• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan
  • SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan
  • page. 12
Arsip:

SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan

Fakultas Pertanian UGM Berikan Pembekalan untuk Dosen Baru

berita Friday, 6 September 2024

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan acara pembekalan bagi dosen baru pada hari Rabu-Kamis, 4-5 September 2024. Acara ini dihadiri oleh seluruh dosen baru, baik calon aparatur sipil negara (CASN) maupun dosen tetap SK Rektor yang bergabung dengan fakultas, serta pimpinan departemen dan fakultas. Kegiatan pembekalan ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan kepada dosen muda sebelum terjun ke dunia kerja.

Pembekalan yang digelar di Venture Lab Gedung AGLC Lantai 6 tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang menyampaikan pentingnya peran dosen dalam mencetak generasi unggul di bidang pertanian. Dalam sambutannya, beliau menekankan nilai-nilai integritas, inovasi, dan kolaborasi dalam proses pembelajaran. Selain itu, Dekan juga menggarisbawahi mengenai visi misi Fakultas Pertanian UGM dengan tagline “Smart Eco-Bioproduction” yang diturunkan menjadi enam pilar, antara lain crop, smart, eco, bio-production, agribusiness, serta communication. Harapannya dengan mengetahui konsep yang diusung, dosen baru dapat lebih berkontribusi dan semangat berkolaborasi.

Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi yang menghadirkan berbagai narasumber, antara lain Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. Dalam paparannya, Prof. Subejo menyampaikan bahwa Fakultas Pertanian UGM memberikan dukungan penuh dan fasilitas untuk semua dosen dalam berkembang sesuai bidangnya masing-masing, termasuk penyediaan hibah untuk dosen muda yang berbasis output. Selain itu, peserta juga diajak berdiskusi tentang tantangan dan peluang dalam dunia pendidikan tinggi saat ini.

Para dosen baru juga diberikan pengenalan akademik dan kemahasiswaan yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. Weny menyampaikan seberapa banyak mahasiswa yang ada di Fakultas Pertanian UGM dari program-program unggulan seperti International Undergraduate Class (IUC), Asian International Mobility for Student (AIMS), dan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memerlukan support dari semua civitas akademika Fakultas Pertanian UGM, termasuk dosen yang baru saja bergabung.

Peserta pembekalan berharap dapat segera berkontribusi dalam mengembangkan ilmu pertanian dan mendukung visi Fakultas Pertanian UGM sebagai pusat keunggulan di tingkat nasional maupun internasional. Semangat yang tinggi ditunjukkan oleh salah satu peserta, yaitu Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech, Ph.D., atau yang sering disapa Micky, dari Program Studi Mikrobiologi Pertanian.

“Saya berharap bisa bersinergi dan bekerja sama, tidak hanya dengan dosen di Departemen, tetapi juga dengan dosen dari departemen lain, bahkan fakultas lain, sehingga dapat turut memajukan Fakultas Pertanian UGM baik di kancah nasional maupun international,” ujar Micky.

Tak hanya itu, Ishadiyanto Salim, S.Pd., M.Pd., dosen baru di Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) yang sering disapa Salim, menyampaikan harapannya bergabung di Fakultas Pertanian UGM karena ketertarikan di bidang pertanian, khususnya inovasi dan teknologi untuk mendukung diseminasi ilmu.

“Sebagai seorang dosen di Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, saya memiliki ketertarikan mendalam terhadap pertanian, khususnya dalam bagaimana inovasi dan teknologi bisa mendukung penyuluhan pertanian untuk kesejahteraan petani dan pembangunan sektor ini. Dengan menjadi dosen di Fakultas Pertanian UGM, saya merasa dapat berkontribusi secara langsung dalam mencetak generasi baru yang memiliki wawasan, kemampuan, dan semangat untuk memajukan pertanian Indonesia,” ungkap Salim.

Hari kedua acara dilanjutkan dengan pengenalan terkait keuangan, aset, dan SDM oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM, Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P. Sita menyampaikan tentang Peraturan Rektor UGM Nomor 11 Tahun 2023 tentang Manajemen Sumber Daya Manusia yang menjelaskan tugas, hak dan kewajiban seorang dosen. Kegiatan dilanjutkan  dengan pemaparan dari masing-masing departemen, yaitu dari Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Ketua Departemen Budidaya Pertanian, Ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian, Ketua Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ketua Departemen Tanah, Ketua Departemen Perikanan, serta ditutup dengan pengenalan terkait administrasi umum oleh Kepala Kantor Administrasi (KKA) Fakultas Pertanian UGM, Agus Sudarwinto, S.E., M.M. Agus menjelaskan mengenai ketentuan prosedural persuratan, perizinan, dan administrasi lainnya.

Fakultas Pertanian UGM semakin berkomitmen untuk turut serta menyediakan pendidikan berkualitas serta menjadi upaya nyata untuk mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Desi Utami

Editor: Hanita Athasari Zain

 

Departemen Budidaya Pertanian Kembali Adakan BUPER TALK #11 “Artisan Tea: Functional Beverage for Wellness”

berita Thursday, 5 September 2024

Buper talk merupakan Webinar Nasional yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis Fakultas Pertanian UGM ke-79 yang dilaksanakan oleh Departemen Budidaya Pertanian. Acara ini diadakan pada 27 Agustus 2024 secara daring melalui Zoom. Topik bahasan Buper Talk #11 ini mengangkat tema Artisan Tea: Functional Beverage for Wellness dengan dua narasumber yaitu Ir. Iriana Ekasari Muadz, M.M., Pendiri Asosiasi Artisan Teh Indonesia dan Dr.nat.techn. Rizky Pasthika Kirana, S.P., M.Sc., dosen Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UGM, serta sebagai moderator yaitu Dr. Elly Syafriani, S.P., dosen Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian UGM.

“Dengan diadakannya Buper Talk #11 ini, harapannya dapat menjadi sarana silaturahmi agar bisa bertukar pengalaman antara akademisi, praktisi dengan masyarakat di luar kampus sehingga menambah wawasan dan pengetahuan bagi kita semua,” Ujar Rani Agustina Wulandari, S.P., M.P., Ph.D., Ketua Departemen Budidaya Pertanian.

Dengan tema yang diangkat pada Buper Talk #11 akan selaras dengan peningkatan kualitas hidup warga negara. Kualitas hidup ini dapat dinilai dari aspek kesehatan. Lewat kebiasaan masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi makanan maupun minuman menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan. Dalam pembahasan Buper Talk #11 Ibu Ir. Iriana Ekasari Muadz, M.M. memiliki terobosan untuk konsumsi minuman, khususnya minuman teh, atau yang dikenal sebagai artisan tea, minuman fungsional yang baik untuk kesehatan.

“Cara Gen milenial dan Gen z dalam memaknai suatu hal sangat berbeda, dengan dibuatnya Asosiasi Artisan Teh Indonesia, harapannya  memajukan dan mengangkat citra teh Indonesia dan turut berpengaruh pada kesehatan nasional. Teh artisan merupakan teh yang diperkaya rasanya dan selama prosesnya menggunakan cara dan bahan yang alami,” ujar Iriana.

Rizky selaku Dosen di Departemen Budidaya Pertanian yang memiliki fokus pada pemuliaan tanaman menyadari bahwa saat ini dan di masa yang akan datang peluang pemuliaan tanaman tidak hanya pada peningkatan jumlah panen tetapi perakitan tanaman yang memiliki kualitas nutrisi yang baik.

“Nutrisi penting bagi semua kalangan karena kondisi kesehatan seseorang ditentukan dari apa yang masuk dalam mulut yaitu makanan ataupun minuman. Material untuk menjadi artisan tea bisa ditingkatkan dengan Biofortification dan juga memperkaya variasinya dengan pemuliaan tanaman,” ujar Rizky.

Terlaksananya Buper Talk #11 ini menjadi wujud nyata komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mencapai tujuan SDGs, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan.

 

Penulis: Khairani Nabilah

Editor: Desi Utami

 

 

 Dukungan Fakultas Pertanian UGM untuk Mahasiswa Melalui Pemberian Beasiswa Kagama 2024

info Wednesday, 4 September 2024

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) senantiasa berkomitmen dalam memberikan dukungan kepada mahasiswanya, salah satunya dengan memberikan Beasiswa Kagama (Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada) Fakultas Pertanian untuk mahasiswa Sarjana aktif angkatan 2021-2023. Beasiswa ini hadir kembali sebagai upaya untuk mendukung studi dan meringankan beban biaya pendidikan bagi mahasiswa Faperta UGM.

Beasiswa Kagama Pertanian menawarkan kesempatan bagi mahasiswa yang berprestasi dan membutuhkan bantuan finansial untuk melanjutkan pendidikan mereka. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas akademik serta motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan studi di Fakultas Pertanian UGM.

Bagi calon penerima beasiswa, informasi lebih lanjut mengenai syarat dan prosedur pendaftaran dapat diakses melalui link atau akun media sosial resmi Fakultas Pertanian UGM

yaitu di ugm.id/PendaftaranBeasiswaKagamaPertanian2024. Dengan pemberian beasiswa Kagama ini, Fakultas Pertanian UGM semakin berkomitmen untuk turut serta menyediakan pendidikan berkualitas serta menjadi upaya nyata untuk mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

 

Penulis: Desi Utami

 

 

 

Program Studi Magister Agronomi UGM Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT untuk Tahun 2024 sampai 2027

berita Wednesday, 4 September 2024

 

Program Studi Magister Agronomi, Fakultas Pertanian UGM baru saja meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak tanggal 19 Agustus 2024 sampai dengan 30 Mei 2027. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kualitas pendidikan dan penelitian yang telah dilakukan oleh program studi tersebut.

Akreditasi unggul ini diperoleh setelah melalui serangkaian evaluasi ketat yang meliputi kurikulum, fasilitas, serta kinerja dosen dan mahasiswa. Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian menyatakan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh civitas akademika dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Weny mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini dan berharap dapat mendorong program studi lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas serta memberikan pendidikan berkualitas bagi mahasiswa. “Dengan akreditasi unggul ini, kami berharap dapat menarik lebih banyak mahasiswa berbakat dan berkontribusi pada pengembangan ilmu agronomi di Indonesia,” ujarnya.

Program Studi Magister Agronomi UGM berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan di bidang pertanian dan pangan global.

Dengan akreditasi unggul ini, Fakultas Pertanian UGM semakin solid dalam posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Hal ini merupakan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam upayanya untuk mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Desi Utami

Perkenalkan Teknologi Benih dan Bioteknologi, Departemen Budidaya Pertanian UGM Terima Kunjungan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Sumatera Barat 

berita Tuesday, 3 September 2024

Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UGM menerima kunjungan dari dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Benih, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP), Sumatera Barat. Kunjungan ini menjadi salah satu rangkaian dari kegiatan field trip dan kunjungan industri oleh PPNP yang diikuti sebanyak 22 mahasiswa, serta didampingi oleh dua orang dosen. Selama kegiatan kunjungan di Departemen Budidaya Pertanian UGM, mahasiswa PPNP diperkenalkan beberapa alat terkait dengan teknologi benih yang ada di Sub-Laboratorium Teknologi Benih dan alat-alat bioteknologi di Sub-Laboratorium Pemuliaan, antara lain seperti alat analisis DNA dan RNA yang tergolong lengkap mulai dari ekstraksi, Polymerase Chain Reaction (PCR), sampai dengan analisisnya.

Ketua Departemen Budidaya Pertanian UGM, Rani Agustina Wulandari, S.P., M.P., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk menambah wawasan mahasiswa PPNP lebih dalam terkait teknologi benih, pemuliaan tanaman, dan bioteknologi. Penerimaan kunjungan yang dilakukan pada Senin, 26 Agustus 2024 tersebut juga dibersamai oleh Prof. Dr. Rudi Hari Murti, S.P., M.P. selaku Kepala Laboratorium Teknologi Benih, Prof. Dr. Ir. Aziz Purwantoro, M.Sc. selaku Ketua Program Studi S2 Pemuliaan Tanaman, dan Agus Budi Setiawan, S.P., M.Sc., Ph.D. sebagai salah satu tim pengelola smart farming di Fakultas Pertanian UGM. Adapun beberapa topik yang dibahas dalam kunjungan kali ini, yaitu agroinovasi di kampus dan kegiatan yang berhubungan dengan teknologi benih, pemuliaan tanaman, smart farming, dan bioteknologi.

“Karena mereka tujuannya adalah untuk mengenal lebih jauh kegiatan atau praktik terkait teknologi benih, pemuliaan tanaman, smart farming, dan bioteknologi, maka kita ajak ke laboratorium dan juga ke greenhouse smart farming melon yang ada di atas Gedung Rachmiwaty,” jelas Rani.

Ia menambahkan, selama sesi diskusi, mahasiswa PPNP menunjukkan ketertarikannya untuk melanjutkan studi S2 di program studi Magister Pemuliaan Tanaman di Departemen Budidaya Pertanian UGM setelah menerima pemaparan mengenai sarana prasarana, kegiatan belajar-mengajar, serta prestasi yang telah diraih oleh Departemen Budidaya Pertanian UGM. Bahkan, mereka pun dijelaskan secara langsung mengenai tahapan pendaftaran mahasiswa baru di Fakultas Pertanian UGM. 

Setelah adanya kunjungan ini, kedua pihak merencanakan kerja sama yang dimulai dengan penawaran studi lanjut di Fakultas Pertanian UGM, baik untuk program master maupun doctoral, serta beberapa pelatihan yang diberikan oleh Fakultas Pertanian UGM kepada Program Studi Teknologi Benih PPNP. Dalam hal ini, PPNP bersama Fakultas Pertanian UGM menunjukkan upayanya untuk mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Editor: Desi Utami 

Foto: Dokumentasi Departemen Budidaya Pertanian UGM

 

Gandeng PT Sumitomo Corporation dan Nippon Telegraph and Telephone (NTT), Fakultas Pertanian UGM Kembangkan Inovasi Pengurangan Emisi

beritakerjasama Sunday, 1 September 2024

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama strategis bersama PT Sumitomo Corporation dan Nippon Telegraph and Telephone (NTT) untuk meningkatkan pengembangan teknologi informasi dan pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam bidang pertanian. Audiensi kerja sama berlangsung pada hari Kamis, 29 Agustus 2024 di Ruang Venture, Gedung AGLC Fakultas Pertanian UGM dan dihadiri oleh perwakilan PT Sumitomo Corporation, NTT, dekan, wakil dekan, ketua departemen, serta ketua unit di Fakultas Pertanian UGM.

Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan solusi inovatif dalam bidang pengurangan emisi pada penanaman padi menggunakan Alternate Wetting and Drying (AWD). Selain itu, dalam audiensi tersebut, dilakukan juga persiapan launching program Green Campus. Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menyambut baik inisiatif kerjasama ini dengan harapan dapat memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri.

“Kerja sama antara Fakultas Pertanian UGM, Sumitomo, dan NTT merupakan langkah penting dalam memperkuat kapasitas akademik dan praktis bagi mahasiswa, sekaligus dapat memberikan kontribusi positif dalam perkembangan pertanian yang berkelanjutan di Indonesia,” ujar Dekan.

Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., memaparkan rumusan potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama Sumitomo dan NTT, yaitu diawali dengan penjelasan konsep Smart eco-bioproduction yang menjadi tagline dan visi Fakultas Pertanian UGM. Selain itu, ia juga memaparkan langkah-langkah strategis Fakultas Pertanian UGM yang sudah dilakukan guna mendukung pengoptimalan program Green Campus yang ada di UGM.

“Fakultas Pertanian UGM sudah banyak melakukan kegiatan yang mendukung pelaksanaan pencapaian Green Campus seperti Pembangunan Gedung Agrotropical Learning Center (AGLC) yang mendapat Final EDGE Certification dari Green Building Council Indonesia, pembangunan co-working space di taman buah anggur, penanganan sampah, pengembangan inovasi pertanian berbasis IoT, penggunaan bus listrik di dalam kampus, dan beberapa kegiatan strategis lainnya,” jelas Prof. Subejo.

PT Sumitomo Corporation dan NTT berharap bahwa kolaborasi ini dapat membantu menciptakan solusi inovatif untuk tantangan yang dihadapi oleh petani di Indonesia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan kerja sama ini, Fakultas Pertanian UGM berkomitmen untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan dan penelitian yang relevan. Di sisi lain, pihak PT Sumitomo dan NTT berkomitmen untuk menyediakan akses teknologi terbaru yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas.

Kegiatan audiensi kerja sama ini menjadi komitmen bersama untuk mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Desi Utami
Editor: Hanita Athasari Zain

 

Peserta Summer Course Fakultas Pertanian UGM 2024 Usung Gerakan Generasi Z untuk Kampanye Pertanian Berkelanjutan

Prestasi Sunday, 1 September 2024

Fakultas Pertanian UGM yang menggelar Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture 2024 (SC-STA 2024) sejak 15 Juli 2024 lalu telah sampai di kegiatan penutup, yaitu final presentation oleh para peserta. Para peserta sebanyak 20 mahasiswa luar negeri yang berasal dari negara Filipina, Malaysia, China, Jepang, dan Yaman  memaparkan hasil yang telah mereka peroleh sejak mengikuti pre-course dan field trip dalam bentuk video dan pemaparan selama 10 menit yang meliputi masalah atau tantangan yang mereka temukan, serta solusi yang mereka tawarkan. Dari segala pemaparan peserta, dapat terlihat bahwa solusi utama yang ditawarkan adalah gerakan anak muda atau generasi Z (Gen-Z) untuk aktif mengkampanyekan pertanian berkelanjutan, khususnya terkait komoditas kakao. 

Seperti yang dipaparkan oleh Kelompok Hybrid 2 sebagai kelompok presenter terbaik, mereka menyebutkan solusi “Gen-Z in Coco(A)CTION” yang menegaskan pentingnya kontribusi Gen-Z melalui media sosial untuk menyebarluaskan praktik pertanian berkelanjutan. 

 

“Karena Gen-Z lebih banyak terlibat pada media digital, daripada generasi sebelumnya, maka kampanye melalui media sosial dapat digalakkan untuk membuat konten yang menyoroti dampak perubahan iklim. Dari situ diharapkan muncul kesadaran untuk memperbanyak praktik pertanian berkelanjutan,” jelas JM Santos, salah satu anggota Kelompok Hybrid 2, yang berasal dari Filipina. 

Adapun Kelompok Hybrid 2 menjadi kelompok presenter terbaik setelah melalui penilaian oleh para juri yang meliputi beberapa kriteria, antara lain dasar teori, metode penelitian, kerja sama tim dan manajemen waktu, serta estetika dan kreativitas. Tiga juri yang berasal dari dosen Fakultas Pertanian UGM antara lain adalah Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D., Nur Akbar Arofatullah, S.P., M.Biotech., Ph.D., dan Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D.

Kegiatan final presentation yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Agustus 2024 di Ruang Venture Gedung AGLC tersebut dihadiri pula oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Direktur Kemitraan, Relasi Global UGM, Prof. Dr. apt. Puji Astuti, S.Si., M.Sc dan seluruh panitia Summer Course 2024. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Puji menyampaikan apresiasinya terhadap para peserta Summer Course Fakultas Pertanian UGM 2024. Ia juga berharap para peserta mendapatkan banyak wawasan baru, serta tertarik untuk kembali ke UGM dalam bentuk kegiatan lain.

“Saya mengapresiasi keikutsertaan teman-teman dalam kegiatan Summer Course oleh Fakultas Pertanian UGM. Tidak perlu merasa sungkan, kami dari UGM akan sangat terbuka apabila teman-teman ingin kembali ke sini dalam kegiatan lain yang durasinya lebih lama, seperti student exchange atau joint research bahkan lanjut S2 maupun S3,” ujar Prof. Puji.  

Kegiatan summer course yang digelar oleh Fakultas Pertanian UGM menjadi wujud komitmen untuk mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas,  SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. 

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Editor: Desi Utami

Foto: Media Faperta UGM

Mahasiswa Faperta UGM Selesaikan Studi dalam Waktu Singkat dengan IPK Gemilang

Prestasi Saturday, 31 August 2024

Fakultas Pertanian UGM kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan gelar lulusan tercepat yang diraih oleh dua mahasiswi Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, yaitu Aulia Putri Nur Cahyani dan Aisyah Fatikah Nur Ghani. Mereka berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu hanya 3 tahun 7 bulan 16 hari. Hal tersebut merupakan sebuah pencapaian yang mengagumkan di tengah segala tantangan akademik yang ada.

Aulia mencatat waktu kelulusan tercepat dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,90 dengan penelitian yang berjudul “Kontribusi Pendapatan Usaha Tani Bawang Merah terhadap Pendapatan Rumah Tangga Tani di Kalurahan Srikayangan Kapanewon Sentolo Kabupaten Kulon Progo”. Aulia menjelaskan bahwa kunci untuk menjadi wisudawan tercepat adalah dengan tidak melupakan tanggung jawab utama sebagai mahasiswa, yaitu belajar, meskipun tetap mengikuti berbagai kegiatan non-akademik. Menurut Aulia, masa kuliah adalah waktu untuk menikmati dan mencoba berbagai hal positif melalui kegiatan non-akademik. Selama kuliah, bahkan ketika pandemi, Aulia aktif dalam berbagai kepanitiaan, organisasi, dan kegiatan volunteer. 

“Kuliah adalah waktunya menjadi mahasiswa ‘kura-kura’ (kuliah-rapat). Saya mengikuti organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian, berbagai acara di tingkat fakultas dan universitas, menjadi asisten praktikum, bekerja paruh waktu di program studi, dan di masa akhir kuliah saya juga menjadi asisten penelitian,” ujarnya yang dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.

Selain Aulia, Aisyah yang juga menjadi wisudawan tercepat dengan IPK 3,92, mengungkapkan bahwa tantangan terberat selama kuliah adalah menjaga konsistensi belajar dan mengatur waktu antara kegiatan akademik dan non-akademik. Salah satu strategi efektif Aisyah dalam menghadapi tantangan kuliah adalah dengan mencari lingkungan pertemanan yang positif dan suportif, serta teman-teman yang selalu mengingatkan untuk terus berprogres.

Selama menjadi mahasiswa yang melakukan penelitian berjudul “Kontribusi Pendapatan Usaha Tani Organik Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Tani di Kabupaten Boyolali”, Aisyah aktif dalam berbagai organisasi, kepanitiaan, kegiatan volunteer, magang, dan mengembangkan beberapa proyek bersama teman-teman mahasiswa UGM lainnya. Salah satu proyek terbaru Aisyah adalah mengembangkan Program Desa Energi Berdikari yang berkolaborasi dengan Pertamina Foundation. Aisyah menambahkan tips dalam membagi waktu dengan efektif sehingga menjadi wisudawan tercepat, di mana Aisyah selalu membiasakan diri membuat timeline rutin dan menetapkan target, serta tidak lupa konsultasi dengan pembimbingnya, yaitu Arini Wahyu Utami, S.P., M.Sc., Ph.D. 

“Saya selalu membuat timeline mingguan dan bulanan. Selain itu, saya juga menetapkan target yang perlu saya capai dengan jelas. Dengan timeline dan gambaran target yang sudah saya buat sebelumnya, ini membantu saya untuk menentukan skala prioritas. Kebetulan juga, segera lulus dari UGM adalah salah satu target yang saya prioritaskan,” tutur Aisyah.

Prestasi yang diraih oleh Aulia dan Aisyah menunjukkan komitmen Fakultas Pertanian UGM untuk menghasilkan lulusan unggul dan mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Alkhansa Khairunnisa 

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta UGM

Febriana Salvy: Penerima Beasiswa KAGAMA Pertanian dan Lulusan Terbaik Departemen Budidaya Pertanian 

Prestasi Saturday, 31 August 2024

Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Pertanian memberikan beasiswa kepada beberapa mahasiswa Fakultas Pertanian UGM. Salah satunya adalah Febriana Salvy Kusumawati yang berasal dari Program Studi Agronomi. Dalam acara Purnawisuda Program Sarjana Fakultas Pertanian UGM Periode IV tahun akademik 2023/2024 yang digelar pada Rabu, 28 Agustus 2024, mahasiswa yang kerap disapa Salvy tersebut telah dinyatakan lulus dan menyandang gelar sebagai lulusan terbaik Departemen Budidaya Pertanian.

Salvy menerima Beasiswa KAGAMA Pertanian selama satu tahun, sejak ia berada di semester lima sampai semester enam. Bagi Salvy, adanya Beasiswa KAGAMA Pertanian yang ia peroleh sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan penunjang perkuliahan, utamanya seperti laptop. Dengan begitu, Salvy mampu menjalani masa studinya secara maksimal hingga meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) 3.84, berpredikat pujian (cumlaude). 

“Beasiswa KAGAMA Pertanian ini sangat membantu di mana beban orang tua pun jadi berkurang. Saya menggunakan beasiswa tersebut untuk memenuhi barang-barang yang saya butuhkan selama perkuliahan, sehingga dari saya sendiri pun juga merasa sangat terbantu,” ujar Salvy yang menamatkan studinya dalam kurun waktu 3 tahun 10 bulan 4 hari.

Selain Beasiswa KAGAMA Pertanian, Salvy juga menerima bantuan pendanaan untuk penelitian tugas akhir yang diperoleh dari hibah penelitian bersama dosen, yaitu hibah penelitian dari dosen pembimbingnya, Dr. Dyah Weny Repsatie, S.P., M.Si., yang juga seorang Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UGM.  Adapun penelitian yang ia lakukan berjudul “Potensi Daun Jati (Tectona grandis Linn. F.) sebagai Bioherbisida Gulma Tridax procumbens pada Budidaya Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril”.  

Sokongan biaya yang diberikan oleh KAGAMA Pertanian dan Fakultas Pertanian UGM untuk kelancaran studi mahasiswanya menunjukkan komitmen untuk mencapai tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta UGM

Lulusan Terbaik Program Sarjana Fakultas Pertanian UGM Angkat Penelitian Usaha Tani Petani Milenial 

Prestasi Friday, 30 August 2024

Fakultas Pertanian UGM kembali meluluskan sarjana unggulan dengan total 286 sarjana pertanian dan sarjana perikanan dalam acara Wisuda Program Sarjana Periode IV TA 2023/2024. Kali ini, penghargaan lulusan terbaik diraih oleh Anna Tria Nita (Prodi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,96. Anna, yang menyelesaikan studinya dalam kurun waktu 3 tahun 9 bulan 14 hari, mengangkat topik penelitian mengenai usaha tani petani milenial.

Penelitian yang ia lakukan meliputi perbandingan kelayakan usaha tani yang dilakukan oleh petani milenial dan petani non milenial. Hal tersebut didasari oleh perbedaan karakteristik yang ada. Anna menambahkan, hasil penelitiannya mampu memberikan gambaran lebih detail mengenai perbandingan keuntungan yang diperoleh dari usaha tani bawang merah oleh petani milenial dan petani non milenial. 

“Dari penelitian saya, dapat diketahui ternyata usaha tani bawang merah petani milenial lebih menguntungkan dibandingkan dengan petani non milenial. Artinya, hal tersebut menjadi isu penting untuk meningkatkan regenerasi petani agar usaha tani dapat dikelola lebih maksimal,” jelas Anna. 

Anna menyebutkan bahwa judul penelitiannya secara lengkap adalah “Kelayakan Usaha Tani Bawang Merah Semi Organik Petani Milenial dan Non Milenial di Kalurahan Selopamioro Kapanewon Imogiri Kabupaten Bantul”. Adapun penelitian tersebut termasuk dalam hibah penelitian dosen yang terdiri atas tiga orang dosen dan salah satunya adalah dosen pembimbing akademik (DPA) dari Anna, yaitu Asih Kusumaningsih, S.P., M.Sc.

Selain membagikan hasil penelitiannya, Anna juga memberikan pesan bagi para mahasiswa yang masih dalam masa studi. Ia berpesan agar para mahasiswa tidak hanya fokus di akademik, tetapi juga mencari kesempatan untuk magang atau kegiatan non-akademik lainnya.

“Untuk para mahasiswa, jangan lupa untuk mencari berbagai peluang atau kesempatan di luar kegiatan akademik. Dari program studi, departemen, fakultas, hingga level universitas, pasti ada beragam kesempatan yang bisa dicoba untuk mengembangkan keahlian dan keilmuan diri sendiri,” tutur Anna.

Prestasi yang diraih oleh Anna menunjukkan komitmen Fakultas Pertanian UGM untuk menghasilkan lulusan unggul dan mencapai tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta UGM

1…101112131415

BERITA FAKULTAS

  • Pengumuman Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Daring Sarjana dan Pascasarjana
    13/03/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Kuliah Tamu Bersama Prof. Weiguo Cheng dari Yamagata University
    13/03/2026
  • Mahasiswa Akuakultur Faperta UGM Raih Pengalaman Berharga di Ibaraki University Japan melalui Program AIMS
    13/03/2026
  • Lowongan – PT Tani Murni
    12/03/2026
  • Lowongan – Agro Harapan Lestari
    12/03/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju