
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjalin kerja sama strategis dengan Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Regional Centre for Quality Improvement of Teachers and Education Personnel in Science (SEAQIS) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfokus pada penguatan kapasitas guru di bidang sains dan teknologi pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap peningkatan kualitas pendidikan sains di Indonesia. Melalui kerja sama tersebut, Fakultas Pertanian UGM dan SEAQIS akan mengembangkan berbagai program pelatihan bagi guru, khususnya pada bidang sumber daya perikanan dan kelautan yang menjadi salah satu keunggulan Fakultas Pertanian UGM.
Selain itu, kedua institusi juga membuka peluang perluasan ruang lingkup kerja sama ke berbagai bidang strategis lainnya, termasuk pertanian dan pangan. Perluasan tersebut diharapkan mampu mendukung penguatan literasi sains guru sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi dan perkembangan ilmu pengetahuan terkini yang relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama ini tidak hanya menjadi momentum penguatan kemitraan kelembagaan, tetapi juga langsung diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan perdana bagi guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut menjadi awal dari rangkaian program pengembangan kapasitas guru yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pembelajaran sains kontekstual berbasis sumber daya alam serta isu-isu pembangunan berkelanjutan.
Melalui keterlibatan akademisi dan pakar dari Fakultas Pertanian UGM, para peserta memperoleh wawasan mengenai potensi sumber daya perikanan, kelautan, pertanian, dan pangan sebagai bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, serta pengembangan ekonomi berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkaya proses pembelajaran di sekolah dan mendorong lahirnya generasi muda yang lebih peduli terhadap pengelolaan sumber daya alam.
Bagi Fakultas Pertanian UGM, kerja sama dengan SEAQIS sejalan dengan komitmen fakultas dalam memperluas dampak tridarma perguruan tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kemitraan ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan program peningkatan kompetensi pendidik berbasis sains, teknologi, dan inovasi.
Melalui sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan organisasi regional pendidikan, Fakultas Pertanian UGM berharap dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan sains di tingkat sekolah sekaligus memperkuat pemahaman generasi muda mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya pertanian, perikanan, dan pangan secara berkelanjutan. Capaian ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui penguatan literasi ketahanan pangan; SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran sains; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui pengenalan potensi ekonomi berkelanjutan berbasis sumber daya alam; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penguatan literasi sains, teknologi, dan inovasi; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui edukasi pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan; SDG 14: Ekosistem Lautan, melalui peningkatan pemahaman mengenai pelestarian sumber daya kelautan dan perikanan; SDG 15: Ekosistem Daratan, melalui edukasi pelestarian sumber daya pertanian dan lingkungan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kolaborasi kelembagaan dalam peningkatan kualitas pendidikan sains.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Departemen Perikanan Faperta UGM
























