• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • berita
  • page. 92
Arsip:

berita

WEBINAR ALUMNI BACK TO CAMPUS #1 58 TAHUN DEPARTEMEN PERIKANAN UGM

berita Saturday, 14 August 2021

Yogykarta, Faperta UGM (14/8)- Departemen Perikanan Fakultas Pertanian UGM telah menyelenggarakan Webinar Alumni Back to Campus #1 sebagai salah satu dari serangkaian acara memperingati Hari Ulang Tahun Departemen Perikanan ke-58 pada hari Sabtu, 14 Agustus 2021 secara daring melalui platform zoom. Acara dibuka oleh Dr. Jamhari, S.P., M.P. selaku Dekan Fakultas Pertanian UGM yang dipandu oleh Muhammad Daffa Hade Pramudya, mahasiswa Departemen Perikanan UGM. Pada webinar Alumni Back to Campus #1 menghadirkan tiga narasumber yang merupakan alumni dari Departemen Perikanan UGM yang dimoderatori oleh Indah Istiqomah, S.Pi., M.Si., Ph.D. Webinar kali ini mengangkat tema “Kemitraan dan kewirausahaan untuk kemajuan kelautan dan perikanan Indonesia”. Adapun para narasumber memaparkan beragam topik yaitu :

  1. Ir. Muh. Abdul Rahman, M.Si. dari Dinas Perikanan Kabupaten Situbondo dengan topik “Memajukan sektor kelautan dan perikanan melalui usaha budidaya udang vaname yang menguntungkan dan berkelanjutan”
  2. Nur Ahyani, S.Pi., M.Sc. dari WWF dengan topik “Memajukan sektor kelautan dan perikanan Indonesia melalui NGO”
  3. Muhammad Ridwan Alimuddin dari Perpustakaan dan Museum Kampung Pambusuang, Sulawesi Barat, dengan topik “Literasi kelautan dan perikanan untuk generasi milenial”

Berbagai tantangan dalam era reformasi ini, generasi muda diharapkan dapat menciptakan peluang serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Dengan berbagai sinergi baik antara pemerintahan, organisasi non pemerintah, serta komunitas lokal, diharapkan dapat bersama-sama membangun kelautan dan perikanan Indonesia menjadi lebih maju.Mir

DR. JAMHARI DALAM WEBINAR BRI MEMPERKUAT KLASTER BISNIS PADI INDONESIA

berita Friday, 13 August 2021

Yogyakarta, Faperta UGM (13/8)- Bank BRI sebagai salah satu mitra petani dalam permodalan di pertanian, kali ini mengadakan webinar “Memperkuat Klaster Bisnis Padi di Indonesia”. Padi merupakan salah satu hasil pertanian yang menjanjikan di Indonesia. Namun berbagai isu hadir dalam perjalanannya. Pentingnya kerjasama antar pemangku kepentingan dalam pengembangan bisnis padi di Indonesia. Dr. Jamhari hadir dalam webinar ini dengan mengangkat tema bisnis padi di Indonesia.

Menurut beliau, bisnis pangan yang semakin menjanjikan didukung dengan perkembangan teknologi. Namun, Indonesia terhambat akibat sumberdaya manusia yang terhambat oleh pendidikan dan usia. Berdasarkan data BPS terbaru, luasan lahan padi di Indonesia yang kecil dan terpusat di Pulau Jawa. Penggunaan model tata kelola bisnis padi terbagi menjadi tiga, cooperative farming, contract farming, dan corporate farming. Cooperative farming merupakan penguatan manajemen kelompok tani yang saat ini berjalan. Contract farming pernah dicoba dengan kerjasama antara petani dengan perusahan mitra seperti BUMN, BUMD, BUMDES, dan Swasta. Sedangkan corporate farming dimulai melalui lahan tidur dengan pengelolaan lahan oleh korporasi, petani sebagai pemegang saham dan tenaga kerja. Mir

ANI WIDIASTUTI, PH.D. DALAM CROPLIFE WEBINAR OPTIMALISASI PENGELOLAAN FUNGISIDA DALAM PENANGANAN RESISTENSI PENYAKIT TANAMAN

berita Wednesday, 11 August 2021

Yogyakarta, Faperta UGM (11/8)- CropLife merupakan asosiasi non-profit yang bergerak di bidang perlindungan tanaman dan benih. Pentingnya peran fungisida dalam produksi pertanian menyebabkan peningkatan jumlah konsumsi fungisida yang menyebabkan resistensi. Petani sebagai pelaku usaha pertanian memiliki peran besar dalam perubahan pertanian. Pengelolaan fungisida dalam penanganan resistensi penyakit tanaman diharapkan dapat mengubah sikap dan tindakan petani dalam melakukan pengelolaan penyakit tanaman Sinergi yang berkelanjutan juga diharapkan dapat terjalin antar pemangku kepentingan.

Ani Widiastuti, Ph.D. saat ini menjabat sebagai Kaprodi Magister Fitopatologi, Faperta UGM hadir secara daring dalam webinar ini. Fungisida dengan berbagai bahan aktif memiliki peran masing-masing. Pengetahuan yang selalu berkembang diiringi dengan inovasi-inovasi bahan aktif yang disesuaikan akibat resistensi penyakit tanaman. Dalam perjalanannya, untuk menemukan bahan aktif yang sesuai dengan patogen membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang banyak. Spesifikasi patogen penyakit dengan berbagai macam kondisi menyebabkan proses pemilihan bahan aktif yang cukup panjang. Selain itu, Erwin Cuk Surahmat, M.Si. dan Prof. Tarkus Suganda turut hadir sebagai pembicara dalam webinar ini. Mir

SKEMA PENDAFTARAN MBKM

berita Tuesday, 10 August 2021

PERAN ALUMNI FAPERTA DALAM BIDANG PERTANIAN DAN PERIKANAN

berita Thursday, 5 August 2021

 

Yogyakarta, Faperta UGM (9/4)- Antusiasme Amarta Muda dalam PPSMB Organik 2021 hari kedua semakin tinggi. Hari kedua yang dibuka dengan webinar bersama alumni Faperta UGM bersama Andhika Rakhmanda, S.Pi. (Alumni MSA) dan Rosyida Ismi Barroroh, S.P. CEO Oshrimp yang kerap disapa Andhika, mengalami perjalanan yang cukup panjang hingga beliau mengembangkan Oshrimp. Rosyida yang saat ini menduduki Co-founder dan CEO Biotek Cipta Kreasi (Biotech) berbagi pengalaman membangun start up.

Potensi perikanan di Indonesia yang beragam, namun hingga saat ini masih terbatas dalam perikanan tangkap dan budidaya. Selama pandemi covid-19, pertumbuhan sektor pertanian mengalami tren positif, termasuk perikanan di dalamnya. Pertumbuhan ekonomi yang tidak berkualitas akibat potensi start up yang cenderung mengembangkan dalam pendanaan dan permodalan dibandingkan mengembangkan teknologi dalam meningkatkan produksi. Andhika banyak mendalami isu-isu khususnya di bidang perikanan melalui Forum Kajian Perikanan. Kegiatan yang dilakukan di Sadeng dengan output publikasi seperti jurnal dan buku. Sebelum membangun usaha, beliau banyak mengembangkan jejaring sebagai professional perikanan di beberapa perusahaan perikanan di Indonesia. Budidaya udang dipilih Andhika memiliki tujuan untuk bekerja sama dengan produsen udang khususnya di DIY. Harapannya dengan adanya pengolahan udang dengan kualitas yang lebih baik dapat dinikmati masyarakat Indonesia di kalangan menengah.

Pertanian yang berkelanjutan merupakan isu yang hingga saat ini masih dalam pengembangan riset dan teknologi. Konsep “farm to table” yang memiliki potensi besar di Indonesia. Biotech yang berkembang sejak 2017, hingga saat ini telah mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Sumberdaya manusia menentukan performa perusahaan. Biotech memiliki visi menjadi pusat penelitian dan industri bioteknologi unggul di Indonesia. Sejak tahun 2019, Biotech telah membangun laboratorium sendiri yang dimanfaatkan untuk melayani masyarakat secara luas. Perkembangan Biotech tidak lepas dari Fakultas Pertanian UGM khususnya Departemen Mikrobiologi sebagai fasilitator pengembangan start up Biotech hingga saat ini. Hingga saat ini telah mengembangkan 20 produk, salah satunya gromaxx. Kerja sama dengan berbagai universitas, petani, balai penelitian, dan start up lainnya. Perusahaan yang saat ini telah berkembang dilengkapi dengan laboratorium bakteri, laboratorium jamur, laboratorium bio compound, serta green house sebagai lokasi percobaan. Mir

TRACER STUDY 2021 UGM

beritainfo Wednesday, 4 August 2021

Tahun ini Universitas Gadjah Mada kembali meluncurkan Tracer Study dan Survei Indikator Kinerja Utama UGM 2021 untuk lulusan UGM periode wisuda tahun 2019 dan 2020

Hasil survei ini akan menjadi data yang berharga bagi UGM dan diperlukan untuk berbagai kebutuhan pengembangan dan kemajuan UGM. Data akan digunakan sebagai dasar mengevaluasi dan menyempurnakan proses sistem penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di tingkat Fakultas dan Universitas.

Tracer Study  dan Survei Indikator Kinerja Utama dilaksanakan dengan survei secara online. Silahkan menuju laman akun Simaster UGM Anda. Atau dapat menggunakan PIN pada kolom yang telah disediakan pada laman: https://alumni.ugm.ac.id/tracer-study/

UGM menjamin kerahasiaan informasi yang diberikan. Laporan dan publikasi tidak akan menampilkan identitas responden. Informasi lebih lanjut terkait Tracer Study dan Survei Indikator Kinerja Utama  Fakultas Pertanian UGM dapat menghubungi PIC Tracer Study Fakultas Pertanian UGM Valentina Dwi Suci Handayani, Ph.D., melalui email valentinadsh@ugm.ac.id.

Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kesediaan anda sebagai Alumni Fakultas Pertanian UGM turut serta dalam mengembangkan inovasi pembelajaran di Fakultas Pertanian. Doa dan salam kami dari Almamater untuk kesuskesan anda dan semua alumni Univeristas Gadjah Mada.

HARI PERTAMA PPSMB ORGANIK 2021

berita Wednesday, 4 August 2021

Yogyakarta, Faperta UGM (4/8)- PPSMB Organik 2021 digelar secara daring, termasuk dalam rangkaian acara PPSMB UGM 2021 yang telah dibuka pada 2 Agustus 2021 lalu. Pengenalan mahasiswa baru tentang kehidupan kampus dan berbagai kegiatan kepemanduan baik secara langsung maupun melalui tugas yang diberikan. PPSMB Organik 2021 berlangsung selama dua hari dan kepemanduan yang berlangsung hingga akhir semester gasal 2021. Amarta Muda, sapaan Gamada Faperta UGM akan mengikuti berbagai kegiatan dan mendapatkan berbagai informasi menarik dalam PPSMB Organik ini.

Koordinator Umum, Muhammad Daffa Hade P. berharap para Amarta Muda dapat mengikuti serangkaian kegiatan PPSMB Organik 2021 dengan sebaik-baiknya sebagai bekal mengikuti perkuliahan di Faperta UGM. Wakil Dekan I Dr. Rudi Hari Murti, S.P., M.P. menyambut hangat para Amarta Muda 2021. Beliau berharap, mereka dapat berkontribusi positif terhadap sektor pertanian dan perikanan Indonesia, bahkan dunia. Penilaian PPSMB Organik kali ini akan masuk dalam penilaian mata kuliah wajib. Dekan Faperta UGM, berharap Amarta Muda tidak menjadikan pandemi Covid-19 sebagai halangan dalam mengikuti kegiatan PPSMB. Keterbatasan ini dapat sebagai pemacu para Amarta Muda untuk terus aktif dan bersemangat dalam mengikuti serangkaian kegiatan PPSMB Organik 2021. Soft skill dan networking diharapkan dapat dibangun.

Pada hari pertama, materi mengenai kefapertaan dan akademik, kemahasiswaan, serta ORMAWA diikuti oleh Amarta Muda baik secara sinkronus dan asinkronus. Selain itu, Webinar Beasiswa Exchange dan Fast Track yang diisi oleh Muhammad Yaafi’ (Perikanan 2017). Yaafi’ sapaan akrabnya, saat ini mengikuti program fast track Magister Ilmu Perikanan. Motivasi dan keinginan yang kuat, memperkuat tekad Yaafi’ dalam menjalami masa perkuliahannya. Pertukaran mahasiswa di Faperta UGM sangat diminati para mahasiswa di semester 5 hingga akhir. Pentingnya mempersiapkan sejak dini baik persyaratan maupun mental. Novam Tri Wikarno Putra, alumni AIMS Kasetsart University, Thailand hadir secara daring dalam sesi berbagi pengalaman bersama Amarta Muda. Hampir pindah jurusan, Novam mendapatkan motivasi hidupnya dan mendapatkan beasiswa Toyota Astra dan terpilih dalam pertukaran mahasiswa AIMS ke Thailand. Selama lima tahun Novam mengarungi perkuliahannya, banyak pelajaran yang ia dapat dan berbagai perubahan terjadi pada hidupnya. Tekad yang kuat dalam diri Novam menguatkan ia dalam mendapat gelar sarjana. PPSMB Organik 2021 juga memberikan fasilitas Amarta Muda untuk mengenal departemennya masing-masing. Mir

 

LINIMASA PEMILIHAN BAKAL CALON DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UGM PERIODE TAHUN 2021-2026

beritainfo Friday, 30 July 2021

PT BISI INTERNASIONAL TBK JALIN KERJASAMA DENGAN FAPERTA UGM

berita Friday, 30 July 2021

Yogyakarta, Faperta UGM (29/7)- Penggunaan benih hibrida pada tanaman sayur telah banyak digunakan oleh petani secara luas dengan peningkatan produktivitas hingga 100%. Kebutuhan benih hibrida yang semakin meningkat, berpotensi untuk dikembangkan sekaligus diproduksi di Indonesia. PT BISI Internasional Tbk bersama Fakultas Pertanian UGM menjalin kerjasama dalam pengembangan teknik induksi poliploidi bawang merah (Allium cepa L. Aggregatum group). Peluang pasar yang terbuka lebar dalam perbenihan sayuran di Indonesia dapat meningkatkan produksi bawang merah dalam negeri.

Mulyantoro, Ph.D. selaku AVP HC R&D PT BISI Internasional Tbk menyampaikan maksud dan tujuan kerjasama pengembangan teknik industri poliploidi bawang merah dapat meningkatkan potensi benih unggul di Indonesia. PT Bisi Internasional Tbk telah bekerjasama dengn Faperta UGM baik dalam bidang penelitian maupun pendidikan misalnya pada tahun 2012 terdapat kerjasama tentang penyakit tanaman dan hingga saat ini telah banyak karyawan PT BISI Internasional Tbk melanjutkan studi di Faperta UGM. Dr. Jamhari, menyambut baik kerjasama yang dijalin. Beliau berharap, mahasiswa Faperta UGM dapat memanfaatkan penelitian dan ilmu tentang teknik industri poliploidi bawang merah. Penelitian induksi poliploidi umbi haploid bawang merah ini dipimpin oleh Dr. Ir. Endang Sulistyaningsih, M.Sc. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Kerjasama, dan Pengabdian kepada Masyarakat  Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, MP., M.Sc., Kepala Unit Internasional, Kerjasama, dan Alumni, Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc. dan perwakilan PT Bisi Internasional Tbk. Mir

THE 4TH INTERNATIONAL SYMPOSIUM ON MARINE AND FISHERIES RESEARCH (ISMFR 2021), “PROMOTING SUSTAINABLE FISHERIES THROUGH TECHNOLOGY AND RESEARCH INNOVATION FOR HEALTHY COMMUNITY” DEPARTEMEN PERIKANAN, FAPERTA UGM

berita Wednesday, 28 July 2021

Yogyakarta, Faperta UGM (28/7)- Ikan yang kaya nutrisi berkualitas tinggi merupakan sumber protein penting bagi masyarakat dunia. Sektor perikanan berkontribusi secara nyata dalam ketahanan pangan global, karena secara langsung menjadi sumber protein hewani, dan secara tidak langsung membuka lapangan pekerjaan. Jumlah masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan dunia mencapai 58,272 juta orang, yang mana 84,16% tinggal di Asia.

Pandemi COVID-19 berdampak pada sektor perikanan global, sebagaimana dilaporkan oleh FAO dalam sidang ke-34 Committee on Fisheries (COFI). Pasokan ikan, konsumsi, dan pendapatan perdagangan telah menurun karena gangguan yang meluas di sektor produksi perikanan, rantai pasok, dan belanja konsumen. Namun, FAO lebih lanjut melaporkan melalui dokumen berjudul “Pengaruh COVID-19 pada Perikanan dan Akuakultur di Asia” menunjukkan bahwa dampak pandemi ini merupakan katalis bagi sektor perikanan untuk lebih inovatif, bertanggung jawab secara sosial, dan lingkungan. Strategi mengurangi dampak pandemi pada sektor penangkapan dan budidaya perikanan perlu dikembangkan melalui program yang terintegrasi.

Inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan menjadi kunci utama untuk meningkatkan dan menjamin efisiensi serta keberlanjutan produksi dan pemanfaatan sumber daya. Kegiatan penelitian dan pengembangan harus dilakukan secara sinergis untuk penerapan teknologi yang membawa manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan simposium internasional untuk menyediakan akses, pertukaran data penelitian, dan pengalaman perikanan untuk mendukung transfer pengetahuan dan teknologi dalam rangka memperkuat sektor perikanan dunia.

International Symposium on Marine and Fisheries Research (ISMFR) dilaksanakan setiap dua tahun oleh Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada sejak pertama dirintis pada tahun 2015. Simposium ini dilaksanakan sebagai ajang diskusi bersama para akademisi, peneliti, praktisi dari pihak pemerintah maupun swasta pada sektor perikanan dengan berbagai topik terkait, serta sebagai wahana jejaring tingkat global untuk memajukan ilmu, teknologi, dan industri perikanan. Simposium tahun ini merupakan yang keempat dengan tema ”Promoting Sustainable Fisheries through Technology and Research Innovation for Healthy Community”. Dalam simposium ini, diharapkan ada diskusi produktif tentang riset strategis untuk mempercepat pertumbuhan sektor perikanan sebagai penyedia pangan sehat yang berguna bagi masyakarat dalam mempertahankan imunitas dan kesehatannya untuk menghadapi kondisi krisis kesehatan global.

Simposium terdiri dari sesi pleno dan presentasi paralel. Sesi pleno menghadirkan tiga keynote speakers, yaitu Prof. Rashid Sumaila dari University of British Columbia, Canada yang memaparkan materi tentang ” Identifying and removing barrier to financing a sustainable ocean economic, Prof. Erlinda R. Cruz Lacierda dari University of the Philippines Visayas yang memaparkan topik tentang ”Sea Lice in Southeast Asian Aquaculture”, dan Prof. Soottawat Benjakul dari Prince of Songkla University yang memaparkan materi tentang ”Hydrolyzed Collagen from Fish Skin: Process Development and Nutraceutical Properties”.

Pada sesi presentasi oral, menghadirkan 12 invited speakers dari delapan negara, yaitu Dr. Djumanto (UGM, Indonesia), Dr Murwantoko (UGM, Indonesia), Dr. Nurfitri Ekantari (UGM, Indonesia), Dr. Hamdan Syakuri (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia), Dr. Yudha Trinoegraha Adiputra (Universitas Lampung, Indonesia), Prof. Mark Costello (Nord University, Norway), Prof. Indrawati Oey (University of Otago, New Zealand), Dr. Lotta Kuuliala (Ghent University, Belgium), Dr. Norshida Ismail (University Sultan Zainal Abidin, Malaysia), Dr. Connie Fay Komilus (Universiti Sultan Zainal Abidin, Malaysia), Dr. Alice Jones ((The University of Adelaide, Australia), Dr. Siriport Tola (Chiang Mai University, Thailand), dan Dr. Kenichi Matsuda (Hokkaido University, Japan).

Total sebanyak 152 makalah ilmiah dipresentasikan dalam the 4th ISMFR oleh para pemakalah dari Indonesia, Belgia, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Presentasi dilaksanakan secara berkelompok sesuai dengan topik, meliputi fish disease, nutrition and feed, aquaculture engineering, fisheries biology, fisheries sosial economis, fisheries management, aquatic ecotoxicology, oceanography, marine natural product, seafood processing, seafood safety, seafood processing dan bioactive compund.

Prof. Rashid menyampaikan bahwa hambatan pembiayaan untuk ekonomi kelautan berkelanjutan (sustainable ocean economic, SOE) dapat diatasi dengan koordinasi berbagai sektor, yang mencakup pemerintah dan sektor privat, menciptakan lingkungan yang mendukung, memperbaiki distorsi pasar, alokasi lebih banyak GDP pada hal yang mendukung perwuujudan SOE, dan menyiapkan dasar, metrik, dan panduan yang jelas bagi investor, seperti contohnya dokumen European Commission Sustainable Blue Economy Finance Principles.

Prof. Erlinda memaparkan adanya berbagai macam spesies kutu air (sea lice) yang ditemukan di Asia Tenggara dan dunia yang telah dan terus dilaporkan hingga saat ini. Jenis-jenis kutu air tersebut memiliki spesifitas host yang rendah sehingga dapat menginfeksi berbagai jenis ikan, terutama ikan laut. Keberadaan kutu air tersebut dapat diatasi dengan pendekatan pengendalian terintegrasi pada budidaya ikan laut. Identification of the parasite should involves morphological examination and molecular identification.

Prof Soottawat menyebutkan bahwa Zero waste system menjadi prioritas industri pengolahan saat ini. Kepala, tulang, isi perut, sisik dan kulit sering emnjadi produk samping yang sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk yang bernilai tambah. Kulit ikan kaya akan protein kolagen yang memiliki berbagai manfaat baik dalam industri pangan maupun industri farmaseutikal. Namun demikian, kolagen memiliki kekurangan yaitu kelarutannya yang rendah. Prof. Soottawat memaparkan bahwa hidrolisis protein mejadi potongan-potongan pendek polipeptida merupakan salah satu cara agar kolagen dapat memiliki kelarutan lebih baik dan bahkan menambah sifat fungsionalnya. Penggunaan berbagai protease dilaporkan dapat menghasilkan hidrolisat kolagen yang memiliki nilai tambah dibidang kesehatan dan farmasi.

Penulis: Indah Istiqomah, Ph.D.

1…9091929394…116

BERITA FAKULTAS

  • Faperta Gelar Workshop Penyusunan Draf SAR Reakreditasi ASIIN Batch 1
    18/06/2026
  • Faperta UGM Gelar Asesmen Lapangan LAM PTIP untuk Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    18/06/2026
  • Diskusi Interaktif: Strategi Akreditasi dan Pelepasan Varietas di Fakultas Pertanian UGM
    17/06/2026
  • Fakultas Pertanian UGM dan Universitas Padjadjaran Perkuat Sinergi Melalui Studi Banding
    17/06/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Terima Kunjungan Studi Banding dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran
    17/06/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju