• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • berita
Arsip:

berita

Komitmen Nyata Akselerasi Pendidikan: Faperta UGM terima 45 Mahasiswa Fast Track Semester Gasal 2026/2027

berita Thursday, 9 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat sekaligus meningkatkan mutu pendidikan akademik tinggi. Komitmen ini diwujudkan melalui registrasi mahasiswa baru untuk Program Akselerasi Sarjana-Magister (Fast Track) periode Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027.

Faperta UGM tercatat sangat konsisten dalam mengawal dan mengembangkan program Fast Track ini sejak tahun 2022. Program ini dirancang khusus bagi para mahasiswa sarjana (S1) unggulan agar dapat menyelesaikan studi lanjut tingkat magister (S2) secara berkesinambungan dalam waktu yang lebih singkat. Pada Semester Gasal TA 2026/2027 ini, terdapat 45 mahasiswa tangguh yang berhasil lolos seleksi dan diusulkan untuk mengikuti program tersebut.

Distribusi program magister hulu ke hilir mencakup berbagai klaster keilmuan di lingkup pertanian dan perikanan, antara lain:

  • Magister Bioteknologi Sekolah Pascasarjana (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Mikrobiologi Pertanian dan Akuakultur).
  • Magister Agronomi & Magister Pemuliaan Tanaman (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Agronomi).
  • Magister Fitopatologi & Magister Ilmu Hama Tanaman (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Proteksi Tanaman).
  • Magister Ilmu Perikanan (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Akuakultur, Manajemen Sumberdaya Akuatik, dan Teknologi Hasil Perikanan).
  • Magister Ilmu Tanah (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Ilmu Tanah).
  • Magister Ekonomi Pertanian & Magister Manajemen Agribisnis (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis).

Sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian akademik para mahasiswa, seluruh peserta program Fast Track yang diusulkan pada semester ini mendapatkan dukungan finansial berupa skema beasiswa penuh untuk Semester 1 dan Semester 2. Melalui skema ini, biaya Nilai Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa pada satu tahun pertama dibebaskan sepenuhnya sebelum nantinya melakukan pembayaran mandiri di semester berikutnya.

Dengan kelanjutan program yang masif ini, Faperta UGM berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan akselerasi ini secara optimal untuk menghasilkan inovasi, riset unggul, dan sumber daya manusia berkualitas yang mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian dan perikanan berkelanjutan. Melalui program ini, Faperta UGM turut berkontribusi dalam pencapaian SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Reimagining Tropical Farming and Fisheries: Faperta UGM Gelar Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026

berita Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) resmi membuka gelaran Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026 pada Senin, 6 Juli 2026. Mengangkat tema besar “Reimagining Tropical Farming and Fisheries for the New Generation“, program internasional ini dirancang khusus untuk memadukan perspektif lokal dan inovasi modern demi masa depan sektor pertanian dan perikanan tropis yang berkelanjutan.  Opening ceremony yang dipandu oleh Dr. drh. Nur Lailatul Fitrotun Nikmah, M.Sc. menandai dibukanya gelaran SC-STAF tahun ini yang menarik antusiasme luar biasa bagi para peserta. SC-STAF 2026 diikuti oleh 57 peserta yang berasal dari 7 negara, serta didukung oleh 13 pembicara ahli (invited speakers) dari berbagai institusi global terkemuka sepanjang pelaksanaan program.

Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dalam opening remarks-nya menyampaikan sambutan hangat sekaligus membuka acara secara resmi. Selanjutnya, Tantriani, S.P., M.Agr., Ph.D., mewakili Ketua SC-STAF 2026, Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., memaparkan secara komprehensif rangkaian pelaksanaan program. Dalam paparannya, ia menjelaskan siklus penyelenggaraan summer course dari tahun ke tahun serta berbagai capaian pembelajaran (learning outcomes) yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Program intensif yang berlangsung pada 6–17 Juli 2026 ini mengombinasikan perkuliahan, studi mandiri, kuis harian, serta virtual site learning untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif kepada peserta.

Setelah sesi pembukaan resmi selesai, agenda dilanjutkan dengan sesi Invited Speaker yang menghadirkan dua pakar di bidangnya, yaitu Ms. Vera Ysabel Villa de la Cruz, M.Agr. (Supervising Science Research Specialist, Bureau of Agriculture and Fisheries Standards, Department of Agriculture, Filipina) dan Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM). Setelah kedua sesi keynote tersebut berakhir, para peserta langsung mengikuti kelas-kelas intensif untuk mendalami materi teknis sesuai dengan jadwal program.

Melalui SC-STAF 2026, Faperta UGM terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui pendidikan internasional, pertukaran pengetahuan, dan penguatan inovasi di bidang pertanian dan perikanan tropis. Program ini berkontribusi pada SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui pengembangan sistem pangan yang berkelanjutan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran lintas negara dan peningkatan kapasitas peserta, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan riset dan inovasi pertanian, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penerapan praktik pertanian berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengembangan sistem pertanian dan perikanan yang tangguh terhadap perubahan iklim, SDG 14: Ekosistem Laut, SDG 15: Ekosistem Darat, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi akademik internasional.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim SC-STAF 2026

Fakultas Pertanian UGM Perkuat Kontribusi SDGs, Dorong UGM ke Peringkat 41 Dunia

berita Wednesday, 8 July 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menembus peringkat ke-41 dunia dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rating 2026 dengan skor 93,2/100. Pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi strategis Fakultas Pertanian (Faperta) UGM, yang tercatat sebagai salah satu fakultas dengan aktivitas SDGs tertinggi di lingkungan UGM.

Berdasarkan data Dashboard SDGs UGM, Faperta mencatat lebih dari 2.500 aktivitas (per 3 Ju yang mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan. Angka ini menempatkan Faperta sebagai fakultas dengan kontribusi terbesar ketiga setelah universitas secara keseluruhan.

Kontribusi Faperta tidak hanya memperkuat reputasi UGM secara global, tetapi juga memastikan riset dan pengabdian masyarakat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan, ketahanan pangan, serta keberlanjutan lingkungan. Dengan capaian ini, Faperta menegaskan perannya sebagai pionir riset pertanian berkelanjutan sekaligus penggerak utama kontribusi UGM dalam mendukung SDGs.

Capaian UGM diumumkan secara resmi pada Rabu, 24 Juni 2026. UGM berhasil naik 41 peringkat dari posisi ke-82 dunia tahun sebelumnya menjadi posisi ke-41 dari total 1.603 universitas yang dievaluasi. Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menyebutkan bahwa kenaikan ini didorong oleh peningkatan kinerja hampir di seluruh SDGs. “Capaian tersebut menunjukkan penguatan reputasi akademik sekaligus komitmen UGM terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional,” ungkapnya.

Penilaian dilakukan berdasarkan kontribusi universitas dalam mencapai indikator SDGs, dengan data yang dikumpulkan dari pelaporan universitas dan bibliometrik Elsevier. Universitas peserta diwajibkan mengikuti minimal empat kategori SDG, termasuk SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan sebagai komponen wajib.

Sebagai salah satu fakultas dengan kontribusi terbesar, Faperta UGM berperan penting dalam mendukung capaian-capaian tersebut. Melalui riset pertanian berkelanjutan, inovasi agroekosistem, penguatan kurikulum berbasis OBE, serta jejaring internasional, Faperta memastikan bahwa kontribusi UGM terhadap SDGs tidak hanya tercatat dalam pemeringkatan, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Dashboard SDGs UGM

Fakultas Pertanian UGM Gelar Rekreasi Dosen ke Salatiga sebagai Upaya Mempererat Kebersamaan dan Mendukung Kinerja Akademik

berita Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan kegiatan rekreasi dosen pada 26–27 Juni 2026 dengan tujuan Kota Salatiga, Jawa Tengah. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana rekreasi, tetapi juga memiliki tujuan akademis, yakni memperkuat jejaring internal, meningkatkan semangat kolaborasi, serta mendukung keberlanjutan kinerja tridharma perguruan tinggi.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kunjungan ke Fertindo Farm, di mana peserta berkesempatan belajar langsung mengenai praktik budidaya hidroponik serta pengelolaan kebun buah dan sayur. Aktivitas ini memberikan pengalaman lapangan yang relevan dengan pengembangan ilmu pertanian modern sekaligus memperkaya wawasan dosen dalam mendukung pembelajaran dan penelitian.

Pada hari kedua, peserta mengunjungi Mesastilas Resort and Coffee Plantation untuk menyaksikan proses roasting kopi dan memahami rantai nilai komoditas perkebunan. Kegiatan ini menambah perspektif akademis terkait agroindustri dan pengembangan produk pertanian berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian UGM turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan (work-life balance) serta meningkatkan kesejahteraan sivitas akademika, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas akademik dan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengenalan inovasi pada sistem pertanian modern dan agroindustri, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kerja sama dengan mitra eksternal dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengembangan sektor pertanian.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Fakultas Pertanian UGM

Pembuka Kolaborasi, Tim PPK Ormawa Klinik Agromina Bahari (KAB) Gelar Audiensi dan Sosialisasi awal Program ASAGRI

berita Wednesday, 8 July 2026

Tim PPK Ormawa KAB Universitas Gadjah Mada sukses melaksanakan dua kegiatan awal Bulan di Juni. Kegiatan pertama yaitu audiensi, berisi pengenalan program ASAGRI bersama pemangku kepentingan, mulai dari perangkat desa, beberapa perwakilan dari 6 KWT Timbulharjo, Kelompok Tani, Gapoktan, Perwakilan Ormawa KAB, serta sasaran utama yaitu KWT Lestari. Kegiatan penyelarasan persepsi dalam kolaborasi jangka panjang ini terlaksana di Balai Dukuh Kepek, Kalurahan Timbulharjo, Bantul, pada Minggu (14/6). Pada minggu yang sama, kegiatan sosialisasi pertama turut sukses pada Kamis (18/6) dengan dihadiri oleh beberapa perwakilan dari 6 KWT Timbulharjo yang berpusat di Aula Kalurahan Timbulharjo. Sosialisasi ini mencakup hasil pemetaan potensi titik tumbuh jamur untuk APH yang dilakukan Tim pada Minggu (31/5) di sekitar wilayah Dukuh Kepek.

Program pengabdian ‘ASAGRI,’ diinisiasi untuk merespons permasalahan bahwa tingginya penurunan hasil panen sebab penggunaan APH (Agen Pengendali Hayati) yang tidak optimal dan terdeteksinya residu pestisida di sebagian besar lahan pertanian. Padahal, disatu sisi lahan pekarangan warga memiliki potensi tingginya isolat jamur alami yang tumbuh dengan mayoritas warga adalah ibu rumah tangga siap latih. Melalui “ASAGRI (Agents for Sustainable Agricultural-Practice): Penguatan Ketahanan Pangan di Kalurahan Timbulharjo, Bantul melalui Sistem Budidaya Agen Pengendali Hayati,” Tim PPK Ormawa KAB hadir membawa solusi berupa pembekalan, edukasi, serta inovasi ‘Oemah Agensia’ sebagai sistem terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan dua jamur sebagai dasar produksi APH yang terstandarisasi. Audiensi sebagai kegiatan pembuka menjadi forum dalam penyelelarasan persepsi dengan seluruh pihak yang terlibat.

Dalam pelaksanaannya, audiensi diawali dengan sambutan seluruh perwakilan pihak, ketua PPK Ormawa KAB, Ketua KAB, Dosen Pendamping PPK Ormawa KAB, serta perangkat desa. Acara berlanjut dengan pengenalan tim, pemaparan materi dan sesi diskusi oleh Tim PPK Ormawa KAB. Audiensi disambut antusias tinggi oleh para tamu undangan, terutama saat sesi diskusi yang membuka interaksi dua arah terjadi secara aktif.

Pada pelaksanaan sosialisasi pertama, Tim sebelumnya telah melakukan pemetaan terhadap potensi daerah titik tumbuh isolat jamur alami di Desa Kepek pada Minggu (31/5).  Pemaparan materi berisi pemetaan, media tumbuh jamur sederhana, serta isolasi disampaikan oleh Tim serta dosen pendamping. Sosialisasi yang dihadiri oleh beberapa perwakilan dari KWT yang ada di Timbulharjo, turut berlangsung secara aktif dengan antusiasme tinggi para peserta. Kedua kegiatan juga memiliki rangkaian test, sosialisasi mencakup pre-test dan post-test sebagai tolak ukur dalam materi yang diberikan.

Perangkat Desa, Ulu-ulu Kalurahan Timbulharjo Bapak Catur, menyampaikan kesan dan apresiasinya terhadap kehadiran dan inisiatif para mahasiswa. “Kita mendapatkan beberapa pengetahuan yang sebelumnya minim kita dapatkan, seperti teknologi smart farming untuk produksi APH, itu ternyata bisa diproduksi lebih baik ketika ada rumah agensia yang akan didirikan oleh Tim ASAGRI, …tentunya akan sangat bermanfaat bagi KWT kami yang sudah berfokus dalam pembuatan APH, sehingga nanti secara produksi akan lebih baik dengan Oemah Agensia,” jawabnya melalui wawancara singkat selesai acara Audiensi. Ketua PPK Ormawa KAB Naifa Rahma menyebutkan harapannya, “semoga program ASAGRI dapat membawa dampak nyata di Kalurahan Timbulharjo, dan membantu masyarakat nya untuk menjalankan praktek pertanian yang lebih ramah lingkungan” ujarnya selama pembukaan audiensi.

Kegiatan audiensi ini menjadi awal penanda dan penyelarasan persepsi program ASAGRI dalam kolaborasi jangka panjang kepada seluruh pihak terlibat. Sosialisasi juga menjadi rangkaian kegiatan dalam pembekalan dan edukasi kepada sasaran, KWT dan utamanya KWT Lestari Kepek dalam tujuan penguatan kompetensi yang berkaitan dengan Agen Pengendali Hayati. Sebagai langkah keberlanjutan, Tim PPK Ormawa KAB dijadwalkan akan kembali melaksanakan sosialisasi kedua pada bulan Juli sebagai pembekalan lanjutan dari sosialisasi pertama yang berisi kegiatan praktek dan demonstrasi pembuatan media tumbuh sederhana jamur serta isolasi.

Melalui kegiatan ini, turut menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pembangunan berkelanjutan khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan masyarakat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis pengabdian, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pengembangan inovasi pertanian berkelanjutan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penerapan sistem budidaya ramah lingkungan, SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pemanfaatan agen pengendali hayati yang mendukung keseimbangan ekosistem pertanian, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

 

Penulis: Humaira Larasati Azizah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: KAB Faperta UGM

 

Faperta UGM Bahas SDM dan Kolaborasi Industri Benih dalam Indonesia Seed Industry Leadership Forum 2026

berita Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) berpartisipasi aktif dalam Indonesia Seed Industry Leadership Forum 2026, khususnya pada Session 2: Sectoral Roundtable Discussions (Pangan) yang digelar Kamis, 11 Juni 2026 di Eastparc Hotel Yogyakarta. Diskusi ini dipimpin oleh Andrianto Ansari, S.T.P., M.Agr., Ph.D., dengan Sugeng Rijadi, S.P. (PT Sang Hyang Seri) sebagai pengarah utama.

Forum ini menyoroti kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dalam industri benih, tantangan pengembangan varietas hibrida, serta peluang kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah. Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar 410 ribu ton benih padi untuk mendukung rencana penanaman 16 juta hektare lahan pada tahun 2026. Namun, saat ini benih bersertifikat baru mencakup 60% dari kebutuhan nasional, sehingga diperlukan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian benih.

Dalam diskusi, Nana Laksana Ranu (Asosiasi Benih Indonesia/Asbenindo) menekankan perlunya penguatan hard skills dan soft skills bagi SDM, khususnya tenaga pemulia dan pemasaran. Dr. Ir. Ladiyani Retno Widowati, M.Sc. (Dirjen Perbenihan/Pangan) menyoroti keterbatasan tenaga Pengawas Benih Tanaman (PBT) yang saat ini hanya berjumlah 883 orang, jauh dari kebutuhan ideal 1.550 orang, dengan distribusi yang timpang antara Jawa dan luar Jawa.

Sementara itu, Ir. Putu Darsana, M.P., Ph.D. (PT BISI Internasional Tbk.) menegaskan pentingnya integritas, sikap kerja, serta modul pelatihan yang dapat diakses mahasiswa maupun masyarakat umum. Hariyanta, M.Sc. (PT Zaini Makmur Sentosa) menekankan perlunya soft skills seperti problem solving, analogi, dan kemampuan bahasa asing untuk mendukung kolaborasi internasional.

Dari sisi industri, Syarifin Firdaus (PT Advanta) menyoroti pentingnya pengalaman magang, integritas, serta self branding melalui media sosial sebagai faktor penentu rekrutmen. A. Novia Edi Maharanto, S.E., M.M. (PT Bisi Internasional Tbk.) menekankan tantangan komunikasi dengan petani yang memiliki ego kuat, sehingga diperlukan pendekatan adaptif. Safe’i Pradana (PT Bayer Indonesia Crop Science) menegaskan bahwa hanya sekitar 10% lulusan baru yang siap terjun ke industri, sehingga mentalitas dan daya juang perlu dipupuk sejak masa pendidikan.

Selain itu, Rakimin (PT Twinn) mengusulkan integrasi mata kuliah berbasis SKS agar lebih aplikatif, serta akses terhadap plasma nutfah yang lebih luas bagi mahasiswa. Pak Taryono mengingatkan perlunya perspektif nasional dalam diskusi, agar tidak hanya berfokus pada lingkup institusi.

Diskusi menyimpulkan bahwa kompetensi wajib bagi lulusan mencakup kemampuan teknis perbenihan, integritas, komunikasi efektif, ketangguhan fisik dan mental, serta daya juang tinggi. Pelatihan prioritas yang perlu dikembangkan adalah komunikasi efektif, bahasa asing, serta keahlian khusus di bidang perbenihan. Kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah menjadi kunci dalam menyiapkan SDM unggul yang mampu mendukung kemandirian benih dan ketahanan pangan nasional.

Melalui partisipasi dalam forum ini, Fakultas Pertanian UGM kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sistem perbenihan sebagai fondasi ketahanan pangan nasional, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang selaras dengan kebutuhan industri, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja dan penguatan daya saing sektor pertanian, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi teknologi perbenihan dan varietas unggul, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri dalam membangun ekosistem industri benih nasional yang berkelanjutan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta

Estafet Kepemimpinan Faperta UGM: Menjaga Komitmen Pertanian Berkelanjutan Menuju Era Smart-eco Bioproduction

berita Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) resmi memulai langkah penting dalam menjaga kontinuitas dan arah strategis masa depan institusi. Mulai tanggal 6 Juli 2026, Faperta UGM memasuki masa transisi kepemimpinan dengan dibukanya pendaftaran seleksi calon dekan yang akan memimpin fakultas untuk masa jabatan lima tahun ke depan. Momentum estafet kepemimpinan ini dinilai sangat krusial bagi Faperta UGM dalam memperkuat visinya sebagai pelopor pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat di bidang pertanian dan perikanan tropis yang berkelanjutan.

Ketua Panitia Seleksi, Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU., menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dirancang ketat guna menjaring pemimpin yang visioner dan mampu merespons tantangan global agri-fisheries. Setelah merampungkan proses penjaringan dan penetapan 3 bakal calon di tingkat fakultas yang puncaknya ditandai dengan penyerahan berkas kepada Rektor UGM pada 20-21 Agustus 2026, proses seleksi akan langsung beralih ke tingkat universitas.

Proses seleksi tingkat universitas akan berlangsung secara intensif mulai 22 Agustus hingga 30 September 2026. Rangkaian agenda formal pada level universitas ini akan meliputi beberapa tahapan penting, yang diawali dengan penilaian rekam jejak dan kompetensi oleh tim penilai ahli universitas. Setelah proses tersebut selesai, hasil penilaian akhir akan diserahkan secara tertulis kepada Rektor UGM. Tahapan kemudian dilanjutkan dengan pemberian masa sanggah sebagai pemenuhan prinsip keadilan hukum publik, sebelum akhirnya ditutup dengan penetapan Dekan terpilih oleh Rektor Universitas Gadjah Mada. Rangkaian prosesi akan mencapai puncaknya pada upacara Pelantikan Dekan Faperta UGM Periode 2026-2031 yang dijadwalkan pada 30 September 2026.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), Fakultas Pertanian UGM terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui proses pemilihan pimpinan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Estafet kepemimpinan ini mencerminkan kontribusi Faperta UGM terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola pendidikan tinggi, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penerapan prinsip tata kelola yang baik dalam proses seleksi dekan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi sivitas akademika dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan kepemimpinan yang visioner untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Faperta UGM Sosialisasikan Tata Cara dan Linimasa Seleksi Dekan Fakultas Pertanian UGM Periode 2026-2031

berita Wednesday, 8 July 2026

Dalam rangka memulai rangkaian agenda suksesi kepemimpinan institusi, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) resmi menyelenggarakan acara Sosialisasi Tata Cara Seleksi Dekan Faperta UGM Periode 2026-2031. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada Selasa, 7 Juli 2026, bertempat di Auditorium Harjono Danoesastro Fakultas Pertanian UGM. Acara ini secara khusus mengundang bapak dan ibu dosen di lingkungan Faperta UGM guna menyamakan persepsi serta menjamin transparansi proses seleksi hulu ke hilir.

Ketua Panitia Seleksi Calon Dekan Faperta UGM, Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU., memaparkan secara rinci bahwa proses seleksi dekan akan dibagi menjadi dua tingkat utama, yaitu seleksi di tingkat fakultas dan seleksi di tingkat universitas. Proses di tingkat fakultas sendiri telah bergulir sejak 6 Juli 2026 dan dijadwalkan selesai pada 21 Agustus 2026.

Prof. Achmadi Priyatmojo menjelaskan linimasa krusial di tingkat fakultas yang wajib diperhatikan oleh seluruh civitas akademika yang meliputi:

  • Pendaftaran Bakal Calon: Dibuka mulai tanggal 7 hingga 14 Juli 2026, dengan opsi perpanjangan waktu pendaftaran hingga 21 Juli 2026 jika diperlukan.
  • Verifikasi dan Penetapan Bakal Calon: Proses verifikasi berkas, penilaian administrasi, dan penetapan 3 (tiga) nama bakal calon dekan akan berlangsung dari tanggal 22 Juli hingga 4 Agustus 2026.
  • Pemaparan Visi dan Misi: Para bakal calon dekan yang lolos verifikasi akan memaparkan program kerja serta visi-misinya dalam rapat senat fakultas pada tanggal 13 Agustus 2026.
  • Seleksi oleh Senat Fakultas: Senat Fakultas Pertanian UGM akan melakukan seleksi akhir dan menetapkan bakal calon pada tanggal 14 Agustus 2026.
  • Penyerahan Dokumen: Hasil penetapan bakal calon dekan akan diserahkan secara resmi kepada Dekan pada 20 Agustus 2026, dan diteruskan kepada Rektor UGM pada 20-21 Agustus 2026.

“Kami berharap seluruh tahapan pemilihan dekan ini dapat berjalan dengan lancer dan kondusif. Semoga dekan yang terpilih ke depannya dapat membawa Faperta UGM menjadi jauh lebih baik lagi,” ujar Prof. Achmadi Priyatmojo saat menutup pemaparannya di Auditorium Harjono Danoesastro.

 

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Fakultas Pertanian UGM kembali menegaskan komitmennya terhadap penerapan tata kelola perguruan tinggi yang baik sebagai bagian dari upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola pendidikan tinggi, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui pelaksanaan proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan partisipatif, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui keterlibatan aktif sivitas akademika dalam mewujudkan kepemimpinan fakultas yang visioner dan kolaboratif.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Opening SC-STAF 2026: Ms. Vera de la Cruz Sampaikan Keberlanjutan Usaha Tani melalui Studi Komparasi Pertanian Organik di Filipina

berita Wednesday, 8 July 2026

Antusiasme luar biasa mewarnai sesi invited speaker pada sesi Opening Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), Senin, 6 Juli 2026. Ruang diskusi virtual dipenuhi dengan interaksi dinamis saat pakar standardisasi pertanian asal Filipina, Ms. Vera Ysabel de la Cruz, M.Agr., memaparkan materi bertajuk “The Philippine Experience in Organic Agriculture“.

Dalam paparannya, Ms. Vera menekankan bahwa tantangan pertanian abad ke-21 di wilayah tropis sangatlah kompleks, mulai dari degradasi kualitas tanah, tekanan sumber daya air, hingga penuaan populasi petani. Guna mengatasi hal ini, pertanian organik hadir sebagai salah satu jalur krusial menuju sistem pangan yang lebih berkelanjutan dan tangguh. Di sisi lain, sistem organik secara signifikan unggul karena memiliki dampak emisi gas rumah kaca (GWP) 35,6% lebih rendah dibandingkan sistem pertanian konvensional.

“Keberlanjutan sebuah sistem usaha tani tidak boleh hanya dievaluasi dari satu indikator kuantitas hasil panen saja, melainkan wajib memperhitungkan indikator multi-variabel seperti perlindungan iklim, keanekaragaman hayati, dan kesehatan tanah jangka panjang,”

Salah satu poin materi yang memantik diskusi paling interaktif adalah strategi Pemerintah Filipina dalam membangun rantai kepercayaan produk organik dari hulu ke hilir. Sifat produk organik merupakan credence attribute, artinya konsumen tidak bisa memverifikasi aspek keorganikan produk hanya dengan melihat penampakan fisiknya saja.  Ms. Vera membagikan pengalaman Filipina yang sukses memperkuat payung hukum lewat Republic Act No. 11511 (Amandemen UU Pertanian Organik). Regulasi ini memperkuat sistem penjaminan mutu melalui dua skema akreditasi di bawah supervisi DA-BAFS.

Hadirnya perspektif komparatif internasional dari Ms. Vera de la Cruz ini mempertegas peran aktif Faperta UGM dalam memfasilitasi transfer pengetahuan global demi mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui kegiatan ini, Faperta UGM berkontribusi pada SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sistem pertanian berkelanjutan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengurangan penggunaan bahan kimia sintetis dalam pertanian, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran dan pertukaran pengetahuan internasional, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui praktik budidaya yang lebih ramah lingkungan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan sistem standardisasi dan sertifikasi pertanian organik, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengembangan sistem produksi dan konsumsi pangan organik, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui penerapan sistem pertanian dengan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah, SDG 15: Menjaga Ekosistem Daratan melalui perlindungan kesehatan tanah dan keanekaragaman hayati, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi internasional dalam pengembangan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim SC-STAF 2026

Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM Raih Juara III National Essay Competition BIOLEAF 2026  

berita Monday, 6 July 2026

Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi akademik di tingkat nasional. Tim mahasiswa yang terdiri dari Diva Nur Annisa (Agronomi, angkatan 2024), Miechell Ayu Fitriani (Ilmu Tanah, angkatan 2024), dan Christa Bethany Hersanti (Agronomi, angkatan 2024) berhasil meraih Juara III dalam ajang National Essay Competition BIOLEAF 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh HMP Pendidikan Biologi BIOSFER FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 25 April–31 Mei 2026, dengan tema “Revive the Future: Empowering Ideas, Inspiring Action”.

Kompetisi BIOLEAF merupakan ajang ilmiah tahunan yang diikuti mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tahun ini, sebanyak 12 tim berpartisipasi dengan mengusung gagasan inovatif terkait lingkungan, pendidikan, ekosistem, SDGs, dan bioteknologi. Tim Fakultas Pertanian UGM berhasil menembus tahap grand final dan meraih posisi ketiga setelah melalui seleksi ketat berdasarkan kebaruan gagasan, kualitas argumentasi, serta presentasi karya.

Prestasi ini menunjukkan komitmen mahasiswa Fakultas Pertanian dalam mengembangkan ide-ide kreatif yang relevan dengan isu keberlanjutan. Melalui karya esai yang diusung, tim menekankan pentingnya inovasi berbasis riset untuk menjawab tantangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Capaian tersebut selaras dengan implementasi beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kapasitas akademik mahasiswa melalui kompetisi ilmiah; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui lahirnya gagasan inovatif berbasis penelitian; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui solusi yang berorientasi pada mitigasi dan adaptasi terhadap tantangan lingkungan; SDG 15: Ekosistem Daratan melalui ide-ide yang mendukung pengelolaan ekosistem daratan secara berkelanjutan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas program studi dalam menghasilkan karya ilmiah yang berdampak.

Fakultas Pertanian UGM memberikan apresiasi atas capaian ini dengan menyalurkan insentif prestasi mahasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi akademik dan motivasi berkompetisi di tingkat nasional. Dengan prestasi ini, mahasiswa Fakultas Pertanian UGM kembali membuktikan peran aktifnya dalam mendukung reputasi universitas sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pencapaian SDGs di tingkat nasional maupun global.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Diva Nur Annisa

123…119

BERITA FAKULTAS

  • Komitmen Nyata Akselerasi Pendidikan: Faperta UGM terima 45 Mahasiswa Fast Track Semester Gasal 2026/2027
    09/07/2026
  • Lunnetta Anis Prasmana Raih Emas di Kejuaraan Internasional Taekwondo, Harumkan Nama Faperta UGM
    09/07/2026
  • Reimagining Tropical Farming and Fisheries: Faperta UGM Gelar Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026
    08/07/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Perkuat Kontribusi SDGs, Dorong UGM ke Peringkat 41 Dunia
    08/07/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Rekreasi Dosen ke Salatiga sebagai Upaya Mempererat Kebersamaan dan Mendukung Kinerja Akademik
    08/07/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju