• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • (Page 8)
Arsip:

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Pembuka Kolaborasi, Tim PPK Ormawa Klinik Agromina Bahari (KAB) Gelar Audiensi dan Sosialisasi awal Program ASAGRI

berita Wednesday, 8 July 2026

Tim PPK Ormawa KAB Universitas Gadjah Mada sukses melaksanakan dua kegiatan awal Bulan di Juni. Kegiatan pertama yaitu audiensi, berisi pengenalan program ASAGRI bersama pemangku kepentingan, mulai dari perangkat desa, beberapa perwakilan dari 6 KWT Timbulharjo, Kelompok Tani, Gapoktan, Perwakilan Ormawa KAB, serta sasaran utama yaitu KWT Lestari. Kegiatan penyelarasan persepsi dalam kolaborasi jangka panjang ini terlaksana di Balai Dukuh Kepek, Kalurahan Timbulharjo, Bantul, pada Minggu (14/6). Pada minggu yang sama, kegiatan sosialisasi pertama turut sukses pada Kamis (18/6) dengan dihadiri oleh beberapa perwakilan dari 6 KWT Timbulharjo yang berpusat di Aula Kalurahan Timbulharjo. Sosialisasi ini mencakup hasil pemetaan potensi titik tumbuh jamur untuk APH yang dilakukan Tim pada Minggu (31/5) di sekitar wilayah Dukuh Kepek.

Program pengabdian ‘ASAGRI,’ diinisiasi untuk merespons permasalahan bahwa tingginya penurunan hasil panen sebab penggunaan APH (Agen Pengendali Hayati) yang tidak optimal dan terdeteksinya residu pestisida di sebagian besar lahan pertanian. Padahal, disatu sisi lahan pekarangan warga memiliki potensi tingginya isolat jamur alami yang tumbuh dengan mayoritas warga adalah ibu rumah tangga siap latih. Melalui “ASAGRI (Agents for Sustainable Agricultural-Practice): Penguatan Ketahanan Pangan di Kalurahan Timbulharjo, Bantul melalui Sistem Budidaya Agen Pengendali Hayati,” Tim PPK Ormawa KAB hadir membawa solusi berupa pembekalan, edukasi, serta inovasi ‘Oemah Agensia’ sebagai sistem terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan dua jamur sebagai dasar produksi APH yang terstandarisasi. Audiensi sebagai kegiatan pembuka menjadi forum dalam penyelelarasan persepsi dengan seluruh pihak yang terlibat.

Dalam pelaksanaannya, audiensi diawali dengan sambutan seluruh perwakilan pihak, ketua PPK Ormawa KAB, Ketua KAB, Dosen Pendamping PPK Ormawa KAB, serta perangkat desa. Acara berlanjut dengan pengenalan tim, pemaparan materi dan sesi diskusi oleh Tim PPK Ormawa KAB. Audiensi disambut antusias tinggi oleh para tamu undangan, terutama saat sesi diskusi yang membuka interaksi dua arah terjadi secara aktif.

Pada pelaksanaan sosialisasi pertama, Tim sebelumnya telah melakukan pemetaan terhadap potensi daerah titik tumbuh isolat jamur alami di Desa Kepek pada Minggu (31/5).  Pemaparan materi berisi pemetaan, media tumbuh jamur sederhana, serta isolasi disampaikan oleh Tim serta dosen pendamping. Sosialisasi yang dihadiri oleh beberapa perwakilan dari KWT yang ada di Timbulharjo, turut berlangsung secara aktif dengan antusiasme tinggi para peserta. Kedua kegiatan juga memiliki rangkaian test, sosialisasi mencakup pre-test dan post-test sebagai tolak ukur dalam materi yang diberikan.

Perangkat Desa, Ulu-ulu Kalurahan Timbulharjo Bapak Catur, menyampaikan kesan dan apresiasinya terhadap kehadiran dan inisiatif para mahasiswa. “Kita mendapatkan beberapa pengetahuan yang sebelumnya minim kita dapatkan, seperti teknologi smart farming untuk produksi APH, itu ternyata bisa diproduksi lebih baik ketika ada rumah agensia yang akan didirikan oleh Tim ASAGRI, …tentunya akan sangat bermanfaat bagi KWT kami yang sudah berfokus dalam pembuatan APH, sehingga nanti secara produksi akan lebih baik dengan Oemah Agensia,” jawabnya melalui wawancara singkat selesai acara Audiensi. Ketua PPK Ormawa KAB Naifa Rahma menyebutkan harapannya, “semoga program ASAGRI dapat membawa dampak nyata di Kalurahan Timbulharjo, dan membantu masyarakat nya untuk menjalankan praktek pertanian yang lebih ramah lingkungan” ujarnya selama pembukaan audiensi.

Kegiatan audiensi ini menjadi awal penanda dan penyelarasan persepsi program ASAGRI dalam kolaborasi jangka panjang kepada seluruh pihak terlibat. Sosialisasi juga menjadi rangkaian kegiatan dalam pembekalan dan edukasi kepada sasaran, KWT dan utamanya KWT Lestari Kepek dalam tujuan penguatan kompetensi yang berkaitan dengan Agen Pengendali Hayati. Sebagai langkah keberlanjutan, Tim PPK Ormawa KAB dijadwalkan akan kembali melaksanakan sosialisasi kedua pada bulan Juli sebagai pembekalan lanjutan dari sosialisasi pertama yang berisi kegiatan praktek dan demonstrasi pembuatan media tumbuh sederhana jamur serta isolasi.

Melalui kegiatan ini, turut menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pembangunan berkelanjutan khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan masyarakat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis pengabdian, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pengembangan inovasi pertanian berkelanjutan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penerapan sistem budidaya ramah lingkungan, SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pemanfaatan agen pengendali hayati yang mendukung keseimbangan ekosistem pertanian, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

 

Penulis: Humaira Larasati Azizah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: KAB Faperta UGM

 

Faperta UGM Bahas SDM dan Kolaborasi Industri Benih dalam Indonesia Seed Industry Leadership Forum 2026

berita Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) berpartisipasi aktif dalam Indonesia Seed Industry Leadership Forum 2026, khususnya pada Session 2: Sectoral Roundtable Discussions (Pangan) yang digelar Kamis, 11 Juni 2026 di Eastparc Hotel Yogyakarta. Diskusi ini dipimpin oleh Andrianto Ansari, S.T.P., M.Agr., Ph.D., dengan Sugeng Rijadi, S.P. (PT Sang Hyang Seri) sebagai pengarah utama.

Forum ini menyoroti kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dalam industri benih, tantangan pengembangan varietas hibrida, serta peluang kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah. Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar 410 ribu ton benih padi untuk mendukung rencana penanaman 16 juta hektare lahan pada tahun 2026. Namun, saat ini benih bersertifikat baru mencakup 60% dari kebutuhan nasional, sehingga diperlukan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian benih.

Dalam diskusi, Nana Laksana Ranu (Asosiasi Benih Indonesia/Asbenindo) menekankan perlunya penguatan hard skills dan soft skills bagi SDM, khususnya tenaga pemulia dan pemasaran. Dr. Ir. Ladiyani Retno Widowati, M.Sc. (Dirjen Perbenihan/Pangan) menyoroti keterbatasan tenaga Pengawas Benih Tanaman (PBT) yang saat ini hanya berjumlah 883 orang, jauh dari kebutuhan ideal 1.550 orang, dengan distribusi yang timpang antara Jawa dan luar Jawa.

Sementara itu, Ir. Putu Darsana, M.P., Ph.D. (PT BISI Internasional Tbk.) menegaskan pentingnya integritas, sikap kerja, serta modul pelatihan yang dapat diakses mahasiswa maupun masyarakat umum. Hariyanta, M.Sc. (PT Zaini Makmur Sentosa) menekankan perlunya soft skills seperti problem solving, analogi, dan kemampuan bahasa asing untuk mendukung kolaborasi internasional.

Dari sisi industri, Syarifin Firdaus (PT Advanta) menyoroti pentingnya pengalaman magang, integritas, serta self branding melalui media sosial sebagai faktor penentu rekrutmen. A. Novia Edi Maharanto, S.E., M.M. (PT Bisi Internasional Tbk.) menekankan tantangan komunikasi dengan petani yang memiliki ego kuat, sehingga diperlukan pendekatan adaptif. Safe’i Pradana (PT Bayer Indonesia Crop Science) menegaskan bahwa hanya sekitar 10% lulusan baru yang siap terjun ke industri, sehingga mentalitas dan daya juang perlu dipupuk sejak masa pendidikan.

Selain itu, Rakimin (PT Twinn) mengusulkan integrasi mata kuliah berbasis SKS agar lebih aplikatif, serta akses terhadap plasma nutfah yang lebih luas bagi mahasiswa. Pak Taryono mengingatkan perlunya perspektif nasional dalam diskusi, agar tidak hanya berfokus pada lingkup institusi.

Diskusi menyimpulkan bahwa kompetensi wajib bagi lulusan mencakup kemampuan teknis perbenihan, integritas, komunikasi efektif, ketangguhan fisik dan mental, serta daya juang tinggi. Pelatihan prioritas yang perlu dikembangkan adalah komunikasi efektif, bahasa asing, serta keahlian khusus di bidang perbenihan. Kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah menjadi kunci dalam menyiapkan SDM unggul yang mampu mendukung kemandirian benih dan ketahanan pangan nasional.

Melalui partisipasi dalam forum ini, Fakultas Pertanian UGM kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sistem perbenihan sebagai fondasi ketahanan pangan nasional, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang selaras dengan kebutuhan industri, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja dan penguatan daya saing sektor pertanian, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi teknologi perbenihan dan varietas unggul, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri dalam membangun ekosistem industri benih nasional yang berkelanjutan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta

Isa Rahmat Aulia Raih Medali Perak di Kejuaraan Internasional Taekwondo 2026

Prestasi Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui salah satu mahasiswanya, Isa Rahmat Aulia, Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik, angkatan 2024. Isa berhasil meraih medali perak pada ajang bergengsi Internasional Gelora Taekwondo Indonesia Championship 2 2026, yang diselenggarakan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta pada 19–21 Juni 2026.

Kejuaraan bertaraf internasional tersebut diikuti oleh lebih dari 3.000 atlet taekwondo yang berasal dari 21 provinsi di Indonesia serta empat negara. Dengan jumlah peserta yang sangat besar, kompetisi ini menjadi salah satu kejuaraan taekwondo terbesar di kawasan. Pada kategori Kyorugi Senior Putra U-58 kg, Isa menunjukkan performa yang impresif dan berhasil meraih posisi kedua setelah melalui rangkaian pertandingan yang berlangsung kompetitif.

Tidak hanya Isa, kontingen Taekwondo Universitas Gadjah Mada juga menunjukkan prestasi yang membanggakan. Sebanyak 14 atlet UGM turut berpartisipasi dalam kejuaraan ini dan berhasil membawa pulang total 12 medali, yang terdiri atas 7 medali emas, 3 medali perak, dan 2 medali perunggu. Capaian tersebut mencerminkan komitmen UGM dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan prestasi mahasiswa, sekaligus memperkuat reputasi universitas di tingkat nasional maupun internasional.

Prestasi yang diraih Isa Rahmat Aulia tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi Fakultas Pertanian UGM dan Universitas Gadjah Mada. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Selain itu, capaian ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara keunggulan akademik, sportivitas, kepemimpinan, serta pengembangan karakter dalam membentuk lulusan yang unggul dan berdaya saing global.

Melalui keberhasilan mahasiswa dalam ajang olahraga internasional, Fakultas Pertanian UGM turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan budaya hidup sehat dan aktivitas olahraga, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan potensi mahasiswa secara holistik, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui partisipasi aktif dalam kompetisi internasional yang memperluas jejaring, kolaborasi, dan kerja sama di tingkat global.

Fakultas Pertanian UGM menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Isa Rahmat Aulia beserta seluruh Tim Taekwondo UGM atas dedikasi, kerja keras, dan prestasi yang telah mengharumkan nama universitas. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meraih prestasi yang lebih tinggi sekaligus menginspirasi sivitas akademika Fakultas Pertanian UGM untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Isa Rahmat Aulia

Mahasiswa Proteksi Tanaman UGM Raih Juara III DIY Open Karate International Championship II 2026 dan Ajukan Insentif Prestasi

Prestasi Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui prestasi mahasiswa. Zafira Nayla Mumtaz, mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman angkatan 2025, berhasil meraih peringkat III kategori Kata Perorangan Senior Putri pada ajang DIY Open Karate International Championship II 2026 yang diselenggarakan oleh KONI DIY pada 20–21 Juni 2026 di Grha INSTIPER Yogyakarta. Kejuaraan ini diikuti oleh sekitar 1.000 atlet dari berbagai jenjang usia dan kategori, baik dari dalam maupun luar negeri. Persaingan yang ketat menjadikan pencapaian tersebut sebagai bukti dedikasi, disiplin, dan daya saing mahasiswa UGM dalam kompetisi olahraga tingkat internasional.

Atas prestasi tersebut, Zafira mengajukan insentif prestasi ke-2 tahun 2026 kepada Fakultas Pertanian UGM. Pengajuan ini didukung oleh sertifikat resmi dari PB FORKI dan KONI DIY yang menegaskan pencapaian juara III.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bukti komitmen mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri di luar bidang akademik, tetapi juga relevan dengan tujuan akademis fakultas dalam membentuk lulusan yang berkarakter, berdaya saing global, dan berkontribusi pada penguatan tridarma perguruan tinggi.

Prestasi ini sejalan dengan capaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan olahraga dan gaya hidup sehat, serta SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan mendorong mahasiswa untuk berprestasi di berbagai bidang. Lebih jauh, keterlibatan mahasiswa dalam ajang internasional ini juga mencerminkan kontribusi terhadap SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dengan organisasi olahraga nasional dan internasional.

Dengan demikian, Fakultas Pertanian UGM menegaskan dukungan penuh terhadap mahasiswa yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, sebagai bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Zafira Nayla Mumtaz

Estafet Kepemimpinan Faperta UGM: Menjaga Komitmen Pertanian Berkelanjutan Menuju Era Smart-eco Bioproduction

berita Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) resmi memulai langkah penting dalam menjaga kontinuitas dan arah strategis masa depan institusi. Mulai tanggal 6 Juli 2026, Faperta UGM memasuki masa transisi kepemimpinan dengan dibukanya pendaftaran seleksi calon dekan yang akan memimpin fakultas untuk masa jabatan lima tahun ke depan. Momentum estafet kepemimpinan ini dinilai sangat krusial bagi Faperta UGM dalam memperkuat visinya sebagai pelopor pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat di bidang pertanian dan perikanan tropis yang berkelanjutan.

Ketua Panitia Seleksi, Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU., menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dirancang ketat guna menjaring pemimpin yang visioner dan mampu merespons tantangan global agri-fisheries. Setelah merampungkan proses penjaringan dan penetapan 3 bakal calon di tingkat fakultas yang puncaknya ditandai dengan penyerahan berkas kepada Rektor UGM pada 20-21 Agustus 2026, proses seleksi akan langsung beralih ke tingkat universitas.

Proses seleksi tingkat universitas akan berlangsung secara intensif mulai 22 Agustus hingga 30 September 2026. Rangkaian agenda formal pada level universitas ini akan meliputi beberapa tahapan penting, yang diawali dengan penilaian rekam jejak dan kompetensi oleh tim penilai ahli universitas. Setelah proses tersebut selesai, hasil penilaian akhir akan diserahkan secara tertulis kepada Rektor UGM. Tahapan kemudian dilanjutkan dengan pemberian masa sanggah sebagai pemenuhan prinsip keadilan hukum publik, sebelum akhirnya ditutup dengan penetapan Dekan terpilih oleh Rektor Universitas Gadjah Mada. Rangkaian prosesi akan mencapai puncaknya pada upacara Pelantikan Dekan Faperta UGM Periode 2026-2031 yang dijadwalkan pada 30 September 2026.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), Fakultas Pertanian UGM terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui proses pemilihan pimpinan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Estafet kepemimpinan ini mencerminkan kontribusi Faperta UGM terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola pendidikan tinggi, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penerapan prinsip tata kelola yang baik dalam proses seleksi dekan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi sivitas akademika dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan kepemimpinan yang visioner untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Faperta UGM Sosialisasikan Tata Cara dan Linimasa Seleksi Dekan Fakultas Pertanian UGM Periode 2026-2031

berita Wednesday, 8 July 2026

Dalam rangka memulai rangkaian agenda suksesi kepemimpinan institusi, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) resmi menyelenggarakan acara Sosialisasi Tata Cara Seleksi Dekan Faperta UGM Periode 2026-2031. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada Selasa, 7 Juli 2026, bertempat di Auditorium Harjono Danoesastro Fakultas Pertanian UGM. Acara ini secara khusus mengundang bapak dan ibu dosen di lingkungan Faperta UGM guna menyamakan persepsi serta menjamin transparansi proses seleksi hulu ke hilir.

Ketua Panitia Seleksi Calon Dekan Faperta UGM, Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU., memaparkan secara rinci bahwa proses seleksi dekan akan dibagi menjadi dua tingkat utama, yaitu seleksi di tingkat fakultas dan seleksi di tingkat universitas. Proses di tingkat fakultas sendiri telah bergulir sejak 6 Juli 2026 dan dijadwalkan selesai pada 21 Agustus 2026.

Prof. Achmadi Priyatmojo menjelaskan linimasa krusial di tingkat fakultas yang wajib diperhatikan oleh seluruh civitas akademika yang meliputi:

  • Pendaftaran Bakal Calon: Dibuka mulai tanggal 7 hingga 14 Juli 2026, dengan opsi perpanjangan waktu pendaftaran hingga 21 Juli 2026 jika diperlukan.
  • Verifikasi dan Penetapan Bakal Calon: Proses verifikasi berkas, penilaian administrasi, dan penetapan 3 (tiga) nama bakal calon dekan akan berlangsung dari tanggal 22 Juli hingga 4 Agustus 2026.
  • Pemaparan Visi dan Misi: Para bakal calon dekan yang lolos verifikasi akan memaparkan program kerja serta visi-misinya dalam rapat senat fakultas pada tanggal 13 Agustus 2026.
  • Seleksi oleh Senat Fakultas: Senat Fakultas Pertanian UGM akan melakukan seleksi akhir dan menetapkan bakal calon pada tanggal 14 Agustus 2026.
  • Penyerahan Dokumen: Hasil penetapan bakal calon dekan akan diserahkan secara resmi kepada Dekan pada 20 Agustus 2026, dan diteruskan kepada Rektor UGM pada 20-21 Agustus 2026.

“Kami berharap seluruh tahapan pemilihan dekan ini dapat berjalan dengan lancer dan kondusif. Semoga dekan yang terpilih ke depannya dapat membawa Faperta UGM menjadi jauh lebih baik lagi,” ujar Prof. Achmadi Priyatmojo saat menutup pemaparannya di Auditorium Harjono Danoesastro.

 

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Fakultas Pertanian UGM kembali menegaskan komitmennya terhadap penerapan tata kelola perguruan tinggi yang baik sebagai bagian dari upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola pendidikan tinggi, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui pelaksanaan proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan partisipatif, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui keterlibatan aktif sivitas akademika dalam mewujudkan kepemimpinan fakultas yang visioner dan kolaboratif.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Opening SC-STAF 2026: Ms. Vera de la Cruz Sampaikan Keberlanjutan Usaha Tani melalui Studi Komparasi Pertanian Organik di Filipina

berita Wednesday, 8 July 2026

Antusiasme luar biasa mewarnai sesi invited speaker pada sesi Opening Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), Senin, 6 Juli 2026. Ruang diskusi virtual dipenuhi dengan interaksi dinamis saat pakar standardisasi pertanian asal Filipina, Ms. Vera Ysabel de la Cruz, M.Agr., memaparkan materi bertajuk “The Philippine Experience in Organic Agriculture“.

Dalam paparannya, Ms. Vera menekankan bahwa tantangan pertanian abad ke-21 di wilayah tropis sangatlah kompleks, mulai dari degradasi kualitas tanah, tekanan sumber daya air, hingga penuaan populasi petani. Guna mengatasi hal ini, pertanian organik hadir sebagai salah satu jalur krusial menuju sistem pangan yang lebih berkelanjutan dan tangguh. Di sisi lain, sistem organik secara signifikan unggul karena memiliki dampak emisi gas rumah kaca (GWP) 35,6% lebih rendah dibandingkan sistem pertanian konvensional.

“Keberlanjutan sebuah sistem usaha tani tidak boleh hanya dievaluasi dari satu indikator kuantitas hasil panen saja, melainkan wajib memperhitungkan indikator multi-variabel seperti perlindungan iklim, keanekaragaman hayati, dan kesehatan tanah jangka panjang,”

Salah satu poin materi yang memantik diskusi paling interaktif adalah strategi Pemerintah Filipina dalam membangun rantai kepercayaan produk organik dari hulu ke hilir. Sifat produk organik merupakan credence attribute, artinya konsumen tidak bisa memverifikasi aspek keorganikan produk hanya dengan melihat penampakan fisiknya saja.  Ms. Vera membagikan pengalaman Filipina yang sukses memperkuat payung hukum lewat Republic Act No. 11511 (Amandemen UU Pertanian Organik). Regulasi ini memperkuat sistem penjaminan mutu melalui dua skema akreditasi di bawah supervisi DA-BAFS.

Hadirnya perspektif komparatif internasional dari Ms. Vera de la Cruz ini mempertegas peran aktif Faperta UGM dalam memfasilitasi transfer pengetahuan global demi mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui kegiatan ini, Faperta UGM berkontribusi pada SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sistem pertanian berkelanjutan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengurangan penggunaan bahan kimia sintetis dalam pertanian, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran dan pertukaran pengetahuan internasional, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui praktik budidaya yang lebih ramah lingkungan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan sistem standardisasi dan sertifikasi pertanian organik, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengembangan sistem produksi dan konsumsi pangan organik, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui penerapan sistem pertanian dengan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah, SDG 15: Menjaga Ekosistem Daratan melalui perlindungan kesehatan tanah dan keanekaragaman hayati, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi internasional dalam pengembangan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim SC-STAF 2026

Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM Raih Juara III National Essay Competition BIOLEAF 2026  

berita Monday, 6 July 2026

Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi akademik di tingkat nasional. Tim mahasiswa yang terdiri dari Diva Nur Annisa (Agronomi, angkatan 2024), Miechell Ayu Fitriani (Ilmu Tanah, angkatan 2024), dan Christa Bethany Hersanti (Agronomi, angkatan 2024) berhasil meraih Juara III dalam ajang National Essay Competition BIOLEAF 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh HMP Pendidikan Biologi BIOSFER FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 25 April–31 Mei 2026, dengan tema “Revive the Future: Empowering Ideas, Inspiring Action”.

Kompetisi BIOLEAF merupakan ajang ilmiah tahunan yang diikuti mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tahun ini, sebanyak 12 tim berpartisipasi dengan mengusung gagasan inovatif terkait lingkungan, pendidikan, ekosistem, SDGs, dan bioteknologi. Tim Fakultas Pertanian UGM berhasil menembus tahap grand final dan meraih posisi ketiga setelah melalui seleksi ketat berdasarkan kebaruan gagasan, kualitas argumentasi, serta presentasi karya.

Prestasi ini menunjukkan komitmen mahasiswa Fakultas Pertanian dalam mengembangkan ide-ide kreatif yang relevan dengan isu keberlanjutan. Melalui karya esai yang diusung, tim menekankan pentingnya inovasi berbasis riset untuk menjawab tantangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Capaian tersebut selaras dengan implementasi beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kapasitas akademik mahasiswa melalui kompetisi ilmiah; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui lahirnya gagasan inovatif berbasis penelitian; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui solusi yang berorientasi pada mitigasi dan adaptasi terhadap tantangan lingkungan; SDG 15: Ekosistem Daratan melalui ide-ide yang mendukung pengelolaan ekosistem daratan secara berkelanjutan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas program studi dalam menghasilkan karya ilmiah yang berdampak.

Fakultas Pertanian UGM memberikan apresiasi atas capaian ini dengan menyalurkan insentif prestasi mahasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi akademik dan motivasi berkompetisi di tingkat nasional. Dengan prestasi ini, mahasiswa Fakultas Pertanian UGM kembali membuktikan peran aktifnya dalam mendukung reputasi universitas sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pencapaian SDGs di tingkat nasional maupun global.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Diva Nur Annisa

Wakil Dekan Faperta UGM Menjadi Narasumber Lokakarya Kurikulum Doktor Ilmu Pertanian di Universitas Padjadjaran

berita Friday, 3 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran menyelenggarakan Lokakarya Kurikulum Program Doktor (S3) Ilmu Pertanian dengan tema “A Globally Connected, Research-driven Doctoral Program” pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Dr. Dyah Weny menekankan pentingnya pengembangan kurikulum doktoral yang adaptif terhadap dinamika global, berbasis riset, dan berorientasi pada Outcome-Based Education (OBE). Beliau menegaskan bahwa lulusan program doktor harus memiliki kapasitas riset unggul, mampu menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, serta berkontribusi nyata dalam menjawab tantangan global seperti ketahanan pangan dan perubahan iklim.

Lokakarya ini juga menjadi wadah untuk memperkuat strategi internasionalisasi melalui international co-supervision, international dissertation examination, serta jejaring akademik lintas negara. Dr. Dyah Weny menekankan bahwa transformasi pendidikan doktoral tidak hanya berhenti pada penyelesaian disertasi, tetapi harus menghasilkan inovasi nyata dan kepakaran strategis yang berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Ruang Sidang Promosi Doktor Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran dan melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh pengelola fakultas, tim pengampu mata kuliah S3, dosen homebase, tim promotor, serta para guru besar. Diskusi interaktif bersama Dr. Dyah Weny membuka ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi strategi pembaharuan kurikulum, integrasi riset multidisiplin, serta penguatan kolaborasi akademik internasional.

Dengan kehadiran Wakil Dekan Faperta UGM sebagai narasumber, lokakarya ini diharapkan menghasilkan dokumen evaluasi kurikulum yang lebih adaptif, matriks kurikulum berbasis riset dan OBE, serta strategi internasionalisasi yang memperkuat posisi Program Doktor Ilmu Pertanian sebagai program yang berdaya saing global.

Kegiatan ini memiliki keterkaitan erat dengan enam tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui penguatan kurikulum berbasis riset dan Outcome-Based Education (OBE); SDG 2: Tanpa Kelaparan (Zero Hunger) melalui pengembangan riset yang mendukung ketahanan pangan; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui hilirisasi riset dan inovasi teknologi pertanian; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action) melalui integrasi riset untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan adaptasi terhadap perubahan iklim; SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring akademik internasional dan kolaborasi antarperguruan tinggi; serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kualitas lulusan doktor yang inovatif, berdaya saing global, dan mampu berkontribusi pada pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Fakultas Pertanian UGM

Faperta UGM Jalin Kerja Sama Strategis dengan Xiamen University untuk Perkuat Riset Pertanian

berita Friday, 3 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) resmi memperluas jejaring internasionalnya melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) dengan School of International Relations/Research School for Southeast Asian Studies (RSEAS), Xiamen University, China. Penandatanganan dilakukan pada 12 Juni 2026 di Xiamen University oleh Prof. Jaka Widada, Ph.D. selaku Dekan Faperta UGM dan Prof. GAO Yanjie selaku Dekan RSEAS Xiamen University.

Kesepakatan ini menjadi tonggak penting setelah fondasi kemitraan kedua universitas dibangun melalui MOU sejak 2019 dan diperbarui pada 2025. Melalui MOA yang berlaku lima tahun, kedua institusi berkomitmen memperkuat riset di bidang hubungan Indonesia–China, pertanian berkelanjutan, serta pengembangan sosio-ekonomi pedesaan.

Kolaborasi ini mencakup tiga dimensi utama. Pertama, pertukaran akademik, yang memfasilitasi kunjungan jangka pendek dosen, peneliti, dan mahasiswa dalam seminar, kuliah umum, serta forum ilmiah internasional. Kedua, kolaborasi riset terintegrasi, berupa penelitian bersama, pengajuan pendanaan lintas negara, dan publikasi ilmiah di jurnal bereputasi global. Ketiga, capacity building, melalui program pelatihan bersama bagi staf teknis dan peneliti, serta berbagi praktik terbaik untuk mendorong kemajuan sektor pertanian berkelanjutan.

Dalam dokumen perjanjian, kedua pihak menegaskan bahwa setiap aktivitas turunan, seperti proyek riset spesifik atau pemanfaatan hak kekayaan intelektual, akan diatur lebih detail melalui Implementing Agreement. Langkah ini memastikan kerja sama tidak berhenti pada tataran administratif, tetapi benar-benar menghasilkan kontribusi nyata bagi dunia akademik dan masyarakat luas di Indonesia maupun China.

Prof. Jaka Widada menekankan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen Faperta UGM dalam meningkatkan kapabilitas akademik, memperkuat inovasi riset, dan menghadirkan solusi atas tantangan global, khususnya ketahanan pangan dan pembangunan pedesaan.

Kerja sama ini sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pertukaran akademik, kolaborasi pendidikan, dan capacity building; SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan riset pertanian berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, inovasi, dan pengembangan ekonomi pedesaan berbasis ilmu pengetahuan; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui kolaborasi riset, pengembangan teknologi, dan hilirisasi inovasi pertanian; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengembangan riset agroekosistem dan solusi pertanian berkelanjutan untuk menghadapi perubahan iklim; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring akademik internasional, penelitian kolaboratif, dan kemitraan strategis.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Fakultas Pertanian UGM

1…678910…60

BERITA FAKULTAS

  • Perkuat Dekarbonasi dan Pertanian Organik, Departemen Tanah UGM Kembangkan Perangkat Tekno-Ekologis Berkelanjutan
    12/08/2026
  • Menjembatani Sains dan Masyarakat, Departemen Sosek Pertanian UGM Kawal Transisi Agribisnis dan Kelembagaan Petani
    12/08/2026
  • Perkuat Ekosistem Perairan, Departemen Perikanan UGM Dorong “Smart Eco Bioproduction” dalam Akuakultur dan Pengelolaan Sumber Daya Laut
    12/08/2026
  • Mengoptimalkan Mikrobioma Tanah, Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM Hadirkan BioInovasi untuk Rekayasa Ekosistem
    12/08/2026
  • Integrasi AI dan Biokontrol, Departemen HPT UGM Wujudkan Perlindungan Tanaman Presisi Berbasis PHT
    12/08/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju