• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • Pos oleh
  • page. 10
Pos oleh :

agusrn

Menjalin Ilmu dan Kolaborasi: Refleksi Pengalaman M. Habib Widyawan dalam Program NAPB

berita Friday, 28 November 2025

Muhammad Habib Widyawan, S.P., M.Si., dosen Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) berkesempatan membagikan pengalamannya selama melanjutkan studi di University of Georgia, Amerika Serikat. Ia menyoroti pentingnya proses mentoring yang efektif, kolaborasi lintas disiplin, dan perbedaan sistem pendidikan antara Indonesia dan Amerika.

Habib, sapaan dosen muda yang sedang melaksanakan tugas belajar tersebut menjelaskan keterlibatannya dalam Borlaug Scholar Award dari the National Association for Plant Breeder (NAPB) angkatan 2025, sebuah inisiatif yang mempertemukan mahasiswa dengan mentor dari industri pemuliaan tanaman. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk membangun jaringan profesional, tetapi juga menyediakan dana perjalanan bagi peserta terpilih guna menghadiri pertemuan tahunan dan berinteraksi langsung dengan para ahli di bidangnya.

“Jadi dari pihak industri dan universitas itu bikin semacam asosiasi yang namanya di National Association for Plant Breeding (NAPB). Semacam seeking talent, mereka (universitas) sudah mulai memetakan mahasiswa-mahasiswa yang ada di graduate school atau sekolah pascasarjana, terutama anak-anak yang belajar di pemuliaan tanaman” ujarnya.

Dalam pandangannya, proses rekrutmen yang ketat menjadi fondasi keberhasilan program mentoring. Ia menekankan pentingnya menyeleksi peserta sejak awal untuk menghindari ketidaksesuaian yang dapat menghambat proses pembelajaran. “Jadi mentor ini di luar pembimbing tesis atau disertasi. Mentornya ini hampir bisa dipastikan dari luar universitas mahasiswa. Contoh saya kan di University of Georgia nih, mentor saya itu profesor dari University of Arkansas. Jadi, mentornya itu dipasangkannya dengan minat si mahasiswa ini” jelasnya.

Habib turut menekankan bahwa praktik mentoring tidak selalu berlangsung secara formal. Dalam pengalamannya, ia dibimbing oleh Samuel B. Fernandes yang memiliki keahlian di bidang statistik dan manajemen laboratorium. Meskipun latar belakang keilmuan mereka berbeda, Habib berfokus pada pemuliaan tanaman, ia tetap memperoleh banyak wawasan terkait aktivitas laboratorium melalui kolaborasi tersebut. “Perkiraan saya, jarak usia kami tidak terlalu jauh, kita tuh malah ngobrol casual gitu. Jadi memang ngobrolin kayak bagaimana hari-hari pertama ketika menjadi profesor” tambahnya.

Dalam upaya memperluas jejaring akademik, Habib menyatakan niatnya untuk mengundang mentornya ke Fakultas Pertanian. Ia percaya bahwa interaksi langsung dalam acara akademik dapat memperkuat hubungan profesional dan membuka peluang kolaborasi riset yang lebih luas.

Mengulas perbedaan sistem pendidikan, Habib mencatat bahwa mahasiswa di Amerika umumnya lebih aktif terlibat sebagai asisten peneliti atau staf pengajar. Hal ini menuntut tingkat kemandirian yang lebih tinggi, terutama bagi mahasiswa tahun ketiga yang diharapkan mampu bekerja secara mandiri dalam proyek-proyek akademik.

Terkait pendidikan lanjutan, ia mengungkapkan adanya perubahan struktur program doktoral (S3) di mana mahasiswa dapat langsung melanjutkan dari jenjang sarjana (S1) tanpa melalui program magister (S2), dengan tetap mengikuti perkuliahan yang sama. Ia juga membagikan pengalamannya mengikuti kegiatan sosial seperti pesta Halloween dan ukiran labu, serta mengenal budaya lokal di kota Athena, Georgia, yang menurutnya memiliki vibes yang sama dengan Yogyakarta sebagai kota pelajar.

Sebagai penutup, Habib mendorong mahasiswa untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, bahkan tanpa beasiswa. “Saya heran. Kenapa Amerika tidak banyak tempat tempat favorit untuk tujuan sekolah, di sini itu tidak susah sekali, artinya tanpa beasiswa bisa kuliah, dengan skema kerja dengan profesornya, jadi pesannya kalau mau belajar, mau pergi ke sekolah, jangan takut” tutupnya.

Kegiatan yang dilakukan oleh M. Habib Widyawan, terutama dalam bidang mentoring, kolaborasi akademik internasional, dan pengembangan pendidikan tinggi, berkontribusi pada beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) berikut: SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM Raih Medali di PIMNAS 38, Hadirkan Inovasi Berbasis Keberlanjutan

Prestasi Friday, 28 November 2025

Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 tahun 2025 yang diselenggarakan di Universitas Hasanuddin.

Amalisa Putri Defita (Prodi Agronomi, angkatan 2023) berhasil meraih Medali Emas pada kategori Poster dan Medali Perak pada kategori Presentasi dalam cabang Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI).

Tim Amalisa mengusung program yang dapat mendorong kemajuan UMKM, terutama bagi mitra mereka, yaitu Yono Es Puter dan Es Krim. Inovasi ini menegaskan komitmen mahasiswa dalam mendukung pengembangan usaha mikro kecil menengah berbasis pangan lokal.

Sementara itu, Mutiara Hanum (Prodi Akuakultur, angkatan 2024) juga mengukir pencapaian dengan memperoleh Medali Perunggu pada kategori Poster dalam cabang yang sama, PKM-PI.

Tim Mutiara mempersembahkan inovasi SOLAQUA, sistem aerasi cerdas bertenaga surya yang didukung teknologi IoT. Inovasi ini mawarkan keunggulan dalam memantau kadar oksigen, suhu, pH, hingga kualitas air langsung dari demi ekosistem perairan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Keberhasilan Amalisa dan Mutiara menegaskan peran mahasiswa Fakultas Pertanian UGM sebagai agen perubahan yang menghubungkan inovasi lokal yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkalajutan, seperti SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 14: Ekosistem Lautan, dan SDG 15: Ekosistem Daratan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Desi Utami

UCAS 2026 ONLINE ADMISSION BRIEFING FOR INTERNATIONAL STUDENTS

infolowongan Thursday, 27 November 2025

Faperta UGM Kukuhkan 149 Lulusan pada Purna Wisuda Program Sarjana Periode I TA 2025/2026

berita Wednesday, 26 November 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) resmi meluluskan 149 wisudawan/wisudawati pada Purna Wisuda Program Sarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Auditorium Prof. Hardjono Danoesastro, Faperta UGM. Pada periode ini, tercatat 39 wisudawan dan 110 wisudawati dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, orang tua wisudawan/wati, serta sivitas akademika yang turut memberikan dukungan atas capaian para lulusan.

Dekan Faperta UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus pesan moral kepada para lulusan. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, kejujuran, serta kepedulian sosial sebagai nilai dasar yang harus dibawa para wisudawan ke dunia profesional.


“Tetaplah menjaga nama baik almamater. Jadilah pribadi yang berintegritas, jujur, dan peduli terhadap sesama dalam kondisi apa pun,” pesannya.

Pada periode ini, Faperta UGM juga mencatat beberapa capaian akademik membanggakan, di antaranya 11 mahasiswa program fast track yang berhasil lulus, serta 79 lulusan berpredikat cumlaude. Secara keseluruhan, wisudawan periode ini memiliki rata-rata IPK 3,56 dengan masa studi rata-rata 4 tahun 3 bulan 11 hari. Fakultas turut memberikan kesempatan khusus bagi lulusan cumlaude dengan IPK di atas 3,51 untuk melanjutkan studi magister tanpa tes TOEFL dan TPA, sebagai dukungan terhadap pengembangan kompetensi akademik.

Predikat lulusan terbaik fakultas diraih oleh Tarishah Rihmah Az-Zahrah dari Program Studi Agronomi dengan IPK 3,92 dan masa studi 3 tahun 11 bulan 14 hari. Dalam penyampaiannya sebagai perwakilan lulusan, ia berbagi refleksi perjalanan studinya.


“Perjalanan menuju hari ini tidaklah sederhana. Setiap dari kita punya ujian masing-masing yang menuntut ketegaran. Ada tekanan, kecemasan, dan kegagalan; namun semua itu justru membawa pelajaran berharga. Gagal bukan akhir, bangkit selalu mungkin,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan orang tua wisudawan, Rahadi Saptoto Abra, S.Si., M.PE., turut menyampaikan pesan inspiratif. Ia menegaskan bahwa lulusan Faperta UGM merupakan generasi baru yang siap memajukan pertanian Indonesia.

“Para lulusan hari ini adalah putra-putri terbaik yang menguasai teknologi pertanian modern, memahami ekologi dan nutrisi, serta mampu menghadirkan inovasi pangan dan solusi nyata di lapangan,” ujarnya.

Penyelenggaraan Purna Wisuda ini sekaligus menjadi wujud komitmen Faperta UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan). Melalui para lulusan yang siap berkarya dan mengabdi, fakultas berharap mereka dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat, dunia pertanian, dan pembangunan nasional.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Dekanat Faperta UGM Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Forum Hearing 2025

berita Tuesday, 25 November 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menyelenggarakan Hearing Dekanat pada Kamis, 20 November 2025, di Kantin Sehat Faperta UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, yakni Dekan Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., serta Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P. Seluruh kepala departemen, Presiden Mahasiswa BEM Faperta beserta jajarannya, serta para mahasiswa juga turut hadir sebagai peserta forum.

Dengan mengusung tema “TANAM: Temukan Aspirasi, Nyalakan Aksi, Mewujudkan Perubahan Fakultas Pertanian yang Lebih Baik”, forum ini menjadi ruang dialog terbuka bagi mahasiswa untuk menyampaikan masukan, keluhan, dan harapan terkait layanan akademik maupun non akademik. Dalam sambutannya, Presiden Mahasiswa BEM Faperta, Dimas, menegaskan bahwa Hearing Dekanat merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk menyampaikan isu-isu yang mereka hadapi sepanjang satu tahun terakhir kepada dekanat secara langsung agar dapat segera ditindaklanjuti.

Dekan Faperta UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menyampaikan bahwa Hearing Dekanat merupakan agenda tahunan yang bertujuan memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan pengelola fakultas. “Kami memiliki tanggung jawab untuk menjaga rumah kita bersama ini. Kritik, saran, dan aspirasi mahasiswa adalah bentuk kepedulian yang sangat kami harapkan demi perbaikan layanan dan peningkatan kinerja fakultas,” ujarnya.

Isu pertama yang dibahas adalah mengenai penetapan UKT. Dekanat menjelaskan bahwa penetapan UKT dilakukan secara detail dan komprehensif berdasarkan kondisi ekonomi keluarga mahasiswa, mulai dari pekerjaan dan penghasilan orang tua, rekening listrik, hingga kondisi rumah. Faperta juga menekankan bahwa besaran UKT di fakultas ini relatif lebih rendah dibandingkan fakultas lain dalam rumpun agrokompleks.

Sejumlah isu fasilitas turut menjadi perhatian, termasuk kondisi Sekretariat Bersama (sekber) yang dinilai kurang layak. Dekanat menyampaikan bahwa sekber akan dipindahkan ke Gedung Smart Eco Bioproduction, gedung baru yang sebelumnya dikenal sebagai Gedung Rachmiwati, yang kini telah memasuki tahap finalisasi lelang dan dijadwalkan mulai dibangun pada awal tahun mendatang. Perbaikan terhadap sekber juga telah dilakukan, termasuk perbaikan plafon, serta imbauan kepada seluruh pengguna untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kerapian ruangan.

Fasilitas perpustakaan turut menjadi sorotan. Fakultas tengah berupaya mencari sponsor untuk pembenahan fasilitas tersebut dan mempertimbangkan penambahan petugas malam agar layanan dapat diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB.

Terkait fasilitas parkir, fakultas menjelaskan bahwa pengelolaan parkir berada di bawah kewenangan universitas, sementara fakultas hanya menyediakan area bagi dosen dan tenaga kependidikan. Mahasiswa tetap diarahkan menggunakan kantong parkir resmi UGM.

Pada aspek akademik, mahasiswa menyoroti isu benturan jadwal kuliah dan praktikum serta pelaksanaan inhal. Dekanat menegaskan bahwa tidak diperbolehkan adanya biaya tambahan untuk praktikum, dan inhal hanya dapat dilakukan sesuai ketentuan rektorat. Mahasiswa yang mengalami penolakan inhal tanpa dasar dipersilakan melapor ke fakultas. Koordinasi penjadwalan juga terus dilakukan agar tidak terjadi benturan dengan pelaksanaan UTS maupun UAS.

Mahasiswa turut menyampaikan aspirasi terkait toilet, kelistrikan gazebo, alat laboratorium, hingga sarana ibadah. Dekanat memastikan bahwa setiap laporan kerusakan fasilitas akan segera diproses melalui sistem pengaduan fakultas. Beberapa perbaikan juga telah dilakukan, termasuk peningkatan fasilitas tempat wudhu.

Melalui Hearing Dekanat 2025, Faperta UGM menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki pelayanan melalui keterbukaan dan dialog dua arah. Dekanat juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik, nyaman, dan produktif.

Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Mengurangi Ketimpangan, SDG 16: Perdamaian dan Kelembagaan yang Kuat, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Media Faperta UGM

Faperta UGM Gelar Pembekalan Wisudawan Sarjana Periode I T.A. 2025/2026

berita Tuesday, 25 November 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Pembekalan Calon Wisudawan/Wati Program Sarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa, 25 November 2025 di Auditorium Prof. Hardjono Danoesastro. Sebanyak 149 calon wisudawan dan wisudawati hadir dalam kegiatan ini sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum mengikuti prosesi wisuda resmi keesokan harinya.

Acara dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., yang menyampaikan bahwa pembekalan ini merupakan momen penting sekaligus kesempatan terakhir fakultas untuk memberikan bekal tambahan sebelum para mahasiswa resmi menyandang gelar sarjana.

“Selama di Faperta, teman-teman telah belajar, bersilaturahmi, dan bertumbuh. Pembekalan ini kami hadirkan sebagai insight sekaligus penguatan agar para calon wisudawan siap menghadapi fase berikutnya, baik dunia kerja maupun studi lanjut,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Faperta UGM menghadirkan pembicara utama Catrapatti Raditya Anuraga, S.T., M.Eng, CEO, Founder, sekaligus Coastal Development Expert dari Sains Reka Eksplorasia (SRX). Mengangkat tema “Blue-Green Economy: Inovasi Berbasis Sains untuk Pertanian, Pesisir, dan Pulau Kecil”, Catrapatti memaparkan pentingnya pengembangan inovasi pertanian yang terintegrasi dengan ekosistem pesisir dan pulau kecil.

Dalam paparannya, Catrapatti menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara maritim memiliki garis pantai yang sangat panjang serta potensi ekonomi biru (blue economy) yang besar. Namun, potensi tersebut juga diiringi tantangan yang kompleks, seperti erosi pantai, banjir rob, hingga risiko bencana tsunami. Ia menekankan pentingnya riset, teknik pantai yang tepat, serta kebijakan yang selaras dengan keberlanjutan.


“Kita punya peluang besar di sektor pesisir, tetapi juga risiko tinggi. Karena itu, keputusan besar harus berbasis riset data yang kuat,” tegasnya.

Catrapatti juga mengajak para calon wisudawan untuk menemukan niche atau fokus keahlian yang paling relevan dengan diri mereka. Melalui menti.com, mahasiswa menggambarkan ketertarikan mereka pada berbagai bidang seperti ekologi, sustainable agriculture, agronomi, konservasi, soil mapping, hingga dampak kebijakan. Menurutnya, niche yang tepat akan membantu lulusan bertahan dan berkembang di tengah kompetisi global, terutama pada sektor inovasi pangan dan pengelolaan sumber daya pesisir.

Ia turut menekankan pentingnya membangun jejaring, memperkaya pengalaman riset, serta terbuka pada peluang interdisipliner.
“Temukan teman bertumbuh, tim yang produktif, dan tetap ingat akar keilmuan Anda. Dari ilmu yang dipelajari selama empat tahun, pasti ada yang bisa menjadi fondasi untuk peluang besar ke depan,” ungkapnya.

Dalam konteks pertanian pulau kecil, Catrapatti menyoroti relevansi tema ini dengan berbagai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), dan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera). Pertanian lokal di pulau kecil, menurutnya, mampu membuka lapangan kerja baru, menciptakan wirausaha, serta membangun rantai nilai (value chain) yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat pesisir.

Kegiatan pembekalan ini menjadi penutup rangkaian proses akademik mahasiswa sebelum resmi menjadi alumni Faperta UGM. Melalui pembekalan ini, Faperta UGM berharap para lulusan mampu berkontribusi dalam pengembangan pertanian Indonesia yang adaptif, berkelanjutan, dan berbasis sains, serta siap menjawab tantangan masa depan di darat maupun pesisir.

Dengan adanya kegiatan ini, Faperta UGM mencerminkan upayanya dalam keikutsertaan untuk menyediakan pendidikan berkualitas dan mengarahkan mengenai kehidupan & kebutuhan di dunia kerja sekaligus mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2 : Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14: Ekosistem Laut, dan SDG 15; Ekosistem Daratan.

 

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

 

Study in Japan Fair 2025

infolowongan Friday, 21 November 2025

Fakultas Pertanian UGM Jalin Kerja Sama dengan SPN Polda DIY untuk Dorong Kampus Hijau

berita Thursday, 20 November 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penandatanganan naskah kerjasama dilakukan pada Senin, 17 November 2025 di Fakultas Pertanian UGM dengan menghadirkan pimpinan kedua institusi.

Kerja sama ini berfokus pada dua agenda utama, yakni program kampus berdampak dan pengembangan kampus hijau. Kolaborasi ini tidak hanya memperluas ruang gerak tridharma perguruan tinggi bagi akademisi Fakultas Pertanian UGM, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan pendidikan kepolisian.

“Tujuan pertama adalah memberikan fasilitas kepada dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian UGM untuk bisa berkegiatan di lingkungan SPN Selopamioro. Tujuan kedua, bagaimana kampus hijau yang ada di lingkungan SPN nanti bisa didukung oleh Fakultas Pertanian dengan inovasi-inovasi yang dimiliki sehingga dapat menciptakan lingkungan kampus yang hijau, sekaligus mendorong proses pertanian berkelanjutan serta memberikan perspektif baru dan praksis nyata bagi para siswa maupun instruktur dan manajemen SPN” jelas Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama, Prof. Subejo S.P., M.Sc., Ph.D.

Menurutnya, kerja sama ini sangat strategis karena mampu memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Fakultas Pertanian UGM dapat memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, sementara SPN Polda DIY memperoleh dukungan akademis dan teknologi pertanian untuk mewujudkan lingkungan kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan langsung oleh Kepala SPN Polda DIY Kombes Pol. Rusdy Pramana Suryanagara, S.I.K bersama Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. Momentum ini menandai awal dari kolaborasi lintas sektor antara akademisi dan aparat kepolisian dalam mengintegrasikan isu lingkungan ke dalam sistem pendidikan.

Kerja sama ini sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi akademisi dalam mendukung kebijakan nasional sekaligus memperluas jejaring internasional. SPN Polda DIY di sisi lain berkomitmen untuk menjadikan kampus hijau sebagai bagian dari pembinaan calon anggota kepolisian, sehingga nilai-nilai keberlanjutan dapat tertanam sejak dini.

Kolaborasi ini dipandang sebagai model sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga kepolisian dalam mewujudkan pendidikan yang berdampak, lingkungan yang lestari, serta kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs di Indonesia.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Desi Utami

Kunjungan Edukatif MAN 1 Tuban ke Fakultas Pertanian UGM: Menumbuhkan Semangat Akademik

berita Thursday, 20 November 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menerima kunjungan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tuban dalam rangka kegiatan edukatif dan pengenalan dunia perguruan tinggi kepada siswa-siswi tingkat akhir pada Rabu, 5 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro Faperta UGM.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala MAN 1 Tuban, H. Qomaruddin, S.Ag., M.A., yang menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan oleh Faperta UGM. Beliau menekankan pentingnya kunjungan ini sebagai motivasi bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Tim Citra Fakultas Pertanian, Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., yang sedikit membahas peran generasi muda dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi ke-UGM-an yang dibawakan oleh Dr. Mukti Aprian, S.Kel., M.Si. (Han). Dalam paparannya, beliau menjelaskan sejarah UGM, nilai-nilai dasar universitas, serta jalur masuk yang tersedia bagi calon mahasiswa. Sesi ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai kehidupan akademik di UGM.

Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. Sulistiowati, S.Si., M.Si., yang membahas informasi terkait beasiswa, program studi di Fakultas Pertanian, serta prospek karier di bidang pertanian. Penjelasan ini membuka wawasan siswa mengenai peluang pendidikan dan profesi di sektor pertanian yang semakin strategis di era global.

Melalui kunjungan ini, Fakultas Pertanian UGM berharap dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap ilmu pertanian dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari semangat kolaborasi antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan peduli terhadap isu-isu global seperti ketahanan pangan dan perubahan iklim.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian beberapa indikator Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain: SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Penulis: Beny Nabila happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Kenalkan Program Studi dan Fasilitas Unggulan, Faperta UGM Terima Kunjungan SMA Al Azhar 18 Bekasi

berita Thursday, 20 November 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menerima kunjungan dari siswa-siswi SMA Al Azhar 18 Bekasi pada Rabu, 12 Oktober 2025, bertempat di Auditorium Prof. Hardjono Danoesastro. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kunjungan edukatif sekolah dalam rangka memperkenalkan dunia perkuliahan serta menumbuhkan motivasi belajar bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Dr. Adibayu Prakoso, S.P., selaku perwakilan dari Fakultas Pertanian UGM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan inspirasi dan informasi yang bermanfaat bagi para siswa SMA Al Azhar 18 Bekasi.


“Melalui kunjungan ini, kami berharap adik-adik dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kehidupan perkuliahan di UGM, sekaligus memotivasi diri untuk mempersiapkan masa depan pendidikan dengan lebih matang,” ujar Adibayu.

Sementara itu, Ibu Iin Alimatus Sa’diyah, S.Ag., M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah SMA Al Azhar 18 Bekasi, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari pihak Fakultas Pertanian UGM. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan siswa terkait dunia kampus.


“Terima kasih atas kesempatan berharga ini. Kami berharap para siswa dapat belajar banyak hal baru tentang kehidupan perkuliahan, sehingga lebih siap dan mantap dalam menentukan pilihan studi di masa depan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Adibayu Prakoso, S.P. dan Dr. Susanti Mugi Lestari, S.P., M.Si., Ph.D., selaku dosen Fakultas Pertanian UGM, memberikan paparan mengenai ke-UGM-an serta pengenalan program studi, fasilitas, jalur seleksi masuk, dan program unggulan yang ada di Faperta. Para siswa juga diperkenalkan dengan enam departemen utama, yaitu Departemen Perikanan, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Departemen Mikrobiologi Pertanian, Departemen Ilmu Tanah, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, dan Departemen Budidaya Pertanian.

Selain itu, para siswa mendapatkan informasi tentang program fast track, kelas internasional (International Undergraduate Class/IUC), serta berbagai program beasiswa dan pertukaran pelajar yang ditawarkan oleh Fakultas Pertanian UGM.

Antusiasme peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Mulai dari prospek karier lulusan Faperta, kesempatan publikasi hasil penelitian mahasiswa, hingga mekanisme pertukaran pelajar dan profil calon mahasiswa yang cocok bagi seorang mahasiswa Faperta UGM.

Suasana semakin semarak dengan adanya games interaktif dan sesi tanya-jawab berhadiah merchandise menarik, yang diikuti dengan penuh semangat oleh para siswa.

Kunjungan ini tidak hanya memperkenalkan Fakultas Pertanian UGM sebagai institusi akademik, tetapi juga menjadi sarana edukatif untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap bidang pertanian yang inovatif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Media Faperta UGM

 

 

1…89101112…92

BERITA FAKULTAS

  • Menuju Kampus Sehat: Posbindu Faperta UGM Dorong Pencegahan Penyakit Tidak Menular
    06/02/2026
  • Komitmen Jaminan Mutu Faperta UGM: Workshop Pertama Pengajuan Akreditasi LAM PTIP
    06/02/2026
  • Mahasiswa IUC Fakultas Pertanian UGM Ikuti Exposure Program di Xiamen University
    05/02/2026
  • AWD Project Jadi Sorotan: UGM dan Sumitomo Perkuat Kolaborasi Internasional
    05/02/2026
  • Faperta UGM dan Ibaraki University Inisiasi Kolaborasi MOOC Terkait Perubahan Iklim Global
    05/02/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju