
Dalam pidato purna tugasnya, Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, S.U. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para dosen, kolega, serta seluruh sivitas akademika Fakultas Pertanian UGM. Beliau merefleksikan perjalanan panjang pengabdiannya, di mana hampir 63% dari hidupnya telah digunakan untuk mengajar dan mendampingi mahasiswa.
Prof. Dwidjono secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Departemen Sosial Ekonomi Pertanian (SOSEK) yang telah menjadi rumah akademiknya selama bertahun-tahun. Beliau juga dengan rendah hati memohon maaf apabila terdapat kesalahan selama masa pengabdian.
Tak lupa, beliau menekankan peran penting keluarga dalam perjalanan kariernya. Ucapan terima kasih khusus ditujukan kepada sang istri yang selalu mendukung, terutama dalam proses persiapan menuju jabatan guru besar. Berkat dukungan tersebut, Prof. Dwidjono berhasil dikukuhkan sebagai Guru Besar pada tahun 2007.

Pidato penuh refleksi ini menjadi momen yang menyentuh bagi seluruh hadirin, sekaligus menegaskan bahwa pengabdian seorang akademisi tidak hanya tercermin dalam karya ilmiah, tetapi juga dalam ketulusan, kebersamaan, dan dukungan keluarga.
Acara purna tugas Prof. Dwidjono pun semakin bermakna dengan pidato tersebut, meninggalkan pesan inspiratif bagi generasi penerus Fakultas Pertanian UGM untuk terus berkontribusi dengan integritas dan semangat pengabdian.
Pidato reflektif ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga menegaskan komitmen Prof. Dwidjono terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang relevan dengan kiprah beliau, mencakup SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM




























