
Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada Prabaswara Prambanan (@prabaswara.prambanan) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Padukuhan Gedang, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini berada di bawah bimbingan Ir. Arif Widyatama, S.T., M.Eng., Ph.D. selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

Mengusung tema pengelolaan persampahan, pelestarian lingkungan, penguatan kapasitas masyarakat, serta pemberdayaan sentra industri lokal, Tim KKN turut menghadirkan inovasi di bidang pertanian melalui dua program kerja utama, yaitu Sosialisasi dan Praktik Budidaya Padi Gamagora 7 (23 Juli – 4 Agustus 2026) dan Implementasi Irigasi Tetes pada Kebun Pisang (31 Juli – 1 Agustus 2026). Inovasi ini diusung oleh Renata Fadilla Cahyani (Agronomi), Fina Marcella (Agronomi), Nicholaus Wardhana (Akuntansi), dan Damian Nourfauzi (Teknik Geologi).

Kedua program ditujukan bagi Kelompok Tani Padukuhan Gedang sebagai upaya meningkatkan produktivitas lahan tadah hujan yang memiliki keterbatasan air dan kondisi tanah relatif kering serta berbatu.
Meskipun menghadapi tantangan berupa keterbatasan air dan penyesuaian jadwal dengan aktivitas petani, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Petani aktif berdiskusi mengenai teknik budidaya Padi Gamagora 7 dan terlibat langsung dalam pemasangan instalasi irigasi tetes serta pembuatan demplot.

Bapak Slamet selaku Ketua Kelompok Tani Gedang/RT 05 menegaskan bahwa program ini memberikan pengetahuan baru mengenai teknologi irigasi tetes yang lebih hemat air serta budidaya Padi Gamagora 7 yang berpotensi dikembangkan pada lahan tadah hujan.
Tim KKN-PPM UGM Prabaswara Prambanan menyampaikan harapan agar program ini menjadi contoh penerapan inovasi sederhana yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Program kerja Tim KKN-PPM UGM Prabaswara Prambanan di Padukuhan Gedang tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat, tetapi juga memiliki relevansi strategis dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui budidaya Padi Gamagora 7 dan penerapan irigasi tetes untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat di lahan tadah hujan; SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui penerapan teknologi irigasi tetes yang meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mendukung pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan di wilayah dengan keterbatasan pasokan; SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui pengelolaan persampahan, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat untuk mendukung terbentuknya komunitas yang sehat dan berkelanjutan; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pelatihan pembuatan pakan lokal untuk ternak dan ikan serta penguatan merek produk industri kecil guna mendorong pola produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan; serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pelestarian lingkungan dan penerapan praktik budidaya berkelanjutan untuk mendukung perlindungan ekosistem darat dan pemanfaatan lahan secara bijak.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Renata Fadilla Cahyani, Tim KKN-PPM UGM Prabaswara Prambanan











