• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
  • dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Arsip:

dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Kemitraan Faperta UGM x Indomaret Dorong Ekonomi Petani Milenial melalui Budidaya Pepaya Callina

berita Tuesday, 6 January 2026

Tim pendamping lapangan Program Kemitraan Penanaman Pepaya Callina (California) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bersama PT Indomarco Prismatama (Indomaret) melakukan evaluasi akhir tahun pada 24 Desember 2025 untuk meninjau perkembangan budidaya sekaligus menilai capaian program yang telah berjalan selama kurang lebih satu tahun.

Kunjungan yang dipimpin oleh Dody Kastono, S.P., M.P. (Dosen Budidaya Pertanian) menunjukkan bahwa tanaman Pepaya Callina tersebut telah berusia enam bulan dan memasuki fase panen dengan kebutuhan input produksi yang terpenuhi secara optimal.

Lebih lanjut, Dody memaparkan potensi ekonomi Pepaya Callina, yaitu dalam satu siklus panen sekitar 19 bulan, dengan frekuensi panen mingguan dan bobot rata-rata 1 kg per buah, petani berpeluang memperoleh pendapatan hingga Rp3 juta per minggu. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kemitraan tidak dapat diukur hanya dalam satu tahun, melainkan membutuhkan proses, pendampingan berkelanjutan, dan komitmen semua pihak.

Menurut Nurhayadi, petani mitra dari Sleman, pengeluaran usaha taninya kini telah tertutup sekitar 80 persen. Budidaya Pepaya Callina menjadi pengalaman baru baginya setelah dua kali gagal menanam cabai. Ia menekankan penggunaan pupuk organik sebagai input utama.

Hal tersebut sejalan dengan penjelasan Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P., M.Sc. (Dosen Departemen Tanah) yang menegaskan bahwa nutrisi dari pupuk organik mampu mendukung fase generatif tanaman. Selain itu, Andi Syahid Muttaqin, S.Si., M.Si., Ph.D. (Dosen Departemen Tanah) menambahkan bahwa kondisi agroklimat lokasi sangat sesuai, terutama dari aspek curah hujan, suhu, dan ketersediaan air.

Dari sisi perlindungan tanaman, Dr. Tri Harjaka, S.P., M.P. (Dosen Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan) menjelaskan bahwa tingkat serangan hama relatif rendah pada lahan mitra yang menerapkan sanitasi, pemantauan rutin, dan pengendalian terpadu. Meski demikian, kepatuhan terhadap standar budidaya masih perlu ditingkatkan.

Sugeng, mitra sekaligus pengurus Petani Milenial Sleman, mengungkapkan pengalaman dalam pembinaan petani dan koordinasi program. Ia menambahkan, pada usia 6 bulan 2 minggu, Pepaya Callina telah menghasilkan empat kali panen dengan total 2,6 kuintal berkat penggunaan pupuk organik yang tinggi.

Menyikapi hal tersebut, Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P. (Dosen Departemen Sosial Ekonomi Pertanian) menekankan peluang kemitraan masih terbuka melalui dukungan akses pasar kolektif Petani Milenial Sleman dan Indomaret dengan pendampingan dan komunikasi yang seimbang.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya dalam mendorong pertanian berkelanjutan berbasis kemitraan serta memperkuat pendampingan akademik kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

Wujud kemitraan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Dyah Woro Untari

Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM: Bersatu dalam Terang Kasih

berita Tuesday, 30 December 2025

Keluarga Kristiani Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menggelar perayaan tahunan Natal Bersama pada Jumat, 19 Desember 2025. Acara ini menjadi ruang kebersamaan yang hangat, mempertemukan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta perwakilan KMK dan PMK dari berbagai fakultas. Dengan tema “In His Light, We Shine as One” yang terinspirasi dari Yohanes 14:26, perayaan ini mengajak seluruh jemaat untuk hidup dalam terang kasih Tuhan, menjadi pembawa damai, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Perayaan diawali dengan ibadah khidmat yang dipimpin oleh Pendeta Samuel Yafo Chrisna Basuki. Dalam refleksinya, beliau menekankan bahwa manusia kerap terjebak dalam “kegelapan” berupa kebingungan, ketakutan, dan keterikatan yang menghambat pertumbuhan. Kehadiran Kristus sebagai terang memberi harapan dan jalan keluar. Dua pesan utama yang disampaikan adalah percaya (trust) sebagai bentuk penyerahan diri, serta bergerak maju (move on) dengan meninggalkan pola hidup lama. Pesan ini menguatkan jemaat, termasuk mahasiswa Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) dan Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK), untuk bersinar bersama dalam terang-Nya.

Ibadah semakin bermakna dengan penampilan drama yang mengisahkan seorang mahasiswa yang tak dapat pulang ke kampung halamannya karena bencana alam. Kisah tersebut menegaskan pentingnya empati, kepedulian, dan saling menguatkan di tengah tantangan.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Grace Meilany Siahaan, Dosen Pembina, Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D., Korpagama Unit Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, serta Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia, Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti. Para pimpinan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan berharap semangat Natal terus hadir dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Suasana hangat semakin terasa melalui makan bersama, pembagian doorprize, serta penampilan dari KMK dan PMK. Kesederhanaan acara justru menambah makna, menegaskan bahwa Natal adalah momentum untuk menumbuhkan kasih, kepedulian, dan persatuan lintas generasi.

Perayaan ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Desi Utami

 

Dua Tim Patriot Fakultas Pertanian UGM Raih Juara Video Pendek Terbaik di Penutupan Ekspedisi Patriot 2025

beritaPrestasi Tuesday, 23 December 2025

Rangkaian kegiatan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Gadjah Mada (UGM) 2025 resmi ditutup dengan penyelenggaraan Lomba Video Pendek. Seluruh tim telah menyelesaikan tugasnya di lapangan, dan sebagai penutup, kreativitas mahasiswa ditampilkan melalui karya video yang merefleksikan pengalaman mereka mendampingi masyarakat transmigrasi.

Tim Ekspedisi Patriot merupakan program kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi dan perguruan tinggi, termasuk UGM, yang melibatkan mahasiswa dan dosen untuk terjun langsung ke kawasan transmigrasi. Tim ini bertugas melakukan pendampingan masyarakat, pemetaan potensi lokal, serta merancang strategi pemberdayaan ekonomi. Melalui TEP, kampus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjawab persoalan di lapangan sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di daerah transmigrasi.

Dalam acara puncak, dua tim dari Fakultas Pertanian UGM berhasil meraih penghargaan utama:

  • Juara 1 Video Pendek Terbaik, diterima oleh perwakilan tim, yaitu Yayan Restyandi.
  • Juara 2 Video Pendek Terbaik, diterima oleh perwakilan tim, yaitu Nafeny Nirmalasiwi.

Kedua tim tersebut berada di bawah bimbingan dari Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. (Dosen Departemen Sosial Ekonomi Pertanian) dan Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D. (Dosen Departemen Mikrobiologi Pertanian).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, S.H., M.A., bersama Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., pada Jumat, 19 Desember 2025.

Lomba video pendek ini menjadi simbol penutup perjalanan TEP UGM 2025 sekaligus momentum apresiasi atas dedikasi mahasiswa dan dosen dalam mendukung agenda nasional transmigrasi. Prestasi yang diraih mahasiswa Fakultas Pertanian menegaskan peran kampus sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Capaian Tim Ekspedisi Patriot UGM 2025 juga selaras dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM 2025: Merayakan Kasih, Kebersamaan, dan Sukacita

berita Tuesday, 23 December 2025

Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) St. Hieronimus bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar Perayaan Natal Bersama 2025 di Auditorium Hardjono Danoesastro, Fakultas Pertanian UGM pada 19 Desember 2025. Acara ini menjadi momentum penuh sukacita, di mana mahasiswa, dosen, staf, dan keluarga besar fakultas berkumpul untuk merayakan Natal sekaligus mempererat tali kebersamaan.

Panitia, pelayan, serta seluruh peserta berkontribusi menghadirkan suasana penuh semangat. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh panitia, dosen, staf, dan mahasiswa yang hadir serta mendukung kelancaran acara.

Perayaan Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM 2025 menjadi momentum indah untuk memperkuat persaudaraan, kasih, dan semangat pelayanan di tengah keluarga besar kampus. Acara ini diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan dan semangat inklusif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Meski berbentuk perayaan, kegiatan Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM 2025 juga mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas,SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Dari Praktikum ke Panggung Karya: PKP UGM Gelar Ajang Apresiasi Kreativitas Mahasiswa melalui Gelar Karya Praktikum 2025

berita Friday, 19 December 2025

Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM)  menggelar Gelar Karya Praktikum PKP 2025 pada Jumat, 12 Desember 2025 di Auditorium Hardjono Danoesastro, Faperta UGM. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi bagi seluruh karya mahasiswa dari tiga praktikum, yaitu Audio Video Pertanian (Audvid), Manajemen Penyiaran, dan Manajemen Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (MPKP). Acara dihadiri oleh dosen, asisten praktikum, serta seluruh mahasiswa PKP.

Gelar karya tahun ini dirancang sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mahasiswa selama satu semester, sekaligus mendorong penguatan kompetensi komunikasi pertanian yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Dalam sambutannya, Karina Nisa, selaku Koordinator Korps Asisten PKP 2025, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya gelar karya tahun ini.

“Puji syukur, akhirnya Gelar Karya bisa dilaksanakan dengan hasil yang luar biasa. Tahun ini dirancang untuk memberikan apresiasi atas kerja keras teman-teman. Ada tiga praktikum yang terlibat: Audvid, Penyiaran, dan MPKP,” ujarnya.

Dr.agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih, Kepala Laboratorium PKP, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menginisiasi kegiatan ini.

“Terima kasih sudah menginisiasi kegiatan ini. Tidak menutup kemungkinan praktikum lain juga bisa mengadakan acara seperti ini. Semoga bisa menginspirasi sehingga dampaknya tidak hanya internal PKP, tetapi juga eksternal,” ungkapnya.

Beliau juga mendorong agar karya-karya mahasiswa dapat dipublikasikan lebih luas melalui media sosial sebagai bentuk kontribusi PKP dalam menyebarkan inspirasi dan pengetahuan kepada masyarakat.

Ketua Program Studi PKP, Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar karya bukan sekadar pameran hasil praktikum, tetapi juga representasi kompetensi mahasiswa dalam menangkap isu sosial dan menerjemahkannya ke dalam karya komunikasi.

“Gelar karya tidak hanya sekadar unjuk karya atau exhibition, tetapi juga berkaitan dengan kompetensi teman-teman tentang bagaimana isu sosial ditangkap dalam sebuah karya,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, dosen, dan asisten praktikum yang berperan dalam penyelenggaraan gelar karya ini. “Ini menjadi bagian penting dari bagaimana mahasiswa mengekspresikan hasil karya sebagai bekal di dunia kerja.”

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah penayangan perdana film “Sepotong Kue”, karya mahasiswa Praktikum Audio Video Pertanian. Film ini disutradarai oleh Zakia Muslicha (PKP Angkatan 2024), yang mengaku bahwa proses produksi memberikan pengalaman berharga bagi seluruh tim.

“Awalnya kami pikir hanya sekedar membuat film untuk praktikum. Lama-kelamaan terasa seperti proyek beneran. Mulai dari pra-produksi, kami sudah merasakan bahwa ini proyek yang cukup besar bagi kami,” ungkap Zakia.

Selain penayangan film, acara juga menghadirkan pengumuman kategori karya praktikum terbaik, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan inovasi mahasiswa. Penghargaan diberikan kepada karya terbaik dari berbagai kategori berikut:

  • Kategori Naskah

Naskah Terbaik Feature: Kelompok 1

Naskah Terbaik Talkshow: Kelompok 4

Naskah Terbaik Solo Podcast: Faradila Anggraini

  • Kategori Produksi

Best Production Feature: Kelompok 2

Best Talkshow Production: Kelompok 3

Best Production Solo Podcast: Kynan Al Hazmi

  • Kategori Desain Komunikasi

Poster Terkreatif: Deandra Julie

Leaflet Terinformatif: Dian Cahya

Folder Teredukatif: Alya Dzakira Riyandi

Folder Terbaik Kelas Internasional: Yusuke Fuji

  • Kategori Audio Visual

Straight News Terinformatif: Kelompok 7

Talkshow Terinspiratif: Kelompok 3

Feature Terkreatif: Kelompok 2

  • Kategori MPKP Audio Video

Best Group (International Class): The Group of International Class

Melalui Gelar Karya Praktikum PKP 2025, Program Studi PKP berharap mahasiswa semakin percaya diri dalam berkarya, berkolaborasi, dan mengembangkan kompetensi komunikasi pertanian yang relevan dengan tantangan masa depan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen PKP dalam menciptakan ruang belajar yang kreatif, inklusif, dan berdampak.

Penyelenggaraan Gelar Karya Praktikum PKP 2025 tidak hanya menjadi ruang apresiasi, tetapi juga berkontribusi pada beberapa capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Desi Utami

Fakultas Pertanian UGM dan SPN Polda DIY Selenggarakan Bimbingan Teknis Kampus Hijau untuk Dorong Ketahanan Pangan dan Keberlanjutan

berita Friday, 19 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bersama Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kampus Hijau sebagai langkah nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan penguatan ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama bidang Tridharma Perguruan Tinggi antara kedua institusi serta bagian dari peluncuran Program Inovasi Transformasi Kampus Selopamioro (SIKAMSELO), sebuah inisiatif strategis Polda DIY untuk mendukung swasembada pangan dan ekonomi berkelanjutan melalui optimalisasi lahan dan pengelolaan lingkungan secara terpadu.

Bimtek Kampus Hijau dilaksanakan pada Kamis, 27 November 2025 di ruang kelas VIP dan area lahan SPN Selopamioro, dengan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari personel SPN dan warga sekitar kampus. Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala SPN Selopamioro, AKBP Sidik Zainuri, S.Pd., yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan. “Kegiatan Bimtek Kampus Hijau ini merupakan langkah penting untuk mewujudkan swasembada pangan dan ekonomi berkelanjutan. Kami berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memaksimalkan potensi lahan di SPN maupun di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Fakultas Pertanian UGM yang berkompeten dalam bidang pertanian berkelanjutan. Dr.nat.techn. Rizky Pasthika Kirana, S.P., M.Sc., memaparkan materi mengenai inovasi budidaya, teknik pemanenan, pemasaran, dan pengolahan pascapanen. Dalam sesinya, ia menekankan pentingnya adopsi teknologi pertanian di berbagai sektor. “Inovasi pertanian harus mulai diterapkan pada semua tingkat, termasuk institusi kepolisian. Dengan teknologi budidaya yang tepat, SPN Selopamioro dapat menjadi contoh nyata pengembangan pertanian berkelanjutan,” ujarnya. Sementara itu, Dr. Imas Masithoh Dewangsari, S.P., M.Sc., memberikan penjelasan komprehensif mengenai inovasi pembuatan pupuk organik. Ia menyampaikan bahwa “Pembuatan pupuk organik merupakan langkah sederhana namun strategis untuk menjaga kesuburan tanah. Inovasi ini penting agar praktik pertanian yang dilakukan tetap ramah lingkungan dan berkelanjutan.”

Pengembangan Kampus Hijau di SPN Polda DIY dinilai membawa manfaat strategis bagi institusi kepolisian, lingkungan, dan masyarakat sekitar. Program ini mencakup empat aspek utama, yaitu pelestarian lingkungan dan pemanfaatan lahan tidur, dukungan ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat, pembentukan karakter siswa kepolisian melalui nilai-nilai keberlanjutan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor antara akademisi, kepolisian, dan masyarakat. Pendekatan ini menjadikan SPN tidak hanya sebagai lembaga pendidikan kepolisian, tetapi juga sebagai agen perubahan yang aktif berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial.

Program Bimtek Kampus Hijau ini mendukung sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

Kemenko Pangan Gelar FGD Finalisasi Roadmap Literasi Digital SDM Pertanian, Tim Fakultas Pertanian UGM Menjadi Pemapar Utama

berita Friday, 19 December 2025

Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Penyusunan Roadmap Peningkatan Kapasitas Literasi Digital Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian dalam Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025 pada Selasa, 9 Desember 2025, di The Hermitage, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan rangkaian akhir dari proses penyusunan roadmap yang sebelumnya telah melalui beberapa tahap diskusi dan pengumpulan data.

FGD tersebut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga strategis, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Komunikasi Digital, Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta Badan Pangan Nasional. Kehadiran lintas kementerian ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital SDM pertanian dipandang sebagai isu nasional yang memerlukan kolaborasi multipihak.

Dalam kegiatan ini, Tim Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) yang dipimpin oleh Alia Bihrajihant Raya, S.P., S.P., Ph.D., dosen Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian menjadi pemapar utama roadmap. Tim tersebut menjelaskan bahwa penyusunan roadmap dilakukan melalui serangkaian proses yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Tahap pertama berupa FGD dengan pemerintah pusat, kementerian terkait, serta pemerintah daerah seperti Dinas Pertanian, Diskominfo, pelaku UMKM, dan penyuluh pertanian. Tahap berikutnya adalah pelaksanaan survei yang ditujukan kepada penyuluh pertanian dan pelaku usaha. Hasil dari FGD dan survei tersebut kemudian diolah menjadi dasar penyusunan roadmap sesuai kerangka kerja yang telah disepakati bersama.

Penyusunan roadmap ini dinilai memberikan kontribusi terhadap beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Roadmap ini mendukung pencapaian SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Desi Utami

Fakultas Pertanian UGM Bersinergi dengan BPPSDMP Kementerian Pertanian dan Program YESS: Rumuskan Kebijakan Regenerasi Petani untuk Swasembada Pangan Berkelanjutan

berita Tuesday, 9 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama strategis dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) dalam penyusunan Naskah Kebijakan Percepatan Regenerasi Petani. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat upaya nasional dalam mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan.

Proses penyusunan kebijakan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi dari sejumlah perguruan tinggi, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta petani muda dari berbagai wilayah Indonesia. Melalui rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan lokakarya yang digelar secara kolaboratif, para peserta memberikan masukan berbasis pengalaman lapangan dan analisis ilmiah sebagai dasar perumusan arah kebijakan regenerasi petani.

Dari Fakultas Pertanian UGM, kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerjasama Faperta UGM bersama tim akademisi yang bertanggung jawab dalam pengumpulan data, analisis kebijakan, dan penyusunan rekomendasi aplikatif. Prof. Subejo menekankan bahwa regenerasi petani merupakan isu strategis yang memerlukan penanganan menyeluruh.
“Regenerasi petani bukan hanya persoalan menarik minat generasi muda, tetapi juga membangun ekosistem yang memungkinkan mereka berkembang, berinovasi, dan memiliki daya saing dalam sistem pertanian modern,” jelasnya.

Project Manager Program YESS, Dr. Miko Harjanti, turut menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama antara YESS dan Fakultas Pertanian UGM memastikan bahwa rekomendasi kebijakan yang dirumuskan bersifat relevan, teruji, dan mudah diimplementasikan.
“Keterlibatan perguruan tinggi dan petani muda memastikan kebijakan yang disusun tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan lapangan dan berkelanjutan,” ungkap Miko.

Melalui sinergi ini, diharapkan lahir rekomendasi kebijakan yang mampu mempercepat regenerasi petani muda melalui peningkatan kapasitas, dukungan kelembagaan, akses pembiayaan, serta pemanfaatan teknologi dan digitalisasi pertanian. Hasil penyusunan naskah kebijakan ini ditargetkan menjadi landasan penting dalam membangun sektor pertanian yang produktif, tangguh, dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada percepatan swasembada pangan nasional.

Sebagai bagian dari komitmen mendukung pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini juga berkontribusi pada beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs), meliputi SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

 

Tim Riset Fakultas Pertanian UGM Lakukan Survei Manajemen Pengendalian Penyakit Tanaman Pisang dengan Fusarium wilt Integrated Risk Tool (FwIRT)

berita Tuesday, 9 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjadi salah satu anggota konsorsium riset internasional yang mendapatkan pendanaan dari Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR) melalui proyek bertajuk “An Integrated Management Response to the Spread of Fusarium wilt of Banana in Southeast Asia” (project code: HORT 2022/178). Dalam proyek ini, tim riset Fakultas Pertanian UGM melibatkan dosen dan mahasiswa dari Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Departemen Budidaya Pertanian, serta Departemen Sosial Ekonomi Pertanian.

Riset ini berfokus pada tantangan utama dalam usaha tani pisang di Asia Tenggara, yaitu penyakit Fusarium wilt tropical race 4 (TR4) yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum f.sp cubense. Sebagai bagian dari penelitian tersebut, tim UGM melakukan studi terkait manajemen pengendalian penyakit di beberapa sentra produksi pisang di Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti Ngawen (Gunungkidul), Maguwoharjo (Sleman), dan Kretek (Bantul).

Salah satu fokus penting dalam riset ini berasal dari bidang sosial pertanian. Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D., dosen Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, menjadi penanggung jawab tim survei sosial yang mengkaji perilaku, pemahaman, dan praktik petani dalam mengendalikan penyakit Fusarium wilt. Raya, bersama asisten riset yang juga alumni Fakultas Pertanian UGM, Hanita Athasari Zain, S.P., M.Sc., serta beberapa mahasiswa, melakukan survei dengan memanfaatkan instrumen Fusarium wilt Integrated Risk Tool (FwIRT).

FwIRT merupakan alat evaluasi risiko yang dikembangkan oleh Dr. Tony Pattison dari Queensland Department of Primary Industries, sekaligus peneliti utama dalam proyek ACIAR. Instrumen ini dirancang untuk membantu petani menilai kondisi kebun mereka berdasarkan empat skenario risiko: Skenario 1 (tidak ada ancaman), Skenario 2 (ada ancaman), Skenario 3 (penyebaran awal), dan Skenario 4 (penyebaran luas). Dengan memahami posisi mereka pada skenario tersebut, petani mendapatkan rekomendasi manajemen yang tepat untuk mencegah atau menekan penyebaran penyakit.

Di dalam FwIRT, manajemen terpadu pengendalian Fusarium wilt mencakup lima prinsip utama, yaitu pencegahan, perlindungan, pengurangan, resistensi, dan motivasi. Melalui wawancara mendalam bersama petani, tim riset menghasilkan evaluasi risiko pada tiap prinsip tersebut. Hasil wawancara kemudian dicetak dalam bentuk dokumen yang diberikan langsung kepada petani, sehingga mereka dapat memahami tingkat risiko serta rekomendasi pengelolaan penyakit yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Survei dengan implementasi FwIRT menjadi langkah strategis dalam mendorong petani pisang untuk mengidentifikasi tingkat risiko lahan mereka secara lebih akurat. Tingkat risiko yang berbeda tentu membutuhkan perlakuan dan tindakan pengendalian yang berbeda pula. Dengan demikian, pendekatan ini membantu petani meningkatkan ketahanan usaha tani pisang melalui pengelolaan risiko penyakit secara terpadu dan berbasis data.

Keterlibatan aktif tim riset Fakultas Pertanian UGM dalam proyek internasional ini turut mendukung pencapaian beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yakni SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Hanita Athasari Zain
Editor: Desi Utami

Fakultas Pertanian UGM Gelar Final Presentation AIMS Inbound Fall Program 2025

berita Monday, 8 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Final Presentation of AIMS Inbound Fall Program 2025 pada Jumat, 5 Desember 2025, bertempat di Lab Venture lantai 6, Gedung Agrotropica Learning Center (AGLC), Fakultas Pertanian UGM Kegiatan ini menjadi momen penutup program sekaligus wadah bagi para mahasiswa inbound untuk memaparkan pengalaman akademik, sosial, dan budaya selama menempuh studi di Faperta UGM.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Kerja Sama, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., yang membuka kegiatan dengan apresiasi kepada seluruh peserta.
“Terima kasih atas partisipasi kalian dalam Program AIMS di Fakultas Pertanian UGM. Semoga pengalaman yang kalian dapatkan di sini memberikan manfaat besar dan menjadi bagian berharga dalam perjalanan akademik kalian,” ungkap Prof. Subejo.

Pada tahun ini, Fakultas Pertanian UGM menerima 11 mahasiswa AIMS inbound dari Jepang, Korea Selatan, dan Vietnam. Kesebelas mahasiswa tersebut adalah Rena Ishihara (Jepang – Ibaraki University – Food and Life Science), Kengo Matsumoto (Jepang – Ibaraki University – Regional and Comprehensive Agriculture), Taiki Hinai (Jepang – Ibaraki University – Food and Life Sciences), Keiichi Narita (Jepang – Ibaraki University – Food and Life Sciences), Aoi Funahashi (Jepang – Ibaraki University – Food and Life Sciences), Yusuke Fujii (Jepang – Tokyo University of Agriculture and Technology – Environmental and Natural Resource Sciences), Yuki Yokoyama (Jepang – Hokkaido University – Agrobiology and Bioresources), Kim Gyeongrim (Korea Selatan – Gyeongsang National University – Horticultural Science), Ro Jimin (Korea Selatan – Gyeongsang National University – Horticultural Science), Nguyen Nam Anh (Vietnam – Thai Nguyen University of Agriculture and Forestry – Agricultural Economics), dan Do Tung Lam (Vietnam – Thai Nguyen University of Agriculture and Forestry – Agricultural Economics).

Salah satu mahasiswa AIMS, Keiichi Narita (Ibaraki University), mengungkapkan kebahagiaannya dapat belajar di Indonesia. Ia terkesan dengan keramahan masyarakat Indonesia serta mengalami beberapa culture shock, seperti suara azan dan banyaknya sepeda motor di jalanan. Ia juga menceritakan kunjungannya ke berbagai destinasi wisata, seperti Bromo yang ia sebut sebagai salah satu pemandangan terbaik yang pernah ia lihat, serta Taman Sari, Candi Prambanan, dan Air Terjun Sri Gethuk.

“Teman-teman kampus di Fakultas Pertanian sangat membantu saya selama belajar di sini,” ungkap Keiichi.

Dalam sesi presentasi, para mahasiswa memaparkan rangkaian pengalaman selama perkuliahan di Faperta UGM, proses beradaptasi dengan lingkungan sosial, hingga aktivitas wisata yang mereka lakukan selama berada di Indonesia. Mereka juga menyebutkan makanan favorit selama tinggal di Yogyakarta, di antaranya es campur, magelangan, nasi pecel, dan ayam geprek. Antusiasme para peserta tampak jelas ketika berbagi cerita tentang interaksi mereka dengan mahasiswa lokal dan masyarakat sekitar.

Rangkaian acara ditutup dengan prosesi pelepasan mahasiswa AIMS yang ditandai dengan pemberian bingkisan dan sesi makan bersama. Suasana hangat dan penuh keakraban menjadi penutup dari perjalanan para mahasiswa inbound selama mengikuti program di Fakultas Pertanian UGM.

Pelaksanaan program ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Media Faperta UGM

123…5

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Laksanakan Pengisian Bersama Beban Kerja Dosen: Upaya Mendukung Tri Dharma
    15/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Guru Besar Baru dalam Bidang Mikrobiologi Terapan
    13/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dua Guru Besar Baru dalam Bidang Virologi Tumbuhan dan Biologi Perikanan
    12/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dosen Baru: Semangat Baru Perkuat Pendidikan, Riset, dan Keberlanjutan
    12/01/2026
  • Lowongan – PT Gunung Madu Plantation
    08/01/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju