
Departemen Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), menyelenggarakan Biotechnology Seminar pada Minggu, 19 April 2026, di Ruang Venture, Gedung AGLC lantai 6. Seminar yang berlangsung pukul 09.00–11.30 WIB ini menghadirkan empat pakar bioteknologi dari berbagai institusi ternama di Jepang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan dosen dari Fakultas Pertanian, meliputi Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Pertanian, Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D. selaku Manajer AGLC, serta Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D. selaku Ketua Prodi Sarjana Mikrobiologi Pertanian dan moderator pada acara tersebut.

Para pembicara berasal dari berbagai institusi dengan topik materi yang beragam, antara lain:
- Hideaki Nojiri dari Graduate School of Agricultural and Life Sciences, The University of Tokyo, dengan materi berjudul New screening technology reveals the presence of novel aromatic degraders and hidden bacterial interactions
- Chiho Suzuki-Minakuchi dari Graduate School of Agricultural and Life Sciences, The University of Tokyo, dengan materi berjudul Survival strategies of xenobiotic-degrading bacteria: Heterogeneity in plasmid-borne catabolic ability
- Kengo Inoue dari Faculty of Agriculture, Miyazaki University, dengan materi berjudul Electrogenic Microbial Communities in Microbial Fuel Cells Treating Diverse Real Wastewaters
- Mari Maeda-Yamamoto dari Institute of Food Research, National Agriculture and Food Research Organization (NARO), dengan materi berjudul Development of functional green tea using functional food labeling system in Japan
Kehadiran para akademisi dari The University of Tokyo, Miyazaki University, dan NARO mencerminkan eratnya hubungan kerja sama internasional antara Faperta UGM dan institusi pendidikan serta riset di Jepang. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat reputasi Fakultas Pertanian UGM sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berkontribusi bagi masyarakat global.
Seminar ini menjadi wadah penting bagi sivitas akademika untuk memperluas wawasan terkait inovasi bioteknologi, mulai dari pemanfaatan mikroba dalam pengolahan limbah hingga pengembangan pangan fungsional. Diskusi yang dihadirkan tidak hanya memperkaya pengetahuan ilmiah, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), mencakup SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM