
Memasuki hari kedua rangkaian Penentuan Bakal Calon Dekan Fakultas Pertanian UGM 2026 pada Kamis, 30 Juli 2026, agenda difokuskan pada tahap penilaian dan penetapan bakal calon dekan. Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro dan Zoom Meeting ini diikuti oleh seluruh dosen aktif Fakultas Pertanian UGM dengan penuh antusiasme dan integritas tinggi.

Proses penilaian terhadap para bakal calon dekan dilakukan secara cermat dan objektif merujuk pada ketentuan Pasal 16 Peraturan Rektor Universitas Gadjah Mada Nomor 12 Tahun 2016. Penilaian didasarkan pada lima aspek utama, yaitu: (1) jiwa kepemimpinan, (2) kemampuan manajerial, (3) strategi pencapaian target kinerja berbasis visi-misi UGM, (4) rekam jejak yang unggul, serta (5) kemampuan komunikasi yang baik.
Melalui bobot penilaian pada kelima aspek strategis tersebut, seluruh peserta forum berdiskusi hingga berhasil menetapkan bakal calon dekan secara mufakat. Penetapan ini diharapkan melahirkan pimpinan fakultas yang tidak hanya memiliki kapabilitas akademis unggul, tetapi juga memiliki kepekaan manajerial dalam membawa Faperta UGM menjawab tantangan agribisnis dan ketahanan pangan nasional maupun global.

Proses seleksi berbasis standar regulasi dan meritokrasi ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola kelembagaan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan di Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan ini juga mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penetapan kepemimpinan institusional yang efektif dan profesional dalam mengelola sumber daya manusia serta menciptakan lingkungan kerja akademik yang produktif. Selain itu, proses pemilihan yang transparan, akuntabel, dan berlandaskan regulasi mencerminkan implementasi SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan tata kelola dan pengambilan keputusan yang berintegritas. Partisipasi aktif seluruh dosen dalam proses penilaian turut mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi dan partisipasi sivitas akademika dalam mewujudkan kepemimpinan yang inklusif dan berorientasi pada kemajuan institusi. Di sisi lain, kepemimpinan yang terpilih diharapkan mampu mendorong inovasi dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta transformasi kelembagaan, sehingga turut berkontribusi terhadap pencapaian SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM