• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
  • SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
Arsip:

SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab

Tenangkan Perut, Fokuskan Pikiran: Pondasi UTS Fakultas Pertanian UGM

berita Wednesday, 8 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menghadirkan program Pondasi UTS yang menyediakan sarapan gratis bagi mahasiswa selama periode Ujian Tengah Semester (UTS) tahun akademik 2025/2026. Program ini berlangsung pada 6 hingga 17 April 2026 di Kantin Sehat Fakultas Pertanian UGM dengan menyediakan 200 porsi setiap pagi. Inisiatif ini bertujuan mendukung mahasiswa agar tetap fokus dan bertenaga dalam menghadapi ujian.

Selain menyediakan sarapan bergizi, program ini juga menggunakan wadah ramah lingkungan sebagai bentuk komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek konsumsi dan produksi berkelanjutan. Upaya ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap mahasiswa berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Nazzalah Salsabila Tri Ramadhani, mahasiswa Proteksi Tanaman angkatan 2025, mengaku bahwa program ini sangat membantunya menjaga konsentrasi. “Aku sering kesulitan fokus, jadi sarapan sebelum ujian benar-benar membantu berpikir lebih jernih untuk menjawab soal. Program ini selalu kita tunggu setiap UTS dan UAS” ungkapnya dengan penuh semangat.

Hal serupa disampaikan Fasikhul Zulfan Fuadi dari Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2025. Ia menyoroti bagaimana Pondasi UTS menjadi penolong bagi mahasiswa yang harus berangkat pagi. “Biasanya ujian dimulai cukup pagi, jadi banyak teman-teman yang terburu-buru dan tidak sempat sarapan. Program ini membantu kami memenuhi nutrisi agar siap menghadapi ujian,” jelasnya.
Dari sisi penyedia makanan, Pak Hari dari Tenant Kedai Nakmantu menilai program ini terus berkembang dari segi mutu dan respon mahasiswa. “Program Pondasi dari awal sampai sekarang bagus, kualitas meningkat, mahasiswa juga antusias. Saya sangat mendukung program ini dan berharap tetap berlanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Bu Lis dari Dapur Ibu menekankan manfaat langsung bagi daya ingat dan konsentrasi mahasiswa. “Program ini sangat baik untuk diteruskan karena membantu meningkatkan kerja otak dan mempermudah konsentrasi belajar. Dengan begitu, mahasiswa bisa melaksanakan ujian dengan maksimal,” katanya.

Program Pondasi UTS Fakultas Pertanian UGM tidak hanya memberikan sarapan gratis, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan antara fakultas, mahasiswa, dan tenant kantin. Dengan penggunaan wadah ramah lingkungan, program ini sekaligus mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Pengalaman Akademik dan Budaya: Nabilah Salma Jalani Pertukaran Mahasiswa di Universitas Ibaraki

berita Wednesday, 1 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan prestasi melalui partisipasi mahasiswanya dalam program pertukaran internasional ASEAN International Mobility for Students (AIMS). Kali ini, Nabilah Salma Jamaludin, mahasiswa Program Studi Mikrobiologi Pertanian angkatan 2022, berkesempatan menimba ilmu di Universitas Ibaraki, Jepang selama kurang lebih empat bulan, mulai 25 September 2025 hingga 31 Januari 2026.

Selama mengikuti program AIMS, Nabilah mengambil sejumlah mata kuliah yang berfokus pada isu lingkungan dan keberlanjutan, antara lain Adaptation to Environmental Change and Disaster Risk, Environmental and Symbiotic Science, Environmental Conservation Agriculture, serta Special Lecture on Regional Sustainability Science I & II. Ia juga mengikuti Field Experimental Works, Cross-Cultural Communication, dan Overview of Regional Sustainability Science.

Menurut Nabilah, sistem perkuliahan di Ibaraki University tidak jauh berbeda dengan di UGM. Namun, sebagai mahasiswa internasional, ia merasakan adanya fleksibilitas dari para dosen (sensei) dalam mendukung proses pembelajaran, baik di kelas maupun di laboratorium.

Selain pengalaman akademik, Nabilah juga memperoleh wawasan budaya yang berkesan. Ia menuturkan perbedaan kebiasaan masyarakat Tokyo dengan Osaka-Kyoto yang cukup unik. “Orang-orang Osaka-Kyoto terlihat lebih santai dibandingkan dengan Tokyo. Bahkan sekecil perbedaan posisi berdiri di eskalator saja menurutku menarik,” ujarnya.

Tantangan terbesar yang dihadapi adalah beradaptasi dengan cuaca dingin saat pergantian musim gugur ke musim dingin. Beruntung, setiap mahasiswa AIMS mendapat pendamping (buddy) dari laboratorium yang membantu mempersiapkan kebutuhan, termasuk pakaian musim dingin. “Setiap tempat baru itu mengaktifkan survival mode dalam diri saya, apalagi dengan perbedaan cuaca dan waktu. Butuh waktu untuk menyesuaikan diri secara fisik dan mental,” tambahnya.

Nabilah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Fakultas Pertanian UGM yang selalu mendukung mahasiswa dalam setiap tahap program AIMS. Mulai dari persiapan keberangkatan, pendampingan selama di Jepang, hingga setelah kembali ke Indonesia, dukungan fakultas menjadi faktor penting keberhasilan program ini.

Sebagai penutup, Nabilah memberikan motivasi bagi mahasiswa lain yang tertarik mengikuti AIMS. “Jangan takut untuk mencoba daftar, karena kamu tidak akan sendiri. Fakultas akan selalu membantu, dan kamu akan mendapatkan pengalaman serta teman-teman baru. Tapi, jangan lupa untuk mencari tahu kelebihan dan kekurangan programnya agar sesuai dengan kebutuhanmu. Semangat!” pesannya.

Partisipasi Nabilah dalam program AIMS turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Nabilah Salma Jamaludin

Mahasiswi Agronomi UGM Ikuti Program AIMS di Tokyo University of Agriculture and Technology

berita Wednesday, 1 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali meneguhkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan melalui program ASEAN International Mobility for Students (AIMS). Kali ini, kesempatan berharga diraih oleh Asayari Puspita Gutama, mahasiswa Program Studi Agronomi angkatan 2023, yang mengikuti pertukaran mahasiswa di Tokyo University of Agriculture and Technology (TUAT), Jepang selama kurang lebih 3,5 bulan, dari September hingga Desember 2025.

Selama di TUAT, Asayari mengambil 18 mata kuliah dengan total 18 SKS, mengingat sistem pembelajaran menetapkan satu SKS untuk setiap mata kuliah bagi mahasiswa pertukaran. Ia menuturkan bahwa sistem pembelajaran di TUAT memiliki perbedaan dibandingkan dengan di Indonesia, terutama karena banyak mata kuliah yang dilengkapi dengan kunjungan lapangan. Hal ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat langsung penerapan materi, sehingga memperkuat pemahaman praktis sekaligus memperkaya pengalaman akademik.

Selain pengalaman akademik, Asayari juga memperoleh wawasan budaya yang berkesan. Ia menyoroti tingkat kesopanan masyarakat Jepang serta kerapihan lingkungannya. “Salah satu hal yang cukup mengejutkan bagi saya adalah bagaimana pengendara mobil sangat menghormati pejalan kaki. Misalnya, ketika ada orang yang hendak menyeberang di zebra cross, mobil akan berhenti dan menunggu sampai pejalan kaki tersebut selesai menyeberang,” ungkapnya.

Tantangan utama yang dihadapi adalah perbedaan musim yang cukup ekstrim dibandingkan dengan Indonesia. Suhu panas saat musim panas dan dingin saat memasuki musim dingin memerlukan penyesuaian fisik. Selain itu, aktivitas berjalan kaki juga jauh lebih banyak dibandingkan di Indonesia. “Jika di Jogja, saya jarang berjalan jauh, di Jepang saya berjalan kaki minimum sekitar 3 km setiap hari,” tambahnya.

Asayari menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Pertanian UGM yang selalu mendukung mahasiswa dalam program AIMS. Fakultas berperan aktif menjembatani komunikasi antara universitas tujuan dengan mahasiswa, serta sigap memberikan bantuan dan penjelasan jika terdapat pertanyaan atau kendala selama persiapan maupun pelaksanaan program.

Sebagai penutup, Asayari memberikan motivasi bagi mahasiswa lain yang tertarik mengikuti AIMS. “Jangan ragu-ragu untuk mencoba. Program ini memberikan banyak pengalaman baru, baik dari segi akademik, budaya, maupun pengembangan diri. Mahasiswa dapat mempelajari sistem pembelajaran yang berbeda, bertemu dengan teman dari berbagai negara, serta melatih kemandirian dan kemampuan beradaptasi di lingkungan baru. Pengalaman tersebut sangat berharga dan dapat menjadi salah satu pengalaman terbaik selama masa perkuliahan,” pesannya. Ia juga mengutip pepatah Lao Tzu “A journey of a thousand miles begins with a single step”

Partisipasi Asayari dalam program AIMS turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Asayari Puspita Gutama

 

Tim Mahasiswa UGM Raih Silver Medal pada 2nd International Student Summit 2026

Prestasi Monday, 30 March 2026

Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil memperoleh Silver Medal (Juara 2) dalam The International Essay Competition yang merupakan bagian dari 2nd International Student Summit 2026 (2nd ISS 2026) yang diselenggarakan di Malaysia pada 14–15 Februari 2026.

Pencapaian ini menunjukkan kapasitas akademik mahasiswa UGM dalam menghasilkan gagasan inovatif yang relevan dengan isu global. Tim terdiri atas Mukhlis Ibrahim (Ketua Tim) dari Fakultas Pertanian, Tirta P. Winata (Anggota) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Mutia N. Makhfirah (Anggota) dari Sekolah Pascasarjana.

Dalam kompetisi tersebut, tim UGM mengajukan gagasan SAFE-BOX (Sustainable Agro-Food Enhancement), sebuah inovasi teknologi penyimpanan pangan ramah lingkungan yang memanfaatkan sistem pendingin non-listrik untuk produk pertanian, khususnya buah dan sayur. Konsep ini dirancang untuk mengatasi permasalahan pasca-panen yang sering dihadapi petani lokal, sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing pangan Indonesia.

Pendekatan SAFE-BOX menekankan integrasi lintas disiplin, melibatkan aspek teknologi, kebijakan, dan tata kelola. Dengan demikian, solusi yang dihasilkan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga komprehensif dan aplikatif dalam konteks sosial-ekonomi. “Kerja sama lintas disiplin sangat penting untuk menciptakan solusi yang komprehensif,” ujar Mukhlis.

Inovasi SAFE-BOX memiliki kontribusi signifikan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Mukhlis Ibrahim

Kolaborasi UGM, Fuji Oil, dan Petani Hutan Goa Gogor Asri Wujudkan Tanam Perdana Kakao Unggul di Cilacap

berita Friday, 27 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) berpartisipasi dalam kegiatan Tanam Perdana Demplot Kakao Unggul di Desa Jambusari, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap pada Kamis, 26 Maret 2026. Acara ini merupakan bagian dari proyek percontohan produksi kakao berkualitas tinggi dan berkelanjutan yang didukung oleh Fuji Oil Co., Ltd., serta menjadi wadah implementasi riset terapan dan pengabdian masyarakat.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Kepala Desa Jambusari, Wakil Dekan Bidang Kerja Sama Faperta UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., serta perwakilan dari Fuji Oil Co., Ltd. Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penanaman simbolis bibit kakao sebagai penanda dimulainya program pengembangan kakao unggul di wilayah tersebut. Selanjutnya, peserta melakukan peninjauan lapangan, demonstrasi teknis, serta diskusi bersama petani dan mitra. Rangkaian kegiatan ini menjadi sarana pertukaran pengetahuan antara akademisi, praktisi, dan masyarakat.


Program ini merupakan tindak lanjut dari Joint Collaboration Agreement antara PT Riset Perkebunan Nusantara, Fakultas Pertanian UGM, Fuji Oil Co., Ltd., dan Kelompok Tani Hutan Goa Gogor Asri. Kolaborasi ini menekankan integrasi riset ilmiah, pendampingan teknis, penyediaan bahan tanam unggul, serta penguatan kapasitas petani. Pemerintah Kabupaten Cilacap turut mendukung dengan penyelarasan kebijakan pembangunan daerah.


Saat ini, pengembangan kakao di Cilacap telah mencakup sekitar 44 hektare lahan dengan penerapan praktik budidaya berbasis hasil riset. Selain meningkatkan kualitas dan keberlanjutan produksi, inisiatif ini juga diarahkan pada pengembangan agro-eduwisata berbasis cokelat, yang mengintegrasikan aspek pendidikan, penelitian, dan inovasi dari hulu hingga hilir.
Keterlibatan Fakultas Pertanian UGM dalam program ini memperkuat peran akademisi dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Nur Akbar Arofatullah, S.P., M. Biotech., Ph.D.

Fakultas Pertanian Berpartisipasi dalam Sosialisasi Borang dan Pendampingan SCA 2026

berita Wednesday, 11 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) turut hadir dalam kegiatan Sosialisasi Borang dan Pendampingan Sustainability Campus Action (SCA) 2026 yang diselenggarakan oleh Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas (SPMRU) pada Selasa, 10 Maret 2026 secara daring. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran program SCA 2026 yang telah dilaksanakan pada 3 Maret 2026.

Dalam agenda tersebut, Fakultas Pertanian diwakili oleh Kepala Kantor Administrasi, Agus Sudarwinto, S.E., M.M., bersama tim. Tiap peserta mendapatkan pendampingan terkait pengisian borang sustainability, meliputi indikator UI GreenMetric, QS Sustainability, dan THE Impact Rankings, serta arahan mengenai implementasi kegiatan berkelanjutan di tingkat fakultas.

Sebagai bagian dari program tersebut, setiap fakultas direncanakan akan memperoleh hibah sebesar Rp20.000.000 untuk mendukung minimal lima kegiatan yang berorientasi pada keberlanjutan. Kegiatan tersebut mencakup pelatihan tata kelola sampah dengan pemanfaatan timbangan digital, efisiensi energi, konservasi air, serta berbagai program lain yang relevan dengan bidang pertanian.

Kontribusi Fakultas Pertanian dalam SCA 2026 mendukung pencapaian beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 15: Ekosistem Daratan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Sekolah Tani UGM Lanjutkan Sesi Kedua: Inovasi Budidaya Padi Gamagora

berita Friday, 6 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan petani melalui kolaborasi strategis bersama Lembaga Pengembangan Pertanian Perwakilan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Yogyakarta. Sinergi ini diwujudkan melalui program “Sekolah Tani” yang berfokus pada hilirisasi inovasi budidaya padi varietas Gamagora serta pemanfaatan pupuk hayati Bacillus sp. sebagai solusi ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Pada sesi kedua yang diselenggarakan Kamis, 5 Maret 2026, Sekolah Tani mengangkat tema “Inovasi Budidaya Padi Gamagora.” Kegiatan berlangsung di Classroom 5 dan 6, Lantai 1 Gedung AGLC, Fakultas Pertanian UGM, pukul 15.30 – 17.45 WIB. Varietas Gamagora 7, hasil riset unggulan UGM, dikenal memiliki masa panen yang lebih singkat dengan produktivitas tinggi, sehingga menjadi salah satu kontribusi nyata universitas dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam sesi tersebut, Dody Kastono, S.P., M.P. dari Departemen Budidaya Pertanian Faperta UGM memaparkan perkembangan penelitian varietas Gamagora 7. Ia menekankan bahwa beras Gamagora merupakan turunan dari Rojolele yang diarahkan untuk dikembangkan menjadi beras premium, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani mitra. Beberapa capaian penelitian yang disampaikan meliputi:

  • Pengembangan varian Gamagora lainnya yang prospektif dengan produktivitas tinggi dan kualitas baik, mencakup padi sawah dan padi gogo. Pada tahun 2026, akan dilakukan uji multilokasi terhadap delapan galur harapan (enam beras hitam, satu beras merah, dan satu beras putih) dengan dukungan pendanaan hasil kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
  • Biofortifikasi pangan melalui perbaikan kualitas gizi beras, seperti Beras Presokazi yang sudah masuk pasar. Inovasi ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan kekurangan zat besi (Fe) dan seng (Zn) pada anak dan ibu hamil, yang sering menjadi penyebab hambatan tumbuh kembang dan risiko stunting.
  • Padi Gamagora 7 telah berada di F5 dan 2 generasi selanjutnya diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik dari Gamagora 7

Penjelasan dilanjutkan dengan menunjukkan keberhasilan introduksi Gamagora 7 di beberapa wilayah, antara lain:

  • Ngawi, Jawa Timur (21 Desember 2023): Panen raya varietas Gamagora 7 menunjukkan hasil mencapai 9,63 ton GKP/ha, dengan ketahanan terhadap kekeringan, rebah, serta hama utama seperti wereng dan hawar bakteri.
  • Pulau Enggano, Bengkulu (14 Agustus 2024): Melalui program KKN UGM, penanaman Gamagora 7 mendukung kedaulatan pangan di salah satu pulau kecil terluar Indonesia, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Universitas Bengkulu.
  • Semarang, Jawa Tengah (12 Maret 2025): Meski menghadapi tantangan banjir berulang, Gamagora-7 tetap mampu menghasilkan panen hingga 7,5 ton/ha, bahkan pada 26 November 2024, panen Padi Gamagora 7 mencapai 10,3 ton/ha pada kondisi optimal, lebih tinggi dibanding Padi Padjadjaran dengan selisih 29,23%.
  • Nusa Tenggara Barat (NTB): Uji coba awal dengan 100 g benih Gamagora berkembang pesat hingga pengiriman 4 ton benih, difasilitasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB, menunjukkan potensi besar pengembangan di lahan gogo rancah.

Program sekolah Tani tidak hanya memperkaya wawasan teknis, tetapi juga memperkuat jejaring kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan praktisi pertanian. Padi Gamagora 7 turut menjadi inovasi yang selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Guru Besar UGM Tegaskan: Kemandirian Pangan adalah Jembatan Menuju Kedaulatan dan Kesejahteraan Bangsa

berita Wednesday, 11 February 2026

Ketergantungan berlebihan terhadap pangan impor bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut martabat bangsa dan kesejahteraan rakyat. Hal ini ditegaskan oleh Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec., dalam pidato pengukuhan Guru Besar Bidang Ekonomi Pertanian dan Manajemen Agribisnis di Balai Senat, Balairung, Universitas Gadjah Mada pada Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam pidato berjudul “Kemandirian Pangan sebagai Jembatan Emas untuk Meminimumkan Ketergantungan Pangan dan Mewujudkan Kedaulatan Pangan serta Kesejahteraan Bangsa”, Prof. Jangkung menekankan bahwa pangan tidak dapat diperlakukan semata sebagai komoditas pasar. Pangan adalah fondasi stabilitas sosial, instrumen politik, sekaligus prasyarat utama kesejahteraan bangsa.

“Bangsa yang tidak berdaulat atas pangannya akan selalu berada dalam posisi rentan, karena kesejahteraan rakyatnya ditentukan oleh dinamika eksternal yang tidak sepenuhnya bisa dikendalikan,” tegas Prof. Jangkung.

Prof. Jangkung menjelaskan bahwa sistem pangan global saat ini ditandai oleh volatilitas harga, gangguan rantai pasok, perubahan iklim, dan konflik geopolitik. Pasar pangan internasional bersifat thin market, sehingga guncangan kecil di negara produsen utama dapat memicu ketidakstabilan harga global. Kondisi ini berisiko tinggi bagi negara yang bergantung pada impor pangan, termasuk Indonesia.

Lebih jauh, Prof. Jangkung menyoroti paradoks pembangunan pertanian Indonesia: produktivitas meningkat, tetapi kesejahteraan petani cenderung stagnan. Struktur penguasaan lahan yang semakin kecil, alih fungsi lahan, serta ketimpangan antar subsektor memperlemah posisi petani sebagai produsen utama pangan.

“Kemandirian pangan yang tidak disertai kemandirian petani adalah kemandirian semu. Tanpa kesejahteraan petani, seluruh agenda kedaulatan pangan kehilangan legitimasi moralnya,” ujarnya.

Menurutnya, kedaulatan pangan memberi negara ruang kebijakan untuk melindungi petani, menjaga stabilitas harga, dan menjamin hak dasar rakyat atas pangan. Kedaulatan pangan bukan bentuk isolasi, melainkan kemampuan cerdas untuk mengelola keterbukaan global secara berdaulat.

Menutup pidatonya, Prof. Jangkung menegaskan bahwa ilmu ekonomi pertanian tidak boleh berhenti pada analisis dan publikasi, melainkan harus hadir sebagai penuntun kebijakan, penguat kelembagaan rakyat, dan penjaga nalar publik.

“Setiap butir pangan yang kita hasilkan adalah bagian dari upaya menjaga kedaulatan bangsa dan mewujudkan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Pengukuhan Prof. Jangkung sebagai Guru Besar dalam Bidang Ekonomi Pertanian dan Manajemen Agribisnis sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

 

Fakultas Pertanian UGM Gelar Pelatihan K3 Laboratorium AGLC, Wujudkan Penelitian Aman dan Berkelanjutan

berita Wednesday, 11 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium sebagai syarat wajib bagi peneliti aktif dan calon peneliti di Laboratorium AGLC (Agrotropical Learning Center). Pelatihan dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026 dan diikuti secara langsung oleh para pengguna Laboratorium AGLC, menekankan komitmen Faperta UGM dalam membangun budaya keselamatan laboratorium.

Pelatihan dibuka dengan penyampaian materi dari narasumber utama, Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., selaku Manager AGLC. Beliau menjelaskan aspek keselamatan fisik, potensi bahaya biologi, serta prinsip ergonomi yang perlu diperhatikan oleh seluruh pengguna fasilitas AGLC.

“Harapannya, fasilitas di laboratorium AGLC dapat memfasilitasi penelitian yang sehat, aman, dan bahagia,” ujar beliau, menegaskan pentingnya kesadaran risiko untuk mendukung inovasi pertanian berkelanjutan.

Sesi kedua dilanjutkan oleh Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D., Wakil Manager AGLC, yang menyampaikan Good Laboratory Practice (GLP). Materi ini menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar dan prosedur laboratorium guna menjaga integritas data penelitian serta mencegah terjadinya kontaminasi. GLP disampaikan tidak hanya sebagai seperangkat aturan, tetapi juga sebagai fondasi utama dalam menghasilkan penelitian berkualitas tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat agraris.

Acara ditutup dengan penjelasan fasilitas bench penelitian dan alat laboratorium oleh tim laboran, memberikan gambaran praktis tentang penggunaan peralatan secara aman. Para pengguna Laboratorium AGLC juga diperkenankan menyampaikan pertanyaan, keluhan, atau diskusi terkait penggunaan laboratorium. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengguna dapat lebih aman dan produktif dalam menjalankan kegiatan penelitiannya.

Langkah ini menjadi upaya nyata Faperta UGM dalam mewujudkan SDGs khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Faperta UGM

Faperta UGM Rayakan Prestasi Guru Besar Baru: Prof. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec.

berita Wednesday, 11 February 2026

Prosesi tasyakuran pengukuhan guru besar Prof. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. yang digelar di Auditorium Prof. Hardjono Danoesastro Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjadi tonggak prestasi baru fakultas. Acara ini tidak hanya merayakan dedikasi Professor di bidang Ekonomi Pertanian dan Manajemen Agribisnis, tetapi juga memperkuat posisi Faperta UGM sebagai pusat unggulan riset sosial ekonomi pertanian nasional dengan semakin banyaknya guru besar berkontribusi pada inovasi berkelanjutan.

Rangkaian acara dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian dan Dekan Fakultas Pertanian UGM. Dalam pidatonya, keduanya menyampaikan apresiasi atas dedikasi Prof. Jangkung dalam pengembangan ilmu sosial ekonomi pertanian, yang telah berkontribusi signifikan bagi kemajuan akademik fakultas. Acara dilanjutkan dengan sambutan penuh rasa syukur dari Prof. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. yang mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada keluarga, rekan sejawat, dan institusi yang telah mendukung perjalanan akademiknya.

Puncak acara ditandai dengan prosesi pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama. Suasana penuh kehangatan tercipta ketika keluarga, mahasiswa, serta para dosen dan tenaga kependidikan bergantian menyampaikan ucapan selamat, mempererat rasa kebersamaan di lingkungan Faperta UGM.

Pengukuhan Prof. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. semakin memperkaya portofolio prestasi Fakultas Pertanian UGM, yang terus menunjukkan perkembangan pesat dalam bidang akademik dan riset. Kehadiran guru besar dengan fokus pada isu-isu strategis pertanian diharapkan dapat mendukung visi Universitas Gadjah Mada sebagai universitas berkelas dunia.

Secara lebih luas, kegiatan ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang dilakukan oleh Faperta UGM, khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

 

123…14

BERITA FAKULTAS

  • Tenangkan Perut, Fokuskan Pikiran: Pondasi UTS Fakultas Pertanian UGM
    08/04/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Perkuat Reputasi Global Melalui Peringkat Internasional
    07/04/2026
  • Donor Darah HUT Plantagama ke-42: Wujud Kepedulian Sosial Mahasiswa
    07/04/2026
  • Pengalaman Akademik dan Budaya: Nabilah Salma Jalani Pertukaran Mahasiswa di Universitas Ibaraki
    01/04/2026
  • Mahasiswi Agronomi UGM Ikuti Program AIMS di Tokyo University of Agriculture and Technology
    01/04/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju