
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Manajemen Informasi di Era AI” pada Sabtu, 11 April 2026, di Venture Lab, Gedung AGLC lantai 6. Acara ini menghadirkan Nezar Patria, S.Fil., M.Sc., M.B.A., Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, Nezar Patria menekankan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) harus berjalan seiring dengan penerapan etika yang kuat. Menurut beliau, AI bukan hanya soal inovasi dan efisiensi, tetapi juga tentang tanggung jawab moral dalam penggunaannya. “Kemajuan AI harus selalu diimbangi dengan kesadaran etis agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Nezar juga menyoroti potensi besar AI dalam mendukung sektor pertanian. Teknologi ini mulai berkembang dalam berbagai aspek, seperti analisis data iklim, pemantauan lahan, prediksi hasil panen, hingga pengelolaan rantai pasok. Dengan pemanfaatan yang tepat, AI dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan.

Kuliah tamu ini menjadi ruang diskusi yang penting bagi mahasiswa, khususnya program doktor, untuk memahami dinamika pengelolaan informasi di era digital. Selain membahas peluang besar yang ditawarkan AI dalam mendukung transformasi digital, Nezar juga mengingatkan perlunya regulasi dan tata kelola yang berpihak pada kepentingan publik.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM














