• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • page. 14
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Rapat Senat Dies Natalis ke-79 Faperta UGM: Menatap Masa Depan Smart Eco Bioproduction

berita Wednesday, 1 October 2025

Acara “Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-79 Fakultas Pertanian UGM” berlangsung dengan penuh semarak dan dihadiri oleh sivitas akademika serta mitra strategis. Kegiatan ini dibuka resmi oleh Ketua Senat Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc., yang memberikan sambutan pembukaan sebagai tanda dimulainya rangkaian acara perayaan dies natalis fakultas.

Rektor Universitas Gadjah Mada dalam sambutannya menegaskan pentingnya pertanian cerdas sebagai keniscayaan masa depan. Beliau menyampaikan bahwa integrasi teknologi dalam sektor pertanian sangat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas, efektivitas, serta kemampuan adaptasi dengan perubahan global yang terus berlangsung. Pernyataan ini menjadi arah strategis pengembangan fakultas ke depan.

Pada kesempatan yang sama, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. selaku dekan Fakultas Pertanian menyampaikan laporan tahunan yang menjelaskan berbagai pencapaian penting. Antara lain, minat mahasiswa yang terus meningkat dan penambahan lima guru besar baru. Fakultas juga berhasil menempati peringkat 151-200 dunia pada kategori subject oleh lembaga global. Implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah memfasilitasi 121 kerja sama dalam negeri dan 218 kerja sama internasional. Sistem digital akademik Academic Mart juga telah dijalankan guna memudahkan mahasiswa. Fakultas mencatat 68 prestasi nasional dan internasional, menyediakan 31 jenis beasiswa, dan aktif melaksanakan penelitian serta pengabdian masyarakat.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh dekan bersama mitra strategis, yaitu Direktur Produksi PT Bisi Internasional, Export Hub, CV Sentral Yanmar Prambanan, dan PT Saraswati Grup. Dalam puncak acara, Sekjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI memberikan pidato yang mengulas strategi pencapaian swasembada pangan nasional. Serangkaian penghargaan juga diberikan kepada insan berprestasi, diikuti dengan apresiasi karya buku dosen serta pemberian kenang-kenangan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang memasuki masa purna karya dan tugas, sebagai penghormatan atas dedikasi mereka.

Capaian Fakultas Pertanian UGM dalam Dies Natalis ke-79 menujukkan impementasi Faperta UGM dalam pencapaian Sustainable Development Goals terutama pada SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Media Faperta UGM

Menggali Potensi Riset Lintas Negara di Bidang Pertanian melalui Kolaborasi Faperta UGM dan Shimane University

berita Tuesday, 30 September 2025

Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bersama dengan Agricultural Economics Shimane University, Jepang berhasil menyelenggarakan kegiatan bertajuk International Sharing Session pada Senin, 22 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kolaborasi internasional dalam bidang riset dan pendidikan, terutama yang berkaitan dengan pembangunan pertanian berkelanjutan dan inovasi ekonomi pertanian.

International Sharing Session dimulai dengan sesi presentasi riset yang memperkenalkan berbagai hasil penelitian terkini dari masing-masing universitas. Dalam kesempatan tersebut, Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian UGM dan Shimane University menampilkan topik-topik strategis yang relevan dengan tantangan pertanian kontemporer, meliputi analisis ekonomi food bank, social networking, kesadaran konsumen terhadap budidaya kopi, serta peminjaman berbasis aset (asset-based lending). Setiap topik dipaparkan secara mendalam, memberikan gambaran komprehensif tentang isu-isu yang sedang berkembang dalam bidang agribisnis dan ekonomi pertanian.

Selanjutnya, diskusi internasional yang berlangsung interaktif menjadi arena penting bagi para peserta untuk bertukar pandangan, menjalankan sesi tanya jawab, dan membedah isu-isu riset dari berbagai perspektif lintas negara. Perbedaan konteks dan pengalaman di masing-masing negara menjadi sumber wawasan baru yang memperkaya diskusi. Kegiatan ini sekaligus membuka ruang inovasi dan kolaborasi riset lebih lanjut, khususnya dalam menjawab tantangan di bidang pertanian modern dan penguatan ekonomi masyarakat tani.

“Seru sekali bisa ketemu dan sharing dengan teman-teman dari Shimane University, kita jadi saling tahu ternyata diskusi pertanian antar negara gini juga menarik dan improveable”, tambah salah satu peserta.

Melalui International Sharing Session ini, Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian dan Shimane University menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat jejaring internasional sebagai bagian dari pengembangan akademik dan riset. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi berkelanjutan yang tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan baru, tetapi juga solusi inovatif yang aplikatif dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan keberlanjutan sektor pertanian di tingkat global.

Melalui kolaborasi Faperta UGM dengan Shimane University ini menunjukan kontribusi Fakultas Pertanian UGM dalam upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Media Faperta

UGM dan PT Sang Hyang Seri Sepakati Kerja Sama Strategis Pengembangan Pertanian dan Perbenihan

beritakerjasama Tuesday, 30 September 2025

Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama serta Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Sang Hyang Seri (SHS), perusahaan BUMN yang bergerak di bidang pertanian dan perbenihan nasional pada Kamis, 18 September 2025.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama (PPUKS) UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho, Direktur Operasi dan Komersial, Ferry, serta jajaran pimpinan Fakultas Pertanian UGM, yaitu Dekan Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Wakil Dekan bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., Wakil Dekan bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerjasama Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P., serta Kepala Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM, Alan Soffan, S.P., M.Sc., Ph.D.

Acara penandatanganan PKS berlangsung di Ruang Venture, Gedung AGLC, Faperta UGM dengan diawali sambutan dan dilanjutkan dengan dua penandatanganan PKS. Pertama, penandatanganan antara PT SHS dengan Wakil Rektor Bidang PPUKS UGM yang mencakup lisensi pengembangan Padi Gamagora 7, produk hasil riset unggulan UGM di bidang pertanian. Kedua, penandatanganan PKS dilakukan antara PT SHS dan Dekan Fakultas Pertanian UGM terkait pelepasan varietas padi baru serta teknologi perbenihan padi yang dikembangkan bersama oleh tim peneliti Fakultas Pertanian UGM dan PT SHS.

Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho, menekankan pentingnya perbenihan sebagai fondasi kedaulatan pangan dan keberhasilan budidaya. “Benih menyumbang minimal 50% keberhasilan budidaya, namun petani masih menggunakan benih lama selama bertahun-tahun. Ini menyebabkan hasil pemuliaan baru sulit diadopsi. Oleh karena itu, sinergi dengan UGM sangat penting agar riset dan inovasi dapat disebarluaskan dan digunakan oleh petani melalui penyuluh pertanian,” ujar Adhi.

Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., mengapresiasi kerja sama ini dan menekankan peranan penting perbenihan bagi ketahanan pangan nasional. “Produksi pangan dimulai dari benih. Negara yang mampu mengembangkan benih sendiri akan mempertahankan kedaulatan pangan. Kerja sama antara universitas, pemerintah, dan produsen benih menjadi keniscayaan. Kami siap memfasilitasi R&D bersama PT Sang Hyang Seri untuk meningkatkan mutu perbenihan nasional, khususnya padi, dan mengembangkan tanaman lain,” terang Ir. Jaka.

Menambahkan, Wakil Rektor PPUKS UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., mengapresiasi kerja sama ini sebagai wujud kolaborasi yang sangat penting antara dunia akademik dan industri.  “Kolaborasi ini menjadi dasar pengembangan benih unggulan seperti Gamagora 7 yang telah diuji coba di banyak demplot. Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan benih-benih baru yang membawa kesejahteraan bagi petani. Ketahanan pangan pada akhirnya bergantung pada benih berkualitas, dan kami siap mendukung PT Sang Hyang Seri dalam inovasi dan riset benih baru,” ucap Dr. Danang.

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan BUMN dalam mendukung kemandirian pertanian nasional berbasis inovasi dan teknologi. Lebih dari itu, inisiatif ini juga selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 15: Ekosistem Darat. Sinergi ini diharapkan dapat mendorong pertanian yang berkelanjutan, inklusif, dan ramah lingkungan demi masa depan yang lebih baik bagi bangsa.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Media Faperta UGM

 

Inspirasi dari Gamada: Marissa Fauziah, Mahasiswa Baru dengan Semangat Besar di Dunia Pertanian

berita Tuesday, 30 September 2025

Jakarta sering disebut “jantung hati Indonesia” karena jadi pusat pemerintahan dan ekonomi. Di kota itulah Marissa Fauziah tumbuh dan menempuh pendidikan selama 12 tahun sebelum akhirnya melanjutkan studi di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), program studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) angkatan 2025.

Berasal dari keluarga biasa dengan mimpi besar, Marissa sempat menghadapi pertanyaan klasik dari orang sekitar: “Ngapain sih milih pertanian? Mau jadi petani? Emang di Jakarta ada sawah?” Namun bagi Marissa, pertanian jauh lebih dari itu. Dengan pengalaman sebagai lulusan terbaik dari SMK Negeri 63 Jakarta, satu-satunya sekolah pertanian di Jakarta, dan hampir satu tahun bekerja di perusahaan swasta bidang pertamanan, ia melihat pertanian sebagai sektor yang tidak hanya vital, tapi juga penuh peluang.

“Pertanian itu tidak sekadar soal sawah dan ladang. Ini bidang yang sangat strategis dan menguntungkan. Saya ingin mengembangkan ilmu yang saya punya sekaligus mencari peluang baru yang bisa saya gali di kampus,” ujar Marissa.

Masa orientasi di Faperta UGM, yang dikenal sebagai Pionir Organik, menjadi pengalaman berharga bagi Marissa. Berbagai kegiatan seru dan kehadiran narasumber inspiratif membuat masa pengenalan lingkungan kampus ini tidak hanya menambah wawasan, tapi juga memberikan pengalaman menyenangkan dan memperluas jaringan pertemanan lintas program studi.

Meski baru satu bulan kuliah, Marissa sudah menikmati mata kuliah yang sesuai dengan minatnya, seperti Sosiologi Pertanian dan Karakter Sumber Daya Manusia Pertanian Abad 21. Menurutnya, belajar tentang interaksi sosial dan komunikasi sangat penting, apalagi bagi yang suka berbicara di depan umum seperti dirinya.

“Di kedua mata kuliah ini, saya belajar bagaimana berkomunikasi dan bersosialisasi dengan baik, hal yang sangat penting di bidang pertanian,” katanya.

Impian Marissa ke depan adalah menjadi Menteri Pertanian yang bisa membawa perubahan besar bagi para petani Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Ia juga ingin menghilangkan stigma negatif tentang pertanian yang masih ada di masyarakat.

“Semoga ilmu yang saya pelajari bisa bermanfaat untuk banyak orang dan membuka jalan baru bagi kemajuan pertanian Indonesia,” pungkasnya.

Semangat dan visi Marissa ini sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Marissa Fauziah, Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami

Ratusan Peserta Meriahkan Family Gathering Dies Natalis ke-79 Faperta UGM

berita Tuesday, 30 September 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan kegiatan Family Gathering dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-79 yang berlangsung meriah pada Minggu, 14 September 2025. Lebih dari 800 peserta turut hadir, terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, purna tugas, mahasiswa, hingga keluarga besar Faperta UGM.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-79, Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini dengan penuh antusiasme dan semangat kekeluargaan.

“Kami fokus pada kegiatan Family Gathering, temu alumni, dan rapat senat terbuka Dies Natalis ke-79. Terima kasih banyak atas dukungan dan arahan dari pimpinan dekanat Fakultas Pertanian, serta kepada para mitra yang telah memeriahkan acara ini dengan memberikan berbagai doorprize. Tentu juga kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta keluarga besar Faperta yang hadir dan meramaikan. Semoga kehangatan kekeluargaan yang terasa pagi ini bisa terus kita lestarikan,” ujarnya.

Family Gathering diawali dengan kegiatan jalan sehat yang dilepas langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. Seusai jalan sehat, peserta menikmati sarapan bersama diiringi hiburan dari sivitas akademika, termasuk penampilan angklung dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Faperta UGM yang turut memeriahkan suasana.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang telah digelar sebelumnya. Berikut daftar pemenang masing-masing cabang lomba:

  1. Lomba Mancing Bareng

Kategori Putri:

Juara 1: Fajar Septi Takerina (Keuangan) – 31 ekor ikan

Juara 2: Retno Lestari Pujiastuti (Keuangan) – 30 ekor ikan

Juara 3: Anissa Cahyaningrum (Keuangan) & Mursiatun (Buper) – 21 ekor ikan

Kategori Putra:

Juara 1: Giyanto (Perlengkapan) – berat ikan 575 gram

Juara 2: Artiyo (Perikanan) – berat ikan 530 gram

Juara 3: Wagiran (Perikanan) – berat ikan 465 gram

  1. Lomba Bulutangkis

Kategori Ganda Putra:

Juara 1: Fahrizal Afriansyah & Samsuri Djamal

Juara 2: Wahyu Muhammad Fadly & Sugani Jiyantoro

Juara 3: Tri Prabowo & Nur Ari Purnomo

Kategori Ganda Campuran:

Juara 1: Anissa Cahyaningrum & Rizky Ferrian Ferdiansyah

Juara 2: Adelfiani & Andika

Juara 3: Mentari Permatasari & Nur Ari

 

  1. Lomba Tenis Meja (Pingpong)

Kategori Ganda Campuran:

Juara 1: Achmad Mahfud Zaini & Laira Wara Dwikurnia

Juara 2: Prof. Siti Subandiyah & Dr. Faizal Rachman

Juara 3: Semilah Febriati & Mukti A

Kategori Ganda Putra:

Juara 1: Purwanto & Anggit

Juara 2: Indro & Winardi

Juara 3: Amran & Faiz

 

Untuk menambah semangat dan keceriaan, panitia menyediakan lebih dari 160 doorprize menarik yang dibagikan melalui undian kupon kepada para peserta.

Selain itu, acara ini juga menghadirkan berbagai booth UMKM (Usaha mikro, kecil, dan menengah) binaan Faperta UGM dari berbagai kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Produk-produk unggulan yang dipamerkan merupakan hasil pendampingan dosen dan sivitas akademika Faperta UGM, yang sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi fakultas dalam pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Dekan Faperta UGM menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras, kepada sponsor yang telah memberikan doorprize serta bantuan lainnya. Semoga dengan semangat kebersamaan ini, Fakultas Pertanian UGM bisa semakin maju dan berkontribusi lebih besar lagi,” tutur Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D.

Family Gathering Dies Natalis ke-79 ini juga berkontribusi terhadap pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain: SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Dengan semangat Dies Natalis ke-79, Fakultas Pertanian UGM berkomitmen untuk terus memperkuat kebersamaan sivitas akademika, menjalin sinergi dengan alumni dan mitra, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

 

Penulis: Agrit Kirana Bunda

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Media Faperta UGM

 

Mahasiswa Yamagata University Ikuti Program Pertukaran di Fakultas Pertanian UGM

berita Monday, 22 September 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menerima kedatangan lima mahasiswa dari Yamagata University, Jepang, untuk mengikuti rangkaian kegiatan akademik dan budaya bertajuk “For Yamagata University Students at Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada”.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Hinano Hayasaka, Sachi Arakawa, Seika Ishiyama, Marie Chiba, dan Sakura Shioya. Program berlangsung selama dua minggu, mulai 29 Agustus hingga 11 September 2025, dengan kombinasi kegiatan lapangan dan kelas akademik.

Kegiatan mereka diawali dengan mengikuti program Kenal Kebun di dua lokasi, yaitu Kebun Teh Pagilaran dan Kebun Kakao Segayung pada 30–31 Agustus 2025. Di Pagilaran, mereka mempelajari budidaya teh, mulai dari pembuatan pupuk kompos, pemuliaan tanaman, pembibitan, pengendalian hama, pemangkasan, hingga pemetikan daun teh. Mahasiswa juga melihat langsung proses pengolahan teh di pabrik.

Sementara di Kebun Kakao Segayung, peserta diajak memahami budidaya kakao, termasuk pembibitan, perbanyakan vegetatif, hingga proses fermentasi biji kakao. Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata mengenai rantai produksi komoditas perkebunan tropis yang jarang ditemui di kampus asal mereka.

Selain kegiatan lapangan, mahasiswa Yamagata juga berpartisipasi dalam Japanese Class yang digelar pada 1–11 September 2025. Kegiatan ini terdiri dari dua bagian yaitu kelas pagi dilaksanakan pukul 10.00–11.30 WIB di Ruang MMA Lantai 3 Auditorium dan kelas siang pukul 13.30–15.00 WIB di Ruang A11 Lantai 1 Fakultas Pertanian UGM.

Materi yang diajarkan meliputi pengenalan hiragana sebagai dasar penulisan bahasa Jepang, percakapan sehari-hari sederhana seperti salam dan perkenalan, serta wawasan tambahan tentang budaya Jepang. Kegiatan ini disambut antusias oleh mahasiswa dari berbagai fakultas UGM, menunjukkan tingginya minat terhadap bahasa dan budaya Jepang.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan akademik antara UGM dan Yamagata University, tetapi juga memberi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami pertanian tropis, budaya, serta membangun jejaring internasional.

Program pertukaran ini merupakan bentuk nyata kerja sama antara UGM dan Yamagata University dalam bidang pendidikan, pertanian, dan budaya. Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya: SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Tanpa Kesenjangan, SDG 15: Ekosistem Daratan, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Media Faperta UGM

 

Menjadi Presenter Terbaik dalam Konferensi Organic Agriculture in The Tropics, Ulin Persiapkan Dirinya dalam 3 Hari

berita Monday, 22 September 2025

Ulin Nuha Diah Wulandari atau yang kerap disapa Ulin, mendapatkan pengalaman menjadi presenter pada International Conference on Organic Agriculture in The Tropics (ORGATROP). Konferensi internasional ini berfokus pada pertanian organik, mulai dari keberlanjutan pertanian, lahan yang semakin sempit, produktivitas lahan, dan penggunaan bahan kimia yang masif. Adanya konferensi ini, menjadi wadah untuk berdiskusi dan mendapatkan ilmu tambahan mengenai perkembangan terbaru dari pertanian organik di Indonesia maupun dunia.

Ulin mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta) UGM, jurusan Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian angkatan 2021, mendapatkan informasi konferensi internasional tersebut dari dosen pembimbingnya, yaitu Dyah Woro Untari, S.P., M.P., Ph.D. dan Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. “Tahun pertama mengetahui adanya konferensi ORGATROP, sekaligus pengalaman pertama kalinya menjadi presenter dalam konferensi internasional menjadi sebuah tantangan baru”, kata Ulin.

Perasaan yang gugup dengan persiapan yang kurang, sempat menurunkan tekat Ulin. Namun, kedua dosen pembimbing Ulin meyakinkan dirinya untuk mencoba terlebih dahulu dan melakukan yang terbaik. Segala persiapan mulai dari bahan presentasi, cara penyampaian, memahami materi yang akan disampaikan, dan manajemen waktu selama 10 menit, ia persiapkan sedari 3 hari sebelum acara pelaksanaan. Akan tetapi, dewi fortuna ternyata membersamai Ulin pada hari pelaksanaannya. Ulin berhasil menjadi presenter terbaik pada konferensi internasional tersebut.

“Jujur aku kaget, karena pengalaman pertama juga dan bisa jadi presenter terbaik serta aku juga bersyukur banget”, hal yang dirasakan Ulin setelah mendengar hasil yang ia dapatkan.

Taktik jitu yang dipersiapkan Ulin memberikan hasil memuaskan bagi dirinya. Selain itu, kondisi yang menguntungkan juga dengan dia mendapatkan urutan presentasi kedua terakhir saat itu. Akan tetapi, Ulin justru mendapatkan banyak pelajaran sebelum dia presentasi. Mulai dari kekurangan yang dilakukan presenter sebelumnya, sehingga ia melakukan improvisasi ketika gilirannya, dan mempelajari intonasi serta gaya bicara seorang presenter yang baik dalam acara konferensi.

Banyak pengalaman baru yang ia dapatkan dari hasil konferensi ini. Dari hasil-hasil penelitian yang beragam dengan presenter lainnya, serta ruang diskusi yang tercipta karena adanya perbedaan hasil tersebut. Hal itu justru membuat dirinya semakin semangat dalam melakukan penelitian. “ORGATROP 2025 keren banget”, kalimat terakhir yang ia sampaikan mengenai pengalam konferensi internasional pertamanya.

Capaian hasil yang diperoleh Ulin, menunjukkan komitmen Faperta UGM untuk terus mendukung riset berkualitas dan memberikan tempat untuk mengulik pengalaman baru bagi mahasiswanya. Presenter terbaik yang didapatkan Ulin selaras dengan tujuan untuk menciptakan Sustainable Development Goals (SDGs), yakni SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Muhamad Fathan Mubina
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Media Faperta

Kolaborasi 10 UMKM Binaan Fakultas Pertanian UGM Turut Meramaikan Family Gathering 2025

berita Monday, 22 September 2025

Kegiatan Family Gathering 2025 merupakan bagian dari perayaan Dies Natalis Fakultas Pertanian ke-79 pada Minggu, 14 September 2025. Faperta UGM mengundang 10 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaanya agar hadir dan meramaikan kegiatan dengan menggelar bazar untuk mengenalkan dan menjual produk-produk lokal unggulan mereka. Setiap UMKM yang hadir merupakan UMKM yang dikelola di bawah bimbingan dan pendampingan dari dosen Fakultas Pertanian UGM.

Produk yang dipamerkan cukup beragam, mulai dari hasil perkebunan, sayuran, pemanfaatan lahan pekarangan, kopi lokal, hingga olahan hasil pertanian. Sejumlah UMKM dan kelompok tani juga membagikan tester gratis, seperti kopi, jamu, thiwul urap, dan produk lainnya, untuk menarik perhatian para pengunjung yang juga merupakan peserta Family Gathering.

Antusiasme tinggi tampak dari para pelaku UMKM, mereka mengakui bahwa kualitas produk yang dibawa tidak lepas dari pendampingan intensif Faperta UGM, mulai dari proses produksi hingga pascaproduksi. “Pendampingan dari Fakultas Pertanian UGM sangat membantu petani kami dalam menambah ilmu, sehingga hasil pertanian di daerah kami, tepatnya Banjarnegara, memiliki kualitas tinggi,” ujar Pamudi, anggota UMKM Kopi Kaliasa.

Hal senada disampaikan Eri dari KWT Melati. Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas dukungan Faperta UGM. “Saya sangat berterima kasih kepada Faperta UGM atas dedikasi waktu dan tenaganya untuk UMKM kami. Harapannya Faperta UGM semakin jaya, bermanfaat bagi banyak orang, dan tentunya sukses,” ungkapnya.

Keterlibatan UMKM binaan dalam Family Gathering Fakultas Pertanian UGM mendukung beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Anin Dita Rahmadiyanti
Editor: Desi Utami

Gerson Lewis Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian UGM Terpilih sebagai Peserta SUIJI-SLP 2025 dalam Student Exchange ke Jepang

berita Monday, 22 September 2025

Gerson Lewis, mahasiswa Program Studi Akuakultur angkatan 2023 Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) yang berhasil mengikuti program Six University Initiative Japan Indonesia Service-Learning Program (SUIJI SLP) 2025. Kegiatan SUIJI-SLP adalah kolaborasi antara universitas di Jepang dan Indonesia yang berfokus pada keterlibatan mahasiswa dalam masyarakat demi masa depan berkelanjutan. Lewis menjalani program ini mulai 19 Agustus hingga 5 September 2025. Universitas yang terlibat dari Indonesia adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Hasanuddin (Unhas). Sementara dari Jepang, partisipasi datang dari Ehime University, Kagawa University, dan Kochi University.

Di bawah bimbingan Hiroki Kasamatsu dari Ehime University, Lewis ditempatkan di Akehama, sebuah daerah pesisir di Prefektur Ehime. Dengan latar belakang jurusan Akuakultur, Lewis berkesempatan mempelajari berbagai komoditas perikanan budidaya, seperti sea bream (Tai), red sea bream (Madai), striped jack (Shima-Aji), serta budidaya mutiara (pearl cultivation). Selain itu, saya juga lebih mengenal berbagai jenis jeruk (mikan) yang menjadi salah satu komoditas khas di wilayah tersebut.

Selama Lewis tinggal di Akehama, Lewis sering bergabung dalam kegiatan pengabdian masyarakat, seperti membantu membangun stone wall sebagai tradisi menjaga perkebunan jeruk, membersihkan jalan pegunungan, membuat orange jam, hingga melakukan kunjungan ke perusahaan budidaya mutiara dan keramba jaring apung. Beberapa kegiatan tersebut menjadi alasan Lewis untuk memilih SUIJI-SLP 2025 dalam program exchange.

“Program SUIJI-SLP 2025 bukan sekadar mendapatkan pengalaman exchange di Jepang, tetapi aku juga bisa berkontribusi langsung ke masyarakat lokal yang ada di sana, menjalin relasi, dan bertukar pikiran dengan mereka,” ucapnya.

Proses mendapatkan kesempatan exchange ini cukup singkat yaitu dimulai dari seleksi berkas kemudian dilanjutkan seleksi wawancara. Salah satu syarat yang perlu dipersiapkan adalah sertifikat English Proficiency Test (EPT). Program ini sejalan dengan komitmen Faperta UGM untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Anin Dita Rahmadiyanti
Editor: Desi Utami

Soraya Casandra Motivasi Mahasiswa Faperta UGM Jadi Entrepreneur Muda di Bidang Pertanian

berita Wednesday, 10 September 2025

Dalam sesi Pembekalan bertajuk Calon Wisuda Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2024/2025 pada Rabu, 27 Agustus 2025 bertajul “Kiat Sukses Jadi Entrepreneur Muda di Bidang Pertanian”, Siti Soraya Cassandra, S.P., S.Si., Co-Founder sekaligus CEO Kebun Kumara, mengajak mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) untuk berani melihat pertanian dari perspektif kewirausahaan yang lebih luas. Menurutnya, entrepreneurship dimulai dari kemampuan melihat potensi dalam kondisi yang ada. “Penting bagi kita melakukan transformasi cara pandang, bukan hanya melihat kondisi yang ada, tetapi melihat potensi dari kondisi tersebut,” jelasnya.

Cassandra menekankan tantangan yang akan dihadapi generasi muda, khususnya di perkotaan. Pada tahun 2035, diperkirakan 56% penduduk Indonesia tinggal di perkotaan, sementara kota semakin rentan akibat krisis iklim. Contohnya, Jakarta kini tercatat sebagai salah satu kota terpanas dan terkering. Pembangunan kota dengan dominasi beton dan aspal justru memperburuk urban heat effect, membuat suhu kota bisa meningkat hingga 12 derajat celcius lebih panas. Dampaknya, kualitas udara menurun, tingkat polusi tinggi, kesehatan masyarakat terganggu, dan kesejahteraan kota terancam.

Menurut Cassandra, solusi yang bisa dihadirkan adalah memperbanyak ruang hijau produktif. Ruang hijau mampu menurunkan suhu 1–5 derajat celcius, memurnikan udara, sekaligus menjadi ruang hidup yang menyehatkan masyarakat. “Melihat hijaunya tanaman selama 20 menit saja terbukti bisa menurunkan hormon stres secara signifikan,” ujarnya. Tak hanya itu, ruang hijau juga dapat menjadi sumber pangan sehat, mengurangi sampah rumah tangga melalui kompos, hingga menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.

Ia mencontohkan praktik di Kebun Kumara yang menggarap taman kota menjadi hutan pangan, kantong hutan, dan kebun pangan. Tujuannya agar masyarakat semakin dekat dengan pangan lewat contoh nyata. Bahkan, mereka berhasil membuat “kumaruyuk” yakni kandang ayam perkotaan berukuran 1×2 meter yang mampu menghasilkan sekitar 750 butir telur per tahun, bebas bau, sekaligus menghasilkan pupuk kompos dari alas kandang.

Bagi Cassandra, inti entrepreneurship adalah melihat masalah lalu menghadirkan solusi. Namun lebih jauh dari itu, solusi yang ditawarkan harus punya purpose (makna dan dampak baik) serta profit (keberlanjutan bisnis). “Profit memang penting, tapi yang paling utama adalah bagaimana bisnis kita memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya observasi, interaksi, dan mentorship. Menurut Cassandra, mahasiswa yang ingin menekuni jalur entrepreneur harus rajin mengamati lingkungan sekitar, aktif berinteraksi dengan berbagai pihak, serta mencari mentor yang bisa membimbing. “Kalau kamu mau belajar hidup, belajarlah dari setiap orang yang hadir dalam hidupmu,” pesannya.

Selain memberikan pembekalan, Soraya juga berkesempatan mengunjungi Growth Chamber Buah Stroberi hasil kerja sama antara Faperta UGM dan PT INASTEK yang terletak tidak jauh dari Auditorium Prof. Harjono Danoesastro. Soraya juga mengungkapkan rasa senangnya bisa hadir di Faperta UGM. Baginya, pendekatan Smart Ecobioproduction yang selaras dengan alam dan mengedepankan ekosistem sangat sejalan dengan landasan filosofi Kebun Kumara. “Kami senang sekali menemukan perspektif yang sama di sini, semoga ke depan ada kesempatan kolaborasi lebih lanjut,” ujarnya. Ia berharap para wisudawan dan mahasiswa Faperta UGM dapat menemukan purpose dan passion mereka untuk memajukan pertanian Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan.

Faperta UGM terus berkomitmen menyediakan pendidikan berkualitas sekaligus berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 12: Produksi dan Konsumsi yang Bertanggung Jawab, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Foto: Media Faperta

1…1213141516…52

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Wisuda Pascasarjana Periode III T.A. 2025/2026
    24/04/2026
  • Prof. Bunyamin Tar’an dari University of Saskatchewan Inisiasi Kerja Sama Tri Dharma dengan Faperta UGM
    24/04/2026
  • Suasana Hangat Warnai Tasyakuran Pengukuhan Guru Besar Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. di Fakultas Pertanian UGM
    24/04/2026
  • Desi Utami Paparkan Peran Bioteknologi untuk Pertanian Berkelanjutan di Era Digital
    22/04/2026
  • Unit Media Faperta UGM Berpartisipasi dalam Workshop Penulisan Siaran Pers dan Konten SDGs
    22/04/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju