• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • berita
Arsip:

berita

Menuju Kampus Sehat: Posbindu Faperta UGM Dorong Pencegahan Penyakit Tidak Menular

berita Friday, 6 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan sivitas akademika melalui kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Faperta UGM yang berlangsung di Ruang Venture Lt. 6 AGLC pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dengan diterapkannya sistem baru Posbindu UGM yang mengintegrasikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar dengan mekanisme rujukan internal ke berbagai fasilitas kesehatan di lingkungan UGM.

Melalui sistem tersebut, peserta dapat melakukan pemeriksaan Indeks Massa Tubuh (IMT), tekanan darah, asam urat, kolesterol, hingga gula darah secara cepat dan akurat. Seluruh data hasil pemeriksaan terekam dalam pangkalan data terpusat yang aman, sehingga tren kesehatan sivitas akademika dapat dipantau secara real-time melalui tampilan grafik yang informatif.

Sistem digital Posbindu UGM juga dilengkapi dengan fitur rujukan internal ke Rumah Sakit Akademik (RSA), Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM), serta Gadjah Mada Medical Center (GMC). Dengan mekanisme ini, tindak lanjut kesehatan peserta dapat dilakukan secara lebih terarah, terintegrasi, dan efisien sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

Untuk memastikan layanan berjalan optimal, para kader Posbindu telah memperoleh pelatihan khusus dalam pengoperasian platform digital tersebut. Penerapan sistem ini terbukti mampu memangkas waktu tunggu peserta sekaligus mempercepat alur pelayanan. Standarisasi layanan yang lebih profesional dan responsif terhadap risiko penyakit tidak menular diharapkan dapat mendorong setiap unit di lingkungan UGM untuk melaksanakan skrining kesehatan rutin secara mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan Posbindu Faperta UGM ini tidak hanya mendukung kesehatan sivitas akademika, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan capaian ini, Posbindu Faperta UGM menjadi wujud nyata komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung kampus sehat yang berkelanjutan, sejalan dengan upaya universitas mewujudkan lingkungan akademik yang produktif, sehat, dan berkontribusi pada agenda pembangunan global.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Komitmen Jaminan Mutu Faperta UGM: Workshop Pertama Pengajuan Akreditasi LAM PTIP

berita Friday, 6 February 2026

Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) menggelar Workshop Pengisian Dokumen Pengajuan Akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Indonesia Pertanian (LAM PTIP) pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan workshop pertama dari rangkaian empat sesi yang dirancang untuk memperkuat kualitas pendidikan di tingkat fakultas. Pembukaan dipimpin oleh Ketua Unit Jaminan Mutu, Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P., diikuti sambutan dari Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., yang menekankan komitmen Faperta UGM dalam menjaga mutu pendidikan pertanian yang berkelanjutan.

Workshop ini melanjutkan momentum dari kegiatan sosialisasi akreditasi LAM PTIP sebelumnya, yang dilaksanakan untuk mempersiapkan lima fakultas menuju akreditasi unggul di mana salah satunya Faperta UGM memiliki posisi yang potensial dan strategis.

Pada sesi workshop ini, peserta dari berbagai program studi mempresentasikan update progress pengisian dokumen akreditasi, membahas tantangan, dan strategi penyempurnaan instrumen. Panduan teknis pengisian borang juga diberikan agar pengisian dapat dilakukan sesuai standar LAM PTIP.

Kegiatan berjalan interaktif dengan diskusi mendalam antarprodi, memastikan setiap dokumen pengajuan mencerminkan capaian tridarma perguruan tinggi. Workshop ini tidak hanya fokus pada aspek administratif, tetapi juga penguatan kurikulum yang berorientasi pada tantangan pertanian modern, seperti adaptasi iklim dan teknologi agro.

Upaya akreditasi unggul ini memperkuat peran Faperta UGM sebagai motor penggerak pembangunan pertanian Indonesia yang inklusif dan berwawasan global. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat.

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Mahasiswa IUC Fakultas Pertanian UGM Ikuti Exposure Program di Xiamen University

berita Thursday, 5 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Dr.nat.sc. Faizal Rachman, S.Pi., M.Sc. bersama enam mahasiswa International Undergraduate Class (IUC) melakukan kunjungan akademik ke Fujian Institute of Marine Sustainable Development, Xiamen University. Kunjungan ini disambut hangat oleh Direktur Fujian Institute, Prof. Xue Xiongzhi, dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama internasional.

Dalam sambutannya, Prof. Xue menekankan bahwa kunjungan ini bukan hanya sekadar pertukaran akademik, tetapi juga bagian dari kerangka “Jaringan Kerja Sama Internasional untuk Pembangunan Berkelanjutan Wilayah Pesisir” yang diinisiasi oleh Fujian Institute. Fakultas Pertanian UGM sendiri merupakan salah satu anggota pendiri jaringan ini, sehingga kehadiran dosen dan mahasiswa UGM memperkuat posisi Indonesia dalam kolaborasi global.

Pada sesi akademik, Dr. Fu Yiqiu memaparkan hasil utama dari Indeks Kapasitas Pembangunan Berkelanjutan Wilayah Pesisir Negara-Negara Jalur Maritim. Mahasiswa UGM aktif berdialog, berbagi riset, serta menunjukkan minat untuk berkolaborasi. Pada kesempatan yang sama, Fujian Institute juga memperkenalkan peluang beasiswa Pemerintah Tiongkok serta beasiswa khusus di bidang pembangunan berkelanjutan wilayah pesisir, yang membuka kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di Xiamen University.

Kunjungan ini menjadi tindak lanjut dari keberhasilan UGM dalam memperoleh Program Hibah Riset Peningkatan Peringkat QS Bidang Studi pada Desember 2025. Lebih dari itu, pertemuan ini merupakan praktik nyata dari komitmen IUC dalam memperkuat jejaring internasional, memperluas kolaborasi riset, serta membangun kapasitas generasi muda untuk menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan wilayah pesisir.

Kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan akademik, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14: Ekosistem Lautan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

AWD Project Jadi Sorotan: UGM dan Sumitomo Perkuat Kolaborasi Internasional

beritakerjasama Thursday, 5 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menerima kunjungan dan diskusi bersama PT Sumitomo Indonesia dan Sumitomo Corporation Thailand di Joglo Faperta UGM. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pertanian berkelanjutan pada Rabu, 4 Februari 2026. Sumitomo Corporation, salah satu perusahaan perdagangan umum terbesar asal Jepang dengan jaringan global di lebih dari 66 negara.

Diskusi dihadiri oleh jajaran akademisi UGM, antara lain Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama), Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.P., M.Agr.Sc. dan Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P. (Departemen Tanah), Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. (Departemen Sosial dan Ekonomi Pertanian), serta Prof. Ir. Joko Sujono, M.Eng., Ph.D., IPU. (Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan). Dari pihak Sumitomo Indonesia hadir Mattheus Sunaryo, sementara delegasi Sumitomo Thailand terdiri atas Primprima Tansanguan (Senior Executive), Meesak Tanvichian (Senior Manager, DX Leader), dan Vararose Lahachit (Department General Manager).

Topik utama diskusi adalah AWD Project (Alternate Wetting Drying), sebuah teknologi pengelolaan air pada lahan sawah yang terbukti mampu menurunkan emisi gas rumah kaca. Proyek ini telah dijalankan sejak 2025 melalui kolaborasi PT Sumitomo Indonesia, UGM, dan Pemerintah Kabupaten Kediri, dengan hasil yang positif. Dalam pertemuan ini, Sumitomo Corporation Thailand menyampaikan ketertarikannya untuk memperdalam pemahaman terkait implementasi teknologi AWD sebagai langkah awal sebelum diadaptasi dan dikembangkan lebih lanjut di Thailand.

Kunjungan dan diskusi ini memiliki relevansi kuat dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

 

 

Faperta UGM dan Ibaraki University Inisiasi Kolaborasi MOOC Terkait Perubahan Iklim Global

beritakerjasama Thursday, 5 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) terus memperkuat jejaring internasionalnya melalui inisiasi kerja sama pengembangan Massive Open Online Course (MOOC) yang berfokus pada isu perubahan iklim global. Pada Selasa, 3 Februari 2026, Faperta UGM menerima kunjungan resmi dari delegasi Ibaraki University, Jepang, yang diwakili oleh Prof. Makoto Tamura, Ph.D. dan Masaki SEO, Ph.D. Pertemuan strategis ini membahas potensi integrasi keahlian akademik kedua institusi ke dalam platform pembelajaran digital yang dapat diakses secara luas, guna merespons tantangan iklim yang semakin mendesak bagi sektor pertanian di tingkat global.

Pengembangan MOOC ini dirancang untuk menjadi jembatan pengetahuan bagi mahasiswa, praktisi, dan masyarakat umum dalam memahami dinamika mitigasi serta adaptasi perubahan iklim. Kolaborasi ini tidak hanya sekadar pertukaran materi akademik, tetapi juga upaya menyatukan data riset lintas negara untuk menciptakan solusi inovatif dalam menjaga ketahanan pangan. Melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran daring, kedua universitas berharap dapat memperluas literasi perubahan iklim berbasis riset terkini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan melampaui ruang kelas konvensional.

Melalui penyediaan akses pendidikan berkualitas tinggi mengenai krisis iklim, Faperta UGM berperan aktif dalam membangun kapasitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan lingkungan. Kurikulum yang disusun nantinya akan mengedepankan praktik pertanian berkelanjutan yang mampu mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah cuaca ekstrem.

Langkah ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen Faperta UGM dalam mengimplementasikan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Langkah Maju Faperta UGM: Penjajakan Kerja Sama Global dengan Ibaraki University

berita Thursday, 5 February 2026


Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) terus mempertegas langkahnya di kancah internasional. Pada Selasa, 27 Januari 2026, Faperta UGM menerima kunjungan strategis dari Prof. Hasegawa Takeshi dari Ibaraki University, Jepang. Pertemuan ini menjadi menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi di bidang riset dan pendidikan antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam pengembangan pertanian berkelanjutan.

Dalam diskusi yang berlangsung di Faperta UGM, Prof. Hasegawa menyampaikan antusiasmenya terhadap potensi kolaborasi riset lintas negara. Fokus utama yang dibahas meliputi pengembangan teknologi pertanian tepat guna dan adaptasi perubahan iklim, yang menjadi isu krusial bagi kedua negara.
Selain riset, poin utama dalam kunjungan ini adalah penguatan program pertukaran mahasiswa (student exchange). Prof. Hasegawa menyoroti bahwa interaksi langsung mahasiswa antar-institusi akan memperkaya perspektif global serta mengasah keterampilan praktis dalam skala internasional. Harapannya, melalui kolaborasi ini juga akan terjalin pertukaran budaya inovasi yang akan membentuk karakter lulusan yang adaptif terhadap tantangan global.

Dekan Faperta UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menyambut baik inisiatif ini. Beliau menegaskan bahwa perluasan jaringan internasional merupakan pilar utama dalam visi fakultas untuk menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang ketahanan pangan.
Melalui kegiatan ini, turut menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian tujuan global SDGs utamanya pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani

Bimbingan Teknis Demplot Padi di Bojonegoro: Sinergi UGM dan Petani untuk Pertanian Berkelanjutan

berita Thursday, 5 February 2026


Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Bimbingan Teknis Demonstrasi Plot (Demplot) teknologi budidaya padi Gamagora 7 yang dilaksanakan di Desa Brenggolo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro pada Selasa, 3 Februari 2026.
Gamagora 7, atau Gadjah Mada Gogo Rancah 7 dikenal sebagai varietas padi yang toleran terhadap kondisi kekeringan. Selain itu, Gamagora 7 juga dikembangkan sebagai varietas padi bernilai gizi tinggi, dengan karakter beras pulen yang kaya zat besi (Fe) dan seng (Zn). Keunggulan tersebut menjadikan Gamagora 7 sebagai salah satu inovasi strategis dalam mendukung penyediaan pangan bergizi serta upaya penurunan angka stunting di Indonesia.


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh tim akademisi Faperta UGM, antara lain Dr. Tri Harjaka, S.P., M.P., Dody Kastono, S.P., M.P., Andi Syahid Muttaqin, S.Si., M.Si., Ph.D., Dr. Prayogo Probo Asmoro, S.P., M.Si., Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A., Adji Baskoro Dwi Nugroho, S.P., Ph.D., Agung Dian Kharisma, S.Pd.Si., M. Biotech., Ph.D., serta Agus Dwi Nugroho, S.P., M.Sc.. Kehadiran Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro turut menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan petani dalam mengembangkan inovasi pertanian.
Program demplot Gamagora 7 telah berjalan sejak Oktober 2025 di lima kecamatan, yakni Kalitidu, Ngasem, Dander, Sugihwaras, dan Kepohbaru. Rangkaian kegiatan meliputi survei lapangan, bimbingan teknis, serta pendampingan intensif hingga masa panen pada Februari 2026. Materi bimbingan teknis menitikberatkan pada penerapan paket teknologi budidaya padi, khususnya pemanfaatan agens hayati berupa pupuk berbasis Bacillus dan biopestisida sebagai solusi ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi.


Petani di Kabupaten Bojonegoro menyambut positif penerapan teknologi Gamagora 7. Antusiasme terlihat dari partisipasi aktif petani dalam kegiatan bimbingan teknis serta kepuasan terhadap hasil panen yang diperoleh. Bahkan, sejumlah petani telah melakukan pemesanan benih secara mandiri. Hingga saat ini, sebanyak 400 kilogram benih Gamagora 7 telah terdistribusi untuk mendukung musim tanam berikutnya.


Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani

Kolaborasi Agrokompleks UGM: Fakultas Pertanian Tegaskan Komitmen Mutu Pendidikan

berita Tuesday, 3 February 2026

Lima fakultas dalam rumpun agrokompleks Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Sosialisasi Kebijakan, Mekanisme, dan Instrumen Akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM PTIP) sebagai upaya memperkuat pemahaman dan kesiapan dalam menghadapi proses akreditasi. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026, pukul 13.00 – 17.00 WIB di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM, dan diikuti oleh sekitar 75 peserta yang terdiri atas unsur pimpinan fakultas.

Workshop ini merupakan hasil kolaborasi antara Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas (SPMRU) UGM dengan Fakultas Kehutanan, Fakultas Peternakan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, dan Sekolah Vokasi. Hal ini mencerminkan keseriusan fakultas-fakultas agrokompleks, termasuk Fakultas Pertanian, dalam memperkuat kualitas akademik dan mempersiapkan proses akreditasi sesuai standar LAM PTIP.

Saat ini terdapat sekitar 2.046 program studi yang berada di bawah naungan LAM PTIP, mencakup bidang pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan, serta teknologi terkait. Relevansi bidang keilmuan menjadi salah satu aspek penting dalam proses akreditasi, sehingga workshop ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat pemahaman dan kesiapan fakultas-fakultas agrokompleks, termasuk Fakultas Pertanian.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber oleh Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian. Selain itu, kenang-kenangan juga diberikan oleh Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Teknologi Pertanian. Penyerahan tersebut menjadi simbol dukungan dan apresiasi atas kontribusi narasumber dalam memperkuat pemahaman peserta.

Workshop ini tidak hanya memperkuat kesiapan akreditasi, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Fakultas Pertanian UGM Sambut Kunjungan UNSOED dalam Upaya Pengembangan Kemitraan Berkelanjutan

beritakerjasama Tuesday, 3 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menerima kunjungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED). Kunjungan ini dalam rangka memperkuat kualitas pengelolaan kerja sama serta membahas pengembangan kemitraan strategis antar perguruan tinggi.

Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026 bertempat di Joglo Faperta UGM. Pada kesempatan ini, LPPM UNSOED diwakili oleh empat orang delegasi, yaitu Prof. Condro Wibowo, Ph.D., Muhammad Syah Fibrika Ramadhan, S.E., M.E., Enny Dwi Cahyani, S.H., M.H., serta Ashlikhatul Fauddah, S.I.Kom., M.A.

Agenda pertemuan difokuskan pada pembahasan strategi perluasan kerja sama, praktik terbaik dalam pengelolaan kemitraan, serta penguatan aspek keberlanjutan kerja sama antar institusi. Diskusi dilaksanakan bersama Wakil Dekan Bidang Kerja Sama, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Pertanian UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pertukaran pengalaman dan gagasan yang mendukung penguatan jejaring di bidang akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Fakultas Pertanian UGM menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari komitmen untuk terus memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai mitra, serta mendukung pencapaian SDGs melalui kerja sama antar institusi pendidikan tinggi, khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Fakultas Pertanian UGM Jalin Kerja Sama Riset dan Hilirisasi Inovasi Agroteknologi dengan PT INASTEK

beritakerjasama Tuesday, 3 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) dan PT Inamas Sintesis Teknologi (INASTEK) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang riset, pengembangan, dan promosi hilirisasi produk-produk inovatif di bidang agroteknologi pada Senin, 2 Februari 2026, di Yogyakarta. Dalam perjanjian tersebut, Faperta UGM diwakili oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., sementara PT INASTEK diwakili oleh Direktur Utama, Yosef Adhitya Duta Dewangga. Kerja sama ini berfokus pada dua ruang lingkup utama, yaitu riset dan pengembangan di bidang agroteknologi serta promosi hilirisasi produk-produk inovatif yang dihasilkan melalui kolaborasi para pihak.

Sebagai bentuk dukungan konkret, PT INASTEK akan menyediakan sumber daya manusia dari kalangan praktisi dan tenaga terampil, serta memanfaatkan jejaring industri yang dimiliki untuk memperkuat pelaksanaan riset dan promosi hilirisasi inovasi agroteknologi. Keterlibatan praktisi diharapkan dapat memberikan perspektif pasar, pemahaman terhadap standar industri, serta informasi mengenai kebutuhan teknologi terkini, sehingga arah riset menjadi lebih tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan pengguna akhir. Selain itu, jejaring industri yang dimiliki PT INASTEK dapat dimanfaatkan sebagai kanal untuk uji pasar, pemetaan mitra distribusi, dan penguatan ekosistem bisnis atas produk-produk inovatif yang dihasilkan. Dukungan ini menjadi faktor penting dalam menjembatani kesenjangan antara hasil riset di laboratorium dengan kebutuhan sektor pertanian dan agroindustri di lapangan.

Dengan adanya kolaborasi ini, Faperta UGM diharapkan semakin memperkuat posisi sebagai fakultas yang unggul dalam riset dan hilirisasi inovasi pertanian, sekaligus mempercepat penerapan hasil riset ke masyarakat dan dunia usaha untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia. Reputasi Faperta UGM sebagai rujukan nasional dalam pengembangan ilmu dan teknologi pertanian akan semakin kokoh melalui karya inovatif yang tidak berhenti pada publikasi akademik, tetapi juga berwujud produk, model, maupun teknologi yang digunakan oleh petani, UMKM, dan industri.

Melalui skema kerjasama ini turut menujukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian tujuan SDGs, antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 9 Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

​

123…102

BERITA FAKULTAS

  • Menuju Kampus Sehat: Posbindu Faperta UGM Dorong Pencegahan Penyakit Tidak Menular
    06/02/2026
  • Komitmen Jaminan Mutu Faperta UGM: Workshop Pertama Pengajuan Akreditasi LAM PTIP
    06/02/2026
  • Mahasiswa IUC Fakultas Pertanian UGM Ikuti Exposure Program di Xiamen University
    05/02/2026
  • AWD Project Jadi Sorotan: UGM dan Sumitomo Perkuat Kolaborasi Internasional
    05/02/2026
  • Faperta UGM dan Ibaraki University Inisiasi Kolaborasi MOOC Terkait Perubahan Iklim Global
    05/02/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju