• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM)
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • berita
Arsip:

berita

Penelitian Faperta UGM Dorong Nilai Tambah Hasil Samping Industri Perikanan melalui Produk Pangan dan Nonpangan Berbasis Smart Eco-Bioproduction

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan penelitian bertajuk “Peningkatan Nilai Tambah Hasil Samping Industri Perikanan melalui Pengolahan Produk Pangan dan Nonpangan Komersial dalam Mendukung Program Smart Eco-Bioproduction”. Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Ir. Latif Sahubawa, M.Si., dan melibatkan empat mahasiswa sebagai anggota tim peneliti. Kegiatan penelitian berlangsung selama delapan bulan, mulai April hingga November 2025.

Penelitian dilaksanakan di Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian UGM, dengan analisis laboratorium yang dilakukan di Laboratorium Basah Teknologi Hasil Perikanan, Laboratorium Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, serta Laboratorium Balai Besar Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BBKKP) D.I. Yogyakarta. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan limbah jeroan ikan lele sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC) melalui proses hidrolisis dan fermentasi, sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil samping industri perikanan secara berkelanjutan.

Tujuan utama penelitian ini adalah mengkaji pengaruh waktu fermentasi terhadap mutu pupuk organik cair jeroan ikan lele yang dihidrolisis menggunakan kombinasi enzim bromelin dan papain, menentukan waktu fermentasi optimal yang menghasilkan kualitas POC terbaik, serta mengevaluasi potensi pemanfaatannya dalam mendukung pertumbuhan populasi fitoplankton. Parameter mutu yang dianalisis meliputi derajat hidrolisis, rendemen, kadar protein, kadar air, kadar lemak, kadar karbohidrat, kadar abu, pH, serta kandungan unsur hara makro nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi enzim bromelin dan papain mampu menghasilkan derajat hidrolisis sebesar 88,68% dengan rendemen mencapai 97,71%. Hidrolisat yang dihasilkan memiliki kadar protein 13,74%, kadar abu 4,46%, kadar lemak 1,21%, kadar karbohidrat 2,05%, kadar air 75%, dan pH netral sebesar 7,43. Proses fermentasi selama 15 hari menunjukkan bahwa waktu fermentasi optimal diperoleh pada hari ke-9, yang menghasilkan kandungan unsur hara makro tertinggi dan kualitas POC yang paling stabil.

Lebih lanjut, hasil analisis menunjukkan bahwa pupuk organik cair yang dihasilkan memenuhi standar persyaratan teknis minimal pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019, khususnya untuk kandungan unsur hara makro (N + P₂O₅ + K₂O) sebesar 2–6%. Selain itu, aplikasi POC dengan dosis 1,0 mL/L berpotensi meningkatkan populasi fitoplankton hingga 7.233,33 × 10³ sel/mL, yang menunjukkan prospek pemanfaatan produk ini dalam mendukung produktivitas ekosistem perairan.

Melalui penelitian ini, Faperta UGM berupaya mendorong pengembangan teknologi pengolahan hasil samping industri perikanan yang bernilai ekonomi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sejalan dengan konsep Smart Eco-Bioproduction. Inovasi ini diharapkan mampu mendukung pengelolaan limbah perikanan yang lebih efisien sekaligus membuka peluang pengembangan produk komersial berbasis sumber daya lokal.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 14: Ekosistem Laut, melalui penguatan inovasi pengelolaan hasil samping perikanan secara berkelanjutan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Penelitian Faperta UGM Ungkap Kinerja dan Tantangan Ekspor Komoditas Perkebunan Indonesia di Pasar Internasional

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti Departemen Sosial dan Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), bersama dosen ahli dan mahasiswa program Sarjana (S1), melaksanakan penelitian berjudul “Kinerja Ekspor Komoditas Perkebunan Indonesia di Pasar Internasional”. Penelitian ini dilaksanakan di Indonesia selama 10 bulan, terhitung sejak 28 Februari hingga 10 Desember 2025, dengan tujuan mengkaji secara komprehensif perkembangan, daya saing, serta tantangan ekspor komoditas perkebunan Indonesia di pasar global. Penelitian ini dipimpin oleh Arif Wahyu Widada, S.P., M.Sc. selaku Ketua Tim Peneliti, dengan melibatkan tujuh mahasiswi program Sarjana (S1) sebagai anggota tim peneliti.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren ekspor komoditas perkebunan Indonesia, mengukur tingkat daya saing di pasar internasional, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja ekspor komoditas perkebunan nasional. Kajian ini diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai posisi dan prospek sektor perkebunan Indonesia dalam dinamika perdagangan internasional.

Penelitian dilaksanakan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis data sekunder. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber terpercaya, antara lain UN Comtrade, Badan Pusat Statistik (BPS), TradeMap, dan FAOSTAT. Untuk mengukur tingkat daya saing komoditas, tim peneliti menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP). Analisis dilakukan terhadap data perdagangan komoditas perkebunan Indonesia selama lima tahun terakhir.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelapa sawit masih menjadi penyumbang devisa terbesar sektor perkebunan Indonesia dan memiliki permintaan global yang tinggi, khususnya dari India, China, dan Uni Eropa. Namun demikian, daya saing kelapa sawit Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, seperti regulasi keberlanjutan, hambatan non-tarif, serta fluktuasi harga global, yang berpengaruh terhadap kinerja ekspor di pasar internasional.

Sementara itu, komoditas perkebunan lainnya, seperti kopi, teh, kakao, vanili, dan karet, menunjukkan kecenderungan penurunan volume ekspor serta menghadapi persaingan harga yang semakin ketat di pasar global. Kondisi ini mengindikasikan perlunya strategi penguatan daya saing yang lebih terarah agar komoditas perkebunan non-sawit tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan global.

Lebih lanjut, hasil analisis menegaskan bahwa diversifikasi pasar ekspor, peningkatan kualitas produk, serta penguatan hilirisasi komoditas perkebunan menjadi langkah strategis yang sangat dibutuhkan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja ekspor perkebunan Indonesia. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah produk, mengurangi ketergantungan pada pasar tertentu, serta menjawab tuntutan keberlanjutan global.

Melalui penelitian ini, Faperta UGM diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik sekaligus rekomendasi kebijakan bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pengembangan ekspor perkebunan Indonesia yang berdaya saing, berkelanjutan, dan adaptif terhadap dinamika pasar global. Penelitian ini sekaligus menjadi wujud komitmen Faperta UGM dalam mendukung penguatan sektor perkebunan sebagai salah satu pilar penting perekonomian nasional.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

 

Penelitian Faperta UGM Kaji Keberlanjutan Budidaya Lele Padat Tebar Tinggi dengan Sistem Kocor di Bantul

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan penelitian berjudul “Analisis Keberlanjutan Budidaya Lele (Clarias sp.) Padat Tebar Tinggi dengan Sistem Kocor di Kabupaten Bantul”. Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Susilo Budi Priyono, S.Pi., M.Si. selaku Ketua Tim Peneliti, dengan melibatkan 11 mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2) sebagai anggota tim. Kegiatan penelitian berlangsung selama 10 bulan, terhitung sejak 28 Februari hingga 10 Desember 2025, dan berlokasi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Patil Berkah Jaya yang berlokasi di Dusun Gunturgeni, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan. Pokdakan tersebut dipilih sebagai lokasi penelitian karena menjadi pelopor sekaligus center of excellence dalam pengembangan budidaya lele padat tebar tinggi dengan sistem kocor di Kabupaten Bantul.

Budidaya lele padat tebar tinggi dengan sistem kocor merupakan inovasi yang berkembang pesat di wilayah Bantul. Seiring dengan peningkatan adopsi teknologi ini oleh pembudidaya, diperlukan kajian mendalam mengenai keberlanjutan sistem budidaya, baik dari sisi teknis, ekonomi, maupun lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberlanjutan sistem budidaya lele tersebut melalui aspek teknis dan kinerja produksi, aspek ekonomi, serta aspek lingkungan.

Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara dengan pembudidaya di Pokdakan Patil Berkah Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem budidaya lele padat tebar tinggi dengan sistem kocor dilakukan menggunakan bak terpal bulat berdiameter 3 meter. Benih lele berukuran 5–7 cm ditebar dengan kepadatan mencapai 696 ekor/m³. Satu siklus pemeliharaan berlangsung selama 90 hari dan mampu menghasilkan produksi sebesar 527 kg per bak, dengan produktivitas 75,28 kg/m³ serta rasio konversi pakan (Feed Conversion Ratio/FCR) sebesar 1,06.

Dari aspek ekonomi, sistem budidaya ini mampu menghasilkan pendapatan sebesar Rp1.053.363 per bak per siklus, atau setara dengan Rp351.121 per bulan per bak. Nilai R/C rasio sebesar 1,12 menunjukkan bahwa usaha budidaya lele padat tebar tinggi dengan sistem kocor menguntungkan dan layak untuk dikembangkan secara ekonomi.

Namun demikian, dari aspek lingkungan, penelitian mencatat bahwa kebutuhan air tanah dalam satu siklus pemeliharaan tergolong sangat tinggi, yaitu mencapai 2.144,89 m³, atau setara dengan 23,83 m³ per hari, dengan tingkat pergantian air mencapai 338 persen per hari. Meskipun demikian, efisiensi penggunaan air dalam sistem budidaya ini tergolong sangat tinggi, yaitu 4,07 m³ per kilogram ikan yang dihasilkan, sehingga masih memiliki potensi untuk dikembangkan dengan pengelolaan sumber daya air yang lebih bijaksana.

Melalui penelitian ini, Faperta UGM diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dan rekomendasi kebijakan bagi pembudidaya, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dalam pengembangan budidaya lele yang produktif, menguntungkan, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah perdesaan.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 14: Ekosistem Laut dan Perairan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Penelitian Faperta UGM Kaji Nanoalginat untuk Pengembangan Pakan Ikan Fungsional

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan penelitian berjudul “Nanoalginat untuk Pengembangan Pakan Ikan Fungsional”. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. selaku Ketua Tim Peneliti, dengan melibatkan 12 mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2). Penelitian berlangsung selama 10 bulan, terhitung sejak 28 Februari hingga 10 Desember 2025, dan dilaksanakan di wilayah Sleman.

Budidaya perikanan merupakan salah satu sektor strategis dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Namun demikian, sektor ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait ketersediaan pakan berkualitas serta tingginya risiko serangan penyakit pada ikan budidaya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suplementasi nanoalginat berbahan dasar Sargassum dalam pakan formulasi terhadap respon kekebalan seluler, histologi usus, serta pertumbuhan ikan nila.

Penelitian dilakukan dengan memelihara ikan nila berukuran 8–12 cm di dalam bak berbentuk tabung berkapasitas 1 m³ yang dilengkapi dengan sistem resirkulasi. Ikan ditebar dengan kepadatan 50 ekor per bak dan dipelihara selama dua bulan. Penelitian ini menggunakan lima perlakuan dengan tiga ulangan, yaitu pakan formulasi yang disuplementasi nanoalginat dengan dosis berbeda, alginat non-nano, serta pakan formulasi tanpa penambahan suplemen sebagai kontrol.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian nanoalginat tidak memberikan perbedaan yang signifikan terhadap pertumbuhan panjang dan berat ikan, tingkat kelangsungan hidup (SR), maupun rasio konversi pakan (FCR). Namun demikian, pada aspek kekebalan nonspesifik seluler, terjadi peningkatan yang signifikan pada aktivitas superoksida dismutase dan fagositosis pada hari ke-30, terutama pada perlakuan nanoalginat dosis 1,5 g. Pada hari ke-60, perbedaan signifikan juga terlihat pada aktivitas dan indeks fagositosis, dengan hasil terbaik ditunjukkan oleh perlakuan nanoalginat dosis 2 g.

Selain itu, analisis histologi usus menunjukkan bahwa perlakuan nanoalginat memberikan respons yang berbeda terhadap struktur jaringan usus ikan. Panjang vili usus terbaik diperoleh pada perlakuan nanoalginat dosis 0,5 g/kg, sementara ketebalan otot usus tertinggi ditemukan pada perlakuan nanoalginat dosis 1,5 g/kg. Temuan ini mengindikasikan bahwa nanoalginat memiliki potensi dalam meningkatkan efikasi sistem pencernaan dan daya tahan tubuh ikan.

Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan nanoalginat dalam pakan fungsional berpotensi meningkatkan sistem kekebalan ikan nila dan berkontribusi dalam upaya pencegahan penyakit pada budidaya perikanan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan pakan ikan fungsional yang inovatif, berkelanjutan, dan aplikatif bagi sektor budidaya perikanan nasional.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 14: Ekosistem Laut.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Penelitian Faperta UGM Kaji Efisiensi Teknis Usahatani Jagung untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Lombok Tengah

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan penelitian berjudul “Efisiensi Teknis Usahatani Jagung dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Lombok Tengah”. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Jamhari, S.P., M.P. selaku Ketua Tim Peneliti, dengan melibatkan sembilan mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2) sebagai anggota tim.

Penelitian dilaksanakan selama lima bulan dan berlokasi di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Kecamatan Praya (Kelurahan Gonjak) serta Kecamatan Praya Barat (Desa Selong Belanak dan Desa Mekar Sari). Kabupaten Lombok Tengah dipilih sebagai lokasi penelitian karena menjadi salah satu wilayah pelaksanaan program korporasi petani dengan fokus pada komoditas jagung, yang merupakan komoditas unggulan daerah dan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengukur tingkat efisiensi teknis usahatani jagung, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi inefisiensi teknis usahatani jagung, serta (3) merumuskan strategi peningkatan efisiensi teknis dan keberlanjutan usahatani jagung di Kabupaten Lombok Tengah. Pengumpulan data dilakukan terhadap 140 petani jagung yang ditentukan menggunakan metode quota sampling, dengan teknik pengambilan sampel snowball sampling.

Analisis data dilakukan menggunakan beberapa pendekatan kuantitatif, yaitu analisis regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Squares (OLS) dan Stochastic Frontier Analysis (SFA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi teknis usahatani jagung di Kabupaten Lombok Tengah belum optimal, dengan nilai rata-rata efisiensi teknis sebesar 0,83. Temuan ini mengindikasikan bahwa masih terdapat peluang untuk meningkatkan produktivitas usahatani jagung melalui perbaikan pengelolaan input dan dukungan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Lebih lanjut, hasil analisis mengungkapkan bahwa faktor umur petani cenderung menurunkan efisiensi teknis usahatani jagung, sementara akses terhadap penyuluhan pertanian dan status kepesertaan dalam program atau kelembagaan pertanian terbukti dapat meningkatkan efisiensi teknis. Oleh karena itu, penguatan peran penyuluhan dan kelembagaan petani menjadi aspek penting dalam mendorong kinerja usahatani jagung yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Melalui penelitian ini, tim peneliti merekomendasikan perlunya perluasan akses penyuluhan yang interaktif, peningkatan kapasitas petani, serta kebijakan input–output yang lebih adil guna melindungi dan memperkuat posisi petani jagung. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi teknis sekaligus mendukung keberlanjutan usahatani jagung di Kabupaten Lombok Tengah.

Penelitian ini turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Penelitian Faperta UGM Kaji Inovasi Teknologi Pupuk Sirkuler untuk Mendukung Kemandirian Pangan Nasional

berita Wednesday, 31 December 2025

Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), melaksanakan penelitian berjudul “Inovasi Teknologi dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian Pangan Nasional”. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Taryono, M.Sc. selaku Ketua Tim Peneliti, dengan melibatkan Dr. Andrianto Ansari, S.TP., M.Agr., Ph.D. sebagai dosen anggota tim, serta enam mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2). Penelitian berlangsung selama 10 bulan, terhitung sejak 29 Februari hingga 9 Desember 2025, dan berlokasi di Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penelitian ini berangkat dari pentingnya pangan sebagai kebutuhan pokok manusia serta perlunya inovasi teknologi pertanian untuk mendukung kemandirian pangan nasional. Salah satu pendekatan yang dikaji adalah pertanian sirkuler, yaitu sistem pertanian yang memanfaatkan limbah hasil pertanian sebagai input pada siklus produksi berikutnya. Limbah pertanian dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber hara bagi tanaman apabila dikelola secara tepat.

Salah satu limbah pertanian yang menjadi fokus penelitian adalah bulu ayam, yang diketahui sulit terdekomposisi secara alami. Dalam penelitian ini, bulu ayam dihidrolisis dan direaksikan dengan senyawa kalium, kalsium, dan fosfat, kemudian diikat menggunakan arang sekam, sehingga menghasilkan senyawa kompleks yang dikenal sebagai Kalsium Kalium Fosfat Proteinat berbasis arang sekam. Senyawa ini mengandung asam amino hasil hidrolisis bulu ayam yang bersifat lebih mudah tersedia bagi tanaman.

Berdasarkan penelitian pendahuluan, campuran arang sekam Kalsium Kalium Fosfat Proteinat, kompos, dan biochar yang diaplikasikan sebagai pupuk super cerdas, serta dikombinasikan dengan pupuk anorganik sesuai dosis anjuran pada tanaman padi dan teh, menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan. Oleh karena itu, penelitian lanjutan ini dirancang untuk menguji pupuk super cerdas tersebut sebagai pembawa (carrier) unsur hara nitrogen, yang diaplikasikan pada tanaman padi dan sorgum.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk super cerdas sebagai pembawa hara nitrogen belum mampu meningkatkan pertumbuhan maupun hasil tanaman padi dan sorgum secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa formulasi pupuk, dosis aplikasi, maupun interaksi dengan kondisi lingkungan masih perlu dikaji lebih lanjut agar inovasi teknologi berbasis limbah pertanian ini dapat memberikan hasil yang optimal.

Meskipun demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian, khususnya terkait pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber hara alternatif dalam sistem pertanian berkelanjutan. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan inovasi lanjutan untuk mendukung kemandirian pangan nasional melalui pendekatan pertanian sirkuler yang ramah lingkungan.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Penelitian Faperta UGM Kaji Pengaruh Metode Pemupukan Nitrogen terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Sorgum

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), melaksanakan penelitian berjudul “Pengaruh Metode Pemberian Pupuk Nitrogen terhadap Morfofisiologis, Serapan Nitrogen, dan Hasil Varietas Sorgum BMR, Patir, dan SRM 52-3”. Penelitian ini dipimpin oleh Andrianto Ansari, S.TP., M.Agr., Ph.D., dengan melibatkan dua mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2) sebagai anggota tim peneliti.

Penelitian dilaksanakan selama sepuluh bulan, terhitung sejak 28 Februari hingga 10 Desember 2025, bertempat di Kebun Tridharma Banguntapan Fakultas Pertanian UGM, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sorgum dipilih sebagai objek kajian karena merupakan tanaman serelia multifungsi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia, baik sebagai sumber pangan alternatif, pakan ternak, maupun bahan baku bioindustri, serta memiliki daya adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi agroklimat.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon morfofisiologis, serapan nitrogen, serta hasil tiga varietas sorgum terhadap berbagai metode pemberian pupuk nitrogen, sekaligus menentukan metode pemupukan urea yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Percobaan lapangan dilakukan selama lima bulan, mulai Desember 2024 hingga April 2025, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor perlakuan dan tiga ulangan.

Faktor pertama berupa varietas sorgum, yaitu BMR, Patir, dan SRM 52-3, sedangkan faktor kedua berupa metode pemberian pupuk urea yang terdiri atas metode kocor, sebar, dan tugal. Berbagai parameter diamati, meliputi karakter morfofisiologis tanaman, serapan nitrogen, serta komponen hasil sorgum.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi nyata antara varietas sorgum dan metode pemupukan urea terhadap seluruh parameter yang diamati. Namun demikian, faktor varietas memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh variabel morfofisiologis, serapan nitrogen, dan hasil sorgum. Sementara itu, metode pemupukan nitrogen berpengaruh nyata terhadap bobot 1.000 biji kering, yang merupakan salah satu indikator penting kualitas dan hasil produksi sorgum.

Melalui penelitian ini, diharapkan diperoleh rekomendasi metode pemupukan nitrogen yang lebih efisien dan sesuai untuk masing-masing varietas sorgum, sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas dan pengembangan sorgum sebagai komoditas strategis nasional. Penelitian ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Faperta UGM dalam mendukung diversifikasi pangan dan penguatan sistem pertanian berkelanjutan.

Penelitian ini turut berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Alumni THP Faperta UGM Dedikasikan Karier untuk Dunia Pendidikan, Raih Prestasi hingga Tingkat Nasional

berita Tuesday, 30 December 2025

Komitmen untuk mengabdi di dunia pendidikan membawa Siti Munawaroh, S.Pi., M.P., alumni Prodi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) angkatan 1997, menapaki perjalanan panjang sebagai pendidik yang konsisten membangun kompetensi generasi muda di bidang pengolahan hasil perikanan.

Lulus pada Mei 2002, Muna melanjutkan Pendidikan Akta Mengajar di Unversitas Negeri Yogyakarta (UNY) sambil bekerja sebagai Guru Tetap Yayasan. Pada 2005, ia resmi menjadi guru CPNS dan ditempatkan di SMKN 1 Sanden sebagai guru produktif Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHPi). Selama 11 tahun, ia dipercaya menjadi Ketua Program Keahlian APHPi sebelum kemudian berpindah tugas ke SMKN 1 Pandak Bantul pada 2021. Sejak 2023, ia juga mengemban amanah sebagai guru pamong Pendidikan Profesi Guru (PPG) bekerja sama dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Pandemi Covid-19 menjadi titik balik penting dalam perjalanan akademiknya. Pada 2020, ia mendapat kesempatan melanjutkan studi Magister Ilmu Pangan di Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) dan berhasil lulus tepat waktu dalam tiga semester dengan IPK 3,93. Prestasinya mengantarkan ia menjadi Wisudawan S2 Terbaik tingkat universitas pada Oktober 2022.

Kecintaannya pada dunia pendidikan tumbuh sejak awal. Ketika pemerintah memperluas pendirian SMK Kelautan pada 2005, Muna merasa inilah saatnya mengamalkan ilmu yang ia peroleh dari Faperta UGM. Selain mengajar, ia aktif mengisi pelatihan pengolahan ikan bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul maupun instansi lain.

Minatnya pada literasi juga membawanya menulis enam buku terkait pengolahan hasil perikanan, empat di antaranya merupakan buku ajar SMK APHPi yang diterbitkan bersama Direktorat Pendidikan SMK. Buku ketujuhnya saat ini sedang dalam proses penyelesaian. Ia juga aktif melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan mempublikasikannya di jurnal pendidikan.

Dalam perannya sebagai guru vokasi, Muna tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga membimbing siswa dalam berbagai kompetisi. Di bawah bimbingannya, siswa berhasil meraih:

  • Juara 1 tingkat nasional untuk Lomba BISA (Bina Inovasi Siswa) dari Astra 2023
  • Juara 2 tingkat provinsi untuk Klinik Sains 2016
  • Juara 2 tingkat provinsi untuk Lomba Kompetensi Siswa (LKS)

Prestasi ini menjadi bukti konsistensinya dalam membangun kompetensi teknis dan karakter siswa, dua aspek yang menurutnya sangat dibutuhkan industri pengolahan hasil perikanan.

Muna menegaskan bahwa banyak ilmu yang ia peroleh dari bangku kuliah Faperta UGM sangat relevan dengan pekerjaannya, mulai dari diversifikasi produk perikanan, pengolahan tradisional, pengolahan rumput laut, Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) dan keamanan pangan, hingga pengemasan dan pengendalian mutu.

“Industri tidak hanya menuntut keterampilan teknis, tetapi juga sikap kerja, komunikasi, tanggung jawab, dan etika. Semua itu membutuhkan proses panjang untuk ditanamkan ke murid,” ujarnya.

Menurutnya, pertanian dan perikanan adalah fondasi kehidupan. Menjadi pendidik berarti menyiapkan generasi yang menjaga pangan, lingkungan, dan keberlanjutan bangsa. Karena itu, ilmu teknis perlu diimbangi dengan pedagogi, komunikasi, penilaian, dan pengelolaan kelas.

“Dunia pertanian berubah cepat. Menjadi pendidik harus siap menjadi pembelajar seumur hidup agar tetap relevan,” pesannya.

Perjalanan karier Siti Munawaroh selaras dengan beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

 

 

Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM: Bersatu dalam Terang Kasih

berita Tuesday, 30 December 2025

Keluarga Kristiani Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menggelar perayaan tahunan Natal Bersama pada Jumat, 19 Desember 2025. Acara ini menjadi ruang kebersamaan yang hangat, mempertemukan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta perwakilan KMK dan PMK dari berbagai fakultas. Dengan tema “In His Light, We Shine as One” yang terinspirasi dari Yohanes 14:26, perayaan ini mengajak seluruh jemaat untuk hidup dalam terang kasih Tuhan, menjadi pembawa damai, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Perayaan diawali dengan ibadah khidmat yang dipimpin oleh Pendeta Samuel Yafo Chrisna Basuki. Dalam refleksinya, beliau menekankan bahwa manusia kerap terjebak dalam “kegelapan” berupa kebingungan, ketakutan, dan keterikatan yang menghambat pertumbuhan. Kehadiran Kristus sebagai terang memberi harapan dan jalan keluar. Dua pesan utama yang disampaikan adalah percaya (trust) sebagai bentuk penyerahan diri, serta bergerak maju (move on) dengan meninggalkan pola hidup lama. Pesan ini menguatkan jemaat, termasuk mahasiswa Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) dan Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK), untuk bersinar bersama dalam terang-Nya.

Ibadah semakin bermakna dengan penampilan drama yang mengisahkan seorang mahasiswa yang tak dapat pulang ke kampung halamannya karena bencana alam. Kisah tersebut menegaskan pentingnya empati, kepedulian, dan saling menguatkan di tengah tantangan.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Grace Meilany Siahaan, Dosen Pembina, Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D., Korpagama Unit Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, serta Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia, Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti. Para pimpinan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan berharap semangat Natal terus hadir dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Suasana hangat semakin terasa melalui makan bersama, pembagian doorprize, serta penampilan dari KMK dan PMK. Kesederhanaan acara justru menambah makna, menegaskan bahwa Natal adalah momentum untuk menumbuhkan kasih, kepedulian, dan persatuan lintas generasi.

Perayaan ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Desi Utami

 

Tim Dosen Faperta UGM Berdayakan Petani Selopamioro untuk Optimalkan Potensi Pertanian Berkelanjutan

berita Monday, 29 December 2025

Fakultas Pertanian UGM melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Petani dan Optimalisasi Potensi Pertanian di Desa Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul” selama delapan bulan. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas petani dalam produksi, pemasaran, dan keberlanjutan usaha pertanian melalui pendekatan pelatihan teknis, pemanfaatan teknologi, dan penguatan kelembagaan.

Kegiatan ini melibatkan tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Pertanian UGM, yaitu Gilang Wirakusuma, M.Sc., Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A., dan Agung Dian Kharisma, Ph.D., bersama mahasiswa dari Prodi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis.

Desa Selopamioro memiliki kondisi alam yang mendukung pengembangan berbagai komoditas pertanian. Namun, petani masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan akses pasar, minimnya teknologi pendukung, dan keterbatasan modal usaha. Kondisi ini menyebabkan potensi pertanian desa belum termanfaatkan secara optimal. Melalui program pemberdayaan ini, UGM berupaya menghadirkan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Desa Selopamioro memiliki potensi pertanian yang besar dengan kondisi alam yang mendukung berbagai komoditas. Namun, petani setempat masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses pasar, minimnya teknologi pendukung, serta keterbatasan modal usaha. Kondisi ini menyebabkan potensi pertanian desa belum termanfaatkan secara optimal. Melalui program pemberdayaan ini, UGM berupaya menghadirkan solusi komprehensif yang tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis petani, tetapi juga memperkuat aspek kelembagaan dan pemasaran.

Selama pelaksanaan program, petani mendapatkan pendampingan terkait teknik pertanian berkelanjutan, pengelolaan lahan dan air, penggunaan pupuk organik, serta praktik konservasi lahan. Tim juga memperkenalkan pemanfaatan teknologi pertanian modern yang dapat meningkatkan efisiensi produksi dan memperluas akses pemasaran melalui platform digital. Selain itu, penguatan kelembagaan petani dilakukan untuk mendorong terbentuknya kelompok tani yang lebih adaptif dan mampu mengelola usaha secara mandiri.

Diversifikasi usaha pertanian menjadi salah satu strategi penting dalam program ini. Petani diperkenalkan pada peluang agroindustri dan ekowisata berbasis pertanian sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk lokal. Pendekatan ini diharapkan dapat memperluas sumber pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing produk pertanian Desa Selopamioro.

Peningkatan akses pasar juga menjadi fokus utama. Dengan dukungan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, petani didorong untuk mengadopsi sistem pertanian yang lebih efisien dan berorientasi pasar. Pengembangan rantai pasok yang lebih baik serta penerapan model agribisnis berbasis komunitas diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk pertanian desa di tingkat lokal maupun regional.

Program ini memberikan dampak positif bagi petani, ditandai dengan meningkatnya keterampilan teknis dan manajerial, bertambahnya peluang usaha melalui diversifikasi, serta meningkatnya kesadaran terhadap praktik pertanian ramah lingkungan. Dengan pendekatan yang holistik, Desa Selopamioro berpotensi menjadi model pemberdayaan petani yang berkelanjutan di Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 15: Kehidupan Daratan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

123…100

BERITA FAKULTAS

  • Penelitian Faperta UGM Dorong Nilai Tambah Hasil Samping Industri Perikanan melalui Produk Pangan dan Nonpangan Berbasis Smart Eco-Bioproduction
    31/12/2025
  • Penelitian Faperta UGM Ungkap Kinerja dan Tantangan Ekspor Komoditas Perkebunan Indonesia di Pasar Internasional
    31/12/2025
  • Penelitian Faperta UGM Kaji Keberlanjutan Budidaya Lele Padat Tebar Tinggi dengan Sistem Kocor di Bantul
    31/12/2025
  • Penelitian Faperta UGM Kaji Nanoalginat untuk Pengembangan Pakan Ikan Fungsional
    31/12/2025
  • Penelitian Faperta UGM Kaji Efisiensi Teknis Usahatani Jagung untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Lombok Tengah
    31/12/2025
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju