• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDGs
  • SDGs
  • page. 8
Arsip:

SDGs

Mahasiswa Agronomi Faperta UGM Pelajari Proses Pembuatan Jagung Hibrida Lewat Program MBKM di PT Benih Citra Asia

Uncategorized Tuesday, 8 July 2025

Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kompetensi melalui program Magang MBKM. Salah satunya adalah Rifqi Dwi Susanti, mahasiswa Program Studi Agronomi angkatan 2022, yang saat ini sedang menjalani program magang industri di PT Benih Citra Asia, perusahaan nasional di bidang riset dan produksi benih tanaman pangan dan hortikultura.

Magang ini merupakan bagian dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berlangsung sejak Februari hingga Juni 2025. Rifqi yang memiliki peminatan di bidang Pemuliaan Tanaman berkesempatan untuk belajar langsung dengan para praktisi di unit Research and Development (R&D) PT Benih Citra Asia yang berlokasi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

“Bisa terlibat langsung dalam proses riset pemuliaan jagung manis di perusahaan besar seperti ini adalah pengalaman yang sangat berharga,” ungkap Rifqi.

Selama magang, Rifqi terlibat dalam berbagai tahapan riset perakitan varietas unggul jagung manis, mulai dari Departemen Farm, Plant Breeding, Laboratory, Product Development, hingga Parental Maintenance. Di Departemen Farm, ia mendalami proses budidaya jagung dari tahap nursery hingga panen. Bersama tim Plant Breeding, Rifqi mempelajari teknik polinasi, pengamatan karakter fenotipe, serta seleksi tanaman untuk mendapatkan sifat unggul.

Sebagai calon pemulia tanaman, Rifqi juga terlibat dalam proses screening ketahanan terhadap penyakit utama seperti bulai dan busuk batang, di bawah bimbingan tim Plant Pathology. Tak hanya itu, ia mendapatkan pengenalan mendalam terhadap teknik pemuliaan molekuler (Molecular Breeding), yang kini menjadi bagian penting dalam inovasi perbenihan modern.

Benih hasil seleksi kemudian diuji secara adaptif di berbagai zona agroekologi: highland, medium land, dan lowland. Rifqi sendiri mendapat kesempatan melakukan pengamatan karakter parental di salah satu lahan medium land milik perusahaan di Kabupaten Brebes.

“Ternyata melakukan pengamatan karakter tanaman tidak semudah mencatat hasil di lapangan. Dibutuhkan pemahaman mendalam dan kepekaan yang hanya bisa diperoleh lewat praktik langsung,” tutur Rifqi, menggambarkan tantangan yang ia hadapi.

Rifqi juga menyampaikan pentingnya kegiatan uji adaptasi dan uji multilokasi yang dijalankan oleh Departemen Product Development. Uji ini menjadi penentu apakah varietas baru layak dilepas ke pasar dan cocok dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia.

Program magang MBKM ini menjadi jembatan antara teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa tak hanya memahami ilmu pemuliaan secara aplikatif, tetapi juga memahami alur kerja industri benih yang kompleks dan dinamis. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui: SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rifqi Dwi Susanti

Editor: Agrit Kirana Bunda

Dokumentasi: Rifqi Dwi Susanti

 

Kuliah Tamu Psikologi Sosial: Berenang di Laut Ketidakpastian

Uncategorized Tuesday, 8 July 2025

Sabtu, 14 Juni 2025, Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) mengadakan kuliah tamu Mata Kuliah Psikologi Sosial bersama dengan Nanda Budi Prayuga,  Ketua Korporasi JIFSI Milenial Indonesia. JIFSI merupakan sebuah korporasi yang didirikan pada tahun 2018 oleh petani-petani muda yang bergerak pada bidang pembenihan, buah segar, dan produk olahan jeruk tanpa musim. Acara dibuka dengan sambutan dari dosen pengampu Mata Kuliah Psikologi Sosial, Dr.agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih yang menyoroti materi yang akan dibahas mengenai kepemimpinan berdasarkan dari pengalaman yang dimiliki oleh Nanda. Selain itu, beliau juga menyinggung kondisi petani milenial di masa sekarang.

Nanda Budi Prayuga membawakan materi kepemimpinan yang disampaikan dengan santai berdasarkan pengalaman yang didapat. Pemaparan materi yang dilakukan Nanda mengambil judul “Berenang di Laut Ketidakpastian”. Judul tersebut diambil dengan alasan kondisi di zaman sekarang yang bergerak begitu cepat dan penuh akan ketidakpastian. “Belakangan ini kita damai-damai aja gitu kan dan tiba-tiba ada perang yang terjadi antara Israel dengan Iran”, kata Nanda. Dari judul ini, Nanda menginginkan mahasiswa yang mengambil Mata Kuliah Psikologi Sosial dapat berenang di laut ketidakpastian atau dalam kata lain kita dapat beradaptasi dengan kondisi di zaman sekarang.

“Dalam halnya untuk menjadi seorang pemimpin, dibutuhkan komunikasi yang efektif”, kata Nanda. Tujuannya agar penyampaian informasi dapat diterima dan dipahami dengan mudah. Materi terkait komunikasi efektif yang disampaikan Nanda, mengajarkan mahasiswa untuk berprinsip 7C, yaitu sopan (courteous), lengkap (complete), penuh pertimbangan (consideration), benar (correct), konkret (concrete), ringkas (concise), dan jelas (clear). Prinsip tersebut, akan mendorong terciptanya komunikasi yang efektif berdasarkan pengalaman Nanda.

Selain itu, Nanda sebagai pengisi materi di kuliah tamu kali ini juga memberikan study case untuk dijawab oleh mahasiswa. “Terkait dengan study case tadi, kita bisa gunain konsep “5 Why’s” untuk menyelesaikan masalah yang ada hingga ke akarnya”, kata Nanda. Konsep dari “5 Why’s’ ini, mengajarkan mahasiswa untuk menyelesaikan masalah dengan diawali melakukan identifikasi permasalahan yang dilakukan secara bertahap, hingga didapatkan solusi yang mudah untuk diterapkan. “Setelah ditemukannya solusi, kita dapat membuat prototype sebelum diterapkan pada permasalahannya”, kata Nanda meneruskan jawabannya.

Dari materi yang disampaikan terkait dengan kepemimpinan yang mengambil judul “Berenang di Laut Ketidakpastian” mengundang antusiasme dari mahasiswa. Di akhir sesi kuliah tamu, beberapa mahasiswa bertanya terkait dengan materi yang disampaikan dan ditutup dengan kesimpulan yang disampaikan oleh moderator kuliah tamu Mata Kuliah Psikologi Sosial ini.

Adanya kuliah tamu ini, memberikan wawasan baru dan pemahaman yang mendalam bagi mahasiswa, terkait dengan penarapannya dalam dunia perkuliahan dan dunia kerja yang akan datang. Kuliah tamu ini sekaligus juga mendukung tercapainya SDGs, yakni SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis            : Muhamad Fathan Mubina

Editor               : Desi Utami

Dokumentasi   : Departemen Sosial Ekonomi

 

Mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik Kaji tentang Strategi Penghidupan Nelayan di PPN Tegalsari

berita Tuesday, 8 July 2025

Mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik (MSA) angkatan 2023 Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan praktikum lapangan pada Selasa, 26 Mei 2025 hingga Rabu, 27 Mei 2025 di Pelabuhan Perikanan Nusantara Tegalsari. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mengkaji pola penghidupan nelayan di kawasan PPN Tegalsari.

Dalam sambutannya Nugroho W.S. Dandung, S. Pi. M. Si. selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha PPN Tegalsari mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas antusiasme dari mahasiswa perikanan UGM untuk melaksanakan kunjungan kali ini.

“Dari pihak PPN Tegalsari sangat senang atas kedatangan teman-teman semua, semoga nantinya teman-teman akan mendapatkan ilmu tentang keadaan nyata di pelabuhan khususnya tentang penghidupan nelayan di Tegalsari,” ucap Nugroho.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Ir. Hery Saksono, M.A. selaku dosen pengampu Praktikum Pengkajian Sosial Ekonomi Perikanan.

“Terima kasih kami ucapkan atas ketersediaan PPN Tegalsari telah menerima kunjungan dari Perikanan UGM untuk kesekian kalinya. Harapannya, temen-temen bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk belajar memahami konsep penghidupan nelayan di dunia nyata,” ujar Hery.

Selama dua hari di PPN Tegalsari, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mencari data primer melalui wawancara langsung kepada nelayan, ABK, juragan kapal, dan pelaku usaha perikanan lainnya yang ada di pelabuhan. Kegiatan wawancara yang terlaksana dengan baik, tidak lepas dari dukungan PPN Tegalsari yang sudah mengkoordinasikan beberapa awak kapal untuk bersedia menjadi responden dari mahasiswa.

Praktikum lapangan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung mengenai kehidupan pelaku perikanan. Dengan dukungan dari Fakultas Pertanian UGM, Departemen Perikanan Faperta UGM terus menunjukkan perannya sebagai institusi pendidikan yang berkontribusi bagi kehidupan berkelanjutan. Terlaksananya kegiatan praktikum lapangan ini menjadi keberhasilan serta wujud nyata komitmen Faperta UGM terhadap pencapaian SDGs, diantaranya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan.

 

Penulis: Anin Dita Rahmadiyanti

Editor: Desi Utami

 

Rhizoctonia sp. dan Masa Depan Pengendalian Hayati: Kuliah Tamu Guru Besar Faperta UGM di UNDIP

Uncategorized Tuesday, 8 July 2025

Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.d., IPU, Guru Besar Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjadi pembicara utama pada Kuliah Dosen Tamu di Universitas Diponegoro (UNDIP). Acara kolaborasi antara UGM dan UNDIP ini diselenggarakan pada Rabu, 4 Juni 2025 di Ruang Teater Gedung G Lt. 3, Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP. Kuliah tamu ini menghadirkan topik berjudul “Rhizoctonia species: from Anastomosis to Molecular Analysis” yang mengeksplorasi lebih dalam jamur Rhizoctonia dari aspek morfologi hingga molekuler.

Dalam pemaparannya, Prof. Achmadi membedah sejarah, klasifikasi, hingga identifikasi Rhizoctonia melalui berbagai metode. Rhizoctonia sendiri merupakan jenis fungi tanah yang memiliki peran penting dalam sistem pertanian. Walaupun dikenal sebagai mikroorganisme yang bersifat saprofit dan parasit, Rhizoctonia memiliki potensi besar untuk bermutualisme dengan tanaman inang yang tepat, salah satunya adalah pada tanaman anggrek. Sebagai mutualistic fungi, Rhizoctonia berperan dalam membantu perkecambahan biji anggrek dengan menyuplai karbon serta nutrisi saat perkecambahan. Ketika tanaman mulai memasuki fase dewasa, Rhizoctonia juga mencukupi kebutuhan nutrisi dan air tanaman. Hal lain yang tak kalah penting, Rhizoctonia juga berfungsi untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit.

Melalui beragam potensi yang dapat dikembangkan dari Rhizoctonia untuk mewujudkan pertanian berbasis bioagricultural yang berkelanjutan, membuat penelitian dan pengkajian tentang mikroorganisme ini penting untuk dikembangkan. Dengan pendekatan anastomosis group (AG), jamur ini dapat dikelompokkan berdasarkan fusi hifa yang diamati secara mikroskopis sehingga membentuk sistem klasifikasi group yang lebih spesifik dan fungsional. Tidak berhenti pada identifikasi secara morfologis, Prof. Achmadi juga memperluas pembahasan pada aspek molekuler melalui analisis komposisi asam lemak dan penggunaan teknik RFLP dan RAPD untuk membedakan subgrup jamur. Pendekatan ini membuka peluang besar untuk mengidentifikasi variasi genetik baru pada jamur yang belum diketahui.

Kuliah ini menjadi suatu pengalaman ilmu pengetahuan baru tidak hanya bagi mahasiswa dan civitas akademika, tetapi juga bagi dunia ilmu penyakit tanaman secara umum. Di era pertanian dengan tantangan dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman seperti sekarang, pemahaman mendalam tentang patogen seperti Rhizoctonia menjadi kunci dalam pengembangan varietas tahan penyakit dan strategi pengendalian hayati yang berkelanjutan.

Sebagai penutup, Prof. Achmadi atau sering disapa Prof. Ipik mengutip pernyataan bahwa bumi bukanlah milik kita seorang dan akan selalu kita wariskan ke generasi berikutnya di masa depan. Pernyataan dalam kegiatan ini juga mendukung program pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) oleh Faperta UGM yaitu pada SDG 4: Pendidikan Bermutu, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim dan SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis : Noor Amelia Putri

Editor : Desi Utami

 

 

Lima Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM Lolos Program Beasiswa JASSO di Yamagata University, Jepang

berita Thursday, 19 June 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Sebanyak lima mahasiswa Faperta berhasil lolos dalam program beasiswa Japan Student Services Organization (JASSO) di Yamagata University, Jepang. Dari total 83 pendaftar, hanya 18 peserta yang berhasil diterima, dan lima di antaranya merupakan mahasiswa dari Fakultas Pertanian UGM. Pencapaian ini menjadi bukti nyata atas kapasitas dan daya saing mahasiswa Faperta di kancah global.

Kelima mahasiswa yang berhasil lolos adalah Nabilla Rachma Kusuma (S1 Mikrobiologi Pertanian), Yomita Misya (S1 Mikrobiologi Pertanian), Dinda Maulida Al Adawiyah (S1 Mikrobiologi Pertanian), Fransisco Yamonaha Harefa (S1 Ilmu Tanah), dan Laili Mufarrahah (S2 Ilmu Tanah) Mereka dibimbing oleh para dosen Faperta UGM yang kompeten di bidangnya serta akan melaksanakan riset bersama para profesor dari Yamagata University, seperti Prof. Dr. Toru Watanabe, Associate Prof. Dr. Satoru Sato, dan Prof. Dr. Weiguo Cheng.

Melalui program ini, para mahasiswa berkesempatan untuk memperluas wawasan akademik dan budaya, serta membangun jejaring ilmiah internasional yang akan memperkaya kontribusi mereka dalam pengembangan ilmu pertanian di masa depan. Partisipasi aktif dalam program global seperti JASSO menunjukkan kesiapan mahasiswa Faperta UGM dalam menjawab tantangan pertanian modern yang lintas batas negara.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga memperkuat reputasi UGM sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan berdaya saing global. Keikutsertaan dalam program internasional seperti ini diharapkan mendorong mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan memperluas cakrawala keilmuan mereka.

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, dan SDG 1: Tanpa Kemiskinan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami

Wujudkan Mutu Pendidikan Berkualitas: Prodi MEP Faperta UGM Resmi Kantongi Akreditasi Unggul Hingga 2030

berita Thursday, 19 June 2025

Program Studi Magister Ekonomi Pertanian (MEP) di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada berhasil memperoleh predikat Akreditasi Unggul dari BAN-PT, berdasarkan SK No. 6653/SK/BAN-PT/Ak.KP/M/V/2025 yang berlaku mulai 20 Mei 2025 hingga 30 Maret 2027. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Prodi MEP dalam menyelenggarakan pendidikan berkualitas tinggi di bidang ekonomi pertanian.

Proses akreditasi ini melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap kurikulum berbasis riset dan kebijakan pembangunan pertanian, kualitas tenaga pengajar, output lulusan, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu ekonomi pertanian baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Faperta UGM, mengapresiasi capaian ini dan menyampaikan bahwa keberhasilan ini akan semakin memperkuat posisi Prodi Magister Ekonomi Pertanian sebagai pusat unggulan dalam kajian ekonomi agribisnis dan kebijakan pangan. “Predikat ini juga menjadi fondasi penting bagi upaya internasionalisasi program magister kami,” tambahnya.

Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc. selaku Ketua Tim Jaminan Mutu Faperta UGM menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi aktif antara dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. “Akreditasi Unggul ini menunjukkan bahwa program magister kami mampu menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan terhadap kebutuhan pembangunan pertanian masa kini dan masa depan,” jelasnya.

Tidak hanya itu,capaian ini membuktikan komitmen Faperta UGM dalam mempertahankan sistem jaminan mutu pendidikan sekaligus meningkatkan eksistensinya di tingkat global. Saat ini, tercatat terdapat delapan program studi yang  mendapatkan akreditasi internasional ASIIN (Accreditation in Engineering, Computer Science, Natural Sciences, and Mathematics).  Daftar program yang terakreditasi meliputi Agronomi, Akuakultur, Ilmu Tanah, Proteksi Tanaman, Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Manajemen Sumber Daya Akuatik, Teknologi Hasil Perikanan, dan Penyuluhan serta Komunikasi Pertanian. Sementara empat program lainnya yaitu Mikrobiologi Pertanian, Magister Ilmu Perikanan, Magister Ilmu Hama Tanaman, serta Magister Fitopatologi akan menjalani proses visitasi pada Juni 2025.

Capaian ini juga sejalan dengan arah kebijakan jangka panjang Faperta UGM dalam meningkatkan daya saing di tingkat global. Selain itu, langkah ini turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14: Ekosistem Laut, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Tim Jaminan Mutu Faperta UGM

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Faperta UGM Tunjukkan Mutu Unggul Lewat Akreditasi BAN-PT

berita Thursday, 19 June 2025

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) membuktikan keunggulannya dalam dunia pendidikan tinggi dengan diraihnya Akreditasi Unggul dari BAN-PT. Akreditasi ini berlaku dari 18 Agustus 2021 hingga 18 Agustus 2026 berdasarkan keputusan No. 10212/SK/BAN-PT/Akred-Itnl/S/VIII/2021. Pencapaian ini menjadi bukti nyata atas komitmen berkelanjutan Faperta UGM dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di bidang pertanian, khususnya pada bidang teknologi hasil perikanan.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa capaian ini meneguhkan peran strategis Prodi THP dalam menghasilkan lulusan yang adaptif dan kompetitif. “Akreditasi Unggul menandakan kesiapan program studi dalam mencetak profesional yang mampu menjawab tantangan industri pengolahan hasil perikanan modern,” ucapnya.

Keberhasilan meraih status Akreditasi Unggul didapatkan setelah melalui rangkaian asesmen komprehensif yang mengevaluasi aspek kurikulum, kualitas dosen, sarana pendukung pendidikan, kinerja penelitian, dan kontribusi kepada masyarakat. Asesmen ini menegaskan bahwa THP memiliki daya saing tinggi di kancah nasional maupun internasional.

Ketua Tim Jaminan Mutu Faperta UGM, Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc., menerangkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi erat antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni. “Akreditasi ini menjadi bukti bahwa komitmen terhadap kualitas tidak hanya menjadi slogan, tetapi sudah membudaya di setiap lini kegiatan program studi,” ujarnya.

Pencapaian ini menjadi bagian dari strategi besar Fakultas Pertanian UGM dalam menjamin mutu pendidikan dan memperluas pengakuan di tingkat internasional. Saat ini, sebanyak delapan program studi di Fakultas Pertanian UGM telah terakreditasi secara internasional oleh ASIIN (Accreditation in Engineering Computer Sciencies Natural Sciences Mathematics), organisasi akreditasi yang mencakup disiplin ilmu teknik, komputer, dan sains alam. Program-program tersebut mencakup Agronomi, Akuakultur, Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Ilmu Tanah, Manajemen Sumber Daya Akuatik, Proteksi Tanaman, Teknologi Hasil Perikanan, serta Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. Sementara itu, empat program studi lain yakni Mikrobiologi Pertanian, Magister Ilmu Perikanan, Magister Ilmu Hama Tanaman, serta Magister Fitopatologi dijadwalkan mengikuti visitasi akreditasi pada bulan Juni 2025.

Pencapaian ini selaras dengan strategi jangka panjang Fakultas Pertanian UGM dalam meningkatkan daya saing global. Upaya ini juga mendukung tercapainya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan bekal akreditasi ini, Prodi THP siap mengembangkan inovasi dan riset berkelanjutan di bidang perikanan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Tim Jaminan Mutu Faperta UGM

Faperta UGM Tambah Deretan Prodi Terakreditasi Unggul, Kini Giliran Manajemen Sumberdaya Akuatik

berita Thursday, 19 June 2025

Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik (MSA) di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan prestasi dengan meraih Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Berdasarkan Keputusan BAN-PT Nomor 6600/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/V/2025, status akreditasi ini berlaku selama lima tahun, mulai 29 April 2025 hingga 10 Juli 2029. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Prodi MSA dalam memperkuat pendidikan kelautan dan perikanan yang berorientasi pada pengelolaan sumber daya perairan secara berkelanjutan.

Pencapaian ini merupakan hasil dari proses evaluasi menyeluruh oleh asesor BAN-PT yang menilai berbagai aspek, seperti kesesuaian kurikulum berbasis kompetensi, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, ketersediaan sarana dan prasarana pendukung, serta capaian riset dan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh sivitas akademika prodi.

Menurut Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc., Ketua Tim Jaminan Mutu Faperta UGM, keberhasilan ini adalah buah kerja kolaboratif dan dedikasi seluruh elemen di program studi. “Akreditasi Unggul ini mencerminkan kualitas manajemen pendidikan di MSA yang adaptif terhadap dinamika dan tantangan pengelolaan sumber daya perairan,” ungkapnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menekankan bahwa Prodi MSA kini semakin siap mencetak lulusan yang memiliki kompetensi tinggi serta mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. “Pencapaian ini memperkuat posisi kami dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, capaian ini sejalan dengan strategi Fakultas Pertanian UGM dalam mengembangkan sistem jaminan mutu pendidikan dan memperkuat eksistensi di kancah global. Hingga kini, Fakultas Pertanian UGM mencatat prestasi dengan delapan program studi yang telah mendapatkan akreditasi internasional dari ASIIN(Accreditation in Engineering, Computer Science, Natural Sciences, and Mathematics). Di antaranya adalah Agronomi, Akuakultur, Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Ilmu Tanah, Manajemen Sumber Daya Akuatik, Proteksi Tanaman, Teknologi Hasil Perikanan, serta Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. Empat program lainnya, termasuk Mikrobiologi Pertanian dan tiga program magister, dijadwalkan untuk divisitasi pada Juni 2025.

Capaian ini juga sejalan dengan arah kebijakan jangka panjang Faperta UGM dalam meningkatkan daya saing di tingkat global. Selain itu, langkah ini turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14: Ekosistem Laut, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Tim Jaminan Mutu Faperta UGM

Program Studi Akuakultur Faperta UGM Peroleh Predikat Akreditasi Unggul dari BAN-PT Hingga 2030

berita Thursday, 19 June 2025

Program Studi Akuakultur di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menambah daftar prestasi akademik dengan berhasil meraih Akreditasi Unggul dari BAN-PT. Berdasarkan Surat Keputusan No. 6656/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/V/2025, akreditasi ini berlaku sejak 20 Mei 2025 hingga 16 Maret 2030. Pengakuan ini menjadi indikator penting atas keunggulan Prodi Akuakultur dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang perikanan budidaya.

Akreditasi ini diraih melalui proses evaluasi ketat terhadap seluruh aspek operasional program studi, termasuk pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, kualitas riset dosen dan mahasiswa, serta kontribusi terhadap pengembangan teknologi akuakultur yang berkelanjutan.

Menurut Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc., keberhasilan Prodi Akuakultur mencerminkan semangat inovatif dan kerja keras seluruh tim. “Akreditasi Unggul ini adalah validasi atas usaha kolaboratif kami dalam meningkatkan mutu pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.

Wakil Dekan Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menambahkan bahwa capaian ini juga menegaskan kesiapan Prodi Akuakultur dalam mencetak lulusan yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan industri budidaya perikanan. “Kami bangga bahwa program studi ini mampu menunjukkan performa akademik dan profesional yang sangat baik,” jelasnya.

Keberhasilan ini merupakan bagian dari langkah strategis Fakultas Pertanian UGM dalam menjamin mutu pendidikan serta memperluas pengakuan secara global. Sampai saat ini, sebanyak delapan program studi di lingkungan Fakultas Pertanian UGM telah berhasil meraih akreditasi internasional dari lembaga ASIIN yang mencakup bidang teknik, ilmu komputer, sains alam, dan matematika. Program studi tersebut meliputi Agronomi, Akuakultur, Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Ilmu Tanah, Manajemen Sumber Daya Akuatik, Proteksi Tanaman, Teknologi Hasil Perikanan, serta Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. Di samping itu, empat program studi lainnya akan menjalani proses asesmen pada Juni 2025, yakni Mikrobiologi Pertanian, Magister Ilmu Perikanan, Magister Ilmu Hama Tanaman, dan Magister Fitopatologi.

Capaian ini juga sejalan dengan arah kebijakan jangka panjang Faperta UGM dalam meningkatkan daya saing di tingkat global. Selain itu, langkah ini turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Tim Jaminan Mutu Faperta UGM

Komitmen Pendidikan Berkualitas: Program Studi Ilmu Tanah Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

berita Thursday, 19 June 2025

Program Studi Ilmu Tanah di Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kualitas pendidikan tinggi dengan berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Berdasarkan Surat Keputusan No. 6608/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/V/2025, akreditasi ini berlaku mulai 15 Mei 2025 hingga 6 Mei 2030. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa Program Studi Ilmu Tanah konsisten dalam mempertahankan standar pendidikan yang tinggi serta terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam setiap aspek.

Akreditasi Unggul merupakan pengakuan atas kualitas institusi yang telah memenuhi indikator penilaian tertinggi, mulai dari mutu kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga output lulusan dan kontribusi terhadap masyarakat. Proses asesmen dilakukan secara menyeluruh oleh tim asesor independen dari BAN-PT yang meninjau berbagai aspek tri dharma perguruan tinggi.

Ketua Tim Jaminan Mutu Faperta UGM, Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak di lingkungan program studi. “Akreditasi ini menunjukkan bahwa kami tidak hanya mampu memenuhi standar nasional tertinggi, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan mutu,” jelasnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Faperta UGM, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., juga mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu pembelajaran serta membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan di era global. “Dengan predikat ini, kita dituntut untuk tidak hanya mempertahankan, tetapi juga memperkuat kualitas akademik dan kontribusi riset kita di bidang ilmu tanah,” ujarnya.

Pencapaian ini juga menjadi bagian penting dari strategi internasionalisasi Faperta UGM. Saat ini, delapan program studi telah memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN (Accreditation in Engineering Computer Sciencies Natural Sciences Mathematics) antara lain Agronomi, Akuakultur, Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Ilmu Tanah, Manajemen Sumber Daya Akuatik, Proteksi Tanaman, Teknologi Hasil Perikanan, serta Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. Sementara itu empat lainnya tengah dalam proses visitasi pada Juni 2025 termasuk Mikrobiologi Pertanian, Magister Ilmu Perikanan, Magister Ilmu Hama Tanaman, serta Magister Fitopatologi. Langkah ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui penguatan sistem jaminan mutu dan komitmen terhadap inovasi pendidikan, Program Studi Ilmu Tanah siap mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga mampu memberikan solusi konkret bagi tantangan di sektor pertanian dan lingkungan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Jaminan Mutu Faperta UGM

1…678910…19

BERITA FAKULTAS

  • Lowongan – PT Gunung Madu Plantation
    08/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Serah Terima Jabatan, Perkuat Tata Kelola Akademik
    07/01/2026
  • Serah Terima Jabatan Faperta UGM: Pupuk Kesabaran dalam Dinamika Kepemimpinan
    07/01/2026
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk
    07/01/2026
  • Lowongan – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
    07/01/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju