• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Arsip:

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Fakultas Pertanian UGM dan Wageningen University & Research Hadirkan Mini Seminar: Climate Change and Farmers’ Adaptation

berita Friday, 28 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bersama Wageningen University & Research (WUR) Belanda menyelenggarakan Mini Seminar: Climate Change and Farmers’ Adaptation pada Selasa, 18 Agustus 2026 bertempat di Venture Room, Gedung AGLC, Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan ini menjadi forum akademik untuk membahas isu perubahan iklim, dampaknya terhadap sektor pertanian, serta strategi adaptasi petani dalam menghadapi tantangan global.

Acara dibuka dengan sambutan Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM, serta sambutan tamu dari dr.ir. JA (Alex) Bolding bersama Dr. Samuel Jonson Sutanto dari WUR. Seminar terbagi dalam dua sesi utama, yakni Perubahan Iklim dan Adaptasi Petani.

Sesi pertama dipandu oleh Dr. Ishadiyanto Salim dengan menghadirkan narasumber Andi Syahid Muttaqin, Ph.D., Dr. Samuel Jonson Sutanto, Prof. Dr. Siti Subandiyah, serta Dr. Muhammad Iqbal Maulana dari Program Studi Hama dan Penyakit Tumbuhan. Diskusi menyoroti kondisi perubahan iklim, dampak kejadian ekstrem terhadap pertanian, invasi patogen tanaman, serta perluasan vertikal Meloidogyne incognita.

Kontribusi Prodi Hama dan Penyakit Tumbuhan memberikan perspektif akademis mengenai bagaimana perubahan iklim mempercepat dinamika organisme pengganggu tanaman. Prof. Subandiyah menekankan bahwa pemahaman terhadap interaksi iklim dan patogen merupakan faktor kunci dalam menjaga ketahanan produksi pertanian.

Sesi kedua dipandu oleh Dr. Najmu Tsaqib Akhda, menghadirkan Prof. Subejo, Dr. Dyah Woro Untari dari Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Mesalia Kriska, M.Sc., serta Dr. Alex Bolding. Topik yang dibahas mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia, modernisasi pertanian, peran perempuan dalam pertanian, serta adaptasi pengelolaan irigasi.

Dalam sesi ini, Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian menekankan pentingnya kapasitas sosial dan kelembagaan petani. Dr. Dyah Woro Untari menyampaikan bahwa adaptasi tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kemampuan komunikasi, akses informasi, serta pemberdayaan masyarakat tani. Peran perempuan petani turut diangkat sebagai agen penting dalam membangun ketahanan sosial pertanian.

Seminar ini menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dan Wageningen University & Research (WUR) dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penguatan riset, pendidikan, dan pertukaran pengetahuan terkait perubahan iklim dan ketahanan pertanian. Kegiatan ini secara khusus berkontribusi pada SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan dan sistem pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim; SDG 5: Kesetaraan Gender melalui pengakuan terhadap peran strategis dan pemberdayaan perempuan dalam pembangunan pertanian; serta SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui pembahasan mengenai adaptasi pengelolaan irigasi dan pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan.

Seminar ini juga mendukung SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui peningkatan pemahaman mengenai dampak perubahan iklim dan pengembangan strategi adaptasi bagi petani. Perspektif mengenai dinamika organisme pengganggu tanaman, patogen, dan perubahan agroekosistem turut memperkuat kontribusi terhadap SDG 15: Ekosistem Daratan, khususnya dalam mendorong pengelolaan agroekosistem yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan. Selain itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia, akses terhadap pengetahuan dan informasi, serta modernisasi pertanian dapat mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, terutama dalam memperkuat keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pertanian.

Kolaborasi akademik antara Fakultas Pertanian UGM dan WUR, yang mempertemukan perspektif dari berbagai bidang keilmuan serta melibatkan mahasiswa, akademisi, pemerintah, dan masyarakat, menjadi bentuk nyata kontribusi terhadap SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kemitraan tersebut, seminar menjadi ruang untuk memperkuat pertukaran pengetahuan dan membangun pendekatan lintas disiplin dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan mewujudkan sistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Departemen Sosial Ekonomi Pertanian

Vera Kurniawati Terpilih sebagai Lulusan Terbaik, Faperta UGM Apresiasi Capaian Wisudawan Periode IV

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali memberikan apresiasi kepada para wisudawan berprestasi dalam Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Pada periode ini, Vera Kurniawati dari Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis ditetapkan sebagai Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian dengan IPK 3,97 dan masa studi 3 tahun 11 bulan.

Capaian tersebut menjadi bagian dari berbagai prestasi akademik yang diraih para wisudawan Faperta UGM pada periode ini. Selain Vera Kurniawati sebagai Lulusan Terbaik Fakultas, Naomi Cahaya Dewi dari Program Studi Proteksi Tanaman ditetapkan sebagai Lulusan Termuda dengan IPK 3,59 dan usia saat lulus 21 tahun 3 bulan 24 hari. Sementara itu, predikat Lulusan Tercepat diraih oleh Rahimsyah Tri Mahendra dari Program Studi Akuakultur dengan IPK 3,78 dan masa studi 3 tahun 8 bulan 24 hari.

Selain penghargaan di tingkat fakultas, Faperta UGM juga mencatat enam lulusan terbaik berdasarkan departemen. Vivian Lucia Utama menjadi lulusan terbaik Departemen Budidaya Pertanian dengan IPK 3,96 dan masa studi 3 tahun 10 bulan 30 hari. Dari Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, predikat tersebut diraih oleh Amalia Sawita Linuwh dengan IPK 3,96 dan masa studi 3 tahun 11 bulan.

Sementara itu, Susan Syadzafie Shafar menjadi lulusan terbaik Departemen Mikrobiologi Pertanian dengan IPK 3,81 dan masa studi 4 tahun 9 bulan 13 hari. Pada Departemen Perikanan, predikat lulusan terbaik diraih oleh Intan Adelia Sari Kusuma Wardani dengan IPK 3,94 dan masa studi 3 tahun 10 bulan 26 hari. Selanjutnya, Disha Mutiara Ramadhanti menjadi lulusan terbaik Departemen Sosial Ekonomi Pertanian dengan IPK 3,92 dan masa studi 3 tahun 11 bulan. Predikat lulusan terbaik Departemen Tanah diraih oleh Deviana Susilowati dengan IPK 3,92 dan masa studi 3 tahun 10 bulan 29 hari.

Sebagai Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian, Vera Kurniawati menyampaikan pidato yang mewakili seluruh wisudawan dan wisudawati Faperta UGM. Dalam pidatonya, Vera menyampaikan apresiasi kepada pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, teman-teman wisudawan, serta keluarga yang telah mendukung perjalanan akademik para lulusan.

Vera menegaskan bahwa pencapaian akademik yang diraih para wisudawan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. “Gelar yang kita terima bukanlah akhir dari perjalanan melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.”

Dalam pidatonya, Vera juga menyampaikan harapan agar para lulusan dapat terus menjaga semangat belajar, saling mendukung, serta membawa nama baik almamater di mana pun mereka berkarya dan mengabdi. Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Faperta UGM akan menjadi bekal bagi para lulusan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Mohon doa dan restu agar kami mampu menjadi alumni yang terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Vera dalam pidatonya.

Prestasi para wisudawan terbaik tersebut menjadi salah satu cerminan komitmen Faperta UGM dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan pertanian serta masyarakat. Capaian tersebut juga mendukung kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang mendorong pencapaian akademik dan pengembangan potensi mahasiswa; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penyiapan lulusan yang kompeten, produktif, dan siap berkontribusi di dunia kerja; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui dukungan berbagai pihak, termasuk keluarga, sivitas akademika, alumni, dan mitra pendidikan dalam mendukung keberhasilan mahasiswa.

Pencapaian para lulusan diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi akademik, tetapi menjadi fondasi untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan bekal ilmu, integritas, dan semangat pengabdian, para lulusan Faperta UGM diharapkan mampu membawa nilai-nilai almamater dalam berbagai bidang serta berkontribusi pada pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

 

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

 

Faperta UGM Wisudakan 24 Mahasiswa Fast Track, Perkuat Integrasi Pendidikan Sarjana dan Magister

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan capaian akademik melalui Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Pada periode ini, sebanyak 24 mahasiswa Program Fast Track dari berbagai program studi berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana dan menjadi bagian dari momentum wisuda yang berlangsung pada Agustus 2026.
Program Fast Track merupakan salah satu skema pendidikan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh pendidikan sarjana dan magister secara terintegrasi dalam waktu yang lebih efisien. Kehadiran 24 mahasiswa Fast Track pada periode ini menunjukkan komitmen Faperta UGM dalam menghadirkan inovasi pendidikan tinggi sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas akademik secara berkelanjutan.

Ke-24 mahasiswa tersebut berasal dari delapan program studi di lingkungan Fakultas Pertanian UGM. Program Studi Proteksi Tanaman menjadi program studi dengan jumlah wisudawan Fast Track terbanyak, yaitu enam mahasiswa, disusul Program Studi Akuakultur sebanyak lima mahasiswa. Sementara itu, Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik dan Ekonomi Pertanian dan Agribisnis masing-masing menyumbangkan tiga mahasiswa. Program Studi Agronomi, Teknologi Hasil Perikanan, dan Ilmu Tanah masing-masing memiliki dua mahasiswa, sedangkan satu mahasiswa berasal dari Program Studi Mikrobiologi Pertanian.
Adapun mahasiswa Program Fast Track yang berhasil menyelesaikan studi pada periode ini adalah:
1. Fadila Herawati – Program Studi Agronomi
2. Syifa Aulia Aninda – Program Studi Agronomi
3. Naomi Cahaya Dewi – Program Studi Proteksi Tanaman
4. Amalia Sawita Linuwih – Program Studi Proteksi Tanaman
5. N. Baginda Dwi Putra Ginting – Program Studi Proteksi Tanaman
6. Nadiya Alifah Ghaisani – Program Studi Proteksi Tanaman
7. Ahmad Jodi Radityo – Program Studi Proteksi Tanaman
8. Jambunada Prabhasvara – Program Studi Proteksi Tanaman
9. Muadz Fikri Gunawan – Program Studi Mikrobiologi Pertanian
10. Galuh Wulanuari – Program Studi Akuakultur
11. Rizki Ahmad Fahrezi – Program Studi Akuakultur
12. Alya Putri Mezzaluna – Program Studi Akuakultur
13. Niswatul Farikah – Program Studi Akuakultur
14. Putri Kumala Prabowo – Program Studi Akuakultur
15. Shiela Najmi Salsabila – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
16. Zuhdi Ardi – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
17. Rolland Darrent Evaro – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
18. Karina Ayu Rianjani Kusuma – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
19. Pawestri Ilma Ramadhani – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
20. Fakhrisha Nur Mahiswari – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
21. Rizqi Zahroh Nurjanah – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
22. Disha Mutiara Ramadhanti – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
23. Rina Damayanti – Program Studi Ilmu Tanah
24. Lulu Nazhifa – Program Studi Ilmu Tanah

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Fakultas Pertanian UGM dalam mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan adaptasi, serta kesiapan untuk melanjutkan pengembangan keilmuan di bidang pertanian dan perikanan. Para mahasiswa Fast Track diharapkan dapat melanjutkan perjalanan akademiknya pada jenjang magister sekaligus memperluas kontribusi melalui riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Program Fast Track turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan sistem pendidikan tinggi yang inovatif, terintegrasi, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan siap berkontribusi di dunia profesional; SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas akademik, budaya riset, dan kemampuan inovasi mahasiswa; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan ekosistem kolaborasi akademik dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui Program Fast Track, Faperta UGM terus mendorong terbentuknya jalur pendidikan yang mampu menghubungkan pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Para lulusan diharapkan tidak hanya memiliki pencapaian akademik yang baik, tetapi juga mampu menjadi generasi akademisi, peneliti, profesional, dan inovator yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian dan perikanan berkelanjutan.

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Gelar Wisuda Sarjana Periode IV T.A. 2025/2026

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Jumat, 21 Agustus 2026. Pada kesempatan ini, sebanyak 225 wisudawan berhasil menuntaskan studi, terdiri atas 58 wisudawan dan 167 wisudawati dari berbagai program sarjana.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang diawali dengan pembacaan statistik wisudawan. Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa kehidupan akan menguji sejauh mana ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi manusia. “Jangan hanya mengejar pekerjaan, tetapi ciptakanlah peluang kerja. Teruslah belajar, jaga integritas, jangan takut gagal, dan bangun kolaborasi. Di era teknologi ini, jangan sekadar menjadi pengguna, tetapi jadilah penemu solusi,” ungkapnya.

Prof. Jaka juga menyampaikan ucapan selamat berkarya bagi Indonesia dan kemanusiaan, serta menyerahkan kembali para lulusan kepada orang tua dan wali dengan harapan kelak menjadi manusia yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Sambutan dari perwakilan orang tua/wali, Dr. Agus Susanto, S.P., M.P., yang juga merupakan alumni Fakultas Pertanian UGM, turut memberikan pesan inspiratif. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan pintu gerbang menuju kehidupan yang sesungguhnya. “Ilmu akan benar-benar terasa manfaatnya saat memasuki dunia kerja. Baik di sektor formal maupun non-formal, kerja harus ditekuni dengan daya juang yang tinggi,” ujarnya.

Wisuda kali ini tidak hanya menjadi perayaan atas capaian akademik para lulusan, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan peran Faperta UGM dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian di masa depan.

Komitmen tersebut sejalan dengan kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kompetensi dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja serta menciptakan peluang kerja; SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui dorongan terhadap inovasi, teknologi, dan kemampuan lulusan dalam menghasilkan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Fakultas Pertanian UGM berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang resilien, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Mikrobiologi Pertanian UGM Gelar MICROLINK 2026, Hadirkan Peluang Pendidikan dan Karier Global bagi 525 Mahasiswa

berita Monday, 24 August 2026

Departemen Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), sukses menyelenggarakan MICROLINK 2026 di Agrotropica Learning Center (AGLC), Rabu, 19 Agustus 2026. Mengusung tema “Connecting Students to Global Opportunities”, kegiatan ini diikuti oleh 525 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta dan sekitarnya, termasuk UGM, UNY, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Amikom, UII, STIE YKPN, UMY, Universitas Terbuka, hingga SMA 3 Yogyakarta.MICROLINK 2026 menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan mengenai pendidikan internasional, peluang beasiswa, serta pengembangan karir global. Sesi pertama berlangsung pukul 09.00–15.30 WIB, menghadirkan perwakilan universitas internasional dari Selandia Baru, Kanada, Australia, dan Singapura. Di antaranya University of Otago, Thompson Rivers University, University of British Columbia, Griffith University, The University of Queensland, dan National University of Singapore (NUS). Kegiatan ini mendapat sponsor dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT BISI, Pertamina Retail, Bank BSI, dan didukung penuh oleh Interest Education Yogyakarta.

Kehadiran mereka membuka akses informasi langsung mengenai pilihan studi, lingkungan akademik, serta peluang pendidikan internasional yang dapat dipertimbangkan mahasiswa untuk jenjang berikutnya.

Sesi kedua, Scholarship Tips and Tricks, menghadirkan enam dosen muda Departemen Mikrobiologi Pertanian yang telah menempuh pendidikan di berbagai negara. Mereka berbagi pengalaman mengenai strategi memperoleh beasiswa, persiapan studi, hingga tantangan adaptasi di luar negeri.

Universitas asal narasumber meliputi Tokyo University of Agriculture and Technology (TUAT), Shizuoka University (Jepang), The University of Queensland (Australia), Kyungpook National University (Korea Selatan), dan University of York (Inggris).

Sesi ini memberikan gambaran nyata bahwa kesempatan studi internasional dapat diraih melalui persiapan matang, mulai dari pemilihan universitas tujuan, peningkatan kemampuan bahasa, hingga strategi aplikasi beasiswa.

Sesi terakhir menghadirkan Surya Dwi Kusuma Darpita, S.P., M.S.M., PHRI, alumni Mikrobiologi Pertanian UGM (2007) dengan pengalaman lebih dari 13 tahun di bidang kepemimpinan Human Resources.

Surya berbagi perspektif praktis mengenai pengembangan karir global, termasuk pentingnya kompetensi komunikasi, kepemimpinan, adaptasi, jejaring, dan pembelajaran berkelanjutan. Dengan pengalaman memimpin strategi rewards and performance untuk lebih dari 17.000 karyawan di kawasan Asia-Pasifik, ia menekankan bahwa kesiapan karir global tidak hanya bergantung pada prestasi akademik, tetapi juga keterampilan personal dan profesional.

Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap peluang internasional. MICROLINK 2026 menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa, universitas, alumni, akademisi, dan praktisi global.

Menurut Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D., Ketua Program Studi Mikrobiologi Pertanian sekaligus Ketua Panitia MICROLINK 2026, kegiatan ini merupakan upaya membuka akses lebih luas bagi mahasiswa terhadap jejaring dan peluang global. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Interest Education dalam penyelenggaraan acara ini.

Sementara itu, Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M.Eng., Ph.D., Ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian, menegaskan bahwa MICROLINK 2026 sejalan dengan komitmen departemen dalam memperluas wawasan internasional mahasiswa.

Penyelenggaraan MICROLINK 2026 juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses terhadap informasi mengenai pendidikan internasional, beasiswa, dan peluang studi di berbagai universitas global; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan wawasan karier global serta pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja internasional; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses mahasiswa terhadap informasi dan jejaring pendidikan serta peluang pengembangan diri di tingkat global; dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, praktisi, lembaga pendidikan internasional, dan berbagai pemangku kepentingan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM

Sinergi Kagama Pertanian dan Faperta UGM: Pembekalan Calon Wisudawan Periode IV TA 2025/2026

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Kagama Pertanian melalui program Smart Eco Bioproduction menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Calon Wisudawan/Wati Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Acara ini mengangkat tema “Kiat Sukses Menjadi Entrepreneur Muda” dan berlangsung di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon wisudawan yang akan diwisuda. Beliau menekankan bahwa banyaknya lulusan dengan predikat cumlaude merupakan kabar baik sekaligus tantangan di dunia kerja. “Atas nama fakultas, kami juga memohon maaf apabila selama masa studi terdapat kekurangan baik dari sisi akademis maupun non-akademis,” ujarnya.

Sesi pembekalan menghadirkan dua narasumber inspiratif. Sekar Ayuningtyas, S.P., Founder Tuai Bunga, membagikan kiat praktis dalam membangun usaha. Ia menekankan pentingnya eksekusi ide tanpa menunda, mengenali potensi diri, serta mengidentifikasi unique selling product dengan dukungan storytelling yang kuat. Sekar juga mengingatkan agar tidak gengsi dalam memulai usaha, menjaga arus kas tetap sehat, berani mengambil risiko untuk menjalin relasi, dan menjadi pribadi yang tangguh (resilient).

Sementara itu, Dr. Agus Susanto, S.P., M.P., peneliti di Pusat Penelitian Kelapa Sawit sekaligus pekebun kelapa, menyoroti strategi pemasaran di era digital. Ia mendorong generasi muda untuk memanfaatkan platform seperti TikTok dan Shopee sebagai media penjualan. “Dalam berusaha, yang paling menantang adalah strategi penjualan. Karena itu, pilihlah mitra yang al amiin atau dapat dipercaya,” pesannya.

Suasana semakin hangat ketika seluruh peserta diajak menikmati minuman kelapa kopyor bersama. Momen kebersamaan ini menjadi simbol sederhana namun bermakna, mempererat hubungan antara sivitas akademika, alumni, dan calon wisudawan yang sebentar lagi akan memasuki dunia kerja.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan praktis tentang dunia kewirausahaan, tetapi juga memperkuat komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pembekalan calon wisudawan dengan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan praktis untuk menghadapi dunia kerja dan mengembangkan potensi kewirausahaan. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui penguatan kompetensi kewirausahaan, strategi bisnis, pemasaran, pengelolaan keuangan, serta kesiapan generasi muda untuk menciptakan peluang usaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui pengembangan pola pikir inovatif dan pemanfaatan teknologi digital, termasuk platform media sosial dan e-commerce, untuk mengembangkan serta memasarkan produk usaha. Kegiatan ini juga memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara Faperta UGM, Kagama Pertanian, alumni, dan sivitas akademika dalam membekali generasi muda pertanian agar mampu berkontribusi secara profesional dan inovatif bagi pembangunan berkelanjutan.

Dengan semangat sinergi antara sivitas akademika dan alumni, pembekalan ini diharapkan mampu memotivasi para calon wisudawan untuk berani mengambil langkah sebagai entrepreneur muda yang inovatif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Expo Faculty of Agriculture 2026 Menjadi Ruang Pengenalan Organisasi dan Pengembangan Mahasiswa Faperta UGM

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menyambut mahasiswa pada awal semester gasal melalui Expo Faculty of Agriculture 2026 yang digelar di Lapangan Perikanan Faperta UGM, Selasa (18/8). Mengusung tema “Semai Harmoni, Merangkai Cerita Menuai Harmoni”, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa baru, untuk mengenal lebih dekat berbagai organisasi dan aktivitas kemahasiswaan di lingkungan Faperta UGM.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Koordinator Umum Expo Faculty of Agriculture 2026, Steering Committee, Presiden Mahasiswa, dosen pendamping, hingga Dekan Faperta UGM. Dalam sambutannya, dosen pendamping Expo Faculty of Agriculture 2026, yaitu Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa di lingkungan Faperta UGM dalam menyambut dimulainya semester gasal. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen fakultas dalam menciptakan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik dan kemahasiswaan secara lebih dekat.

Dekan Faperta UGM yaitu Prof. Ir. Jaka Widada, M.P.,Ph.D., juga turut memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan. Kehadiran pimpinan fakultas tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan mahasiswa sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan diri di lingkungan fakultas.

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan kirab yang memperkenalkan berbagai organisasi mahasiswa. Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) yang turut berpartisipasi meliputi PERMAHAMI, IMHPT, KMIT, KMIP, IMAGRO, dan KMSEP. Selain itu, sejumlah organisasi mahasiswa seperti MAWASATYA dan IAASC serta Badan Semi Otonom (BSI) juga diperkenalkan kepada peserta.

BSI yang turut hadir meliputi Plantagama, Sansekerta, Holidjon, KMK St. Hieronimus, PMK, KMMP, BPPM Primordia, MPM KM Faperta, KAB, dan BEM KM Faperta UGM. Pengenalan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat beragam ruang aktualisasi yang dapat dipilih sesuai dengan minat dan ketertarikan masing-masing.

Pembukaan Expo Faculty of Agriculture 2026 juga ditandai dengan simbolisasi pembukaan melalui Loka Cakravala. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan berbagai agenda pengenalan organisasi, penampilan mahasiswa, permainan, hingga Expo Time yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Kehadiran berbagai organisasi dan aktivitas dalam Expo Faculty of Agriculture 2026 menunjukkan bahwa proses pembelajaran mahasiswa tidak hanya berlangsung melalui kegiatan perkuliahan. Ruang organisasi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta pengalaman mengelola kegiatan secara langsung.

Kegiatan ini sejalan dengan kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan ruang pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa di luar kegiatan akademik; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta pengalaman organisasi yang mendukung kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penyediaan ruang partisipasi yang inklusif bagi mahasiswa dengan beragam minat dan latar belakang untuk mengembangkan potensi dan membangun jejaring; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan organisasi mahasiswa, partisipasi aktif, dan pengembangan kapasitas kelembagaan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara fakultas, dosen pendamping, organisasi mahasiswa, dan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

 

Penulis: Levina Rasendriya

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

Expo Faculty of Agriculture 2026 Semai Harmoni melalui Ragam Aktivitas Mahasiswa dan Kolaborasi Industri

berita Friday, 21 August 2026

Suasana semarak terasa di Lapangan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Selasa (18/8), dalam pelaksanaan Expo Faculty of Agriculture 2026. Mengusung tema “Semai Harmoni, Merangkai Cerita Menuai Harmoni”, kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas yang mempertemukan mahasiswa dengan organisasi, komunitas, tenant, hingga pihak industri.

Sejak dibuka pada pukul 13.00 WIB, kawasan Expo mulai dipenuhi mahasiswa yang mengikuti rangkaian kegiatan. Tidak hanya menjadi tempat pengenalan organisasi, area Expo juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang memberikan pengalaman lebih lanjut bagi mahasiswa dalam mengenal kehidupan kemahasiswaan di Faperta UGM.

Salah satu rangkaian yang menjadi bagian dari pembukaan adalah kirab HMD dan BSI. Berbagai organisasi mahasiswa diperkenalkan secara bergantian sebagai gambaran keberagaman ruang kegiatan yang dapat diikuti mahasiswa. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan simbolisasi pembukaan sebagai penanda dimulainya Expo Faculty of Agriculture 2026.

Semarak kegiatan semakin terasa melalui berbagai penampilan mahasiswa. Expo menghadirkan penampilan Solo Vocal Portani, Sansekerta, hingga Dance Modern yang mengisi rangkaian acara. Kehadiran penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi peserta, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.

Selain penampilan, Expo Faculty of Agriculture 2026 menghadirkan Pojok Interaktif Expo yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk terlibat langsung dalam aktivitas yang disediakan. Terdapat pula tenant F&B yang turut meramaikan kawasan Expo dan menjadi salah satu titik yang menarik perhatian mahasiswa selama kegiatan berlangsung.

Hal yang turut menjadi pembeda dalam Expo Faculty of Agriculture tahun ini adalah hadirnya Petrokimia Gresik sebagai salah satu tenant. Kehadiran pihak industri tersebut memperluas ruang interaksi mahasiswa dengan dunia profesional, khususnya industri yang memiliki keterkaitan dengan sektor pertanian.

Selain Petrokimia Gresik, Expo juga menghadirkan pameran drone yang memperkenalkan teknologi sebagai bagian dari perkembangan kegiatan pertanian. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuat Expo tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga mempertemukan mahasiswa dengan organisasi, kreativitas, teknologi, dan dunia industri dalam satu rangkaian kegiatan.

Di sisi lain, kehadiran berbagai organisasi mahasiswa, HMD, BSI, serta tenant menunjukkan adanya kolaborasi dari berbagai unsur dalam membangun suasana kemahasiswaan di Faperta UGM. Interaksi yang tercipta selama kegiatan juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun jejaring dan mengenal lebih banyak pilihan kegiatan yang dapat diikuti selama menjalani kehidupan perkuliahan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Expo Faculty of Agriculture 2026 menjadi salah satu ruang pembelajaran informal bagi mahasiswa. Berbagai aktivitas yang dihadirkan mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengenal lingkungan fakultas, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan jejaring.

Pelaksanaan Expo Faculty of Agriculture 2026 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui penyediaan ruang pembelajaran informal yang mendorong pengembangan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kompetensi mahasiswa di luar ruang kelas. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui pengenalan kewirausahaan, pengalaman berorganisasi, serta kesempatan membangun jejaring dengan dunia profesional dan industri.

Kehadiran pameran drone dan keterlibatan sektor industri turut mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengenalan teknologi dan inovasi yang relevan dengan perkembangan sektor pertanian. Sementara itu, keberagaman organisasi mahasiswa dan ruang interaksi yang terbuka bagi mahasiswa mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan partisipasi mahasiswa, kehidupan organisasi, serta lingkungan kemahasiswaan yang inklusif dan kolaboratif.

Selanjutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam Expo, mulai dari fakultas, mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, tenant, hingga mitra industri, memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pembangunan jejaring dan kolaborasi lintas pihak dalam mendukung ekosistem kemahasiswaan dan pengembangan kapasitas mahasiswa.

 

Penulis: Levina Rasendriya

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Guest Lecture Petrokimia × Faperta UGM 2026: Light the Future of Farming

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Guest Lecture Petrokimia × Faperta UGM dengan tema Light the Future of Farming: Leading the Change in a Disruptive World pada Selasa, 18 Agustus 2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro. Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi sivitas akademika untuk memperkuat wawasan, kolaborasi, dan inovasi di bidang pertanian berkelanjutan.

Acara dibuka dengan penuh khidmat melalui sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan sejalan dengan konsep Smart Eco Bioproduction (SEB). Dekan berharap kegiatan kuliah umum ini dapat menjadi agenda rutin yang mendorong lahirnya ide-ide kreatif dan solusi inovatif bagi sektor pertanian.

Kuliah umum menghadirkan dua narasumber utama dari PT Petrokimia Gresik, yaitu Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M. selaku Direktur Utama dan Andri Puji Handoyo, S.P. sebagai Senior Vice President. Keduanya membagikan perspektif strategis mengenai pengembangan agribisnis, tantangan dunia industri, serta peluang kolaborasi dengan akademisi dalam menghadapi era disrupsi.

Sebagai bagian dari rangkaian kuliah umum, dilaksanakan pula Pitching Session SEED × Faperta UGM yang menampilkan presentasi inovasi mahasiswa. Awardee terbaik, Team Green Guardians, mempersembahkan karya unggulan SOLAROBUSTA yang menawarkan solusi energi terbarukan untuk mendukung pertanian modern. Penayangan video SEED dan sesi penghargaan semakin memperkuat semangat kolaborasi dan kreativitas mahasiswa.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dan PT Petrokimia Gresik untuk terus menyalakan masa depan pertanian melalui pendidikan, riset, dan inovasi berkelanjutan.

Kegiatan ini secara langsung mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). SDG 2: Tanpa Kelaparan didukung melalui inovasi pertanian berkelanjutan yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan keberlanjutan sistem pertanian. SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui kuliah umum yang menghadirkan praktisi industri untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan, tantangan, dan peluang di sektor pertanian dan agribisnis.

Inovasi SOLAROBUSTA yang menawarkan solusi energi terbarukan untuk mendukung pertanian modern berkontribusi terhadap SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, khususnya dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan di sektor pertanian. Sementara itu, Pitching Session SEED × Faperta UGM dan pengembangan inovasi mahasiswa mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui penguatan inovasi berbasis teknologi dan pengembangan solusi aplikatif bagi sektor pertanian.

Perspektif mengenai pengembangan agribisnis dan dunia industri serta interaksi mahasiswa dengan praktisi juga berkontribusi terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya melalui penguatan wawasan dan kompetensi mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional dan mendukung pengembangan sektor agribisnis. Adapun sinergi antara Faperta UGM dan PT Petrokimia Gresik melalui kegiatan kuliah umum dan SEED × Faperta UGM memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengembangan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Petrokimia Gresik Dorong Digitalisasi Pertanian untuk Masa Depan

berita Friday, 21 August 2026

Dalam rangkaian Guest Lecture Petrokimia × Faperta UGM 2026 bertema Light the Future of Farming: Leading the Change in a Disruptive World, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M., menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi teknologi untuk menjawab tantangan pertanian masa depan.

Menjawab pertanyaan mengenai inovasi terbesar yang sedang disiapkan, beliau menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik terus mengoptimalkan penerapan teknologi pertanian modern berbasis digitalisasi. “Mulai dari penggunaan sistem informasi, Artificial Intelligence (AI), drone, hingga teknologi digital yang mendukung rekomendasi pemupukan berimbang dan pengelolaan pasca panen, semua kita lakukan digitalisasi,” jelasnya.

Menurut Dr. Daconi, digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara menyeluruh, mulai dari input, proses, hingga output. Dengan dukungan teknologi informasi dan AI, hasil pertanian diharapkan dapat semakin optimal dan berdaya saing. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Fakultas Pertanian UGM dalam mendorong kolaborasi riset dan pengembangan inovasi. “Terima kasih atas support dari Pertanian UGM ini. Semoga sukses selalu,” tutupnya dengan penuh optimisme.

Inovasi digitalisasi pertanian yang dikembangkan Petrokimia Gresik memiliki kontribusi terhadap pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). SDG 2: Tanpa Kelaparan didukung melalui upaya meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan dengan penerapan pemupukan berimbang, sistem informasi, dan teknologi monitoring digital. Penerapan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), drone, dan sistem digital juga memperkuat SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi dan infrastruktur teknologi untuk mendukung pertanian modern.

Pemanfaatan teknologi digital untuk menghasilkan rekomendasi pemupukan yang lebih tepat turut berkontribusi terhadap SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, khususnya melalui upaya meningkatkan efisiensi penggunaan input pertanian dan mendorong praktik produksi yang lebih bertanggung jawab. Peningkatan produktivitas dan daya saing sektor pertanian melalui transformasi digital juga berkontribusi terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, terutama dalam mendukung penguatan kapasitas dan efisiensi sektor agribisnis. Sementara itu, dukungan Fakultas Pertanian UGM terhadap pengembangan riset dan inovasi bersama Petrokimia Gresik memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam menghasilkan solusi teknologi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Dengan langkah ini, Petrokimia Gresik bersama Fakultas Pertanian UGM meneguhkan komitmen untuk menyalakan masa depan pertanian Indonesia melalui pendidikan, riset, dan digitalisasi inovatif.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

123…30

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM dan Wageningen University & Research Hadirkan Mini Seminar: Climate Change and Farmers’ Adaptation
    28/08/2026
  • Explore Double Degree Opportunities UGM x The University of Melbourne
    24/08/2026
  • Vera Kurniawati Terpilih sebagai Lulusan Terbaik, Faperta UGM Apresiasi Capaian Wisudawan Periode IV
    24/08/2026
  • Faperta UGM Wisudakan 24 Mahasiswa Fast Track, Perkuat Integrasi Pendidikan Sarjana dan Magister
    24/08/2026
  • Wujudkan Riset Aman dan Terstandar, Fakultas Pertanian UGM Membekali Calon Peneliti Melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
    24/08/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju