
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) pada Selasa, 5 Mei 2026, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan FisTx Indonesia. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya melalui kegiatan magang berdampak serta riset dan pengembangan benih ikan nila dan udang windu.
Acara penandatanganan MoU dihadiri oleh Prof. Subejo S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama, Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. selaku Ketua Departemen Perikanan, serta Dr.rer.nat. Riza Yuliratno Setiawan, S.Kel., M.Sc. selaku Sekretaris Departemen Perikanan. Kehadiran jajaran pimpinan fakultas menegaskan komitmen UGM untuk terus memperluas jejaring kolaborasi dengan mitra industri, sehingga mahasiswa dan dosen dapat memperoleh pengalaman nyata dalam pengembangan inovasi perikanan yang berkelanjutan.

FisTx Indonesia merupakan organisasi yang bergerak di bidang akuakultur dengan fokus pada tiga pilar utama Aqua Input melalui pengembangan produk penunjang produktivitas budidaya, Farming System & Technology melalui inovasi sistem kolam bundar dan teknologi UV tambak yang mendukung efisiensi budidaya, dan Pendampingan TAMPAN (Petambak Mapan) melalui program pendampingan budidaya udang secara terukur untuk meningkatkan hasil dan keberlanjutan usaha petambak.
Dengan capaian lebih dari 1500 petambak, penjualan lebih dari 25.000 produk aqua input, pelaksanaan lebih dari 25 proyek, serta jangkauan ke lebih dari 120 daerah, FisTx telah menunjukkan rekam jejak yang kuat dalam mendukung pengembangan sektor perikanan nasional.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, Fakultas Pertanian UGM dan FisTx Indonesia meneguhkan komitmen bersama untuk menghadirkan inovasi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong pengembangan sektor perikanan yang berdaya saing dan berkelanjutan. Kerjasama ini diharapkan menjadi model kolaborasi akademik-industri yang mampu memberikan kontribusi strategis bagi pembangunan nasional dan global.
Selain itu, kolaborasi ini memiliki relevansi langsung dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14: Ekosistem Laut, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Kerjasama Faperta UGM



















