• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • page. 42
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Sambut Mahasiswa Baru, Pionir Organik 2024 Sajikan Tarian Selebrasi Berfilosofis

berita Wednesday, 14 August 2024

 

Panitia Pionir Organik 2024 menyajikan koreografi tarian selebrasi untuk memeriahkan rangkaian acara bersamaan dengan anthem Pionir Organik. Tarian selebrasi tersebut pun selalu berbeda-beda di tiap tahunnya. Pada Pionir Organik 2024 yang diselenggarakan pada 31 Juli–1 Agustus 2024, koreografi diciptakan oleh Wiliana Arshanda (Program Studi Akuakultur 2022) dengan beragam filosofi yang terkandung di tiap gerakannya.

Wiliana menjelaskan bahwa gerakan-gerakan yang ia buat dalam tarian selebrasi kali ini memiliki beberapa filosofi yang sesuai dengan lirik anthem Pionir Organik. Salah satu gerakan yang diciptakan Wiliana adalah gerakan double step melangkah ke arah kanan dan kiri yang disesuaikan dengan lirik “berjuta kali tanpa lelah ciptakan langkah pasti”. Ia mengungkapkan makna gerakan tersebut adalah wujud keberanian untuk melangkah dengan yakin ke manapun jalan menggapai cita-cita.

“Gerakan yang saya buat disesuaikan dengan lirik yang ada. Harapannya, Amarta Muda (Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian UGM) yang menarikan tarian selebrasi ini tidak hanya menarikan gerakannya saja, tetapi juga memaknai filosofi di setiap gerakan dan lirik yang tercantum dalam anthem Pionir Organik,” ujar Wiliana.

Tarian yang dikonsep oleh Wiliana selanjutnya dibawakan oleh tim selebrasi dari divisi acara untuk dilakukan pengambilan video. Tim selebrasi beranggotakan Nur Chalimatus (Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian 2022), Raihan Abdul Wahab (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2022), Akira Ayomi (Teknologi Hasil Perikanan 2023), Amalisa Putri (Agronomi 2023), Fashi Rahmania Ousia (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2023), Marta Petricia (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2023), dan Sherina Ghina (Teknologi Hasil Perikanan 2023). Video tarian selebrasi yang dibuat secara kreatif oleh divisi desain, dekorasi, dan dokumentasi (DDD) tersebut pun diunggah melalui media sosial Pionir Organik, seperti YouTube dan Instagram.

Kreativitas mahasiswa dalam menyambut mahasiswa baru melalui pembuatan tarian selebrasi menunjukkan upaya untuk mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas.

 

Penulis: Khairani Nabilah

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: dokumentasi tim

 

Realisasi Maskot Pionir Organik 2024, Ulik Makna Perta dan Riki

berita Wednesday, 14 August 2024

Pionir Organik 2024 memiliki anggota baru yang turut serta memeriahkan rangkaian acara, yaitu Perta dan Riki sebagai maskot Pionir Organik. Hadirnya Perta dan Riki yang memiliki makna sebagai lambang kluster pertanian dan perikanan, berhasil menarik perhatian para mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM dan menambahkan suasana kemeriahan Pionir Organik 2024 pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2024. 

Maskot Pionir Organik terdiri dari Perta yang melambangkan kluster pertanian dengan bentuk daun dan Riki yang melambangkan kluster perikanan dengan bentuk tetesan air. Keduanya menggunakan almamater Universitas Gadjah Mada yang mengartikan bahwa Perta dan Riki adalah bagian dari Fakultas Pertanian UGM. 

Realisasi dari maskot Pionir Organik ini dibantu oleh panitia dari Divisi Perlengkapan dengan Medhar Aji Asta Brata (Agronomi 2022) selaku koordinator teknis dan Antonius Bagas Westranto (Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian 2022) selaku koordinator divisi.

“Dengan terealisasinya maskot Perta dan Riki, harapannya mereka dapat digunakan dalam berbagai acara di Fakultas Pertanian UGM, tidak hanya pada Pionir Organik ini. Hal tersebut bisa dilakukan karena dua maskot ini melambangkan isi dari Fakultas Pertanian UGM yang memiliki dua kluster, yaitu pertanian dan perikanan,” ujar Bagas.

Adanya Perta dan Riki sebagai wajah baru di lingkungan Fakultas Pertanian UGM juga ditujukan sebagai upaya meningkatkan kepekaan dan perhatian mahasiswa baru terhadap sektor pertanian dan perikanan melalui cara yang unik. Perealisasian maskot oleh panitia Pionir Organik 2024 menunjukkan komitmen mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 14: Ekosistem Lautan, dan SDG 15: Ekosistem Daratan.

 

Penulis: Khairani Nabilah

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: dokumentasi panitia

 

Pionir Organik 2024 Kenalkan Lingkungan Fakultas Pertanian UGM melalui Tour de Faculty

berita Sunday, 11 August 2024

Kemeriahan acara penyambutan mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM, Pionir Organik 2024, tidak lepas dari kegiatan Tour de Faculty yang dilaksanakan pada Rabu, 31 Juli 2024 di sekitar lingkungan Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan tersebut melibatkan himpunan mahasiswa per departemen (HMD) dan Badan Semi Independen (BSI) Fakultas Pertanian UGM, serta seluruh panitia Pionir Organik 2024, yang merupakan bentuk pengenalan lingkungan kampus bagi mahasiswa baru angkatan 2024. 

Gabriel Dhimas (Manajemen Sumberdaya Akuatik 2022) selaku panitia penanggung jawab kegiatan Tour de Faculty, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sebuah ruang dan kesempatan yang disediakan panitia Pionir Organik 2024 untuk pelaku HMD dan BSI mengenalkan diri secara langsung kepada mahasiswa baru. Melalui kegiatan ini, harapannya HMD dan BSI bisa menarik minat Amarta Muda (mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM) untuk turut bergabung di kemudian hari. 

“Selain memperkenalkan diri, para perwakilan HMD dan BSI juga mengenalkan fasilitas-fasilitas yang tersedia di Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan Tour de Faculty ini dilaksanakan dengan harapan Amarta Muda dapat mengenal dan mengetahui secara langsung fasilitas yang dimiliki oleh Fakultas Pertanian UGM, sehingga ke depannya dapat memudahkan kehidupan perkuliahan mereka. Selain itu, tentu mereka akan mengenal lebih dekat tentang himpunan-himpunan mahasiswa yang ada di Fakultas Pertanian UGM dan kegiatan kemahasiswaan lainnya,” ujar Dhimas. 

Kolaborasi panitia Pionir Organik 2024 dengan HMD dan BSI di Fakultas Pertanian UGM menunjukkan adanya upaya untuk mencapai tujuan bersama, yang dalam hal ini berupa peningkatan mutu dalam agenda penyambutan mahasiswa baru di Fakultas Pertanian UGM. Tak hanya itu, kegiatan yang menjadi wadah pengenalan lingkungan kampus ini akan menunjang kegiatan belajar mahasiswa baru agar lebih optimal. Manfaat dari kegiatan Tour de Faculty selaras dengan komitmen untuk mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Pasha Rizquna

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: Panitia Pionir Organik 2024

Panitia Pionir Organik 2024 Adakan Pelatihan Bahasa Isyarat sebagai Perwujudan Lingkungan Inklusif

berita Sunday, 11 August 2024

Acara penyambutan mahasiswa baru, Pionir Universitas Gadjah Mada yang digelar pada 29 Juli hingga 3 Agustus 2024, mengupayakan terwujudnya lingkungan kampus yang inklusif. Hal tersebut ditunjukkan dengan upaya para panitia meningkatkan kesadarannya terhadap isu inklusivitas, khususnya terhadap mahasiswa baru penyandang disabilitas. Seperti yang dilakukan oleh panitia Pionir Organik 2024, penyambutan mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM, dengan mengadakan pelatihan bahasa isyarat bagi seluruh panitia.

Pelatihan bahasa isyarat bagi sejumlah 100 mahasiswa panitia Pionir Organik 2024 disampaikan secara langsung oleh tiga pembicara dari Program Studi Pendidikan Luar Biasa UNY, yaitu Himatu Khusnul Khowatim sebagai pemateri (mahasiswa penyandang tuna rungu dan pengguna bahasa isyarat), Purna Srikaya Rilis Mugar sebagai penerjemah, dan Alimatul Haniam Mari’ah sebagai penerjemah. Muh. Riendy Tri Putra (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2022) selaku Koordinator Umum Pionir Organik 2024 menyampaikan bahwa pelatihan yang dilaksanakan pada Minggu, 2 Juni 2024 ini ditujukan agar setiap panitia memiliki kesadaran terhadap isu inklusivitas dengan mengetahui penggunaan bahasa isyarat. 

“Pelatihan bahasa isyarat merupakan salah satu pengartikulasian dari Pionir Organik 2024 terhadap nilai-nilai inklusivitas. Pada tahun ini, Pionir Organik 2024 menjunjung nilai inklusivitas yang artinya kami berusaha untuk ramah terhadap semua kelompok, termasuk teman disabilitas,” jelas Riendy.

Riendy berharap, setelah mengikuti pelatihan bahasa isyarat tersebut, segenap panitia Pionir Organik 2024 dapat lebih memahami isu-isu inklusivitas, utamanya terkait menyadari dan menjunjung kesetaraan antara mahasiswa disabilitas dan mahasiswa lainnya.

Pelaksanaan pelatihan bahasa isyarat ini sejalan dengan tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Khairani Nabilah

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: Panitia Pionir Organik 2024

Peduli Lingkungan, Mahasiswa IUC Pertanian UGM Rundingkan Solusi Isu Sampah melalui Pemanfaatan Kompos dengan Mahasiswa Universiti Kebangsaan Malaysia

Prestasi Tuesday, 6 August 2024

Mahasiswa International Undergraduate Class (IUC) Pertanian UGM dan Mahasiswa Aminuddin Baki Residential College, Universiti Kebangsaan Malaysia melakukan research discussion terkait pemanfaatan pupuk kompos sebagai solusi atas permasalahan sampah di negara masing-masing. 

Kegiatan yang berlangsung di Lab Venture, Gedung AGLC pada hari Jumat, 2 Agustus 2024  merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan. Para mahasiswa dari tiap universitas saling bertukar pikiran dan pendapat terkait isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemaparan solusi dari UGM dan UKM untuk mengurangi timbulnya sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama mahasiswa.

Dalam kesempatan ini, mahasiswa IUC Pertanian UGM menyampaikan salah satu upaya untuk menangani sampah melalui budidaya maggot atau larva black soldier fly (BSF). Melalui upaya tersebut sampah yang terbuang akan menghasilkan cairan lindi yang digunakan sebagai pupuk organik cair (POC). Selain itu, maggot yang dibudidayakan dapat dipanen untuk pakan ternak, kotoran maggot yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik padat. Sementara itu, mahasiswa UKM mempresentasikan alternatif lain pengelolaan sampah melalui composter sehingga menghasilkan pupuk kompos yang bermanfaat.

Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan sesi pertukaran kenang-kenangan oleh Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM, serta Dr. Lai Wei Sieng selaku Vice Principle of Aminuddin Baki Residential College yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi pengembangan mahasiswa, tetapi juga memperkaya pengetahuan mereka tentang pengelolaan sampah melalui pemanfaatan pupuk. Selain bertukar pengetahuan, acara ini juga membantu mahasiswa untuk menambah relasi dan pengetahuan budaya di tingkat internasional.

Salah satu mahasiswa IUC Pertanian UGM, Leila Keumala Raseuki, memaparkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk pengembangan kemampuan mahasiswa.

“Sebagai mahasiswa IUC, banyak sekali manfaat yang didapatkan dari kegiatan ini. Kita dapat memperluas relasi di kancah internasional, meningkatkan kemampuan berbahasa inggris, sekaligus mendapatkan international exposure,” Ungkap Leila

Kegiatan ini juga menjadi salah satu komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mewujudkan SDG 3: Kehidupan yang Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan yang Berkualitas, SDG 12: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Agrit Kirana Bunda

Editor : Desi Utami

Dokumentasi : Media Faperta

Fakultas Pertanian UGM Sambut 599 Mahasiswa Baru di Rangkaian Pionir Organik 2024

berita Monday, 5 August 2024

Rangkaian kegiatan Pionir Organik 2024 telah resmi dimulai pada Rabu, 31 Juli 2024 dengan simbolis pembukaan oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D, di Lapangan Perikanan. Dalam kesempatan tersebut, Dekan menyambut sebanyak 599 mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM angkatan 2024. 

“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM. Dengan diterimanya kalian di sini, saya harap Anda semua bisa belajar menjadi mahasiswa yang bertanggung jawab dan jujur,” ujar Dekan. 

Simbolis pembukaan oleh Dekan dilakukan bersama Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., Koordinator Gugus Fakultas Pertanian UGM, Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D, serta Koordinator Umum Pionir Organik 2024, Muh. Riendy Tri Putra. Simbolis pembukaan ditandai dengan adanya tiga elemen penting, antara lain Kincir Catur Asa, Rubik Transformasi, dan Kolam Pirtamaya.

Desi menjelaskan bahwa ketiga elemen tersebut merupakan representatif tema besar Pionir Organik 2024, yaitu “Prakarsa Amarta, Pionir Interlektual Bangsa”. Ia menambahkan, tema tersebut membawa harapan bagi para mahasiswa baru untuk menjadi pionir di pertanian dan perikanan Indonesia. 

“Melalui tema ini, kami berharap para mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM bisa menjadi seorang pionir untuk memajukan pertanian dan perikanan Indonesia dengan menghasilkan karya inovatif,” jelas Desi. 

Rangkaian Pionir Organik 2024 yang turut disertai dengan implementasi Internet of Things (IoT) menjadi sebuah wujud nyata komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta UGM

Amarta Muda Tingkatkan Wawasan Terkait Penggunaan IoT di Bidang Pertanian dan Perikanan

berita Monday, 5 August 2024

Fakultas Pertanian, melalui Pionir Organik 2024, mengadakan Seminar Pertanian dan Perikanan yang bertajuk “Inisiatif Gen Z dalam Penggunaan Internet of Things (IoT) untuk Keberlanjutan Pertanian dan Perikanan di Indonesia”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan sekaligus memberikan inspirasi kepada Amarta Muda (Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian) sebagai penggerak kemajuan pertanian dan perikanan Indonesia.

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Harjono Danoesastro pada Rabu, 31 Juli 2024 ini dipandu oleh Dosen Fakultas Pertanian, Mesalia Kriska, S.P., M.Sc. Kegiatan ini turut mengundang pemuda inspiratif yang berkontribusi dalam inovasi teknologi pertanian dan perikanan melalui IoT sebagai narasumber. IoT sendiri dimaknai sebagai integrasi antara mesin dan manusia melalui internet untuk mendorong adanya pertukaran informasi

Yosef Adhitya Duta Dewangga, S.T., M.Eng selaku Direktur PT. Inamas Sintesis Teknologi (INASTEK) menjadi narasumber di bidang pertanian. Menurutnya transformasi teknologi melalui internet of things (IoT) perlu dilaksanakan untuk memaksimalkan potensi produksi di tengah krisis lingkungan dan sumber daya manusia. Transformasi tersebut dapat mengubah aktivitas pertanian dengan menggunakan teknologi. 

“Kami menerapkan indoor vertical farming yang lebih efisien dibanding pertanian tradisional maupun green house. Selain itu, kami juga mengembangkan sistem monitor otomatis MyLestari untuk membantu proses budidaya, standarisasi dan traceability menggunakan IoT,” terang Duta. 

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan paparan oleh Fajar Sidiq Abdullah Kelana, S.T., M.Sc. selaku Founder Banoo Indonesia. Baginya pemanfaatan IoT mampu meningkatkan kesejahteraan petani ikan di Indonesia seperti monitoring kualitas air, monitoring kesehatan ikan, serta teknologi otomatisasi. Salah satu inovasi yang dikembangkan Fajar adalah MycroFish untuk meningkatkan kadar oksigen dalam air sehingga dapat meningkatkan bobot ikan hingga 40%.

“Kami juga sedang melakukan riset pengembangan IoT yang terinsipirasi dari konsep tubuh manusia untuk menghubungkan inovasi yang telah dibuat. Di antaranya MycroFish sebagai paru-paru untuk suplai oksigen, Fisko sebagai otak untuk mendeteksi kualitas air utamanya oksigen melalui sensor otomatis, serta Solarium sebagai jantung untuk sumber daya melalui panel surya,” papar Fajar.

Kedua pemateri juga tidak lupa memberikan motivasi bagi Amarta Muda.  Sebelum menutup paparannya Duta berpesan kepada Amarta Muda agar menjadi pionir teknologi, alam dan ketahanan pangan. Menurutnya inilah saatnya era digital farming. Selain itu, Fajar menambahkan bahwa seorang mahasiswa harus memiliki 4 karakter pada era digital yakni Enthusiastic, Initiative, Purpose Driven, dan Collaborative (EPIC) untuk dapat berkontribusi aktif di bidang pertanian dan perikanan. 

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Fakultas Pertanian untuk meningkatkan wawasan mahasiswa baru fakultas pertanian, sekaligus mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan,  SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.


Penulis: Agrit Kirana Bunda

Editor: Desi Utami

Sambut Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru, Fakultas Pertanian UGM Tunjukkan Komitmen Terbaiknya

berita Sunday, 4 August 2024

Fakultas Pertanian UGM mengadakan pertemuan dengan orang tua/wali dari 599 mahasiswa baru angkatan 2024 pada Senin, 30 Juli 2024. Pertemuan ini sekaligus menjadi penyambutan bagi para orang tua/wali mahasiswa baru, yang disertai dengan pengenalan program dan fasilitas Fakultas Pertanian UGM sebagai bentuk komitmen terbaiknya untuk mendampingi para mahasiswa baru.

Kegiatan diawali dengan sambutan dan pengenalan pengurus fakultas oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada M.P., Ph.D. Dalam kesempatan tersebut, Dekan menyampaikan ucapan selamat dan rasa terima kasih atas kepercayaan orang tua/wali mahasiswa baru untuk menitipkan putra-putrinya menempuh studi di Fakultas Pertanian UGM.

“Kami mengucapkan selamat atas berhasilnya putra-putri Bapak/Ibu yang telah menjadi mahasiswa Fakultas Pertanian UGM. Kami juga mengucapkan terima kasih karena telah mempercayakan Fakultas Pertanian UGM sebagai tempat putra-putri Bapak/Ibu mengenyam pendidikan,” ujar Dekan. 

Paparan terkait perkuliahan, akademik, dan kemahasiswaan disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UGM, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. Weny menjelaskan bahwa salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang pertanian oleh Fakultas Pertanian UGM adalah adanya program unggulan International Undergraduate Class (IUC) dan Fast Track.

“Program IUC memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan exposure internasional melalui kelas internasional, magang, pertukaran ke luar negeri, dan lain-lain. Selain itu, program Fast Track juga mendorong mahasiswa untuk mencapai gelar sarjana sekaligus magister dalam waktu lima tahun,” jelas Weny. 

Komitmen Fakultas Pertanian UGM untuk mengembangkan sumber daya manusia juga terlihat dari adanya fasilitas yang diberikan kepada mahasiswa melalui kesempatan beasiswa, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), insentif prestasi, serta sistem rekognisi kegiatan akademik maupun non-akademik.

Para orang tua/wali mahasiswa baru merespon positif program Fakultas Pertanian UGM yang ditunjukkan dari antusiasme saat sesi diskusi dengan para pimpinan fakultas. Sesi diskusi turut membantu orang tua/wali mahasiswa baru untuk mengenal lebih dalam tentang Fakultas Pertanian UGM dengan segala pertanyaan yang dimiliki.

Kegiatan penyambutan dan pertemuan orang tua/wali mahasiswa baru menjadi salah satu upaya Fakultas Pertanian UGM untuk mendorong tercapainya tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Agrit Kirana Bunda

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta UGM 

 

Sambangi Fakultas Pertanian UGM, Raline Shah Isi Seminar Motivasi untuk Mahasiswa Baru

berita Sunday, 4 August 2024

Aktris ternama Indonesia yang juga seorang Duta Save Soil, Raline Rahmat Shah, menjadi narasumber pada Seminar Motivasi bagi mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM angkatan 2024. Seminar tersebut berlangsung pada Rabu, 31 Juli 2024 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro Fakultas Pertanian UGM dengan peserta mencapai 750 orang termasuk 599 mahasiswa baru di antaranya.

Dalam kesempatan tersebut, Raline Shah yang didampingi oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menyampaikan pentingnya mengasah soft skills selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Selain itu, Raline juga menegaskan kepada para mahasiswa baru untuk menetapkan tujuan sedari dini. 

“Sebagai mahasiswa baru, teman-teman perlu memetakan apa yang teman-teman butuhkan dan apa yang kalian tuju atau apa tujuan kalian selama berkuliah. Hal ini penting agar menjaga jalur teman-teman selama menempuh studi dan bisa berhasil nantinya,” ujar Raline. 

Raline menyadari kegiatan perkuliahan tentunya dipadatkan dengan jadwal kuliah, praktikum, tugas, dan lain-lainnya. Untuk itu, Raline juga berpesan kepada para mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM agar tetap memiliki hobi atau meluangkan waktu untuk kegiatan yang membawa energi positif bagi diri sendiri.

“Kuliah itu pasti padat dan teman-teman jadi capek. Teman-teman jangan sampai lupa untuk melakukan hobi atau kegiatan positif apapun yang bisa membawa kebahagiaan dan energi positif, sehingga teman-teman akan kembali fresh dan produktif,” tambah Raline.

Kehadiran Raline Shah di tengah-tengah mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM membawa kesan positif yang luar biasa. Ia pun mengingatkan kepada para mahasiswa baru untuk tidak perlu merasa malu sebagai mahasiswa pertanian dan perikanan. Bagi Raline, mahasiswa Fakultas Pertanian UGM bisa menjadi insan unggul yang inovatif demi mencapai Indonesia Emas 2045.

Seminar Motivasi yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Pionir Organik 2024 ini menjadi wujud nyata komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan. 

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta UGM

Tim PKM “Bio-Feed” Sulap Jerami Kering menjadi Pakan Ternak Berkualitas melalui Bioamoniasi

Prestasi Tuesday, 30 July 2024

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penerapan Iptek (PKM-PI) “Bio-Feed” dari Fakultas Pertanian UGM mengusung penelitian berjudul “Peningkatan Kualitas Pakan Sapi Melalui Teknologi Bioamoniasi Jerami Padi pada Kelompok Ternak Ngudi Mekar di Padukuhan Sorogadung Lor” dan berhasil meraih pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). 

Tim yang diketuai oleh Ihsan Muhammad (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2022) dengan anggota M. Al Faruq (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2022), Dian Rizqi (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2022), Irene Mia (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2022), dan Anastasia Emi (Hama dan Penyakit Tanaman 2023), melakukan penelitian sejak bulan Mei hingga Agustus 2024 mendatang. Proses penelitian diawali dengan pertemuan kelompok ternak dan diskusi permasalahan ternak yang ada, mempersiapkan alat dan bahan, melaksanakan proses bioamoniasi, serta pemberian pakan ternak dengan jerami hasil bioamoniasi. 

Ihsan selaku ketua tim menjelaskan bahwa jerami hasil bioamoniasi terbukti dapat meningkatkan nafsu makan sapi ternak karena memiliki tekstur yang lebih mudah dicerna. Hal ini pun didukung dengan testimoni yang disampaikan oleh Ketua Kelompok Ternah di Sorogadung Lor, Rajiman.

“Testimoninya terkait jerami hasil biomoniasai ini adalah sapi jadi lebih lahap makannya, waktu makan lebih cepat, dan bisa menghemat waktu serta biaya karena tidak perlu beli pakan campuran,” tutur Rajiman.

Pengelolaan jerami kering melalui proses bioamoniasi merupakan upaya yang dilakukan tim untuk memanfaatkan sumber daya yang ada, sehingga dapat meningkatkan protein yang terkandung di dalamnya. Dalam penelitian tersebut, Ihsan dan tim didampingi oleh seorang dosen Fakultas Peternakan, UGM, yaitu Ir. Cuk Tri Noviandi, S.Pt., M.Anim.St., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. 

“Jerami yang tadinya hanya mengandung protein sebesar 4-5% bisa meningkat hingga 7% melalui proses bioamoniasi dengan menggunakan probiotik, molase, dan urea. Biaya yang dibutuhkan pun tidak terlalu besar,” tutur dosen yang kerap disapa Novi. 

Selain jerami hasil bioamoniasi, tim Bio-Feed juga memberikan pendampingan kepada kelompok ternak di Sorogadung Lor melalui buku pedoman mitra serta poster untuk memudahkan kelompok ternak dalam melakukan proses bioamoniasi secara mandiri. 

“Harapannya, kegiatan ini tetap dapat berkelanjutan meskipun pendampingan dari kami sudah selesai mengingat banyak manfaat yang didapat dari bioamoniasi seperti efisiensi sumber daya dan waktu serta dapat menekan biaya pakan campuran untuk ternak,” jelas Ihsan. 

Kegiatan penerapan iptek yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian UGM ini menjadi bukti nyata dari komitmen untuk mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta SDG 4: Pendidikan Berkualitas. 

 

Penulis: Wilhelmina Alexandra Valmay Putri Aberth

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: Dokumentasi TIM PKM-PI

 

1…4041424344…50

BERITA FAKULTAS

  • Pengalaman Akademik dan Budaya: Nabilah Salma Jalani Pertukaran Mahasiswa di Universitas Ibaraki
    01/04/2026
  • Mahasiswi Agronomi UGM Ikuti Program AIMS di Tokyo University of Agriculture and Technology
    01/04/2026
  • Lowongan – Bank BPD DIY
    01/04/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Halal Bi Halal untuk Perkuat Silaturahmi dan Sinergi
    31/03/2026
  • Membuka Lembaran Baru: Kehangatan Syawalan Faperta UGM Perkuat Langkah Menuju Smart Eco-Bioproduction
    31/03/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju