• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Fakultas Pertanian UGM Sambut Dua Guru Besar Baru dalam Bidang Virologi Tumbuhan dan Biologi Perikanan

berita Monday, 12 January 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Dr. Ir. Sedyo Hartono, M.P. (Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan) atas penetapannya sebagai Guru Besar dalam Bidang Virologi Tumbuhan terhitung sejak 1 September 2025, serta kepada Prof. Dr. Eko Setyobudi, S.Pi., M.Si. (Departemen Perikanan) sebagai Guru Besar dalam Bidang Biologi Perikanan dan Kelautan sejak 1 Oktober 2025.

Bidang Virologi Tumbuhan yang menjadi fokus Prof. Sedyo Hartono memiliki relevansi strategis dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya melalui penelitian terkait kesehatan tanaman, pengendalian penyakit, dan peningkatan produktivitas pertanian. Sementara itu, bidang Biologi Perikanan dan Kelautan yang digeluti Prof. Eko Setyobudi berperan penting dalam pengelolaan sumber daya perairan, keberlanjutan ekosistem laut, serta pengembangan sektor perikanan yang adaptif terhadap tantangan lingkungan.

Kehadiran dua Guru Besar baru ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik Fakultas Pertanian UGM, baik dalam aspek pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Penetapan ini juga menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi lintas disiplin dan jejaring akademik, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dengan penetapan dua Guru Besar baru ini, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pengembangan ilmu pertanian dan kelautan yang berdaya saing global serta berorientasi pada keberlanjutan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Fakultas Pertanian UGM Sambut Dosen Baru: Semangat Baru Perkuat Pendidikan, Riset, dan Keberlanjutan

berita Monday, 12 January 2026

Fakultas Pertanian UGM dengan bangga menyambut dosen baru yang saat ini tengah menempuh studi doktoral (S3) di berbagai perguruan tinggi luar negeri. Kehadiran dosen baru ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik fakultas, memperluas jejaring internasional, serta mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Berikut adalah nama dan riwayat pendidikan dosen baru Fakultas Pertanian UGM:

  1. Grace Margareta, S.Pi., M.Sc. (Departemen Perikanan) – Tokyo University of Marine Science and Technology, Jepang
  2. Akhmad Awaludin Agustiar, S.Pi., M.Sc., M.Eng. (Departemen Perikanan) – Shanghai Jiao Tong University, Tiongkok
  3. Nuzulia Izmi, S.Pi., M.Sc. (Departemen Perikanan) – The University of Osaka, Jepang
  4. Mohamad Aji Ikhrami, S.Pi., M.Biotech (Departemen Perikanan) – Nara Institute of Science and Technology, Jepang
  5. Elvian Indah Nilamsari, S.Si., M.Sc. (Departemen Budidaya Pertanian) – Nara Institute of Sciences and Technology, Jepang
  6. Azru Azhar, S.P., M.Si. (Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan) – Georg-August University of Göttingen, Jerman
  7. Bhismo Srenggoro Kuntonugroho, S.P., M.Eng. (Departemen Mikrobiologi Pertanian) – The University of Osaka, Jepang
  8. Adinda Rahmi Maulida, S.P., M.Sc. (Departemen Sosial Ekonomi Pertanian) – The University of Osaka, Jepang
  9. Maulia Hikmah, S.P., M.Sc., M.Agr. (Departemen Sosial Ekonomi Pertanian) – Kobe University, Jepang

Dengan bergabungnya dosen baru yang sedang menempuh studi doktoral di luar negeri, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian yang berkelanjutan serta berdaya saing global. Penyambutan dosen baru ini sekaligus mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

 

 

Serah Terima Jabatan Faperta UGM: Pupuk Kesabaran dalam Dinamika Kepemimpinan

berita Wednesday, 7 January 2026


Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar acara serah terima jabatan untuk sejumlah posisi strategis, meliputi Ketua Departemen, Sekretaris Departemen, Ketua Program Studi, serta Ketua Unit Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (7/1) di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro, Faperta UGM, dan dihadiri oleh jajaran dekanat, pejabat lama, dan pejabat baru di lingkungan Fakultas Pertanian UGM.

Acara ini menjadi momen penting dalam transisi kepemimpinan untuk mendukung dinamika pengelolaan fakultas ke depan. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan kutipan Surat Keputusan (SK) Rektor UGM terkait pengangkatan Ketua dan Sekretaris Departemen serta Ketua Program Studi, serta kutipan SK Dekan Faperta UGM untuk pengangkatan Ketua Unit. Puncak acara dalam rangkaian kegiatan ini adalah penandatanganan berita acara serah terima jabatan yang disaksikan langsung oleh Dekan Faperta UGM (Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D.), Wakil Dekan, dan Sekretaris Senat Faperta UGM.

Dalam sambutannya, Dekan Faperta UGM menyampaikan pesan inspiratif dengan analogi pertanian.

“Seperti bercocok tanam padi, kadang ada hama atau hambatan, kadang perlu pupuk kesabaran dengan dosis tinggi,” ujar beliau, menekankan pentingnya ketekunan dalam menghadapi tantangan pengelolaan fakultas.

Perwakilan pejabat lama, Dr. Jangkung, yang menjabat sebagai Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian periode 2021-2026, memberikan sambutan penuh makna. “Bertepatan dengan tanggal 7 Januari, filosofi dalam bahasa Jawa 7 adalah pitulungan, dan semoga Bapak Ibu yang menjabat mendapatkan keberkahan dalam mengelola dinamika lingkungan Faperta UGM,” tambah beliau.

Sementara itu, perwakilan pejabat baru Dr. Eka Tarwaca menyampaikan sambutan sebagai Ketua Departemen Budidaya Pertanian periode 2026-2031, menegaskan komitmennya dalam melanjutkan program unggulan fakultas dalam lingkup departemen.

Acara ditutup dengan doa bersama, meninggalkan semangat kolaborasi bagi seluruh civitas akademika Faperta UGM. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi inovasi di bidang pertanian, sejalan dengan visi Faperta UGM dalam mendukung pertanian berkelanjutan melalui smart eco-bio production. Melalui kegiatan ini juga turut menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian Sustainable Development Goals khususnya pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Faperta UGM

 

Alumni THP Faperta UGM Dedikasikan Karier untuk Dunia Pendidikan, Raih Prestasi hingga Tingkat Nasional

berita Tuesday, 30 December 2025

Komitmen untuk mengabdi di dunia pendidikan membawa Siti Munawaroh, S.Pi., M.P., alumni Prodi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) angkatan 1997, menapaki perjalanan panjang sebagai pendidik yang konsisten membangun kompetensi generasi muda di bidang pengolahan hasil perikanan.

Lulus pada Mei 2002, Muna melanjutkan Pendidikan Akta Mengajar di Unversitas Negeri Yogyakarta (UNY) sambil bekerja sebagai Guru Tetap Yayasan. Pada 2005, ia resmi menjadi guru CPNS dan ditempatkan di SMKN 1 Sanden sebagai guru produktif Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHPi). Selama 11 tahun, ia dipercaya menjadi Ketua Program Keahlian APHPi sebelum kemudian berpindah tugas ke SMKN 1 Pandak Bantul pada 2021. Sejak 2023, ia juga mengemban amanah sebagai guru pamong Pendidikan Profesi Guru (PPG) bekerja sama dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Pandemi Covid-19 menjadi titik balik penting dalam perjalanan akademiknya. Pada 2020, ia mendapat kesempatan melanjutkan studi Magister Ilmu Pangan di Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) dan berhasil lulus tepat waktu dalam tiga semester dengan IPK 3,93. Prestasinya mengantarkan ia menjadi Wisudawan S2 Terbaik tingkat universitas pada Oktober 2022.

Kecintaannya pada dunia pendidikan tumbuh sejak awal. Ketika pemerintah memperluas pendirian SMK Kelautan pada 2005, Muna merasa inilah saatnya mengamalkan ilmu yang ia peroleh dari Faperta UGM. Selain mengajar, ia aktif mengisi pelatihan pengolahan ikan bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul maupun instansi lain.

Minatnya pada literasi juga membawanya menulis enam buku terkait pengolahan hasil perikanan, empat di antaranya merupakan buku ajar SMK APHPi yang diterbitkan bersama Direktorat Pendidikan SMK. Buku ketujuhnya saat ini sedang dalam proses penyelesaian. Ia juga aktif melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan mempublikasikannya di jurnal pendidikan.

Dalam perannya sebagai guru vokasi, Muna tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga membimbing siswa dalam berbagai kompetisi. Di bawah bimbingannya, siswa berhasil meraih:

  • Juara 1 tingkat nasional untuk Lomba BISA (Bina Inovasi Siswa) dari Astra 2023
  • Juara 2 tingkat provinsi untuk Klinik Sains 2016
  • Juara 2 tingkat provinsi untuk Lomba Kompetensi Siswa (LKS)

Prestasi ini menjadi bukti konsistensinya dalam membangun kompetensi teknis dan karakter siswa, dua aspek yang menurutnya sangat dibutuhkan industri pengolahan hasil perikanan.

Muna menegaskan bahwa banyak ilmu yang ia peroleh dari bangku kuliah Faperta UGM sangat relevan dengan pekerjaannya, mulai dari diversifikasi produk perikanan, pengolahan tradisional, pengolahan rumput laut, Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) dan keamanan pangan, hingga pengemasan dan pengendalian mutu.

“Industri tidak hanya menuntut keterampilan teknis, tetapi juga sikap kerja, komunikasi, tanggung jawab, dan etika. Semua itu membutuhkan proses panjang untuk ditanamkan ke murid,” ujarnya.

Menurutnya, pertanian dan perikanan adalah fondasi kehidupan. Menjadi pendidik berarti menyiapkan generasi yang menjaga pangan, lingkungan, dan keberlanjutan bangsa. Karena itu, ilmu teknis perlu diimbangi dengan pedagogi, komunikasi, penilaian, dan pengelolaan kelas.

“Dunia pertanian berubah cepat. Menjadi pendidik harus siap menjadi pembelajar seumur hidup agar tetap relevan,” pesannya.

Perjalanan karier Siti Munawaroh selaras dengan beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

 

 

Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM: Bersatu dalam Terang Kasih

berita Tuesday, 30 December 2025

Keluarga Kristiani Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menggelar perayaan tahunan Natal Bersama pada Jumat, 19 Desember 2025. Acara ini menjadi ruang kebersamaan yang hangat, mempertemukan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta perwakilan KMK dan PMK dari berbagai fakultas. Dengan tema “In His Light, We Shine as One” yang terinspirasi dari Yohanes 14:26, perayaan ini mengajak seluruh jemaat untuk hidup dalam terang kasih Tuhan, menjadi pembawa damai, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Perayaan diawali dengan ibadah khidmat yang dipimpin oleh Pendeta Samuel Yafo Chrisna Basuki. Dalam refleksinya, beliau menekankan bahwa manusia kerap terjebak dalam “kegelapan” berupa kebingungan, ketakutan, dan keterikatan yang menghambat pertumbuhan. Kehadiran Kristus sebagai terang memberi harapan dan jalan keluar. Dua pesan utama yang disampaikan adalah percaya (trust) sebagai bentuk penyerahan diri, serta bergerak maju (move on) dengan meninggalkan pola hidup lama. Pesan ini menguatkan jemaat, termasuk mahasiswa Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) dan Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK), untuk bersinar bersama dalam terang-Nya.

Ibadah semakin bermakna dengan penampilan drama yang mengisahkan seorang mahasiswa yang tak dapat pulang ke kampung halamannya karena bencana alam. Kisah tersebut menegaskan pentingnya empati, kepedulian, dan saling menguatkan di tengah tantangan.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Grace Meilany Siahaan, Dosen Pembina, Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D., Korpagama Unit Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, serta Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia, Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti. Para pimpinan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan berharap semangat Natal terus hadir dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Suasana hangat semakin terasa melalui makan bersama, pembagian doorprize, serta penampilan dari KMK dan PMK. Kesederhanaan acara justru menambah makna, menegaskan bahwa Natal adalah momentum untuk menumbuhkan kasih, kepedulian, dan persatuan lintas generasi.

Perayaan ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Desi Utami

 

Tim Dosen Faperta UGM Berdayakan Petani Selopamioro untuk Optimalkan Potensi Pertanian Berkelanjutan

berita Monday, 29 December 2025

Fakultas Pertanian UGM melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Petani dan Optimalisasi Potensi Pertanian di Desa Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul” selama delapan bulan. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas petani dalam produksi, pemasaran, dan keberlanjutan usaha pertanian melalui pendekatan pelatihan teknis, pemanfaatan teknologi, dan penguatan kelembagaan.

Kegiatan ini melibatkan tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Pertanian UGM, yaitu Gilang Wirakusuma, M.Sc., Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A., dan Agung Dian Kharisma, Ph.D., bersama mahasiswa dari Prodi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis.

Desa Selopamioro memiliki kondisi alam yang mendukung pengembangan berbagai komoditas pertanian. Namun, petani masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan akses pasar, minimnya teknologi pendukung, dan keterbatasan modal usaha. Kondisi ini menyebabkan potensi pertanian desa belum termanfaatkan secara optimal. Melalui program pemberdayaan ini, UGM berupaya menghadirkan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Desa Selopamioro memiliki potensi pertanian yang besar dengan kondisi alam yang mendukung berbagai komoditas. Namun, petani setempat masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses pasar, minimnya teknologi pendukung, serta keterbatasan modal usaha. Kondisi ini menyebabkan potensi pertanian desa belum termanfaatkan secara optimal. Melalui program pemberdayaan ini, UGM berupaya menghadirkan solusi komprehensif yang tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis petani, tetapi juga memperkuat aspek kelembagaan dan pemasaran.

Selama pelaksanaan program, petani mendapatkan pendampingan terkait teknik pertanian berkelanjutan, pengelolaan lahan dan air, penggunaan pupuk organik, serta praktik konservasi lahan. Tim juga memperkenalkan pemanfaatan teknologi pertanian modern yang dapat meningkatkan efisiensi produksi dan memperluas akses pemasaran melalui platform digital. Selain itu, penguatan kelembagaan petani dilakukan untuk mendorong terbentuknya kelompok tani yang lebih adaptif dan mampu mengelola usaha secara mandiri.

Diversifikasi usaha pertanian menjadi salah satu strategi penting dalam program ini. Petani diperkenalkan pada peluang agroindustri dan ekowisata berbasis pertanian sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk lokal. Pendekatan ini diharapkan dapat memperluas sumber pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing produk pertanian Desa Selopamioro.

Peningkatan akses pasar juga menjadi fokus utama. Dengan dukungan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, petani didorong untuk mengadopsi sistem pertanian yang lebih efisien dan berorientasi pasar. Pengembangan rantai pasok yang lebih baik serta penerapan model agribisnis berbasis komunitas diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk pertanian desa di tingkat lokal maupun regional.

Program ini memberikan dampak positif bagi petani, ditandai dengan meningkatnya keterampilan teknis dan manajerial, bertambahnya peluang usaha melalui diversifikasi, serta meningkatnya kesadaran terhadap praktik pertanian ramah lingkungan. Dengan pendekatan yang holistik, Desa Selopamioro berpotensi menjadi model pemberdayaan petani yang berkelanjutan di Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 15: Kehidupan Daratan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Program BISA Faperta UGM Perkuat Kapasitas Petani dan Percepat Adopsi Teknologi Pertanian Modern

berita Monday, 29 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Bincang Desa (BISA), sebuah inisiatif penyuluhan interaktif yang dilaksanakan sepanjang Mei hingga Desember 2025 di berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Program ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka antara petani dan narasumber ahli, dengan dukungan lembaga penyuluhan setempat untuk memastikan materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan lapangan.

Pelaksanaan Program BISA melibatkan kolaborasi dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian UGM, yaitu Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D. (Dosen Departemen Sosial Ekonomi Pertanian), Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D. (Dosen Departemen Mikrobiologi Pertanian) serta didukung oleh sejumlah mahasiswa Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian.

Bincang Desa hadir sebagai platform pembelajaran kolektif yang memungkinkan petani berdiskusi langsung dengan narasumber kompeten. Materi penyuluhan diperbarui secara berkala agar sesuai dengan dinamika pertanian terkini, mulai dari teknologi budidaya, pengelolaan lahan, hingga inovasi mekanisasi.

Kolaborasi dengan lembaga penyuluhan di DIY dan Jawa Tengah menjadi elemen penting dalam pelaksanaan program ini. Sinergi tersebut memastikan bahwa penyuluhan tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat petani di wilayah sasaran.

Pada November hingga Desember 2025, program BISA menyelenggarakan dua seri utama. Pertama, Seri 53 (1 November 2025) yang diikuti oleh 188 peserta. Seri ini mengangkat tema optimalisasi lahan pekarangan dengan agronomi cerdas. Narasumber Andrianto Ansari dan YOSO Farm memaparkan strategi pemanfaatan pekarangan untuk produksi pangan rumah tangga berbasis teknologi sederhana dan ramah lingkungan.

Kedua, Seri 54 (6 Desember 2025) yang mengusung tema smart eco bio-production dan mekanisasi pertanian Yanmar, sesi ini menghadirkan Dr.Eng. Ansita Gupitakingking Pradipta serta CV Sentral Yanmar Prambanan. Peserta diperkenalkan pada teknologi mekanisasi modern yang mendukung efisiensi kerja dan keberlanjutan produksi. Kedua seri dilaksanakan dengan metode diskusi interaktif, memungkinkan peserta bertanya langsung dan berbagi pengalaman. Peserta aktif juga memperoleh sertifikat digital sebagai bentuk apresiasi.

Hasil pelaksanaan BISA menunjukkan peningkatan kapasitas petani dalam memahami teknologi pertanian ramah lingkungan, memperluas jaringan sosial, serta mengadopsi inovasi yang relevan dengan kondisi lokal. Pembelajaran kolektif yang tercipta mendorong terbentuknya ekosistem pertanian yang lebih inklusif dan adaptif.

Melalui Bincang Desa, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan perdesaan yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga ruang partisipatif yang mendorong petani untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan pengambilan keputusan.

Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Tim Faperta UGM Berdayakan Petani Desa Binangun untuk Optimalkan Potensi Pertanian Lokal

berita Monday, 29 December 2025

Fakultas Pertanian UGM melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Petani dan Optimalisasi Potensi Pertanian di Desa Binangun, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo” pada Agustus hingga Oktober 2025. Kegiatan ini melibatkan 30 petani setempat dan berfokus pada peningkatan kapasitas budidaya cabai serta pemanfaatan potensi pertanian lokal melalui pendekatan pemberdayaan dan transfer pengetahuan.

Program ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa yang terdiri atas Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D. dan Agung Dian Kharisma, Ph.D. dari Departemen Mikrobiologi Pertanian, serta beberapa mahasiswa dari Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian.

Kegiatan utama program ini mencakup penyuluhan teknis budidaya cabai, mulai dari pengelolaan lahan, pemilihan varietas unggul, pengendalian hama dan penyakit, hingga praktik pemeliharaan tanaman yang berkelanjutan. Materi disusun berdasarkan kebutuhan petani di Desa Binangun yang memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas hortikultura, khususnya cabai.

Selain penyuluhan teknis, tim pengabdian memberikan pelatihan pembuatan pupuk hayati berbasis Bacillus spp.. Pelatihan ini bertujuan menyediakan alternatif input pertanian yang ramah lingkungan, berbiaya rendah, dan dapat diproduksi secara mandiri oleh petani. Inisiatif ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia sekaligus meningkatkan kesehatan tanah dalam jangka panjang.

Pendampingan dilakukan secara intensif pada dua aspek, yaitu On Farm (manajemen nutrisi, identifikasi dan penanganan masalah budidaya) dan Off Farm (penanganan pascapanen, identifikasi peluang pemasaran, penguatan jejaring usaha tani). Pendekatan ini memastikan bahwa petani tidak hanya memahami teknik budidaya, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan teknis budidaya cabai, keterampilan petani dalam mengelola lahan secara berkelanjutan, serta munculnya inisiatif kolektif untuk menerapkan pupuk hayati dalam praktik pertanian sehari-hari. Program ini turut memperkuat kapasitas lokal dan mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Desa Binangun secara berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas,  SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Kolaborasi Akademik-Industri: Faperta UGM dan CV Sentral Yanmar Prambanan Percepat Adopsi Teknologi Mekanis melalui Pelatihan Online Lentera DESA

berita Tuesday, 23 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjalin kolaborasi strategis dengan CV Sentral Yanmar Prambanan dalam program pengabdian kepada masyarakat. Kerjasama ini ditandai dengan hibah mesin cultivator dan earth auger yang langsung dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas petani dalam praktik pertanian berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Faperta UGM mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi ke lapangan, sejalan dengan visi pembangunan nasional.

Alat-alat tersebut diintegrasikan ke dalam kelas pelatihan online gratis melalui website Lentera DESA, yang dapat diakses petani di mana saja dan kapan saja via website lenteradesa.id. Dua kelas utama dirancang secara komprehensif untuk memaksimalkan pemanfaatan hibah ini. Kelas pertama, “Pemanfautan Mini Cultivator STIHL BC230 untuk Kesehatan Tanah dan Pertanian Berkelanjutan”, membahas teknik pengolahan tanah yang optimal, meningkatkan aerasi, struktur tanah, dan kesuburan mikroba tanpa merusak ekosistem. Kelas kedua, “Teknologi Mekanis dalam Pengelolaan Biopori dan Kesehatan Tanah: Aplikasi Earth Auger STIHL BT230”, fokus pada pembuatan lubang biopori efisien untuk infiltrasi air, pengurangan genangan, dan pengelolaan limbah organik—semua mendukung pertanian ramah lingkungan.

Kolaborasi ini tidak hanya menyediakan alat fisik, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran digital yang inklusif. Petani dari berbagai daerah dapat mengikuti modul video interaktif, simulasi penggunaan alat, serta materi pendukung seperti panduan perawatan dan analisis dampak lingkungan. Akses gratis ini memecah hambatan geografis dan ekonomi, memungkinkan petani kecil hingga menengah mengadopsi mekanisasi modern dengan cepat dan efektif.

Program ini menegaskan komitmen Faperta UGM dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Lentera DESA

Kontribusi Faperta UGM melalui Lentera DESA: Mendorong Mekanisasi dan Digitalisasi Komoditas Tembakau

berita Tuesday, 23 December 2025

Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah sukses menyelenggarakan “Pelatihan Mekanisasi Modernisasi dan Digitalisasi untuk Komoditas Tembakau” dengan menggandeng Lentera DESA Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) sebagai narasumber. Kegiatan ini digelar dalam rangka Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Manusia Pertanian dan Perkebunan melalui Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Pertanian (BAPELTAN) Jawa Tengah, dengan total lebih dari 100 peserta dari berbagai kalangan.

Pelatihan dilaksanakan dalam tiga Angkatan pelatihan, mulai dari 20 Oktober hingga 6 November 2025. Peserta yang hadir mencakup siswa SMK pertanian, petani milenial, pelaku usaha, hingga petani senior. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dari beragam latar belakang.

“Walaupun pesertanya dari kalangan yang berbeda-beda, namun ternyata antusiasme mereka sama-sama tinggi. Bahkan petani senior juga tidak kalah motivasinya untuk mempelajari digitalisasi untuk mendukung aktivitas pertanian mereka”, ujar salah satu trainer Lentera DESA.

Lentera DESA, platform pelatihan pertanian digital dari Desa Apps Faperta UGM, berkesempatan memaparkan informasi menarik seputar digitalisasi pertanian yang relevan bagi petani tembakau, mencakup pencarian informasi terkini melalui platform Lentera DESA; pemanfaatan smart IoT sederhana menggunakan smart plug dan google assistant; kelas pelatihan online gratis di platform Lentera DESA yang bisa diakses kapan saja; serta fitur pencatatan usaha tani digital melalui Buku Tani Lentera DESA yang memudahkan pencatatan biaya benih, pupuk, hasil panen beserta analisis keuangan otomatis untuk mempermudah pelaporan dan evaluasi hasil pertanian.

Kegiatan dikemas secara menarik dengan games dan ice breaking, sehingga materi teknis terasa ringan dan mudah dipahami. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi petani tembakau untuk meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan melalui mekanisasi dan digitalisasi.

Kolaborasi antara Faperta UGM dan pemerintah diharapkan mampu memperat implementasi Faperta UGM dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pada pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi ini juga menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan khususnya pada SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Lentera DESA

123…44

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dua Guru Besar Baru dalam Bidang Virologi Tumbuhan dan Biologi Perikanan
    12/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dosen Baru: Semangat Baru Perkuat Pendidikan, Riset, dan Keberlanjutan
    12/01/2026
  • Lowongan – PT Gunung Madu Plantation
    08/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Serah Terima Jabatan, Perkuat Tata Kelola Akademik
    07/01/2026
  • Serah Terima Jabatan Faperta UGM: Pupuk Kesabaran dalam Dinamika Kepemimpinan
    07/01/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju