• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
      • Persyaratan Pendaftaran Doktor Ilmu Pertanian
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • (Page 7)
Arsip:

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Wujudkan Riset Aman dan Terstandar, Fakultas Pertanian UGM Membekali Calon Peneliti Melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada membekali mahasiswa pascasarjana calon peneliti melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium. Langkah ini dilaksanakan untuk meminimalisasi berbagai potensi bahaya fisik hingga human error sekaligus menjamin kelancaran riset dan keakuratan data penelitian. Pembekalan dilakukan secara komprehensif melalui penyampaian regulasi teknis, pemaparan materi Good Laboratory Practice, serta simulasi praktik langsung (hands-on) pemipetan bersama mitra spesialis instrumen laboratorium

Agenda pelatihan K3 dilaksanakan pada Rabu, 20 Agustus 2026, berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berada di Gedung Agrotropica Learning Center (AGLC) Faperta UGM, tepatnya di ruang Classroom 5 & 6 yang terletak di Lantai 1. Pelatihan ini merupakan pelaksanaan kedua kalinya di tahun 2026 yang difungsikan sebagai sesi pengenalan wajib bagi para calon peneliti sebelum resmi memanfaatkan fasilitas laboratorium AGLC.

Fokus kegiatan ini untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara beraktivitas yang aman dan selamat bagi para calon peneliti. Dalam pembekalan tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama, yakni Keselamatan Kerja yang dibawakan oleh Manajer AGLC Faperta UGM, Ir. Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., IPM., serta materi Good Laboratory Practice oleh Wakil Manajer AGLC, Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D. Kegiatan ini juga memuat penyampaian regulasi teknis di dalam laboratorium serta fasilitas praktik langsung (hands-on) pemipetan yang dipandu oleh Infiniti Bioanalitika Solusindo sebagai mitra spesialis instrumen laboratorium.

“Harapannya dalam setiap proses penelitian nantinya mahasiswa dan pengguna laboratorium lainnya mampu berkolaborasi bersama mengoptimalkan segala fasilitas yang tersedia di AGLC Faperta UGM, juga nantinya ketika dalam proses pelaksanaan penelitian dapat berjalan dengan aman dan data-data penelitiannya tercatat dengan rapi.” tutur Prima.
Mengingat adanya potensi bahaya di dalam laboratorium, mulai dari risiko fisik, kimia, biologi, hingga ergonomi yang dapat dipicu oleh human error maupun faktor lingkungan teknis, maka pelatihan menjadi penting dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran peneliti kembali. Kesadaran akan keselamatan tidak hanya melindungi diri sendiri, lingkungan, dan instrumen laboratorium, tetapi juga membentuk sikap ilmiah. Melalui pemahaman regulasi dan K3 yang matang, diharapkan dapat menjalankan riset secara aman sehingga mampu menghasilkan data ilmiah yang akurat dan valid.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Faperta UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja untuk mengurangi risiko kecelakaan serta paparan bahaya di laboratorium; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan pengetahuan, kompetensi, dan keterampilan teknis calon peneliti; SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui peningkatan kesadaran terhadap pengelolaan bahan dan limbah laboratorium agar tidak mencemari lingkungan dan sumber daya air; SDG 12: Responsible Consumption and Production melalui penggunaan bahan, instrumen, dan sumber daya laboratorium secara tepat, aman, dan bertanggung jawab; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Faperta UGM dan mitra spesialis instrumen laboratorium dalam penguatan kompetensi teknis.

Melalui pelatihan yang dilakukan secara berkala dan terstandar, Faperta UGM terus memperkuat budaya keselamatan, profesionalisme, dan integritas penelitian. Pembekalan ini diharapkan menjadi fondasi bagi para calon peneliti untuk menjalankan penelitian secara aman, bertanggung jawab, dan berstandar sehingga mampu menghasilkan data ilmiah yang berkualitas dan dapat dipercaya.

Penulis: Salsabil Karima Swasono
Editor: Tantriani
Foto: Unit Media Faperta UGM

 

Fakultas Pertanian UGM dan Bappenas Gelar Diskusi Kesehatan Tanah untuk Persiapan IRASP

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Diskusi Kesehatan Tanah dalam rangka persiapan implementasi Indonesia Re-purposing Agricultural Support Project (IRASP) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Kegiatan berlangsung di Ruang Venture, Gedung AGLC Lantai 6, Fakultas Pertanian UGM pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Acara ini dihadiri jajaran pimpinan fakultas, ketua departemen, serta tim Bappenas. Diskusi difokuskan pada strategi penguatan kesehatan tanah sebagai fondasi utama keberlanjutan pertanian di Indonesia, sekaligus mendukung arah kebijakan nasional dalam transformasi sistem pangan.

Dalam kesempatan ini, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, mewakili Dekan Fakultas Pertanian UGM. Beliau menegaskan bahwa Fakultas Pertanian siap berkolaborasi dan mendukung penuh rencana implementasi IRASP. “Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi akademik dan riset yang relevan, sehingga kebijakan nasional dapat berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Diskusi ini juga menegaskan kontribusi Fakultas Pertanian UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan kesehatan tanah secara langsung mendukung SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan; SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui pengelolaan tanah yang mendukung konservasi air dan pengurangan pencemaran; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui efisiensi penggunaan input dan penerapan praktik pertanian berkelanjutan; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui konservasi tanah dan peningkatan fungsi tanah dalam mitigasi serta adaptasi perubahan iklim; serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui perlindungan biodiversitas tanah dan pencegahan degradasi lahan. Selain itu, penguatan inovasi dan riset pertanian berkontribusi pada SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, sementara penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam merumuskan strategi pengelolaan tanah yang berkelanjutan, sekaligus mendukung transformasi pertanian Indonesia menuju sistem pangan yang resilien dan berdaya saing global.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Gelar Wisuda Sarjana Periode IV T.A. 2025/2026

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Jumat, 21 Agustus 2026. Pada kesempatan ini, sebanyak 225 wisudawan berhasil menuntaskan studi, terdiri atas 58 wisudawan dan 167 wisudawati dari berbagai program sarjana.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang diawali dengan pembacaan statistik wisudawan. Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa kehidupan akan menguji sejauh mana ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi manusia. “Jangan hanya mengejar pekerjaan, tetapi ciptakanlah peluang kerja. Teruslah belajar, jaga integritas, jangan takut gagal, dan bangun kolaborasi. Di era teknologi ini, jangan sekadar menjadi pengguna, tetapi jadilah penemu solusi,” ungkapnya.

Prof. Jaka juga menyampaikan ucapan selamat berkarya bagi Indonesia dan kemanusiaan, serta menyerahkan kembali para lulusan kepada orang tua dan wali dengan harapan kelak menjadi manusia yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Sambutan dari perwakilan orang tua/wali, Dr. Agus Susanto, S.P., M.P., yang juga merupakan alumni Fakultas Pertanian UGM, turut memberikan pesan inspiratif. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan pintu gerbang menuju kehidupan yang sesungguhnya. “Ilmu akan benar-benar terasa manfaatnya saat memasuki dunia kerja. Baik di sektor formal maupun non-formal, kerja harus ditekuni dengan daya juang yang tinggi,” ujarnya.

Wisuda kali ini tidak hanya menjadi perayaan atas capaian akademik para lulusan, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan peran Faperta UGM dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian di masa depan.

Komitmen tersebut sejalan dengan kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kompetensi dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja serta menciptakan peluang kerja; SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui dorongan terhadap inovasi, teknologi, dan kemampuan lulusan dalam menghasilkan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Fakultas Pertanian UGM berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang resilien, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Mikrobiologi Pertanian UGM Gelar MICROLINK 2026, Hadirkan Peluang Pendidikan dan Karier Global bagi 525 Mahasiswa

berita Monday, 24 August 2026

Departemen Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), sukses menyelenggarakan MICROLINK 2026 di Agrotropica Learning Center (AGLC), Rabu, 19 Agustus 2026. Mengusung tema “Connecting Students to Global Opportunities”, kegiatan ini diikuti oleh 525 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta dan sekitarnya, termasuk UGM, UNY, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Amikom, UII, STIE YKPN, UMY, Universitas Terbuka, hingga SMA 3 Yogyakarta.MICROLINK 2026 menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan mengenai pendidikan internasional, peluang beasiswa, serta pengembangan karir global. Sesi pertama berlangsung pukul 09.00–15.30 WIB, menghadirkan perwakilan universitas internasional dari Selandia Baru, Kanada, Australia, dan Singapura. Di antaranya University of Otago, Thompson Rivers University, University of British Columbia, Griffith University, The University of Queensland, dan National University of Singapore (NUS). Kegiatan ini mendapat sponsor dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT BISI, Pertamina Retail, Bank BSI, dan didukung penuh oleh Interest Education Yogyakarta.

Kehadiran mereka membuka akses informasi langsung mengenai pilihan studi, lingkungan akademik, serta peluang pendidikan internasional yang dapat dipertimbangkan mahasiswa untuk jenjang berikutnya.

Sesi kedua, Scholarship Tips and Tricks, menghadirkan enam dosen muda Departemen Mikrobiologi Pertanian yang telah menempuh pendidikan di berbagai negara. Mereka berbagi pengalaman mengenai strategi memperoleh beasiswa, persiapan studi, hingga tantangan adaptasi di luar negeri.

Universitas asal narasumber meliputi Tokyo University of Agriculture and Technology (TUAT), Shizuoka University (Jepang), The University of Queensland (Australia), Kyungpook National University (Korea Selatan), dan University of York (Inggris).

Sesi ini memberikan gambaran nyata bahwa kesempatan studi internasional dapat diraih melalui persiapan matang, mulai dari pemilihan universitas tujuan, peningkatan kemampuan bahasa, hingga strategi aplikasi beasiswa.

Sesi terakhir menghadirkan Surya Dwi Kusuma Darpita, S.P., M.S.M., PHRI, alumni Mikrobiologi Pertanian UGM (2007) dengan pengalaman lebih dari 13 tahun di bidang kepemimpinan Human Resources.

Surya berbagi perspektif praktis mengenai pengembangan karir global, termasuk pentingnya kompetensi komunikasi, kepemimpinan, adaptasi, jejaring, dan pembelajaran berkelanjutan. Dengan pengalaman memimpin strategi rewards and performance untuk lebih dari 17.000 karyawan di kawasan Asia-Pasifik, ia menekankan bahwa kesiapan karir global tidak hanya bergantung pada prestasi akademik, tetapi juga keterampilan personal dan profesional.

Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap peluang internasional. MICROLINK 2026 menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa, universitas, alumni, akademisi, dan praktisi global.

Menurut Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D., Ketua Program Studi Mikrobiologi Pertanian sekaligus Ketua Panitia MICROLINK 2026, kegiatan ini merupakan upaya membuka akses lebih luas bagi mahasiswa terhadap jejaring dan peluang global. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Interest Education dalam penyelenggaraan acara ini.

Sementara itu, Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M.Eng., Ph.D., Ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian, menegaskan bahwa MICROLINK 2026 sejalan dengan komitmen departemen dalam memperluas wawasan internasional mahasiswa.

Penyelenggaraan MICROLINK 2026 juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses terhadap informasi mengenai pendidikan internasional, beasiswa, dan peluang studi di berbagai universitas global; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan wawasan karier global serta pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja internasional; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses mahasiswa terhadap informasi dan jejaring pendidikan serta peluang pengembangan diri di tingkat global; dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, praktisi, lembaga pendidikan internasional, dan berbagai pemangku kepentingan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM

Sinergi Kagama Pertanian dan Faperta UGM: Pembekalan Calon Wisudawan Periode IV TA 2025/2026

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Kagama Pertanian melalui program Smart Eco Bioproduction menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Calon Wisudawan/Wati Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Acara ini mengangkat tema “Kiat Sukses Menjadi Entrepreneur Muda” dan berlangsung di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon wisudawan yang akan diwisuda. Beliau menekankan bahwa banyaknya lulusan dengan predikat cumlaude merupakan kabar baik sekaligus tantangan di dunia kerja. “Atas nama fakultas, kami juga memohon maaf apabila selama masa studi terdapat kekurangan baik dari sisi akademis maupun non-akademis,” ujarnya.

Sesi pembekalan menghadirkan dua narasumber inspiratif. Sekar Ayuningtyas, S.P., Founder Tuai Bunga, membagikan kiat praktis dalam membangun usaha. Ia menekankan pentingnya eksekusi ide tanpa menunda, mengenali potensi diri, serta mengidentifikasi unique selling product dengan dukungan storytelling yang kuat. Sekar juga mengingatkan agar tidak gengsi dalam memulai usaha, menjaga arus kas tetap sehat, berani mengambil risiko untuk menjalin relasi, dan menjadi pribadi yang tangguh (resilient).

Sementara itu, Dr. Agus Susanto, S.P., M.P., peneliti di Pusat Penelitian Kelapa Sawit sekaligus pekebun kelapa, menyoroti strategi pemasaran di era digital. Ia mendorong generasi muda untuk memanfaatkan platform seperti TikTok dan Shopee sebagai media penjualan. “Dalam berusaha, yang paling menantang adalah strategi penjualan. Karena itu, pilihlah mitra yang al amiin atau dapat dipercaya,” pesannya.

Suasana semakin hangat ketika seluruh peserta diajak menikmati minuman kelapa kopyor bersama. Momen kebersamaan ini menjadi simbol sederhana namun bermakna, mempererat hubungan antara sivitas akademika, alumni, dan calon wisudawan yang sebentar lagi akan memasuki dunia kerja.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan praktis tentang dunia kewirausahaan, tetapi juga memperkuat komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pembekalan calon wisudawan dengan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan praktis untuk menghadapi dunia kerja dan mengembangkan potensi kewirausahaan. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui penguatan kompetensi kewirausahaan, strategi bisnis, pemasaran, pengelolaan keuangan, serta kesiapan generasi muda untuk menciptakan peluang usaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui pengembangan pola pikir inovatif dan pemanfaatan teknologi digital, termasuk platform media sosial dan e-commerce, untuk mengembangkan serta memasarkan produk usaha. Kegiatan ini juga memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara Faperta UGM, Kagama Pertanian, alumni, dan sivitas akademika dalam membekali generasi muda pertanian agar mampu berkontribusi secara profesional dan inovatif bagi pembangunan berkelanjutan.

Dengan semangat sinergi antara sivitas akademika dan alumni, pembekalan ini diharapkan mampu memotivasi para calon wisudawan untuk berani mengambil langkah sebagai entrepreneur muda yang inovatif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Expo Faculty of Agriculture 2026 Menjadi Ruang Pengenalan Organisasi dan Pengembangan Mahasiswa Faperta UGM

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menyambut mahasiswa pada awal semester gasal melalui Expo Faculty of Agriculture 2026 yang digelar di Lapangan Perikanan Faperta UGM, Selasa (18/8). Mengusung tema “Semai Harmoni, Merangkai Cerita Menuai Harmoni”, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa baru, untuk mengenal lebih dekat berbagai organisasi dan aktivitas kemahasiswaan di lingkungan Faperta UGM.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Koordinator Umum Expo Faculty of Agriculture 2026, Steering Committee, Presiden Mahasiswa, dosen pendamping, hingga Dekan Faperta UGM. Dalam sambutannya, dosen pendamping Expo Faculty of Agriculture 2026, yaitu Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa di lingkungan Faperta UGM dalam menyambut dimulainya semester gasal. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen fakultas dalam menciptakan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik dan kemahasiswaan secara lebih dekat.

Dekan Faperta UGM yaitu Prof. Ir. Jaka Widada, M.P.,Ph.D., juga turut memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan. Kehadiran pimpinan fakultas tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan mahasiswa sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan diri di lingkungan fakultas.

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan kirab yang memperkenalkan berbagai organisasi mahasiswa. Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) yang turut berpartisipasi meliputi PERMAHAMI, IMHPT, KMIT, KMIP, IMAGRO, dan KMSEP. Selain itu, sejumlah organisasi mahasiswa seperti MAWASATYA dan IAASC serta Badan Semi Otonom (BSI) juga diperkenalkan kepada peserta.

BSI yang turut hadir meliputi Plantagama, Sansekerta, Holidjon, KMK St. Hieronimus, PMK, KMMP, BPPM Primordia, MPM KM Faperta, KAB, dan BEM KM Faperta UGM. Pengenalan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat beragam ruang aktualisasi yang dapat dipilih sesuai dengan minat dan ketertarikan masing-masing.

Pembukaan Expo Faculty of Agriculture 2026 juga ditandai dengan simbolisasi pembukaan melalui Loka Cakravala. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan berbagai agenda pengenalan organisasi, penampilan mahasiswa, permainan, hingga Expo Time yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Kehadiran berbagai organisasi dan aktivitas dalam Expo Faculty of Agriculture 2026 menunjukkan bahwa proses pembelajaran mahasiswa tidak hanya berlangsung melalui kegiatan perkuliahan. Ruang organisasi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta pengalaman mengelola kegiatan secara langsung.

Kegiatan ini sejalan dengan kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan ruang pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa di luar kegiatan akademik; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta pengalaman organisasi yang mendukung kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penyediaan ruang partisipasi yang inklusif bagi mahasiswa dengan beragam minat dan latar belakang untuk mengembangkan potensi dan membangun jejaring; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan organisasi mahasiswa, partisipasi aktif, dan pengembangan kapasitas kelembagaan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara fakultas, dosen pendamping, organisasi mahasiswa, dan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

 

Penulis: Levina Rasendriya

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

Guest Lecture Petrokimia × Faperta UGM 2026: Light the Future of Farming

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Guest Lecture Petrokimia × Faperta UGM dengan tema Light the Future of Farming: Leading the Change in a Disruptive World pada Selasa, 18 Agustus 2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro. Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi sivitas akademika untuk memperkuat wawasan, kolaborasi, dan inovasi di bidang pertanian berkelanjutan.

Acara dibuka dengan penuh khidmat melalui sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan sejalan dengan konsep Smart Eco Bioproduction (SEB). Dekan berharap kegiatan kuliah umum ini dapat menjadi agenda rutin yang mendorong lahirnya ide-ide kreatif dan solusi inovatif bagi sektor pertanian.

Kuliah umum menghadirkan dua narasumber utama dari PT Petrokimia Gresik, yaitu Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M. selaku Direktur Utama dan Andri Puji Handoyo, S.P. sebagai Senior Vice President. Keduanya membagikan perspektif strategis mengenai pengembangan agribisnis, tantangan dunia industri, serta peluang kolaborasi dengan akademisi dalam menghadapi era disrupsi.

Sebagai bagian dari rangkaian kuliah umum, dilaksanakan pula Pitching Session SEED × Faperta UGM yang menampilkan presentasi inovasi mahasiswa. Awardee terbaik, Team Green Guardians, mempersembahkan karya unggulan SOLAROBUSTA yang menawarkan solusi energi terbarukan untuk mendukung pertanian modern. Penayangan video SEED dan sesi penghargaan semakin memperkuat semangat kolaborasi dan kreativitas mahasiswa.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dan PT Petrokimia Gresik untuk terus menyalakan masa depan pertanian melalui pendidikan, riset, dan inovasi berkelanjutan.

Kegiatan ini secara langsung mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). SDG 2: Tanpa Kelaparan didukung melalui inovasi pertanian berkelanjutan yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan keberlanjutan sistem pertanian. SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui kuliah umum yang menghadirkan praktisi industri untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan, tantangan, dan peluang di sektor pertanian dan agribisnis.

Inovasi SOLAROBUSTA yang menawarkan solusi energi terbarukan untuk mendukung pertanian modern berkontribusi terhadap SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, khususnya dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan di sektor pertanian. Sementara itu, Pitching Session SEED × Faperta UGM dan pengembangan inovasi mahasiswa mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui penguatan inovasi berbasis teknologi dan pengembangan solusi aplikatif bagi sektor pertanian.

Perspektif mengenai pengembangan agribisnis dan dunia industri serta interaksi mahasiswa dengan praktisi juga berkontribusi terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya melalui penguatan wawasan dan kompetensi mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional dan mendukung pengembangan sektor agribisnis. Adapun sinergi antara Faperta UGM dan PT Petrokimia Gresik melalui kegiatan kuliah umum dan SEED × Faperta UGM memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengembangan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Pitching Session Terbaik SEED 2026: Green Guardians dengan SOLAROBUSTA

Prestasi Friday, 21 August 2026

Sebagai bagian dari rangkaian Guest Lecture Petrokimia × Faperta UGM 2026, sesi pitching menampilkan inovasi mahasiswa yang berorientasi pada solusi pertanian berkelanjutan. Tim terbaik, Green Guardians, mempersembahkan karya unggulan bertajuk SOLAROBUSTA.

SOLAROBUSTA merupakan sistem budidaya kopi robusta berbasis IoT, agrivoltaics, dan pemupukan berimbang. Inovasi ini memadukan teknologi panel surya di sela pohon kopi sebagai naungan sekaligus sumber energi, sehingga mampu meningkatkan produktivitas tanaman. Hal ini menjadi solusi atas tantangan perubahan iklim, di mana kenaikan suhu 1°C dapat menurunkan hasil panen hingga 14%.

Green Guardians merupakan tim yang terdiri dari mahasiswa lintas disiplin ilmu, antara lain Fikri Danang Himawan (Magister Kehutanan UGM), Ikhsan Adi Pratama (Doktor Ilmu Pertanian UGM), dan Fathur Khoirul Arifin (Magister Kehutanan UGM).

Latar belakang yang diusung berawal dari Indonesia yang dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar dunia. Namun, para petani masih menghadapi berbagai tantangan, seperti produktivitas yang rendah, kesenjangan mutu, sistem pemupukan konvensional, serta minimnya akses data dan informasi. SOLAROBUSTA hadir sebagai jawaban atas permasalahan tersebut dengan pendekatan teknologi modern yang ramah lingkungan.

Dalam pemaparannya, Tim Green Guardians menyampaikan bahwa PT Petrokimia Gresik berperan sebagai penyedia tools, data, farmer informer, dan sistem digital agronomi. Sementara itu, UGM melalui mahasiswa berkontribusi dalam pembuatan instalasi panel surya, sistem monitoring, serta otomasi agrivoltaics yang mencakup pengendalian suhu, kesuburan tanah, dan irigasi presisi.

Inovasi ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen kopi dunia, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 2: Tanpa Kelaparan didukung melalui upaya peningkatan produktivitas dan ketahanan sistem budidaya kopi. Pemanfaatan panel surya dan teknologi agrivoltaics berkontribusi terhadap SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau melalui penerapan sumber energi terbarukan dalam sistem pertanian.

Integrasi IoT, sistem monitoring, otomasi, serta pengelolaan suhu, kesuburan tanah, dan irigasi presisi mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi teknologi untuk pertanian modern. Sementara itu, penerapan pemupukan berimbang dan irigasi presisi turut berkontribusi terhadap SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penggunaan input dan sumber daya secara lebih efisien.

Respons SOLAROBUSTA terhadap peningkatan suhu dan tantangan perubahan iklim secara langsung berkaitan dengan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, khususnya melalui pengembangan sistem budidaya yang lebih adaptif dan tangguh terhadap perubahan lingkungan. Kolaborasi antara PT Petrokimia Gresik dan UGM dalam penyediaan data, sistem digital agronomi, instalasi panel surya, monitoring, dan otomasi juga memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mengembangkan solusi pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Petrokimia Gresik Dorong Digitalisasi Pertanian untuk Masa Depan

berita Friday, 21 August 2026

Dalam rangkaian Guest Lecture Petrokimia × Faperta UGM 2026 bertema Light the Future of Farming: Leading the Change in a Disruptive World, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M., menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi teknologi untuk menjawab tantangan pertanian masa depan.

Menjawab pertanyaan mengenai inovasi terbesar yang sedang disiapkan, beliau menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik terus mengoptimalkan penerapan teknologi pertanian modern berbasis digitalisasi. “Mulai dari penggunaan sistem informasi, Artificial Intelligence (AI), drone, hingga teknologi digital yang mendukung rekomendasi pemupukan berimbang dan pengelolaan pasca panen, semua kita lakukan digitalisasi,” jelasnya.

Menurut Dr. Daconi, digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara menyeluruh, mulai dari input, proses, hingga output. Dengan dukungan teknologi informasi dan AI, hasil pertanian diharapkan dapat semakin optimal dan berdaya saing. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Fakultas Pertanian UGM dalam mendorong kolaborasi riset dan pengembangan inovasi. “Terima kasih atas support dari Pertanian UGM ini. Semoga sukses selalu,” tutupnya dengan penuh optimisme.

Inovasi digitalisasi pertanian yang dikembangkan Petrokimia Gresik memiliki kontribusi terhadap pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). SDG 2: Tanpa Kelaparan didukung melalui upaya meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan dengan penerapan pemupukan berimbang, sistem informasi, dan teknologi monitoring digital. Penerapan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), drone, dan sistem digital juga memperkuat SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi dan infrastruktur teknologi untuk mendukung pertanian modern.

Pemanfaatan teknologi digital untuk menghasilkan rekomendasi pemupukan yang lebih tepat turut berkontribusi terhadap SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, khususnya melalui upaya meningkatkan efisiensi penggunaan input pertanian dan mendorong praktik produksi yang lebih bertanggung jawab. Peningkatan produktivitas dan daya saing sektor pertanian melalui transformasi digital juga berkontribusi terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, terutama dalam mendukung penguatan kapasitas dan efisiensi sektor agribisnis. Sementara itu, dukungan Fakultas Pertanian UGM terhadap pengembangan riset dan inovasi bersama Petrokimia Gresik memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam menghasilkan solusi teknologi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Dengan langkah ini, Petrokimia Gresik bersama Fakultas Pertanian UGM meneguhkan komitmen untuk menyalakan masa depan pertanian Indonesia melalui pendidikan, riset, dan digitalisasi inovatif.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Kuliah Tamu Dirut Petrokimia Gresik di Faperta UGM: Menavigasi Masa Depan Pertanian Lewat Konsep Triple Bottom Line dan Inovasi GLADIAGRO

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Lighting the Future of Farming: Leading the Change in a Disruptive World” pada Selasa, 18 Agustus 2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro Faperta UGM. Acara ini menghadirkan Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M., sebagai narasumber utama. Kegiatan dihadiri oleh Dekan Faperta UGM Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., jajaran dekanat, ketua departemen, dosen, serta ratusan mahasiswa.

Dalam pemaparannya, Dr. Daconi Khotob menyoroti pergeseran paradigma abad ke-21 yang menuntut transformasi cara pandang di tingkat negara (pembangunan berkelanjutan), perusahaan (strategi kontributif berbasis Triple Bottom Line), dan individu (karakter dan kompetensi yang utuh). Ia menekankan bahwa keberlanjutan industri saat ini sangat bergantung pada keseimbangan antara People, Planet, dan Profit (3P) guna mengelola input produksi secara bertanggung jawab sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Lebih lanjut, dipaparkan pula strategi inovasi bisnis Petrokimia Gresik yang mengusung konsep one-stop solution melalui teknologi precision drone, supervisi intensif, program loyalitas pelanggan, hingga community-based marketing. Sebagai wujud komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), PT Petrokimia Gresik memperkenalkan inovasi GLADIAGRO, yakni program konversi limbah pertanian menjadi Nutrient Organic Cair (NOC) menggunakan Petro Gladiator melalui enam tahapan terstruktur: soil health assessment, agricultural waste collection, NOC production, NOC distribution and farmer adoption, agrofertilizer recommendation support, serta monitoring and adoption validation.

Kegiatan kuliah tamu ini turut memperkuat komitmen Faperta UGM dalam mendukung pencapaian berbagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). SDG 2: Tanpa Kelaparan didukung melalui penguatan wawasan dan inovasi yang diarahkan pada peningkatan produktivitas pertanian serta kedaulatan pangan nasional. SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pengayaan pengetahuan mahasiswa dengan menghadirkan mitra strategis dari sektor industri sebagai bagian dari pembelajaran dan pengembangan kompetensi.

Penerapan precision drone, teknologi pertanian, dan inovasi GLADIAGRO turut mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengembangan teknologi dan inovasi untuk modernisasi sektor agribisnis. Sementara itu, GLADIAGRO yang mengonversi limbah pertanian menjadi Nutrient Organic Cair (NOC) berkontribusi terhadap SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan kembali sumber daya dan pengelolaan limbah pertanian secara lebih berkelanjutan. Pendekatan soil health assessment dan pengelolaan input pertanian secara bertanggung jawab juga mendukung upaya menjaga keberlanjutan sumber daya lahan.

Strategi pengembangan bisnis dan penguatan produktivitas agribisnis melalui pendekatan berbasis komunitas turut berkontribusi terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya dalam mendukung daya saing dan keberlanjutan sektor agribisnis. Adapun kolaborasi antara Faperta UGM dan PT Petrokimia Gresik dalam pendidikan, riset, dan pengembangan inovasi memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung transformasi pertanian dan kedaulatan pangan nasional.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

1…56789…67

BERITA FAKULTAS

  • Tim Citra Fakultas Pertanian UGM Perkuat Branding dan Promosi Fakultas Melalui Kunjungan Sekolah
    22/10/2026
  • Kunjungan Sekolah ke Fakultas Pertanian UGM Hadirkan Dialog Seputar Kuliah, Karier, dan Pertanian Modern
    22/10/2026
  • Faperta UGM Terima Kunjungan Edukatif SMA Islam Athirah Bukit Baruga dan SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro
    22/10/2026
  • Menteri Pertanian RI Berikan Kuliah Tamu, Tekankan Akselerasi Swasembada Pangan Berkelanjutan
    21/10/2026
  • Kolaborasi Departemen Sosial Ekonomi UGM dalam Program KONEKSI Australia-Indonesia sebagai Langkah Memperkuat Sistem Pangan Sehat dan Resilien
    21/10/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas  

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju