• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • page. 19
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Setelah Dua Tahun Berlalu, Departemen Sosek Kembali Hadirkan Event Jogjajanan 

berita Tuesday, 22 July 2025

Senin, 12 Mei 2025, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menggelar event konser sekaligus gelar karya di Lapangan Pancasila UGM. Acara ini merupakan kolaborasi antara hiburan musik dari band terkenal dan gelar karya kreatif oleh mahasiswa Departemen Sosial Ekonomi Pertanian (Sosek). Dengan bertemakan “Nada Bumi: Feel the Rhythm, Live the Moment”, acara ini sukses menarik lebih dari 4.900 penonton, dan melampaui ekspektasi panitia. Jogjajanan juga hadir sebagai wadah untuk memperkenalkan program studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (EPA) serta Penyuluhan Komunikasi Pertanian (PKP) di Faperta UGM.

Panggung Jogjajanan 2025 dihiasi penampilan dari Niskala Sosek Amerta (tarian tradisional) dan Sosek Supremacy (band mahasiswa), yang membuktikan bahwa Sosek UGM tidak hanya memiliki sumber daya yang cerdas dalam akademik namun juga berbakat dalam bidang seni. Tidak hanya itu, terdapat tiga bintang tamu nasional diantaranya Reality Club, Hivi!, dan Olski yang turut menghibur para pengunjung yang datang. Pemilihan artis ini berlandaskan karena kesesuaian genrenya dengan selera mahasiswa, sekaligus membuktikan bahwa acara tingkat departemen juga dapat bersaing dengan event tingkat fakultas bahkan universitas.

Kegiatann pra event Jogjajanan sendiri udah dimulai dari bulan maret, dimana panitia mengadakan kompetisi setingkat mahasiswa, SMA dan umum. Beberapa kompetisi yang di adakan adalah Bussines Plan Competition terkait petani milenial yang di ikuti lebih dari 70 tim, dan reels terkait perbandingan pertanian modern dan tradisional yang di ikuti oleh 20 orang. Juri yang memberikan penilaian dalam kompetisi ini bmerupakan Dosen dari departemen SOSEK yang sudah pasti ahli dalam bidang ini.

Selain konser, Jogjajanan juga memamerkan kearifan lokal melalui festival makanan UMKM Jogja dan pojok dolanan tradisional. Pengunjung diajak untuk bernostalgia dengan permainan tradisional seperti gasing, egrang, dan engklek, sambil menikmati kuliner khas Indonesia. Tak hanya itu, terdapat booth dari pogram studi EPA dan PKP yang turut memeriahkan acara dengan berbagai challenge dan souvenir menarik. Selain itu Jogajanan juga berkolaborasi dengan LOKALOGI sebagai wujud kesadaran akan menjaga kebersihan lingkungan selama event berlangsung.

Dengan kesuksesan ini, Jogjajanan 2025 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga pembelajaran bisnis event bagi mahasiswa Sosek. Ketua Panitia menyampaikan kebanggaannya karena acara ini mampu bersaing dengan event besar lain seperti Dental Project dan Farmasi Cup. Harapannya, Jogjajanan ke depan bisa semakin matang dalam konsep bisnis dan keberlanjutannya, sekaligus terus menjadi wadah promosi kreatif bagi dunia pertanian dan ekonomi berbasis bumi.

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata dari upaya Faperta UGM dalam mencapai tujuan SDGs diantaranya adalah SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur , dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Olivia Regita Br Tarigan

Editor: Desi Utami

 

Trisik Memanggil: Mahasiswa Faperta UGM Tanam Mangrove di Pesisir Kulon Progo untuk Cegah Abrasi

berita Tuesday, 22 July 2025

Komitmen terhadap konservasi lingkungan dan aksi nyata pelestarian pesisir kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melalui kegiatan bertajuk “Trisik Memanggil”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 26 Juni 2025 di kawasan Pantai Trisik, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo, dan melibatkan kolaborasi dari tiga organisasi mahasiswa: PLANTAGAMA (Mahasiswa Pecinta Alam Faperta UGM), KMIT (Keluarga Mahasiswa Ilmu Tanah), dan BEM KM (Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa) Faperta UGM.

Mengusung tema “Cegah Abrasi, Lestarikan Bumi”, kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir sekaligus penguatan edukasi ekologi kepada masyarakat. Trisik Memanggil dirancang untuk memberikan dampak ekologis, sosial, dan edukatif, dengan fokus utama pada pencegahan abrasi pantai, peningkatan kesadaran lingkungan, serta penguatan kolaborasi antar elemen masyarakat dan akademisi.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan pemberangkatan peserta dari Fakultas Pertanian UGM menuju lokasi kegiatan. Acara diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan seminar lingkungan bertajuk “Estuari dan Peran Mangrove”. Seminar ini menghadirkan Drs. Namastra Probosunu, M.Si., dosen Departemen Perikanan Fakultas Pertanian UGM yang memiliki keahlian di bidang ekologi akuatik dan polusi air, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Namastra menekankan peran strategis ekosistem mangrove dalam menjaga keberlanjutan wilayah pesisir. Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi pantai, habitat penting bagi keanekaragaman hayati laut, serta penyerap karbon yang efektif dalam menghadapi perubahan iklim global

“Mangrove bukan hanya penting untuk mencegah abrasi, tetapi juga menyimpan potensi besar dalam menyerap emisi karbon dan memperkuat ketahanan ekosistem pesisir,” ujar Namastra dalam seminar tersebut.

Diskusi ini dirancang untuk memperluas wawasan peserta, khususnya terkait urgensi pelestarian wilayah pesisir sebagai bagian dari upaya adaptasi dan mitigasi terhadap dampak perubahan iklim. Setelah sesi tanya jawab interaktif, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman mangrove jenis Sonneratia alba di area muara Sungai Progo. Jenis ini dipilih karena kemampuannya dalam mengikat sedimen dan memperkuat struktur tanah di wilayah pesisir, menjadikannya pilihan ideal dalam upaya restorasi ekosistem pantai.

Penanaman dilakukan secara kolektif oleh peserta dan masyarakat sekitar, mempertegas semangat pengabdian kepada masyarakat serta nilai kolaboratif yang menjadi dasar kegiatan. Keterlibatan warga lokal menjadi kunci dalam membangun kesadaran kolektif sekaligus memastikan kelestarian mangrove dalam jangka panjang.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga hadir langsung untuk menyuarakan aksi nyata bagi lingkungan,” ungkap Fardan Satrya Prayogo (Akuakultur 2024), selaku ketua panitia Trisik Memanggil.

Trisik Memanggil menjadi contoh konkrit bahwa mahasiswa pertanian bukan hanya sebagai akademisi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menginisiasi aksi berbasis sains untuk menjawab tantangan lingkungan hidup masa kini. Selain sebagai bentuk pengabdian, kegiatan ini juga memperkuat ikatan sosial antara kampus dan masyarakat. Kegiatan “Trisik Memanggil” selaras dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14: Ekosistem Laut, SDG 15: Ekosistem Daratan, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Jessi Fitriani
Editor: Agrit Kirana Bunda
Dokumentasi: Panitia Trisik Memanggil

 

 

Kolaborasi Akademik Fakultas Pertanian UGM dan Flinders University

berita Sunday, 13 July 2025

Flinders University, Adelaide, Australia Fokus: Program Pascasarjana (S2 & S3) – Bidang Pertanian dan Biosains

 

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Inisiasi Kerjasama Pendidikan dan Pengajaran, Kunjungan ini diawali dengan pertemuan strategis bersama jajaran pimpinan akademik Flinders University untuk merumuskan kerangka kerjasama pendidikan pascasarjana yang komprehensif. Fokus utama diarahkan pada penguatan kurikulum bertaraf internasional melalui program pertukaran mahasiswa dan kuliah bersama (joint lectures). Inisiatif ini dirancang agar mahasiswa S2 dan S3 dapat mengakses sumber daya akademik dari kedua institusi, sehingga memperkaya perspektif global mereka dalam menghadapi tantangan pertanian modern.

Dalam diskusi tersebut, disepakati pula pentingnya mekanisme pembimbingan bersama (co-supervision) bagi mahasiswa doktoral. Melalui skema ini, mahasiswa akan mendapatkan supervisi dari pakar di kedua universitas, yang tidak hanya meningkatkan kualitas disertasi tetapi juga memperluas jaringan profesional peneliti muda. Hal ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan sumber daya manusia unggul yang mampu berkompetisi di level internasional.

Poin krusial lainnya yang dibahas adalah pengembangan program Gelar Ganda (Double Degree) untuk jenjang Magister. Program ini diproyeksikan memungkinkan mahasiswa untuk menyelesaikan studi di dua negara dengan kurikulum yang terintegrasi, menghasilkan lulusan dengan kualifikasi ganda yang diakui secara global. Kedua belah pihak berkomitmen untuk segera melakukan sinkronisasi modul pembelajaran agar standar kompetensi lulusan dapat terpenuhi dengan baik.

Sebagai langkah awal yang konkret, kedua universitas sepakat untuk mengadakan seri Kuliah Tamu (Guest Lecture) secara berkala. Para profesor dari Flinders University akan memberikan kuliah intensif mengenai inovasi teknologi pertanian berkelanjutan, sementara dosen dari Fakultas Pertanian akan berbagi keahlian mengenai manajemen pertanian tropis. Pertukaran pengetahuan ini diharapkan dapat menstimulasi ekosistem akademik yang dinamis dan kompetitif bagi seluruh civitas akademika pascasarjana.

Selain aspek pengajaran, kunjungan ini menghasilkan kesepakatan untuk melakukan kolaborasi riset multinasional yang berfokus pada ketahanan pangan dan adaptasi perubahan iklim. Rencana ini mencakup penggunaan laboratorium bersama serta publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi tinggi. Di sisi lain, dalam bidang pengabdian masyarakat, kedua institusi berencana mengadopsi teknologi tepat guna hasil riset untuk diterapkan pada komunitas petani lokal, guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat tani secara berkelanjutan.

Penutupan PORTANI 2025 Hadirkan Beragam Pertunjukan Seni  dan Apresiasi Mahasiswa Fakultas Pertanian

berita Wednesday, 9 July 2025

Pekan Olahraga Mahasiswa Pertanian Universitas Gadjah Mada (PORTANI) 2025 resmi ditutup pada Minggu, 15 Juni 2025 di Auditorium Hardjono Danusastro. Mengusung tema “Art in Motion: When Sport Meets Arts“, gelaran tahun ini menghadirkan kombinasi harmonis antara semangat kompetisi olahraga dan ekspresi seni mahasiswa. Acara ini turut dihadiri oleh Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D selaku Ketua Dies Natalis Faperta UGM, Ir. Heri Saksono, M.A. selaku Pembina BEM KM Faperta UGM, Gabriel Dhimas Cussena Adventiano  seaku Presma BEM KM Faperta serta Theresia Sandi selaku Koordinator Umum PORTANI 2025 dan perwakilan dari seluruh himpunan mahasiswa departemen Faperta UGM. Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian acara PORTANI 2025 yang telah berlangsung selama dua pekan, mulai dari 17 Mei hingga 3 Juni 2025.

Acara penutupan yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB tersebut diawali dengan penyambutan peserta, pertunjukan tari tradisional, serta rangkaian hiburan seperti lightshow dan solo vokal dari setiap departemen di Fakultas Pertanian. Setelah sesi pembukaan oleh MC, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada, dilanjutkan sambutan dari Theresia Sandi selaku koordinator umum PORTANI 2025. Dalam sambutannya,Theresia menyampaikan rasa bangganya terhadap antusiasme peserta dan kerja keras panitia yang telah menjadikan PORTANI 2025 sebagai momentum kolaborasi luar biasa bagi mahasiswa pertanian. Ia juga mengungkapkan rasa terimakasih sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang telah membantu acara PORTANI 2025 dapat terwujud.

“Saya ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada teman-teman panitia atas kerja kerasnya selama hampir 2 bulan ini, mulai dari persiapan pembukaan hingga berlangsungnya acara. Ini adalah hasil kerja keras kalian, semoga bisa kalian nikmati hingga acara ini selesai.”

Sambutan berikutnya diberikan oleh Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Faperta UGM. Melalui sambutannya, Weny mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh panitia, atlet serta seniman yang telah berjuang untuk mensukseskan acara ini. Beliau juga memberikan himbauan kepada para atlet untuk menjadikan ajang PORTANI sebagai persiapan untuk menyambut acara PORSENIGAMA di tingkat universitas yang akan datang.

“Selamat saya ucapkan sekali lagi kepada para atlet, seniman dan panitia. Terus semangat, semoga semuanya diberikan hasil yang terbaik serta menjadi ajang bagi kita untuk berlatih dan bersiap di acara porseni tingkat universitas”.

Sesi utama dari rangkaian acara penutupan PORTANI 2025 ini adalah sesi awarding yang berlangsung meriah pada pukul 18.05 hingga 19.05 WIB. Pada tahun ini, Departemen Perikanan keluar sebagai juara umum PORTANI 2025 dengan mendominasi kejuaraan di banyak cabang perlombaan, baik dalam olahraga maupun seni. Pada cabang olahraga, Perikanan menjuarai futsal putra dan putri, voli putra, basket, badminton tunggal putra, ganda putra, ganda campuran, tenis meja, dan e-sport Mobile Legends. Beberapa mahasiswa perikanan juga berhasil menyabet gelar Most Valuable Player (MVP) dalam cabang futsal, antara lain Muhammad Dahlan Ash Shiddieqy untuk futsal putra dan Nadhifa Nur-aini untuk futsal putri, Alfian Dhimas Prasetyo untuk voli putra, dan Muhammad Falah yang meraih dua MVP sekaligus pada cabang basket dan Mobile Legends. Kemenangan telak ini memperkuat posisi Departemen Perikanan sebagai raja arena PORTANI 2025.

Penutupan acara dimeriahkan oleh penampilan spesial band Orbit, serta kehadiran Guest Star AFC Band yang membuat auditorium penuh semangat hingga malam hari. Acara ini menandai akhir resmi dari perjalanan PORTANI 2025 yang menjadi salah satu rangkaian acara Dies Natalis Fakultas Pertanian UGM 2025. PORTANI 2025 ini menjadi salah satu upaya nyata Fakultas Pertanian UGM untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 16 : Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat serta SDG 17: Kemitraan untuk mencapai tujuan.

 

Penulis : Noor Amelia Putri

Editor : Desi Utami

 

Jogjajanan Hadir Kembali, Tampilkan Konser Meriah Hingga Festival Makanan Daerah

berita Wednesday, 9 July 2025

Keluarga Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali selenggarakan event tahunan Jogjajanan yaitu pada  Senin, 12 Mei 2025. Event ini bertempat di Lapangan Pancasila UGM. Kegiatan ini merupakan agenda dua tahunan yang bertujuan untuk memperkenalkan Departemen Sosial Ekonomi Pertanian yang menaungi Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (EPA), serta Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) dengan pendekatan yang inovatif dan kreatif. Acara ini dimeriahkan dengan beragam pertunjukan dan konser dengan bintang tamu Hivi, Olski dan Reality Club. Selain konser, Jogjajanan juga menawarkan berbagai pertunjukan budaya dan festival UMKM kuliner khas Yogyakarta.

Tahun ini, Jogjajanan mengusung tema Nada Bumi dengan tagline “Feel the rhythm, live the moment”. Tema Nada Bumi sendiri mengandung makna mendalam; kata Nada merepresentasikan kebutuhan manusia akan hiburan, sedangkan Bumi mengingatkan bahwa seluruh konsumsi pangan bersumber dari hasil bumi dan sektor pertanian. Perpaduan ini menjadi nilai-nilai dasar dalam konsep Jogjajanan sebagai jembatan antara hiburan dan edukasi mengenai pentingnya sektor pertanian. Melalui tema ini, Jogjajanan berupaya untuk menggabungkan aspek penting pertanian sebagai pemenuh kebutuhan manusia dengan budaya khas Yogyakarta yang dapat dinikmati oleh seluruh kalangan. Hal ini mengingatkan kita bahwa setiap kebutuhan manusia adalah berasal dari bumi, dan  cara terbaik untuk mensyukuri adalah dengan menikmatinya.

Ketua Jogjajanan 2025, Naufal Tsani Hakim menyampaikan rasa bangga atas capaian penyelenggaraan acara yang dinilai mampu melampaui skala kegiatan serupa di tingkat fakultas. Ia juga menegaskan bahwa Jogjajanan bukan hanya sekadar ajang hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran praktis mengenai manajemen bisnis dan organisasi, sekaligus membentuk jiwa kewirausahaan bagi para mahasiswa.

“Dari saya pribadi merasa bangga, bukan karena saya ketuanya tapi karena saya melihat bahwa sosek itu bisa menyelenggarakan event tingkat departemen yang mengalahkan event2 yang setingkat lebih tinggi. Dari internal kami, ada juga event event besar dari fakultas lain dengan tanggal yang berdekatan, tapi kami bisa bersaing lebih dalam hal jumlah penonton. ” Terangnya.

Sebagai penutup, Naufal berharap kedepannya Jogjajanan dapat terus berkembang menjadi event tahunan yang tidak hanya menghibur, namun juga semakin relevan dalam mendukung promosi pertanian, pemberdayaan UMKM, dan penguatan kapasitas mahasiswa dan penyelenggaraan acara berskala besar di bidang bisnis dan ekonomi  kreatif di Universitas Gadjah Mada. Penyelenggaraan event ini merupakan salah satu wujud komitmen Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin SDGs  9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDGs 4: Pendidikan Berkualitas dan SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis : Noor Amelia Putri

Editor : Desi Utami

Lebih dari Sekadar Festival, Jogjajanan 2025 Hadirkan Lomba Inovatif Bertema Gagasan Pemuda dalam Pertanian

Prestasi Wednesday, 9 July 2025

Apa jadinya jika festival kuliner dan musik bertemu dengan ide-ide segar anak muda tentang masa depan pertanian? Jawabannya ada di Jogjajanan 2025, sebuah event dua tahunan yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (KMSEP) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM).

Tahun ini, Jogjajanan tidak hanya menyuguhkan pesta rasa dan nada, tetapi juga membuka ruang untuk gagasan, kreativitas, dan edukasi melalui kompetisi pra-event yang menjadi bagian dari festival. Diselenggarakan pada 12 Mei 2025 di Lapangan Pancasila UGM, bertajuk “Nada Bumi: Feel the Rhythm, Live the Moment”, Jogjajanan 2025 tampil sebagai media harmonisasi antara budaya, rasa, dan gagasan dengan satu misi utama untuk menghubungkan generasi muda dengan isu-isu pertanian Indonesia lewat pendekatan yang menyenangkan dan relevan.

Salah satu elemen yang paling menarik dari penyelenggaraan tahun ini adalah kehadiran kompetisi pra-event yang diadakan sebagai bagian dari rangkaian acara. Digelar sepanjang Maret hingga April 2025, lomba ini bertujuan untuk mempromosikan program studi di bawah naungan Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, yaitu Ekonomi Pertanian (EPA) dan Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP), sekaligus mengenalkan pertanian sebagai ladang inovasi bagi generasi muda. Dua lomba utama yang diselenggarakan yakni Business Plan Competition yang diinisiasi oleh program studi EPA dan Reels Competition yang diinisiasi oleh program studi PKP.  Mengusung tema utama “The Melody of Green Innovation” dengan harapan dapat mencerminkan harmoni antara inovasi, teknologi, dan keberlanjutan dalam sektor pertanian. Lomba ini juga menjadi kanal kreatif bagi generasi muda untuk menyalurkan ide-ide strategis dalam pembangunan pertanian dan penguatan pangan lokal.

Business Plan Competition mengangkat tiga subtema utama yang merepresentasikan kebutuhan dan tantangan nyata dalam dunia agribisnis saat ini, yaitu ‘Pengembangan Produk Agribisnis Berkelanjutan’; ‘Inovasi Pemasaran Digital untuk Produk Pertanian’; serta ‘Model Kemitraan Agribisnis Antara Petani dan Industri’. Kompetisi ini berhasil memikat perhatian luas, diikuti oleh 70 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Setiap tim beranggotakan tiga mahasiswa untuk menyusun proposal bisnis yang aplikatif, berdaya saing, serta adaptif terhadap dinamika pasar.

Sementara itu, Reels Competition terbuka bagi para pelajar SMA/sederajat di seluruh Indonesia untuk menyuarakan gagasan kreatif melalui platform Instagram reels. Lomba ini hadir dengan tiga subtema yakni ‘Inovasi Pertanian untuk Generasi Muda’; ‘Teknologi Digital untuk Komunikasi Agrikultur’; dan ‘Pangan Lokal sebagai Warisan Bumi’ kompetisi ini berhasil menjaring 20 karya peserta yang memadukan unsur visual, pesan edukatif, serta daya tarik yang kuat. Meski pertama kali diadakan dalam sejarah Jogjajanan, antusiasme peserta terhadap lomba ini bahkan melebihi ekspektasi panitia, yang menunjukkan tingginya ketertarikan generasi muda terhadap topik pertanian dan digitalisasinya.

Proses penjurian dilakukan secara profesional oleh tiga dosen dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian UGM, yakni Anung Pranyoto, S.P., M.P., Muh Amat Nasir, S.P., M.Sc., dan Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. Pengumuman pemenang dari masing-masing kategori dilakukan pada malam puncak Jogjajanan 2025 di hadapan ribuan penonton, sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat inovasi dan kontribusi peserta dalam mengangkat dunia pertanian ke panggung publik.

Keberadaan lomba dalam Jogjajanan 2025 menjadi bukti bahwa festival mahasiswa tidak harus selalu tentang hiburan. Melalui lomba-lomba ini, mahasiswa tidak hanya diajak menjadi penonton, tetapi juga pelaku perubahan yang aktif, kreatif, dan solutif bagi masa depan pertanian Indonesia. Inisiatif ini menjadi bentuk nyata komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung SDGs, khususnya SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDGs  9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dan SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanif Falah Nasrulloh

Editor: Desi Utami

.

Spot Interaktif Jogjajanan 2025 Berhasil Meriahkan Suasana dengan Interaksi Tradisi yang Bermakna

Uncategorized Wednesday, 9 July 2025

Pelaksanaan Jogjajanan 2025 memiliki keunikan dan keseruan tak terlupakan, kehadiran spot interaktif menjadi salah satu elemen penting yang memperkaya pengalaman pengunjung. Kegiatan Jogjajanan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Program Studi (Prodi) Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (EPA) serta Penyuluhan Komunikasi Pertanian (PKP), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) sebagai bentuk nyata upaya promosi akademik yang kreatif dan menyenangkan. Tidak hanya menghibur, Podjok Dolanan hadir sebagai salah satu ciri khas yang sudah menjadi bagian turun-temurun dari kegiatan Jogjajanan.

Tahun ini, Podjok Dolanan tidak hanya hadir sebagai pengingat tradisi, tetapi juga berfungsi sebagai pelengkap atmosfer di sekitar area food tenant yang secara khusus memprioritaskan kuliner khas Indonesia. Kehadiran makanan khas dari era tradisional dipadukan dengan aktivitas bermain gasing, dakon, egrang, engklek, hingga kelereng, menciptakan suasana yang membawa pengunjung menjelajah kembali ke masa lalu.

Antusiasme pengunjung terhadap Podjok Dolanan sangat tinggi, terutama dari kalangan siswa dan mahasiswa. Mereka tidak ragu mencoba berbagai permainan, saling tertawa, dan menikmati suasana dengan penuh rasa senang dan kebersamaan. Selain Podjok Dolanan, terdapat pula Art Spot yang menjadi ruang ekspresi dan refleksi bagi pengunjung. Pengunjung bisa mengekspresikan diri dengan menulis kesan dan pesan selama acara, menggambar makanan favorit mereka, hingga mengikuti aktivitas seni lainnya. Spot ini menjadi tempat pelepas penat yang artistik, sekaligus wadah untuk meninggalkan jejak kreativitas.

Kegiatan tersebut menjadi lebih lengkap dengan adanya photobooth yang telah disediakan. Photobooth banyak diminati pengunjung untuk mengabadikan momen selama acara berlangsung dengan berfoto bersama teman dan keluarga, menjadikan kunjungan mereka lebih berkesan.

Spot-spot interaktif di Jogjajanan 2025 bukan hanya memeriahkan acara, tetapi juga menjadi ruang pertemuan lintas generasi melalui permainan tradisional dan aktivitas seni. Lebih dari sekadar hiburan, kehadiran spot ini memperkuat nilai budaya lokal dan menjadikan Jogjajanan 2025 sebagai wadah interaksi yang hangat, kreatif, dan bermakna. Kegiatan ini bagian dari upaya Faperta UGM terhadap pencapaian SDGs, diantaranya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan.

 

Penulis: Anin Dita Rahmadiyanti

Editor: Desi Utami

 

 

Edukasi dan Promosi Menarik dari Prodi EPA dan PKP di Jogjajanan 2025

berita Tuesday, 8 July 2025

Keikutsertaan Program Studi (Prodi) Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (EPA) serta Penyuluhan Komunikasi Pertanian (PKP), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) dalam kegiatan Jogjajanan 2025 menjadi salah satu bentuk nyata upaya promosi akademik yang kreatif dan menyenangkan. Melalui booth yang dihadirkan, kedua prodi ini ingin memperkenalkan lebih dekat keberadaan dan ciri khas masing-masing kepada khalayak yang lebih luas. Booth khusus yang tidak hanya meramaikan suasana, tetapi juga membawa misi penting dalam memperkenalkan program studi yang ada di Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Faperta UGM.

Kegiatan ini secara tidak langsung menjadi media promosi yang efektif, karena Jogjajanan 2025 menargetkan tiga segmen pengunjung utama yaitu mahasiswa, siswa, dan masyarakat umum. Melalui kegiatan ini, pengunjung diajak untuk melihat bahwa Faperta UGM bukan hanya berfokus pada aspek teknis pertanian saja, tetapi juga mencakup ilmu sosial dan ekonomi yang sangat relevan dalam konteks pertanian modern dan berkelanjutan.

Kegiatan ini didukung penuh oleh masing-masing program studi dan melibatkan kerja sama dengan para asisten prodi. Sinergi ini mencerminkan semangat kolaboratif antar civitas akademika dalam mengenalkan pendidikan pertanian yang lebih komprehensif kepada publik. Kehadiran booth ini mendapat respon positif dari pengunjung, terlihat dari antusiasme mereka yang datang tidak hanya dari kalangan mahasiswa internal, tetapi juga banyak yang berasal dari luar Faperta UGM, bahkan masyarakat umum.

Tak hanya sekadar mengenalkan program studi, booth EPA dan PKP juga menghadirkan pengalaman interaktif. Pengunjung berkesempatan mengikuti berbagai tantangan seru serta mendapatkan souvenir menarik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Konsep pendekatan yang ringan dan menyenangkan, diharapkan mampu memberikan kesan positif serta memperluas pemahaman publik mengenai peran strategis ilmu sosial ekonomi dalam pengembangan dunia pertanian.

Partisipasi prodi EPA dan PKP di Jogjajanan 2025 menjadi bukti bahwa edukasi bisa dikemas secara kreatif dan inklusif, serta membangun jembatan yang lebih luas antara dunia akademik dan masyarakat. Kegiatan ini bagian dari upaya Faperta UGM terhadap pencapaian SDGs, diantaranya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan.

 

Penulis: Anin Dita Rahmadiyanti

Editor: Desi Utami

 

 

Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM Raih Juara di Ajang Student Debate Competition IPA Convex 2025

Prestasi Tuesday, 8 July 2025

Torehan prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM). Kali ini, mahasiswa dari Faperta UGM menunjukkan kapasitasnya di luar bidang akademik utama dengan meraih juara dalam ajang debat nasional bergengsi di sektor energi.

Teddy Prasetyo, mahasiswa Program Studi Agronomi angkatan 2021, menjadi salah satu anggota tim debat Universitas Gadjah Mada yang meraih prestasi dalam Student Debate Competition IPA Convention & Exhibition 2025, sebuah kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Indonesian Petroleum Association (IPA).

Kompetisi ini merupakan bagian dari The 49th IPA Convention & Exhibition yang berlangsung pada 20–22 Mei 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan. Babak final lomba debat diselenggarakan pada Rabu, 21 Mei 2025, bertempat di IPA’s Talk Corner – Hall 2. Dengan mengusung tema “Transisi Energi untuk Masa Depan Indonesia yang Berkualitas,” ajang ini menjadi ruang bagi para mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk beradu gagasan dan menunjukkan kontribusinya terhadap isu energi nasional.

Sebanyak 36 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia berhasil lolos tahap seleksi abstrak untuk mengikuti lomba ini. Tim Teddy terdiri atas Petrus Kurniawan Kleden (Teknik Nuklir 2021) dan Panji Dewandaru (Teknik Fisika 2021) dengan bimbingan dosen Andrianto Ansari, STP, M.Agr., Ph.D. dari Fakultas Pertanian UGM.

Meskipun bukan kali pertama mengikuti lomba debat, Teddy mengaku tetap merasakan ketegangan saat menyampaikan argumen di hadapan audiens. Ia menilai pengalaman ini sebagai sesuatu yang menantang sekaligus menyenangkan karena memberikan ruang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan keterampilan berbicara di depan umum.

Sebagai mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Teddy menyadari bahwa keterlibatan dalam kompetisi debat bukanlah hal yang umum. Namun, ia menemukan motivasi baru untuk terus berkembang. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya perlu menguasai bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga penting untuk mengembangkan keterampilan lunak seperti berpikir kritis dan komunikasi. Ia meyakini bahwa kemampuan menyampaikan ide secara efektif akan membuka ruang dialog yang lebih bermakna lintas disiplin ilmu.

Keberhasilan tim dalam kompetisi ini tidak terlepas dari persiapan yang matang, kedisiplinan dalam menyusun argumen, serta konsistensi dalam berlatih. Teddy menekankan bahwa kerja sama tim dan komitmen untuk terus belajar menjadi kunci utama keberhasilan mereka.

Dalam kesempatan ini, Teddy juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa lain, khususnya dari Fakultas Pertanian UGM, yang ingin mencoba mengikuti lomba debat: “Jangan takut gagal. Berani mencoba menyampaikan argumen kritis itu penting. Meskipun berasal dari bidang pertanian, kita tetap harus mampu memposisikan sektor ini sebagai bagian penting dalam pembangunan, termasuk melalui kritik dan argumen yang membangun.”

Ia menambahkan, “Pesan saya kepada teman-teman yang merasa belum memiliki dasar dalam ajang debat: mulai saja terlebih dahulu. Kemenangan atau kekalahan bukan hal utama. Yang terpenting adalah keberanian untuk mencoba karena itu merupakan bagian dari proses pembelajaran selama masih menjadi mahasiswa.”

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kontribusi lintas disiplin, termasuk dari bidang pertanian, memiliki peran strategis dalam diskursus mengenai masa depan energi nasional. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini turut membentuk generasi muda yang siap berpikir kritis dan berperan aktif dalam proses transisi energi di Indonesia.

Melalui partisipasi aktif dalam forum debat bertema energi, kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Indonesia, terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanif Falah Nasrulloh

Dokumentasi:

Diskusi Progresif KMIT UGM, KMIT UNS, dan HIMITA UPNVYK Wujudkan Kerja Sama Berkelanjutan

berita Tuesday, 8 July 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjadi tuan rumah dalam kegiatan studi banding kolaboratif tiga himpunan mahasiswa Ilmu Tanah, yaitu Keluarga Mahasiswa Ilmu Tanah Universitas Gadjah Mada (KMIT UGM), KMIT Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah (HIMITA) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVYK). Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 31 Mei 2025 ini mengangkat semangat sinergi dan kolaborasi antar lembaga kemahasiswaan guna memperkuat hubungan kelembagaan serta membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan.

Bertempat di Auditorium Prof. Hardjono Danoesastro, Fakultas Pertanian UGM, kegiatan ini dihadiri oleh pengurus aktif dari ketiga himpunan. Acara studi banding ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang menyeluruh dan memperkuat interaksi antar peserta. Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan visi, misi, serta program kerja unggulan dari masing-masing himpunan. Sesi ini memberikan ruang bagi peserta untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam pengelolaan organisasi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow interaktif dan Forum Group Discussion (FGD) yang membahas isu-isu strategis di bidang Ilmu Tanah. Dalam sesi FGD, peserta dibagi berdasarkan bidang masing-masing, seperti keilmuan, humas, dan kewirausahaan, untuk berdiskusi lebih dalam mengenai praktik, tantangan, dan inovasi yang mereka jalankan di organisasi masing-masing. Hal ini bertujuan untuk saling berbagi informasi dan pengetahuan terkait Ilmu Tanah, program kerja antar bidang dalam himpunan serta terkait bidang akademik yang berlaku di setiap universitas.

Sebagai bentuk konkret dari kolaborasi ini, kegiatan studi banding ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ketiga himpunan. MoU ini mencakup kesepakatan kerja sama dalam berbagai kegiatan bersama, baik dalam bidang pendidikan, lingkungan, maupun pengabdian masyarakat. Salah satu implementasi awal dari kerja sama ini adalah kegiatan Gerakan Satu Pohon (GSP), yaitu penanaman pohon bersama sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan, yang diprakarsai oleh KMIT UGM dan diikuti oleh KMIT UNS dan HIMITA UPNVYK.

Selain aspek formal, kegiatan ini juga memberikan ruang untuk membangun keakraban antaranggota. Penyerahan kenang-kenangan, sesi dokumentasi bersama, dan makan siang bersama menjadi bagian dari rangkaian acara yang menambah kesan hangat dan kekeluargaan. Acara ini akan ditutup dengan penyambutan oleh Soilers, yang akan memberikan kesan mendalam dan menguatkan semangat kolaborasi di antara semua pihak yang terlibat.

Melalui kegiatan ini, ketiga himpunan mahasiswa Ilmu Tanah berharap dapat terus menjaga hubungan kelembagaan yang harmonis, memperluas jejaring, serta menciptakan program-program kolaboratif yang berdampak nyata.

“Studi Banding KMIT UGM, KMIT UNS, dan HIMITA UPNVYK ini merupakan agenda kolaboratif antar himpunan mahasiswa Ilmu Tanah yang kami harapkan dapat mempererat hubungan kelembagaan, berbagi wawasan, serta membangun kerja sama strategis,” ujar Muhammad Anis Husein (Ilmu Tanah, 2023) selaku Ketua KMIT UGM. “Kami ingin kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang pertukaran informasi, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi antar himpunan di masa mendatang.”

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Bidang Humas dan Fokushimiti Keluarga Mahasiswa Ilmu Tanah (KMIT) Kabinet Aruna Hadibrata
Editor: Agrit Kirana Bunda
Dokumentasi: KMIT UGM

1…1718192021…50

BERITA FAKULTAS

  • Pengalaman Akademik dan Budaya: Nabilah Salma Jalani Pertukaran Mahasiswa di Universitas Ibaraki
    01/04/2026
  • Mahasiswi Agronomi UGM Ikuti Program AIMS di Tokyo University of Agriculture and Technology
    01/04/2026
  • Lowongan – Bank BPD DIY
    01/04/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Halal Bi Halal untuk Perkuat Silaturahmi dan Sinergi
    31/03/2026
  • Membuka Lembaran Baru: Kehangatan Syawalan Faperta UGM Perkuat Langkah Menuju Smart Eco-Bioproduction
    31/03/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju