• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
      • Persyaratan Pendaftaran Doktor Ilmu Pertanian
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • (Page 34)
Arsip:

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Rhizoctonia sp. dan Masa Depan Pengendalian Hayati: Kuliah Tamu Guru Besar Faperta UGM di UNDIP

Uncategorized Tuesday, 8 July 2025

Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.d., IPU, Guru Besar Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjadi pembicara utama pada Kuliah Dosen Tamu di Universitas Diponegoro (UNDIP). Acara kolaborasi antara UGM dan UNDIP ini diselenggarakan pada Rabu, 4 Juni 2025 di Ruang Teater Gedung G Lt. 3, Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP. Kuliah tamu ini menghadirkan topik berjudul “Rhizoctonia species: from Anastomosis to Molecular Analysis” yang mengeksplorasi lebih dalam jamur Rhizoctonia dari aspek morfologi hingga molekuler.

Dalam pemaparannya, Prof. Achmadi membedah sejarah, klasifikasi, hingga identifikasi Rhizoctonia melalui berbagai metode. Rhizoctonia sendiri merupakan jenis fungi tanah yang memiliki peran penting dalam sistem pertanian. Walaupun dikenal sebagai mikroorganisme yang bersifat saprofit dan parasit, Rhizoctonia memiliki potensi besar untuk bermutualisme dengan tanaman inang yang tepat, salah satunya adalah pada tanaman anggrek. Sebagai mutualistic fungi, Rhizoctonia berperan dalam membantu perkecambahan biji anggrek dengan menyuplai karbon serta nutrisi saat perkecambahan. Ketika tanaman mulai memasuki fase dewasa, Rhizoctonia juga mencukupi kebutuhan nutrisi dan air tanaman. Hal lain yang tak kalah penting, Rhizoctonia juga berfungsi untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit.

Melalui beragam potensi yang dapat dikembangkan dari Rhizoctonia untuk mewujudkan pertanian berbasis bioagricultural yang berkelanjutan, membuat penelitian dan pengkajian tentang mikroorganisme ini penting untuk dikembangkan. Dengan pendekatan anastomosis group (AG), jamur ini dapat dikelompokkan berdasarkan fusi hifa yang diamati secara mikroskopis sehingga membentuk sistem klasifikasi group yang lebih spesifik dan fungsional. Tidak berhenti pada identifikasi secara morfologis, Prof. Achmadi juga memperluas pembahasan pada aspek molekuler melalui analisis komposisi asam lemak dan penggunaan teknik RFLP dan RAPD untuk membedakan subgrup jamur. Pendekatan ini membuka peluang besar untuk mengidentifikasi variasi genetik baru pada jamur yang belum diketahui.

Kuliah ini menjadi suatu pengalaman ilmu pengetahuan baru tidak hanya bagi mahasiswa dan civitas akademika, tetapi juga bagi dunia ilmu penyakit tanaman secara umum. Di era pertanian dengan tantangan dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman seperti sekarang, pemahaman mendalam tentang patogen seperti Rhizoctonia menjadi kunci dalam pengembangan varietas tahan penyakit dan strategi pengendalian hayati yang berkelanjutan.

Sebagai penutup, Prof. Achmadi atau sering disapa Prof. Ipik mengutip pernyataan bahwa bumi bukanlah milik kita seorang dan akan selalu kita wariskan ke generasi berikutnya di masa depan. Pernyataan dalam kegiatan ini juga mendukung program pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) oleh Faperta UGM yaitu pada SDG 4: Pendidikan Bermutu, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim dan SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis : Noor Amelia Putri

Editor : Desi Utami

 

 

Dukung Mahasiswa Menghadapi UAS, Fakultas Pertanian Selenggarakan Program Sarapan Bergizi Gratis

berita Tuesday, 24 June 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menyelenggarakan Program Sarapan Gratis bagi mahasiswa yang sedang menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS), Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025. Program yang Bernama PONDASI ini rutin digelar setiap masa Ujian Tengah Semester (UTS) maupun UAS. Pondasi UAS bertujuan untuk memberikan dukungan gizi mahasiswa melalui penyediaan sarapan di tengah padatnya jadwal ujian. Selain itu, harapannya melalui program ini mahasiswa bisa lebih fokus dalam menjalani UAS.

“Sesuai nama programnya, sarapan gratis ini menjadi pondasi bagi para mahasiswa untuk lebih siap menjalani UAS. Melalui program ini, kami juga berharap dapat melatih empati mahasiswa dengan saling bergantian untuk bisa mendapatkan sarapan gratis,” ujar Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UGM, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si.

Tak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, program ini juga melibatkan para pedagang di Kantin Sehat Fakultas Pertanian UGM. Dengan begitu, meski kondisi kantin cenderung sepi selama masa ujian, para penjual tetap bisa memperoleh pendapatan yang stabil. Pada semester ini, Program Pondasi UAS telah memasuki periode kelima. Dalam pelaksanaannya, Faperta UGM didukung oleh para donatur, salah satunya adalah Inessya RESORT untuk menyediakan sarapan gratis.

“Makanannya yummy banget, pilihannya banyak dan sudah pasti bergizi. Terimakasih Pondasi UAS, penyelamat buat mahasiswa yang tidak sempat sarapan,” ujar Faiza, salah satu mahasiswi Faperta UGM yang turut menikmati sarapan gratis tersebut.

Program Pondasi UAS ini mendapat apresiasi positif dari mahasiswa. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi, program ini juga turut mendukung pedagang di kantin lingkungan Faperta UGM. Diharapkan, program ini dapat terus berlanjut dan menjadi motivasi tambahan bagi mahasiswa untuk lebih semangat menghadapi UAS.

Program Pondasi UAS menjadi salah satu upaya Fakultas Pertanian UGM dalam mencapai tujuan SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta SDG 17: Kemitraan untuk mencapai tujuan

Penulis: Olivia Regita Br Tarigan
Editor: Desi Utami

Lima Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM Lolos Program Beasiswa JASSO di Yamagata University, Jepang

berita Thursday, 19 June 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Sebanyak lima mahasiswa Faperta berhasil lolos dalam program beasiswa Japan Student Services Organization (JASSO) di Yamagata University, Jepang. Dari total 83 pendaftar, hanya 18 peserta yang berhasil diterima, dan lima di antaranya merupakan mahasiswa dari Fakultas Pertanian UGM. Pencapaian ini menjadi bukti nyata atas kapasitas dan daya saing mahasiswa Faperta di kancah global.

Kelima mahasiswa yang berhasil lolos adalah Nabilla Rachma Kusuma (S1 Mikrobiologi Pertanian), Yomita Misya (S1 Mikrobiologi Pertanian), Dinda Maulida Al Adawiyah (S1 Mikrobiologi Pertanian), Fransisco Yamonaha Harefa (S1 Ilmu Tanah), dan Laili Mufarrahah (S2 Ilmu Tanah) Mereka dibimbing oleh para dosen Faperta UGM yang kompeten di bidangnya serta akan melaksanakan riset bersama para profesor dari Yamagata University, seperti Prof. Dr. Toru Watanabe, Associate Prof. Dr. Satoru Sato, dan Prof. Dr. Weiguo Cheng.

Melalui program ini, para mahasiswa berkesempatan untuk memperluas wawasan akademik dan budaya, serta membangun jejaring ilmiah internasional yang akan memperkaya kontribusi mereka dalam pengembangan ilmu pertanian di masa depan. Partisipasi aktif dalam program global seperti JASSO menunjukkan kesiapan mahasiswa Faperta UGM dalam menjawab tantangan pertanian modern yang lintas batas negara.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga memperkuat reputasi UGM sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan berdaya saing global. Keikutsertaan dalam program internasional seperti ini diharapkan mendorong mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan memperluas cakrawala keilmuan mereka.

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, dan SDG 1: Tanpa Kemiskinan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami

Wujudkan Mutu Pendidikan Berkualitas: Prodi MEP Faperta UGM Resmi Kantongi Akreditasi Unggul Hingga 2030

berita Thursday, 19 June 2025

Program Studi Magister Ekonomi Pertanian (MEP) di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada berhasil memperoleh predikat Akreditasi Unggul dari BAN-PT, berdasarkan SK No. 6653/SK/BAN-PT/Ak.KP/M/V/2025 yang berlaku mulai 20 Mei 2025 hingga 30 Maret 2027. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Prodi MEP dalam menyelenggarakan pendidikan berkualitas tinggi di bidang ekonomi pertanian.

Proses akreditasi ini melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap kurikulum berbasis riset dan kebijakan pembangunan pertanian, kualitas tenaga pengajar, output lulusan, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu ekonomi pertanian baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Faperta UGM, mengapresiasi capaian ini dan menyampaikan bahwa keberhasilan ini akan semakin memperkuat posisi Prodi Magister Ekonomi Pertanian sebagai pusat unggulan dalam kajian ekonomi agribisnis dan kebijakan pangan. “Predikat ini juga menjadi fondasi penting bagi upaya internasionalisasi program magister kami,” tambahnya.

Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc. selaku Ketua Tim Jaminan Mutu Faperta UGM menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi aktif antara dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. “Akreditasi Unggul ini menunjukkan bahwa program magister kami mampu menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan terhadap kebutuhan pembangunan pertanian masa kini dan masa depan,” jelasnya.

Tidak hanya itu,capaian ini membuktikan komitmen Faperta UGM dalam mempertahankan sistem jaminan mutu pendidikan sekaligus meningkatkan eksistensinya di tingkat global. Saat ini, tercatat terdapat delapan program studi yang  mendapatkan akreditasi internasional ASIIN (Accreditation in Engineering, Computer Science, Natural Sciences, and Mathematics).  Daftar program yang terakreditasi meliputi Agronomi, Akuakultur, Ilmu Tanah, Proteksi Tanaman, Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Manajemen Sumber Daya Akuatik, Teknologi Hasil Perikanan, dan Penyuluhan serta Komunikasi Pertanian. Sementara empat program lainnya yaitu Mikrobiologi Pertanian, Magister Ilmu Perikanan, Magister Ilmu Hama Tanaman, serta Magister Fitopatologi akan menjalani proses visitasi pada Juni 2025.

Capaian ini juga sejalan dengan arah kebijakan jangka panjang Faperta UGM dalam meningkatkan daya saing di tingkat global. Selain itu, langkah ini turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14: Ekosistem Laut, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Tim Jaminan Mutu Faperta UGM

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Faperta UGM Tunjukkan Mutu Unggul Lewat Akreditasi BAN-PT

berita Thursday, 19 June 2025

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) membuktikan keunggulannya dalam dunia pendidikan tinggi dengan diraihnya Akreditasi Unggul dari BAN-PT. Akreditasi ini berlaku dari 18 Agustus 2021 hingga 18 Agustus 2026 berdasarkan keputusan No. 10212/SK/BAN-PT/Akred-Itnl/S/VIII/2021. Pencapaian ini menjadi bukti nyata atas komitmen berkelanjutan Faperta UGM dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di bidang pertanian, khususnya pada bidang teknologi hasil perikanan.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa capaian ini meneguhkan peran strategis Prodi THP dalam menghasilkan lulusan yang adaptif dan kompetitif. “Akreditasi Unggul menandakan kesiapan program studi dalam mencetak profesional yang mampu menjawab tantangan industri pengolahan hasil perikanan modern,” ucapnya.

Keberhasilan meraih status Akreditasi Unggul didapatkan setelah melalui rangkaian asesmen komprehensif yang mengevaluasi aspek kurikulum, kualitas dosen, sarana pendukung pendidikan, kinerja penelitian, dan kontribusi kepada masyarakat. Asesmen ini menegaskan bahwa THP memiliki daya saing tinggi di kancah nasional maupun internasional.

Ketua Tim Jaminan Mutu Faperta UGM, Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc., menerangkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi erat antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni. “Akreditasi ini menjadi bukti bahwa komitmen terhadap kualitas tidak hanya menjadi slogan, tetapi sudah membudaya di setiap lini kegiatan program studi,” ujarnya.

Pencapaian ini menjadi bagian dari strategi besar Fakultas Pertanian UGM dalam menjamin mutu pendidikan dan memperluas pengakuan di tingkat internasional. Saat ini, sebanyak delapan program studi di Fakultas Pertanian UGM telah terakreditasi secara internasional oleh ASIIN (Accreditation in Engineering Computer Sciencies Natural Sciences Mathematics), organisasi akreditasi yang mencakup disiplin ilmu teknik, komputer, dan sains alam. Program-program tersebut mencakup Agronomi, Akuakultur, Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Ilmu Tanah, Manajemen Sumber Daya Akuatik, Proteksi Tanaman, Teknologi Hasil Perikanan, serta Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. Sementara itu, empat program studi lain yakni Mikrobiologi Pertanian, Magister Ilmu Perikanan, Magister Ilmu Hama Tanaman, serta Magister Fitopatologi dijadwalkan mengikuti visitasi akreditasi pada bulan Juni 2025.

Pencapaian ini selaras dengan strategi jangka panjang Fakultas Pertanian UGM dalam meningkatkan daya saing global. Upaya ini juga mendukung tercapainya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan bekal akreditasi ini, Prodi THP siap mengembangkan inovasi dan riset berkelanjutan di bidang perikanan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Tim Jaminan Mutu Faperta UGM

Faperta UGM Tambah Deretan Prodi Terakreditasi Unggul, Kini Giliran Manajemen Sumberdaya Akuatik

berita Thursday, 19 June 2025

Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik (MSA) di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan prestasi dengan meraih Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Berdasarkan Keputusan BAN-PT Nomor 6600/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/V/2025, status akreditasi ini berlaku selama lima tahun, mulai 29 April 2025 hingga 10 Juli 2029. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Prodi MSA dalam memperkuat pendidikan kelautan dan perikanan yang berorientasi pada pengelolaan sumber daya perairan secara berkelanjutan.

Pencapaian ini merupakan hasil dari proses evaluasi menyeluruh oleh asesor BAN-PT yang menilai berbagai aspek, seperti kesesuaian kurikulum berbasis kompetensi, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, ketersediaan sarana dan prasarana pendukung, serta capaian riset dan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh sivitas akademika prodi.

Menurut Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc., Ketua Tim Jaminan Mutu Faperta UGM, keberhasilan ini adalah buah kerja kolaboratif dan dedikasi seluruh elemen di program studi. “Akreditasi Unggul ini mencerminkan kualitas manajemen pendidikan di MSA yang adaptif terhadap dinamika dan tantangan pengelolaan sumber daya perairan,” ungkapnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menekankan bahwa Prodi MSA kini semakin siap mencetak lulusan yang memiliki kompetensi tinggi serta mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. “Pencapaian ini memperkuat posisi kami dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, capaian ini sejalan dengan strategi Fakultas Pertanian UGM dalam mengembangkan sistem jaminan mutu pendidikan dan memperkuat eksistensi di kancah global. Hingga kini, Fakultas Pertanian UGM mencatat prestasi dengan delapan program studi yang telah mendapatkan akreditasi internasional dari ASIIN(Accreditation in Engineering, Computer Science, Natural Sciences, and Mathematics). Di antaranya adalah Agronomi, Akuakultur, Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Ilmu Tanah, Manajemen Sumber Daya Akuatik, Proteksi Tanaman, Teknologi Hasil Perikanan, serta Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. Empat program lainnya, termasuk Mikrobiologi Pertanian dan tiga program magister, dijadwalkan untuk divisitasi pada Juni 2025.

Capaian ini juga sejalan dengan arah kebijakan jangka panjang Faperta UGM dalam meningkatkan daya saing di tingkat global. Selain itu, langkah ini turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14: Ekosistem Laut, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Tim Jaminan Mutu Faperta UGM

Program Studi Akuakultur Faperta UGM Peroleh Predikat Akreditasi Unggul dari BAN-PT Hingga 2030

berita Thursday, 19 June 2025

Program Studi Akuakultur di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menambah daftar prestasi akademik dengan berhasil meraih Akreditasi Unggul dari BAN-PT. Berdasarkan Surat Keputusan No. 6656/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/V/2025, akreditasi ini berlaku sejak 20 Mei 2025 hingga 16 Maret 2030. Pengakuan ini menjadi indikator penting atas keunggulan Prodi Akuakultur dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang perikanan budidaya.

Akreditasi ini diraih melalui proses evaluasi ketat terhadap seluruh aspek operasional program studi, termasuk pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, kualitas riset dosen dan mahasiswa, serta kontribusi terhadap pengembangan teknologi akuakultur yang berkelanjutan.

Menurut Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc., keberhasilan Prodi Akuakultur mencerminkan semangat inovatif dan kerja keras seluruh tim. “Akreditasi Unggul ini adalah validasi atas usaha kolaboratif kami dalam meningkatkan mutu pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.

Wakil Dekan Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menambahkan bahwa capaian ini juga menegaskan kesiapan Prodi Akuakultur dalam mencetak lulusan yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan industri budidaya perikanan. “Kami bangga bahwa program studi ini mampu menunjukkan performa akademik dan profesional yang sangat baik,” jelasnya.

Keberhasilan ini merupakan bagian dari langkah strategis Fakultas Pertanian UGM dalam menjamin mutu pendidikan serta memperluas pengakuan secara global. Sampai saat ini, sebanyak delapan program studi di lingkungan Fakultas Pertanian UGM telah berhasil meraih akreditasi internasional dari lembaga ASIIN yang mencakup bidang teknik, ilmu komputer, sains alam, dan matematika. Program studi tersebut meliputi Agronomi, Akuakultur, Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Ilmu Tanah, Manajemen Sumber Daya Akuatik, Proteksi Tanaman, Teknologi Hasil Perikanan, serta Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. Di samping itu, empat program studi lainnya akan menjalani proses asesmen pada Juni 2025, yakni Mikrobiologi Pertanian, Magister Ilmu Perikanan, Magister Ilmu Hama Tanaman, dan Magister Fitopatologi.

Capaian ini juga sejalan dengan arah kebijakan jangka panjang Faperta UGM dalam meningkatkan daya saing di tingkat global. Selain itu, langkah ini turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Tim Jaminan Mutu Faperta UGM

Komitmen Pendidikan Berkualitas: Program Studi Ilmu Tanah Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

berita Thursday, 19 June 2025

Program Studi Ilmu Tanah di Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kualitas pendidikan tinggi dengan berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Berdasarkan Surat Keputusan No. 6608/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/V/2025, akreditasi ini berlaku mulai 15 Mei 2025 hingga 6 Mei 2030. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa Program Studi Ilmu Tanah konsisten dalam mempertahankan standar pendidikan yang tinggi serta terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam setiap aspek.

Akreditasi Unggul merupakan pengakuan atas kualitas institusi yang telah memenuhi indikator penilaian tertinggi, mulai dari mutu kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga output lulusan dan kontribusi terhadap masyarakat. Proses asesmen dilakukan secara menyeluruh oleh tim asesor independen dari BAN-PT yang meninjau berbagai aspek tri dharma perguruan tinggi.

Ketua Tim Jaminan Mutu Faperta UGM, Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak di lingkungan program studi. “Akreditasi ini menunjukkan bahwa kami tidak hanya mampu memenuhi standar nasional tertinggi, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan mutu,” jelasnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Faperta UGM, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., juga mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu pembelajaran serta membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan di era global. “Dengan predikat ini, kita dituntut untuk tidak hanya mempertahankan, tetapi juga memperkuat kualitas akademik dan kontribusi riset kita di bidang ilmu tanah,” ujarnya.

Pencapaian ini juga menjadi bagian penting dari strategi internasionalisasi Faperta UGM. Saat ini, delapan program studi telah memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN (Accreditation in Engineering Computer Sciencies Natural Sciences Mathematics) antara lain Agronomi, Akuakultur, Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Ilmu Tanah, Manajemen Sumber Daya Akuatik, Proteksi Tanaman, Teknologi Hasil Perikanan, serta Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. Sementara itu empat lainnya tengah dalam proses visitasi pada Juni 2025 termasuk Mikrobiologi Pertanian, Magister Ilmu Perikanan, Magister Ilmu Hama Tanaman, serta Magister Fitopatologi. Langkah ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui penguatan sistem jaminan mutu dan komitmen terhadap inovasi pendidikan, Program Studi Ilmu Tanah siap mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga mampu memberikan solusi konkret bagi tantangan di sektor pertanian dan lingkungan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Jaminan Mutu Faperta UGM

Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian UGM Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

berita Thursday, 12 June 2025

Program Studi S1 Proteksi Tanaman, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Predikat ini berlaku sejak tanggal 18 Agustus 2021 hingga 18 Agustus 2026, menjadi bukti nyata atas komitmen berkelanjutan Faperta UGM dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di bidang pertanian.

Akreditasi Unggul ini diberikan setelah melalui proses asesmen yang komprehensif yang meliputi berbagai aspek, seperti kurikulum, ketersediaan sarana dan prasarana, kualitas dosen, capaian pembelajaran mahasiswa, dan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.

Ketua Tim Jaminan Mutu Faperta UGM, Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc., menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen di program studi dan fakultas. “Capaian ini menunjukkan bahwa program studi telah memenuhi standar nasional tertinggi. Ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus menjaga konsistensi kualitas pembelajaran, layanan akademik, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Faperta UGM, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. “Akreditasi Unggul ini adalah bukti dari komitmen seluruh sivitas akademika dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional dan global,” jelasnya.

Ketua Program Studi Proteksi Tanaman, Dr. Ir. Arif Wibowo, M.Agr.Sc., berharap capaian akreditasi Unggul dapat menarik lebih banyak calon mahasiswa serta menjadi bukti kualitas lulusan yang dihasilkan. “Dengan akreditasi Unggul ini, kami berharap semakin banyak calon mahasiswa tertarik bergabung, sekaligus menjadi pengakuan atas kualitas lulusan yang kami hasilkan,” ujarnya.

Pencapaian ini menjadi bagian dari strategi besar Fakultas Pertanian UGM dalam menjamin mutu pendidikan dan memperluas pengakuan di tingkat internasional. Hingga saat ini, delapan program studi Faperta UGM telah memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN, dan empat program lainnya akan menjalani proses visitasi dalam waktu dekat.

Langkah ini juga mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui penguatan kualitas pendidikan, Fakultas Pertanian UGM berkomitmen mencetak lulusan yang siap menjawab tantangan pertanian masa depan dan berkontribusi untuk pembangunan berkelanjutan.

 

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami

 

Rayakan HUT ke-41, Plantagama Faperta UGM Gelar Aksi Kemanusiaan Lewat Donor Darah

berita Thursday, 12 June 2025

Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya yang ke-41, Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam Fakultas Pertanian UGM (Plantagama) menyelenggarakan kegiatan sosial berupa donor darah. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 27 Mei 2025, bertempat di Gedung AGLC Fakultas Pertanian UGM, dan terlaksana atas kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman.

Donor darah menjadi salah satu agenda tahunan yang rutin digelar oleh Plantagama setiap kali merayakan hari jadinya. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama, yang disambut antusias oleh mahasiswa dan sivitas akademika. Ketua Pelaksana Lustrum ke-41 Plantagama, Afita Rismawati, mahasiswi Program Studi Ilmu Tanah angkatan 2024, mengungkapkan bahwa jumlah peserta yang mendaftar mencapai 33 orang, dan bertambah lagi belasan peserta yang datang langsung ke lokasi untuk ikut berpartisipasi.

“Harapannya, kegiatan donor darah ini bisa benar-benar memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan, dan semoga melalui kegiatan ini Plantagama semakin dikenal dan diingat sebagai organisasi yang tidak hanya peduli terhadap alam, tetapi juga terhadap sesama,” ujar Afita dengan penuh semangat.

Kegiatan ini juga disambut hangat oleh tim dari PMI Kabupaten Sleman. Agus Wiranto, salah satu anggota tim PMI, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. Ia menilai bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar aksi sosial, namun juga bagian penting dari pendidikan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan bagi mahasiswa.

“Donor darah merupakan bentuk nyata dari rasa kepedulian. Ini adalah pelajaran yang tak bisa didapat hanya di ruang kelas. Melalui aksi kemanusiaan ini, mahasiswa belajar menjadi manusia yang peka dan empati,” ungkap Agus Wiranto.

Ia juga memberikan beberapa saran kepada calon pendonor agar kegiatan donor darah berjalan dengan aman dan nyaman. “Sebelum mendonorkan darah, penting untuk cukup tidur, tidak begadang, dan banyak minum air putih. Dan yang tak kalah penting, hadirkan rasa sosial yang tulus, karena darah yang kita sumbangkan akan sangat berarti bagi orang lain,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Plantagama tidak sekadar merayakan hari jadinya yang ke-41 sebagai organisasi pecinta alam, tetapi juga menegaskan peran aktifnya dalam menumbuhkan semangat empati dan kepedulian sosial di kalangan anggota serta masyarakat luas. Sebab pada akhirnya, semangat yang diusung dalam kegiatan ini sederhana namun bermakna:
“Satu tetes darah yang kita berikan bisa menjadi harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan. Donor darah adalah wujud nyata berbagi kehidupan.”

Aksi donor darah ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya: SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera; SDG 4: Pendidikan Berkualitas; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi; SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat; dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Fathan Mubina
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Media Faperta UGM

1…3233343536…64

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Delegasi Namibia University of Science and Technology
    18/09/2026
  • Duta Maritim Bali Ajak Generasi Muda Jaga Laut melalui Konservasi, Gizi, dan Aksi Nyata
    18/09/2026
  • 37 Kilogram Tuna Warnai Family Gathering Faperta UGM, Kenalkan Potensi Pangan Laut
    18/09/2026
  • Family Gathering Meriahkan Rangkaian Dies Natalis ke-80 Fakultas Pertanian UGM
    18/09/2026
  • Kenal Kebun 2026: Mengajak Mahasiswa Baru Belajar Pertanian Langsung di Lapangan
    18/09/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas  

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju