• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Arsip:

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Faperta UGM Tandatangani MoU dengan FisTx Indonesia untuk Penguatan Tridharma dan Inovasi Perikanan

berita Wednesday, 6 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) pada Selasa, 5 Mei 2026, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan FisTx Indonesia. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya melalui kegiatan magang berdampak serta riset dan pengembangan benih ikan nila dan udang windu.

Acara penandatanganan MoU dihadiri oleh Prof. Subejo S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama, Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. selaku Ketua Departemen Perikanan, serta Dr.rer.nat. Riza Yuliratno Setiawan, S.Kel., M.Sc. selaku Sekretaris Departemen Perikanan. Kehadiran jajaran pimpinan fakultas menegaskan komitmen UGM untuk terus memperluas jejaring kolaborasi dengan mitra industri, sehingga mahasiswa dan dosen dapat memperoleh pengalaman nyata dalam pengembangan inovasi perikanan yang berkelanjutan.

FisTx Indonesia merupakan organisasi yang bergerak di bidang akuakultur dengan fokus pada tiga pilar utama Aqua Input melalui pengembangan produk penunjang produktivitas budidaya, Farming System & Technology melalui inovasi sistem kolam bundar dan teknologi UV tambak yang mendukung efisiensi budidaya, dan Pendampingan TAMPAN (Petambak Mapan) melalui program pendampingan budidaya udang secara terukur untuk meningkatkan hasil dan keberlanjutan usaha petambak.

Dengan capaian lebih dari 1500 petambak, penjualan lebih dari 25.000 produk aqua input, pelaksanaan lebih dari 25 proyek, serta jangkauan ke lebih dari 120 daerah, FisTx telah menunjukkan rekam jejak yang kuat dalam mendukung pengembangan sektor perikanan nasional.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, Fakultas Pertanian UGM dan FisTx Indonesia meneguhkan komitmen bersama untuk menghadirkan inovasi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong pengembangan sektor perikanan yang berdaya saing dan berkelanjutan. Kerjasama ini diharapkan menjadi model kolaborasi akademik-industri yang mampu memberikan kontribusi strategis bagi pembangunan nasional dan global.

Selain itu, kolaborasi ini memiliki relevansi langsung dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14: Ekosistem Laut, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Kerjasama Faperta UGM

Cerita Mahasiswa Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Faperta Jalani Magang di KAP IAD

berita Wednesday, 6 May 2026

Enaya Zahira Yudana dan Aini Hilmi Zuhdiyya, mahasiswa Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) angkatan 2023, memperoleh pengalaman berharga saat menjalani magang di Kantor Akuntan Publik IAD (Irfan, Abdurrahman Hasan Salipu, dan Darmawan). Pada Rabu, 5 Maret 2026, mereka berkesempatan mengikuti kegiatan visit client di Kelapa Gading, Jakarta Utara bersama dua auditor senior.
Dalam kegiatan tersebut, mereka terlibat langsung dalam proses cash opname, yaitu penghitungan uang tunai (uang kertas, koin, hingga cek/giro) oleh pihak keuangan perusahaan. Hasil penghitungan kemudian dicocokkan dengan catatan pembukuan, dan jika terdapat selisih dicatat sebagai selisih kas (over/short) untuk ditelusuri lebih lanjut. Selain itu, dokumen pendukung transaksi juga dipindai sebagai bukti tambahan.


Bagi Enaya dan Aini, pengalaman ini sangat berkesan karena memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan klien sekaligus memahami cara kerja auditor di lapangan. Mereka menilai kegiatan ini memperkaya wawasan praktis, melatih ketelitian, serta menumbuhkan rasa percaya diri menghadapi dunia kerja profesional.
Pengalaman magang ini tidak hanya relevan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Enaya Zahira Yudana dan Aini Hilmi Zuhdiyya

Sosialisasi “MySalak” di Turi Sleman, Akademisi Perkenalkan Smart Trap untuk Monitoring Lalat Buah

berita Friday, 1 May 2026

Fakultas Pertanian UGM berkolaborasi dengan Universitas Multimedia Nusantara telah merancang program “MySalak” yakni sistem pertanian cerdas (smart farming) berbasis digital untuk membantu petani salak di Turi, Sleman dalam melakukan pemantauan hama lalat buah yang menyebabkan penurunan kualitas buah salak. Sosialisasi program digital MySalak memperkenalkan alat perangkap lalat buah yang secara otomatis dapat menghitung jumlah hama lalat buah melalui sensor dan mengirimkan data secara real time, sehingga petani dapat memonitor kondisi lahan secara lebih akurat.

Kegiatan pengabdian masyarakat melibatkan peran tokoh akademisi yang berkolaborasi dibalik hadirnya program digital “MySalak” dengan diselenggarakannya sosialisasi digitalisasi pertanian pada Kamis, 23 April 2026 di kawasan perkebunan salak Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan sosialisasi dihadiri langsung oleh koordinator proyek MySalak Dr. Suputa, S.P., M.P. dari Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) UGM, didampingi oleh Dr. Nabila Husna Shabrina, S.T., M.T. selaku koordinator proyek MySalak dari Teknologi Informasi Universitas Multimedia Nusantara (UNM).

Turut hadir juga sekaligus memberikan dukungan, Prof. Dr. Ir. Siwi Indarti, M.P., selaku Ketua Departemen HPT UGM serta jajaran pemangku kepentingan strategis Warastin Puji Mardiasih, S.P., M.Si. dari Direktorat Perlindungan Hortikultura, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, perwakilan DPKP DIY, serta perwakilan Balai Karantina DIY. Kehadiran 28 ketua kelompok tani salak di wilayah Turi, petugas POPT dan PPL, serta tim mahasiswa UMN menjadi inti dari pertemuan kolaboratif untuk memastikan transformasi teknologi tepat guna dapat tersampaikan langsung ke pelaku utama di lapangan.

Kegiatan ini berfokus pada sosialisasi dan implementasi teknologi MySalak, sistem pertanian cerdas yang mengintegrasikan perangkat keras Smart Trap berbasis IoT dengan monitoring digital. Inovasi program teknologi ini dilakukan sebagai langkah untuk mengatasi hambatan ekspor buah salak pondoh madu ke pasar internasional, khususnya Australia, yang memperketat regulasi terkait organisme pengganggu tumbuhan (OPT) seperti lalat buah. Dengan memanfaatkan teknologi sensor otomatis yang dilengkapi fitur menghitung jumlah hama lalat buah, intensitas cahaya matahari, kelembaban, dan curah hujan secara real time, program ini dapat menunjukkan data valid yang diakui oleh Badan Karantina dan membantu petani dalam melakukan penanganan atau pencegahan terhadap ledakan populasi hama pada musim-musim tertentu.

“Tujuan utama kita adalah mengembalikan kepercayaan pasar internasional melalui data akurat dari Smart Trap ini. Kita ingin membuktikan bahwa salak pondoh madu Turi benar-benar dikelola dengan standar regulasi yang ada. Kita beralih dari cara konvensional seperti perangkap botol lem ke sistem digital yang lebih presisi. Dengan ini, petani tidak lagi meraba-raba, mereka punya data jelas untuk menentukan saat-saat harus waspada terhadap serangan hama.” Jelas Suputa.

Kegiatan sosialisasi teknologi MySalak menjadi jembatan dalam proses alih teknologi sebagaimana tim secara langsung mendampingi peserta untuk melakukan praktik penggunaan media digital. Secara teknis, teknologi MySalak bekerja dengan memasang perangkat keras Smart Trap yang dilengkapi sensor untuk keperluan pengumpulan data di beberapa titik lahan area strategis yang kemudian data ditransmisikan ke media digital yang dapat diakses oleh petani sehingga dapat diketahui kategori kondisi lahan dalam status aman, waspada, atau bahaya. Melalui gabungan inovasi Internet of Things dan edukasi, para petani kini tidak lagi mengandalkan teknik manual, tetapi beralih ke sistem pertanian berbasis teknologi presisi untuk menjamin kualitas buah salak layak ekspor.

Kegiatan ini mengimplementasikan nilai keberlanjutan yang mendukung beberapa poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Salsabil Karima Swasono

Editor: Tantriani

Foto: Unit Media Faperta UGM

 

Fakultas Pertanian UGM Hadiri Rapat Koordinasi Reakreditasi ASIIN 2026

berita Friday, 1 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menunjukkan komitmen kuat dalam peningkatan mutu akademik dengan berpartisipasi aktif pada Rapat Koordinasi Reakreditasi Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN) 2026 yang diselenggarakan di Ruang Multimedia Gedung A Lt. 3 Fakultas Kehutanan UGM pada Rabu, 29 April 2026.

Rapat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, unit jaminan mutu, serta perwakilan program studi dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Kehutanan. Kehadiran para akademisi lintas fakultas mencerminkan semangat kolaborasi dalam memperkuat standar internasional pendidikan tinggi di UGM.

Faperta UGM memfokuskan proses reakreditasi ASIIN 2026 pada tiga program studi sarjana, yaitu Proteksi Tanaman, Teknologi Hasil Perikanan, serta Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. Fokus ini diharapkan mampu memperkuat reputasi akademik dan memperluas jejaring kerja sama internasional.

Ketua Unit Jaminan Mutu Fakultas Kehutanan, Dr. Ir. Rizki Arisandi, S.Hut. membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya penyamaan persepsi dalam pengisian kriteria dokumen sebagai bagian dari Joint Self Assessment Report (SAR). Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan, Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPU. menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dan berharap draf dokumen dapat ditinjau pada awal Mei 2026 sebelum dikirim pada Juni 2026.

Dari Fakultas Pertanian, Ketua Unit Jaminan Mutu, Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P. memperkenalkan susunan task force baru untuk mendukung ASIIN 2026, sekaligus menjelaskan lini masa pengerjaan borang terbaru. Ketua Unit Jaminan Mutu periode sebelumnya, Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc. menegaskan bahwa akreditasi merupakan momentum untuk menunjukkan potensi masing-masing program studi sehingga dokumen persyaratan harus disiapkan dengan matang. Akreditasi ini juga diyakini akan memperlancar kerja sama dengan universitas internasional.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. menambahkan bahwa tim akreditasi Faperta UGM telah direstrukturisasi dengan anggota tim baru. Faperta UGM berkomitmen untuk memperbaiki hasil tinjauan sebelumnya dan menjadikan hal tersebut sebagai fokus utama dalam proses reakreditasi.

Kegiatan reakreditasi ASIIN ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan mutu akademik, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Audiensi PIONIR Organik 2026 Bersama Dekanat Fakultas Pertanian UGM

berita Friday, 1 May 2026

Pada Selasa, 28 April 2026, telah dilaksanakan kegiatan audiensi mengenai program PIONIR Organik 2026 di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Koordinator Gugus, serta perwakilan panitia PIONIR Organik 2026. Audiensi ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengenalkan agenda dan atribut yang akan dibawakan dalam pelaksanaan PIONIR Organik 2026 kepada pihak Dekanat Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Kegiatan berlangsung dalam suasana formal, namun tetap interaktif melalui sesi pemaparan dan diskusi bersama pihak dekanat.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Koordinator Gugus, Tantriani, S.P., M.Agr., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak dekanat yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan audiensi terkait program PIONIR Organik 2026. Selain itu, beliau juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi sarana komunikasi dan koordinasi yang baik antara panitia PIONIR Organik dengan pihak dekanat.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan agenda dan atribut PIONIR Organik 2026 oleh Koordinator Umum PIONIR Organik 2026. Pada sesi ini dijelaskan mengenai tema besar, visi dan misi, rangkaian agenda, serta materi yang akan disampaikan dalam kegiatan PIONIR Organik 2026. Setelah pemaparan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan evaluasi terkait topik yang telah dibawakan.

Konsep yang diusung berfokus pada pengenalan Fakultas Pertanian, meliputi sejarah fakultas, integritas akademik, serta fasilitas pendukung pembelajaran. Selain itu, turut diperkenalkan akselerasi Smart Eco Bioproduction sebagai arah pengembangan dan program unggulan Fakultas Pertanian UGM dalam mewujudkan pertanian yang inovatif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi.

Melalui konsep tersebut, PIONIR Organik 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan penyambutan bagi mahasiswa baru, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter serta pengenalan budaya akademik di Fakultas Pertanian UGM. Oleh karena itu, rangkaian agenda yang disusun mengedepankan nilai edukatif, kedisiplinan, kreativitas, serta kenyamanan agar kegiatan dapat berjalan secara positif dan bermakna bagi Amarta Muda.

Setelah sesi pemaparan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tanggapan dan diskusi bersama Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., serta Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. Pada sesi ini, pihak dekanat memberikan berbagai masukan dan tanggapan terkait konsep kegiatan yang telah dipaparkan. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai aspek pelaksanaan kegiatan, mulai dari teknis acara, tujuan kegiatan, hingga nilai-nilai yang ingin ditanamkan kepada mahasiswa baru melalui PIONIR Organik 2026.

Prof. Jaka Widada menyampaikan bahwa kegiatan PIONIR memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan dan budaya akademik di Fakultas Pertanian UGM. Sementara itu, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. juga memberikan arahan agar pelaksanaan kegiatan tetap berjalan sesuai dengan aturan dan nilai yang berlaku di lingkungan kampus. Selain memberikan masukan, pihak dekanat juga mengapresiasi persiapan yang telah dilakukan oleh panitia PIONIR Organik 2026.

Secara keseluruhan, audiensi ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bentuk koordinasi yang penting antara panitia PIONIR Organik 2026 dan pihak Dekanat Fakultas Pertanian UGM. Melalui audiensi ini, diharapkan konsep agenda dan atribut PIONIR yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik serta mampu memberikan pengalaman yang positif dan bermanfaat bagi mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM Tahun 2026.

Sinergi ini menjadi bukti untuk mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Salsabil Karima Swasono

Editor: Tantriani

Dokumentasi: DDD PIONIR Organik 2026

 

 

Langkah Awal PIONIR Organik 2026: Membangun Sinergi Kolaborasi dalam First Gathering

berita Friday, 1 May 2026

First Gathering PIONIR Organik 2026 hadir sebagai langkah strategis untuk menyatukan visi panitia melalui pemaparan tema besar “Harmoni Amarta Muda, Pilar Transformasi Agro-Maritim Nusantara” dan sinkronisasi tugas pokok dan fungsi guna mencapai komunikasi sehat dan keselarasan tanggung jawab dalam rangkaian persiapan menuju kegiatan PIONIR Organik pada bulan Agustus mendatang. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Harjono Danoesastro mengkombinasikan sesi formal berupa arahan dari Koordinator Gugus dan Koordinator Umum dengan rangkaian acara semi formal yang meriah, mulai dari perkenalan divisi lewat catwalk kreatif bertema “pekerjaan”, sesi games kelompok yang mengasah kerja sama, hingga ditutup dengan bernyanyi bersama untuk mempererat solidaritas antar panitia.

Kegiatan First Gathering panitia PIONIR Organik 2026 berlangsung pada Jumat, 24 April 2026 dimulai pukul 16.00 hingga 20.00 WIB ini mempertemukan seluruh 109 orang panitia PIONIR Organik 2026 yang didampingi langsung oleh Ibu Tantriani, S.P., M.Agr., PhD., selaku Koordinator Gugus, dan Muhammad Yusuf Wibisono selaku Koordinator Umum. Bertempat di Auditorium Harjono Danoesastro yang merupakan ikon sarana prasarana Fakultas Pertanian UGM yang berguna untuk acara besar bagi civitas akademika fakultas pertanian.

Sinergi menjadi dasar utama dalam First Gathering PIONIR Organik 2026, sebagaimana ditegaskan dalam sambutan para pimpinan. Koordinator Gugus, Tantriani, S.P., M.Agr., PhD., menekankan bahwa sinergi harus dimulai dari internal dengan menjaga kekompakan dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi di setiap divisi agar persiapan menyambut mahasiswa baru berjalan optimal. Semangat kolaborasi ini diperkuat oleh Koordinator Umum, Muhammad Yusuf Wibisono, melalui pemaparan tema “Harmoni Amarta Muda, Pilar Transformasi Agro-Maritim Nusantara”.

“Harmoni bukan sekadar slogan, melainkan upaya menciptakan keselarasan antara seluruh pihak di sektor pertanian dan perikanan. Dengan menanamkan nilai inisiatif, eksploratif, dan kolaboratif, PIONIR Organik berkomitmen menjadi kompas yang menyatukan berbagai peran demi mewujudkan pilar transformasi agro-maritim Nusantara yang tangguh.” Jelas Yusuf

Kegiatan ini dinilai sangat berkesan bagi seluruh peserta karena mampu mengemas agenda dalam suasana yang menyenangkan. Antusiasme peserta terlihat dalam momen-momen kebersamaan seperti catwalk divisi dan sesi games. Terbangun kedekatan emosional yang tulus sejak awal pertemuan sehingga diharapkan setiap peran dapat menjalankan tugas dan persiapan dengan sebaik-baiknya tanpa adanya kendala.

Sinergi ini menjadi bukti untuk mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Salsabil Karima Swasono

Editor: Tantriani

Dokumentasi: DDD PIONIR Organik 2026

UGM dan Ewindo Perkuat Konservasi Plasma Nutfah Tanaman Lokal

beritakerjasama Friday, 1 May 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama PT East West Seed Indonesia (Ewindo) kembali meneguhkan komitmen dalam menjaga kekayaan biodiversitas Indonesia melalui penandatanganan piagam kerja sama pengembangan Bank Sumber Daya Genetik Sayuran. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang Pimpinan, Gedung Pusat Balairung, dan turut dihadiri sejumlah dosen Fakultas Pertanian UGM, seperti Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dan Alan Soffan, S.P., M.Sc., Ph.D.

Benih unggul memegang peranan penting dalam sistem pangan nasional. Di tengah tantangan global seperti krisis iklim, degradasi lahan, dan hilangnya keanekaragaman hayati, upaya konservasi genetik tanaman menjadi langkah strategis untuk memperkuat fondasi produksi pangan berkelanjutan.

Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menegaskan bahwa penguatan sektor hulu melalui konservasi genetik merupakan bagian penting dalam membangun sistem pangan berkelanjutan. “Sumber daya genetik tanaman perlu kita lestarikan bersama-sama agar kualitas dan gizi komoditas tetap terjaga,” ujarnya.

Presiden Direktur Ewindo, Glenn Pardede, menambahkan bahwa rekayasa genetika adalah investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan Indonesia. Kolaborasi riset ini diharapkan mampu menghasilkan varietas unggul yang adaptif, produktif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

Kerja sama ini juga melibatkan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka akan dibekali pelatihan teknik pengumpulan benih sesuai standar operasional prosedur, sehingga dapat mendokumentasikan sumber daya genetik di berbagai wilayah Indonesia.

Sejak dimulai pada 2018, kerja sama UGM dan Ewindo telah berhasil mengumpulkan lebih dari 2.000 plasma nutfah tanaman lokal, termasuk tomat, timun, wortel, pare, terong, seledri, paprika, labu, okra, cabai, dan berbagai komoditas lain. Koleksi ini menjadi bukti nyata kekayaan biodiversitas Indonesia yang patut dimanfaatkan dan dilestarikan.

Dengan dukungan akademisi, mahasiswa, dan mitra industri, kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya genetik tanaman lokal Indonesia. Capaian ini juga relevan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Donnie dan Humas Universitas Gadjah Mada

 

 

Dari Rwanda ke Faperta UGM: Refleksi Studi Joas Iradukunda

Prestasi Friday, 1 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Wisuda Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 22 April 2026. Sebanyak 74 lulusan resmi dikukuhkan dalam prosesi tersebut, menandai berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal dari kontribusi mereka di masyarakat.

Dari total wisudawan yang dikukuhkan, terdapat beragam kisah perjalanan studi yang penuh dinamika, mulai dari proses adaptasi, tantangan akademik, hingga pengalaman berkesan selama menempuh pendidikan di Faperta UGM. Salah satunya adalah Joas Iradukunda, lulusan Departemen Perikanan asal Rwanda, Afrika Timur.

Selama menempuh studi di UGM, Joas mengalami berbagai proses adaptasi dalam lingkungan akademik baru. Salah satu momen yang paling berkesan baginya adalah saat pertama kali memasuki kelas di awal perkuliahan, ketika ia disambut hangat oleh teman-teman sekelas yang membantu proses adaptasinya.

“Banyak momen yang tidak akan saya lupakan selama studi saya, salah satunya saat pertama kali masuk kelas. Saya disambut baik oleh teman-teman yang banyak membantu proses belajar dan adaptasi saya, termasuk menerjemahkan materi karena saat itu saya masih baru menggunakan Bahasa Indonesia. Momen tersebut sangat berkesan bagi saya,” ungkap Joas.

Bagi Joas, pengalaman tersebut mencerminkan lingkungan akademik di UGM yang suportif dan inklusif bagi mahasiswa internasional untuk berkembang dan beradaptasi.

Selain itu, ia juga menyampaikan pesan untuk dirinya di masa lalu agar selalu percaya pada diri sendiri, bekerja keras, serta menjunjung tinggi kerja sama dalam proses belajar.

“Pesan saya adalah untuk selalu percaya pada diri sendiri, bekerja keras, dan mengutamakan kerja sama tim,” ujarnya.

Wisuda ini tidak hanya menjadi penanda capaian akademik para lulusan, tetapi juga mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, kolaboratif, dan berwawasan global. Melalui proses pembelajaran yang menghargai keberagaman, Faperta UGM turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Gladys Geraldine Simaremare

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

 

Faperta UGM Dukung Ketahanan Pangan Melalui Wiwitan Panen Semangka dan FGD Petani Milenial Sleman

berita Thursday, 30 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menghadiri kegiatan Wiwitan Panen Semangka dan Focus Group Discussion (FGD) bersama para Petani Milenial Sleman pada Senin, 27 April 2026. Acara yang berlangsung di demplot semangka, Padukuhan Danen, Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Sleman ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem pertanian lokal.

Dalam kegiatan ini, jajaran Dekanat Faperta UGM hadir bersama Tim Pengembangan Benih Semangka Non-Biji dan Lentera DESA. Kolaborasi strategis ini melibatkan peran aktif petani milenial sebagai penggerak di lapangan, PT Indomarco Prismatama selaku offtaker, serta instansi pemerintah terkait yang berperan sebagai fasilitator dalam penyediaan akses pasar dan infrastruktur.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga menekankan penerapan teknologi tepat guna sebagai sarana pembelajaran bagi petani di wilayah Sleman. Dalam sesi FGD, Prof. Subejo memberikan motivasi kepada para petani milenial agar terus berinovasi dan menjaga semangat kolaborasi. Beliau juga menekankan pentingnya penguatan jejaring kemitraan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk mendorong pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.

Melalui pendampingan ini, Faperta UGM berkomitmen untuk terus mendukung regenerasi petani serta memastikan generasi milenial menjadi ujung tombak dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Pendekatan berbasis teknologi dan akses pasar yang terintegrasi ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi pengembangan pertanian di daerah lain. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Faperta UGM Dukung Swasembada Pangan Melalui Survei Investigasi dan Desain Cetak Sawah di Maluku Utara

berita Thursday, 30 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) telah melaksanakan kegiatan Survei Investigasi dan Desain (SID) Cetak Sawah di Provinsi Maluku Utara tahun 2026. Proyek strategis yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian RI ini dilaksanakan pada 1–21 April 2026 di tiga lokasi utama, yakni Wasile (Halmahera Timur), Kao Barat (Halmahera Utara), dan Gane Timur (Halmahera Selatan).

Kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P., M.Sc., dengan dukungan tenaga ahli multidisiplin. Tim tersebut meliputi:

  • Tenaga Ahli Ilmu Tanah: Tantriani, S.P., M.Agr., Ph.D. dan Ahmad Harish Romdhoni, S.P., M.Sc.
  • Tenaga Ahli Agronomi: Imas Masithoh Devangsari, S.P., M.Sc., Ph.D.
  • Tenaga Ahli Kehutanan: Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P.
  • Tenaga Ahli Hidrologi: Ir. Wahyu Banitara, S.T.
  • Tenaga Ahli Klimatologi: Andi Syahid Muttaqin, S.Si., M.Si., Ph.D.
  • Tenaga Ahli Sosial Ekonomi Pertanian: Muh Amat Nasir, S.P., M.Sc. dan Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P.
  • Tenaga Ahli Geodesi: Erfan Taufik Ardianto, S.T, M.Sc.
  • Tenaga Ahli GIS & Pemetaan: Dr. Agr. Makruf Nurudin, S.P., M.P.

Survei ini bertujuan untuk mengoptimalkan lahan yang belum produktif di luar kawasan hutan lindung sebagai upaya mendukung swasembada pangan nasional. Tim melakukan observasi mendalam terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, karakteristik tanah, serta ketersediaan sumber air untuk irigasi pada 31 desa potensial di Provinsi Maluku Utara. Bagi masyarakat yang setuju lahannya dikembangkan, tim menyusun desain cetak sawah komprehensif yang meliputi petakan sawah, pematang, saluran irigasi, jalan usaha tani, hingga infrastruktur bendungan jika diperlukan.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan potensi lahan di Maluku Utara dapat memberikan dampak signifikan bagi ketahanan pangan Indonesia di masa depan. Langkah strategis ini merupakan wujud nyata kontribusi Faperta UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) global, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim SID Maluku Utara

123…46

BERITA FAKULTAS

  • Faperta UGM Tandatangani MoU dengan FisTx Indonesia untuk Penguatan Tridharma dan Inovasi Perikanan
    06/05/2026
  • Cerita Mahasiswa Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Faperta Jalani Magang di KAP IAD
    06/05/2026
  • Sosialisasi “MySalak” di Turi Sleman, Akademisi Perkenalkan Smart Trap untuk Monitoring Lalat Buah
    01/05/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Hadiri Rapat Koordinasi Reakreditasi ASIIN 2026
    01/05/2026
  • Audiensi PIONIR Organik 2026 Bersama Dekanat Fakultas Pertanian UGM
    01/05/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju