• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 1: Tanpa Kemiskinan
  • SDG 1: Tanpa Kemiskinan
  • page. 19
Arsip:

SDG 1: Tanpa Kemiskinan

Sinergi KAGAMA Pertanian dan Fakultas Pertanian Berikan Beasiswa untuk Mahasiswa Berprestasi Faperta UGM

berita Tuesday, 1 October 2024

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) memiliki komitmen yang kuat untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul. Hal tersebut kemudian didukung oleh para alumni Fakultas Pertanian UGM yang tergabung dalam Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Pertanian melalui pemberian beasiswa kepada lima mahasiswa berprestasi di Fakultas Pertanian UGM. Beasiswa tersebut diberikan secara langsung oleh Ketua Umum KAGAMA Pertanian, Ir. YN Hari Hardono, Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dan seluruh wakil dekan di Fakultas Pertanian UGM dalam acara Temu Alumni yang digelar pada Minggu, 22 September 2024.

KAGAMA Pertanian bekerja sama dengan Fakultas Pertanian mendirikan Yayasan Harjono Danoesastro di tahun 2022 dengan peruntukkan pemberian beasiswa kepada mahasiswa yang memiliki prestasi akademik yang baik, tapi kurang mampu secara ekonomi. Hingga saat ini, telah terkumpul dana sebesar Rp1.027.265.606 salah satunya dari PT Saraswanti Group yang terus berkomitmen memberikan sumbangan dana beasiswa dan tentunya dari para alumni Fakultas Pertanian UGM.

Kelima mahasiswa penerima Beasiswa KAGAMA Pertanian tahun 2024 merupakan mahasiswa yang berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang non-akademik. Para mahasiswa tersebut adalah Niswatul Farikhah (Akuakultur 2022), Rizka Lailia Rachma (Proteksi Tanaman 2023), Hanif Falah Nasrulloh (Agronomi 2022), Miftakhul Ulum (Ilmu Tanah 2023), dan Muhamad Yusron Sidiq (Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian 2022).

Dekan Fakultas Pertanian UGM menyampaikan bahwa beasiswa ini diharapkan mampu mendorong para mahasiswa untuk terus berkarya dan mencurahkan prestasi. Di samping itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., memandang beasiswa ini merupakan pemacu untuk mahasiswa agar lebih berprestasi.

“Semoga ke depan dana abadi yang dikumpulkan melalui beasiswa ini semakin bertambah, sehingga dapat semakin banyak mahasiswa yang berkesempatan mendapatkan Beasiswa Kagama. Kami juga berharap mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ini semakin terpacu untuk berprestasi, serta kelak jika mereka sudah lulus dan sukses akan bersedia berkontribusi menjadi donatur di beasiswa KAGAMA untuk membantu adik-adik yang membutuhkan,” terang Weny.

Salah satu penerima beasiswa, Hanif Falah Nasrulloh (Agronomi 2022), menyatakan rasa syukur dan kebahagiannya atas beasiswa berharga ini. Hanif menjelaskan, beasiswa ini tidak hanya meringankan beban finansialnya, tetapi juga memberikan dorongan dan peluang untuk membangun relasi yang lebih luas di dunia pertanian.

“Saya merasa sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya beasiswa ini. Ini memberikan saya kesempatan untuk fokus pada studi dan pengembangan diri. Selain itu, saya semakin termotivasi untuk berkontribusi dalam dunia pertanian, terutama dalam mengembangkan proyek dengan melibatkan pemuda-pemuda yang tertarik dengan pertanian,” ujar Hanif dengan semangat.

Hanif juga menambahkan bahwa saat ini dirinya sedang mengembangkan sebuah proyek dengan visi mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG), khususnya tujuan Zero Hunger. Ia berharap proyek ini bisa menjadi wadah bagi para pemuda yang memiliki minat di bidang pertanian untuk turut berpartisipasi dalam upaya memajukan sektor pertanian di Indonesia agar lebih berkelanjutan, inovatif, dan dapat menjadi sektor unggulan yang berperan besar dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Melalui Beasiswa KAGAMA Pertanian ini, Fakultas Pertanian UGM berharap dapat terus mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan pertanian yang berkelanjutan dan berbasis pada kesejahteraan masyarakat luas. Tentunya, ini juga menjadi komitmen keluarga besar Fakultas Pertanian UGM untuk mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Alkhansa Khairunnisa
Editor: Hanita Athasari Zain
Foto: Media Faperta UGM

Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-78 Fakultas Pertanian UGM: Refleksi Capaian dan Strategi Masa Depan

berita Monday, 30 September 2024

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Rapat Senat Terbuka sebagai rangkaian puncak perayaan Dies Natalis ke-78. Rapat senat berlangsung di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Jumat, 27 September 2024. Dalam acara ini, Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menyampaikan laporan pencapaian Fakultas Pertanian UGM selama satu tahun terakhir, termasuk juga inovasi dalam penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh Fakultas Pertanian UGM.

Rapat Senat Terbuka dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc sebagai Ketua Senat Fakultas Pertanian UGM. Selain dosen, staf, dan mahasiswa Fakultas Pertanian UGM yang hadir sebagai peserta Rapat Senat Terbuka, Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., juga turut hadir secara langsung dan menyampaikan apresiasinya atas pencapaian Fakultas Pertanian UGM. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras serta kontribusi dari para pelopor senior dan civitas akademika. Rektor menekankan bahwa sektor pertanian adalah pilar utama dalam penyediaan pangan berkualitas yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian nasional.

Prof. Ova juga menyoroti tiga pilar utama yang harus dipegang untuk mencapai kemajuan luar biasa dalam pertanian. Pertama, pentingnya berorientasi pada kebutuhan masyarakat, bukan hanya kepentingan diri sendiri. Kedua, teknologi pertanian harus sesuai dengan budaya masyarakat agar dapat diterima dan diimplementasikan dengan baik. Ketiga, kolaborasi menjadi kunci keberhasilan, baik secara internal di dalam kampus maupun eksternal dengan pihak luar dan komunitas global.

“Saya sangat berharap dengan peringatan Dies Natalis ke-78 Fakultas Pertanian yang mengangkat tema ‘Optimalisasi Pemanfaatan Lahan dan Adaptasi terhadap Perubahan Iklim Global untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan’, dapat menjadi refleksi dan membangun semangat kembali bagi kita semua untuk mewujudkan pertanian Indonesia yang lebih baik,” tutur Prof. Ova.

Sebagai puncak perayaan Dies Natalis ke-78 Fakultas Pertanian UGM, acara ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas, serta meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan pertanian nasional. Acara ini juga menjadi upaya Fakultas Pertanian UGM untuk mewujudkan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Alkhansa Khairunnisa
Editor: Hanita Athasari Zain
Foto: Media Faperta UGM

Ungkap Potensi Mikroba dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan melalui Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV UGM

berita Monday, 30 September 2024

Fakultas Pertanian UGM telah menyelenggarakan Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV dalam rangka Dies Natalis ke-78 Fakultas Pertanian UGM pada Sabtu, 21 September 2024. Dalam pelaksanaannya, para peserta terbagi menjadi delapan kelas atau bidang ilmu pertanian yang spesifik, salah satunya adalah Kelas Mikrobiologi yang dilaksanakan di Gedung Agrotropica Learning Center (AGLC) Fakultas Pertanian UGM. Kelas ini banyak mengangkat topik pemanfaatan potensi mikroba dalam mendukung pertanian berkelanjutan.

Terdapat 14 peserta yang tergabung dalam kelas Mikrobiologi yang terbagi menjadi dua sesi untuk pemaparan hasil penelitiannya masing-masing. Dari paparan tersebut, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi untuk saling mengutarakan pendapat. Adapun topik penelitian dalam kelas Mikrobiologi sangat beragam, dua di antaranya adalah penelitian oleh dosen Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM terkait eksplorasi bakteri pendukung pertumbuhan tanaman duckweed dan mikrobia penginduksi ketahanan padi gamagora terhadap cekaman biotik dan abiotik.

Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D. sebagai pemakalah dengan penelitian yang berjudul “Eksplorasi Bakteri Pendukung Pertumbuhan Tanaman Duckweed” menyatakan bahwa terdapat potensi besar pada bakteri Plant Growth Promoting Bacteria (PGPB) dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman duckweed. Tanaman duckweed itu sendiri merupakan tanaman air yang dapat berperan sebagai agen fitoremediasi untuk limbah cair dengan banyak keunggulan, seperti laju pertumbuhan yang cepat dan kandungan protein yang tinggi. Hasil penelitian menyebutkan bahwa bakteri Bacillus pumilus MRB4 memiliki hasil tertinggi.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa inokulasi dengan bakteri Bacillus pumilus MRB4 memberikan hasil paling signifikan dalam meningkatkan jumlah dan berat kering tanaman duckweed Lemna minor. Aktivitas PGPB yang tinggi pada bakteri ini, terutama pada fraksi protein berbobot molekul tinggi, mengindikasikan adanya senyawa spesifik yang merangsang pertumbuhan tanaman. Protein P26, yang berhasil diisolasi dari bakteri MRB4, diduga kuat sebagai senyawa PGP yang berperan dalam proses tersebut,” ungkap Desi.

Sementara itu, Susanti Mugi Lestari, S.P., M.Si., Ph.D. memaparkan penelitian yang berjudul “Mikrobia Penginduksi Ketahanan Padi Gamagora terhadap Cekaman Biotik dan Abiotik”. Dalam paparannya, Susanti mengatakan bahwa Fakultas Pertanian UGM berhasil mengembangkan padi varietas unggul inbrida dengan nama Gamagora yang bisa ditanaman di lahan basah dan lahan kering. Padi Gamagora ini mampu bertahan di berbagai jenis cekaman, baik dari serangan hama penyakit (biotik) maupun kondisi lingkungan yang ekstrem (abiotik).

“Kunci ketahanan padi Gamagora terletak pada pemanfaatan mikroba spesifik, di antaranya yaitu Enterobacter flavescens dan bakteri endofit penghasil ACCD isolat PCM8. Kedua jenis bakteri ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada penggunaan pupuk dan pestisida kimia,” tutur Susanti.

Kegiatan Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV ini menjadi bukti komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung keberhasilan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Karina Nisa Intan Kusuma
Editor: Hanita Athasari Zain
Foto: Media Faperta UGM

Kembangkan Inovasi Terbaru Pertanian dalam Kelas Hama dan Penyakit Tumbuhan Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV UGM

berita Monday, 30 September 2024

Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV menjadi salah satu bagian dari rangkaian acara Dies Natalis ke-78 Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 September 2024 di Gedung Agrotropical Learning Center (AGLC) Fakultas Pertanian UGM. Peserta yang tergabung dalam kelas Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) banyak membahas berbagai inovasi dan penelitian terhadap hama dan penyakit tumbuhan, seperti pengendalian hama dan penyakit pada tanaman melalui metode hayati, deteksi molekuler patogen, serta uji efektivitas metode pengendalian dan konservasi lingkungan.

Dengan total peserta dalam bidang HPT yang berjummlah 39 orang, maka mereka pun terbagi menjadi dua kelas yang berbeda, kelas A dan kelas B. Peserta yang tergabung dalam kelas berjumlah 20 peserta. Dari pemaparan hasil penelitian yang ada di kelas A, diketahui terdapat satu Best Presenter yang membawa hasil penelitiannya dengan judul “Deteksi Molekuler Begomovirus pada Beberapa Tanaman Famili Fabaceae dari Kabupaten Magelang dan Sukoharjo”. Adhi Pradhana, peraih penghargaan Best Presentator, menjelaskan mengenai keberadaan Begomovirus pada beberapa tanaman hortikultura dengan gejala visual pada daun yang menimbulkan kerugian hasil panen
.
“Setelah melakukan Uji Polymerase Chain Reaction (PCR) pada 13 sampel tanaman dan menunjukan hasil yang positif terinfeksi Begomovirus, harapannya penelitian ini dapat menjadi informasi baru terkait persebaran inang Begomovirus pada tanaman famili Fabaceae di Indonesia,” tutur Adhi.

Di samping itu, salah satu pemaparan hasil penelitian yang menarik pada kelas B dengan jumlah 19 peserta dipresentasikan oleh Muhammad Faris Ar Rif’at yang berjudul “The Effect of Cage Size Variation and Number of Bactrocera carambolae Fruit Fly Pairs on Egg Viability“ dan dinobatkan sebagai Best Presenter pada kelas HPT B.

Dalam presentasinya, Faris menjelaskan alasannya mengambil penelitian ini didasari dari kebutuhan penelitian yang menelisik terkait variasi ukuran kandang dan jumlah pasangan lalat buah karena hal tersebut akan mempengaruhi viabilitas telur dari lalat buah.

“Memilih volume kandang pengujian dan jumlah pasangan merupakan bagian penting dalam penelitian lalat buah. Oleh karena itu, pengujian berbagai ukuran kandang dan jumlah pasangan terhadap viabilitas telur perlu dilakukan, sehingga akan diketahui pengaruh ukuran kandang dan jumlah pasangan yang berbeda terhadap viabilitas telur,” ujar Faris.

Melalui kegiatan seminar hasil nasional ini, Fakultas Pertanian UGM berpartisipasi dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis : Khairani Nabilah
Editor : Hanita Athasari Zain
Foto : Media Faperta UGM

Menyoroti Pertanian dari Perspektif Sosial Ekonomi dalam Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV UGM

berita Monday, 30 September 2024

Fakultas Pertanian UGM menggelar Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV sebagai salah satu bagian dari rangkaian acara Dies Natalis ke-78. Acara ini menyoroti aspek optimalisasi pemanfaatan lahan dan adaptasi perubahan iklim untuk mewujudkan kedaulatan pangan, salah satunya dari segi sosial ekonomi pertanian. Peserta yang tergabung dalam kelas Sosial Ekonomi Pertanian berkumpul untuk membahas beragam isu-isu penting seperti gender dalam pertanian, pemanfaatan teknologi informasi, harga dan produksi komoditas, serta adaptasi terhadap perubahan iklim global.

“Selamat datang kepada 27 peserta Semnashas XIV di kelas Sosial Ekonomi Pertanian. Kami sangat senang menyambut partisipan yang beragam, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga pelaku usaha tani. Peserta kali ini juga berasal dari berbagai instansi, mulai dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agribisnis hingga institusi pendidikan di berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Hariyani Dwi Anjani, S.P., M.Sc., salah seorang dosen Departemen Sosial Ekonomi Pertanian selaku moderator sesi pertama.

Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah presentasi oleh Gimson Naibaho, yang dinobatkan sebagai best presenter kelas Sosial Ekonomi. Gimson memaparkan presentasinya yang berjudul “Optimalisasi Lahan Pertanian dan Adaptasi Perubahan Iklim Global untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan: Peluang, Tantangan, dan Inisiatif”. Pada kesempatan ini, Gimson mengupas tantangan yang dihadapi sektor pertanian di tengah krisis iklim serta berbagai inisiatif yang dapat diambil seperti sistem mixed cropping dan penggunaan pupuk kandang untuk meningkatkan produktivitas pangan.

Kegiatan ini berjalan dengan penuh antusias dari para peserta. Para peserta aktif dalam kegiatan diskusi dan saling bertukar pikiran. Kegiatan seminar ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara akademisi, praktisi, dan petani, serta mendorong penerapan hasil riset ke dalam praktik nyata untuk memajukan sektor pertanian Indonesia, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian UGM berpartisipasi dalam mewujudkan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Hanita Athasari Zain
Foto: Media Faperta UGM

Sebanyak 16 UMKM Binaan Fakultas Pertanian UGM Ramaikan Family Gathering 2024

berita Monday, 30 September 2024

Fakultas Pertanian UGM mengundang 16 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya dalam acara Family Gathering 2024, yang merupakan bagian dari perayaan Dies Natalis ke-78 pada Minggu, 22 September 2024. Para UMKM tersebut meramaikan kegiatan dengan menggelar bazaar untuk memamerkan dan menjual produk-produk unggulan mereka. Setiap UMKM memperkenalkan produk yang mereka kelola di bawah bimbingan dan pendampingan dari dosen Fakultas Pertanian UGM.

Produk-produk yang dijual pun memiliki keunikan tersendiri, salah satunya dari UMKM Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Lestari, yang menawarkan produk inovatif berbahan dasar limbah pertanian, seperti abon yang dibuat dari gedebog (batang) pisang. Terdapat juga produk kain bermotif ecoprint, yang salah satunya dijual oleh KWT Sambirejo.

Selain itu, berbagai UMKM dan kelompok tani lainnya memperkenalkan produk mereka dengan memberikan tester gratis kepada pengunjung yang sekaligus merupakan peserta acara Family Gathering. Produk yang ditawarkan meliputi kopi, cokelat, jamu, dan juga hasil pertanian mereka.

Para UMKM terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan Family Gathering sembari memperkenalkan produk-produk unggulan. Mereka mengakui bahwa produk-produk yang mereka bawa merupakan hasil dari pendampingan oleh Fakultas Pertanian UGM. Untuk itu, mereka pun berterima kasih atas Fakultas Pertanian UGM yang tidak hanya berhenti mendampingi sampai tahap produksi, tetapi juga sampai pascaproduksi yang ditunjukkan melalui undangan bagi para UMKM untuk membuka bazaar di acara kali ini.

“Saya berharap Fakultas Pertanian UGM dapat terus memberikan dukungan inovasi dan ilmu bagi kelompok tani dan masyarakat sekitar,” ujar Murti sebagai salah satu anggota KWT Ngudi Lestari.

Keterlibatan UMKM binaan dalam Family Gathering Fakultas Pertanian UGM mendukung beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Yomita Misya
Editor: Hanita Athasari Zain
Foto: Media Faperta UGM

Profesor Riset BRIN dalam Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV Usulkan Sistem Prediksi Musim Terpadu

berita Wednesday, 25 September 2024

Salah satu pembicara kunci dalam Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV yang merupakan seorang profesor riset di Pusat Riset Iklim dan Atmosfer dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Edvin Aldrian, B.Eng., M.Sc., menyampaikan usulannya untuk mengoptimalkan sistem prediksi musim yang tepat. Menurutnya, sistem prediksi musim ini akan membantu perencanaan strategis ekspor impor pangan yang dapat lebih terukur, sehingga menjadi pilihan cara mencapai kedaulatan pangan di Indonesia.

Dalam paparan materinya yang disampaikan secara langsung di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro Fakultas Pertanian UGM pada hari Sabtu, 21 September 2024, Prof. Edvin menyajikan fakta atas hasil risetnya mengenai laut Indonesia yang terdampak fenomena perubahan iklim. Prof. Edvin yang telah melakukan modeling laut di Indonesia menjelaskan bahwa perubahan iklim membuat laut Indonesia semakin kecil, terlihat dari kecilnya arus air laut yang keluar ke Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Selain itu, perubahan iklim juga berdampak pada tingginya angka kejadian El Nino dan La Nina di Indonesia.

“El Nino memiliki beberapa dampak negatif, antara lain kekeringan hebat, defisit air di berbagai tampungan air, serta peningkatan potensi puso atau gagal panen, terutama pada komoditas padi. Di samping itu, La Nina juga memberikan dampak bencana banjir dan bencana hidrometeorologi, berkurangnya produksi sektor kelautan, dan gangguan badai serta gelombang tinggi,” jelas Prof. Edvin.

Fakta menarik lainnya yang disampaikan oleh Prof. Edvin adalah perubahan iklim juga mempengaruhi terjadinya peningkatan suhu muka laut, sehingga biota di lautan atas akan turun ke kedalaman yang lebih dalam. Hal ini berdampak pada aktivitas penangkapan ikan oleh para nelayan yang harus dilakukan menuju laut yang lebih dalam.

“Penangkapan ikan yang harus menuju laut yang lebih dalam tentu menyulitkan dan membahayakan para nelayan kita. Maka dari itu, prediksi musim secara terpadu yang secara ringkas membahas bagaimana laut dan daratan bisa dimanfaatkan secara optimal, akan membantu kita untuk menentukan langkah selanjutnya menuju kedaulatan pangan,” tegas Prof. Edvin.

Materi yang mengulik lebih dalam terkait dampak perubahan iklim terhadap kelautan di Indonesia oleh Prof. Edvin menjadi wujud komitmennya bersama Fakultas Pertanian UGM untuk dapat mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14: Ekosistem Lautan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Hanita Athasari Zain
Editor: Desi Utami

Guru Besar Universitas Brawijaya Sampaikan Agroforestri sebagai Solusi Perubahan Iklim dalam Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV UGM

berita Tuesday, 24 September 2024

Fakultas Pertanian UGM menyelenggarakan Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Sabtu, 21 September 2024 sebagai salah satu rangkaian Dies Natalis ke-78 Fakultas Pertanian UGM. Seminar ini menghadirkan tiga narasumber utama, salah satunya adalah Prof. Ir. Kurniatun Hairiah, Ph.D., seorang pakar dalam bidang biologi tanah dan ekologi akar dan salah satu Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Dalam kesempatannya, guru besar yang akrab disapa Prof. Cho tersebut membawakan topik terkait “Optimalisasi Pemanfaatan Lahan dengan Agroforestri untuk Adaptasi Perubahan Iklim dan Mewujudkan Kedaultan Pangan”.

Dalam sesi pemaparan materi, Prof. Cho menyampaikan bahwa saat ini dunia global telah mengalami perubahan iklim yang menyebabkan degradasi tanah terus meningkat dari tahun ke tahun. Permasalahan ini mengakibatkan hilangnya keanekaragaman hayati yang ada di tanah. Hal ini mampu menurunkan kesuburan tanah dan menimbulkan berbagai masalah baru, diantaranya adalah semakin berkurangnya lahan pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk memproduksi pangan dan produk pertanian lainnya.

“Perubahan iklim merupakan masalah besar dan membutuhkan penyelesaian secara kompleks. Oleh karenanya, pertanian diharapkan mampu berkontribusi dalam mengurangi dampak dari perubahan iklim sekaligus beradaptasi agar dapat mewujudkan ketahanan pangan,” ungkap Prof. Cho.

Di masa lampau, perubahan iklim hanya berakibat pada hilangnya nutrisi tanah, air, karbon tanah, biota tanah, dan menurunnya pertumbuhan tanaman. Akan tetapi, saat ini perubahan iklim memiliki dampak yang semakin kompleks, terutama pada jasa lingkungan dari pertanian itu sendiri. Prof. Cho menjelaskan sistem agroforestri merupakan salah satu sistem yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Agroforestri merupakan perpaduan penanaman pohon-pohonan di lahan pertanian, bukan di kawasan hutan. Dalam berbagai penelitian, telah dikatakan bahwa agroforestri menjadi sebuah sistem yang ditawarkan untuk dapat menyelesaikan permasalahan lahan pertanian saat ini karena telah terbukti dapat meningkatkan dan memperbaiki ketersediaan air, karbon tanah, nutrisi tanah, mengatur microclimate, mengurangi erosi, serta carbon sequestration,” jelas Prof. Cho.

Selain menghasilkan kayu, agroforestri juga dapat menghasilkan produk non-forestry, seperti kopi dan kakao yang dapat menjadi sumber devisa negara. Agroforestri tidak hanya sekedar menghasilkan pangan saja, akan tetapi juga dapat merawat tanah, sehingga dapat menghasilkan produksi pangan yang tinggi.

Kegiatan Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV ini menjadi bukti komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung keberhasilan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Karina Nisa Intan Kusuma
Editor: Hanita Athasari Zain
Foto: Media Faperta UGM

Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV Sebagai Wujud Kolaborasi untuk Menuju Kedaulatan Pangan

berita Tuesday, 24 September 2024

Sebagai salah satu rangkaian Dies Natalis ke-78 Fakultas Pertanian UGM, telah digelar Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV pada hari Sabtu, 21 September 2024 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro. Sejalan dengan tema dies, yaitu “Optimalisasi Pemanfaatan Lahan dan Adaptasi Perubahan Iklim untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan”, Semnashas XIV mengundang tiga pembicara kunci yang berkompeten di bidangnya dengan total peserta lebih dari 200 peserta.

Ketua Panitia Semnashas XIV, Andi Syahid Muttaqin, S.Si., M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa tema semnashas kali ini relevan dengan dinamika tantangan pertanian yang saat ini dirasakan di Indonesia, di mana tantangan tersebut mengarah kepada pentingnya inovasi dan kolaborasi. Ia menyatakan, diharapkan akan terjadi pertukaran informasi dan pengetahuan antar peserta sehingga menghasilkan kolaborasi dalam upaya berkontribusi di sektor pertanian.

“Kami selaku panitia berharap adanya seminar yang diikuti oleh akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang pertanian kali ini dapat membuka kesempatan untuk berbagai pengetahuan, pengalaman, serta merumuskan strategi-strategi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertanian berkelanjutan di Indonesia,” jelas Andi yang juga seorang dosen di Departemen Tanah Fakultas Pertanian UGM.

Melalui laporannya yang disampaikan di pembukaan acara, Andi mengatakan bahwa jumlah pemakalah Semnashas XIV yang mencapai lebih dari 160 peserta pemakalah merupakan sebuah prestasi karena melampaui ekspektasi panitia. Adapun para peserta berasal dari 25 universitas dan instansi di seluruh Indonesia yang mengikuti seminar sebagai pemakalah atau non-pemakalah, serta melalui daring atau luring.

Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung negara. Sektor pertanian tidak bisa hanya fokus terhadap proses produksi, tetapi juga harus memperhatikan layanan ekosistem.

“Selama ini, sektor pertanian masih banyak yang lalai atas layanan ekosistem. Dengan optimalisasi metaorganisme atau optimalisasi pemanfaatan lahan, sesuai tema seminar kali ini, kita harap layanan ekosistem bisa lebih diperhatikan sehingga mewujudkan praktik pertanian berkelanjutan dan kedaulatan pangan di Indonesia,” ujar Dekan.

Kegiatan Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIV ini menjadi salah satu wujud Fakultas Pertanian UGM untuk mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Hanita Athasari Zain
Editor: Desi Utami
Foto: Media Faperta UGM

Pengabdian Dies Natalis ke-78 Fakultas Pertanian UGM: Pengembangan Buah Alpukat Unggul di Gunung Gambar

berita Wednesday, 18 September 2024

Fakultas Pertanian UGM telah berkomitmen dalam upaya konservasi produktif dengan memadukan pengelolaan lingkungan dan pengembangan tanaman bernilai ekonomi, seperti kopi dan alpukat. Adapun dalam kegiatan pengabdian yang mengusung tema kegiatan “Pengembangan Kebun Buah Alpukat Unggul untuk Mendukung Kawasan Konservasi Produktif” kali ini berfokus pada komoditas alpukat dengan tujuan tidak hanya untuk melestarikan alam, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui hasil pertanian yang produktif.

Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-78 Fakultas Pertanian UGM, kegiatan pengabdian digelar pada Minggu, 8 September 2024, di Pendopo Gunung Gambar, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, dan menjadi bagian dari kawasan konservasi di Zona Batur Agung. Acara ini dihadiri oleh Dr. Makruf Nurudin, S.P., M.P. selaku Ketua Panitia Dies Natalis ke-78 Fakultas Pertanian UGM, Dody Kastono, S.P., M.P. sebagai Koordinator Tim Pengabdian Dies Natalis ke-78 Fakultas Pertanian UGM, Lurah Kalurahan Kampung, Panewu Kapanewon Ngawen, pengurus dan anggota Kelompok Tani Tunas Muda Mandiri, perwakilan Kelompok Tani Pringombo, dan perwakilan Kelompok Tani Sriten.

Tahun ini, kawasan yang telah ditanami tanaman kopi sebelumnya, kini mulai diperluas dengan penanaman buah alpukat unggul. Diharapkan tanaman-tanaman tersebut akan segera memasuki masa produktif, sehingga dapat memberikan dampak positif dari sisi ekonomi bagi masyarakat Gunung Gambar.

“Alpukat yang dikembangkan di kawasan Gunung Gambar terdiri dari dua jenis unggulan, yaitu alpukat jenis miki dan pluwang. Alpukat jenis miki dikenal karena daya adaptasinya yang baik di berbagai ketinggian dan produktivitasnya yang tinggi, sementara jenis pluwang merupakan alpukat jumbo dengan berat buah yang dapat mencapai lebih dari 1,5 kilogram. Kedua jenis ini memiliki kualitas buah premium dan harga yang baik, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Dody.

Program ini merupakan salah satu bentuk nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Fakultas Pertanian UGM meyakini untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan di kawasan Gunung Gambar guna memastikan bahwa manfaat dari program ini dapat dirasakan oleh masyarakat secara signifikan, baik dari segi ekonomi maupun lingkungan. Melalui kemitraan ini, harapannya masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam melestarikan lingkungan dan meningkatkan produktivitas pertanian berbasis tanaman unggul.

“Peran aktif dari masyarakat sangat penting agar manfaat dari apa yang telah kita kembangkan bisa benar-benar dirasakan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat karena inti dari pengabdian di bidang pertanian ini adalah meningkatkan produksi dan produktivitas. Dengan upaya ini, insyaAllah tujuan tersebut dapat tercapai,” tutur Makruf.

Kegiatan pengabdian ini menjadi wujud kesadaran dan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mencapai tujuan global SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Alkhansa Khairunnisa
Editor: Hanita Athasari Zain
Foto: Media Faperta UGM

1…1718192021…25

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Laksanakan Pengisian Bersama Beban Kerja Dosen: Upaya Mendukung Tri Dharma
    15/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Guru Besar Baru dalam Bidang Mikrobiologi Terapan
    13/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dua Guru Besar Baru dalam Bidang Virologi Tumbuhan dan Biologi Perikanan
    12/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dosen Baru: Semangat Baru Perkuat Pendidikan, Riset, dan Keberlanjutan
    12/01/2026
  • Lowongan – PT Gunung Madu Plantation
    08/01/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju