• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan
Arsip:

SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan

Tim KKN-PPM UGM Prabaswara Prambanan Dorong Inovasi Pertanian Berkelanjutan di Padukuhan Gedang

berita Wednesday, 12 August 2026

Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada Prabaswara Prambanan (@prabaswara.prambanan) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Padukuhan Gedang, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini berada di bawah bimbingan Ir. Arif Widyatama, S.T., M.Eng., Ph.D. selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

Mengusung tema pengelolaan persampahan, pelestarian lingkungan, penguatan kapasitas masyarakat, serta pemberdayaan sentra industri lokal, Tim KKN turut menghadirkan inovasi di bidang pertanian melalui dua program kerja utama, yaitu Sosialisasi dan Praktik Budidaya Padi Gamagora 7 (23 Juli – 4 Agustus 2026) dan Implementasi Irigasi Tetes pada Kebun Pisang (31 Juli – 1 Agustus 2026). Inovasi ini diusung oleh Renata Fadilla Cahyani (Agronomi), Fina Marcella (Agronomi), Nicholaus Wardhana (Akuntansi), dan Damian Nourfauzi (Teknik Geologi).

Kedua program ditujukan bagi Kelompok Tani Padukuhan Gedang sebagai upaya meningkatkan produktivitas lahan tadah hujan yang memiliki keterbatasan air dan kondisi tanah relatif kering serta berbatu.

Meskipun menghadapi tantangan berupa keterbatasan air dan penyesuaian jadwal dengan aktivitas petani, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Petani aktif berdiskusi mengenai teknik budidaya Padi Gamagora 7 dan terlibat langsung dalam pemasangan instalasi irigasi tetes serta pembuatan demplot.

Bapak Slamet selaku Ketua Kelompok Tani Gedang/RT 05 menegaskan bahwa program ini memberikan pengetahuan baru mengenai teknologi irigasi tetes yang lebih hemat air serta budidaya Padi Gamagora 7 yang berpotensi dikembangkan pada lahan tadah hujan.

Tim KKN-PPM UGM Prabaswara Prambanan menyampaikan harapan agar program ini menjadi contoh penerapan inovasi sederhana yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Program kerja Tim KKN-PPM UGM Prabaswara Prambanan di Padukuhan Gedang tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat, tetapi juga memiliki relevansi strategis dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui budidaya Padi Gamagora 7 dan penerapan irigasi tetes untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat di lahan tadah hujan; SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui penerapan teknologi irigasi tetes yang meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mendukung pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan di wilayah dengan keterbatasan pasokan; SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui pengelolaan persampahan, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat untuk mendukung terbentuknya komunitas yang sehat dan berkelanjutan; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pelatihan pembuatan pakan lokal untuk ternak dan ikan serta penguatan merek produk industri kecil guna mendorong pola produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan; serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pelestarian lingkungan dan penerapan praktik budidaya berkelanjutan untuk mendukung perlindungan ekosistem darat dan pemanfaatan lahan secara bijak.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Renata Fadilla Cahyani, Tim KKN-PPM UGM Prabaswara Prambanan

Fakultas Pertanian UGM Berkontribusi dalam Tim Ekspedisi Patriot 2026 untuk Pembangunan Berkelanjutan di Kawasan Transmigrasi

berita Tuesday, 4 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menorehkan capaian penting melalui keterlibatan empat dosennya dalam Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026, sebuah program pengabdian masyarakat yang berfokus pada kawasan transmigrasi di Papua Selatan dan Maluku Utara. Keempat dosen tersebut adalah Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A., Yumechris Amekan, S.Si., M. Biotech., Ph.D., Agus Dwi Nugroho, S.P., M.Sc., Ph.D., serta Riska Ayu Purnamasari, S.Si., M.Agr.Sc., Ph.D.

Dalam penugasan, Agus Dwi Nugroho bertindak sebagai PIC di Maluku Utara, khususnya di kawasan Sagea Waleh, Morotai, dan Patlean, bersama dengan Najmu Tsaqib Akhda dan Yumechris Amekan. Sementara itu, Riska Ayu Purnamasari akan menjalankan misi pengabdian di Muting, Papua Selatan.

Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh peserta TEP 2026 mengikuti pembekalan intensif di Bogor dan Jakarta yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) UGM. Workshop pada 23 Juli 2026 memberikan materi strategis mengenai kesehatan mental, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), manajemen risiko, serta pemahaman sosial budaya. Pembekalan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas peserta dalam menghadapi tantangan di kawasan transmigrasi, sekaligus memastikan keberlanjutan program pengabdian yang berbasis pada prinsip akademis, etika, dan kebermanfaatan sosial.

Keterlibatan dosen Fakultas Pertanian UGM dalam TEP 2026 mencerminkan komitmen institusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program ini berkontribusi terhadap SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pembekalan mengenai kesehatan mental, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta manajemen risiko bagi peserta pengabdian; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui transfer pengetahuan, pendampingan, dan penguatan kapasitas masyarakat di kawasan transmigrasi; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan memperluas akses pendampingan akademik dan pemberdayaan masyarakat di wilayah transmigrasi serta daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal); SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui dukungan terhadap pembangunan kawasan transmigrasi yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan berbasis potensi lokal; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Universitas Gadjah Mada, pemerintah, dan berbagai mitra strategis dalam merancang dan melaksanakan program pengabdian masyarakat yang berdampak.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Patriot Faperta UGM

Tim KKN PPM UGM Kota Gorontalo Perkuat Pendampingan dan Budidaya Tanaman Lokal Tahunan di Lahan Marjinal 

berita Thursday, 30 July 2026

Tim KKN-PPM UGM Telusur Kota Gorontalo melaksanakan program penanaman dan  pendampingan budidaya tanaman lokal di Kelurahan Leato Utara, Kecamatan Dumbo Raya,  Kota Gorontalo pada Sabtu 12 Juli 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Lembaga Pemerhati Lingkungan Hidup (LPHP) Kota  Gorontalo tersebut menjadi bagian dari upaya penghijauan sekaligus mitigasi bencana  melalui pemanfaatan tanaman lokal yang adaptif terhadap kondisi lingkungan.

Kegiatan tersebut digagas oleh salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian UGM yaitu Noor Amelia Putri jurusan Agronomi angkatan 2023 dengan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Aprillia Firmonasari, SS, M.Hum., DEA. dari Fakultas Ilmu Budaya.  Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi geografis Leato Utara yang didominasi tanah berpasir hasil formasi gamping terumbu karang. Karakteristik tanah tersebut menyebabkan porositas tinggi sehingga kawasan ini memiliki kerentanan terhadap bencana longsor saat musim hujan. Oleh karena itu, penanaman tanaman tahunan bertujuan sebagai upaya mitigasi bencana sekaligus mendukung kegiatan penghijauan di daerah gersang.

Kegiatan diikuti oleh Camat Dumbo Raya, Lurah Leato Utara, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Bibit tanaman lokal tahunan yang terdiri atas tanaman mangga, sirsak, dan jambu air ditanam di sejumlah titik di wilayah RW 01 Leato Utara. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, tim juga menyerahkan 2 karung pupuk kompos serta tiga botol pupuk organik cair sebagai nutrisi awal. Selain melakukan penanaman, Tim KKN – PPM Telusur Kota Gorontalo juga memberikan pendampingan kepada masyarakat mengenai teknik budidaya dan pemeliharaan tanaman lokal pada lahan marginal. Materi yang disampaikan meliputi teknik pengolahan tanah dan  perawatan tanaman agar mampu tumbuh optimal sesuai karakteristik lingkungan di Leato Utara, Kota Gorontalo.

“Lahan di kawasan Leato Utara ini sebagian besar terdiri dari pasir karena posisinya dekat sekali dengan pantai. Oleh karena itu, lahan di Leato Utara sangat minim unsur hara serta rawan sekali longsor apabila musim hujan.” Ucap Amelia.  Ia menambahkan bahwa pengelolaan lahan marjinal dilakukan dengan memperkaya mikroba Rhizobium di dalam tanah melalui budidaya tanaman kacang kacangan. Bakteri Rhizobium sendiri berperan dalam meningkatkan ketersediaan unsur hara nitrogen sehingga kesuburan tanah dapat ditingkatkan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya terlibat dalam proses penanaman, tetapi juga memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya memilih tanaman yang sesuai dengan kondisi lahan. Kepala Camat Dumbo Raya, Heriyanto M. Abas menyambut kegiatan pengabdian tersebut dengan penuh suka cita. Ia berharap tanaman yang telah ditanam diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis melalui penguatan tutupan lahan dan pengurangan risiko longsor, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat sosial ekonomi melalui hasil buah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Saya berharap tanaman ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Leato Utara, bisa untuk memperbaiki tanah agar tidak longsor dan buahnya dapat dikonsumsi masyarakat,” ujarnya. Sebagai bentuk keberlanjutan program, Tim KKN-PPM Telusur Kota Gorontalo bersama  masyarakat akan melakukan monitoring pertumbuhan tanaman secara berkala. Kegiatan ini juga akan disertai sesi berbagi pengalaman dan diskusi rutin mengenai pemeliharaan tanaman sehingga masyarakat dapat terus mengembangkan praktik budidaya tanaman lokal secara mandiri setelah program KKN berakhir. Program ini juga merupakan bentuk komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam merealisasi Program Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yakni pada SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 15 : Menjaga Ekosistem Darat.

 

Penulis : Noor Amelia Putri

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim KKN – PPM Telusur Kota Gorontalo

Integrasi Teori dan Praktik: Kisah Inspiratif Mahasiswa PKP UGM dalam Mengembangkan Kompetensi melalui Magang di AILESH

berita Wednesday, 13 May 2026

Fakultas Pertanian (Faperta) UGM kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Salah satu kisah inspiratif datang dari Salma Darajatun, mahasiswa Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian angkatan 2023, yang berhasil menuntaskan magang di AILESH pada semester 6, tepatnya sejak 9 Februari hingga 29 Mei 2026. Program ini memberikan kesempatan konversi setara 20 hingga 21 SKS sehingga mahasiswa dapat fokus penuh pada pembelajaran praktis di lapangan.

Selama menjalani magang, Salma aktif menulis artikel harian untuk website AILESH, menyusun buletin Green Infrastructure, serta mengikuti kegiatan Monitoring Kehati. Ia juga dipercaya menjadi PIC Community Development dengan melakukan wawancara kelompok tani kakao di Dusun Terong, Kecamatan Dlingo. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya keterampilan jurnalistik dan komunikasi, tetapi juga memperkuat pemahaman tentang pemberdayaan masyarakat dan isu lingkungan yang relevan.

Dalam pelaksanaannya, Salma berkolaborasi dengan tiga mahasiswa MBKM lainnya, yaitu Rafi Gunadi, Azarine Malika Zayyan, dan Aisya Alifarizki. Mereka didampingi oleh Ketua Yayasan Insive, Kak Soraya, bersama tim pendamping Kak Dina dan Kak Sabda. Dukungan juga datang dari Kak Krisna selaku kepala tim marketing, serta Kak Aulia dan Kak Fadlurohman dari tim HR. Suasana kerja di kantor AILESH Antasena 2, Sleman, dinilai hangat, terbuka, dan profesional. Budaya kerja yang fleksibel namun bertanggung jawab membuat proses adaptasi berjalan cepat, sekaligus mendorong mahasiswa untuk aktif bertanya dan berkontribusi.

Motivasi Salma memilih AILESH berangkat dari reputasi perusahaan yang kuat dalam isu lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Proses seleksi dilakukan melalui pengisian formulir prodi PKP, wawancara individu via Teams, dan pengumuman hasil melalui email HR AILESH. Pengalaman ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Fakultas Pertanian UGM mampu mengintegrasikan teori dengan praktik, sekaligus memperkuat kapasitas diri dalam menghadapi tantangan dunia kerja.

Lebih jauh, pengalaman magang ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis pengalaman dan penguatan kompetensi mahasiswa, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui keterlibatan mahasiswa dalam dunia kerja profesional, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara institusi pendidikan, komunitas, dan mitra kerja. Kegiatan Monitoring Kehati dan keterlibatan dalam isu green infrastructure juga sejalan dengan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim dan SDG 15: Ekosistem Daratan karena mendukung peningkatan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem. Selain itu, aktivitas wawancara dan pendampingan kelompok tani kakao di Dusun Terong turut mencerminkan implementasi SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui penguatan komunitas lokal dan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat. Kisah Salma menjadi cerminan positif dari semangat Fakultas Pertanian UGM dalam mencetak lulusan yang adaptif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Salma Darajatun

Mahasiswa MEP UGM Jalani Joint Supervision Tesis di Denmark, Wujudkan Internasionalisasi Pendidikan

Prestasi Tuesday, 14 April 2026

Komitmen Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) dalam mendorong internasionalisasi pendidikan kembali terwujud melalui partisipasi Panca Rahadi Mulyo, S.P., mahasiswa Magister Ekonomi Pertanian (MEP) angkatan 2024 gasal. Panca berkesempatan mengikuti Erasmus+ Student Mobility Programme dan menjalani joint supervision tesis di Aarhus University, Denmark selama 3 bulan dari Oktober 2025 hingga Januari 2026.

Selama tiga bulan, Panca ditempatkan di Department of Environmental Science, Aarhus University, dengan bimbingan lintas negara dan disiplin ilmu. Ia dibimbing oleh Dr. Doan Nainggolan (Environmental Economics) dan Prof. Peter L. Langen (Climate Modeling), serta tetap berkoordinasi intensif dengan dosen pembimbing utama di MEP UGM, Arini Wahyu Utami, S.P., M.Sc., Ph.D. Kolaborasi ini memperkaya penelitian tesis Panca yang mengkaji keterkaitan El Niño-Southern Oscillation (ENSO) dan bencana alam terhadap kondisi makroekonomi.

Selama di Denmark, Panca aktif mengikuti kegiatan akademik bergengsi, di antaranya iClimate Annual Meeting 2025, forum riset interdisipliner yang mempertemukan peneliti dari berbagai bidang. Panca berperan sebagai poster presenter, memaparkan proposal tesis dan menerima masukan konstruktif. Kegiatan lain, yaitu Science & Soup, forum diskusi ilmiah bulanan yang dikemas informal, memperkuat jejaring lintas peneliti sekaligus memperkaya pengalaman budaya.

Selain pengumpulan dan analisis data, Panca juga belajar pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam isu perubahan iklim. Ia menekankan bahwa riset internasional lebih menekankan pada “how your numbers speak”, bukan sekadar pemenuhan asumsi klasik model ekonometrika.

Program Erasmus+ Student Mobility Programme memiliki proses seleksi sistematis, mulai dari pengumpulan dokumen akademik, sertifikat bahasa Inggris, hingga wawancara bersama pihak UGM dan Aarhus University. Peserta yang lolos memperoleh Letter of Acceptance (LoA) sebagai tanda penerimaan resmi.

Panca menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa MEP UGM adalah sebuah privilege karena terbukanya peluang internasional. Ia berpesan agar mahasiswa lain berani mencoba, “Diterima atau tidak itu urusan nanti. Yang terpenting sudah berusaha dan menjadi bagian dari perjalanan akademik kita”

Prestasi ini tidak hanya memperkuat reputasi Faperta UGM di kancah internasional, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Panca Rahadi

Mahasiswa Faperta UGM Raih Best Community Empowerment Proposal di UP HIRAYA 2025 Filipina

berita Monday, 1 September 2025

Ulin Nuha Diah Wulandari, mahasiswa Fast Track Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM), sukses meraih penghargaan Best Community Empowerment Proposal dalam UP HIRAYA Short-Term Exchange Program 2025 di Filipina. Proposal bertajuk “Threadcycle: Weaving Waste into Worth by Community Initiative” ini menekankan pengelolaan limbah tekstil berbasis inisiatif masyarakat sebagai upaya membangun ekonomi sirkular. Gagasan tersebut dinilai istimewa karena tidak hanya menjawab persoalan lingkungan, tetapi juga mendorong kemandirian sosial-ekonomi melalui partisipasi komunitas.

Program yang diinisiasi oleh University of the Philippines ini mengusung tema “Honing an Inclusive and Socially Responsive Internationalization Program” dan dirancang sebagai ruang kolaborasi akademik lintas negara. Dari Faperta UGM, delegasi terdiri atas tiga mahasiswa, yakni Ulin Nuha Diah Wulandari (Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian 2021 & Magister Ekonomi Pertanian 2024), Panca Rahadi Mulyo (Magister Ekonomi Pertanian 2024), dan Ilham Justin Asmara (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2022).

Selama tiga minggu, para peserta mengikuti kegiatan di Manila, Batangas, dan Bicol. Di Manila, mereka diperkenalkan dengan budaya Filipina melalui kelas aksara kuno Baybayin, kuliner khas seperti Halo-Halo, hingga kunjungan ke situs budaya dan sejarah. Peserta juga berkesempatan mengunjungi University of the Philippines Resilience Institute (UPRI) untuk mempelajari mitigasi risiko bencana melalui permainan edukatif Sakunwari, serta mengikuti lokakarya terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Di Batangas, kegiatan lebih menekankan pada design thinking dan pemberdayaan komunitas bersama Gawad Kalinga, sebuah organisasi yang fokus pada pembangunan sosial-ekonomi. Interaksi langsung dengan masyarakat difasilitasi lewat pertunjukan seni hingga dialog bersama pemerintah daerah. Sementara di Provinsi Bicol, peserta terlibat dalam berbagai modul praktis seperti pertanian organik, apiculture (budidaya lebah tanpa sengat), pengolahan cokelat, dan penanaman mangrove. Modul pertanian dilaksanakan di Central Bicol State University of Agriculture (CBSUA) yang menekankan praktik pertanian berkelanjutan.

Partisipasi mahasiswa Faperta UGM dalam UP HIRAYA 2025 diharapkan mampu memperluas perspektif global, memperkuat kolaborasi internasional, dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam isu-isu keberlanjutan. Melalui kegiatan ini, Faperta UGM menunjukkan perannya dalam mendukung pencapaian SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Adhika Hafizh Prasada, S.P., Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Faperta UGM

 

BERITA FAKULTAS

  • Perkuat Dekarbonasi dan Pertanian Organik, Departemen Tanah UGM Kembangkan Perangkat Tekno-Ekologis Berkelanjutan
    12/08/2026
  • Menjembatani Sains dan Masyarakat, Departemen Sosek Pertanian UGM Kawal Transisi Agribisnis dan Kelembagaan Petani
    12/08/2026
  • Perkuat Ekosistem Perairan, Departemen Perikanan UGM Dorong “Smart Eco Bioproduction” dalam Akuakultur dan Pengelolaan Sumber Daya Laut
    12/08/2026
  • Mengoptimalkan Mikrobioma Tanah, Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM Hadirkan BioInovasi untuk Rekayasa Ekosistem
    12/08/2026
  • Integrasi AI dan Biokontrol, Departemen HPT UGM Wujudkan Perlindungan Tanaman Presisi Berbasis PHT
    12/08/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju