
Sesi tanya jawab dalam kunjungan studi banding Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran ke Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) berlangsung dinamis dan penuh wawasan. Pertanyaan disampaikan oleh Prof. Yusup Hidayat, S.P., M.Phil., Ph.D., Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, yang menyoroti dua isu strategis, yaitu persiapan menghadapi akreditasi dan mekanisme pelepasan varietas melalui uji multilokasi, khususnya terkait pendanaan.

Menanggapi hal tersebut, jajaran pimpinan Fakultas Pertanian UGM memberikan penjelasan komprehensif:
- Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.P., M.Agr. menekankan bahwa strategi menghadapi akreditasi harus berlandaskan pada kesiapan data yang sesuai indikator penilaian. Simulasi penilaian perlu dilakukan agar hasil optimal tercapai, serta prestasi non-akademik mahasiswa tidak boleh diabaikan sebagai bagian dari penilaian holistik.
- Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. menjelaskan bahwa pelepasan varietas untuk uji multilokasi memang kompleks. Pendanaan di Faperta UGM diperoleh dari universitas, fakultas, maupun mitra eksternal. Beliau menekankan pentingnya membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan dan pihak eksternal untuk mendukung keberlanjutan pendanaan.
- Dr. Ir. Aziz Purwantoro, M.Sc. menambahkan bahwa fokus utama fakultas adalah pemuliaan tanaman hingga menghasilkan galur murni. Setelah itu, varietas dipatenkan melalui BPK sebagai bukti hasil inovasi UGM. Selanjutnya, fakultas menggandeng perusahaan dengan skema royalti atau beli-putus, sebelum melaksanakan uji multilokasi dengan dukungan pendanaan eksternal.

Diskusi ini mencerminkan komitmen kedua fakultas dalam memperkuat tridharma perguruan tinggi sekaligus mendorong inovasi dan kolaborasi dalam pengembangan pertanian. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM