• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • berita
  • page. 2
Arsip:

berita

Penelitian Faperta UGM Kaji Efisiensi Teknis Usahatani Jagung untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Lombok Tengah

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan penelitian berjudul “Efisiensi Teknis Usahatani Jagung dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Lombok Tengah”. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Jamhari, S.P., M.P. selaku Ketua Tim Peneliti, dengan melibatkan sembilan mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2) sebagai anggota tim.

Penelitian dilaksanakan selama lima bulan dan berlokasi di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Kecamatan Praya (Kelurahan Gonjak) serta Kecamatan Praya Barat (Desa Selong Belanak dan Desa Mekar Sari). Kabupaten Lombok Tengah dipilih sebagai lokasi penelitian karena menjadi salah satu wilayah pelaksanaan program korporasi petani dengan fokus pada komoditas jagung, yang merupakan komoditas unggulan daerah dan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengukur tingkat efisiensi teknis usahatani jagung, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi inefisiensi teknis usahatani jagung, serta (3) merumuskan strategi peningkatan efisiensi teknis dan keberlanjutan usahatani jagung di Kabupaten Lombok Tengah. Pengumpulan data dilakukan terhadap 140 petani jagung yang ditentukan menggunakan metode quota sampling, dengan teknik pengambilan sampel snowball sampling.

Analisis data dilakukan menggunakan beberapa pendekatan kuantitatif, yaitu analisis regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Squares (OLS) dan Stochastic Frontier Analysis (SFA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi teknis usahatani jagung di Kabupaten Lombok Tengah belum optimal, dengan nilai rata-rata efisiensi teknis sebesar 0,83. Temuan ini mengindikasikan bahwa masih terdapat peluang untuk meningkatkan produktivitas usahatani jagung melalui perbaikan pengelolaan input dan dukungan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Lebih lanjut, hasil analisis mengungkapkan bahwa faktor umur petani cenderung menurunkan efisiensi teknis usahatani jagung, sementara akses terhadap penyuluhan pertanian dan status kepesertaan dalam program atau kelembagaan pertanian terbukti dapat meningkatkan efisiensi teknis. Oleh karena itu, penguatan peran penyuluhan dan kelembagaan petani menjadi aspek penting dalam mendorong kinerja usahatani jagung yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Melalui penelitian ini, tim peneliti merekomendasikan perlunya perluasan akses penyuluhan yang interaktif, peningkatan kapasitas petani, serta kebijakan input–output yang lebih adil guna melindungi dan memperkuat posisi petani jagung. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi teknis sekaligus mendukung keberlanjutan usahatani jagung di Kabupaten Lombok Tengah.

Penelitian ini turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Penelitian Faperta UGM Kaji Inovasi Teknologi Pupuk Sirkuler untuk Mendukung Kemandirian Pangan Nasional

berita Wednesday, 31 December 2025

Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), melaksanakan penelitian berjudul “Inovasi Teknologi dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian Pangan Nasional”. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Taryono, M.Sc. selaku Ketua Tim Peneliti, dengan melibatkan Dr. Andrianto Ansari, S.TP., M.Agr., Ph.D. sebagai dosen anggota tim, serta enam mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2). Penelitian berlangsung selama 10 bulan, terhitung sejak 29 Februari hingga 9 Desember 2025, dan berlokasi di Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penelitian ini berangkat dari pentingnya pangan sebagai kebutuhan pokok manusia serta perlunya inovasi teknologi pertanian untuk mendukung kemandirian pangan nasional. Salah satu pendekatan yang dikaji adalah pertanian sirkuler, yaitu sistem pertanian yang memanfaatkan limbah hasil pertanian sebagai input pada siklus produksi berikutnya. Limbah pertanian dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber hara bagi tanaman apabila dikelola secara tepat.

Salah satu limbah pertanian yang menjadi fokus penelitian adalah bulu ayam, yang diketahui sulit terdekomposisi secara alami. Dalam penelitian ini, bulu ayam dihidrolisis dan direaksikan dengan senyawa kalium, kalsium, dan fosfat, kemudian diikat menggunakan arang sekam, sehingga menghasilkan senyawa kompleks yang dikenal sebagai Kalsium Kalium Fosfat Proteinat berbasis arang sekam. Senyawa ini mengandung asam amino hasil hidrolisis bulu ayam yang bersifat lebih mudah tersedia bagi tanaman.

Berdasarkan penelitian pendahuluan, campuran arang sekam Kalsium Kalium Fosfat Proteinat, kompos, dan biochar yang diaplikasikan sebagai pupuk super cerdas, serta dikombinasikan dengan pupuk anorganik sesuai dosis anjuran pada tanaman padi dan teh, menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan. Oleh karena itu, penelitian lanjutan ini dirancang untuk menguji pupuk super cerdas tersebut sebagai pembawa (carrier) unsur hara nitrogen, yang diaplikasikan pada tanaman padi dan sorgum.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk super cerdas sebagai pembawa hara nitrogen belum mampu meningkatkan pertumbuhan maupun hasil tanaman padi dan sorgum secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa formulasi pupuk, dosis aplikasi, maupun interaksi dengan kondisi lingkungan masih perlu dikaji lebih lanjut agar inovasi teknologi berbasis limbah pertanian ini dapat memberikan hasil yang optimal.

Meskipun demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian, khususnya terkait pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber hara alternatif dalam sistem pertanian berkelanjutan. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan inovasi lanjutan untuk mendukung kemandirian pangan nasional melalui pendekatan pertanian sirkuler yang ramah lingkungan.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Penelitian Faperta UGM Kaji Pengaruh Metode Pemupukan Nitrogen terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Sorgum

berita Wednesday, 31 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), melaksanakan penelitian berjudul “Pengaruh Metode Pemberian Pupuk Nitrogen terhadap Morfofisiologis, Serapan Nitrogen, dan Hasil Varietas Sorgum BMR, Patir, dan SRM 52-3”. Penelitian ini dipimpin oleh Andrianto Ansari, S.TP., M.Agr., Ph.D., dengan melibatkan dua mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2) sebagai anggota tim peneliti.

Penelitian dilaksanakan selama sepuluh bulan, terhitung sejak 28 Februari hingga 10 Desember 2025, bertempat di Kebun Tridharma Banguntapan Fakultas Pertanian UGM, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sorgum dipilih sebagai objek kajian karena merupakan tanaman serelia multifungsi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia, baik sebagai sumber pangan alternatif, pakan ternak, maupun bahan baku bioindustri, serta memiliki daya adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi agroklimat.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon morfofisiologis, serapan nitrogen, serta hasil tiga varietas sorgum terhadap berbagai metode pemberian pupuk nitrogen, sekaligus menentukan metode pemupukan urea yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Percobaan lapangan dilakukan selama lima bulan, mulai Desember 2024 hingga April 2025, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor perlakuan dan tiga ulangan.

Faktor pertama berupa varietas sorgum, yaitu BMR, Patir, dan SRM 52-3, sedangkan faktor kedua berupa metode pemberian pupuk urea yang terdiri atas metode kocor, sebar, dan tugal. Berbagai parameter diamati, meliputi karakter morfofisiologis tanaman, serapan nitrogen, serta komponen hasil sorgum.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi nyata antara varietas sorgum dan metode pemupukan urea terhadap seluruh parameter yang diamati. Namun demikian, faktor varietas memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh variabel morfofisiologis, serapan nitrogen, dan hasil sorgum. Sementara itu, metode pemupukan nitrogen berpengaruh nyata terhadap bobot 1.000 biji kering, yang merupakan salah satu indikator penting kualitas dan hasil produksi sorgum.

Melalui penelitian ini, diharapkan diperoleh rekomendasi metode pemupukan nitrogen yang lebih efisien dan sesuai untuk masing-masing varietas sorgum, sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas dan pengembangan sorgum sebagai komoditas strategis nasional. Penelitian ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Faperta UGM dalam mendukung diversifikasi pangan dan penguatan sistem pertanian berkelanjutan.

Penelitian ini turut berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

Alumni THP Faperta UGM Dedikasikan Karier untuk Dunia Pendidikan, Raih Prestasi hingga Tingkat Nasional

berita Tuesday, 30 December 2025

Komitmen untuk mengabdi di dunia pendidikan membawa Siti Munawaroh, S.Pi., M.P., alumni Prodi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) angkatan 1997, menapaki perjalanan panjang sebagai pendidik yang konsisten membangun kompetensi generasi muda di bidang pengolahan hasil perikanan.

Lulus pada Mei 2002, Muna melanjutkan Pendidikan Akta Mengajar di Unversitas Negeri Yogyakarta (UNY) sambil bekerja sebagai Guru Tetap Yayasan. Pada 2005, ia resmi menjadi guru CPNS dan ditempatkan di SMKN 1 Sanden sebagai guru produktif Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHPi). Selama 11 tahun, ia dipercaya menjadi Ketua Program Keahlian APHPi sebelum kemudian berpindah tugas ke SMKN 1 Pandak Bantul pada 2021. Sejak 2023, ia juga mengemban amanah sebagai guru pamong Pendidikan Profesi Guru (PPG) bekerja sama dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Pandemi Covid-19 menjadi titik balik penting dalam perjalanan akademiknya. Pada 2020, ia mendapat kesempatan melanjutkan studi Magister Ilmu Pangan di Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) dan berhasil lulus tepat waktu dalam tiga semester dengan IPK 3,93. Prestasinya mengantarkan ia menjadi Wisudawan S2 Terbaik tingkat universitas pada Oktober 2022.

Kecintaannya pada dunia pendidikan tumbuh sejak awal. Ketika pemerintah memperluas pendirian SMK Kelautan pada 2005, Muna merasa inilah saatnya mengamalkan ilmu yang ia peroleh dari Faperta UGM. Selain mengajar, ia aktif mengisi pelatihan pengolahan ikan bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul maupun instansi lain.

Minatnya pada literasi juga membawanya menulis enam buku terkait pengolahan hasil perikanan, empat di antaranya merupakan buku ajar SMK APHPi yang diterbitkan bersama Direktorat Pendidikan SMK. Buku ketujuhnya saat ini sedang dalam proses penyelesaian. Ia juga aktif melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan mempublikasikannya di jurnal pendidikan.

Dalam perannya sebagai guru vokasi, Muna tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga membimbing siswa dalam berbagai kompetisi. Di bawah bimbingannya, siswa berhasil meraih:

  • Juara 1 tingkat nasional untuk Lomba BISA (Bina Inovasi Siswa) dari Astra 2023
  • Juara 2 tingkat provinsi untuk Klinik Sains 2016
  • Juara 2 tingkat provinsi untuk Lomba Kompetensi Siswa (LKS)

Prestasi ini menjadi bukti konsistensinya dalam membangun kompetensi teknis dan karakter siswa, dua aspek yang menurutnya sangat dibutuhkan industri pengolahan hasil perikanan.

Muna menegaskan bahwa banyak ilmu yang ia peroleh dari bangku kuliah Faperta UGM sangat relevan dengan pekerjaannya, mulai dari diversifikasi produk perikanan, pengolahan tradisional, pengolahan rumput laut, Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) dan keamanan pangan, hingga pengemasan dan pengendalian mutu.

“Industri tidak hanya menuntut keterampilan teknis, tetapi juga sikap kerja, komunikasi, tanggung jawab, dan etika. Semua itu membutuhkan proses panjang untuk ditanamkan ke murid,” ujarnya.

Menurutnya, pertanian dan perikanan adalah fondasi kehidupan. Menjadi pendidik berarti menyiapkan generasi yang menjaga pangan, lingkungan, dan keberlanjutan bangsa. Karena itu, ilmu teknis perlu diimbangi dengan pedagogi, komunikasi, penilaian, dan pengelolaan kelas.

“Dunia pertanian berubah cepat. Menjadi pendidik harus siap menjadi pembelajar seumur hidup agar tetap relevan,” pesannya.

Perjalanan karier Siti Munawaroh selaras dengan beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

 

 

Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM: Bersatu dalam Terang Kasih

berita Tuesday, 30 December 2025

Keluarga Kristiani Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menggelar perayaan tahunan Natal Bersama pada Jumat, 19 Desember 2025. Acara ini menjadi ruang kebersamaan yang hangat, mempertemukan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta perwakilan KMK dan PMK dari berbagai fakultas. Dengan tema “In His Light, We Shine as One” yang terinspirasi dari Yohanes 14:26, perayaan ini mengajak seluruh jemaat untuk hidup dalam terang kasih Tuhan, menjadi pembawa damai, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Perayaan diawali dengan ibadah khidmat yang dipimpin oleh Pendeta Samuel Yafo Chrisna Basuki. Dalam refleksinya, beliau menekankan bahwa manusia kerap terjebak dalam “kegelapan” berupa kebingungan, ketakutan, dan keterikatan yang menghambat pertumbuhan. Kehadiran Kristus sebagai terang memberi harapan dan jalan keluar. Dua pesan utama yang disampaikan adalah percaya (trust) sebagai bentuk penyerahan diri, serta bergerak maju (move on) dengan meninggalkan pola hidup lama. Pesan ini menguatkan jemaat, termasuk mahasiswa Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) dan Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK), untuk bersinar bersama dalam terang-Nya.

Ibadah semakin bermakna dengan penampilan drama yang mengisahkan seorang mahasiswa yang tak dapat pulang ke kampung halamannya karena bencana alam. Kisah tersebut menegaskan pentingnya empati, kepedulian, dan saling menguatkan di tengah tantangan.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Grace Meilany Siahaan, Dosen Pembina, Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D., Korpagama Unit Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, serta Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia, Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti. Para pimpinan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan berharap semangat Natal terus hadir dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Suasana hangat semakin terasa melalui makan bersama, pembagian doorprize, serta penampilan dari KMK dan PMK. Kesederhanaan acara justru menambah makna, menegaskan bahwa Natal adalah momentum untuk menumbuhkan kasih, kepedulian, dan persatuan lintas generasi.

Perayaan ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Desi Utami

 

Tim Dosen Faperta UGM Berdayakan Petani Selopamioro untuk Optimalkan Potensi Pertanian Berkelanjutan

berita Monday, 29 December 2025

Fakultas Pertanian UGM melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Petani dan Optimalisasi Potensi Pertanian di Desa Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul” selama delapan bulan. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas petani dalam produksi, pemasaran, dan keberlanjutan usaha pertanian melalui pendekatan pelatihan teknis, pemanfaatan teknologi, dan penguatan kelembagaan.

Kegiatan ini melibatkan tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Pertanian UGM, yaitu Gilang Wirakusuma, M.Sc., Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A., dan Agung Dian Kharisma, Ph.D., bersama mahasiswa dari Prodi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis.

Desa Selopamioro memiliki kondisi alam yang mendukung pengembangan berbagai komoditas pertanian. Namun, petani masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan akses pasar, minimnya teknologi pendukung, dan keterbatasan modal usaha. Kondisi ini menyebabkan potensi pertanian desa belum termanfaatkan secara optimal. Melalui program pemberdayaan ini, UGM berupaya menghadirkan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Desa Selopamioro memiliki potensi pertanian yang besar dengan kondisi alam yang mendukung berbagai komoditas. Namun, petani setempat masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses pasar, minimnya teknologi pendukung, serta keterbatasan modal usaha. Kondisi ini menyebabkan potensi pertanian desa belum termanfaatkan secara optimal. Melalui program pemberdayaan ini, UGM berupaya menghadirkan solusi komprehensif yang tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis petani, tetapi juga memperkuat aspek kelembagaan dan pemasaran.

Selama pelaksanaan program, petani mendapatkan pendampingan terkait teknik pertanian berkelanjutan, pengelolaan lahan dan air, penggunaan pupuk organik, serta praktik konservasi lahan. Tim juga memperkenalkan pemanfaatan teknologi pertanian modern yang dapat meningkatkan efisiensi produksi dan memperluas akses pemasaran melalui platform digital. Selain itu, penguatan kelembagaan petani dilakukan untuk mendorong terbentuknya kelompok tani yang lebih adaptif dan mampu mengelola usaha secara mandiri.

Diversifikasi usaha pertanian menjadi salah satu strategi penting dalam program ini. Petani diperkenalkan pada peluang agroindustri dan ekowisata berbasis pertanian sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk lokal. Pendekatan ini diharapkan dapat memperluas sumber pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing produk pertanian Desa Selopamioro.

Peningkatan akses pasar juga menjadi fokus utama. Dengan dukungan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, petani didorong untuk mengadopsi sistem pertanian yang lebih efisien dan berorientasi pasar. Pengembangan rantai pasok yang lebih baik serta penerapan model agribisnis berbasis komunitas diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk pertanian desa di tingkat lokal maupun regional.

Program ini memberikan dampak positif bagi petani, ditandai dengan meningkatnya keterampilan teknis dan manajerial, bertambahnya peluang usaha melalui diversifikasi, serta meningkatnya kesadaran terhadap praktik pertanian ramah lingkungan. Dengan pendekatan yang holistik, Desa Selopamioro berpotensi menjadi model pemberdayaan petani yang berkelanjutan di Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 15: Kehidupan Daratan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Mendorong Pertanian Berkelanjutan: Tim Dosen UGM Kenalkan B. velezensis untuk Pengendalian Penyakit Padi

berita Monday, 29 December 2025

Tim dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Penerapan Bacillus velezensis sebagai Penginduksi Ketahanan Tanaman Padi terhadap Virus dan Serangga Vektor” di wilayah Kapanewon Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan berlangsung sejak 28 Februari hingga 10 Desember 2025 dan berfokus pada peningkatan ketahanan tanaman padi melalui pemanfaatan agens hayati berbasis mikroba unggulan.

Pertumbuhan tanaman padi di Kelurahan Minggir selama beberapa musim terakhir dinilai kurang optimal dan diduga dipengaruhi oleh gangguan penyakit virus serta keberadaan serangga vektor. Menanggapi kondisi tersebut, tim dosen Faperta UGM menerapkan isolat Bacillus velezensis koleksi Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) sebagai Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk meningkatkan ketahanan tanaman sekaligus mendukung pertumbuhan padi secara lebih sehat.

Program ini melibatkan para dosen lintas disiplin ilmu, yaitu Dr. Adyatma Irawan Santosa, S.P., M.Sc., Prof. Dr. Ir. Triwidodo Arwiyanto, M.Sc., Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., Dr. Ir. Sedyo Hartono, M.P., Prof. Tri Joko, S.P., M.Sc., Ph.D., Muhammad Iqbal Maulana, S.Hut., M.Sc., Ph.D., Dr. Prayogo Probo Asmoro, S.P., M.Si., Dr. Ady Bayu Prakoso, S.P. (Dosen Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan), Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. (Dosen Departemen Sosial Ekonomi Pertanian), serta Susanti Mugi Lestari, S.P., M.Si., Ph.D (Dosen Departemen Mikrobiologi). Kegiatan turut melibatkan mahasiswa S1, S2, dan S3 dari Prodi Proteksi Tanaman, Fitopatologi, dan Ilmu Pertanian.

Pendampingan dilakukan melalui dua metode utama. Pertama, Perendaman benih padi menggunakan isolat B. velezensis untuk meningkatkan vigor awal tanaman. Kedua, penyemprotan tanaman pada fase pertumbuhan tertentu untuk memperkuat ketahanan terhadap penyakit virus dan serangga vektor. Lahan perlakuan dan kontrol masing‑masing seluas ±400 m² digunakan untuk membandingkan efektivitas aplikasi mikroba.

Pada akhir pengamatan, gejala penyakit virus pada tanaman perlakuan tidak menunjukkan perbedaan keparahan yang signifikan dibandingkan dengan lahan kontrol. Hasil panen juga relatif serupa, yaitu berat basah panen perlakuan (210 kg) dan berat basah panen kontrol (204 kg). Hasil yang tidak berbeda nyata ini diduga dipengaruhi oleh kondisi lapangan pada musim tanam tersebut, di mana serangan hama dan penyakit secara umum rendah. Hal ini merupakan dampak positif dari program pengelolaan intensif yang dilakukan petugas setempat, seperti kegiatan gropyokan tikus, penyediaan pupuk organik gratis, serta pengawasan rutin terhadap organisme pengganggu tanaman.

Meskipun hasil panen tidak menunjukkan perbedaan signifikan, program ini memberikan manfaat penting bagi petani mitra, terutama dalam memahami penggunaan agens hayati sebagai alternatif ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada pupuk dan pestisida kimia, meningkatkan kemampuan deteksi dini penyakit virus dan serangga vektor, serta memperkuat praktik budidaya padi berkelanjutan.

Program ini sejalan dengan SDG 2 (Tanpa Kelaparan) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penerapan teknologi ramah lingkungan dan peningkatan kapasitas petani dalam pengelolaan kesehatan tanaman.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Desi Utami

 

Program BISA Faperta UGM Perkuat Kapasitas Petani dan Percepat Adopsi Teknologi Pertanian Modern

berita Monday, 29 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Bincang Desa (BISA), sebuah inisiatif penyuluhan interaktif yang dilaksanakan sepanjang Mei hingga Desember 2025 di berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Program ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka antara petani dan narasumber ahli, dengan dukungan lembaga penyuluhan setempat untuk memastikan materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan lapangan.

Pelaksanaan Program BISA melibatkan kolaborasi dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian UGM, yaitu Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D. (Dosen Departemen Sosial Ekonomi Pertanian), Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D. (Dosen Departemen Mikrobiologi Pertanian) serta didukung oleh sejumlah mahasiswa Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian.

Bincang Desa hadir sebagai platform pembelajaran kolektif yang memungkinkan petani berdiskusi langsung dengan narasumber kompeten. Materi penyuluhan diperbarui secara berkala agar sesuai dengan dinamika pertanian terkini, mulai dari teknologi budidaya, pengelolaan lahan, hingga inovasi mekanisasi.

Kolaborasi dengan lembaga penyuluhan di DIY dan Jawa Tengah menjadi elemen penting dalam pelaksanaan program ini. Sinergi tersebut memastikan bahwa penyuluhan tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat petani di wilayah sasaran.

Pada November hingga Desember 2025, program BISA menyelenggarakan dua seri utama. Pertama, Seri 53 (1 November 2025) yang diikuti oleh 188 peserta. Seri ini mengangkat tema optimalisasi lahan pekarangan dengan agronomi cerdas. Narasumber Andrianto Ansari dan YOSO Farm memaparkan strategi pemanfaatan pekarangan untuk produksi pangan rumah tangga berbasis teknologi sederhana dan ramah lingkungan.

Kedua, Seri 54 (6 Desember 2025) yang mengusung tema smart eco bio-production dan mekanisasi pertanian Yanmar, sesi ini menghadirkan Dr.Eng. Ansita Gupitakingking Pradipta serta CV Sentral Yanmar Prambanan. Peserta diperkenalkan pada teknologi mekanisasi modern yang mendukung efisiensi kerja dan keberlanjutan produksi. Kedua seri dilaksanakan dengan metode diskusi interaktif, memungkinkan peserta bertanya langsung dan berbagi pengalaman. Peserta aktif juga memperoleh sertifikat digital sebagai bentuk apresiasi.

Hasil pelaksanaan BISA menunjukkan peningkatan kapasitas petani dalam memahami teknologi pertanian ramah lingkungan, memperluas jaringan sosial, serta mengadopsi inovasi yang relevan dengan kondisi lokal. Pembelajaran kolektif yang tercipta mendorong terbentuknya ekosistem pertanian yang lebih inklusif dan adaptif.

Melalui Bincang Desa, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan perdesaan yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga ruang partisipatif yang mendorong petani untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan pengambilan keputusan.

Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Tim Faperta UGM Berdayakan Petani Desa Binangun untuk Optimalkan Potensi Pertanian Lokal

berita Monday, 29 December 2025

Fakultas Pertanian UGM melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Petani dan Optimalisasi Potensi Pertanian di Desa Binangun, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo” pada Agustus hingga Oktober 2025. Kegiatan ini melibatkan 30 petani setempat dan berfokus pada peningkatan kapasitas budidaya cabai serta pemanfaatan potensi pertanian lokal melalui pendekatan pemberdayaan dan transfer pengetahuan.

Program ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa yang terdiri atas Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D. dan Agung Dian Kharisma, Ph.D. dari Departemen Mikrobiologi Pertanian, serta beberapa mahasiswa dari Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian.

Kegiatan utama program ini mencakup penyuluhan teknis budidaya cabai, mulai dari pengelolaan lahan, pemilihan varietas unggul, pengendalian hama dan penyakit, hingga praktik pemeliharaan tanaman yang berkelanjutan. Materi disusun berdasarkan kebutuhan petani di Desa Binangun yang memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas hortikultura, khususnya cabai.

Selain penyuluhan teknis, tim pengabdian memberikan pelatihan pembuatan pupuk hayati berbasis Bacillus spp.. Pelatihan ini bertujuan menyediakan alternatif input pertanian yang ramah lingkungan, berbiaya rendah, dan dapat diproduksi secara mandiri oleh petani. Inisiatif ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia sekaligus meningkatkan kesehatan tanah dalam jangka panjang.

Pendampingan dilakukan secara intensif pada dua aspek, yaitu On Farm (manajemen nutrisi, identifikasi dan penanganan masalah budidaya) dan Off Farm (penanganan pascapanen, identifikasi peluang pemasaran, penguatan jejaring usaha tani). Pendekatan ini memastikan bahwa petani tidak hanya memahami teknik budidaya, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan teknis budidaya cabai, keterampilan petani dalam mengelola lahan secara berkelanjutan, serta munculnya inisiatif kolektif untuk menerapkan pupuk hayati dalam praktik pertanian sehari-hari. Program ini turut memperkuat kapasitas lokal dan mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Desa Binangun secara berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas,  SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Penelitian Faperta UGM Ungkap Potensi Strategi Baru Pengendalian Penyakit Jeruk Berbasis Endosimbion

berita Monday, 29 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), melakukan terobosan penting dalam upaya pengendalian penyakit jeruk melalui penelitian berjudul “Pengaruh Antibiotik Doxycycline terhadap Titer Bakteri Endosimbion Wolbachia pada Diaphorina citri”. Penelitian ini dipimpin oleh Alan Soffan, S.P., M.Sc., Ph.D., dengan melibatkan tiga mahasiswa program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2), serta berlangsung selama sepuluh bulan sejak 28 Februari hingga 10 Desember 2025.

Penelitian ini berfokus pada Diaphorina citri, serangga kecil yang berperan besar sebagai vektor utama penyebaran Candidatus Liberibacter asiaticus (CLas), penyebab penyakit Huanglongbing (HLB) yang hingga kini menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan produksi jeruk nasional. Seluruh rangkaian penelitian dilaksanakan di berbagai laboratorium unggulan Faperta UGM, mulai dari Laboratorium Avertebrata Hama, Entomologi Molekuler, hingga Klinik Tumbuhan.

Salah satu capaian penting dari penelitian ini adalah pendekatan inovatif dalam pengendalian vektor penyakit, yakni dengan memanfaatkan peran endosimbion Wolbachia yang hidup di dalam tubuh D. citri. Endosimbion ini diketahui berpengaruh terhadap kemampuan serangga dalam membawa dan menularkan patogen. Melalui pemberian antibiotik doxycycline dengan tiga konsentrasi berbeda (2,5 mg/ml; 5 mg/ml; dan 10 mg/ml), tim peneliti berhasil mengkaji perubahan titer Wolbachia serta dampaknya terhadap keberadaan CLas secara molekuler.

Metode penelitian dilakukan secara ketat dan terukur. Antibiotik diberikan langsung pada nimfa D. citri instar 4–5, kemudian dianalisis setelah berkembang menjadi imago. Proses analisis menggunakan teknologi quantitative Polymerase Chain Reaction (qPCR) dengan primer spesifik, sehingga menghasilkan data yang presisi dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Analisis statistik lanjutan juga diterapkan untuk memastikan validitas hasil penelitian.

Melalui pendekatan ini, penelitian Faperta UGM tidak hanya menghasilkan pemahaman baru terkait interaksi kompleks antara endosimbion, patogen, dan vektor, tetapi juga membuka peluang pengembangan strategi pengendalian penyakit jeruk yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, tanpa ketergantungan penuh pada insektisida konvensional. Pendekatan berbasis manipulasi endosimbion ini dinilai memiliki potensi besar sebagai solusi inovatif dalam sistem perlindungan tanaman modern.

Penelitian ini menjadi salah satu wujud kontribusi nyata Faperta UGM dalam menjawab tantangan pertanian nasional, sekaligus memperkuat peran riset akademik dalam mendukung ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 15: Ekosistem Daratan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

 

1234…100

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Guru Besar Baru dalam Bidang Mikrobiologi Terapan
    13/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dua Guru Besar Baru dalam Bidang Virologi Tumbuhan dan Biologi Perikanan
    12/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dosen Baru: Semangat Baru Perkuat Pendidikan, Riset, dan Keberlanjutan
    12/01/2026
  • Lowongan – PT Gunung Madu Plantation
    08/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Serah Terima Jabatan, Perkuat Tata Kelola Akademik
    07/01/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju