• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
      • Persyaratan Pendaftaran Doktor Ilmu Pertanian
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • (Page 10)
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Semarakkan Dies Natalis ke-80 dan Lustrum XVI Fakultas Pertanian UGM Gelar Panen Perdana Melon Hibrida Premium Hasil Inovasi Dosen

berita Friday, 10 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) mengawali rangkaian peringatan Dies Natalis ke-80 dan Lustrum XVI dengan menggelar panen perdana melon hibrida premium hasil riset internal pada Jumat, 10 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Greenhouse Gedung A1 Fakultas Pertanian UGM ini menjadi wujud nyata komitmen fakultas dalam menghilirisasikan hasil penelitian agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya sektor pertanian.

Acara panen perdana ini dihadiri langsung oleh jajaran rektorat Universitas Gadjah Mada, dipimpin oleh Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. selaku Rektor UGM. Kehadiran jajaran pimpinan universitas menjadi bentuk dukungan penuh terhadap berbagai produk inovasi berbasis riset yang lahir dari kreativitas civitas akademika di lingkungan fakultas.

Salah satu tim dosen pengembang varietas, Agus Budi Setiawan, S.P., M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa pada panen perdana kali ini terdapat 2 (dua) varietas hibrida premium yang dirilis ke publik.

“Dua varietas hibrida premium ini dirancang memiliki keunggulan utama pada cita rasa buah yang sangat manis serta tekstur daging yang renyah (crunchy). Karakteristik ini disesuaikan dengan preferensi pasar buah premium saat ini,” ungkapnya di sela-sela aktivitas petik buah.

Momen petik bersama melon hibrida premium ini tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan seremonial tahunan fakultas. Lebih dari itu, agenda ini merupakan titik krusial dari proses hilirisasi hasil riset dan inovasi yang dikembangkan di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada agar tidak berhenti di laboratorium, melainkan dapat menyentuh masyarakat luas.

Melalui hilirisasi ini, Faperta UGM berharap teknologi budidaya dan varietas benih melon hibrida premium dapat segera diadopsi secara luas oleh petani maupun pelaku industri pertanian di Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan nilai tambah komoditas hortikultura, memperkuat daya saing sektor pertanian, serta memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi kesejahteraan petani. Inisiatif tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui peningkatan pendapatan petani, SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui pengembangan varietas unggul yang mendukung ketahanan pangan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan penyediaan produk hortikultura berkualitas, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui implementasi hasil riset dan inovasi dalam pendidikan tinggi, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan sektor agribisnis, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui hilirisasi hasil penelitian, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengembangan teknologi budidaya yang berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, petani, industri, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat adopsi inovasi pertanian.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Komitmen Nyata Akselerasi Pendidikan: Faperta UGM terima 45 Mahasiswa Fast Track Semester Gasal 2026/2027

berita Thursday, 9 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat sekaligus meningkatkan mutu pendidikan akademik tinggi. Komitmen ini diwujudkan melalui registrasi mahasiswa baru untuk Program Akselerasi Sarjana-Magister (Fast Track) periode Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027.

Faperta UGM tercatat sangat konsisten dalam mengawal dan mengembangkan program Fast Track ini sejak tahun 2022. Program ini dirancang khusus bagi para mahasiswa sarjana (S1) unggulan agar dapat menyelesaikan studi lanjut tingkat magister (S2) secara berkesinambungan dalam waktu yang lebih singkat. Pada Semester Gasal TA 2026/2027 ini, terdapat 45 mahasiswa tangguh yang berhasil lolos seleksi dan diusulkan untuk mengikuti program tersebut.

Distribusi program magister hulu ke hilir mencakup berbagai klaster keilmuan di lingkup pertanian dan perikanan, antara lain:

  • Magister Bioteknologi Sekolah Pascasarjana (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Mikrobiologi Pertanian dan Akuakultur).
  • Magister Agronomi & Magister Pemuliaan Tanaman (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Agronomi).
  • Magister Fitopatologi & Magister Ilmu Hama Tanaman (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Proteksi Tanaman).
  • Magister Ilmu Perikanan (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Akuakultur, Manajemen Sumberdaya Akuatik, dan Teknologi Hasil Perikanan).
  • Magister Ilmu Tanah (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Ilmu Tanah).
  • Magister Ekonomi Pertanian & Magister Manajemen Agribisnis (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis).

Sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian akademik para mahasiswa, seluruh peserta program Fast Track yang diusulkan pada semester ini mendapatkan dukungan finansial berupa skema beasiswa penuh untuk Semester 1 dan Semester 2. Melalui skema ini, biaya Nilai Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa pada satu tahun pertama dibebaskan sepenuhnya sebelum nantinya melakukan pembayaran mandiri di semester berikutnya.

Dengan kelanjutan program yang masif ini, Faperta UGM berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan akselerasi ini secara optimal untuk menghasilkan inovasi, riset unggul, dan sumber daya manusia berkualitas yang mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian dan perikanan berkelanjutan. Melalui program ini, Faperta UGM turut berkontribusi dalam pencapaian SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Lunnetta Anis Prasmana Raih Emas di Kejuaraan Internasional Taekwondo, Harumkan Nama Faperta UGM

Prestasi Thursday, 9 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui salah satu mahasiswinya, Lunnetta Anis Prasmana, Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, angkatan 2024. Lunnetta berhasil meraih medali emas pada ajang bergengsi Internasional Gelora Taekwondo Indonesia Championship 2 2026, yang diselenggarakan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta pada 19–21 Juni 2026.

Kejuaraan bertaraf internasional tersebut diikuti oleh lebih dari 3.000 atlet taekwondo yang berasal dari 21 provinsi di Indonesia serta empat negara. Dengan jumlah peserta yang sangat besar, kompetisi ini menjadi salah satu kejuaraan taekwondo terbesar di kawasan. Lunnetta tampil gemilang pada kategori Poomsae Senior DAN Taegeuk 8 Putri dan berhasil meraih peringkat pertama setelah menampilkan performa terbaiknya di hadapan para juri dan mengungguli peserta dari berbagai daerah maupun negara.

Selain Lunnetta, kontingen Taekwondo Universitas Gadjah Mada juga menunjukkan prestasi yang membanggakan. Sebanyak 14 atlet UGM turut berpartisipasi dalam kejuaraan ini dan berhasil membawa pulang total 12 medali, yang terdiri atas 7 medali emas, 3 medali perak, dan 2 medali perunggu. Capaian tersebut mencerminkan komitmen UGM dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan prestasi mahasiswa, sekaligus memperkuat reputasi universitas di tingkat nasional maupun internasional.

Prestasi yang diraih Lunnetta Anis Prasmana tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi Fakultas Pertanian UGM dan Universitas Gadjah Mada. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Selain itu, capaian ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara keunggulan akademik, sportivitas, kepemimpinan, serta pengembangan karakter dalam membentuk lulusan yang unggul dan berdaya saing global.

Melalui keberhasilan mahasiswa dalam ajang olahraga internasional, Fakultas Pertanian UGM turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan budaya hidup sehat dan aktivitas olahraga, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan potensi mahasiswa secara holistik, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui partisipasi aktif dalam kompetisi internasional yang memperluas jejaring, kolaborasi, dan kerja sama di tingkat global.

Fakultas Pertanian UGM memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Lunnetta, serta seluruh tim Taekwondo UGM yang telah mengharumkan nama universitas. Semoga prestasi ini menjadi pijakan untuk pencapaian lebih tinggi di masa mendatang, sekaligus memperkuat semangat mahasiswa dalam mengintegrasikan keunggulan akademik dan non-akademik.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Lunnetta Anis Prasmana

Reimagining Tropical Farming and Fisheries: Faperta UGM Gelar Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026

berita Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) resmi membuka gelaran Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026 pada Senin, 6 Juli 2026. Mengangkat tema besar “Reimagining Tropical Farming and Fisheries for the New Generation“, program internasional ini dirancang khusus untuk memadukan perspektif lokal dan inovasi modern demi masa depan sektor pertanian dan perikanan tropis yang berkelanjutan.  Opening ceremony yang dipandu oleh Dr. drh. Nur Lailatul Fitrotun Nikmah, M.Sc. menandai dibukanya gelaran SC-STAF tahun ini yang menarik antusiasme luar biasa bagi para peserta. SC-STAF 2026 diikuti oleh 57 peserta yang berasal dari 7 negara, serta didukung oleh 13 pembicara ahli (invited speakers) dari berbagai institusi global terkemuka sepanjang pelaksanaan program.

Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dalam opening remarks-nya menyampaikan sambutan hangat sekaligus membuka acara secara resmi. Selanjutnya, Tantriani, S.P., M.Agr., Ph.D., mewakili Ketua SC-STAF 2026, Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., memaparkan secara komprehensif rangkaian pelaksanaan program. Dalam paparannya, ia menjelaskan siklus penyelenggaraan summer course dari tahun ke tahun serta berbagai capaian pembelajaran (learning outcomes) yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Program intensif yang berlangsung pada 6–17 Juli 2026 ini mengombinasikan perkuliahan, studi mandiri, kuis harian, serta virtual site learning untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif kepada peserta.

Setelah sesi pembukaan resmi selesai, agenda dilanjutkan dengan sesi Invited Speaker yang menghadirkan dua pakar di bidangnya, yaitu Ms. Vera Ysabel Villa de la Cruz, M.Agr. (Supervising Science Research Specialist, Bureau of Agriculture and Fisheries Standards, Department of Agriculture, Filipina) dan Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM). Setelah kedua sesi keynote tersebut berakhir, para peserta langsung mengikuti kelas-kelas intensif untuk mendalami materi teknis sesuai dengan jadwal program.

Melalui SC-STAF 2026, Faperta UGM terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui pendidikan internasional, pertukaran pengetahuan, dan penguatan inovasi di bidang pertanian dan perikanan tropis. Program ini berkontribusi pada SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui pengembangan sistem pangan yang berkelanjutan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran lintas negara dan peningkatan kapasitas peserta, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan riset dan inovasi pertanian, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penerapan praktik pertanian berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengembangan sistem pertanian dan perikanan yang tangguh terhadap perubahan iklim, SDG 14: Ekosistem Laut, SDG 15: Ekosistem Darat, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi akademik internasional.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim SC-STAF 2026

Fakultas Pertanian UGM Perkuat Kontribusi SDGs, Dorong UGM ke Peringkat 41 Dunia

berita Wednesday, 8 July 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menembus peringkat ke-41 dunia dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rating 2026 dengan skor 93,2/100. Pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi strategis Fakultas Pertanian (Faperta) UGM, yang tercatat sebagai salah satu fakultas dengan aktivitas SDGs tertinggi di lingkungan UGM.

Berdasarkan data Dashboard SDGs UGM, Faperta mencatat lebih dari 2.500 aktivitas (per 3 Ju yang mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan. Angka ini menempatkan Faperta sebagai fakultas dengan kontribusi terbesar ketiga setelah universitas secara keseluruhan.

Kontribusi Faperta tidak hanya memperkuat reputasi UGM secara global, tetapi juga memastikan riset dan pengabdian masyarakat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan, ketahanan pangan, serta keberlanjutan lingkungan. Dengan capaian ini, Faperta menegaskan perannya sebagai pionir riset pertanian berkelanjutan sekaligus penggerak utama kontribusi UGM dalam mendukung SDGs.

Capaian UGM diumumkan secara resmi pada Rabu, 24 Juni 2026. UGM berhasil naik 41 peringkat dari posisi ke-82 dunia tahun sebelumnya menjadi posisi ke-41 dari total 1.603 universitas yang dievaluasi. Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menyebutkan bahwa kenaikan ini didorong oleh peningkatan kinerja hampir di seluruh SDGs. “Capaian tersebut menunjukkan penguatan reputasi akademik sekaligus komitmen UGM terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional,” ungkapnya.

Penilaian dilakukan berdasarkan kontribusi universitas dalam mencapai indikator SDGs, dengan data yang dikumpulkan dari pelaporan universitas dan bibliometrik Elsevier. Universitas peserta diwajibkan mengikuti minimal empat kategori SDG, termasuk SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan sebagai komponen wajib.

Sebagai salah satu fakultas dengan kontribusi terbesar, Faperta UGM berperan penting dalam mendukung capaian-capaian tersebut. Melalui riset pertanian berkelanjutan, inovasi agroekosistem, penguatan kurikulum berbasis OBE, serta jejaring internasional, Faperta memastikan bahwa kontribusi UGM terhadap SDGs tidak hanya tercatat dalam pemeringkatan, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Dashboard SDGs UGM

Fakultas Pertanian UGM Gelar Rekreasi Dosen ke Salatiga sebagai Upaya Mempererat Kebersamaan dan Mendukung Kinerja Akademik

berita Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan kegiatan rekreasi dosen pada 26–27 Juni 2026 dengan tujuan Kota Salatiga, Jawa Tengah. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana rekreasi, tetapi juga memiliki tujuan akademis, yakni memperkuat jejaring internal, meningkatkan semangat kolaborasi, serta mendukung keberlanjutan kinerja tridharma perguruan tinggi.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kunjungan ke Fertindo Farm, di mana peserta berkesempatan belajar langsung mengenai praktik budidaya hidroponik serta pengelolaan kebun buah dan sayur. Aktivitas ini memberikan pengalaman lapangan yang relevan dengan pengembangan ilmu pertanian modern sekaligus memperkaya wawasan dosen dalam mendukung pembelajaran dan penelitian.

Pada hari kedua, peserta mengunjungi Mesastilas Resort and Coffee Plantation untuk menyaksikan proses roasting kopi dan memahami rantai nilai komoditas perkebunan. Kegiatan ini menambah perspektif akademis terkait agroindustri dan pengembangan produk pertanian berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian UGM turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan (work-life balance) serta meningkatkan kesejahteraan sivitas akademika, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas akademik dan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengenalan inovasi pada sistem pertanian modern dan agroindustri, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kerja sama dengan mitra eksternal dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengembangan sektor pertanian.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Fakultas Pertanian UGM

Pembuka Kolaborasi, Tim PPK Ormawa Klinik Agromina Bahari (KAB) Gelar Audiensi dan Sosialisasi awal Program ASAGRI

berita Wednesday, 8 July 2026

Tim PPK Ormawa KAB Universitas Gadjah Mada sukses melaksanakan dua kegiatan awal Bulan di Juni. Kegiatan pertama yaitu audiensi, berisi pengenalan program ASAGRI bersama pemangku kepentingan, mulai dari perangkat desa, beberapa perwakilan dari 6 KWT Timbulharjo, Kelompok Tani, Gapoktan, Perwakilan Ormawa KAB, serta sasaran utama yaitu KWT Lestari. Kegiatan penyelarasan persepsi dalam kolaborasi jangka panjang ini terlaksana di Balai Dukuh Kepek, Kalurahan Timbulharjo, Bantul, pada Minggu (14/6). Pada minggu yang sama, kegiatan sosialisasi pertama turut sukses pada Kamis (18/6) dengan dihadiri oleh beberapa perwakilan dari 6 KWT Timbulharjo yang berpusat di Aula Kalurahan Timbulharjo. Sosialisasi ini mencakup hasil pemetaan potensi titik tumbuh jamur untuk APH yang dilakukan Tim pada Minggu (31/5) di sekitar wilayah Dukuh Kepek.

Program pengabdian ‘ASAGRI,’ diinisiasi untuk merespons permasalahan bahwa tingginya penurunan hasil panen sebab penggunaan APH (Agen Pengendali Hayati) yang tidak optimal dan terdeteksinya residu pestisida di sebagian besar lahan pertanian. Padahal, disatu sisi lahan pekarangan warga memiliki potensi tingginya isolat jamur alami yang tumbuh dengan mayoritas warga adalah ibu rumah tangga siap latih. Melalui “ASAGRI (Agents for Sustainable Agricultural-Practice): Penguatan Ketahanan Pangan di Kalurahan Timbulharjo, Bantul melalui Sistem Budidaya Agen Pengendali Hayati,” Tim PPK Ormawa KAB hadir membawa solusi berupa pembekalan, edukasi, serta inovasi ‘Oemah Agensia’ sebagai sistem terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan dua jamur sebagai dasar produksi APH yang terstandarisasi. Audiensi sebagai kegiatan pembuka menjadi forum dalam penyelelarasan persepsi dengan seluruh pihak yang terlibat.

Dalam pelaksanaannya, audiensi diawali dengan sambutan seluruh perwakilan pihak, ketua PPK Ormawa KAB, Ketua KAB, Dosen Pendamping PPK Ormawa KAB, serta perangkat desa. Acara berlanjut dengan pengenalan tim, pemaparan materi dan sesi diskusi oleh Tim PPK Ormawa KAB. Audiensi disambut antusias tinggi oleh para tamu undangan, terutama saat sesi diskusi yang membuka interaksi dua arah terjadi secara aktif.

Pada pelaksanaan sosialisasi pertama, Tim sebelumnya telah melakukan pemetaan terhadap potensi daerah titik tumbuh isolat jamur alami di Desa Kepek pada Minggu (31/5).  Pemaparan materi berisi pemetaan, media tumbuh jamur sederhana, serta isolasi disampaikan oleh Tim serta dosen pendamping. Sosialisasi yang dihadiri oleh beberapa perwakilan dari KWT yang ada di Timbulharjo, turut berlangsung secara aktif dengan antusiasme tinggi para peserta. Kedua kegiatan juga memiliki rangkaian test, sosialisasi mencakup pre-test dan post-test sebagai tolak ukur dalam materi yang diberikan.

Perangkat Desa, Ulu-ulu Kalurahan Timbulharjo Bapak Catur, menyampaikan kesan dan apresiasinya terhadap kehadiran dan inisiatif para mahasiswa. “Kita mendapatkan beberapa pengetahuan yang sebelumnya minim kita dapatkan, seperti teknologi smart farming untuk produksi APH, itu ternyata bisa diproduksi lebih baik ketika ada rumah agensia yang akan didirikan oleh Tim ASAGRI, …tentunya akan sangat bermanfaat bagi KWT kami yang sudah berfokus dalam pembuatan APH, sehingga nanti secara produksi akan lebih baik dengan Oemah Agensia,” jawabnya melalui wawancara singkat selesai acara Audiensi. Ketua PPK Ormawa KAB Naifa Rahma menyebutkan harapannya, “semoga program ASAGRI dapat membawa dampak nyata di Kalurahan Timbulharjo, dan membantu masyarakat nya untuk menjalankan praktek pertanian yang lebih ramah lingkungan” ujarnya selama pembukaan audiensi.

Kegiatan audiensi ini menjadi awal penanda dan penyelarasan persepsi program ASAGRI dalam kolaborasi jangka panjang kepada seluruh pihak terlibat. Sosialisasi juga menjadi rangkaian kegiatan dalam pembekalan dan edukasi kepada sasaran, KWT dan utamanya KWT Lestari Kepek dalam tujuan penguatan kompetensi yang berkaitan dengan Agen Pengendali Hayati. Sebagai langkah keberlanjutan, Tim PPK Ormawa KAB dijadwalkan akan kembali melaksanakan sosialisasi kedua pada bulan Juli sebagai pembekalan lanjutan dari sosialisasi pertama yang berisi kegiatan praktek dan demonstrasi pembuatan media tumbuh sederhana jamur serta isolasi.

Melalui kegiatan ini, turut menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pembangunan berkelanjutan khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan masyarakat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis pengabdian, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pengembangan inovasi pertanian berkelanjutan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penerapan sistem budidaya ramah lingkungan, SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pemanfaatan agen pengendali hayati yang mendukung keseimbangan ekosistem pertanian, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

 

Penulis: Humaira Larasati Azizah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: KAB Faperta UGM

 

Faperta UGM Bahas SDM dan Kolaborasi Industri Benih dalam Indonesia Seed Industry Leadership Forum 2026

berita Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) berpartisipasi aktif dalam Indonesia Seed Industry Leadership Forum 2026, khususnya pada Session 2: Sectoral Roundtable Discussions (Pangan) yang digelar Kamis, 11 Juni 2026 di Eastparc Hotel Yogyakarta. Diskusi ini dipimpin oleh Andrianto Ansari, S.T.P., M.Agr., Ph.D., dengan Sugeng Rijadi, S.P. (PT Sang Hyang Seri) sebagai pengarah utama.

Forum ini menyoroti kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dalam industri benih, tantangan pengembangan varietas hibrida, serta peluang kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah. Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar 410 ribu ton benih padi untuk mendukung rencana penanaman 16 juta hektare lahan pada tahun 2026. Namun, saat ini benih bersertifikat baru mencakup 60% dari kebutuhan nasional, sehingga diperlukan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian benih.

Dalam diskusi, Nana Laksana Ranu (Asosiasi Benih Indonesia/Asbenindo) menekankan perlunya penguatan hard skills dan soft skills bagi SDM, khususnya tenaga pemulia dan pemasaran. Dr. Ir. Ladiyani Retno Widowati, M.Sc. (Dirjen Perbenihan/Pangan) menyoroti keterbatasan tenaga Pengawas Benih Tanaman (PBT) yang saat ini hanya berjumlah 883 orang, jauh dari kebutuhan ideal 1.550 orang, dengan distribusi yang timpang antara Jawa dan luar Jawa.

Sementara itu, Ir. Putu Darsana, M.P., Ph.D. (PT BISI Internasional Tbk.) menegaskan pentingnya integritas, sikap kerja, serta modul pelatihan yang dapat diakses mahasiswa maupun masyarakat umum. Hariyanta, M.Sc. (PT Zaini Makmur Sentosa) menekankan perlunya soft skills seperti problem solving, analogi, dan kemampuan bahasa asing untuk mendukung kolaborasi internasional.

Dari sisi industri, Syarifin Firdaus (PT Advanta) menyoroti pentingnya pengalaman magang, integritas, serta self branding melalui media sosial sebagai faktor penentu rekrutmen. A. Novia Edi Maharanto, S.E., M.M. (PT Bisi Internasional Tbk.) menekankan tantangan komunikasi dengan petani yang memiliki ego kuat, sehingga diperlukan pendekatan adaptif. Safe’i Pradana (PT Bayer Indonesia Crop Science) menegaskan bahwa hanya sekitar 10% lulusan baru yang siap terjun ke industri, sehingga mentalitas dan daya juang perlu dipupuk sejak masa pendidikan.

Selain itu, Rakimin (PT Twinn) mengusulkan integrasi mata kuliah berbasis SKS agar lebih aplikatif, serta akses terhadap plasma nutfah yang lebih luas bagi mahasiswa. Pak Taryono mengingatkan perlunya perspektif nasional dalam diskusi, agar tidak hanya berfokus pada lingkup institusi.

Diskusi menyimpulkan bahwa kompetensi wajib bagi lulusan mencakup kemampuan teknis perbenihan, integritas, komunikasi efektif, ketangguhan fisik dan mental, serta daya juang tinggi. Pelatihan prioritas yang perlu dikembangkan adalah komunikasi efektif, bahasa asing, serta keahlian khusus di bidang perbenihan. Kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah menjadi kunci dalam menyiapkan SDM unggul yang mampu mendukung kemandirian benih dan ketahanan pangan nasional.

Melalui partisipasi dalam forum ini, Fakultas Pertanian UGM kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sistem perbenihan sebagai fondasi ketahanan pangan nasional, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang selaras dengan kebutuhan industri, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja dan penguatan daya saing sektor pertanian, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi teknologi perbenihan dan varietas unggul, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri dalam membangun ekosistem industri benih nasional yang berkelanjutan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta

Isa Rahmat Aulia Raih Medali Perak di Kejuaraan Internasional Taekwondo 2026

Prestasi Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui salah satu mahasiswanya, Isa Rahmat Aulia, Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik, angkatan 2024. Isa berhasil meraih medali perak pada ajang bergengsi Internasional Gelora Taekwondo Indonesia Championship 2 2026, yang diselenggarakan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta pada 19–21 Juni 2026.

Kejuaraan bertaraf internasional tersebut diikuti oleh lebih dari 3.000 atlet taekwondo yang berasal dari 21 provinsi di Indonesia serta empat negara. Dengan jumlah peserta yang sangat besar, kompetisi ini menjadi salah satu kejuaraan taekwondo terbesar di kawasan. Pada kategori Kyorugi Senior Putra U-58 kg, Isa menunjukkan performa yang impresif dan berhasil meraih posisi kedua setelah melalui rangkaian pertandingan yang berlangsung kompetitif.

Tidak hanya Isa, kontingen Taekwondo Universitas Gadjah Mada juga menunjukkan prestasi yang membanggakan. Sebanyak 14 atlet UGM turut berpartisipasi dalam kejuaraan ini dan berhasil membawa pulang total 12 medali, yang terdiri atas 7 medali emas, 3 medali perak, dan 2 medali perunggu. Capaian tersebut mencerminkan komitmen UGM dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan prestasi mahasiswa, sekaligus memperkuat reputasi universitas di tingkat nasional maupun internasional.

Prestasi yang diraih Isa Rahmat Aulia tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi Fakultas Pertanian UGM dan Universitas Gadjah Mada. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Selain itu, capaian ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara keunggulan akademik, sportivitas, kepemimpinan, serta pengembangan karakter dalam membentuk lulusan yang unggul dan berdaya saing global.

Melalui keberhasilan mahasiswa dalam ajang olahraga internasional, Fakultas Pertanian UGM turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan budaya hidup sehat dan aktivitas olahraga, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan potensi mahasiswa secara holistik, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui partisipasi aktif dalam kompetisi internasional yang memperluas jejaring, kolaborasi, dan kerja sama di tingkat global.

Fakultas Pertanian UGM menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Isa Rahmat Aulia beserta seluruh Tim Taekwondo UGM atas dedikasi, kerja keras, dan prestasi yang telah mengharumkan nama universitas. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meraih prestasi yang lebih tinggi sekaligus menginspirasi sivitas akademika Fakultas Pertanian UGM untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Isa Rahmat Aulia

Mahasiswa Proteksi Tanaman UGM Raih Juara III DIY Open Karate International Championship II 2026 dan Ajukan Insentif Prestasi

Prestasi Wednesday, 8 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui prestasi mahasiswa. Zafira Nayla Mumtaz, mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman angkatan 2025, berhasil meraih peringkat III kategori Kata Perorangan Senior Putri pada ajang DIY Open Karate International Championship II 2026 yang diselenggarakan oleh KONI DIY pada 20–21 Juni 2026 di Grha INSTIPER Yogyakarta. Kejuaraan ini diikuti oleh sekitar 1.000 atlet dari berbagai jenjang usia dan kategori, baik dari dalam maupun luar negeri. Persaingan yang ketat menjadikan pencapaian tersebut sebagai bukti dedikasi, disiplin, dan daya saing mahasiswa UGM dalam kompetisi olahraga tingkat internasional.

Atas prestasi tersebut, Zafira mengajukan insentif prestasi ke-2 tahun 2026 kepada Fakultas Pertanian UGM. Pengajuan ini didukung oleh sertifikat resmi dari PB FORKI dan KONI DIY yang menegaskan pencapaian juara III.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bukti komitmen mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri di luar bidang akademik, tetapi juga relevan dengan tujuan akademis fakultas dalam membentuk lulusan yang berkarakter, berdaya saing global, dan berkontribusi pada penguatan tridarma perguruan tinggi.

Prestasi ini sejalan dengan capaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan olahraga dan gaya hidup sehat, serta SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan mendorong mahasiswa untuk berprestasi di berbagai bidang. Lebih jauh, keterlibatan mahasiswa dalam ajang internasional ini juga mencerminkan kontribusi terhadap SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dengan organisasi olahraga nasional dan internasional.

Dengan demikian, Fakultas Pertanian UGM menegaskan dukungan penuh terhadap mahasiswa yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, sebagai bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Zafira Nayla Mumtaz

1…89101112…71

BERITA FAKULTAS

  • Wujudkan Pendidikan Berkelanjutan, Lentera DESA Faperta UGM Hadirkan Pembelajaran Interaktif pada Pelatihan Hidroponik BPSDMP DIY
    09/09/2026
  • Program Studi Proteksi Tanaman Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTIP
    09/09/2026
  • Program Magister Ilmu Tanah Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTIP
    09/09/2026
  • Mahasiswa Akuakultur UGM Jalani Studi Pertukaran di Lund University, Swedia
    07/09/2026
  • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTIP
    02/09/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas  

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju