• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
    • Rencana Strategis
    • Zone Integritas
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Arsip:

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Kolaborasi untuk Ketahanan Pertanian: Prof. Sota Koeda Tekankan Pentingnya Sinergi di Indonesia

berita Wednesday, 4 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menyelenggarakan kuliah tamu dengan menghadirkan akademisi dari Jepang pada Senin, 2 Maret 2026 di Ruang Venture, Gedung AGLC Lantai 6. Salah satu pembicara, Prof. Sota Koeda dari Vegetable Science Laboratory, Kindai University, menyampaikan pandangan tentang riset ketahanan biologis pada tanaman sayuran serta tantangan yang dihadapi sektor pertanian di Indonesia.

Dalam wawancaranya, Prof. Koeda menegaskan motivasi sederhana yang mendasari penelitiannya adalah untuk membantu petani melalui temuan ilmiah. “Saya sekarang fokus pada bio-resistance di tanaman sayuran. Motivasi saya sangat sederhana, saya ingin membantu petani dengan temuan ilmiah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti keragaman agroekosistem Indonesia sebagai tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan pertanian. Menurutnya, perbedaan kondisi lingkungan, sosial, dan sistem budidaya memerlukan pendekatan kolaboratif yang kuat. “Kesulitan di Indonesia adalah keragamannya. Untuk mengatasinya, kolaborasi sangat penting, tidak hanya antarakademisi, tetapi juga dengan sektor publik dan lembaga nasional. Kita harus menyelesaikan ini bersama-sama,” jelasnya.

Pandangan Prof. Koeda sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Kuliah tamu ini menegaskan peran Fakultas Pertanian UGM sebagai pusat pertukaran pengetahuan global, sekaligus memperkuat jejaring internasional untuk menghadirkan solusi nyata bagi tantangan pertanian di Indonesia. Kehadiran Prof. Sota Koeda dari Kindai University menjadi dorongan penting bagi pengembangan riset yang berorientasi pada kesejahteraan petani dan keberlanjutan pertanian.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Riset Virus Tanaman: Dr. Nabeshima Tomoyuki Bahas Solusi untuk Petani Sayuran di Asia Timur

berita Wednesday, 4 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar kuliah tamu pada Senin, 2 Maret 2026 di Ruang Venture Gedung AGLC Lantai 6, dengan menghadirkan tiga akademisi dari Jepang. Salah satunya adalah Dr. Nabeshima Tomoyuki dari Yamagata University, yang memaparkan riset tentang interaksi virus tanaman dengan sayuran, khususnya terkait masalah serius yang dihadapi petani lokal.

Dalam wawancaranya, Dr. Nabeshima menjelaskan bahwa fokus penelitiannya adalah Gemini virus pada cabai di Asia Timur. “Saya datang ke sini karena proyek penelitian Gemini virus pada cabai. Kami berusaha menyelesaikan masalah ini dengan pendekatan genetik dan studi patogen tanaman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerusakan serius akibat cuticle cracking (retak kutikula) pada buah tomat dan cabai menjadi tantangan nyata bagi petani. Kondisi ini tidak hanya menurunkan kualitas hasil panen, tetapi juga berdampak pada nilai ekonomi produk hortikultura. “Saat ini saya sedang meneliti aspek budidaya untuk mendefinisikan penyebab masalah ini secara lebih rinci. Ke depan, tujuan saya adalah mengembangkan metode manajemen yang praktis dan dapat diterapkan langsung oleh petani,” jelasnya.

Kuliah tamu ini menjadi wadah penting bagi pertukaran pengetahuan dan pengalaman lintas negara. Riset yang dilakukan Dr. Nabeshima memiliki relevansi kuat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

 

UNSW Australia Jajaki Kerja Sama Riset Kewirausahaan Pertanian Bersama Faperta UGM

berita Wednesday, 4 March 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menerima kunjungan akademisi dari University of New South Wales (UNSW) Australia pada Senin, 2 Maret 2026, untuk menjajaki peluang kerja sama riset di bidang kewirausahaan pertanian dan pedesaan, sekaligus mendukung program regenerasi petani.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat jejaring internasional dan memperluas kolaborasi riset lintas disiplin. Diskusi menyoroti pentingnya inovasi kewirausahaan sebagai strategi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan sekaligus memastikan keberlanjutan sektor pertanian melalui keterlibatan generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Prof. Minako Sakai, pakar kajian sosial Asia Tenggara sekaligus pemimpin Asia Pacific Development and Security Research Group UNSW. Dari pihak Faperta UGM, pertemuan diwakili oleh Prof. Subejo S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama, serta Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D. dan Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P. (Departemen Sosial Ekonomi Pertanian), yang menyampaikan komitmen Fakultas Pertanian UGM untuk memperkuat riset dan pengabdian masyarakat melalui kolaborasi internasional.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi UGM dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Kerjasama Faperta UGM

Faperta UGM dan PWNU DIY Gelar Tahap Pertama “Sekolah Tani” Hilirisasi Inovasi Padi Gamagora

berita Monday, 2 March 2026

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU DIY) bersama Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Sekolah Tani bertema “Penguatan Ketahanan Pangan melalui Praktik Pertanian Alami dan Berkelanjutan”. Program ini diinisiasi oleh Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) sebagai bentuk komitmen memperkuat kapasitas petani nahdliyin dalam menghadapi tantangan krisis pangan dan perubahan iklim.
Workshop yang berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026 ini diikuti lebih dari 70 peserta dari lima kabupaten/kota di DIY. Peserta terdiri dari petani, kelompok tani, pengurus LPPNU, serta masyarakat umum yang peduli terhadap pengembangan pertanian berkelanjutan. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya inovasi pertanian yang hemat biaya, mudah diterapkan, dan ramah lingkungan.


Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa tren pertanian global tengah bergeser menuju model budidaya ramah lingkungan. Perguruan tinggi, menurutnya, memiliki tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat melalui transfer pengetahuan dan teknologi. Salah satu pendekatan yang diperkenalkan adalah penggunaan agen hayati untuk meningkatkan kesehatan tanah dan produktivitas tanaman. Beliau juga memperkenalkan varietas unggul padi Gamagora, benih hasil riset UGM yang mampu tumbuh produktif baik di lahan sawah irigasi maupun tadah hujan.
Sementara itu, Sekretaris PWNU DIY, Dr. H. Muhajir, S.Pd.I., M.Si., menekankan bahwa mayoritas petani Indonesia merupakan warga nahdliyin. Oleh karena itu, PWNU DIY memandang penguatan sektor pertanian sebagai tanggung jawab moral dan sosial organisasi. Program Sekolah Tani tidak berhenti pada kegiatan workshop semata, tetapi akan ditindaklanjuti dengan pembentukan demplot (demonstration plot) yang dikelola masyarakat dengan pendampingan pakar perguruan tinggi.
Penyelenggaraan Sekolah Tani ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ancaman krisis pangan global maupun nasional. Pertumbuhan populasi mendorong kenaikan permintaan pangan, sementara di tingkat regional DIY menghadapi penyusutan lahan akibat alih fungsi. Data BPS menunjukkan laju alih fungsi lahan sawah di DIY mencapai rata-rata 2,19% per tahun dalam periode 2013 – 2020. Kondisi ini diperparah oleh krisis regenerasi petani serta dampak perubahan iklim.
Melalui program ini, PWNU DIY dan Fakultas Pertanian UGM berupaya membangun strategi kemandirian pangan berbasis inovasi teknologi aplikatif. Tujuan kegiatan meliputi peningkatan pemahaman dan keterampilan mitigasi risiko on-farm dan off-farm, penguatan praktik pertanian efisien dan berkelanjutan, peningkatan literasi dampak inflasi terhadap kehidupan petani, serta pemahaman arah kebijakan pemerintah dalam bidang ketahanan pangan.
Materi dan diskusi interaktif difasilitasi oleh Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D. dan Agung Dian Kharisma, S.Pd.Si., M.Biotech., Ph.D., dosen Departemen Mikrobiologi Pertanian. Peserta mendapatkan materi sekaligus praktik langsung pembuatan pupuk hayati berbasis mikroba dengan metode sederhana, hemat biaya, dan mudah diterapkan secara mandiri.
Program Sekolah Tani ini dirancang dalam dua tahap. Setelah sesi pertama, kegiatan akan berlanjut pada 5 Maret 2026 dengan fokus pada “Inovasi Budidaya Padi Gamagora”, varietas unggulan hasil riset UGM yang dikenal dengan kecepatan panen dan produktivitas tinggi. Dengan dimulainya tahap pertama ini, Faperta UGM berharap inovasi hasil riset universitas dapat segera diadopsi oleh masyarakat tani, sehingga mendukung peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat kedaulatan pangan nasional.
Pelaksanaan Sekolah Tani ini menunjukkan kontribusi nyata Faperta UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Kerjasama Faperta UGM

Rayakan Kelulusan, Faperta UGM Lepas Wisudawan Terbaik yang Tangguh dan Berdedikasi

beritaPrestasi Wednesday, 25 February 2026


Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali meluluskan putra-putri terbaiknya dalam upacara Wisuda Sarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026. Momen ini bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan perayaan atas ketekunan dan kerja keras mahasiswa yang telah menuntaskan masa studi di tengah dinamika tantangan akademik.
Intan Kurnia Utami, menjadi Wisudawan Terbaik Fakultas Pertanian UGM dengan perolehan IPK 3,88, menyampaikan pesan mewakili seluruh mahasiswa Faperta UGM dalam sambutannya. Menempuh studi dalam waktu 4 tahun 4 bulan 30 hari, Intan merefleksikan bahwa perjalanan di Faperta UGM adalah proses pembentukan karakter menjadi pribadi yang lebih tangguh.
“Semua memiliki tantangan masing-masing. Ada masa tugas tanpa jeda, masa revisi yang panjang, hingga masa lelah yang membuat kita sempat bertanya, ‘apakah kita sanggup untuk melanjutkan?’. Namun, dari setiap tantangan itulah kita belajar tentang ketekunan dan tanggung jawab,” ungkap Intan.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh sivitas akademika Faperta UGM.


“Terima kasih atas ilmu, bimbingan, dan keteladanan yang telah diberikan oleh Bapak dan Ibu Dosen. Kini, saatnya kami memulai masa pengabdian dengan cara masing-masing,” tambahnya dengan penuh semangat.
Selain penghargaan tingkat fakultas, Faperta UGM juga memberikan apresiasi kepada lulusan terbaik dari masing-masing departemen. Adapun lulusan terbaik departemen tersebut adalah Nadya Nur Fauzia (Departemen Sosial Ekonomi Pertanian; IPK 3,87), Azhari Hanafi (Departemen Budidaya Pertanian; IPK 3,85), Noor’ Izzani Salsabila Zukhrufa Jannah (Departemen Tanah; IPK 3,83), Aksanti Lutfi Dellasari (Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan; IPK 3,83), Made Krisna Yudanartha (Departemen Perikanan, IPK 3,79), serta Nafisa Pangestu (Departemen Mikrobiologi Pertanian; IPK 3,73).
Keberhasilan para wisudawan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa aktif lainnya di Faperta UGM untuk terus mengejar keunggulan akademik tanpa melupakan pengembangan karakter. Faperta UGM berharap para alumni baru ini dapat mengimplementasikan ilmu pertanian dan perikanan yang telah didapat untuk menjawab tantangan pangan global dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Melalui kontribusi akademik, riset, dan inovasi yang dihasilkan oleh para wisudawan, Faperta UGM turut berperan dalam pencapaian berbagai tujuan pembangunan global, antara lain SDG 1:Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3:Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan.

Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Selenggarakan Purnawisuda Sarjana Periode II TA 2025/2026

berita Wednesday, 25 February 2026


Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar Purnawisuda Program Sarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesasto pada Rabu, 25 Februari 2026. Acara berlangsung hangat dan penuh rasa syukur dengan dihadiri pimpinan fakultas, kepala dan sekretaris departemen, pimpinan unit, serta orang tua wisudawan.


Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., secara resmi membuka acara dan menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan 83 wisudawan yang menyelesaikan pendidikan sarjana. Menurutnya, para lulusan periode ini menunjukkan optimisme dan kesiapan untuk melangkah ke tahap kehidupan berikutnya.
Dalam sambutannya, Prof. Jaka memberikan apresiasi kepada:
• Empat mahasiswa program fast track yang mampu menuntaskan studi tepat waktu.
• Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) yang berhasil mencetak lulusan terbaik, tercepat, sekaligus termuda.
• Seluruh lulusan yang mencapai prestasi akademik gemilang, tercermin dari 61% wisudawan meraih predikat cumlaude dengan IPK rata-rata 3,50.
“Terima kasih kepada para orang tua atas kepercayaannya kepada Fakultas Pertanian UGM. Semoga para lulusan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan bangsa,” tutur Prof. Jaka. Beliau juga mengajak para wisudawan menjaga hubungan dengan almamater sebagai bagian dari Kagama Pertanian.
Perwakilan orang tua wisudawan, Drs. Marsudi, ayah dari Abdulghani Nur Romadhoni, menyampaikan penghargaan atas dedikasi para dosen selama membimbing putra-putri mereka. “Terima kasih kepada para pengajar yang telah membentuk karakter dan kemampuan anak-anak kami hingga mencapai tahap kelulusan ini,” ujarnya.


Purnawisuda ini menjadi momen berkesan bagi para wisudawan, keluarga, dan seluruh civitas akademika. Suasana penuh optimisme yang terpancar di auditorium menjadi penanda bahwa Fakultas Pertanian UGM terus melahirkan lulusan unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Kegiatan ini secara langsung mencerminkan kontribusi Fakultas Pertanian UGM terhadap beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Media Faperta UGM

Bangun Mentalitas Agropreneur, Ir. Hadi Mustofa Bagikan Kiat Sukses Kelola Bisnis Pertanian pada Sesi Pembelakan Wisuda

berita Monday, 23 February 2026

Menghadapi era disrupsi, lulusan sektor pertanian dituntut tidak hanya memiliki pemahaman teknis budidaya, tetapi juga ketajaman naluri bisnis. Hal ini ditegaskan oleh Ir. Hadi Mustofa, S.E., M.B.A., Akt., Founder sekaligus Direktur PT Shadani Insan Mulia Abadi (SHIMA), saat menjadi pembicara dalam sesi pembekalan calon wisudawan Program Sarjana Faperta UGM, Senin (23/2).

Dalam paparannya, Ir. Hadi Mustofa merinci tujuh prinsip fundamental yang harus dimiliki untuk membentuk jiwa entrepreneur yang tangguh di sektor agribisnis. Beliau menekankan bahwa fondasi awal dimulai dari kepekaan dalam membaca peluang pasar yang kemudian didukung oleh kemampuan mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan petani. Agar bisnis dapat bertahan lama, seorang wirausahawan wajib melakukan inovasi berkelanjutan serta dedikasi penuh dalam menjaga kepercayaan pelanggan atau pasar sebagai aset terpenting perusahaan.

Lebih lanjut, beliau memberikan gambaran realistis mengenai dinamika dunia usaha yang tidak selalu berjalan mulus. Menurutnya, fase berkembang dalam bisnis seringkali akan berhadapan dengan fase masa surut yang menantang. Namun, kunci keberhasilan sejati terletak pada daya juang untuk bangkit lagi dan menjadikan setiap kegagalan sebagai batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar.

Sebagai bukti nyata dari penerapan prinsip-prinsip tersebut, beliau memperkenalkan PT Shadani Insan Mulia Abadi (SHIMA) yang telah berdiri sejak tahun 2014. Perusahaan agroindustri ini bergerak di bidang produksi berbagai jenis pupuk, mulai dari Phosphate, NPK, hingga pupuk organik. Selain itu, SHIMA juga aktif memproses gabah hasil petani menjadi beras berkualitas tinggi.

Di akhir sesi, Ir. Hadi menyampaikan pesan yang membangkitkan semangat para peserta. Ia meyakini bahwa bekal keilmuan dari Faperta UGM menjadi fondasi kuat bagi para calon wisudawan untuk berkontribusi dalam memajukan industri pertanian Indonesia. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, mencerminkan tingginya minat lulusan muda untuk terjun langsung mengembangkan sektor agroindustri nasional.

Melalui kegiatan ini, Faperta UGM turut menunjukkan kontribusinya dalam pencapaian Sustainable Development Goals khususnya pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Faperta UGM

Mempersiapkan Lulusan Unggul, Faperta UGM Gelar Pembekalan Wisudawan Sarjana Periode II TA 2025/2026

berita Monday, 23 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengantarkan lulusan menuju dunia pascakampus. Pada Senin (23/2), Faperta UGM menyelenggarakan pembekalan bagi calon wisudawan Program Sarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026. Bertempat di Auditorium MMA Gedung A1, acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi ruang persiapan strategis bagi para calon lulusan sebelum resmi menyandang gelar sarjana.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Faperta UGM, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa gelar akademik hanyalah awal. Penting bagi calon wisudawan untuk terus mengasah soft skills dan adaptabilitas agar mampu menjawab tantangan global, baik di sektor industri maupun di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Untuk memberikan gambaran nyata mengenai ekosistem profesional, Faperta UGM menghadirkan Ir. Hadi Mustofa, S.E., M.B.A., AKT., Direktur PT Shadan Insan Mulia Abadi. Dalam paparannya, ia membagikan pengalaman dan strategi mengelola bisnis di sektor pertanian, sekaligus menekankan pentingnya membangun mentalitas agropreneur yang tangguh, inovatif, dan berorientasi pada solusi.

Sesi kedua berfokus pada persiapan studi lanjut yang disampaikan oleh Ignatius Putra Andika, S.P., M.Sc., dosen Universitas Atma Jaya Yogyakarta sekaligus alumnus Faperta UGM. Ia memaparkan materi bertajuk “Tips Mempersiapkan Personal dan Research Statement”, yang mengulas strategi teknis dalam mempersiapkan dokumen aplikasi studi lanjut, khususnya untuk beasiswa luar negeri.

Ia menggarisbawahi pentingnya membangun narasi diri yang kuat dan relevan dalam proses aplikasi. “Kunci utamanya adalah bagaimana menghubungkan pengalaman riset selama di Faperta dengan kepakaran profesor yang dituju. Persiapan sejak dini dan komunikasi yang santun dengan calon pembimbing menjadi langkah awal yang krusial,” jelasnya.

Suasana auditorium berlangsung dinamis melalui diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Banyak calon wisudawan menggali lebih dalam mengenai peluang beasiswa, strategi membangun jejaring akademik, hingga etika profesional di perusahaan multinasional. Antusiasme tersebut mencerminkan kesiapan mental para calon lulusan untuk segera berkontribusi bagi masyarakat.

Kegiatan pembekalan ini merupakan agenda rutin yang menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Faperta UGM dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, dan siap mendukung kedaulatan pangan serta pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga turut menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian SDGs khususnya pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Faperta UGM

Pembekalan Wisudawan: Ignatius Putra Andika Bagikan Tips Persiapan Studi Pascasarjana kepada Calon Wisudawan Faperta UGM

berita Monday, 23 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Wisudawan/ Wisudawati Program Sarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Senin, 23 Februari 2026. Acara berlangsung di Auditorium MMA, Lt. 3 Gedung A10 (Sosek), dengan menghadirkan Ignatius Putra Andika, dosen Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, sebagai pemateri di sesi kedua.

 

Dalam sesi bertajuk “Tips Mempersiapkan Personal dan Research Statement – Apa yang Mereka Katakan”, Ignatius menekankan pentingnya strategi komunikasi akademik dan perencanaan riset bagi lulusan yang berencana melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana. Ia menjelaskan bahwa proses pemilihan sekolah pascasarjana perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian bidang penelitian calon pembimbing. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan minat akademik yang jelas serta potensi kontribusi dalam tim riset. Penyusunan research questions yang terarah juga menjadi salah satu aspek penting yang dapat memperkuat kesiapan calon mahasiswa.

Ignatius menambahkan bahwa etika komunikasi melalui email harus diperhatikan secara serius. Ketepatan nama, kerapian bahasa, dan personalisasi pesan sesuai konteks menjadi hal mendasar yang tidak boleh diabaikan. Ia juga menekankan bahwa persiapan wawancara merupakan tahap krusial, yang mencakup membaca karya ilmiah calon pembimbing serta menyelesaikan tugas yang diberikan. Menurutnya, wawancara sering kali menjadi momen penentu untuk menilai pemahaman akademik calon mahasiswa, lebih dari sekadar angka GPA.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta. Salah satu calon wisudawan dari Departemen Perikanan menanyakan strategi memperoleh pendanaan luar negeri. Menanggapi hal tersebut, Ignatius menekankan pentingnya keberanian menghubungi profesor secara langsung, karena informasi mengenai peluang pendanaan sering kali diperoleh melalui komunikasi tersebut. Pertanyaan lain mengenai waktu yang tepat untuk melakukan follow up dijawab dengan rekomendasi jeda sekitar dua minggu, sembari tetap membuka komunikasi dengan beberapa profesor yang relevan dengan bidang minat.

Menutup acara, Ignatius menegaskan bahwa selain aspek administratif seperti GPA dan kemampuan bahasa Inggris, wawancara menjadi tahap krusial dalam proses seleksi. Kemampuan berkomunikasi profesional dalam bahasa Inggris, menurutnya, merupakan indikator kesiapan mahasiswa untuk beradaptasi dalam lingkungan akademik internasional. Kegiatan pembekalan ini tidak hanya memberikan bekal akademik bagi calon wisudawan, tetapi juga mendukung pencapaian beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Faperta UGM

Gelar “Sekolah Tani”, Faperta UGM dan PWNU DIY Berkolaborasi Hilirisasi Inovasi Padi Gamagora

berita Friday, 20 February 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan petani melalui kolaborasi strategis bersama Lembaga Pengembangan Pertanian PWNU DIY. Sinergi ini diwujudkan melalui program “Sekolah Tani” yang berfokus pada hilirisasi inovasi budidaya padi varietas Gamagora serta pemanfaatan pupuk hayati Bacillus sp.

Kegiatan ini dirancang untuk memberikan solusi konkret bagi petani dalam menghadapi tantangan pertanian modern dengan pendekatan yang ramah lingkungan dan ekonomis.

Program Sekolah Tani ini akan dilaksanakan dalam dua sesi intensif yang menghadirkan Tenaga Ahli dari Fakultas Pertanian UGM sebagai fasilitator utama:

  • Sesi 1 (Kamis, 26 Februari 2026): Fokus pada “Pelatihan dan Praktik Pembuatan Pupuk Hayati Bacillus sp”. Materi ini menawarkan solusi pupuk yang murah dan ramah lingkungan namun mampu menghasilkan panen yang melimpah.
  • Sesi 2 (Kamis, 5 Maret 2026): Fokus pada “Inovasi Budidaya Padi Gamagora”. Varietas unggulan UGM ini dikenal memiliki keunggulan panen cepat dan hasil produksi yang tinggi.

Kedua sesi tersebut akan berlangsung pukul 15.30-17.45 WIB bertempat di Venture Room, Lantai 6 Gedung AGLC, Fakultas Pertanian UGM.

Acara ini bersifat gratis dan terbuka bagi pihak-pihak yang ingin mendalami teknologi pertanian terbaru. Selain mendapatkan ilmu langsung dari para ahli, peserta juga akan mendapatkan fasilitas takjil karena bertepatan dengan suasana menjelang bulan Ramadan. Mengingat kuota yang terbatas, calon peserta diharapkan segera mendaftarkan diri melalui tautan resmi di ugm.id/daftarsekolahtani atau menghubungi narahubung Yuhri Ikhsan (0856-4222-1351).

Melalui Sekolah Tani ini, Faperta UGM berharap inovasi hasil riset universitas tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi dapat diadopsi langsung oleh masyarakat tani untuk meningkatkan kesejahteraan dan kedaulatan pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian Sustainable Development Goals khususnya pada SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Pendaftaran  : ugm.id/daftarsekolahtani

Narahubung  : Yuhri Ikhsan (0856-4222-1351)

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

123…16

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Workshop Gene Expression untuk Perkuat Riset Berkelanjutan
    04/03/2026
  • Kolaborasi untuk Ketahanan Pertanian: Prof. Sota Koeda Tekankan Pentingnya Sinergi di Indonesia
    04/03/2026
  • Riset Virus Tanaman: Dr. Nabeshima Tomoyuki Bahas Solusi untuk Petani Sayuran di Asia Timur
    04/03/2026
  • Jejak Cabai di Asia Pasifik: Dr. Sota Yamamoto Ungkap Rute Dispersi dalam Kuliah Tamu di UGM
    04/03/2026
  • UNSW Australia Jajaki Kerja Sama Riset Kewirausahaan Pertanian Bersama Faperta UGM
    04/03/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju