
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Ahmad Fahrezi, mahasiswa Program Studi Magister Agronomi Fakultas Pertanian UGM angkatan 2026, berhasil meraih apresiasi pada Bidang Lingkungan dalam ajang 17th SATU Indonesia Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Astra International. Penghargaan tersebut diberikan melalui program Gumregah Nata Bumi. Program ini berfokus pada pengembangan pertanian sirkular (circular agriculture) melalui pengelolaan limbah pasar tradisional menjadi sumber nutrisi bagi tanaman.
SATU Indonesia Awards merupakan program apresiasi yang diselenggarakan oleh Astra untuk memberikan penghargaan kepada generasi muda Indonesia yang telah berkontribusi dan menghadirkan perubahan positif di berbagai bidang. Pada penyelenggaraan tahun 2026 yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-70 Astra, sebanyak lima tokoh muda terpilih menerima apresiasi pada Kategori Umum, termasuk Ahmad Fahrezi sebagai penerima apresiasi Bidang Lingkungan.

Berdasarkan dokumentasi resmi penyelenggara, Ahmad Fahrezi yang berasal dari Boyolali, Jawa Tengah, terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan Kategori Umum Bidang Lingkungan atas kontribusinya melalui program Gumregah Nata Bumi. Program tersebut dinilai memiliki dampak positif dalam mendorong pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Rangkaian penghargaan dilaksanakan pada 26–29 Oktober 2026 dan menjadi bagian dari perayaan HUT ke-70 Astra. Kegiatan tersebut mempertemukan para penerima apresiasi dari berbagai bidang yang telah menunjukkan dedikasi dalam menjawab tantangan sosial, lingkungan, pendidikan, kesehatan, teknologi, dan kewirausahaan di Indonesia.

Keberhasilan Ahmad Fahrezi mencerminkan peran aktif mahasiswa Fakultas Pertanian UGM dalam mengembangkan inovasi dan aksi nyata yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. Capaian ini juga menunjukkan bahwa ilmu pertanian tidak hanya berkontribusi pada sektor produksi pangan, tetapi juga pada penguatan tata kelola lingkungan serta pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal.
Selain menjadi pengakuan atas kerja keras dan dedikasi yang telah dilakukan, penghargaan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan solusi inovatif yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Fakultas Pertanian UGM senantiasa mendorong mahasiswa untuk berperan aktif dalam menghadirkan perubahan positif melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Prestasi Ahmad Fahrezi turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui pengembangan pupuk berbasis limbah organik untuk mendukung produktivitas pertanian; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penerapan pengetahuan dan inovasi mahasiswa dalam menjawab persoalan lingkungan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan potensi ekonomi sirkular berbasis sumber daya lokal; SDG 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan melalui pengelolaan limbah organik pasar tradisional; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengurangan limbah dan pemanfaatannya kembali menjadi sumber daya produktif; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui potensi pengurangan emisi dari pengelolaan limbah organik; serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pemanfaatan pupuk organik untuk mendukung pengelolaan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Ahmad Fahrezi

























