
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menyambut kehadiran delegasi dari Shizuoka University, Jepang, dalam rangkaian kegiatan Agriculture Field Seminar 2026 pada 14 September 2026. Acara ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa dan akademisi kedua universitas untuk bertukar ilmu, memperkuat jejaring internasional, serta mengembangkan gagasan inovatif di bidang pertanian berkelanjutan.
Acara pembukaan di Ruang Dekanat Fakultas Pertanian UGM dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, antara lain Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P., Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia; Prof. Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., pejabat UGM bidang kerja sama internasional; serta Prof. Dr. Tri Joko, S.P., M.Sc., Ketua Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan. Dari pihak Shizuoka University hadir Prof. Motohashi Reiko dan Yuko Yoneda, Ph.D., yang telah lama menjadi mitra strategis UGM dalam program ini.

Kegiatan ini turut dikoordinasi oleh Valentina Dwi Suci Handayani, S.P., M.Sc., Ph.D., dosen Departemen Budidaya Pertanian, yang memastikan rangkaian seminar berjalan lancar dan memberikan pengalaman belajar maksimal bagi mahasiswa Shizuoka University. Selain itu, kerja sama antara UGM dan Shizuoka University telah dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Siti Subandiyah, M.Agr.Sc. sejak 2008, dengan pembaruan terakhir pada tahun 2026 yang semakin memperkuat kolaborasi di bidang penelitian.
Dalam sambutannya, Dr. Siti Ari Budhiyanti menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa Shizuoka University dan berharap mereka dapat menikmati pengalaman belajar selama dua minggu di Yogyakarta. Prof. Motohashi Reiko menekankan bahwa kerja sama ini telah berlangsung sejak sebelum pandemi COVID-19 dan menjadi sarana berharga untuk saling bertukar ilmu.

Sementara itu, Prof. Puji Astuti menambahkan bahwa rangkaian kegiatan seminar akan mencakup pembelajaran di Fakultas Pertanian, kunjungan ke PIAT UGM, serta interaksi langsung dengan petani lokal, sehingga diharapkan menghasilkan pembelajaran baru yang bermanfaat bagi masyarakat.
Prof. Tri Joko menegaskan bahwa program ini telah diinisiasi sejak 2008 dan resmi berjalan sejak 2010, sehingga kini telah berusia 16 tahun. Ia berharap keberlanjutan program ini semakin memperkuat hubungan akademik antara UGM dan Shizuoka University.
Kegiatan seminar diawali dengan presentasi mahasiswa Shizuoka University yang terbagi dalam empat kelompok dengan topik Coffee, Tropical Fruit Trees, Tempe, dan Natural Rubber. Diskusi dilanjutkan dengan kuliah umum dari tiga pembicara dengan judul presentasi sebagai berikut:
- Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D. (Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Faperta UGM): “Plant Immunity System and Induced Resistance Utilization in Plant Disease Management”
- Yuko Yoneda, Ph.D. (Shizuoka University): “Asia Bridge Program and My Research Topics”
- Motohashi Reiko (Shizuoka University): “An Introduction to My Lab’s Research”
Agriculture Field Seminar 2026 turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kegiatan yang mengangkat berbagai komoditas pertanian dan isu pertanian berkelanjutan memiliki keterkaitan dengan SDG 2: Tanpa Kelaparan (Zero Hunger), khususnya melalui penguatan pengetahuan dan kapasitas mahasiswa dalam memahami sistem pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Di sisi lain, rangkaian seminar, presentasi mahasiswa, kuliah umum, pembelajaran lapangan, dan kunjungan laboratorium mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui penyediaan pengalaman belajar lintas negara yang memperluas pengetahuan dan perspektif mahasiswa.
Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pertukaran pengetahuan mengenai penelitian serta teknologi pertanian dan pengenalan lingkungan laboratorium sebagai bagian dari ekosistem riset dan inovasi. Sementara itu, keberlanjutan kerja sama antara UGM dan Shizuoka University memperkuat kontribusi terhadap SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui pengembangan jejaring akademik internasional, pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas, dan kolaborasi penelitian.
Melalui integrasi pendidikan, penelitian, pengalaman lapangan, inovasi, dan kemitraan internasional, Agriculture Field Seminar 2026 menjadi bagian dari komitmen Faperta UGM dalam memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat kolaborasi akademik global.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM