
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) resmi memulai langkah penting dalam menjaga kontinuitas dan arah strategis masa depan institusi. Mulai tanggal 6 Juli 2026, Faperta UGM memasuki masa transisi kepemimpinan dengan dibukanya pendaftaran seleksi calon dekan yang akan memimpin fakultas untuk masa jabatan lima tahun ke depan. Momentum estafet kepemimpinan ini dinilai sangat krusial bagi Faperta UGM dalam memperkuat visinya sebagai pelopor pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat di bidang pertanian dan perikanan tropis yang berkelanjutan.
Ketua Panitia Seleksi, Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU., menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dirancang ketat guna menjaring pemimpin yang visioner dan mampu merespons tantangan global agri-fisheries. Setelah merampungkan proses penjaringan dan penetapan 3 bakal calon di tingkat fakultas yang puncaknya ditandai dengan penyerahan berkas kepada Rektor UGM pada 20-21 Agustus 2026, proses seleksi akan langsung beralih ke tingkat universitas.

Proses seleksi tingkat universitas akan berlangsung secara intensif mulai 22 Agustus hingga 30 September 2026. Rangkaian agenda formal pada level universitas ini akan meliputi beberapa tahapan penting, yang diawali dengan penilaian rekam jejak dan kompetensi oleh tim penilai ahli universitas. Setelah proses tersebut selesai, hasil penilaian akhir akan diserahkan secara tertulis kepada Rektor UGM. Tahapan kemudian dilanjutkan dengan pemberian masa sanggah sebagai pemenuhan prinsip keadilan hukum publik, sebelum akhirnya ditutup dengan penetapan Dekan terpilih oleh Rektor Universitas Gadjah Mada. Rangkaian prosesi akan mencapai puncaknya pada upacara Pelantikan Dekan Faperta UGM Periode 2026-2031 yang dijadwalkan pada 30 September 2026.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), Fakultas Pertanian UGM terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui proses pemilihan pimpinan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Estafet kepemimpinan ini mencerminkan kontribusi Faperta UGM terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola pendidikan tinggi, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penerapan prinsip tata kelola yang baik dalam proses seleksi dekan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi sivitas akademika dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan kepemimpinan yang visioner untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.
Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM