 2026. Proses pengambilan gambar kali ini dihadiri oleh Tim Humas UGM, Unit Media Faperta UGM, sejumlah dosen MSA seperti Dr. Mukti Aprian, S.Kel., M.Si. (Han) dan Dr. Sulistiowati, S.Si., M.Si., serta beberapa perwakilan mahasiswa. Kolaborasi ini memperkuat sinergi lintas unit dalam menghadirkan konten yang informatif sekaligus inspiratif.

Video promosi ini mengangkat narasi tentang pentingnya pengelolaan wilayah perairan Indonesia yang sangat luas. Visual yang ditampilkan mencakup potensi laut dan pesisir, aktivitas mahasiswa dalam diskusi maupun praktikum, serta fasilitas pendukung seperti laboratorium, stasiun lapangan, dan perpustakaan.

Selain menekankan kurikulum yang berfokus pada konservasi, sosial-ekonomi masyarakat pesisir, dan manajemen sumber daya perairan, konten ini juga menyoroti luasnya peluang karier lulusan MSA. Lulusan dapat berkiprah sebagai peneliti, tenaga ahli di instansi pemerintah, organisasi non-pemerintah (NGO), industri perikanan dan kelautan, hingga menjadi pendidik maupun wirausaha di bidang perikanan.

Produksi konten ini diharapkan semakin memperkuat citra UGM, khususnya Fakultas Pertanian, sebagai kampus yang inovatif dalam menyampaikan informasi akademik secara kreatif, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga dan mengelola sumber daya perairan Indonesia secara berkelanjutan.

Produksi konten ini tidak hanya memperkenalkan program studi, tetapi juga menegaskan kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14: Ekosistem Lautan, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Perkuat Sektor Marikultur, Fakultas Pertanian UGM dan Woogene B&G Korea Selatan Jalin Kerja Sama Pengembangan Vaksin Ikan

beritakerjasama Friday, 27 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjalin kerja sama strategis dengan Woogene B&G Korea Selatan dalam pengembangan vaksin ikan. Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam memperkuat sektor marikultur Indonesia melalui inovasi di bidang kesehatan ikan dan budidaya laut berkelanjutan.

Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. dari Departemen Perikanan Faperta UGM menjadi tokoh sentral dalam riset ini dan akan mengawal pengembangan vaksin untuk mendukung industri budidaya laut nasional. Sinergi antara pimpinan fakultas dan tim peneliti diharapkan menjadi kunci keberhasilan implementasi kerja sama tersebut. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Woogene B&G ke UGM pada Desember 2025.

Pada Kamis, 26 Februari 2026, Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menegaskan bahwa kerja sama internasional menjadi salah satu strategi penting untuk memperkuat riset dan inovasi di bidang pertanian dan perikanan. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama, Prof. Subejo S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia, Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P., dan Ketua Unit Kerja Sama Dalam Negeri dan Luar Negeri, Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A.. Kehadiran tim peneliti yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. semakin memperkuat landasan teknis pengembangan vaksin ikan di sektor marikultur.

Selama lima tahun ke depan, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengembangkan vaksinasi ikan air laut, dengan fokus awal pada vaksin Iridovirus. Upaya ini ditujukan untuk meminimalisir risiko penyakit pada budidaya laut, khususnya komoditas unggulan seperti kerapu dan kakap putih. Peningkatan efisiensi produksi diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan pembudidaya ikan di berbagai wilayah Indonesia.

Kerja sama jangka panjang ini menjadi bukti nyata peran akademisi dan industri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Fakultas Pertanian UGM terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 14: Ekosistem Lautan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Kerja Sama Faperta UGM

123

BERITA FAKULTAS

  • Mahasiswa Prodi Ilmu Tanah Raih Prestasi di Leon Essay Competition Forcemi 2026
    24/07/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Apresiasi Lulusan Terbaik dan Wisudawan Program Fast Track
    24/07/2026
  • Prof. Subejo di SC-STAF 2026: Investasi pada Pemuda Tani untuk Amankan Masa Depan Pangan Dunia
    24/07/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Wisuda Pascasarjana Periode IV T.A. 2025/2026
    24/07/2026
  • Dua Wisudawan Fakultas Pertanian UGM Raih Beasiswa PMDSU: Peluang Menuju Doktor Unggul
    24/07/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju