• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • berita
Arsip:

berita

Fakultas Pertanian UGM Sambut Guru Besar Baru dalam Bidang Mikrobiologi Terapan

berita Tuesday, 13 January 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. (Departemen Mikrobiologi) atas penetapannya sebagai Guru Besar dalam Bidang Mikrobiologi Terapan, terhitung mulai 1 Desember 2025. Prof. Jaka Widada telah menyelesaikan pendidikan tertinggi pada jenjang doktor (S3) dan memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan ilmu mikrobiologi terapan di lingkungan akademik UGM.
Bidang Mikrobiologi Terapan yang menjadi fokus Prof. Jaka Widada memiliki relevansi strategis dalam mendukung sektor pertanian, lingkungan, dan kesehatan. Kajian dan penelitian yang dikembangkan dalam bidang ini diharapkan dapat memberikan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan, seperti ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya hayati, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kehadiran Guru Besar baru ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik Faperta UGM, baik dalam aspek pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Penetapan tersebut juga menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi lintas disiplin serta memperkuat jejaring akademik, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Dengan penetapan Prof. Jaka Widada sebagai Guru Besar, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pengembangan ilmu pertanian dan ilmu hayati yang berdaya saing global serta berorientasi pada keberlanjutan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani

Fakultas Pertanian UGM Sambut Dua Guru Besar Baru dalam Bidang Virologi Tumbuhan dan Biologi Perikanan

berita Monday, 12 January 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Dr. Ir. Sedyo Hartono, M.P. (Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan) atas penetapannya sebagai Guru Besar dalam Bidang Virologi Tumbuhan terhitung sejak 1 September 2025, serta kepada Prof. Dr. Eko Setyobudi, S.Pi., M.Si. (Departemen Perikanan) sebagai Guru Besar dalam Bidang Biologi Perikanan dan Kelautan sejak 1 Oktober 2025.

Bidang Virologi Tumbuhan yang menjadi fokus Prof. Sedyo Hartono memiliki relevansi strategis dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya melalui penelitian terkait kesehatan tanaman, pengendalian penyakit, dan peningkatan produktivitas pertanian. Sementara itu, bidang Biologi Perikanan dan Kelautan yang digeluti Prof. Eko Setyobudi berperan penting dalam pengelolaan sumber daya perairan, keberlanjutan ekosistem laut, serta pengembangan sektor perikanan yang adaptif terhadap tantangan lingkungan.

Kehadiran dua Guru Besar baru ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik Fakultas Pertanian UGM, baik dalam aspek pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Penetapan ini juga menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi lintas disiplin dan jejaring akademik, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dengan penetapan dua Guru Besar baru ini, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pengembangan ilmu pertanian dan kelautan yang berdaya saing global serta berorientasi pada keberlanjutan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Fakultas Pertanian UGM Sambut Dosen Baru: Semangat Baru Perkuat Pendidikan, Riset, dan Keberlanjutan

berita Monday, 12 January 2026

Fakultas Pertanian UGM dengan bangga menyambut dosen baru yang saat ini tengah menempuh studi doktoral (S3) di berbagai perguruan tinggi luar negeri. Kehadiran dosen baru ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik fakultas, memperluas jejaring internasional, serta mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Berikut adalah nama dan riwayat pendidikan dosen baru Fakultas Pertanian UGM:

  1. Grace Margareta, S.Pi., M.Sc. (Departemen Perikanan) – Tokyo University of Marine Science and Technology, Jepang
  2. Akhmad Awaludin Agustiar, S.Pi., M.Sc., M.Eng. (Departemen Perikanan) – Shanghai Jiao Tong University, Tiongkok
  3. Nuzulia Izmi, S.Pi., M.Sc. (Departemen Perikanan) – The University of Osaka, Jepang
  4. Mohamad Aji Ikhrami, S.Pi., M.Biotech (Departemen Perikanan) – Nara Institute of Science and Technology, Jepang
  5. Elvian Indah Nilamsari, S.Si., M.Sc. (Departemen Budidaya Pertanian) – Nara Institute of Sciences and Technology, Jepang
  6. Azru Azhar, S.P., M.Si. (Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan) – Georg-August University of Göttingen, Jerman
  7. Bhismo Srenggoro Kuntonugroho, S.P., M.Eng. (Departemen Mikrobiologi Pertanian) – The University of Osaka, Jepang
  8. Adinda Rahmi Maulida, S.P., M.Sc. (Departemen Sosial Ekonomi Pertanian) – The University of Osaka, Jepang
  9. Maulia Hikmah, S.P., M.Sc., M.Agr. (Departemen Sosial Ekonomi Pertanian) – Kobe University, Jepang

Dengan bergabungnya dosen baru yang sedang menempuh studi doktoral di luar negeri, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian yang berkelanjutan serta berdaya saing global. Penyambutan dosen baru ini sekaligus mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

 

 

Fakultas Pertanian UGM Gelar Serah Terima Jabatan, Perkuat Tata Kelola Akademik

berita Wednesday, 7 January 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar acara serah terima jabatan di Auditorium Prof. Hardjono Danusastro pada Rabu, 7 Januari 2026. Acara ini menjadi momentum penting dalam rangka regenerasi kepemimpinan dan penguatan tata kelola akademik di lingkungan fakultas.
Serah terima jabatan meliputi posisi Ketua Departemen, Sekretaris Departemen, Ketua Program Studi, dan Ketua Unit di berbagai bidang. Beberapa nama baru yang kini mengemban amanah sebagai kepala departemen antara lain:

● Dr. Eka Tarwaca Susila Putra, S.P., M.P. sebagai Ketua Departemen Budidaya Pertanian, menggantikan Rani Agustina Wulandari, S.P., M.Sc., Ph.D.


● Prof. Dr. Ir. Siwi Indarti, M.P. sebagai Ketua Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, menggantikan Prof. Dr. Tri Joko, S.P., M.Sc.


● Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M.Eng, Ph.D. sebagai Ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian, menggantikan Prof. Ir. Donny Widianto, Ph.D.

● Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua Departemen Perikanan
● Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc. sebagai Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, menggantikan Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, S.P., M.Ec.


● Dr. Agr. Makruf Nurudin, S.P., M.P. sebagai Ketua Departemen Tanah, menggantikan Prof. Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.P., M.Agr.


Adapun nama-nama baru yang kini mengemban amanah sebagai Sekretaris Departemen antara lain:
● Dr. Elly Syafriani, S.P. sebagai Sekretaris Departemen Budidaya Pertanian, menggantikan Siti Nurul Rofiqo, S.P., M.Agr. Ph.D.


● Prof. Dr. Tri Joko, S.P., M.Sc. sebagai Sekretaris Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, menggantikan Prof. Dr. Ir. Siwi Indarti, M.P.
● Dr.rer.nat. Riza Yuliratno Setiawan, S.Kel., M.Sc. sebagai Sekretaris Departemen Perikanan, menggantikan Dr. Prihati Sih Nugraheni, S.Pi., M.P.


● Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P. sebagai Sekretaris Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, menggantikan Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D
● Dr.Agr. Cahyo Wulandari, S.P., M.P. sebagai Sekretaris Departemen Tanah, menggantikan Dr. Agr. Makruf Nurudin, S.P., M.P.
Adapun nama-nama baru yang kini mengemban amanah sebagai Ketua Program Studi antara lain:
● Valentina Dwi Suci Handayani, S.P., M.Sc., Ph.D. sebagai Ketua Program Sarjana Prodi Agronomi, menggantikan Dr. Panjisakti Basunanda, S.P., M.P.
● Dr. Susilo Budi Priyono, S.Pi., M.Si. melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua Program Sarjana Prodi Akuakultur
● Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc. sebagai Ketua Program Sarjana Prodi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, menggantikan Ir. Any Suryantini, M.M., Ph.D.
● Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D. sebagai Ketua Program Sarjana Prodi Mikrobiologi Pertanian, menggantikan Dr. Ir. Ngadiman, M.Si.
● Dr. Ratih Ida Adharini, S.Pi., M.Si. sebagai Ketua Program Sarjana Prodi Manajemen Sumber Daya Akuatik, menggantikan Prof. Dr. Ir. Djumanto, M.Sc.
● Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D. sebagai Ketua Program Sarjana Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, menggantikan Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P.
● Prof. Ir. Sedyo Hartono, M.P., Ph.D. sebagai Ketua Program Sarjana Prodi Proteksi Tanaman, menggantikan Dr. Ir. Arif Wibowo, M.Agr.Sc
● Nur Ainun Harlin Jennie Pulungan, S.Si., M.Sc., Ph.D. sebagai Ketua Program Sarjana Prodi Ilmu Tanah, menggantikan Dr. Agr. Makruf Nurudin, S.P., M.P.
● Indun Dewi Puspita, S.P., M.Sc. Ph.D. sebagai Ketua Program Sarjana Prodi Teknologi Hasil Perikanan, menggantikan Prof. Dr. Amir Husni, S.Pi., M.P.
● Dr. Ir. Endang Sulistyaningsih, M.Sc. sebagai Ketua Program Magister Prodi Magister Agronomi, menggantikan Valentina Dwi Suci Handayani, S.P., M.Sc., Ph.D.
● Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU sebagai Ketua Program Magister Prodi Magister Fitopatologi, menggantikan Prof. Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D.
● Dr. Ir. Arman Wijonarko, M.Sc. sebagai Ketua Program Magister Prodi Magister Ilmu Hama Tanaman, menggantikan Dr. Suputa, S.P., M.P.
● Arini Wahyu Utami, S.P., M.Sc., Ph.D. sebagai Ketua Program Magister Prodi Magister Ekonomi Pertanian, menggantikan Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.
● Prof. Dr. Eko Setyobudi, S.Pi., M.Si. melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua Program Magister Prodi Magister Ilmu Perikanan
● Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P. melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua Program Magister Prodi Magister Manajemen Agribisnis
● Agus Budi Setiawan, S.P., M.Sc., Ph.D. sebagai Ketua Program Magister Prodi Magister Pemuliaan Tanaman, menggantikan Prof. Dr. Ir. Aziz Purwantoro, M.Sc.
● Prof. Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.P., M.Agr. sebagai Ketua Program Magister Prodi Magister Ilmu Tanah, menggantikan Dr. Ir. Eko Hanudin, M.P., IPU, ASEAN Eng.
● Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. sebagai Ketua Program Doktor Prodi Doktor Ilmu Pertanian
● Prof. Dr. Ir. Murwantoko, M.Si. melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua Program Doktor Prodi Doktor Ilmu Perikanan dan Kelautan Tropis
Selain itu, beberapa nama yang kini mengemban amanah sebagai ketua unit antara lain:
● Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D. sebagai Manager AGLC atau Ketua Unit dan Pengabdian Kepada Masyarakat, menggantikan Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M.Eng, Ph.D.
● Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D. sebagai Wakil Manajer AGLC atau Ketua Unit Perencanaan dan Pengembangan, menggantikan Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D.
● Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P. sebagai Ketua Unit Jaminan Mutu, menggantikan Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc.
● Tantriani, S.P., M.Agr., Ph.D. sebagai Ketua Unit Media dan Sistem Informasi menggantikan, Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D.
● Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua Unit Kerja Sama Dalam Negeri dan Luar Negeri
● Prof. Dr. Ir. Aziz Purwantoro, M.Sc. sebagai Ketua Unit Kebun Percobaan menggantikan Dr. Ir. Arman Wijonarko, M.Sc.
● Dr. Ady Bayu Prakoso, S.P. sebagai Koordinator Kemahasiswaan dan PKM Centre
● Dr. Desy Putri Handayani, S.Pi. melanjutkan kepemimpinan sebagai Koordinator Health Promoting University (HPU)
● Agung Dian Kharisma, S.Pd.Si., M.Biotech., Ph.D. sebagai Koordinator AIMS and Student Mobility
Dengan semangat kebersamaan, para pemimpin baru berkomitmen untuk melanjutkan program kerja dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung pencapaian target fakultas di tingkat nasional maupun internasional.
Pergantian kepemimpinan ini tidak hanya menjadi bagian dari dinamika organisasi, tetapi juga langkah strategis Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani

Serah Terima Jabatan Faperta UGM: Pupuk Kesabaran dalam Dinamika Kepemimpinan

berita Wednesday, 7 January 2026


Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar acara serah terima jabatan untuk sejumlah posisi strategis, meliputi Ketua Departemen, Sekretaris Departemen, Ketua Program Studi, serta Ketua Unit Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (7/1) di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro, Faperta UGM, dan dihadiri oleh jajaran dekanat, pejabat lama, dan pejabat baru di lingkungan Fakultas Pertanian UGM.

Acara ini menjadi momen penting dalam transisi kepemimpinan untuk mendukung dinamika pengelolaan fakultas ke depan. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan kutipan Surat Keputusan (SK) Rektor UGM terkait pengangkatan Ketua dan Sekretaris Departemen serta Ketua Program Studi, serta kutipan SK Dekan Faperta UGM untuk pengangkatan Ketua Unit. Puncak acara dalam rangkaian kegiatan ini adalah penandatanganan berita acara serah terima jabatan yang disaksikan langsung oleh Dekan Faperta UGM (Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D.), Wakil Dekan, dan Sekretaris Senat Faperta UGM.

Dalam sambutannya, Dekan Faperta UGM menyampaikan pesan inspiratif dengan analogi pertanian.

“Seperti bercocok tanam padi, kadang ada hama atau hambatan, kadang perlu pupuk kesabaran dengan dosis tinggi,” ujar beliau, menekankan pentingnya ketekunan dalam menghadapi tantangan pengelolaan fakultas.

Perwakilan pejabat lama, Dr. Jangkung, yang menjabat sebagai Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian periode 2021-2026, memberikan sambutan penuh makna. “Bertepatan dengan tanggal 7 Januari, filosofi dalam bahasa Jawa 7 adalah pitulungan, dan semoga Bapak Ibu yang menjabat mendapatkan keberkahan dalam mengelola dinamika lingkungan Faperta UGM,” tambah beliau.

Sementara itu, perwakilan pejabat baru Dr. Eka Tarwaca menyampaikan sambutan sebagai Ketua Departemen Budidaya Pertanian periode 2026-2031, menegaskan komitmennya dalam melanjutkan program unggulan fakultas dalam lingkup departemen.

Acara ditutup dengan doa bersama, meninggalkan semangat kolaborasi bagi seluruh civitas akademika Faperta UGM. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi inovasi di bidang pertanian, sejalan dengan visi Faperta UGM dalam mendukung pertanian berkelanjutan melalui smart eco-bio production. Melalui kegiatan ini juga turut menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian Sustainable Development Goals khususnya pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Faperta UGM

 

Kemitraan Faperta UGM x Indomaret Dorong Ekonomi Petani Milenial melalui Budidaya Pepaya Callina

berita Tuesday, 6 January 2026

Tim pendamping lapangan Program Kemitraan Penanaman Pepaya Callina (California) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bersama PT Indomarco Prismatama (Indomaret) melakukan evaluasi akhir tahun pada 24 Desember 2025 untuk meninjau perkembangan budidaya sekaligus menilai capaian program yang telah berjalan selama kurang lebih satu tahun.

Kunjungan yang dipimpin oleh Dody Kastono, S.P., M.P. (Dosen Budidaya Pertanian) menunjukkan bahwa tanaman Pepaya Callina tersebut telah berusia enam bulan dan memasuki fase panen dengan kebutuhan input produksi yang terpenuhi secara optimal.

Lebih lanjut, Dody memaparkan potensi ekonomi Pepaya Callina, yaitu dalam satu siklus panen sekitar 19 bulan, dengan frekuensi panen mingguan dan bobot rata-rata 1 kg per buah, petani berpeluang memperoleh pendapatan hingga Rp3 juta per minggu. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kemitraan tidak dapat diukur hanya dalam satu tahun, melainkan membutuhkan proses, pendampingan berkelanjutan, dan komitmen semua pihak.

Menurut Nurhayadi, petani mitra dari Sleman, pengeluaran usaha taninya kini telah tertutup sekitar 80 persen. Budidaya Pepaya Callina menjadi pengalaman baru baginya setelah dua kali gagal menanam cabai. Ia menekankan penggunaan pupuk organik sebagai input utama.

Hal tersebut sejalan dengan penjelasan Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P., M.Sc. (Dosen Departemen Tanah) yang menegaskan bahwa nutrisi dari pupuk organik mampu mendukung fase generatif tanaman. Selain itu, Andi Syahid Muttaqin, S.Si., M.Si., Ph.D. (Dosen Departemen Tanah) menambahkan bahwa kondisi agroklimat lokasi sangat sesuai, terutama dari aspek curah hujan, suhu, dan ketersediaan air.

Dari sisi perlindungan tanaman, Dr. Tri Harjaka, S.P., M.P. (Dosen Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan) menjelaskan bahwa tingkat serangan hama relatif rendah pada lahan mitra yang menerapkan sanitasi, pemantauan rutin, dan pengendalian terpadu. Meski demikian, kepatuhan terhadap standar budidaya masih perlu ditingkatkan.

Sugeng, mitra sekaligus pengurus Petani Milenial Sleman, mengungkapkan pengalaman dalam pembinaan petani dan koordinasi program. Ia menambahkan, pada usia 6 bulan 2 minggu, Pepaya Callina telah menghasilkan empat kali panen dengan total 2,6 kuintal berkat penggunaan pupuk organik yang tinggi.

Menyikapi hal tersebut, Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P. (Dosen Departemen Sosial Ekonomi Pertanian) menekankan peluang kemitraan masih terbuka melalui dukungan akses pasar kolektif Petani Milenial Sleman dan Indomaret dengan pendampingan dan komunikasi yang seimbang.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya dalam mendorong pertanian berkelanjutan berbasis kemitraan serta memperkuat pendampingan akademik kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

Wujud kemitraan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Dyah Woro Untari

Penelitian Faperta UGM Dorong Nilai Tambah Hasil Samping Industri Perikanan melalui Produk Pangan dan Nonpangan Berbasis Smart Eco-Bioproduction

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan penelitian bertajuk “Peningkatan Nilai Tambah Hasil Samping Industri Perikanan melalui Pengolahan Produk Pangan dan Nonpangan Komersial dalam Mendukung Program Smart Eco-Bioproduction”. Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Ir. Latif Sahubawa, M.Si., dan melibatkan empat mahasiswa sebagai anggota tim peneliti. Kegiatan penelitian berlangsung selama delapan bulan, mulai April hingga November 2025.

Penelitian dilaksanakan di Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian UGM, dengan analisis laboratorium yang dilakukan di Laboratorium Basah Teknologi Hasil Perikanan, Laboratorium Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, serta Laboratorium Balai Besar Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BBKKP) D.I. Yogyakarta. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan limbah jeroan ikan lele sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC) melalui proses hidrolisis dan fermentasi, sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil samping industri perikanan secara berkelanjutan.

Tujuan utama penelitian ini adalah mengkaji pengaruh waktu fermentasi terhadap mutu pupuk organik cair jeroan ikan lele yang dihidrolisis menggunakan kombinasi enzim bromelin dan papain, menentukan waktu fermentasi optimal yang menghasilkan kualitas POC terbaik, serta mengevaluasi potensi pemanfaatannya dalam mendukung pertumbuhan populasi fitoplankton. Parameter mutu yang dianalisis meliputi derajat hidrolisis, rendemen, kadar protein, kadar air, kadar lemak, kadar karbohidrat, kadar abu, pH, serta kandungan unsur hara makro nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi enzim bromelin dan papain mampu menghasilkan derajat hidrolisis sebesar 88,68% dengan rendemen mencapai 97,71%. Hidrolisat yang dihasilkan memiliki kadar protein 13,74%, kadar abu 4,46%, kadar lemak 1,21%, kadar karbohidrat 2,05%, kadar air 75%, dan pH netral sebesar 7,43. Proses fermentasi selama 15 hari menunjukkan bahwa waktu fermentasi optimal diperoleh pada hari ke-9, yang menghasilkan kandungan unsur hara makro tertinggi dan kualitas POC yang paling stabil.

Lebih lanjut, hasil analisis menunjukkan bahwa pupuk organik cair yang dihasilkan memenuhi standar persyaratan teknis minimal pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019, khususnya untuk kandungan unsur hara makro (N + P₂O₅ + K₂O) sebesar 2–6%. Selain itu, aplikasi POC dengan dosis 1,0 mL/L berpotensi meningkatkan populasi fitoplankton hingga 7.233,33 × 10³ sel/mL, yang menunjukkan prospek pemanfaatan produk ini dalam mendukung produktivitas ekosistem perairan.

Melalui penelitian ini, Faperta UGM berupaya mendorong pengembangan teknologi pengolahan hasil samping industri perikanan yang bernilai ekonomi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sejalan dengan konsep Smart Eco-Bioproduction. Inovasi ini diharapkan mampu mendukung pengelolaan limbah perikanan yang lebih efisien sekaligus membuka peluang pengembangan produk komersial berbasis sumber daya lokal.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 14: Ekosistem Laut, melalui penguatan inovasi pengelolaan hasil samping perikanan secara berkelanjutan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Penelitian Faperta UGM Ungkap Kinerja dan Tantangan Ekspor Komoditas Perkebunan Indonesia di Pasar Internasional

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti Departemen Sosial dan Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), bersama dosen ahli dan mahasiswa program Sarjana (S1), melaksanakan penelitian berjudul “Kinerja Ekspor Komoditas Perkebunan Indonesia di Pasar Internasional”. Penelitian ini dilaksanakan di Indonesia selama 10 bulan, terhitung sejak 28 Februari hingga 10 Desember 2025, dengan tujuan mengkaji secara komprehensif perkembangan, daya saing, serta tantangan ekspor komoditas perkebunan Indonesia di pasar global. Penelitian ini dipimpin oleh Arif Wahyu Widada, S.P., M.Sc. selaku Ketua Tim Peneliti, dengan melibatkan tujuh mahasiswi program Sarjana (S1) sebagai anggota tim peneliti.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren ekspor komoditas perkebunan Indonesia, mengukur tingkat daya saing di pasar internasional, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja ekspor komoditas perkebunan nasional. Kajian ini diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai posisi dan prospek sektor perkebunan Indonesia dalam dinamika perdagangan internasional.

Penelitian dilaksanakan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis data sekunder. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber terpercaya, antara lain UN Comtrade, Badan Pusat Statistik (BPS), TradeMap, dan FAOSTAT. Untuk mengukur tingkat daya saing komoditas, tim peneliti menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP). Analisis dilakukan terhadap data perdagangan komoditas perkebunan Indonesia selama lima tahun terakhir.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelapa sawit masih menjadi penyumbang devisa terbesar sektor perkebunan Indonesia dan memiliki permintaan global yang tinggi, khususnya dari India, China, dan Uni Eropa. Namun demikian, daya saing kelapa sawit Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, seperti regulasi keberlanjutan, hambatan non-tarif, serta fluktuasi harga global, yang berpengaruh terhadap kinerja ekspor di pasar internasional.

Sementara itu, komoditas perkebunan lainnya, seperti kopi, teh, kakao, vanili, dan karet, menunjukkan kecenderungan penurunan volume ekspor serta menghadapi persaingan harga yang semakin ketat di pasar global. Kondisi ini mengindikasikan perlunya strategi penguatan daya saing yang lebih terarah agar komoditas perkebunan non-sawit tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan global.

Lebih lanjut, hasil analisis menegaskan bahwa diversifikasi pasar ekspor, peningkatan kualitas produk, serta penguatan hilirisasi komoditas perkebunan menjadi langkah strategis yang sangat dibutuhkan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja ekspor perkebunan Indonesia. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah produk, mengurangi ketergantungan pada pasar tertentu, serta menjawab tuntutan keberlanjutan global.

Melalui penelitian ini, Faperta UGM diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik sekaligus rekomendasi kebijakan bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pengembangan ekspor perkebunan Indonesia yang berdaya saing, berkelanjutan, dan adaptif terhadap dinamika pasar global. Penelitian ini sekaligus menjadi wujud komitmen Faperta UGM dalam mendukung penguatan sektor perkebunan sebagai salah satu pilar penting perekonomian nasional.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

 

Penelitian Faperta UGM Kaji Keberlanjutan Budidaya Lele Padat Tebar Tinggi dengan Sistem Kocor di Bantul

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan penelitian berjudul “Analisis Keberlanjutan Budidaya Lele (Clarias sp.) Padat Tebar Tinggi dengan Sistem Kocor di Kabupaten Bantul”. Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Susilo Budi Priyono, S.Pi., M.Si. selaku Ketua Tim Peneliti, dengan melibatkan 11 mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2) sebagai anggota tim. Kegiatan penelitian berlangsung selama 10 bulan, terhitung sejak 28 Februari hingga 10 Desember 2025, dan berlokasi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Patil Berkah Jaya yang berlokasi di Dusun Gunturgeni, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan. Pokdakan tersebut dipilih sebagai lokasi penelitian karena menjadi pelopor sekaligus center of excellence dalam pengembangan budidaya lele padat tebar tinggi dengan sistem kocor di Kabupaten Bantul.

Budidaya lele padat tebar tinggi dengan sistem kocor merupakan inovasi yang berkembang pesat di wilayah Bantul. Seiring dengan peningkatan adopsi teknologi ini oleh pembudidaya, diperlukan kajian mendalam mengenai keberlanjutan sistem budidaya, baik dari sisi teknis, ekonomi, maupun lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberlanjutan sistem budidaya lele tersebut melalui aspek teknis dan kinerja produksi, aspek ekonomi, serta aspek lingkungan.

Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara dengan pembudidaya di Pokdakan Patil Berkah Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem budidaya lele padat tebar tinggi dengan sistem kocor dilakukan menggunakan bak terpal bulat berdiameter 3 meter. Benih lele berukuran 5–7 cm ditebar dengan kepadatan mencapai 696 ekor/m³. Satu siklus pemeliharaan berlangsung selama 90 hari dan mampu menghasilkan produksi sebesar 527 kg per bak, dengan produktivitas 75,28 kg/m³ serta rasio konversi pakan (Feed Conversion Ratio/FCR) sebesar 1,06.

Dari aspek ekonomi, sistem budidaya ini mampu menghasilkan pendapatan sebesar Rp1.053.363 per bak per siklus, atau setara dengan Rp351.121 per bulan per bak. Nilai R/C rasio sebesar 1,12 menunjukkan bahwa usaha budidaya lele padat tebar tinggi dengan sistem kocor menguntungkan dan layak untuk dikembangkan secara ekonomi.

Namun demikian, dari aspek lingkungan, penelitian mencatat bahwa kebutuhan air tanah dalam satu siklus pemeliharaan tergolong sangat tinggi, yaitu mencapai 2.144,89 m³, atau setara dengan 23,83 m³ per hari, dengan tingkat pergantian air mencapai 338 persen per hari. Meskipun demikian, efisiensi penggunaan air dalam sistem budidaya ini tergolong sangat tinggi, yaitu 4,07 m³ per kilogram ikan yang dihasilkan, sehingga masih memiliki potensi untuk dikembangkan dengan pengelolaan sumber daya air yang lebih bijaksana.

Melalui penelitian ini, Faperta UGM diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dan rekomendasi kebijakan bagi pembudidaya, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dalam pengembangan budidaya lele yang produktif, menguntungkan, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah perdesaan.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 14: Ekosistem Laut dan Perairan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Penelitian Faperta UGM Kaji Nanoalginat untuk Pengembangan Pakan Ikan Fungsional

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan penelitian berjudul “Nanoalginat untuk Pengembangan Pakan Ikan Fungsional”. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. selaku Ketua Tim Peneliti, dengan melibatkan 12 mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2). Penelitian berlangsung selama 10 bulan, terhitung sejak 28 Februari hingga 10 Desember 2025, dan dilaksanakan di wilayah Sleman.

Budidaya perikanan merupakan salah satu sektor strategis dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Namun demikian, sektor ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait ketersediaan pakan berkualitas serta tingginya risiko serangan penyakit pada ikan budidaya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suplementasi nanoalginat berbahan dasar Sargassum dalam pakan formulasi terhadap respon kekebalan seluler, histologi usus, serta pertumbuhan ikan nila.

Penelitian dilakukan dengan memelihara ikan nila berukuran 8–12 cm di dalam bak berbentuk tabung berkapasitas 1 m³ yang dilengkapi dengan sistem resirkulasi. Ikan ditebar dengan kepadatan 50 ekor per bak dan dipelihara selama dua bulan. Penelitian ini menggunakan lima perlakuan dengan tiga ulangan, yaitu pakan formulasi yang disuplementasi nanoalginat dengan dosis berbeda, alginat non-nano, serta pakan formulasi tanpa penambahan suplemen sebagai kontrol.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian nanoalginat tidak memberikan perbedaan yang signifikan terhadap pertumbuhan panjang dan berat ikan, tingkat kelangsungan hidup (SR), maupun rasio konversi pakan (FCR). Namun demikian, pada aspek kekebalan nonspesifik seluler, terjadi peningkatan yang signifikan pada aktivitas superoksida dismutase dan fagositosis pada hari ke-30, terutama pada perlakuan nanoalginat dosis 1,5 g. Pada hari ke-60, perbedaan signifikan juga terlihat pada aktivitas dan indeks fagositosis, dengan hasil terbaik ditunjukkan oleh perlakuan nanoalginat dosis 2 g.

Selain itu, analisis histologi usus menunjukkan bahwa perlakuan nanoalginat memberikan respons yang berbeda terhadap struktur jaringan usus ikan. Panjang vili usus terbaik diperoleh pada perlakuan nanoalginat dosis 0,5 g/kg, sementara ketebalan otot usus tertinggi ditemukan pada perlakuan nanoalginat dosis 1,5 g/kg. Temuan ini mengindikasikan bahwa nanoalginat memiliki potensi dalam meningkatkan efikasi sistem pencernaan dan daya tahan tubuh ikan.

Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan nanoalginat dalam pakan fungsional berpotensi meningkatkan sistem kekebalan ikan nila dan berkontribusi dalam upaya pencegahan penyakit pada budidaya perikanan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan pakan ikan fungsional yang inovatif, berkelanjutan, dan aplikatif bagi sektor budidaya perikanan nasional.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 14: Ekosistem Laut.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

123…100

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Guru Besar Baru dalam Bidang Mikrobiologi Terapan
    13/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dua Guru Besar Baru dalam Bidang Virologi Tumbuhan dan Biologi Perikanan
    12/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dosen Baru: Semangat Baru Perkuat Pendidikan, Riset, dan Keberlanjutan
    12/01/2026
  • Lowongan – PT Gunung Madu Plantation
    08/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Serah Terima Jabatan, Perkuat Tata Kelola Akademik
    07/01/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju