
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada mengukuhkan Prof. Dr. Eko Setyobudi, S.Pi., M.Si. sebagai Guru Besar dalam Bidang Biologi Perikanan dan Kelautan pada Kamis, 25 Juni 2026. Acara pengukuhan berlangsung di Balai Senat UGM dengan pidato berjudul “Biologi Perikanan: Konsep dan Penerapan dalam Pengelolaan Sumber Daya Perikanan untuk Pembangunan Berkelanjutan”
Dalam pidatonya, Prof. Eko menekankan bahwa pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan harus berlandaskan pada data biologi yang akurat, detail, dan berkesinambungan. Beliau menyoroti perlunya sistem pengelolaan data perikanan nasional yang kuat, didukung oleh metode sampling yang adaptif dan representatif sesuai karakteristik masing-masing wilayah perairan. Perguruan tinggi, menurutnya, harus mengambil peran strategis sebagai bagian penting dalam penyediaan data biologi perikanan nasional, sehingga kontribusi akademik dapat langsung mendukung kebijakan publik.

Prof. Eko juga menggarisbawahi urgensi pengembangan portal data nasional berbasis digital yang terbuka, terstandarisasi, dan mudah diakses. Dengan adanya sistem data yang terintegrasi, setiap kebijakan pemerintah maupun pengelolaan perikanan dapat disusun dan diimplementasikan berdasarkan bukti ilmiah yang valid. Hal ini diyakini akan memperkuat ketahanan pangan, menjaga keberlanjutan ekosistem perairan, serta meningkatkan daya saing sektor perikanan Indonesia di tingkat global.
Pengukuhan ini tidak hanya menandai pencapaian akademik Prof. Eko, tetapi juga memperkuat komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, dan inovasi di bidang perikanan dan kelautan. Kontribusi beliau sejalan dengan SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan pengelolaan sumber daya perikanan untuk mendukung ketahanan pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang biologi perikanan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan sistem data perikanan nasional berbasis digital serta pemanfaatan inovasi untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti ilmiah, SDG 14: Ekosistem Laut melalui pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah, industri, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola perikanan yang berkelanjutan.

Dengan pengukuhan ini, Fakultas Pertanian UGM berharap semakin banyak kontribusi nyata yang lahir dari bidang biologi perikanan dan kelautan, guna mendukung ketahanan pangan, menjaga ekosistem perairan, dan memperkuat posisi Indonesia dalam pengelolaan sumber daya perikanan di tingkat global.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: UGM




























