
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan prestasi akademik yang membanggakan. Berdasarkan Keputusan Nomor: 007/SK/LAMPTIP/Ak.U/S/VIII/2026, Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP) menetapkan bahwa Program Studi Proteksi Tanaman UGM memperoleh status akreditasi Unggul.
Status akreditasi ini berlaku sejak 6 Juli 2026 hingga 5 Juli 2031, dengan nilai asesmen sebesar 367,33. Keputusan resmi ditetapkan di Surakarta oleh Direktur Dewan Eksekutif LAM-PTIP, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., 24 Agustus 2026.
Capaian akreditasi Unggul ini menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam menjaga mutu akademik, memperkuat tata kelola program sarjana, serta memastikan kualitas lulusan yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Lebih dari sekadar pengakuan formal, akreditasi ini juga memperkuat kontribusi program studi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Melalui pendidikan dan riset yang inovatif, Program Studi Proteksi Tanaman mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Keilmuan proteksi tanaman juga berkontribusi pada SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui upaya menjaga produktivitas dan mengurangi kehilangan hasil pertanian, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengembangan Pengendalian Hama Terpadu, agen hayati, dan teknologi pengendalian yang ramah lingkungan.
Pengembangan strategi proteksi tanaman yang adaptif terhadap perubahan lingkungan turut mendukung SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, sementara upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati memperkuat SDG 15: Ekosistem Daratan. Kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pendidikan, penelitian, dan penerapan teknologi mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Dengan capaian ini, Program Studi Proteksi Tanaman UGM semakin memperkokoh perannya sebagai pusat pendidikan dan penelitian yang mendukung pembangunan pertanian yang produktif, tangguh, dan berkelanjutan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Fakultas Pertanian UGM