• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • page. 12
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Tim Dosen Faperta UGM Berdayakan Petani Selopamioro untuk Optimalkan Potensi Pertanian Berkelanjutan

berita Monday, 29 December 2025

Fakultas Pertanian UGM melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Petani dan Optimalisasi Potensi Pertanian di Desa Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul” selama delapan bulan. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas petani dalam produksi, pemasaran, dan keberlanjutan usaha pertanian melalui pendekatan pelatihan teknis, pemanfaatan teknologi, dan penguatan kelembagaan.

Kegiatan ini melibatkan tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Pertanian UGM, yaitu Gilang Wirakusuma, M.Sc., Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A., dan Agung Dian Kharisma, Ph.D., bersama mahasiswa dari Prodi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis.

Desa Selopamioro memiliki kondisi alam yang mendukung pengembangan berbagai komoditas pertanian. Namun, petani masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan akses pasar, minimnya teknologi pendukung, dan keterbatasan modal usaha. Kondisi ini menyebabkan potensi pertanian desa belum termanfaatkan secara optimal. Melalui program pemberdayaan ini, UGM berupaya menghadirkan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Desa Selopamioro memiliki potensi pertanian yang besar dengan kondisi alam yang mendukung berbagai komoditas. Namun, petani setempat masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses pasar, minimnya teknologi pendukung, serta keterbatasan modal usaha. Kondisi ini menyebabkan potensi pertanian desa belum termanfaatkan secara optimal. Melalui program pemberdayaan ini, UGM berupaya menghadirkan solusi komprehensif yang tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis petani, tetapi juga memperkuat aspek kelembagaan dan pemasaran.

Selama pelaksanaan program, petani mendapatkan pendampingan terkait teknik pertanian berkelanjutan, pengelolaan lahan dan air, penggunaan pupuk organik, serta praktik konservasi lahan. Tim juga memperkenalkan pemanfaatan teknologi pertanian modern yang dapat meningkatkan efisiensi produksi dan memperluas akses pemasaran melalui platform digital. Selain itu, penguatan kelembagaan petani dilakukan untuk mendorong terbentuknya kelompok tani yang lebih adaptif dan mampu mengelola usaha secara mandiri.

Diversifikasi usaha pertanian menjadi salah satu strategi penting dalam program ini. Petani diperkenalkan pada peluang agroindustri dan ekowisata berbasis pertanian sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk lokal. Pendekatan ini diharapkan dapat memperluas sumber pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing produk pertanian Desa Selopamioro.

Peningkatan akses pasar juga menjadi fokus utama. Dengan dukungan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, petani didorong untuk mengadopsi sistem pertanian yang lebih efisien dan berorientasi pasar. Pengembangan rantai pasok yang lebih baik serta penerapan model agribisnis berbasis komunitas diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk pertanian desa di tingkat lokal maupun regional.

Program ini memberikan dampak positif bagi petani, ditandai dengan meningkatnya keterampilan teknis dan manajerial, bertambahnya peluang usaha melalui diversifikasi, serta meningkatnya kesadaran terhadap praktik pertanian ramah lingkungan. Dengan pendekatan yang holistik, Desa Selopamioro berpotensi menjadi model pemberdayaan petani yang berkelanjutan di Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 15: Kehidupan Daratan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Program BISA Faperta UGM Perkuat Kapasitas Petani dan Percepat Adopsi Teknologi Pertanian Modern

berita Monday, 29 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Bincang Desa (BISA), sebuah inisiatif penyuluhan interaktif yang dilaksanakan sepanjang Mei hingga Desember 2025 di berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Program ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka antara petani dan narasumber ahli, dengan dukungan lembaga penyuluhan setempat untuk memastikan materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan lapangan.

Pelaksanaan Program BISA melibatkan kolaborasi dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian UGM, yaitu Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D. (Dosen Departemen Sosial Ekonomi Pertanian), Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D. (Dosen Departemen Mikrobiologi Pertanian) serta didukung oleh sejumlah mahasiswa Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian.

Bincang Desa hadir sebagai platform pembelajaran kolektif yang memungkinkan petani berdiskusi langsung dengan narasumber kompeten. Materi penyuluhan diperbarui secara berkala agar sesuai dengan dinamika pertanian terkini, mulai dari teknologi budidaya, pengelolaan lahan, hingga inovasi mekanisasi.

Kolaborasi dengan lembaga penyuluhan di DIY dan Jawa Tengah menjadi elemen penting dalam pelaksanaan program ini. Sinergi tersebut memastikan bahwa penyuluhan tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat petani di wilayah sasaran.

Pada November hingga Desember 2025, program BISA menyelenggarakan dua seri utama. Pertama, Seri 53 (1 November 2025) yang diikuti oleh 188 peserta. Seri ini mengangkat tema optimalisasi lahan pekarangan dengan agronomi cerdas. Narasumber Andrianto Ansari dan YOSO Farm memaparkan strategi pemanfaatan pekarangan untuk produksi pangan rumah tangga berbasis teknologi sederhana dan ramah lingkungan.

Kedua, Seri 54 (6 Desember 2025) yang mengusung tema smart eco bio-production dan mekanisasi pertanian Yanmar, sesi ini menghadirkan Dr.Eng. Ansita Gupitakingking Pradipta serta CV Sentral Yanmar Prambanan. Peserta diperkenalkan pada teknologi mekanisasi modern yang mendukung efisiensi kerja dan keberlanjutan produksi. Kedua seri dilaksanakan dengan metode diskusi interaktif, memungkinkan peserta bertanya langsung dan berbagi pengalaman. Peserta aktif juga memperoleh sertifikat digital sebagai bentuk apresiasi.

Hasil pelaksanaan BISA menunjukkan peningkatan kapasitas petani dalam memahami teknologi pertanian ramah lingkungan, memperluas jaringan sosial, serta mengadopsi inovasi yang relevan dengan kondisi lokal. Pembelajaran kolektif yang tercipta mendorong terbentuknya ekosistem pertanian yang lebih inklusif dan adaptif.

Melalui Bincang Desa, Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan perdesaan yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga ruang partisipatif yang mendorong petani untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan pengambilan keputusan.

Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Tim Faperta UGM Berdayakan Petani Desa Binangun untuk Optimalkan Potensi Pertanian Lokal

berita Monday, 29 December 2025

Fakultas Pertanian UGM melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Petani dan Optimalisasi Potensi Pertanian di Desa Binangun, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo” pada Agustus hingga Oktober 2025. Kegiatan ini melibatkan 30 petani setempat dan berfokus pada peningkatan kapasitas budidaya cabai serta pemanfaatan potensi pertanian lokal melalui pendekatan pemberdayaan dan transfer pengetahuan.

Program ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa yang terdiri atas Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D. dan Agung Dian Kharisma, Ph.D. dari Departemen Mikrobiologi Pertanian, serta beberapa mahasiswa dari Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian.

Kegiatan utama program ini mencakup penyuluhan teknis budidaya cabai, mulai dari pengelolaan lahan, pemilihan varietas unggul, pengendalian hama dan penyakit, hingga praktik pemeliharaan tanaman yang berkelanjutan. Materi disusun berdasarkan kebutuhan petani di Desa Binangun yang memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas hortikultura, khususnya cabai.

Selain penyuluhan teknis, tim pengabdian memberikan pelatihan pembuatan pupuk hayati berbasis Bacillus spp.. Pelatihan ini bertujuan menyediakan alternatif input pertanian yang ramah lingkungan, berbiaya rendah, dan dapat diproduksi secara mandiri oleh petani. Inisiatif ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia sekaligus meningkatkan kesehatan tanah dalam jangka panjang.

Pendampingan dilakukan secara intensif pada dua aspek, yaitu On Farm (manajemen nutrisi, identifikasi dan penanganan masalah budidaya) dan Off Farm (penanganan pascapanen, identifikasi peluang pemasaran, penguatan jejaring usaha tani). Pendekatan ini memastikan bahwa petani tidak hanya memahami teknik budidaya, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan teknis budidaya cabai, keterampilan petani dalam mengelola lahan secara berkelanjutan, serta munculnya inisiatif kolektif untuk menerapkan pupuk hayati dalam praktik pertanian sehari-hari. Program ini turut memperkuat kapasitas lokal dan mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Desa Binangun secara berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas,  SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Kolaborasi Akademik-Industri: Faperta UGM dan CV Sentral Yanmar Prambanan Percepat Adopsi Teknologi Mekanis melalui Pelatihan Online Lentera DESA

berita Tuesday, 23 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjalin kolaborasi strategis dengan CV Sentral Yanmar Prambanan dalam program pengabdian kepada masyarakat. Kerjasama ini ditandai dengan hibah mesin cultivator dan earth auger yang langsung dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas petani dalam praktik pertanian berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Faperta UGM mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi ke lapangan, sejalan dengan visi pembangunan nasional.

Alat-alat tersebut diintegrasikan ke dalam kelas pelatihan online gratis melalui website Lentera DESA, yang dapat diakses petani di mana saja dan kapan saja via website lenteradesa.id. Dua kelas utama dirancang secara komprehensif untuk memaksimalkan pemanfaatan hibah ini. Kelas pertama, “Pemanfautan Mini Cultivator STIHL BC230 untuk Kesehatan Tanah dan Pertanian Berkelanjutan”, membahas teknik pengolahan tanah yang optimal, meningkatkan aerasi, struktur tanah, dan kesuburan mikroba tanpa merusak ekosistem. Kelas kedua, “Teknologi Mekanis dalam Pengelolaan Biopori dan Kesehatan Tanah: Aplikasi Earth Auger STIHL BT230”, fokus pada pembuatan lubang biopori efisien untuk infiltrasi air, pengurangan genangan, dan pengelolaan limbah organik—semua mendukung pertanian ramah lingkungan.

Kolaborasi ini tidak hanya menyediakan alat fisik, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran digital yang inklusif. Petani dari berbagai daerah dapat mengikuti modul video interaktif, simulasi penggunaan alat, serta materi pendukung seperti panduan perawatan dan analisis dampak lingkungan. Akses gratis ini memecah hambatan geografis dan ekonomi, memungkinkan petani kecil hingga menengah mengadopsi mekanisasi modern dengan cepat dan efektif.

Program ini menegaskan komitmen Faperta UGM dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Lentera DESA

Kontribusi Faperta UGM melalui Lentera DESA: Mendorong Mekanisasi dan Digitalisasi Komoditas Tembakau

berita Tuesday, 23 December 2025

Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah sukses menyelenggarakan “Pelatihan Mekanisasi Modernisasi dan Digitalisasi untuk Komoditas Tembakau” dengan menggandeng Lentera DESA Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) sebagai narasumber. Kegiatan ini digelar dalam rangka Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Manusia Pertanian dan Perkebunan melalui Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Pertanian (BAPELTAN) Jawa Tengah, dengan total lebih dari 100 peserta dari berbagai kalangan.

Pelatihan dilaksanakan dalam tiga Angkatan pelatihan, mulai dari 20 Oktober hingga 6 November 2025. Peserta yang hadir mencakup siswa SMK pertanian, petani milenial, pelaku usaha, hingga petani senior. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dari beragam latar belakang.

“Walaupun pesertanya dari kalangan yang berbeda-beda, namun ternyata antusiasme mereka sama-sama tinggi. Bahkan petani senior juga tidak kalah motivasinya untuk mempelajari digitalisasi untuk mendukung aktivitas pertanian mereka”, ujar salah satu trainer Lentera DESA.

Lentera DESA, platform pelatihan pertanian digital dari Desa Apps Faperta UGM, berkesempatan memaparkan informasi menarik seputar digitalisasi pertanian yang relevan bagi petani tembakau, mencakup pencarian informasi terkini melalui platform Lentera DESA; pemanfaatan smart IoT sederhana menggunakan smart plug dan google assistant; kelas pelatihan online gratis di platform Lentera DESA yang bisa diakses kapan saja; serta fitur pencatatan usaha tani digital melalui Buku Tani Lentera DESA yang memudahkan pencatatan biaya benih, pupuk, hasil panen beserta analisis keuangan otomatis untuk mempermudah pelaporan dan evaluasi hasil pertanian.

Kegiatan dikemas secara menarik dengan games dan ice breaking, sehingga materi teknis terasa ringan dan mudah dipahami. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi petani tembakau untuk meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan melalui mekanisasi dan digitalisasi.

Kolaborasi antara Faperta UGM dan pemerintah diharapkan mampu memperat implementasi Faperta UGM dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pada pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi ini juga menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan khususnya pada SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Lentera DESA

Dua Tim Patriot Fakultas Pertanian UGM Raih Juara Video Pendek Terbaik di Penutupan Ekspedisi Patriot 2025

beritaPrestasi Tuesday, 23 December 2025

Rangkaian kegiatan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Gadjah Mada (UGM) 2025 resmi ditutup dengan penyelenggaraan Lomba Video Pendek. Seluruh tim telah menyelesaikan tugasnya di lapangan, dan sebagai penutup, kreativitas mahasiswa ditampilkan melalui karya video yang merefleksikan pengalaman mereka mendampingi masyarakat transmigrasi.

Tim Ekspedisi Patriot merupakan program kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi dan perguruan tinggi, termasuk UGM, yang melibatkan mahasiswa dan dosen untuk terjun langsung ke kawasan transmigrasi. Tim ini bertugas melakukan pendampingan masyarakat, pemetaan potensi lokal, serta merancang strategi pemberdayaan ekonomi. Melalui TEP, kampus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjawab persoalan di lapangan sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di daerah transmigrasi.

Dalam acara puncak, dua tim dari Fakultas Pertanian UGM berhasil meraih penghargaan utama:

  • Juara 1 Video Pendek Terbaik, diterima oleh perwakilan tim, yaitu Yayan Restyandi.
  • Juara 2 Video Pendek Terbaik, diterima oleh perwakilan tim, yaitu Nafeny Nirmalasiwi.

Kedua tim tersebut berada di bawah bimbingan dari Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. (Dosen Departemen Sosial Ekonomi Pertanian) dan Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D. (Dosen Departemen Mikrobiologi Pertanian).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, S.H., M.A., bersama Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., pada Jumat, 19 Desember 2025.

Lomba video pendek ini menjadi simbol penutup perjalanan TEP UGM 2025 sekaligus momentum apresiasi atas dedikasi mahasiswa dan dosen dalam mendukung agenda nasional transmigrasi. Prestasi yang diraih mahasiswa Fakultas Pertanian menegaskan peran kampus sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Capaian Tim Ekspedisi Patriot UGM 2025 juga selaras dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM 2025: Merayakan Kasih, Kebersamaan, dan Sukacita

berita Tuesday, 23 December 2025

Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) St. Hieronimus bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar Perayaan Natal Bersama 2025 di Auditorium Hardjono Danoesastro, Fakultas Pertanian UGM pada 19 Desember 2025. Acara ini menjadi momentum penuh sukacita, di mana mahasiswa, dosen, staf, dan keluarga besar fakultas berkumpul untuk merayakan Natal sekaligus mempererat tali kebersamaan.

Panitia, pelayan, serta seluruh peserta berkontribusi menghadirkan suasana penuh semangat. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh panitia, dosen, staf, dan mahasiswa yang hadir serta mendukung kelancaran acara.

Perayaan Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM 2025 menjadi momentum indah untuk memperkuat persaudaraan, kasih, dan semangat pelayanan di tengah keluarga besar kampus. Acara ini diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan dan semangat inklusif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Meski berbentuk perayaan, kegiatan Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM 2025 juga mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas,SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Fakultas Pertanian UGM Terima Kunjungan Studi Banding Penjaminan Mutu dari Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

berita Tuesday, 23 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura (UNTAN) pada Rabu, 18 Desember 2025, bertempat di Ruang Sidang Dekanat, Gedung A1 Lantai 2, Faperta UGM. Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus berbagi praktik terbaik dalam pengembangan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Rombongan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dipimpin oleh Wakil Dekan II Ir. Maulidi, S.P., M.Sc. dan Wakil Dekan III Dr. Rossie Wiedya Nusantara, S.P., M.Si., serta didampingi oleh Anita Suharyani, S.P., M.P. selaku Penjaminan Mutu Fakultas, Dr. Ir. Bambang Widiaso, M.P. sebagai Ketua Jurusan, dan Dr. Ir. Dwi Zulfita, M.Sc. selaku Koordinator Program Studi.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh jajaran pimpinan Faperta UGM, yaitu Dekan Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., serta Ketua Tim Penjaminan Mutu Faperta UGM Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc., bersama staf penjaminan mutu.

Dalam sambutannya, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Dekan Faperta UGM menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap pertemuan ini dapat menjadi ruang belajar bersama antar perguruan tinggi.

“Terima kasih kepada Wakil Dekan dan seluruh tim Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura yang telah berkunjung ke Fakultas Pertanian UGM. Melalui pertemuan ini, kami berharap dapat saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengembangan institusi,” ujar Jaka Widada.

Pada kesempatan tersebut, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Dekan Faperta UGM memaparkan sistem penjaminan mutu yang diterapkan di lingkungan fakultas, termasuk pengembangan dokumen mutu, mekanisme monitoring dan evaluasi, serta strategi peningkatan kualitas pendidikan melalui akreditasi internasional ASIIN. Seluruh program studi sarjana Faperta UGM saat ini telah terakreditasi ASIIN, dua program magister telah memperoleh akreditasi serupa, dan tiga program studi lainnya masih dalam proses.

Selain itu, Faperta UGM juga mengembangkan berbagai program unggulan untuk mendukung mutu akademik, seperti International Undergraduate Class (IUC), Program Fast Track S1–S2 dan S2–S3, serta sistem pembelajaran dan layanan akademik berbasis digital. Berbagai skema hibah dosen mahasiswa turut diperkenalkan sebagai upaya percepatan masa studi dan peningkatan kualitas riset mahasiswa.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Faperta UGM, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., juga memaparkan pengelolaan kemahasiswaan, termasuk dukungan beasiswa, program fast track, serta pembinaan prestasi mahasiswa. Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., menjelaskan berbagai kerja sama strategis Faperta UGM dengan mitra industri dan alumni, termasuk penyediaan beasiswa dan dukungan pendanaan penelitian mahasiswa.

Perwakilan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Faperta UGM dalam berbagi pengalaman. Sistem penjaminan mutu yang terintegrasi dinilai inspiratif dan berpotensi untuk diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan konteks kelembagaan di UNTAN.

Melalui kegiatan studi banding ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih erat antar perguruan tinggi dalam penguatan tata kelola, peningkatan mutu pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia pertanian yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

 

Dari Praktikum ke Panggung Karya: PKP UGM Gelar Ajang Apresiasi Kreativitas Mahasiswa melalui Gelar Karya Praktikum 2025

berita Friday, 19 December 2025

Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM)  menggelar Gelar Karya Praktikum PKP 2025 pada Jumat, 12 Desember 2025 di Auditorium Hardjono Danoesastro, Faperta UGM. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi bagi seluruh karya mahasiswa dari tiga praktikum, yaitu Audio Video Pertanian (Audvid), Manajemen Penyiaran, dan Manajemen Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (MPKP). Acara dihadiri oleh dosen, asisten praktikum, serta seluruh mahasiswa PKP.

Gelar karya tahun ini dirancang sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mahasiswa selama satu semester, sekaligus mendorong penguatan kompetensi komunikasi pertanian yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Dalam sambutannya, Karina Nisa, selaku Koordinator Korps Asisten PKP 2025, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya gelar karya tahun ini.

“Puji syukur, akhirnya Gelar Karya bisa dilaksanakan dengan hasil yang luar biasa. Tahun ini dirancang untuk memberikan apresiasi atas kerja keras teman-teman. Ada tiga praktikum yang terlibat: Audvid, Penyiaran, dan MPKP,” ujarnya.

Dr.agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih, Kepala Laboratorium PKP, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menginisiasi kegiatan ini.

“Terima kasih sudah menginisiasi kegiatan ini. Tidak menutup kemungkinan praktikum lain juga bisa mengadakan acara seperti ini. Semoga bisa menginspirasi sehingga dampaknya tidak hanya internal PKP, tetapi juga eksternal,” ungkapnya.

Beliau juga mendorong agar karya-karya mahasiswa dapat dipublikasikan lebih luas melalui media sosial sebagai bentuk kontribusi PKP dalam menyebarkan inspirasi dan pengetahuan kepada masyarakat.

Ketua Program Studi PKP, Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar karya bukan sekadar pameran hasil praktikum, tetapi juga representasi kompetensi mahasiswa dalam menangkap isu sosial dan menerjemahkannya ke dalam karya komunikasi.

“Gelar karya tidak hanya sekadar unjuk karya atau exhibition, tetapi juga berkaitan dengan kompetensi teman-teman tentang bagaimana isu sosial ditangkap dalam sebuah karya,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, dosen, dan asisten praktikum yang berperan dalam penyelenggaraan gelar karya ini. “Ini menjadi bagian penting dari bagaimana mahasiswa mengekspresikan hasil karya sebagai bekal di dunia kerja.”

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah penayangan perdana film “Sepotong Kue”, karya mahasiswa Praktikum Audio Video Pertanian. Film ini disutradarai oleh Zakia Muslicha (PKP Angkatan 2024), yang mengaku bahwa proses produksi memberikan pengalaman berharga bagi seluruh tim.

“Awalnya kami pikir hanya sekedar membuat film untuk praktikum. Lama-kelamaan terasa seperti proyek beneran. Mulai dari pra-produksi, kami sudah merasakan bahwa ini proyek yang cukup besar bagi kami,” ungkap Zakia.

Selain penayangan film, acara juga menghadirkan pengumuman kategori karya praktikum terbaik, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan inovasi mahasiswa. Penghargaan diberikan kepada karya terbaik dari berbagai kategori berikut:

  • Kategori Naskah

Naskah Terbaik Feature: Kelompok 1

Naskah Terbaik Talkshow: Kelompok 4

Naskah Terbaik Solo Podcast: Faradila Anggraini

  • Kategori Produksi

Best Production Feature: Kelompok 2

Best Talkshow Production: Kelompok 3

Best Production Solo Podcast: Kynan Al Hazmi

  • Kategori Desain Komunikasi

Poster Terkreatif: Deandra Julie

Leaflet Terinformatif: Dian Cahya

Folder Teredukatif: Alya Dzakira Riyandi

Folder Terbaik Kelas Internasional: Yusuke Fuji

  • Kategori Audio Visual

Straight News Terinformatif: Kelompok 7

Talkshow Terinspiratif: Kelompok 3

Feature Terkreatif: Kelompok 2

  • Kategori MPKP Audio Video

Best Group (International Class): The Group of International Class

Melalui Gelar Karya Praktikum PKP 2025, Program Studi PKP berharap mahasiswa semakin percaya diri dalam berkarya, berkolaborasi, dan mengembangkan kompetensi komunikasi pertanian yang relevan dengan tantangan masa depan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen PKP dalam menciptakan ruang belajar yang kreatif, inklusif, dan berdampak.

Penyelenggaraan Gelar Karya Praktikum PKP 2025 tidak hanya menjadi ruang apresiasi, tetapi juga berkontribusi pada beberapa capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Desi Utami

Bincang Desa (BISA) #54: Inovasi Smart Eco-Bioproduction dan Teknologi STIHL untuk Petani Mandiri Lestari

berita Friday, 19 December 2025

Smart Eco-Bioproduction dan teknologi mekanisasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian secara presisi, dengan efisiensi sumber daya yang bijak sambil menjaga kelestarian lingkungan serta kesejahteraan petani. Bincang Desa (BISA) #54 bertajuk “Smart Eco-Bioproduction dan Teknologi Mekanisasi STIHL: Menuju Pertanian Modern yang Ramah Lingkungan” sukses diselenggarakan secara daring pada Sabtu, 6 Desember 2025, pukul 10.00-12.00 WIB melalui platform Zoom Meeting dan siaran langsung Agricia Channel. Antusiasme peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi mencerminkan semangat kolaboratif komunitas pertanian kita.

Dua narasumber terhormat hadir berbagi wawasan mendalam. Dr. Eng. Ansita Gupitakingkin Pradipta, S.T., M.Eng., IPM (Dosen Fakultas Teknologi Pertanian UGM), memaparkan Smart Eco-Bioproduction sebagai pendekatan bioteknologi berkelanjutan yang mengoptimalkan input pertanian, meminimalkan limbah, dan memperkaya kesuburan tanah—sebuah langkah hangat menuju masa depan agraria yang lebih hijau.

Sementara itu, CV Sentral Yanmar Prambanan memperkenalkan teknologi mekanisasi STIHL yang inovatif, seperti cultivator untuk pengolahan tanah presisi, earth auger untuk penanaman cepat dan dalam, alat potong serta pemangkas modern yang ringan, hingga dukungan alat canggih seperti combine harvester dan transplanter—semua dirancang efisien untuk mengurangi beban kerja petani sambil mendukung praktik ramah lingkungan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan Bincang Desa #54 ini merupakan kolaborasi erat antara Fakultas Pertanian UGM dan CV Sentral Yanmar Prambanan, sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dalam memajukan pertanian berkelanjutan. Kemitraan ini tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga membangun jembatan antara akademisi dan pelaku usaha untuk memberdayakan petani di tingkat grassroots, menciptakan dampak langsung yang hangat dan berkelanjutan bagi masyarakat pedesaan.

Melalui kegiatan Bincang Desa (BISA) #54 ini juga menggambarkan bagaimana dukungan Fakultas Pertanian UGM dalam SGDs, diantara yaitu SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Agricia Channel

1…1011121314…55

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Buka Summer Course 2026 untuk Mahasiswa Internasional
    13/05/2026
  • Alumni Faperta UGM Gabung Riset Persepsi Budidaya Maggot sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik
    13/05/2026
  • Lentera DESA Faperta UGM x UPTD BPSDMP DIY: Bersama Petani Muda Jogja Rajut Ketahanan Pangan
    13/05/2026
  • Integrasi Teori dan Praktik: Kisah Inspiratif Mahasiswa PKP UGM dalam Mengembangkan Kompetensi melalui Magang di AILESH
    13/05/2026
  • Athifah Rahmadhani Raih Juara 1, Wajah Baru Prestasi Faperta UGM di Sunan Kalijaga Cup XIII 2026
    13/05/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju