• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • berita
  • page. 77
Arsip:

berita

FAKULTAS PERTANIAN UGM MEMPROMOSIKAN SMART AGRICULTURE DAN EDUWISATA

berita Tuesday, 17 May 2022

Sejak tiga tahun terkahir Fakultas Pertanian UGM melakukan kolaborasi dengan Taman Sehat Rejosari (TASERO) Dlanggu Klaten, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Dlanggu, Kelompok Tani dan Koperasi Tani Dlanggu Klaten untuk mempromosikan pertanian ramah lingkungan, hemat pengunaan sumberdaya dan memiliki fungsi edukasi serta wisata dengan berbasis pada smart eco- bio production.

Pada hari Sabtu 14 Mei 2022 jam 09.00-12.00 Wib bertempat di lahan persawahan Kawasan TASERO Dlanggu Klaten telah dialakukkan panen bersama padi unggul lokal Klaten dengan varietas Srinuk yang merupakan pengembangan dari padi unggul lokal Rojolele khas Dlanggu yang telah memiliki reputasi publik sangat baik sebagai padi penghasil beras  yang berkualitas tinggi, pulen, wangi dan bercitra rasa sangat enak.

Pada acara panen perdana padi Srinuk, kegiatan dihadiri Tim Fakultas Pertanian UGM yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM Jaka Widada, PhD, Manajemen TASERO, perwakilan kelompok tani dan koperasi tani, kepala BPP Dlanggu, perwakilan HKTI pusat.

Dekan Fakultas Pertanian UGM dalam  sambutannya mengatakan kerjasama multipihak ini merupakan langkah strategsi dan wujud tri dharma perguruan tinggi dimana UGM membawa dan mengenalkan berbagai inovasi produksi dan tata Kelola usahatani yang relevan untuk masyarakat pertanian di daerah-daerah.

Sedangkan Manajemen TASERO yang diwakili oleh dr. Husein, menyampaikan apreasiasi dalam kolaborasi multipihak untuk pengembangan pertanian yang dikombinasi dengan edukasi dan kuliner. Ditekankan bahwa ini merupakan kerjasama terintegrasi dari aspek hulu sampai hilir dengan tujuan mendorong wista edukasi pertanian, menjamin ketahanan pangan daerah, menyediakan pangan sehat berkualitas tinggi.

Kepala BPP Dlanggu melaporkan pada lahan sawah yang dujicobakan dengan varietas Srinuk dilakukan pada lahan seluas 3 ha dengan umur panen 95 hari. Dari hasil ubinan yang telah dilakukan, dilaporkan produktvitas padi Srinuk yang dibudidayakan secara organik sebesar 6,8 ton/ha gabah kering panen, sedangkan Srinuk yang dibudidayakan secara konvensional memiliki produktivitas 5,2 ton/ha.

Optimalisai pemanfaatan lahan yang diinisiasi oleh TASERO dengan dukungan inovasi dari Fakultas Pertanian UGM sangat strategis untuk mendorong peningkatan produksi pertanian di wilayah sekitar Dlanggu. Lahan sawah yang digunakan merupakan lahan tidur yang sudah lebih dari 5 tahun dalam kondisi terlantar.

Dengan keberhasilan inisiasi pemanfaatan lahan tidur yang telantar diharapkan akan menajdi langkah awal yang sangat strategis untuk pemanfaatkan  lahan tidur di wilayah Dlanggu seluas sekitar 100 ha dari total lahan sawah produktif sebanyak  1.170 ha.

Dr. Tri Harjaka anggota tim kajian dari Fakultas Pertanian UGM menjelaskan, supaya kualiats tanah semakin baik dan produksi pertanian lebih optimal akan dilakukan rotasi tanaman di lahan yang dikelola oleh TASERO seluas 3 ha. Pada awal bulan Juni akan ditanam kedelai sebanyak 3 jenis benih kedelai galur harapan yang sedang dikembangkan Tim Fakultas Pertanian UGM dan dari ujicoba yang dikaukan di beberapa lokasi terbukti memiliki potensi produktivitas yang tinggi. Selain itu akan ditanam kedelai hitam malika dan kedelai unggul nasional  yatu varietas Anjasmoro atau Grobogan. Dengan mencoba beberapa varietas akan dievaluasi varietas kedelai yang memiliki kecocokan tinggi dan juga produktivitas yang tinggi.

Dalam konteks sinergitas multi-aktor serta pemberdayaanasyarakat, Wakil Dekan Bidang Penelitian PKM dan Kerjasama Fakultas Pertanian UGM Subejo, PhD sangat optimis bahwa model Kerjasama yang telah dirintis oleh Fakultas Pertanain UGM dengan TASERO dan pihak terkait merupakan salah model pemberdayaan masyarakat yang prospektif dan efektif karena terjadi resource sharing atas sumberdaya yang dimiliki oleh masing-masing pihak untuk sebuah kemajuan pembangunan masyarakat pertanian.

Sedangkan Dekan Fakultas Ilmu Budaya UGM Dr. Setiadi yang juga turut hadir dalam rombongan UGM menuturkan kemanfaatan dan keberlanjutan pengembangan masyarakat sebagaimana telah dirintias oleh Fakultas Pertanian UGM dan TASERO serta pihak lain akan semakin kuat jika melibatkan karifan dan budaya lokal masyarakat.  Pada tahap beriutnya sentuhan aspek budaya dan keunggulan ciri khas lokal di Dlanggu juga menjadi potensi penting yang akan dikembangkan dalam pembangunan pertanian dan perdesaan.

KUNJUNGAN WAKIL REKTOR KE GEDUNG AGLC FAKULTAS PERTANIAN UGM

berita Sunday, 27 February 2022

Apabila kita menuju Fakultas Pertanian dari arah selatan, maka akan terlihat satu gedung baru yang menjulang setinggi 6 lantai yang dibangun dalam rangka percepatan perwujudan Smart Eco-Bioproduction dengan nama Pusat Pembelajaran Agrotropika (AGLC-Agrotropica Learning Center).  Gedung AGLC yang dimulai pembangunannya pada bulan Oktober 2019 tersebut telah diselesaikan pembangunannya pada tahun 2021 dan telah diresmikan bersamaan dengan Lustrum ke XV Fakultas Pertanian. Setelah penyelesaian pembangunan, AGLC terus menyempurnakan fungsinya dengan mendatangkan berbagai alat-alat penunjang penelitian yang mutahir dan terkini serta perlengkapan mebelair yang berkualitas. Hingga berita ini diturunkan, kesiapan AGLC untuk digunakan oleh civitas akademika Fakultas Pertanian pada khususnya dan Universitas Gadjah Mada pada umumnya telah mencapai 90%. Pemanfaatan AGLC terebut didukung penuh oleh pimpinan Universitas Gadjah Mada. Terbukti pada hari Jumat, 18 Februari 2022, Fakultas Pertanian menerima kunjungan Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr., dan Direktur Project Implementation Unit (PIU), Ir. Hotma Prawoto Sulistyadi, M.T., IP-Md. Kunjungan tersebut dilaksanakan untuk melihat fasilitas penelitian serta kesiapan AGLC untuk dimanfaatkan dalam waktu dekat. Dalam kunjungan tersebut, Dekan Fakultas Pertanian Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. mendampingi dan memberikan penjelasan mengenai kelompok-kelompok penelitian (Research working group) yang ada serta peralatan pendukungnya. Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan dan Direktur PIU sangat mengapresiasi kesiapan AGLC dan meyakini bahwa kedepan AGLC akan memberikan dampak positif dalam mendukung Fakultas Pertanian dalam menghasilkan inovasi-inovasi dibidang pertanian dan perikanan bagi kemajuan bangsa. 

 

26 DOSEN FAKULTAS PERTANIAN UGM MASUK TOP 5000 ILMUWAN INDONESIA

berita Monday, 31 January 2022

FGD FAKULTAS PERTANIAN UGM BERSAMA BADAN INFORMASI GEOSPASIAL (BIG)

berita Friday, 14 January 2022

Yogyakarta, Faperta UGM (13/1)- Fakultas Pertanian UGM bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengadakan Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka pemanfaatan informasi geospasial untuk mendukung perencanaann dan pelaksanaan pembangunan pertanian dan perikanan. Prof. Dr.rer.nat Muh Aris Marfai, M.Sc. hadir secara luring yang disambut oleh jajaran Dekanat Faperta UGM. BIG ditunjuk melakukan pemetaan sawah dengan menggunakan definisi lahan baku sawah dari ATR/BPN. Metode  pemetaan yang disepakati oleh semua pihak dengan menggunakan pendekatan penginderaan jauh yang dikombinasi dengan kerja lapangan untuk verifikasi dan validasi yang didukung oleh semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah.

Dalam pelaksanaan di lapangan, data geospasial bagi pertanian memiliki arti penting dalam pengambilan kebijakan. Tidak hanya bagi pemerintah, universitas sebagai wadah lahirnya teknologi juga dapat memanfaatkan data geospasial sebagai referensi kebijakan prospektif bagi pembangunan pertanian. Pembangunan informasi geospasial tematik yang akurat dan andal bagi pembangunan pertanian tidak dapat dilakukan hanya berbasis pengetahuan dan teknologi, namun juga perlu adanya koordinasi, regulasi, dan infrastruktur yang akurat. Hingga saat ini, masih diperlukan pengembangan teknologi dan metode pemetaan sumberdaya pertanian dan perikanan yang bertujuan untuk peningkatan percepatan penyediaan data, akurasi hasil pemetaan. Informasi geospasial akan berkembang jika dimanfaatkan untuk solusi permasalahan, misalnya peluang inovasi dan penelitian bagi perguruan tinggi. Mir

KIAT SUKSES DALAM MENGHADAPI WAWANCARA KERJA BERSAMA FERRY M. BUTARBUTAR (HUMAN CAPITAL HEAD PT TRAKINDO UTAMA)

berita Friday, 24 December 2021

Yogyakarta, Faperta UGM (21/12)-  Ferry M Butarbutar alumni Faperta UGM tahun 1990, telah 20 tahun lebih berkecimpung dalam hal sumberdaya manusia. Asian Agri menjadi tempat pertama dalam mengetahui minat beliau yang sebelumnya menjabat sebagai asisten tanaman, Bagi perusahaan, 75% penentu keputusan dalam penerimaan pegawai. Interviewer mencari tiga hal dalam mencari pegawai yaitu kompetensi, kualifikasi, dan cocok untuk perusahaan. Interview merupakan kegiatan yang interaktif dan setara dimana calon pegawai membuktikan sebagai kandidat terbaik bagi perusahaan.

Pentingnya mempelajari perusahaan yang akan dilamar, mempersiakan poin penting untuk disampaikan dalam wawancara. Latihan dengan diri sendiri dapat dilakukan pelamar untuk melatih nada bicara, intonasi, dan kepercayaan diri. Mengambil kesempatan dalam sesi wawancara untuk menunjukkan ketertarikan kepada perusahaan yang dilamar. Dua hal kelemahan dalam sesi wawancara yaitu kurangnya persiapan baik fisik maupun mental dan tidak memanfaatkan kesempatan dengan baik. Pertanyaan yang sering ditanyakan dalam sesi wawancara antara lain menceritakan diri sendiri, pencapaian, dan perilaku dalam pekerjaan. Beliau berpesan bahwa sesi wawancara tentu saja akan mengalami naik dan turun, akan ada penolakan namun beliau optimis untuk membantu para mahasiswa dan alumni Faperta UGM dalam mendapat pekerjaan. Mir

SOSIALISASI MBKM FAPERTA UGM

berita Thursday, 23 December 2021

Yogyakarta, Faperta UGM (23/12)- Hearing Dekanat yang dilaksanakan pekan lalu membuahkan satu keinginan mahasiswa untuk lebih dikenalkan terhadap MBKM. Wakil Dekan I yang membidangi akademik dan kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie bersama para kaprodi S1 di lingkungan Faperta UGM menyelenggarakan sosialisasi MBKM dalam rangka mengenalkan MBKM dan progres yang telah dilaksanakan oleh masing-masing prodi. Berdasarkan informasi yang telah disebarluaskan oleh Kemendikbud, universitas memiliki kebebasan untuk merdeka dari birokratisasi, dosen dibebaskan dari birokrasi serta mahasiswa. Kebijakan terkait kampus merdeka tetap berbasis kompetensi ilmu masing-masing. Mahasiswa mendapat hak belajar diluar program studi selama tiga semester. Kemerdekaan yang diatur adalah perguruan tinggi memiliki kewajiban untuk memberikan hak secara sukarela kepada mahasiswa untuk mengambil sks diluar program studi tersebut selama 2 semester atau setara 40 sks, mahasiswa juga diperbolehkan mengambil sks dari prodi yang berbeda dari universitas yang sama. Mahasiswa berhak memiliki mengikuti skema MBKM atau tidak.

Bentuk kegiatan pembelajaran (BKP) antara lain pertukaran pelajar, magang, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, studi/proyek independen, dan membangun desa/KKNT. Jaka Widada, Ph.D., Dekan Faperta UGM menyampaikan harapannya kepada mahasiswa Faperta UGM dapat memanfaatkan kesempatan MBKM dengan baik dan sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.

BENCHMARKING S2 AGRIBISNIS UNIVERSITAS BENGKULU

berita Friday, 17 December 2021

Yogyakarta, Faperta UGM (16/12)- Kegiatan benchmarking yang dilaksanakan S2 Agribisnis Universitas Bengkulu bertujuan untuk mebahas perubahan kurikulum yang akan dirumuskan. Pada tahun 2022 untuk Agribisnis S1 Unib akan mengajukan akreditasi ASIIN. Kaprodi Agribisnis, menyampaikan bahwa benchmarking ini juga mengunjungi dua universitas yaitu UGM dan UNS. Mahasiswa S2 Agribisnis Unib banyak berasal dari pegawai yang bekerja di pemerintahan yang bertujuan mencetak praktisi. Hingga saat ini, kurikulum yang dibentuk S2 Agribisnis Unib bertujuan untuk membentuk lulusan sebagai ilmuwan dan praktisi. Perkembangan pendidikan dan teknologi menyebabkan banyak perubahan salah satunya bagi mahasiswa.

Berbasis OBE, MMA UGM akan memulai kurikulum baru pada semester kedepan. Tiga profil yang ditargetkan antara lain birokrat, peneliti, dan dosen. Beberapa mata kuliah unggulan yaitu sistem agribisnis; ekonomi manajer; aplikasi agribisnis pada pertanian, perikanan, kehutanan, dan pangan. Adanya widya karya, kapita selekta, seminar, dan tesis diharapkan dapat mendorong kreativitas mahasiswa dan kemampuan saat lulus. Beberapa kelas khusus yang berjalan antara lain kelas BNI, kelas BRI, kelas PTPN, kelas Dirjenbun, dan kelas dari Pemda. MMA menghasilkan tiga profil melalui kurikulum yang dibentuk. Widyakarya dilakukan secara daring saat ini. Kurikulum baru terdapat empat minat yaitu finansial agribisnis, marketing, SDM dan kelembagaan, produksi dan opeational agribisnis. Matrikulasi hingga saat ini tetap diterapkan untuk menyamakan persepsi antar mahasiswa yang datang dari berbagai latar belakang. Mir

LAPORAN AKHIR PERCEPATAN PENGEMBANGAN KOMODITAS AGROPOLITAN BERBASIS TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN KEDIRI

berita Friday, 17 December 2021

Yogyakarta, Faperta UGM (16/12)- Kabupaten Kediri yang berada di Jawa Timur memiliki potensi pertanian yang baik. Selain itu, berada di aliran DAS Brantas dan dekat dengan Gunung Kelud menjadi salah satu keuntungan bagi Kab. Kediri dalam pengembangan pertanian secara luas. Kabupaten Kediri bekerjasama dengan Faperta UGM melakukan identifikasi potensi dan permasalahan yang berpengaruh pada pengembangan komoditas unggulan Kawasan Agropolitas Ngawasondat dan Pakancupung. Kegiatan yang telah berjalan kurang lebih satu tahun ini telah memasuki tahapan FGD bersama petani. Pertemuan kedua belah pihak diharapkan terjadi kesepakatan dalam pengambilan keputusan untuk satu tahun kedepan. Kegiatan yang berlangsung secara bauran ini dilaksanakan di Faperta UGM bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Kediri, secara daring Kepala BAPPEDA mengikuti dari Kab. Kediri.

Kajian dipusatkan di Kawasan Agropolitan Palempari, khususnya di wilayah Kecamatan Purwoasri dan Gampengrejo. Rendahnya produktivitas padi sawah disebabkan oleh keterbatasan sumberdaya air di beberapa kawasan, serta belum tersedianya sistem informasi pertanian (SINTAN) yang dapat diakses secara terus-menerus oleh para pemegang kebijakan. Diskusi kelompok terfokus (FGD) telah dilaksanakan dengan melibatkan petani padi sawah, PPL kecamatan, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Kediri, serta tim ahli dari Faperta UGM. Pembuatan peta digital pada kawasan revitalisasi budidaya padi sawah di Desa Kempleng, Kec. Purwoasri.

Kegiatan minapadi yang telah berlangsung di Kec. Gampengrejo mengalami beberapa permasalahan antara lain kualitas bibit kurang bagus; gangguang budidaya seperti burung, ular, dan pencurian; serta pemasaran yang belum lancar. Para petani merasakan manfaat minapadi antara lain padi menjadi subur dan OPT padi berkurang. Petani juga bertekad untuk melanjutkan budidaya minapadi karena manfaat dan pendapatan yang meningkat dengan adanya budidaya minapadi. FGD dan pembuatan peta digital juga telah dilaksanakan di kawasan revitalisasi budidaya minapadi di Desa Putih dan Sambirejo, Kec. Gampengrejo. Kec. Plosoklaten memiliki potensi lahan untuk budidaya ikan hias. Penampungan dan indukan komet telah dimiliki pembudidaya untuk mengembangkannya. Sayangnya, ikan hias Kediri belum memiliki “brand“, penguasaan teknik budidaya ikan hias belum optimal, dan keterbatasan sumber air untuk budidaya.

Kecamatan Puncu memiliki potensi produksi cabai lokal namun memiliki beberapa permasalahan antara lain kebutuhan air relatif besar, tanah pasiran membutuhkan penyiraman satu minggu sekali, perlu adanya tandon air pada lahan, penggunaan pupuk kimia dalam jumlah yang banyak, dan penyemprotan pestisida lima harian secara rutin. Pendampingan dilakukan pada tiga demplot sentra cabai. Tim ahli Faperta UGM menyarankan penggunaan sungkup untuk proses pembibitan agar terhindar dari virus gemini yang telah menyebar di seluruh sentra cabai Kediri. Introduksi pupuk bacillus juga dikenalkan kepada petani untuk dikembangkan sebagai pengganti pupuk kimia. Pembuatan embung diperlukan untuk rekayasa lahan yang dapat menjamin ketersediaan air sesuai dengan jumlah kebutuhan dan waktu yang dibutuhkan.

Salah satu komoditas yang dikembangkan petani di Kediri salah satunya adalah nanas dengan varietas PK1 dan Queen. Beberapa permasalahan yang dihadapi para petani nanas yaitu kekurangan bibit nanas PK1, biaya pokok produksi tinggi, dan pemasaran yang terbatas. Tim ahli Faperta UGM menyarankan untuk pembuatan laboratorium kultur jaringan yang dapat digunakan untuk nursery dan komersialisasi bibit nanas, pelatihan pembuatan pupuk organik PLUS Bacillus sp., penguatan pasar dan diversifikasi produk nanas, serta pelatihan pembuatana dan kelembagaan pelaku pascapanen nanas. Mir

BENCHMARKING FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA

berita Friday, 17 December 2021

Yogyakarta, Faperta UGM (17/12)- Persiapan fakultas dalam menjalankan MBKM pada semester kedepan mendorong Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak datang benchmarking  bersama Faperta UGM. Kegiatan kunjungan ini dihadiri oleh beberapa kaprodi di Departemen Agroteknologi. Hingga saat ini, Faperta Untan telah melaksanakan MBKM sejak semester sebelumnya yaitu pertukaran mahasiswa. Setiap prodi memiliki hak untuk memilih BKP-MBKM sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing mahasiswa. Mahasiswa juga dapat memilih melalui pilihan yang diberikan fakultas.

Beberapa skema yang berjalan di Faperta UGM antara lain prodi yang menginisiasi menawarkan beberapa mitra dan pilihan BKP-MBKM, selain itu mahasiswa dapat menginisiasi memilih mitra melalui Kemenristekdikti dan dilaporkan ke pihak fakultas. Hingga saat ini beberapa mitra yang telah bekerjasama dengan Faperta UGM antara lain PPKS, Puslitkoka, Balittri, PT. Pagilaran, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok. Kegiatan ini diharapkan dapat sebagai masukan untuk Faperta Untan sebagai referensi kegiatan MBKM. Mir

BINCANG DESA #34 – PELUANG PEMUDA PERTANIAN DI ERA DIGITAL

berita Monday, 13 December 2021

Desa Apps kembali menyiarkan Bincang Desa seri #34 dengan tema “Mendulang Peluang di Era Pertanian Digital : Peran Generasi Muda dan Strategi Menembus Pasar Ekspor” pada hari Sabtu, 11 Desember 2021. Bincang Desa kali ini dilaksanakan untuk memeriakhan Dies ke-12 UGM dan Dies pertama Bincang Desa. Acara kali ini dihadiri oleh lebih dari 200 peserta yang menyimak dari 5 platform yang ditawarkan, diantaranya yaitu Zoom meeting, Youtube Agricia Channel, Live Instagram Desa Apps, Live Facebook mediatani.tv dan Live Facebook Berdikari.

Bincang Desa #34 mengundang 3 pembicara sekaligus, yaitu Yuli Sri Wilanti, S.Pi., M.P., Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura, Kemenko Perekonomian RI; Jatu Barmawati, S.P., Duta Petani Milenial RI sekaligus Presdir PT Mitra Eksotik Asia; dan Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, M.S. Guru Besar Fakultas Pertanian UGM bidang penyuluhan dan komunikasi pertanian. Acara dimulai dengan sambutan dari Dekan Fakultas PErtanian UGM dan masuk ke acara inti, yaitu Talkshow kapada ketiga narasumber kemudian diakhiri dengan diskusi. Sobat Desa bisa mendapatkan sertifikat jika lulus Post Test. Kegiatan ini didukung oleh kagama.co dna disponsori oleh Abdi Tani, BNI, PT Nasa, RNI, dan KBHI. Dalam pelaksanaannya, Bincang Desa juga berkolaborasi dengan media partner mediatani.co, berdesa, dan Milfa.

 

Berkaitan dengan tema yang disampaikan, Yuli Sri Wilanti mengungkapkan bahwa pada tahun 2020, dalam menghadapi era pandemi, sektor pertanian merupakan satu-satunya konsisiten dan tumbuh positif, selain sektor komunikasi dan jasa. Sektor peretanian berkaitan dengan penumbuhan hajat hidup manusia dan bisa menjadi sektor andalan.

Hal tersebut karena perubahan pola kebiasaan di rumah, meningkatkan bisnis online marketing yang menumbuhkan penjualan-penjualan online, yang pada tahun 2020 meningkat hampir 300% dan sebagian besar terkait dengan produk pangan. Hal ini bisa menjadi kesempatan bagi anak muda untuk menjadi alternatif pekerjaan baru. Namun demikian, hingga hari ini, distribusi masih menjadi masalah, petani memproduksi banyak tapi tidka tahu menjual ke mana. Kemenko perekonomian mendorong integrasi hulu dan hilir dengan membangun ekosistem.

Hal lain diungkapkan oleh Sunarru, yang menyatakan bahwa kesuksesan pertanian didukung oleh 4 pilar, yaitu sistem penyuluhan, sistem riset, system Pendidikan, dan sistem pendukung. Keempatnya harus sinergi satu sama lain. Terkait dengan pemuda untuk pertanian, data BPS membuktikan bahwa angkatan kerja pertanian menurun, kemudian mulai lah muncul program untuk mendukung petani muda, salah satunya yaitu penunjukkan Duta Petani Milenial.

Jatu Barmawati, salah satu Duta Petani MIlenial RI menyatakan bahwa Duta Petani Milenial memiliki tugas untuk menggaet pemuda agar bisa menjadi petani, memberikan informasi terkait yang dibutuhkan oleh petani muda, serta menjadi jembatan antar stakeholder bidang pertanian, termasuk petani.

Dengan demikian, pemuda saat ini bisa masuk di banyak bidang di pertanian, apalagi dengan tumbuhnya digitalisasi saat ini. Di sisi lain, banyak peluang terbuka di era digital, terutama peluang dalam memperluas pasar, baik di dalam maupun di luar negeri/ekspor. Oleh karenanya diperlukan strategi dalam menyiapkan SDM pertanian yang berdaya saing untuk dapat meraih peluang yang ada. Dibutuhkan pula strategi dalam mengelola bisnis agar produk dapat berkompetisi dan mengangkat citra Indonesia sebagai negara agraris. MK

 

1…7576777879…108

BERITA FAKULTAS

  • Tenangkan Perut, Fokuskan Pikiran: Pondasi UTS Fakultas Pertanian UGM
    08/04/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Perkuat Reputasi Global Melalui Peringkat Internasional
    07/04/2026
  • Donor Darah HUT Plantagama ke-42: Wujud Kepedulian Sosial Mahasiswa
    07/04/2026
  • Pengalaman Akademik dan Budaya: Nabilah Salma Jalani Pertukaran Mahasiswa di Universitas Ibaraki
    01/04/2026
  • Mahasiswi Agronomi UGM Ikuti Program AIMS di Tokyo University of Agriculture and Technology
    01/04/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju