• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • berita
Arsip:

berita

Asesmen Lapangan Magister Ilmu Tanah Faperta UGM Perkuat Mutu Akademik

berita Friday, 26 June 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Asesmen Lapangan Program Studi Magister Ilmu Tanah yang berlangsung di Ruang Venture, Gedung AGLC Fakultas Pertanian UGM pada Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memastikan mutu akademik dan reputasi program studi, sekaligus memperkuat komitmen fakultas terhadap standar akreditasi nasional.

Asesmen lapangan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, antara lain Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, M.B.A. selaku Kepala Unit Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas (SPMRU), Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, serta Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P. sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia. Hadir pula Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P. selaku Ketua Unit Jaminan Mutu, Agus Sudarwinto, S.E., M.M. selaku Kepala Kantor Administrasi, Dr.Agr. Makruf Nurudin, S.P., M.P. selaku Ketua Departemen Tanah, Prof. Benito Heru Purwanto selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Tanah, serta Dr. Agr. Cahyo Wulandari, S.P., M.P. selaku Sekretaris Departemen.

Kegiatan ini juga melibatkan Tim Task Force Akreditasi, yang terdiri dari Dr. Ir. Eko Hanudin, M.P., IPU., ASEAN Eng., Nur Ainun H.J. Pulungan, S.Si., M.Sc., Ph.D., Imas Masithoh Devangsari, S.P., M.Sc., Ph.D., Margi Asih Maimunah, S.P., M.Sc., Ph.D., Tantriani, S.P., M.Agr., Ph.D., Andi Syahid Muttaqin, S.Si., M.Si., Ph.D., Riska Ayu Purnamasari, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan perwakilan mahasiswa.

Asesmen lapangan ini dipimpin oleh dua asesor, yakni Prof. Dr. Ir. Dedik Budiyanta, MS dari Universitas Sriwijaya (UNSRI) dan Prof. Dr. Dewi Sukma, S.P., M.Si. dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Kedua asesor memberikan arahan, masukan, serta evaluasi yang konstruktif untuk mendukung peningkatan kualitas program studi.

Rangkaian kegiatan asesmen mencakup berbagai sesi paralel yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Dimulai dengan sesi bersama pimpinan unit pengelola program studi, dilanjutkan dengan diskusi tim task force akreditasi, penjaminan mutu internal, serta middle management di UPPS. Sesi lain juga menghadirkan alumni dan pengguna eksternal, dosen dan tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Asesmen turut mencakup kunjungan laboratorium dan sarana pembelajaran, kerja mandiri tim asesor, hingga penyampaian dan penandatanganan berita acara asesmen lapangan.

Melalui asesmen ini, Program Studi Magister Ilmu Tanah menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu akademik, memperkuat reputasi internasional, dan memastikan keberlanjutan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan sistem penjaminan mutu dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan tata kelola akademik yang inovatif, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penerapan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, asesor eksternal, alumni, pengguna lulusan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Komitmen Dukung Pendidikan, CV Karya Rasa Indonesia Salurkan Beasiswa Melalui Fakultas Pertanian UGM

berita Friday, 26 June 2026

Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dan CV Karya Rasa Indonesia (Bakpia Kukus Tugu Jogja) resmi menandatangani dokumen kerja sama pemberian beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Fakultas Pertanian pada Kamis, 25 Juni 2026. Agenda ini bertujuan untuk memberikan bantuan keringanan UKT bagi mahasiswa dari golongan kurang mampu, khususnya mereka yang akan menjadi sarjana pertama di keluarganya sehingga diharapkan dapat mengurangi keresahan biaya pendidikan sekaligus melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi di industri pangan nasional.

Prosesi penandatanganan kerja sama di Ruang Dekanat Fakultas Pertanian ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Dekan Fakultas Pertanian UGM Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., serta Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. sebagai ketua Departemen Perikanan. Sementara dari pihak mitra, dokumen ditandatangani oleh perwakilan manajemen CV Karya Rasa Indonesia.

CV Karya Rasa Indonesia mengungkapkan bahwa pandangan Fakultas Pertanian UGM sebagai mitra strategis menjadi bentuk langkah nyata industri untuk melanjutkan kontribusi di sektor pendidikan. Selain itu, Fakultas Pertanian UGM dinilai memiliki potensi besar dalam memajukan usaha olahan pertanian dan perikanan lokal guna melestarikan kuliner tradisional sekaligus menjamin pemenuhan pangan anak bangsa yang berkualitas. Melalui kolaborasi ini, kelompok mahasiswa rentan diharapkan dapat memperoleh akses pendidikan yang lebih inklusif dan merata sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan taraf hidup mereka di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Pertanian UGM menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh pihak industri terhadap dunia pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada CV Karya Rasa Indonesia (Bakpia Kukus Tugu Jogja) yang telah berkomitmen membantu penyaluran bantuan finansial bagi mahasiswa kami. Dukungan ini akan sangat membantu dalam meringankan beban ekonomi mahasiswa bagi yang membutuhkan, sehingga mereka dapat lebih fokus menyelesaikan studi tanpa terhambat kendala biaya,” ujar Jaka

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui pemberian dukungan finansial bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu; SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan memperluas akses terhadap pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan meningkatkan kesempatan pendidikan bagi kelompok yang kurang beruntung; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor industri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.

 

Penulis: Salsabil Karima Swasono

Editor: Tantriani

Foto: Unit Media Faperta UGM

 

Fakultas Pertanian UGM Terima Kunjungan Gyeongsang National University Korea Selatan Guna Akselerasi Kerja Sama Akademik Global

berita Friday, 26 June 2026

Fakultas Pertanian UGM menerima kunjungan delegasi dari Gyeongsang National University (GNU) Korea Selatan dalam agenda tinjauan kemitraan “AIMS Partnership Review: Building Bridges for the Future” pada Kamis, 25 Juni 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi, memperkuat komitmen, dan memperluas kolaborasi riset pertanian antara kedua institusi dalam keberlanjutan program pertukaran mahasiswa internasional di bawah skema AIMS (Asian International Mobility for Students).

Pertemuan evaluasi kerja sama tersebut dihadiri oleh jajaran dekanat Fakultas Pertanian UGM, meliputi Dekan Fakultas Pertanian Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., dan Ketua Departemen Perikanan Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. Turut hadir dalam forum tersebut adalah tim AIMS UGM sebanyak 5 orang termasuk koordinator program AIMS yakni Agung Dian Kharisma, S.Pd.Si., M. Biotech., Ph.D, serta jajaran delegasi GNU Korea Selatan yang berjumlah 6 orang.

Hubungan kerja sama riset antara UGM dan GNU telah dirintis sejak fase awal tahun 2015–2018. Implementasi program AIMS secara resmi dimulai pada September 2019 melalui penandatanganan Letter of Intent for Cooperation oleh Dr. Jamhari, S.P., M.P. (Dekan Fakultas Pertanian UGM kala itu) bersama Prof. Shim Sang-In sebagai pihak Gyeongsang National University. Hingga saat ini, kemitraan AIMS tetap berjalan aktif dengan kuota nominasi mencapai 4 mahasiswa dalam pertukaran satu semester.

Pada kesempatan ini, Dekan Fakultas Pertanian memaparkan profil fakultas, keunggulan departemen, fasilitas, hingga berbagai riset pertanian tropis yang sedang dikembangkan. Beberapa riset yang dipresentasikan meliputi pengembangan benih tangguh iklim, teknologi sensor hama cerdas (iTrap), aplikasi digital Desa Apps, hingga Greenhouse terintegrasi mikroorganisme jamur untuk sirkulasi nitrogen alami. Dipaparkan pula mengenai integrasi Departemen Perikanan di bawah rumpun Fakultas Pertanian karena melimpahnya potensi hayati maritim tropis di Indonesia. Delegasi Korea menyatakan ketertarikannya terhadap fokus studi pertanian tropis dan ekosistem akademik di Fakultas Pertanian. Mahasiswa AIMS dari Korea, Ranhee Kim, menuturkan pengalaman berkesan saat mengikuti studi lapangan ke PT Pagilaran untuk mempelajari budidaya teh hitam.

Dalam sesi diskusi, Penanggung Jawab AIMS GNU menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Fakultas Pertanian UGM dalam mengawal program ini.

“Kami sangat berterima kasih karena mendapat kesempatan membawa teman-teman mahasiswa UGM yang luar biasa dalam menjalankan aktivitas akademik di GNU dan juga bagi mahasiswa GNU kami diberikan dukungan berupa penyediaan beasiswa serta bantuan proses adaptasi yang menopang kenyamanan studi kami di Yogyakarta” ungkap Chae-In Na.

Di sisi lain, Koordinator Program AIMS Fakultas Pertanian UGM menyampaikan apresiasi mendalam atas seluruh komitmen yang telah berjalan, termasuk penyediaan skema beasiswa yang membantu kelancaran studi mahasiswa pertukaran selama ini. Berdasarkan hasil evaluasi berkala, kedua institusi melihat adanya peluang untuk melakukan peningkatan mutu program agar menjadi lebih baik di masa depan. Langkah konkret pengembangan kolaborasi yang direncanakan ke depan meliputi peningkatan kuota jumlah pertukaran mahasiswa, rencana implementasi fokus riset Smart Ecobio Production, serta pembukaan jalur bagi mahasiswa UGM untuk melanjutkan studi S2 maupun S3 di Gyeongsang National University, Korea Selatan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan program mobilitas internasional dan peningkatan kualitas pembelajaran; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan kompetensi lulusan yang siap bersaing di tingkat global; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui kolaborasi riset di bidang pertanian cerdas, teknologi digital, dan inovasi berkelanjutan; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan tata kelola dan kerja sama antarperguruan tinggi; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kemitraan internasional antara Universitas Gadjah Mada dan Gyeongsang National University.

 

Penulis: Salsabil Karima Swasono

Editor: Tantriani

Foto: Unit Media Faperta UGM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tim Humas dan Media Fakultas Pertanian Hadiri Workshop Inklusivitas dan Aksesibilitas

berita Friday, 26 June 2026

Tim Humas dan Media Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menghadiri Workshop Inklusivitas dan Aksesibilitas dalam Layanan Informasi Publik yang berlangsung di Ruang Multimedia 1, Gedung Pusat UGM pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Wuri Handayani, S.E., Ak., M.Si., M.A., Ph.D. selaku Ketua Unit Layanan Disabilitas (ULD) UGM, yang menekankan pentingnya komunikasi inklusif sebagai bagian dari implementasi kebijakan UGM berdasarkan Peraturan Rektor No. 19/2024 tentang Unit Layanan Disabilitas.

Dalam pemaparannya, Dr. Wuri menjelaskan bahwa inklusivitas tidak dapat dipisahkan dari aksesibilitas. Inklusivitas berarti memberikan kesempatan yang setara bagi semua orang, termasuk penyandang disabilitas, sementara aksesibilitas adalah langkah nyata untuk mewujudkannya. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penggunaan bahasa sederhana, penyediaan versi audio, penambahan subtitle, serta pengembangan website dengan screen reader.

Lebih lanjut, komunikasi inklusif juga menuntut pemilihan diksi yang tepat dan cara penyampaian yang tidak membebani audiens dengan jargon teknis. Menurut Dr. Wuri, penggunaan bahasa yang terlalu kompleks justru memperbesar hambatan bagi kelompok disabilitas. Ia juga menekankan pentingnya memahami terminologi EDI (Equality, Diversity, Inclusion) serta kesadaran terhadap disability dan neurodiversity. Kata-kata yang merendahkan atau menimbulkan rasa kasihan, seperti “dia menderita disabilitas,” sebaiknya diganti dengan ungkapan yang lebih setara, misalnya “dia seorang disabilitas.”

Workshop ini turut menyoroti perkembangan istilah yang digunakan dalam komunikasi publik. Dari istilah lama seperti penyandang cacat hingga berkebutuhan khusus, kini istilah yang lebih tepat dan inklusif adalah disabilitas, yang juga digunakan dalam dokumen formal.

Melalui kegiatan ini, Tim Humas dan Media Fakultas Pertanian UGM semakin memperkuat kapasitasnya dalam menyajikan layanan informasi publik yang inklusif, mudah diakses, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan informasi yang inklusif dan mudah diakses, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan mendorong kesetaraan akses bagi penyandang disabilitas, serta SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan layanan informasi publik yang transparan, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan bagi seluruh masyarakat.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Revisi UU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Soroti Jaminan Sosial hingga Regenerasi Petani

berita Friday, 26 June 2026

Substansi perubahan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani menjadi fokus pembahasan dalam Seminar Uji Sahih yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) pada Selasa (23/6) di Ruang Seminar Gedung A1 Lantai 3 Fakultas Pertanian UGM. Seminar ini menjadi forum strategis untuk menghimpun masukan dari akademisi, praktisi, petani, dan mahasiswa dalam rangka menyempurnakan regulasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan petani Indonesia.

Paparan mengenai substansi perubahan RUU disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Subejo, S.P., M.Sc., dosen Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan (PKP) Fakultas Pertanian UGM. Dalam pemaparannya, Prof. Subejo menjelaskan bahwa revisi undang-undang diarahkan untuk memperkuat perlindungan dan pemberdayaan petani melalui berbagai aspek, mulai dari jaminan sosial, perlindungan harga hasil pertanian, akses terhadap pembiayaan, penguatan kelembagaan petani, digitalisasi sektor pertanian, hingga regenerasi petani muda. Selain itu, penguatan kelompok tani, kelompok wanita tani, serta perlindungan lahan pertanian berkelanjutan juga menjadi bagian penting dalam substansi perubahan tersebut.

“Perubahan undang-undang ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapi petani serta memperkuat posisi petani dalam sistem pembangunan pertanian nasional,” jelas Prof. Subejo.

Pada sesi pembahasan, Prof. Dr. Jamhari, S.P., M.P. selaku dosen Departemen Sosial dan Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menekankan bahwa pembangunan pertanian harus bertumpu pada peningkatan produksi, kesejahteraan petani, dan keberlanjutan sektor pertanian. Menurutnya, perlindungan terhadap petani tidak hanya berfokus pada aspek produksi, tetapi juga harus mampu menjamin kesejahteraan dan keberlangsungan usaha tani.

Dr. Ir. Budi Widayanto dari Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan petani, peningkatan akses terhadap sumber daya pertanian, serta pemanfaatan teknologi dan digitalisasi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian. Sementara itu, Prof. Dr. Jangkung Handoyo Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada sekaligus Ketua Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM, memberikan masukan terkait perlunya peninjauan kembali kriteria petani penerima perlindungan serta pentingnya subsidi premi asuransi pertanian.

Masukan lainnya disampaikan oleh Prof. Dr. Erizal, M,Si  peneliti dari Pusat Riset Koperasi, Korporasi, dan Ekonomi Kerakyatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menekankan pentingnya penguatan organisasi petani, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian, serta desentralisasi pembangunan pertanian agar kebijakan yang dihasilkan lebih sesuai dengan kebutuhan daerah. Pada sesi tanggapan, Prof. Dr. Ir. Masyhuri selaku Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, turut menyoroti tantangan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global serta pentingnya memperhatikan aspek keberlanjutan dalam perdagangan internasional.

Selain itu, perwakilan petani milenial menyampaikan perlunya menciptakan ekosistem pertanian yang mampu menarik minat generasi muda melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi. Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM juga menyampaikan aspirasi terkait jaminan harga komoditas, pemerataan akses air, serta pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya lahan pertanian. Berbagai masukan yang disampaikan dalam seminar uji sahih ini diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan RUU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani sehingga mampu memberikan perlindungan yang lebih komprehensif dan meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.

Seminar ini turut berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui penguatan perlindungan sosial, akses pembiayaan, dan peningkatan kesejahteraan petani; SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan perlindungan dan pemberdayaan petani guna mendukung ketahanan pangan nasional; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses petani terhadap sumber daya, teknologi, pembiayaan, dan perlindungan; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penguatan sistem pertanian yang berkelanjutan dan pemanfaatan inovasi pertanian; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengembangan kebijakan pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim; SDG 15: Ekosistem Daratan melalui upaya menjaga keberlanjutan sumber daya lahan dan ekosistem pertanian; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, praktisi, petani, dan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan regulasi yang berpihak kepada petani.

 

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

Fakultas Pertanian UGM dan DPD RI Gelar Seminar Uji Sahih RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

berita Friday, 26 June 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyelenggarakan Seminar dalam rangka Uji Sahih RUU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani pada Selasa 23 Juni 2026 di Ruang Seminar Gedung A1 Lantai 3 Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, praktisi, mahasiswa, dan pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menghimpun masukan dalam penyempurnaan regulasi yang bertujuan meningkatkan perlindungan dan pemberdayaan petani Indonesia.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang diinisiasi oleh DPD RI tersebut. Menurutnya, revisi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 menjadi penting untuk menjawab berbagai tantangan sektor pertanian yang terus berkembang, mulai dari perubahan iklim, perkembangan teknologi, hingga regenerasi petani.

“Fakultas Pertanian UGM siap memberikan kontribusi akademik dan masukan konstruktif dalam penyempurnaan regulasi yang berpihak kepada petani dan mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan,” ujar Jaka Widada.

Anggota Komite II DPD RI Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. Hilmy Muhammad, M.A., dalam sambutannya menyoroti besarnya potensi pertanian Indonesia sekaligus berbagai tantangan yang dihadapi petani, seperti alih fungsi lahan, kesejahteraan petani, serta pentingnya regenerasi petani muda. Ia menegaskan bahwa perlindungan dan pemberdayaan petani perlu diperkuat agar sektor pertanian mampu menjadi penopang ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita Br. Sitepu, S.E., S.H., M.Si., menjelaskan bahwa seminar uji sahih ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi legislasi DPD RI melalui penyerapan aspirasi dari berbagai pihak. Menurutnya, masukan dari kalangan akademisi, praktisi, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menghasilkan regulasi yang adaptif terhadap dinamika sektor pertanian.

“Kami berharap forum ini dapat menghasilkan masukan yang komprehensif sehingga RUU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani Indonesia,” ungkap Badikenita.

Seminar ini turut berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui upaya penguatan perlindungan dan pemberdayaan petani guna mendukung ketahanan pangan nasional; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan mendorong peningkatan kesejahteraan dan produktivitas petani; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui penguatan sistem pertanian yang berkelanjutan; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dengan mendorong kebijakan pertanian yang adaptif terhadap tantangan perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara DPD RI, Fakultas Pertanian UGM, akademisi, praktisi, mahasiswa, dan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan regulasi yang berpihak kepada petani.

 

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Komite II DPD RI Gelar Uji Sahih RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani di Faperta UGM

berita Friday, 26 June 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjadi tuan rumah Seminar Uji Sahih Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, yang diselenggarakan oleh Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) pada Selasa, 23 Juni 2026 di Ruang Seminar Gedung A1 Lantai 3. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komite II DPD RI A. Abd. Waris Halid, S.S., M.M., anggota Komite II, akademisi, praktisi, mahasiswa, serta perwakilan petani.

Kegiatan dibuka oleh Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Dekan Fakultas Pertanian UGM. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya proses uji sahih sebagai wujud komitmen DPD RI dalam menyusun rancangan undang-undang yang responsif terhadap tantangan sektor pertanian nasional. Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita BR Sitepu, S.E., S.H., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi legislasi DPD RI sekaligus upaya memastikan rancangan undang-undang disusun berdasarkan data empiris, kajian akademik, dan kebutuhan nyata petani di daerah.

Tim ahli penyusun RUU, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. dan Prof. Dr. Tavi Supriana, M.Si., memaparkan pokok-pokok naskah akademik yang diarahkan untuk memperkuat keseimbangan antara jaminan lahan pertanian dan kesejahteraan petani. Urgensi perubahan mencakup isu regenerasi dan kualitas sumber daya manusia, ketimpangan penguasaan serta alih fungsi lahan, serta keterbatasan akses petani terhadap sarana produksi dan pembiayaan. RUU juga menekankan perlunya jaminan sosial, harga dasar minimum, penyuluhan, digitalisasi pertanian, akses pasar, kelembagaan petani, serta dukungan bagi petani muda.

Dalam sesi seminar, sejumlah akademisi menyampaikan pandangan kritis. Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. menekankan perlunya perlindungan yang berfokus pada akses lahan, harga, modal, sarana produksi, asuransi, serta keberpihakan kepada petani kecil. Prof. Dr. Erizal Jamal, M.Si. menyoroti kesenjangan implementasi undang-undang dan pentingnya menempatkan petani sebagai subjek pembangunan melalui penguatan organisasi ekonomi. Sementara itu, Dr. Ir. Budi Widayanto, M.Si. menekankan perlindungan hak, penguatan kelembagaan, serta pemberdayaan yang memperhatikan kerentanan ekonomi, sosial, politik, dan kearifan lokal.

Pandangan lain disampaikan oleh Prof. Dr. Jamhari, S.P., M.P., yang mendorong perubahan paradigma dari kebijakan berbasis bantuan menuju kebijakan berbasis insentif. Menurutnya, petani harus dipandang sebagai penyedia pangan sekaligus penjaga keberlanjutan lingkungan perdesaan. Perwakilan petani millennial, Patrik, turut mengusulkan penguatan hak atas air dan lahan subur, perluasan asuransi, kepastian harga pascapanen, pengendalian impor, serta perlindungan kualitas tanah.

Pada sesi penutup, Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita BR Sitepu, menegaskan bahwa masukan dari akademisi, praktisi, mahasiswa, dan petani akan menjadi bahan penyempurnaan RUU agar lebih implementatif, berkeadilan, dan responsif terhadap kebutuhan daerah.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui upaya peningkatan kesejahteraan petani; SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sistem pertanian dan ketahanan pangan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui perlindungan terhadap mata pencaharian petani; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui peningkatan akses petani terhadap lahan, pembiayaan, dan perlindungan sosial; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penguatan praktik pertanian yang berkelanjutan; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penyusunan regulasi yang partisipatif, berbasis bukti, dan berkeadilan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, praktisi, dan petani dalam penyusunan kebijakan publik.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

Mahasiswa Doktor Ilmu Pertanian UGM Raih Dua Penghargaan Internasional di ICEAE 2026

berita Tuesday, 23 June 2026

Mukhlis Ibrahim, mahasiswa Program Doktor Ilmu Pertanian Universitas Gadjah Mada sekaligus awardee LPDP angkatan PK-225 tahun 2024, berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang internasional bergengsi The 16th International Conference on Environmental and Agricultural Engineering (ICEAE 2026) yang diselenggarakan pada 5–6 Juni 2026 di Bangkok, Thailand, bekerja sama dengan Chulalongkorn University.

Dalam forum ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan profesional dari 13 negara tersebut, Mukhlis meraih dua penghargaan sekaligus: Best Presentation Award dan Environmental Impact Paper Award. Capaian ini menjadi bukti nyata dedikasi, kerja keras, serta integritas akademik yang dimiliki mahasiswa UGM dalam menghasilkan riset berkualitas dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Prestasi internasional ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Universitas Gadjah Mada dan dunia akademik Indonesia. Lebih dari itu, penghargaan yang diraih menunjukkan bahwa penelitian yang berfokus pada solusi lingkungan memiliki peran penting dalam menjawab tantangan global masa depan.

“Prestasi bukanlah tentang menjadi yang terbaik di antara banyak orang, melainkan tentang keberanian untuk terus berkembang, melampaui batas diri, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama,” ungkap Mukhlis dalam refleksinya.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus bermimpi besar, bekerja keras, meneliti dengan penuh dedikasi, serta berani membawa gagasan dan inovasi ke panggung internasional. Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya untuk terus mendukung mahasiswa dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Prestasi Mukhlis Ibrahim memiliki keterkaitan erat dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui penelitian yang berfokus pada isu lingkungan dan pembangunan pertanian berkelanjutan, capaian ini mencerminkan kontribusi pendidikan tinggi dalam menghasilkan inovasi, memperkuat kolaborasi internasional, serta mendukung solusi berbasis sains untuk menjawab berbagai tantangan lingkungan global.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Faperta Gelar Workshop Penyusunan Draf SAR Reakreditasi ASIIN Batch 1

berita Thursday, 18 June 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu akademik dan reputasi internasional melalui kegiatan Workshop Penyusunan Draft Joint Self-Assessment Report (SAR) Reakreditasi ASIIN Batch 1. Acara ini berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026, pukul 09.00–16.00 WIB, bertempat di Pandawa 1, Lt. 1, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Jl. Jend. Sudirman No. 69, Terban, Gondokusuman, Yogyakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Reakreditasi ASIIN dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Kehutanan, serta melibatkan review internal bersama Muhlisin, S.Pt., M.Agri., Ph.D., IPP dari Fakultas Peternakan. Kehadiran lintas fakultas ini mencerminkan semangat kolaborasi dan sinergi dalam mendukung proses reakreditasi internasional.

Sesi utama dimulai dengan review borang reakreditasi ASIIN yang terbagi dalam dua bagian, pagi dan siang, dipandu oleh Muhlisin, S.Pt., M.Agri., Ph.D., IPP dari Fakultas Peternakan. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab turut memperkaya proses evaluasi, memberikan ruang bagi peserta untuk mengklarifikasi dan memperdalam pemahaman terhadap dokumen reakreditasi.

Di penghujung acara, dilakukan evaluasi progress dan tindak lanjut sebagai langkah strategis untuk memastikan kualitas penyusunan dokumen sesuai standar internasional. Penutupan menandai komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam menjaga mutu akademik dan memperkuat reputasi global melalui proses reakreditasi yang berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui penguatan sistem penjaminan mutu, evaluasi berkelanjutan, dan kolaborasi lintas fakultas, Fakultas Pertanian UGM menunjukkan komitmennya dalam memenuhi standar akreditasi internasional dan meningkatkan daya saing institusi di tingkat global.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Faperta UGM Gelar Asesmen Lapangan LAM PTIP untuk Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian

berita Thursday, 18 June 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan rangkaian Asesmen Lapangan untuk Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian pada Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Pertanian UGM mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, dengan agenda pembukaan asesmen, sesi bersama pimpinan unit pengelola program studi, konfirmasi data LKPS dan LED, diskusi dengan pelaksana penjaminan mutu internal, manajemen UPPS, alumni, pengguna eksternal, serta mahasiswa. Selain itu, asesmen juga mencakup kunjungan laboratorium dan sarana pembelajaran, kerja mandiri tim asesor, serta penyampaian feedback dan penandatanganan berita acara oleh tim asesor lapangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Siti Herlinda, M.Si. dan Prof. Dr. Ir. Soetriono, M.P. selaku asesor LAM PTIP, bersama jajaran pimpinan Fakultas Pertanian UGM, antara lain Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama, serta Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan SDM.

Turut hadir pula Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P. selaku Ketua Unit Jaminan Mutu Fakultas Pertanian, Agus Sudarwinto, S.E., M.M. selaku Kepala Kantor Administrasi Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc. selaku Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P. selaku Sekretaris Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Sugiyarto, S.P., M.Sc. selaku Ketua Jaminan Mutu Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D. selaku Ketua Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, serta Dr.agr. Sri Peni Wastutiningsih selaku Ketua Laboratorium Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian.

Pelaksanaan asesmen ini tidak hanya menjadi bagian penting dalam proses akreditasi, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan mutu pendidikan tinggi, pengembangan sumber daya manusia pertanian, tata kelola institusi yang baik, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Penulis : Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

123…117

BERITA FAKULTAS

  • Asesmen Lapangan Magister Ilmu Tanah Faperta UGM Perkuat Mutu Akademik
    26/06/2026
  • Komitmen Dukung Pendidikan, CV Karya Rasa Indonesia Salurkan Beasiswa Melalui Fakultas Pertanian UGM
    26/06/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Terima Kunjungan Gyeongsang National University Korea Selatan Guna Akselerasi Kerja Sama Akademik Global
    26/06/2026
  • Tim Humas dan Media Fakultas Pertanian Hadiri Workshop Inklusivitas dan Aksesibilitas
    26/06/2026
  • Revisi UU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Soroti Jaminan Sosial hingga Regenerasi Petani
    26/06/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju