• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Arsip:

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Komitmen Dukung Pendidikan, CV Karya Rasa Indonesia Salurkan Beasiswa Melalui Fakultas Pertanian UGM

berita Friday, 26 June 2026

Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dan CV Karya Rasa Indonesia (Bakpia Kukus Tugu Jogja) resmi menandatangani dokumen kerja sama pemberian beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Fakultas Pertanian pada Kamis, 25 Juni 2026. Agenda ini bertujuan untuk memberikan bantuan keringanan UKT bagi mahasiswa dari golongan kurang mampu, khususnya mereka yang akan menjadi sarjana pertama di keluarganya sehingga diharapkan dapat mengurangi keresahan biaya pendidikan sekaligus melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi di industri pangan nasional.

Prosesi penandatanganan kerja sama di Ruang Dekanat Fakultas Pertanian ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Dekan Fakultas Pertanian UGM Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., serta Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. sebagai ketua Departemen Perikanan. Sementara dari pihak mitra, dokumen ditandatangani oleh perwakilan manajemen CV Karya Rasa Indonesia.

CV Karya Rasa Indonesia mengungkapkan bahwa pandangan Fakultas Pertanian UGM sebagai mitra strategis menjadi bentuk langkah nyata industri untuk melanjutkan kontribusi di sektor pendidikan. Selain itu, Fakultas Pertanian UGM dinilai memiliki potensi besar dalam memajukan usaha olahan pertanian dan perikanan lokal guna melestarikan kuliner tradisional sekaligus menjamin pemenuhan pangan anak bangsa yang berkualitas. Melalui kolaborasi ini, kelompok mahasiswa rentan diharapkan dapat memperoleh akses pendidikan yang lebih inklusif dan merata sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan taraf hidup mereka di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Pertanian UGM menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh pihak industri terhadap dunia pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada CV Karya Rasa Indonesia (Bakpia Kukus Tugu Jogja) yang telah berkomitmen membantu penyaluran bantuan finansial bagi mahasiswa kami. Dukungan ini akan sangat membantu dalam meringankan beban ekonomi mahasiswa bagi yang membutuhkan, sehingga mereka dapat lebih fokus menyelesaikan studi tanpa terhambat kendala biaya,” ujar Jaka

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui pemberian dukungan finansial bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu; SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan memperluas akses terhadap pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan meningkatkan kesempatan pendidikan bagi kelompok yang kurang beruntung; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor industri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.

 

Penulis: Salsabil Karima Swasono

Editor: Tantriani

Foto: Unit Media Faperta UGM

 

Fakultas Pertanian UGM Terima Kunjungan Gyeongsang National University Korea Selatan Guna Akselerasi Kerja Sama Akademik Global

berita Friday, 26 June 2026

Fakultas Pertanian UGM menerima kunjungan delegasi dari Gyeongsang National University (GNU) Korea Selatan dalam agenda tinjauan kemitraan “AIMS Partnership Review: Building Bridges for the Future” pada Kamis, 25 Juni 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi, memperkuat komitmen, dan memperluas kolaborasi riset pertanian antara kedua institusi dalam keberlanjutan program pertukaran mahasiswa internasional di bawah skema AIMS (Asian International Mobility for Students).

Pertemuan evaluasi kerja sama tersebut dihadiri oleh jajaran dekanat Fakultas Pertanian UGM, meliputi Dekan Fakultas Pertanian Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., dan Ketua Departemen Perikanan Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. Turut hadir dalam forum tersebut adalah tim AIMS UGM sebanyak 5 orang termasuk koordinator program AIMS yakni Agung Dian Kharisma, S.Pd.Si., M. Biotech., Ph.D, serta jajaran delegasi GNU Korea Selatan yang berjumlah 6 orang.

Hubungan kerja sama riset antara UGM dan GNU telah dirintis sejak fase awal tahun 2015–2018. Implementasi program AIMS secara resmi dimulai pada September 2019 melalui penandatanganan Letter of Intent for Cooperation oleh Dr. Jamhari, S.P., M.P. (Dekan Fakultas Pertanian UGM kala itu) bersama Prof. Shim Sang-In sebagai pihak Gyeongsang National University. Hingga saat ini, kemitraan AIMS tetap berjalan aktif dengan kuota nominasi mencapai 4 mahasiswa dalam pertukaran satu semester.

Pada kesempatan ini, Dekan Fakultas Pertanian memaparkan profil fakultas, keunggulan departemen, fasilitas, hingga berbagai riset pertanian tropis yang sedang dikembangkan. Beberapa riset yang dipresentasikan meliputi pengembangan benih tangguh iklim, teknologi sensor hama cerdas (iTrap), aplikasi digital Desa Apps, hingga Greenhouse terintegrasi mikroorganisme jamur untuk sirkulasi nitrogen alami. Dipaparkan pula mengenai integrasi Departemen Perikanan di bawah rumpun Fakultas Pertanian karena melimpahnya potensi hayati maritim tropis di Indonesia. Delegasi Korea menyatakan ketertarikannya terhadap fokus studi pertanian tropis dan ekosistem akademik di Fakultas Pertanian. Mahasiswa AIMS dari Korea, Ranhee Kim, menuturkan pengalaman berkesan saat mengikuti studi lapangan ke PT Pagilaran untuk mempelajari budidaya teh hitam.

Dalam sesi diskusi, Penanggung Jawab AIMS GNU menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Fakultas Pertanian UGM dalam mengawal program ini.

“Kami sangat berterima kasih karena mendapat kesempatan membawa teman-teman mahasiswa UGM yang luar biasa dalam menjalankan aktivitas akademik di GNU dan juga bagi mahasiswa GNU kami diberikan dukungan berupa penyediaan beasiswa serta bantuan proses adaptasi yang menopang kenyamanan studi kami di Yogyakarta” ungkap Chae-In Na.

Di sisi lain, Koordinator Program AIMS Fakultas Pertanian UGM menyampaikan apresiasi mendalam atas seluruh komitmen yang telah berjalan, termasuk penyediaan skema beasiswa yang membantu kelancaran studi mahasiswa pertukaran selama ini. Berdasarkan hasil evaluasi berkala, kedua institusi melihat adanya peluang untuk melakukan peningkatan mutu program agar menjadi lebih baik di masa depan. Langkah konkret pengembangan kolaborasi yang direncanakan ke depan meliputi peningkatan kuota jumlah pertukaran mahasiswa, rencana implementasi fokus riset Smart Ecobio Production, serta pembukaan jalur bagi mahasiswa UGM untuk melanjutkan studi S2 maupun S3 di Gyeongsang National University, Korea Selatan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan program mobilitas internasional dan peningkatan kualitas pembelajaran; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan kompetensi lulusan yang siap bersaing di tingkat global; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui kolaborasi riset di bidang pertanian cerdas, teknologi digital, dan inovasi berkelanjutan; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan tata kelola dan kerja sama antarperguruan tinggi; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kemitraan internasional antara Universitas Gadjah Mada dan Gyeongsang National University.

 

Penulis: Salsabil Karima Swasono

Editor: Tantriani

Foto: Unit Media Faperta UGM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Revisi UU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Soroti Jaminan Sosial hingga Regenerasi Petani

berita Friday, 26 June 2026

Substansi perubahan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani menjadi fokus pembahasan dalam Seminar Uji Sahih yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) pada Selasa (23/6) di Ruang Seminar Gedung A1 Lantai 3 Fakultas Pertanian UGM. Seminar ini menjadi forum strategis untuk menghimpun masukan dari akademisi, praktisi, petani, dan mahasiswa dalam rangka menyempurnakan regulasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan petani Indonesia.

Paparan mengenai substansi perubahan RUU disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Subejo, S.P., M.Sc., dosen Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan (PKP) Fakultas Pertanian UGM. Dalam pemaparannya, Prof. Subejo menjelaskan bahwa revisi undang-undang diarahkan untuk memperkuat perlindungan dan pemberdayaan petani melalui berbagai aspek, mulai dari jaminan sosial, perlindungan harga hasil pertanian, akses terhadap pembiayaan, penguatan kelembagaan petani, digitalisasi sektor pertanian, hingga regenerasi petani muda. Selain itu, penguatan kelompok tani, kelompok wanita tani, serta perlindungan lahan pertanian berkelanjutan juga menjadi bagian penting dalam substansi perubahan tersebut.

“Perubahan undang-undang ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapi petani serta memperkuat posisi petani dalam sistem pembangunan pertanian nasional,” jelas Prof. Subejo.

Pada sesi pembahasan, Prof. Dr. Jamhari, S.P., M.P. selaku dosen Departemen Sosial dan Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menekankan bahwa pembangunan pertanian harus bertumpu pada peningkatan produksi, kesejahteraan petani, dan keberlanjutan sektor pertanian. Menurutnya, perlindungan terhadap petani tidak hanya berfokus pada aspek produksi, tetapi juga harus mampu menjamin kesejahteraan dan keberlangsungan usaha tani.

Dr. Ir. Budi Widayanto dari Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan petani, peningkatan akses terhadap sumber daya pertanian, serta pemanfaatan teknologi dan digitalisasi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian. Sementara itu, Prof. Dr. Jangkung Handoyo Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada sekaligus Ketua Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM, memberikan masukan terkait perlunya peninjauan kembali kriteria petani penerima perlindungan serta pentingnya subsidi premi asuransi pertanian.

Masukan lainnya disampaikan oleh Prof. Dr. Erizal, M,Si  peneliti dari Pusat Riset Koperasi, Korporasi, dan Ekonomi Kerakyatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menekankan pentingnya penguatan organisasi petani, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian, serta desentralisasi pembangunan pertanian agar kebijakan yang dihasilkan lebih sesuai dengan kebutuhan daerah. Pada sesi tanggapan, Prof. Dr. Ir. Masyhuri selaku Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, turut menyoroti tantangan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global serta pentingnya memperhatikan aspek keberlanjutan dalam perdagangan internasional.

Selain itu, perwakilan petani milenial menyampaikan perlunya menciptakan ekosistem pertanian yang mampu menarik minat generasi muda melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi. Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM juga menyampaikan aspirasi terkait jaminan harga komoditas, pemerataan akses air, serta pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya lahan pertanian. Berbagai masukan yang disampaikan dalam seminar uji sahih ini diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan RUU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani sehingga mampu memberikan perlindungan yang lebih komprehensif dan meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.

Seminar ini turut berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui penguatan perlindungan sosial, akses pembiayaan, dan peningkatan kesejahteraan petani; SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan perlindungan dan pemberdayaan petani guna mendukung ketahanan pangan nasional; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses petani terhadap sumber daya, teknologi, pembiayaan, dan perlindungan; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penguatan sistem pertanian yang berkelanjutan dan pemanfaatan inovasi pertanian; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengembangan kebijakan pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim; SDG 15: Ekosistem Daratan melalui upaya menjaga keberlanjutan sumber daya lahan dan ekosistem pertanian; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, praktisi, petani, dan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan regulasi yang berpihak kepada petani.

 

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

Fakultas Pertanian UGM dan DPD RI Gelar Seminar Uji Sahih RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

berita Friday, 26 June 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyelenggarakan Seminar dalam rangka Uji Sahih RUU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani pada Selasa 23 Juni 2026 di Ruang Seminar Gedung A1 Lantai 3 Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, praktisi, mahasiswa, dan pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menghimpun masukan dalam penyempurnaan regulasi yang bertujuan meningkatkan perlindungan dan pemberdayaan petani Indonesia.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang diinisiasi oleh DPD RI tersebut. Menurutnya, revisi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 menjadi penting untuk menjawab berbagai tantangan sektor pertanian yang terus berkembang, mulai dari perubahan iklim, perkembangan teknologi, hingga regenerasi petani.

“Fakultas Pertanian UGM siap memberikan kontribusi akademik dan masukan konstruktif dalam penyempurnaan regulasi yang berpihak kepada petani dan mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan,” ujar Jaka Widada.

Anggota Komite II DPD RI Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. Hilmy Muhammad, M.A., dalam sambutannya menyoroti besarnya potensi pertanian Indonesia sekaligus berbagai tantangan yang dihadapi petani, seperti alih fungsi lahan, kesejahteraan petani, serta pentingnya regenerasi petani muda. Ia menegaskan bahwa perlindungan dan pemberdayaan petani perlu diperkuat agar sektor pertanian mampu menjadi penopang ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita Br. Sitepu, S.E., S.H., M.Si., menjelaskan bahwa seminar uji sahih ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi legislasi DPD RI melalui penyerapan aspirasi dari berbagai pihak. Menurutnya, masukan dari kalangan akademisi, praktisi, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menghasilkan regulasi yang adaptif terhadap dinamika sektor pertanian.

“Kami berharap forum ini dapat menghasilkan masukan yang komprehensif sehingga RUU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani Indonesia,” ungkap Badikenita.

Seminar ini turut berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui upaya penguatan perlindungan dan pemberdayaan petani guna mendukung ketahanan pangan nasional; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan mendorong peningkatan kesejahteraan dan produktivitas petani; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui penguatan sistem pertanian yang berkelanjutan; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dengan mendorong kebijakan pertanian yang adaptif terhadap tantangan perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara DPD RI, Fakultas Pertanian UGM, akademisi, praktisi, mahasiswa, dan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan regulasi yang berpihak kepada petani.

 

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Komite II DPD RI Gelar Uji Sahih RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani di Faperta UGM

berita Friday, 26 June 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjadi tuan rumah Seminar Uji Sahih Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, yang diselenggarakan oleh Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) pada Selasa, 23 Juni 2026 di Ruang Seminar Gedung A1 Lantai 3. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komite II DPD RI A. Abd. Waris Halid, S.S., M.M., anggota Komite II, akademisi, praktisi, mahasiswa, serta perwakilan petani.

Kegiatan dibuka oleh Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Dekan Fakultas Pertanian UGM. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya proses uji sahih sebagai wujud komitmen DPD RI dalam menyusun rancangan undang-undang yang responsif terhadap tantangan sektor pertanian nasional. Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita BR Sitepu, S.E., S.H., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi legislasi DPD RI sekaligus upaya memastikan rancangan undang-undang disusun berdasarkan data empiris, kajian akademik, dan kebutuhan nyata petani di daerah.

Tim ahli penyusun RUU, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. dan Prof. Dr. Tavi Supriana, M.Si., memaparkan pokok-pokok naskah akademik yang diarahkan untuk memperkuat keseimbangan antara jaminan lahan pertanian dan kesejahteraan petani. Urgensi perubahan mencakup isu regenerasi dan kualitas sumber daya manusia, ketimpangan penguasaan serta alih fungsi lahan, serta keterbatasan akses petani terhadap sarana produksi dan pembiayaan. RUU juga menekankan perlunya jaminan sosial, harga dasar minimum, penyuluhan, digitalisasi pertanian, akses pasar, kelembagaan petani, serta dukungan bagi petani muda.

Dalam sesi seminar, sejumlah akademisi menyampaikan pandangan kritis. Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. menekankan perlunya perlindungan yang berfokus pada akses lahan, harga, modal, sarana produksi, asuransi, serta keberpihakan kepada petani kecil. Prof. Dr. Erizal Jamal, M.Si. menyoroti kesenjangan implementasi undang-undang dan pentingnya menempatkan petani sebagai subjek pembangunan melalui penguatan organisasi ekonomi. Sementara itu, Dr. Ir. Budi Widayanto, M.Si. menekankan perlindungan hak, penguatan kelembagaan, serta pemberdayaan yang memperhatikan kerentanan ekonomi, sosial, politik, dan kearifan lokal.

Pandangan lain disampaikan oleh Prof. Dr. Jamhari, S.P., M.P., yang mendorong perubahan paradigma dari kebijakan berbasis bantuan menuju kebijakan berbasis insentif. Menurutnya, petani harus dipandang sebagai penyedia pangan sekaligus penjaga keberlanjutan lingkungan perdesaan. Perwakilan petani millennial, Patrik, turut mengusulkan penguatan hak atas air dan lahan subur, perluasan asuransi, kepastian harga pascapanen, pengendalian impor, serta perlindungan kualitas tanah.

Pada sesi penutup, Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita BR Sitepu, menegaskan bahwa masukan dari akademisi, praktisi, mahasiswa, dan petani akan menjadi bahan penyempurnaan RUU agar lebih implementatif, berkeadilan, dan responsif terhadap kebutuhan daerah.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui upaya peningkatan kesejahteraan petani; SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sistem pertanian dan ketahanan pangan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui perlindungan terhadap mata pencaharian petani; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui peningkatan akses petani terhadap lahan, pembiayaan, dan perlindungan sosial; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penguatan praktik pertanian yang berkelanjutan; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penyusunan regulasi yang partisipatif, berbasis bukti, dan berkeadilan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, praktisi, dan petani dalam penyusunan kebijakan publik.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

Fakultas Pertanian UGM Terima Kunjungan Studi Banding dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

berita Wednesday, 17 June 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyambut hangat kunjungan studi banding dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran yang berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, pukul 09.00–11.30 WIB di Venture Lab, Gedung A1 Lantai 6. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat jejaring akademik, berbagi pengalaman, serta memperluas kolaborasi antar perguruan tinggi dalam bidang pertanian.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, sambutan dari Dekan Fakultas Pertanian UGM atau yang mewakili, serta sambutan dari Dekan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Agenda utama berupa pemaparan overview Fakultas Pertanian UGM oleh Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, memberikan gambaran komprehensif mengenai capaian, program, dan strategi pengembangan fakultas. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, diakhiri dengan penyerahan cenderamata dan dokumentasi bersama.

Dari pihak Fakultas Pertanian UGM, hadir jajaran pimpinan dan perwakilan fakultas, antara lain:

  • Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
  • R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia
  • Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama
  • Agr. Makruf Nurudin, S.P., M.P. selaku Ketua Departemen Tanah
  • Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M.Eng, Ph.D. selaku Ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian
  • Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.P., M.Agr. selaku Ketua Program Magister Ilmu Tanah
  • Agus Sudarwinto, S.E., M.M. selaku Kepala Kantor Administrasi Fakultas Pertanian
  • Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D. selaku Wakil Manajer AGLC/Ketua Unit Perencanaan dan Pengembangan
  • Dr. Ir. Aziz Purwantoro, M.Sc. selaku Ketua Unit Kebun Percobaan
  • Tim Jaminan Mutu Fakultas Pertanian
  • Tim Akademik Fakultas Pertanian

Kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Mahasiswa PKP UGM Berkontribusi dalam Pelatihan Mitigasi Perubahan Iklim

berita Wednesday, 17 June 2026

Mahasiswa Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) angkatan 2023 Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) turut mengambil bagian dalam program Merdeka Belajar Kampus Berdampak (MBKB) melalui pendampingan Pelatihan Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim bagi Penyuluh Pertanian Swadaya. Kegiatan intensif ini berlangsung selama lima hari pada 6–10 April 2026 di UPTD Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP) Jaranan, Panggungharjo, Sewon, Bantul, serta melalui kunjungan lapangan ke Stasiun Klimatologi BMKG DIY dan Rejo Farm, Sleman.

Sebanyak lima mahasiswa PKP UGM, yaitu Adelita Regina Cahyani, Meilany Adi Susilowati, Dewi Sarah Azzahra, Virgie Salsa Dewanty Ansani, dan Afifah Sinta Hayuningrum, turut terlibat aktif dalam mendampingi jalannya pelatihan. Program yang diselenggarakan oleh UPTD BPSDMP Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY ini diikuti oleh 30 penyuluh swadaya dari lima wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan pengalaman pengabdian antara dua hingga tiga belas tahun.

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas penyuluh dalam menghadapi dampak nyata perubahan iklim terhadap sektor pertanian, mulai dari pergeseran musim tanam, meningkatnya serangan organisme pengganggu tanaman, hingga risiko banjir dan kekeringan. Mahasiswa berperan sebagai pendamping dengan beragam tugas, seperti administrasi peserta, dokumentasi, fasilitasi diskusi, pendampingan narasumber, pembawa acara, hingga evaluasi kegiatan.

Melalui keterlibatan langsung, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis dalam pengelolaan program pengembangan kapasitas sumber daya manusia pertanian sekaligus mengasah keterampilan komunikasi, manajemen pelatihan, dan hubungan masyarakat. Virgie Salsa Dewanty Ansani menuturkan, “Kesempatan berbincang langsung dengan para penyuluh menjadi pengalaman yang paling berkesan. Cerita yang mereka bagikan membuka wawasan baru mengenai kondisi nyata di lapangan yang tidak selalu diperoleh di bangku kuliah.”

Selama lima hari, peserta mendapatkan materi dari narasumber lintas lembaga:

  • Hari pertama: kebijakan pembangunan pertanian menghadapi iklim ekstrem serta analisis proyeksi perubahan iklim oleh BMKG DIY.
  • Hari kedua: emisi gas rumah kaca, teknologi panen air, dan budidaya adaptif bersama BRMP Yogyakarta.
  • Hari ketiga: dampak perubahan iklim terhadap organisme pengganggu tanaman dan ekologi tanah oleh dosen Fakultas Pertanian UGM.
  • Hari keempat: kunjungan lapangan ke BMKG DIY dan Rejo Farm untuk mempelajari teknologi pengamatan iklim dan greenhouse.
  • Hari kelima: materi mengenai Pranata Mangsa dan dinamika kelompok oleh praktisi, serta penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL).

Hasil evaluasi menunjukkan sejumlah peserta telah mengimplementasikan materi pelatihan, antara lain sosialisasi prakiraan iklim BMKG untuk penentuan waktu tanam, penerapan teknologi irigasi tetes, pembuatan sumur ladang, serta produksi mikroorganisme lokal (MOL) untuk mengurangi ketergantungan pupuk kimia. Mukhlis Abdullah, penyuluh dari Kulon Progo, menyampaikan bahwa kelompok tani binaannya menyambut positif informasi yang diberikan karena menawarkan solusi praktis dalam menghadapi risiko usaha tani.

Kegiatan pendampingan ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus, tetapi juga memperkuat kapasitas penyuluh sebagai agen pembelajaran dan pendamping petani dalam menghadapi perubahan iklim. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan penyuluh pertanian mendukung pencapaian SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Afifah Sinta Hayuningrum, Adelita Regina Cahyani, Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Afifah Sinta Hayuningrum dan Adelita Regina Cahyani

 

Prodi EPA Faperta UGM Gelar Agripreneur Expo 2026 sebagai Puncak Mata Kuliah Kewirausahaan

berita Thursday, 4 June 2026

Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (EPA) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar Agripreneur Expo 2026 pada Rabu, 3 Juni 2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro. Kegiatan ini menjadi puncak dari mata kuliah kewirausahaan, di mana para praktikan berkelompok untuk membentuk usaha sekaligus melatih penerapan ilmu ekonomi pertanian dan agribisnis secara langsung.

Expo ini dirancang sebagai ruang belajar yang mendorong mahasiswa tidak hanya memahami konsep bisnis, tetapi juga berani mengembangkan ide menjadi usaha yang nyata. Melalui proses praktik tersebut, mahasiswa diajak untuk membangun kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan adaptif dalam merespons peluang di sektor pertanian.

Ketua Prodi EPA, Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar semangat kewirausahaan mahasiswa terus tumbuh. “Harapannya jiwa entrepreneur terus tumbuh dan menjadi entrepreneur di bidang pertanian,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa pendidikan di EPA tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga pada pembentukan karakter wirausaha yang siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian. Sementara itu, Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc., menekankan bahwa dunia kerja saat ini telah mengalami perubahan besar. Menurutnya, mahasiswa yang lulus tidak selalu harus mencari pekerjaan, tetapi juga perlu didorong untuk membuka lapangan kerja.

Kegiatan Agripreneur Expo 2026 dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menyoroti pentingnya menumbuhkan minat entrepreneurship di kalangan generasi muda Indonesia. Proses ini menjadi sarana penting untuk menghubungkan teori dengan praktik, sekaligus membangun keberanian mahasiswa dalam mengambil peran sebagai pelaku usaha muda.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berlatih menjalankan bisnis, tetapi juga belajar mengenali kebutuhan pasar, mengasah kreativitas, dan memperkuat kemampuan kolaborasi. Dengan demikian, Agripreneur Expo 2026 menjadi ajang pembelajaran yang komprehensif bagi calon-calon agripreneur masa depan.

Agripreneur Expo 2026 sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis praktik dan pengembangan kompetensi mahasiswa, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas kewirausahaan generasi muda, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan ide bisnis dan inovasi produk agribisnis, serta SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui dukungan terhadap lahirnya wirausaha muda yang berpotensi memperkuat sistem pangan dan pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

KAB Faperta UGM Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2026 Lewat Subproposal ASAGRI

berita Friday, 29 May 2026

Tim Keluarga Agromina Bahari (KAB) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) berhasil lolos Pendanaan PPK Ormawa tahun 2026 dengan subproposal berjudul “ASAGRI (Agents for Sustainable Agricultural-Practice): Penguatan Ketahanan Pangan di Kalurahan Timbulharjo, Bantul melalui Sistem Budidaya Agen Pengendali Hayati”. Pengumuman resmi tersebut dirilis oleh Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 21 Mei 2026.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Faperta UGM, sekaligus menegaskan peran aktif mahasiswa dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui program ini, KAB mengusulkan Kalurahan Timbulharjo, Bantul sebagai lokasi pengabdian untuk mendorong penerapan sistem budidaya agen pengendali hayati sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.

Keberhasilan KAB dalam memperoleh pendanaan PPK Ormawa 2026 mencerminkan semangat organisasi kemahasiswaan Faperta UGM untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai wadah aktivitas mahasiswa, tetapi juga sebagai motor penggerak pengabdian kepada masyarakat. Program ASAGRI dirancang untuk memperkuat kapasitas organisasi melalui implementasi kegiatan yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar menyusun program secara konseptual, tetapi juga dilatih untuk memahami dinamika masyarakat, membangun kolaborasi, dan menerapkan inovasi pertanian yang bermanfaat secara langsung. Fokus pada agen pengendali hayati menunjukkan kepedulian KAB terhadap sistem budidaya yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Bagi Faperta UGM, keterlibatan organisasi kemahasiswaan dalam program seperti PPK Ormawa merupakan bagian penting dari ekosistem akademik yang mendukung pembelajaran berbasis praktik. Mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan yang mampu membawa pengetahuan dari kampus ke tengah masyarakat, sekaligus menguji relevansi inovasi pertanian dalam konteks pemberdayaan desa.

Capaian KAB Faperta UGM dalam Pendanaan PPK Ormawa 2026 selaras dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan masyarakat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis pengabdian, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pengembangan inovasi pertanian berkelanjutan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penerapan sistem budidaya ramah lingkungan, SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pemanfaatan agen pengendali hayati yang mendukung keseimbangan ekosistem pertanian, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Faperta UGM Kenalkan Prodi S-1 EPA Lebih Dekat Lewat Video Promosi

berita Friday, 29 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan kegiatan pembuatan video promosi Program Studi S-1 Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (EPA) pada Selasa, 26 Mei 2026 di lingkungan fakultas. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis untuk memperkenalkan prodi EPA secara lebih luas kepada calon mahasiswa melalui media visual yang informatif, menarik, dan mudah diakses.

Produksi video promosi ini dilakukan oleh Unit Media dan Sistem Informasi Faperta UGM dengan melibatkan mahasiswa prodi EPA serta tenaga pendidik. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan konten yang tidak hanya komunikatif, tetapi juga mencerminkan karakter akademik dan suasana belajar yang sesungguhnya di lingkungan Program Studi S-1 EPA.

Dalam video promosi ini, Faperta UGM menonjolkan sarana dan prasarana yang dimiliki Program Studi S-1 Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. Pengenalan fasilitas menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran nyata kepada calon mahasiswa mengenai lingkungan pembelajaran yang akan mereka jalani. Berbagai fasilitas penunjang pendidikan diperlihatkan untuk menunjukkan kesiapan prodi dalam mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas. Melalui visualisasi ini, calon mahasiswa diharapkan dapat memperoleh informasi yang lebih utuh mengenai ruang belajar, sarana pendukung akademik, serta atmosfer pembelajaran di EPA.

Selain memperkenalkan fasilitas, video ini juga disusun dengan penjelasan yang komprehensif agar calon mahasiswa mendapatkan informasi yang lengkap tentang Prodi S-1 EPA. Konten yang dikemas dalam bentuk video diharapkan mampu menjawab rasa ingin tahu calon pendaftar mengenai bidang keilmuan ekonomi pertanian dan agribisnis, prospek pembelajaran, serta lingkungan akademik di Faperta UGM.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan karena bidang keilmuan ekonomi pertanian dan agribisnis memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sektor pertanian, ketahanan pangan, dan sistem pangan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan informasi pendidikan yang mudah diakses dan inklusif. Promosi Prodi S-1 EPA juga mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengenalan bidang studi yang berkontribusi terhadap pengembangan sistem agribisnis modern dan berkelanjutan. Di samping itu, kegiatan ini mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara tenaga pendidik, mahasiswa, dan Unit Media dan Sistem Informasi Faperta UGM dalam pengembangan media promosi pendidikan yang informatif dan inovatif.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

123…23

BERITA FAKULTAS

  • Asesmen Lapangan Magister Ilmu Tanah Faperta UGM Perkuat Mutu Akademik
    26/06/2026
  • Komitmen Dukung Pendidikan, CV Karya Rasa Indonesia Salurkan Beasiswa Melalui Fakultas Pertanian UGM
    26/06/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Terima Kunjungan Gyeongsang National University Korea Selatan Guna Akselerasi Kerja Sama Akademik Global
    26/06/2026
  • Tim Humas dan Media Fakultas Pertanian Hadiri Workshop Inklusivitas dan Aksesibilitas
    26/06/2026
  • Revisi UU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Soroti Jaminan Sosial hingga Regenerasi Petani
    26/06/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju