• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • page. 3
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Fakultas Pertanian UGM Gelar Rapat Koordinasi Reakreditasi ASIIN untuk Prodi HPT, PKP, dan THP

berita Monday, 13 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Reakreditasi ASIIN pada Kamis, 9 April 2026, bertempat di Ruang Sidang Dekanat, Gedung A1 lantai 2 dengan agenda utama transfer materi dari pengurus departemen dan program studi sebelumnya kepada pengurus baru.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Pertanian, antara lain Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan serta Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia. Selain itu, turut hadir pula perwakilan dari Program Studi Sarjana Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT), Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP), Teknologi Hasil Perikanan (THP), Unit Jaminan Mutu, serta Ketua Unit Media dan Sistem Informasi.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh dari tim jaminan mutu. “Dari tim jaminan mutu perlu menyampaikan kondisi kita saat ini bagaimana. Semoga bisa lebih komprehensif dari pengisian ASIIN sebelumnya, mengingat kita juga tim Self Assessment Report (SAR) dengan Fakultas Kehutanan. Sinergi tiga prodi yaitu HPT, PKP, dan THP sangat diperlukan karena S1 di Faperta memiliki struktur yang sama. Pastikan kesesuaian struktur kurikulum dan perlu ditonjolkan apa visi dan misi yang ingin dicapai,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia menyoroti peran penting sekretaris departemen dalam proses reakreditasi. “Peran sekretaris departemen cukup krusial di batch sebelumnya. Semoga di batch ini sekretariat departemen dapat dimasukkan, misalnya ke sarana prasarana atau fasilitas,” ungkapnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P. selaku Ketua Unit Jaminan Mutu memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya peningkatan kinerja tim. Ia menyampaikan bahwa tim reakreditasi kali ini harus mampu bekerja lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Untuk itu, beliau mengajak seluruh peserta rapat agar menjalin kerja sama yang solid demi memastikan proses reakreditasi ASIIN berjalan lebih komprehensif dan menghasilkan capaian yang optimal.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis Faperta UGM dalam menjaga mutu akademik dan memperkuat posisi internasional melalui akreditasi ASIIN. Dengan adanya koordinasi lintas departemen dan program studi, diharapkan proses reakreditasi berjalan lancar serta menghasilkan standar kualitas yang semakin tinggi.

Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, Fakultas Pertanian optimis dapat memperkuat reputasi internasional sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Humas UGM dan Fakultas Pertanian Produksi Konten Promosi Prodi Akuakultur

berita Monday, 13 April 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Tim Humas, bekerja sama dengan Fakultas Pertanian (Faperta), kembali melanjutkan inisiatif produksi konten promosi program studi dengan membuat video untuk Program Studi Akuakultur pada 8 April 2026.

Proses pengambilan gambar kali ini dihadiri oleh Tim Humas UGM, Unit Media Faperta UGM, sejumlah dosen seperti Dr. Desy Putri Handayani, S.Pi., Dr. Ega Adhi Wicaksono, S.Pi., dan Dr. drh. Nur Lailatul Fitrotun, serta perwakilan mahasiswa. Kolaborasi lintas unit tersebut diharapkan mampu menghadirkan konten yang informatif, inspiratif, dan relevan dengan isu ketahanan pangan nasional.

Video promosi ini menekankan peran penting akuakultur dalam menjawab tantangan pangan masa depan. Narasi yang dibangun menyoroti potensi besar Indonesia sebagai negara maritim, sekaligus memperlihatkan proses pembelajaran mahasiswa dari hulu ke hilir: mulai dari pembenihan, pakan, kualitas air, pengendalian hama dan penyakit, kewirausahaan budidaya perikanan, hingga panen.

Visual yang ditampilkan mencakup aktivitas mahasiswa di ruang kelas, laboratorium, kolam percobaan, serta dokumentasi kegiatan riset dan magang melalui program MBKM. Selain itu, konten juga menegaskan prospek karier lulusan yang luas, mulai dari peneliti, akademisi, tenaga ahli di kementerian dan perusahaan perikanan, hingga wirausaha di bidang budidaya perikanan.

Produksi konten ini tidak hanya memperkenalkan program studi, tetapi juga menegaskan kontribusi UGM, khususnya Fakultas Pertanian, terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14: Ekosistem Lautan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Humas UGM dan Fakultas Pertanian Produksi Konten Promosi Prodi Manajemen Sumberdaya Akuatik

berita Monday, 13 April 2026

Kerja sama antara Humas Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Fakultas Pertanian (Faperta) UGM kembali berlanjut dengan pembuatan video promosi untuk Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik (MSA) pada Rabu, 8 April 2026. Proses pengambilan gambar kali ini dihadiri oleh Tim Humas UGM, Unit Media Faperta UGM, sejumlah dosen MSA seperti Dr. Mukti Aprian, S.Kel., M.Si. (Han) dan Dr. Sulistiowati, S.Si., M.Si., serta beberapa perwakilan mahasiswa. Kolaborasi ini memperkuat sinergi lintas unit dalam menghadirkan konten yang informatif sekaligus inspiratif.

Video promosi ini mengangkat narasi tentang pentingnya pengelolaan wilayah perairan Indonesia yang sangat luas. Visual yang ditampilkan mencakup potensi laut dan pesisir, aktivitas mahasiswa dalam diskusi maupun praktikum, serta fasilitas pendukung seperti laboratorium, stasiun lapangan, dan perpustakaan.

Selain menekankan kurikulum yang berfokus pada konservasi, sosial-ekonomi masyarakat pesisir, dan manajemen sumber daya perairan, konten ini juga menyoroti luasnya peluang karier lulusan MSA. Lulusan dapat berkiprah sebagai peneliti, tenaga ahli di instansi pemerintah, organisasi non-pemerintah (NGO), industri perikanan dan kelautan, hingga menjadi pendidik maupun wirausaha di bidang perikanan.

Produksi konten ini diharapkan semakin memperkuat citra UGM, khususnya Fakultas Pertanian, sebagai kampus yang inovatif dalam menyampaikan informasi akademik secara kreatif, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga dan mengelola sumber daya perairan Indonesia secara berkelanjutan.

Produksi konten ini tidak hanya memperkenalkan program studi, tetapi juga menegaskan kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14: Ekosistem Lautan, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Humas UGM dan Fakultas Pertanian Produksi Konten Promosi Prodi Mikrobiologi Pertanian

berita Monday, 13 April 2026

Tim Humas Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Fakultas Pertanian (Faperta) UGM melaksanakan produksi konten video promosi program studi, salah satunya Prodi Mikrobiologi Pertanian. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 7 April 2026 yang bertujuan untuk memperkenalkan keunggulan akademik, fasilitas, serta prospek karier lulusan kepada masyarakat luas dengan kemasan kreatif dan inspiratif.

Dalam proses pengambilan gambar, hadir Ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian, Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M.Eng, Ph.D., Ketua Program Studi Mikrobiologi Pertanian, Dr. Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., sejumlah mahasiswa, serta Tim Media Fakultas Pertanian. Kolaborasi ini menampilkan suasana belajar, praktikum, hingga interaksi mahasiswa dengan dosen, sekaligus menyoroti aplikasi ilmu mikrobiologi untuk pertanian berkelanjutan, industri pangan, dan lingkungan.

Storyboard video menekankan pesan bahwa mikroorganisme memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan tanah, meningkatkan produktivitas pertanian, hingga mendukung ketahanan pangan. Selain memperkenalkan kurikulum yang lengkap, mulai dari genetika, taksonomi, fisiologi mikroorganisme hingga bioteknologi molekuler. Video ini juga menyoroti prospek karier lulusan yang luas, seperti quality control di industri pangan, ahli bioteknologi, peneliti laboratorium, hingga peluang menjadi mikrobiologis di lingkup militer.

Dengan dukungan Humas UGM dan Fakultas Pertanian, konten ini diharapkan mampu memperkuat citra positif UGM sebagai kampus yang terus berinovasi dalam menyampaikan informasi akademik secara kreatif dan dekat dengan generasi muda.

Selain memperkenalkan prodi, kegiatan ini juga memperkuat citra Faperta UGM sebagai institusi yang aktif mengkomunikasikan kontribusi akademik terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), seperti SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Tenangkan Perut, Fokuskan Pikiran: Pondasi UTS Fakultas Pertanian UGM

berita Wednesday, 8 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menghadirkan program Pondasi UTS yang menyediakan sarapan gratis bagi mahasiswa selama periode Ujian Tengah Semester (UTS) tahun akademik 2025/2026. Program ini berlangsung pada 6 hingga 17 April 2026 di Kantin Sehat Fakultas Pertanian UGM dengan menyediakan 200 porsi setiap pagi. Inisiatif ini bertujuan mendukung mahasiswa agar tetap fokus dan bertenaga dalam menghadapi ujian.

Selain menyediakan sarapan bergizi, program ini juga menggunakan wadah ramah lingkungan sebagai bentuk komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek konsumsi dan produksi berkelanjutan. Upaya ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap mahasiswa berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Nazzalah Salsabila Tri Ramadhani, mahasiswa Proteksi Tanaman angkatan 2025, mengaku bahwa program ini sangat membantunya menjaga konsentrasi. “Aku sering kesulitan fokus, jadi sarapan sebelum ujian benar-benar membantu berpikir lebih jernih untuk menjawab soal. Program ini selalu kita tunggu setiap UTS dan UAS” ungkapnya dengan penuh semangat.

Hal serupa disampaikan Fasikhul Zulfan Fuadi dari Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2025. Ia menyoroti bagaimana Pondasi UTS menjadi penolong bagi mahasiswa yang harus berangkat pagi. “Biasanya ujian dimulai cukup pagi, jadi banyak teman-teman yang terburu-buru dan tidak sempat sarapan. Program ini membantu kami memenuhi nutrisi agar siap menghadapi ujian,” jelasnya.
Dari sisi penyedia makanan, Pak Hari dari Tenant Kedai Nakmantu menilai program ini terus berkembang dari segi mutu dan respon mahasiswa. “Program Pondasi dari awal sampai sekarang bagus, kualitas meningkat, mahasiswa juga antusias. Saya sangat mendukung program ini dan berharap tetap berlanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Bu Lis dari Dapur Ibu menekankan manfaat langsung bagi daya ingat dan konsentrasi mahasiswa. “Program ini sangat baik untuk diteruskan karena membantu meningkatkan kerja otak dan mempermudah konsentrasi belajar. Dengan begitu, mahasiswa bisa melaksanakan ujian dengan maksimal,” katanya.

Program Pondasi UTS Fakultas Pertanian UGM tidak hanya memberikan sarapan gratis, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan antara fakultas, mahasiswa, dan tenant kantin. Dengan penggunaan wadah ramah lingkungan, program ini sekaligus mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Fakultas Pertanian UGM Perkuat Reputasi Global Melalui Peringkat Internasional

berita Tuesday, 7 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali meneguhkan kiprahnya di tingkat global melalui capaian dalam berbagai lembaga pemeringkatan internasional utama. Hasil ini menunjukkan kualitas akademik, riset, dan kontribusi UGM dalam bidang pertanian dan ilmu hayati yang semakin diakui dunia.

Dalam QS World University Rankings by Subject 2026 kategori Agriculture & Forestry, UGM berhasil menempati peringkat 151-200 dunia. Capaian ini menegaskan reputasi Fakultas Pertanian sebagai pusat pendidikan dan riset yang berdaya saing internasional, khususnya dalam bidang pertanian berkelanjutan dan ilmu lingkungan.

Pada THE Life Sciences Ranking 2026, UGM berada di peringkat 801-1000 dunia dengan skor keseluruhan 23,4-29,1. Fakultas Pertanian menunjukkan kekuatan pada indikator industry (51,6) dan international outlook (51,9), yang mencerminkan kontribusi nyata dalam mendukung inovasi industri serta memperluas jejaring internasional.

Dalam pemeringkatan EduRank, UGM menempati posisi 2 di Indonesia, 60 di Asia, dan 288 dunia pada sub-bidang Agricultural Science. Hal ini menunjukkan konsistensi Fakultas Pertanian dalam menghasilkan publikasi ilmiah dan sitasi yang berdampak luas di tingkat regional maupun global.

UGM juga memperoleh pengakuan dari Scimago Institutions Rankings (SIR) pada kategori Agricultural and Biological Sciences. UGM menempati peringkat 528 dunia, 220 Asia, 11 ASEAN, serta 2 di Indonesia. Pencapaian ini menegaskan posisi Fakultas Pertanian sebagai salah satu institusi riset terkemuka di kawasan.

Capaian dari berbagai lembaga pemeringkatan internasional ini menjadi bukti nyata komitmen Faperta UGM dalam mendukung mutu pendidikan, memperkuat riset, serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan reputasi yang semakin diakui dunia, Faperta UGM terus berupaya mencetak lulusan berkualitas dan memperluas kolaborasi global demi masa depan pertanian yang lebih baik.

Capaian internasional ini sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani

 

Pengalaman Akademik dan Budaya: Nabilah Salma Jalani Pertukaran Mahasiswa di Universitas Ibaraki

berita Wednesday, 1 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan prestasi melalui partisipasi mahasiswanya dalam program pertukaran internasional ASEAN International Mobility for Students (AIMS). Kali ini, Nabilah Salma Jamaludin, mahasiswa Program Studi Mikrobiologi Pertanian angkatan 2022, berkesempatan menimba ilmu di Universitas Ibaraki, Jepang selama kurang lebih empat bulan, mulai 25 September 2025 hingga 31 Januari 2026.

Selama mengikuti program AIMS, Nabilah mengambil sejumlah mata kuliah yang berfokus pada isu lingkungan dan keberlanjutan, antara lain Adaptation to Environmental Change and Disaster Risk, Environmental and Symbiotic Science, Environmental Conservation Agriculture, serta Special Lecture on Regional Sustainability Science I & II. Ia juga mengikuti Field Experimental Works, Cross-Cultural Communication, dan Overview of Regional Sustainability Science.

Menurut Nabilah, sistem perkuliahan di Ibaraki University tidak jauh berbeda dengan di UGM. Namun, sebagai mahasiswa internasional, ia merasakan adanya fleksibilitas dari para dosen (sensei) dalam mendukung proses pembelajaran, baik di kelas maupun di laboratorium.

Selain pengalaman akademik, Nabilah juga memperoleh wawasan budaya yang berkesan. Ia menuturkan perbedaan kebiasaan masyarakat Tokyo dengan Osaka-Kyoto yang cukup unik. “Orang-orang Osaka-Kyoto terlihat lebih santai dibandingkan dengan Tokyo. Bahkan sekecil perbedaan posisi berdiri di eskalator saja menurutku menarik,” ujarnya.

Tantangan terbesar yang dihadapi adalah beradaptasi dengan cuaca dingin saat pergantian musim gugur ke musim dingin. Beruntung, setiap mahasiswa AIMS mendapat pendamping (buddy) dari laboratorium yang membantu mempersiapkan kebutuhan, termasuk pakaian musim dingin. “Setiap tempat baru itu mengaktifkan survival mode dalam diri saya, apalagi dengan perbedaan cuaca dan waktu. Butuh waktu untuk menyesuaikan diri secara fisik dan mental,” tambahnya.

Nabilah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Fakultas Pertanian UGM yang selalu mendukung mahasiswa dalam setiap tahap program AIMS. Mulai dari persiapan keberangkatan, pendampingan selama di Jepang, hingga setelah kembali ke Indonesia, dukungan fakultas menjadi faktor penting keberhasilan program ini.

Sebagai penutup, Nabilah memberikan motivasi bagi mahasiswa lain yang tertarik mengikuti AIMS. “Jangan takut untuk mencoba daftar, karena kamu tidak akan sendiri. Fakultas akan selalu membantu, dan kamu akan mendapatkan pengalaman serta teman-teman baru. Tapi, jangan lupa untuk mencari tahu kelebihan dan kekurangan programnya agar sesuai dengan kebutuhanmu. Semangat!” pesannya.

Partisipasi Nabilah dalam program AIMS turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Nabilah Salma Jamaludin

Mahasiswi Agronomi UGM Ikuti Program AIMS di Tokyo University of Agriculture and Technology

berita Wednesday, 1 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali meneguhkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan melalui program ASEAN International Mobility for Students (AIMS). Kali ini, kesempatan berharga diraih oleh Asayari Puspita Gutama, mahasiswa Program Studi Agronomi angkatan 2023, yang mengikuti pertukaran mahasiswa di Tokyo University of Agriculture and Technology (TUAT), Jepang selama kurang lebih 3,5 bulan, dari September hingga Desember 2025.

Selama di TUAT, Asayari mengambil 18 mata kuliah dengan total 18 SKS, mengingat sistem pembelajaran menetapkan satu SKS untuk setiap mata kuliah bagi mahasiswa pertukaran. Ia menuturkan bahwa sistem pembelajaran di TUAT memiliki perbedaan dibandingkan dengan di Indonesia, terutama karena banyak mata kuliah yang dilengkapi dengan kunjungan lapangan. Hal ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat langsung penerapan materi, sehingga memperkuat pemahaman praktis sekaligus memperkaya pengalaman akademik.

Selain pengalaman akademik, Asayari juga memperoleh wawasan budaya yang berkesan. Ia menyoroti tingkat kesopanan masyarakat Jepang serta kerapihan lingkungannya. “Salah satu hal yang cukup mengejutkan bagi saya adalah bagaimana pengendara mobil sangat menghormati pejalan kaki. Misalnya, ketika ada orang yang hendak menyeberang di zebra cross, mobil akan berhenti dan menunggu sampai pejalan kaki tersebut selesai menyeberang,” ungkapnya.

Tantangan utama yang dihadapi adalah perbedaan musim yang cukup ekstrim dibandingkan dengan Indonesia. Suhu panas saat musim panas dan dingin saat memasuki musim dingin memerlukan penyesuaian fisik. Selain itu, aktivitas berjalan kaki juga jauh lebih banyak dibandingkan di Indonesia. “Jika di Jogja, saya jarang berjalan jauh, di Jepang saya berjalan kaki minimum sekitar 3 km setiap hari,” tambahnya.

Asayari menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Pertanian UGM yang selalu mendukung mahasiswa dalam program AIMS. Fakultas berperan aktif menjembatani komunikasi antara universitas tujuan dengan mahasiswa, serta sigap memberikan bantuan dan penjelasan jika terdapat pertanyaan atau kendala selama persiapan maupun pelaksanaan program.

Sebagai penutup, Asayari memberikan motivasi bagi mahasiswa lain yang tertarik mengikuti AIMS. “Jangan ragu-ragu untuk mencoba. Program ini memberikan banyak pengalaman baru, baik dari segi akademik, budaya, maupun pengembangan diri. Mahasiswa dapat mempelajari sistem pembelajaran yang berbeda, bertemu dengan teman dari berbagai negara, serta melatih kemandirian dan kemampuan beradaptasi di lingkungan baru. Pengalaman tersebut sangat berharga dan dapat menjadi salah satu pengalaman terbaik selama masa perkuliahan,” pesannya. Ia juga mengutip pepatah Lao Tzu “A journey of a thousand miles begins with a single step”

Partisipasi Asayari dalam program AIMS turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Asayari Puspita Gutama

 

Mahasiswa Mikrobiologi Pertanian UGM Ikuti Program AIMS di Gyeongsang National University, Korea Selatan

berita Monday, 30 March 2026

Sherly Aurora Cahyadewi, mahasiswa Program Studi Mikrobiologi Pertanian angkatan 2022, berhasil terpilih mengikuti ASEAN International Mobility for Students (AIMS) di Gyeongsang National University (GNU), Korea Selatan. Program ini berlangsung selama satu semester, dari Agustus hingga Desember 2025, dan menjadi pengalaman berharga dalam pengembangan akademik sekaligus lintas budaya.

Selama di GNU, Sherly mengambil lima mata kuliah, yaitu International Cooperation in Agriculture, Comprehensive Crop Science Design, Farm Practice, English Reading and Writing using Media, serta Global Business English. Sistem pembelajaran di GNU relatif serupa dengan Fakultas Pertanian UGM, yang mengombinasikan presentasi, diskusi kelompok, praktik, dan penugasan. Namun, mata kuliah International Cooperation in Agriculture memberikan pengalaman yang unik melalui kegiatan field trip mingguan selama setengah semester, sehingga mahasiswa dapat mengamati langsung praktik dan manajemen pertanian di lapangan.

Sherly merasakan pengalaman budaya yang berkesan dengan bertemu teman, dosen, dan senior dari berbagai negara, seperti Filipina, Vietnam, China, Kyrgyzstan, Nigeria, Malaysia, Myanmar, dan Korea. Interaksi lintas budaya ini memperkaya pemahaman tentang toleransi dan keberagaman. Selain itu, pengalaman berkomunikasi dengan warga lokal di Kota Jinju, meski dengan keterbatasan bahasa Korea, memberikan pelajaran berharga tentang ketulusan, saling menghargai, dan toleransi antarbudaya.

Tantangan yang dihadapi Sherly antara lain perbedaan biaya hidup, keterbatasan akses terhadap makanan halal dan tempat ibadah, hambatan bahasa, serta adaptasi terhadap kondisi cuaca. Meskipun demikian, dukungan dari Fakultas Pertanian UGM sangat dirasakan, mulai dari persiapan dokumen, pemantauan perkembangan studi, hingga dukungan pendanaan untuk menunjang kegiatan selama di Korea Selatan.

“Jangan ragu untuk mendaftar, karena kalau sudah rejeki pasti ada jalannya. Siapkan essay, tes kemampuan bahasa Inggris, dan persyaratan lain sebaik-baiknya. Pelajari bahasa dan budaya negara tujuan agar lebih mudah beradaptasi. Tetapkan target yang ingin dicapai, dan manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk mengeksplorasi, baik dari sisi akademik maupun budaya” pesan Sherly.

Partisipasi Sherly dalam AIMS mendukung beberapa capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Documentation: Sherly Aurora Cahyadewi

Mahasiswa Ekonomi Pertanian dan Agribisnis UGM Ikuti Program AIMS di Ibaraki University

berita Monday, 30 March 2026

Hosana Adel Ivory, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis angkatan 2022, berhasil terpilih mengikuti program ASEAN International Mobility for Students (AIMS) di Ibaraki University, Jepang. Program ini berlangsung selama empat bulan, dari September 2025 hingga Januari 2026, dan menjadi pengalaman berharga dalam pengembangan akademik sekaligus lintas budaya.

Di Ibaraki University, Hosana mengambil mata kuliah Overview of Regional Sustainability Science, Environmental and Symbiotic Sciences, Environmental Conservation Agriculture, serta Adaptation to Environmental Change and Disaster Risk. Selain itu, ia juga aktif dalam kegiatan field works, lab works, seminar, dan kuliah tamu.

Sistem pembelajaran di Jepang menghadirkan nuansa yang berbeda, durasi perkuliahan mencapai 105 menit dan penempatan mahasiswa ke laboratorium disesuaikan dengan peminatan yang diambil. Setiap mahasiswa dibimbing langsung oleh profesor serta didampingi buddy dari laboratorium yang sama. Pola ini tidak hanya mengasah keterampilan riset, tetapi juga membuka peluang untuk membangun jejaring akademik di tingkat internasional.

Salah satu pengalaman budaya paling unik adalah saat bunkasai (文化祭) atau festival universitas di kampus Ami dan Mito. Hosana merasakan hangatnya pertukaran budaya melalui stand makanan yang menghadirkan cita rasa khas Jepang sekaligus Indonesia, seperti yakitori dan sate dengan bumbu kacang. Interaksi dengan mahasiswa Jepang, China, dan Vietnam memperkaya pemahaman lintas budaya serta memperkuat semangat kebersamaan.

Hosana mengakui bahwa tantangan terbesar selama mengikuti program ini adalah adaptasi bahasa dan administrasi, mengingat banyak dokumen di Jepang masih berbasis cetak. Namun demikian, dukungan dari Fakultas Pertanian UGM sangat dirasakan, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga kepulangan. Penanggung jawab program AIMS juga secara rutin memantau perkembangan mahasiswa untuk memastikan mereka mendapatkan pendampingan yang optimal.

Hosana turut mendorong mahasiswa lain untuk berani mengambil kesempatan mengikuti program AIMS. “Semangat ya! Siapkan kemampuan bahasa Jepang dan mental kemandirian. Jangan khawatir, karena buddy dan kakak-kakak Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Ibaraki akan membantu. Tetap terbuka mempelajari budaya baru dengan menghormati norma masyarakat. Jangan takut untuk mengambil kesempatan yang ada!” ujarnya.

Partisipasi Hosana dalam AIMS mendukung beberapa capaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Hosana Adel Ivory

12345…52

BERITA FAKULTAS

  • Bahas Strategi Agronomi dan Manajemen Kebun Hadapi HLB melalui ACIAR Symposium 2026
    24/04/2026
  • ACIAR Hari Pertama: Hadirkan Simposium untuk Masa Depan Industri Jeruk Hadapi Ancaman HLB
    24/04/2026
  • Prof. Bunyamin Tar’an dari University of Saskatchewan Inisiasi Kerja Sama Tri Dharma dengan Faperta UGM
    24/04/2026
  • Suasana Hangat Warnai Tasyakuran Pengukuhan Guru Besar Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. di Fakultas Pertanian UGM
    24/04/2026
  • Desi Utami Paparkan Peran Bioteknologi untuk Pertanian Berkelanjutan di Era Digital
    22/04/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju