• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • page. 51
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Dongkrak Lulusan Unggul, Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM Berikan Bantuan Biaya Penelitian Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa

berita Tuesday, 9 July 2024

Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM berkomitmen untuk menghasilkan lulusan unggul dengan hasil penelitian yang menarik melalui temuan-temuan terbaru di bidang mikrobiologi. Untuk mencapai hal tersebut, Departemen Mikrobiologi Pertanian memiliki system yang sudah berjalan untuk membantu para mahasiswa melakukan penelitian dengan lancar, mulai dari pemilihan topik sampai dengan bantuan biaya penelitian. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian, Ir. Donny Widianto, Ph.D.

“Sistem ini kita rancang untuk membantu penelitian mahasiswa, khususnya terkait dengan penyusunan skripsi. Melalui sistem ini, mahasiswa juga akan dibantu pembiayaan penelitiannya, seperti pembelian bahan dan sewa penggunaan peralatan laboratorium,” jelas Donny.

Sistem yang telah lama dilakukan oleh Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM tersebut dimulai dengan tanggung jawab para dosen untuk mengajukan daftar usulan topik penelitian. Dari daftar tersebut, kemudian para mahasiswa bisa memilih topik penelitian sesuai ketertarikannya masing-masing, menghubungi dosen terkait serta berdiskusi mengenai bidang penelitian yang dimaksud. Setelah penentuan topik, mahasiswa mengajukan pilihan dosen pembimbing skripsi, pihak program studi menentukan pembagian dosen pembimbing, mahasiswa memulai perjalanan penelitian, dan dilanjutkan dengan menyusun skripsi.

Selama proses penelitian, mahasiswa menerima sokongan dana dari Fakultas Pertanian UGM dalam bentuk hibah kolaborasi dosen dan mahasiswa. Dengan anggaran sebanyak 3 juta rupiah untuk tiap mahasiswa, pengelolaan dana oleh Fakultas Pertanian UGM juga memperhatikan kesesuaian dengan kebutuhan mahasiswa, sehingga nantinya memungkinkan ada sistem subsidi silang bagi seluruh mahasiswa. Tak hanya itu, mahasiswa juga diberikan bantuan oleh Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM sebanyak 3 juta rupiah dalam bentuk biaya sewa alat laboratorium, sewa bench, dan penggunaan bahan kimia.

Donny mengatakan, dengan adanya bantuan biaya ini, diharapkan mahasiswa bisa lebih fokus dalam melakukan penelitian sehingga menghasilkan temuan baru tanpa kendala. Selain itu, harapannya juga mahasiswa bisa lebih cepat menyelesaikan masa studinya karena telah dibekali beragam pilihan topik penelitian dari para dosen. Harapan ini menunjukkan komitmen untuk mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Editor: Desi Utami

 

Pemutakhiran Kurikulum Fakultas Pertanian UGM 2024  untuk Penyesuaian Perkembangan Zaman

berita Monday, 8 July 2024

Fakultas Pertanian UGM baru saja menggelar Rapat Pleno Senat untuk membahas terkait rencana penyesuaian kurikulum akademik, baik untuk derajat S1, S2, maupun S3. Acara yang digelar pada tanggal 4-5 Juli 2024 di Solo ini dihadiri oleh anggota Senat Fakultas Pertanian, Dekanat, perwakilan dari masing-masing departemen dan program studi, serta stakeholder eksternal yaitu alumni, mitra, dan pengguna lulusan. Dalam rapat kali ini terdapat beberapa poin utama terkait penyesuaian kurikulum di tahun ajaran mendatang yang ditetapkan oleh Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 dan Peraturan Rektor UGM Nomor 23 Tahun 2024 terkait dengan relaksasi kurikulum 2024.

Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc. selaku ketua Senat Fakultas Pertanian UGM menjelaskan secara rinci bahwa untuk program reguler Magister adalah syarat minimal kelulusan dari 36 SKS menjadi 54 SKS, kemudian untuk program Doktoral yang semula 46 SKS menjadi 60 SKS. Perubahan untuk program Magister, Tesis yang semula 12 SKS menjadi 20 SKS, kemudian untuk seminar yang semula 1 SKS menjadi 2 SKS. Selain itu juga terdapat mata kuliah baru, yaitu Proposal Riset. Hal tersebut juga akan diimplementasikan pada program Doktoral. Lebih lanjut, untuk program doktoral reguler, disertasi yang semula bernilai 30 SKS menjadi 40 SKS, sedangkan program Doctoral by research, disertasi yang semula terhitung dari 40 SKS disesuaikan menjadi 50 SKS.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Wenny Respatie, S.P., M.Si. menambahkan bahwa untuk kurikulum S1 memiliki nama baru, yaitu Smart-Ecobioproduction yang selaras dengan Visi Fakultas Pertanian UGM. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa terkait revolusi industri 4.0 dan kompetensi abad 21, salah satunya dengan penambahan mata kuliah bidang kewirausahaan dan kecerdasan artifisial.

“Kurikulum untuk program S1 memiliki nama baru yaitu Smart Eco-bioproduction yang diturunkan ke dalam beberapa pendekatan terkait Crop, Smart, Eco, Bioproduction, Agribusiness, dan Communication. Mata kuliah wajib yang ditawarkan dikelompokkan berdasarkan lima kompetensi yang ditetapkan Fakultas Pertanian yaitu meliputi KeUGM-an, basic knowledge, soft skill, hard skill, dan kompetensi di bidang agricultural science. Proses penyusunan kurikulum mutakhir diawali dengan analisis kebutuhan pasar dan kajian terkait dengan IPTEKS yang akan menghasilan profil lulusan”. Weny menerangkan

Prof. Irham menambahkan, setelah rapat pleno senat, Dekan akan meneruskan informasi terkait penyesuaian kurikulum ini untuk memastikan seluruh program studi menjalankan apa yang telah disahkan dan disepakati. Langkah selanjutnya yang akan ditempuh yaitu pembuatan buku panduan terkait kurikulum yang baru.

Partisipasi aktif Fakultas Pertanian UGM dalam pemutakhiran kurikulum yang melibatkan seluruh dosen terkait menunjukkan komitmen Fakultas Pertanian dalam mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Bermutu dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Nurul Trya Wulandari

Editor: Desi Utami

SDG 4: Pendidikan Bermutu; SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Finalisasi Kurikulum Smart Eco Bioproduction Sebagai Kurikulum Program Sarjana Fakultas Pertanian UGM 2024

berita Thursday, 20 June 2024

Fakultas Pertanian UGM memfinalisasi kurikulum program sarjana tahun 2024 dengan Kurikulum Smart Eco Bioproduction melalui Rapat Koordinasi Finalisasi Kurikulum Program Studi Sarjana pada Senin, 10 Juni 2024 di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta. Kurikulum Smart Eco Bioproduction disusun dengan memfokuskan pada sistem outcome-based education (OBE) yang dirancang sesuai dengan karakteristik mahasiswa saat ini, yaitu generasi Z.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., saat membuka rapat koordinasi.

“Di era sekarang, kita perlu merancang dan menyusun kurikulum yang tepat sasaran, yaitu para mahasiswa yang termasuk generasi Z. Kita akan menerapkan sistem outcome-based education (OBE) dalam kurikulum Smart Eco Bioproduction ini,” tutur Dekan.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UGM, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menambahkan tujuan adanya kurikulum Smart Eco Bioproduction adalah untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi Smart Eco Bioproduction, antara lain nilai-nilai ke-UGM-an, ilmu pertanian, basic knowledge, soft skill, dan hard skill dengan tambahan dua mata kuliah wajib terbaru, yaitu Kewirausahaan dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan.

Dalam rapat koordinasi tersebut, rancangan kurikulum mendapat ulasan secara langsung oleh pihak eksternal yang kompeten di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Edi Santosa, S.P., M.Si. selaku Ketua Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB University. Prof. Edi memberikan ulasannya terhadap penyusunan kurikulum dari Fakultas Pertanian UGM yang perlu menambahkan rumusan kemampuan untuk era industri 4.0.

“Rumusan capaian pembelajaran lulusan (CPL) disarankan untuk memuat kemampuan yang diperlukan dalam era industri 4.0., seperti kemampuan literasi data, literasi teknologi, literasi manusia, high order thinking skill, dan pemahaman terkait era industri 4.0 itu sendiri,” ujar Prof. Edi.

Finalisasi Kurikulum Smart Eco Bioproduction sebagai Kurikulum Program Sarjana Fakultas Pertanian UGM menjadi wujud nyata dalam mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Editor: Desi Utami

Foto: Media Faperta UGM

Kembangkan Digipreneur, Fakultas Pertanian UGM Gandeng PT GETI

beritakerjasama Thursday, 20 June 2024

Digipreneur merupakan sebutan bagi para pengusaha yang memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan bisnisnya. Digipreneur menjadi salah satu peluang kerja yang dapat dimiliki oleh lulusan Fakultas Pertanian UGM. Dalam rangka membekali dan mengembangkan kemampuan sebagai seorang digipreneur, Fakultas Pertanian UGM menggandeng PT Global Edukasi Talenta Inkubator (GETI) dalam kerja sama program Digipreneur serta Pelatihan dan Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Fakultas Pertanian UGM dan PT GETI terkait program pelatihan dan sertifikasi BNSP telah dilakukan pada Senin, 10 Juni 2024 di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dan Executive Director PT GETI, Amalia Prabowo.

Sebelumnya, Amalia menjelaskan bahwa PT GETI adalah perusahaan yang memiliki ekosistem untuk membantu produk-produk Indonesia dipasarkan hingga tingkat global. Dalam program digipreneur yang dicanangkan, terdapat empat pilar yang difokuskan, yaitu entrepreneur muda, digitalisasi, pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM), dan dukungan terhadap ekonomi lokal. Adapun tujuan program tersebut adalah untuk mencetak calon pekerja kompeten atau wirausaha muda dengan keterampilan pengelolaan ­e-commerce dan social commerce.

Dari kerja sama ini, Fakultas Pertanian UGM kembali menunjukkan upayanya untuk mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Editor: Desi Utami

Foto: Media Faperta UGM

Prodi PKP UGM Gelar Kuliah Umum Bahas Peluang dan Tantangan Pertanian Digital

berita Thursday, 20 June 2024

 

Era modernisasi mendorong pemanfaatan teknologi di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor pertanian. Pertanian digital yang umumnya memanfaatkan Internet of Things (IoT) memiliki beragam peluang dan tantangan sesuai teknologi yang digunakan. Seperti yang disampaikan oleh Dr. Alexie Papanicolaou, Associate Professor dari Hawkesbury Institute for the Environment, Western Sydney University, Australia dalam acara kuliah umum pada 6 Juni 2024 yang digelar secara hybrid dan diikuti oleh mahasiswa peserta Mata Kuliah Perubahan Sosial, Fakultas Pertanian UGM.

“Hal yang utama dari pertanian digital adalah bagaimana pemanfaatan teknologi dapat menangkap banyak informasi dari sensor-sensor yang digunakan. Namun, dari tiap jenis teknologi yang sekarang semakin berkembang, ada banyak peluang dan tantangan di waktu yang bersamaan,” ujar Dr. Alexie.

Dr. Alexie menjelaskan salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian digital adalah satellite. Teknologi satellite dapat membantu para pengguna untuk menangkap informasi secara musiman, seperti temperatur per musim, jumlah panen, hingga curah hujan. Namun, terdapat beberapa tantangan atau kendala dalam mengimplementasikan satelit dalam usaha pertanian, yaitu harganya yang mahal karena kebutuhan infrastruktur.

Dalam kuliah umum yang dimoderatori oleh dosen Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Fakultas Pertanian UGM yang sedang menempuh studi di Western Sydney University, Riesma Andiani, S.P., M.Sc., Dr. Alexie juga mengenalkan teknologi neuromorphic cameras kepada para mahasiswa peserta kuliah umum.

“Neuromorphic cameras dapat membantu melihat kondisi secara lebih detail sehingga informasi yang didapatkan lebih akurat, salah satunya adalah untuk mendeteksi jenis serangga dengan menganalisis frekuensi kepakan sayap. Informasi ini tentunya akan sangat membantu dalam proses pengendalian serangga,” jelas Dr. Alexie.

Ketua Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P., menyampaikan bahwa kuliah umum ini memberikan wawasan bagi mahasiswa untuk dapat memahami bagaimana teknologi membawa perubahan bagi masyarakat dan dampak apa yang mungkin muncul dari perubahan tersebut. Melalui kuliah umum tersebut, Fakultas Pertanian UGM menunjukkan komitmennya dalam mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Editor: Desi Utami

Foto: Prodi PKP UGM

Perkuat Internasionalisasi, Fakultas Pertanian UGM Terima Mahasiswa Korea untuk Lakukan Penelitian

berita Thursday, 20 June 2024

Dalam rangka pengembangan internasionalisasi, Fakultas Pertanian UGM memiliki berbagai perjanjian kerja sama dengan universitas di luar negeri, salah satunya adalah Yonsei University, Korea Selatan. Melalui perjanjian kerja sama antara keduanya, Fakultas Pertanian UGM menerima keterlibatan Andriamanantena Ramasasiarisoa Vonihanitriniaina Diamondra Zoharilala, mahasiswi program doktor dari Civil and Environmental Engineering, Yonsei University, Korea Selatan, dalam program joint research.

Voni, sapaan akrabnya, terlibat dalam penelitian mengenai emisi gas di sungai. Ia mengusung judul penelitian “Effect of Antrhropological Activites on Carbon Dioxide and Methane Emissions in Tropical Headwater Streams”. Selama melakukan penelitian di Fakultas Pertanian UGM, Voni didampingi oleh Prof. Dr. rer. nat. Junun Sartohadi, M.Sc., Guru Besar di Departemen Tanah UGM, yang juga merupakan Ketua Pusat Studi Agroekologi dan Sumber Daya Lahan UGM.

Menurut Voni, Prof. Junun menyambut kedatangannya secara hangat dan membantu dalam semua proses penelitian, mulai dari tim mahasiswa, logistik, serta saran dan solusi untuk menghadapi tantangan dalam penelitian.

“Setibanya di UGM, saya disambut hangat oleh Prof Junun. Beliau selalu memastikan kami mendapat dukungan logistik yang sangat baik. Apabila ada tantangan yang saya hadapi dalam proses penelitian, Prof. Junun selalu bersikap proaktif memberikan saran dan solusi,” ujar Voni.

Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam penelitian dan membantu Voni selama di Fakultas Pertanian UGM adalah Idsa Bela Islami selaku project manager, alumni Fakultas Pertanain yang sedang menempuh Program Studi Magister Bioteknologi UGM. Ia menjelaskan bahwa keterlibatan Voni dalam proyek penelitian secara tidak langsung juga mendukung penelitian studi Voni di jenjang S-3.

“Selama di Fakultas Pertanian UGM, Voni terlibat dalam proyek penelitian kami terkait emisi gas di sungai, di mana kami memilih beberapa lokasi sungai, yaitu sungai hasil pertanian di Bantul dan sungai hasil kegiatan manusia di Sleman. Proyek ini juga membantu jalannya penelitian Voni untuk studinya sendiri di program doktoral,” jelasnya yang kerap disapa Bela.

Bela menambahkan, Prof. Junun merupakan dosen pembimbing yang sangat sesuai bagi Voni, mengingat penelitian emisi gas juga berkaitan dengan penggunaan lahan yang merupakan bidang keilmuan Prof. Junun.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UGM, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., memandang program penelitian mahasiswa S3 dari Yonsei University di Fakultas Pertanian UGM dapat membuktikan bahwa fasilitas laboratorium dan ekosistem penelitian di Fakultas Pertanian UGM memadai untuk memfasilitasi penelitian mahasiswa asing.

“Pertukaran mahasiswa dengan Yonsei University ini adalah tindak lanjut dari perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani pada tahun 2022 lalu. Kedatangannya untuk melakukan penelitian di fakultas kita menjadi bukti bahwa Fakultas Pertanian UGM mampu memfasilitasi penelitian mahasiswa asing. Tidak hanya itu, kerjasama ini juga bisa menambah pengalaman exposure internasional  bagi mahasiswa Fakultas Pertanian UGM,” jelas Weny.

Weny berharap, kolaborasi akan terus meningkat dengan semakin banyak pertukaran mahasiswa antara keduanya. Hal ini pun menunjukkan komitmen nyata Fakultas Pertanian UGM dalam mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penullis: Hanita Athasari Zain

Editor: Desi Utami

 

 

Fakultas Pertanian UGM Berikan Edukasi Urban Agriculture kepada Siswa SMA

berita Sunday, 9 June 2024

Fakultas Pertanian UGM menerima kunjungan siswa-siswi beserta guru SMA Negeri 1 Sukoharjo Pringsewu, Lampung, pada Selasa, 4 Juni 2024 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro. Rombongan diterima oleh Tim Citra Fakultas Pertanian UGM yang memaparkan identitas Fakultas Pertanian UGM, mulai dari program studi sampai pengenalan fasilitas yang ada. Dari paparan yang diterima, terdapat beberapa pertanyaan menarik dari para siswa, salah satunya mengenai bagaimana cara untuk melakukan usaha pertanian dengan lahan yang sedikit atau sempit.

Perwakilan Tim Citra Fakultas Pertanian UGM, Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa usaha pertanian bisa memanfaatkan beragam jenis lahan yang ada, termasuk lahan di atap gedung (rooftop), seperti yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian UGM.

“Bertani bisa di lahan apa saja, baik sempit maupun luas. Umumnya, lahan untuk pertanian di wilayah kota memang sedikit, sehingga kemudian muncul inovasi berupa urban agriculture seperti yang dikembangkan oleh Fakultas Pertanian UGM di rooftop salah satu gedung perkuliahan untuk budidaya melon,” jelas Prima.

Perwakilan guru, Jahara Siregar, M.Pd., menyampaikan tujuan kunjungan ini adalah untuk memberikan motivasi kepada siswa-siswinya untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, salah satunya adalah Fakultas Pertanian UGM yang memiliki banyak inovasi dan fasilitas pendukung studi. 

Kegiatan penerimaan kunjungan siswa SMA, SMK, atau sederajatnya oleh Fakultas Pertanian UGM dilakukan dengan jadwal tiga hari per minggu. Sejak bulan Mei 2024 lalu, Fakultas Pertanian UGM telah menerima kunjungan dari enam sekolah dengan total lebih dari 1.000 siswa-siswi. Hal ini tentu menunjukkan upaya Fakultas Pertanian UGM untuk meningkatkan citra baiknya dan mempromosikan berbagai program studi yang tersedia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta UGM

 

Sebanyak 18 Tenaga Pendidik Fakultas Pertanian UGM Terima Pendanaan Program Peningkatan Academic Excellence Tahun 2024

berita Friday, 7 June 2024

Sebanyak 18 tenaga pendidik Fakultas Pertanian UGM menerima pendanaan penelitian dalam Program Peningkatan Academic Excellence tahun 2024. Program ini merupakan wujud tanggung jawab akademik Universitas Gadjah Mada untuk memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Melalui program ini, 18 dosen Fakultas Pertanian UGM akan melakukan penelitian dengan luaran berupa publikasi dalam jurnal nasional dan internasional.

Program Peningkatan Academic Excellence tahun 2024 dibagi menjadi tiga skema, yaitu 1) skema A dengan ketua tim peneliti memiliki jabatan Lektor Kepala, pembimbing dengan jabatan guru besar, anggota peneliti dengan jabatan lektor, serta anggota mahasiswa yang menempuh pendidikan S2 dan S3, 2) skema B dengan ketua tim peneliti memiliki jabatan Lektor, pembimbing dengan jabatan guu besar atau Lektor Kepala, anggota peneliti dengan jabatan asisten ahli, serta anggota mahasiswa yang menempuh pendidikan S2 dan S3, dan 3) skema C dengan ketua tim peneliti memiliki jabatan asisten ahli atau tenaga pengajar, pembimbing dengan jabatan minimal Lektor, anggota peneliti dengan jabatan asisten ahli atau tenaga pengajar, serta anggota mahasiswa yang menempuh pendidikan S1 atau D4. Adapun tenaga pendidik Fakultas Pertanian UGM yang menerima pendanaan untuk skema A terdiri dari lima (5) dosen, skema B terdiri dari tujuh (7) dosen, dan skema C terdiri dari enam (6) dosen. 

Selain Program Peningkatan Academic Excellence, sebanyak delapan (8) tenaga pendidik bergelar Doktor juga menerima pendanaan penelitian melalui Program Peningkatan Kompetensi Doktor. Program ini menjadi komitmen UGM untuk memacu semangat peneliti menjadi ilmuwan berkelas internasional yang diakui, serta untuk mengembangkan kegiatan penelitian dengan semangat multi/inter/transdisipliner. 

Fakultas Pertanian UGM yang terus mendorong para tenaga pendidiknya untuk mengembangkan keilmuan melalui berbagai penelitian menunjukkan upaya untuk mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas. 

Fakultas Pertanian UGM mengucapkan selamat dan semangat menjalani penelitian kepada para penerima pendanaan Program Peningkatan Academic Excellence tahun 2024:
1. Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D.

  1. Dr. Ratih Ida Adharini, S.Pi., M.Si.
  2. Dr. Tri Joko, S.P., M.Sc.
  3. Dr.rer.nat. Riza Yuliratno Setiawan, S.Kel., M.Sc.
  4. Indah Istiqomah, S.Pi., M.Si., Ph.D.
  5. Agus Budi Setiawan, S.P., M.Sc., Ph.D.
  6. Dr. Adyatma Irawan Santosa, S.P., M.Sc.
  7. Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc.
  8. Dr.agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih
  9. Nur Ainun Harlin Jennie Pulungan, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  10. Valentina Dwi Suci Handayani, S.P., M.Sc., Ph.D.
  11. Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D.
  12. Ahmad Suparmin, S.P., M.Agr., Ph.D.
  13. Gilang Wirakusuma, S.P., M.Sc.
  14. Muh Amat Nasir, S.P., M.Sc.
  15. Nur Akbar Arofatullah, S.P., M.Biotech., Ph.D.
  16. Sulistiowati, S.Si., M.Si.
  17. Susanti Mugi Lestari, S.P., M.Si., Ph.D.

 

Fakultas Pertanian UGM mengucapkan selamat dan semangat menjalani penelitian kepada para penerima pendanaan Program Peningkatan Kompetensi Doktor tahun 2024:

  1. Agung Dian Kharisma, S.Pd.Si., M.Biotech, Ph.D.
  2. Andi Syahid Muttaqin, S.Si., M.Si., Ph.D.
  3. Andrianto Ansari, S.T.P., M.Agr., Ph.D.
  4. Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D.
  5. Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P.
  6. Dr. Ega Adhi Wicaksono, S.Pi.
  7. Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A.
  8. Endah Prihatiningtyastuti, S.P., M.Si., Ph.D.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

 

 

Fakultas Pertanian UGM dan ACIAR Berkolaborasi dalam Pengendalian Lalat Buah melalui Pendekatan Area-Wide Management System 

beritakerjasama Saturday, 1 June 2024

Fakultas Pertanian UGM berkolaborasi dengan Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR) dalam melakukan proyek penelitian mendalam mengenai pengendalian lalat buah pada mangga melalui pendekatan area-wide management (AWM) system. Proyek yang telah berlangsung sejak tahun 2017 tersebut dilengkapi dengan diadakannya International Training Workshop pada hari Selasa-Kamis, 28-30 Mei 2024 di Gedung AGLC Fakultas Pertanian UGM. Acara ini dihadiri oleh peserta berasal dari 12 negara berbeda yang terlibat dalam proyek. 

Dr. Stefano de Faveri selaku project leader dari ACIAR Australia menyampaikan bahwa topik pengendalian lalat buah sangat penting untuk diteliti karena sangat berdampak pada produksi buah mangga yang dilakukan oleh para petani. Apabila pengendalian lalat buah dilakukan secara efektif, produksi buah akan lebih banyak dan bisa mengarah kepada kesempatan ekspor yang lebih luas.

“Inti dari workshop kali ini adalah menjadi bagian pelatihan dari proyek penelitian yang ditujukan untuk kawasan Asia Pasifik. Kami berupaya memperluas jangkauan kami dalam membantu negara-negara lain dengan permasalahan lalat buah yang sama,” jelas Stefano. 

Selain Stefano, perwakilan ACIAR Australia yang turut hadir dalam kegiatan workshop adalah Mikayla Hyland-Wood selaku research officer in horticulture. Mikayla menilai UGM adalah mitra yang sangat penting bagi kolaborasi bersama ACIAR, terutama karena UGM memiliki peran besar dalam kegiatan penelitian di lapangan, khususnya terkait pengendalian lalat buah yang dilakukan oleh para petani di Indonesia. 

Tim penelitian dari UGM diketuai oleh Prof. Ir. Y. Andi Trisyono, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan UGM, dengan rekan timnya yaitu Dr. Suputa, S.P., M.P., dan beberapa mahasiswa dari jenjang S1 dan S2. Prof. Andi menjelaskan workshop ini menjadi titik akhir dari proyek penelitian yang akan resmi selesai pada Agustus mendatang. Namun demikian, Fakultas Pertanian UGM bersama ACIAR telah merencanakan kelanjutan proyek untuk lima tahun ke depan. 

“Saat ini, kami bersama ACIAR sudah merencanakan proyek lanjutan dan proposalnya pun sudah dalam final stage untuk pengambilan keputusan. Harapannya, proyek lanjutan ini bisa dilaksanakan selama kurun waktu lima tahun dari 2024 sampai 2029,” ujar Prof. Andi. 

Prof. Andi menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam proyek penelitian ini difokuskan pada dua mahasiswa jenjang S2, di mana mereka juga diberikan dukungan biaya penelitian oleh ACIAR. Kedua mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hama Tanaman, yaitu Valentina Eerline dengan judul penelitian “Keragaman dan Kelimpahan Lalat Buah (Diptera: Tephritidae) pada Tiga Ekosistem yang Berbeda di Sleman, Yogyakarta” dan Riya Fatma Sari dengan judul penelitian “Pengambilan Keputusan Penggunaan Pestisida oleh Petani Mangga yang Mempraktikkan Pengelolaan Hama Terpadu Skala Luas dan Petani Konvensional”. 

Kolaborasi antara Fakultas Pertanian UGM dan ACIAR yang juga melibatkan para mahasiswa menunjukkan upaya bersama dalam mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Editor: Desi Utami

Foto: Media Faperta UGM

 

Tingkatkan Kualitas Program Pascasarjana, Fakultas Pertanian UGM Lakukan Relaksasi Kurikulum 

berita Saturday, 1 June 2024

Para kepala departemen dan ketua program studi Program Pascasarjana Fakultas Pertanian UGM mengikuti kegiatan relaksasi kurikulum pada Rabu, 29 Mei 2024, bertempat di PORTA by Ambarrukmo. Kegiatan relaksasi kurikulum tersebut ditujukan untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi serta Peraturan Rektor tahun 2024, termasuk peningkatan pemanfaatan microcredential.

Hal itu disampaikan oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., saat membuka kegiatan.

“Saya rasa kegiatan relaksasi kurikulum ini sangat penting untuk kita lakukan dalam rangka terus berupaya meningkatkan kualitas. Salah satunya melalui microcredential untuk memperkaya ilmu mahasiswa di luar kampus,” tutur Dekan.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., melanjutkan dengan pemaparan beberapa perbedaan isi peraturan antara Permendikbudristek dan Peraturan Rektor. Adapun pemarapan tersebut juga mengingat urgensi Peraturan Rektor yang harus segera diimplementasikan dalam tahun akademik 2024/2025 mendatang.

“Antara Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 dan Peraturan Rektor tahun 2024, ada beberapa hal yang berbeda, di mana Permendikbudristek lebih memberikan kelonggaran dalam implementasi peraturannya, sedangkan Peraturan Rektor lebih detail sebagai implementasi sesuai standar UGM. Dalam hal ini, tentu kita mengikuti Peraturan Rektor dengan beberapa skema yang akan kita sepakati,” ujar Weny. 

Kegiatan relaksasi kurikulum program pascasarjana ini memfasilitasi para kepala departemen dan ketua program studi untuk berdiskusi dan mencapai pemahaman yang sama, serta menyepakati beberapa skema dalam implementasi peraturan untuk meningkatkan kualitas program pascasarjana di Fakultas Pertanian UGM. 

Salah satu skema implementasi yang difokuskan untuk tahun akademik berikutnya adalah pemanfaatan microcredential yang lebih masif. Adapun microcredential atau kredensial mikro telah disebutkan dalam Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 pasal 43 ayat (3) mengenai bentuk program kompetensi mikro yang bisa dimanfaatkan dalam kurikulum akademik. Berbicara mengenai microcredential, Fakultas Pertanian UGM mengundang Direktur Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik UGM, Dr.Agr.Sc. Ir. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., IPU ASEAN Eng., sebagai narasumber. 

“Prinsip modul atau microcredential course adalah modul yang dikemas dalam bentuk yang singkat dan berurutan karena pengguna akan mempelajarinya secara mandiri, sehingga perlu bentuk modul yang tidak terlalu panjang dan tidak melupakan unsur entertainment pula. Maka dari itu, mata kuliah di kurikulum akademik yang akan dikembangkan menjadi course kredensial mikro pun harus dibagi menjadi beberapa bagian untuk dikemas sesuai prinsip kredensial mikro, seperti dibagi per capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK),” jelas Hatma.

Kegiatan relaksasi kurikulum program pascasarjana menjadi salah satu upaya Fakultas Pertanian UGM untuk mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Editor: Desi Utami

Foto: Media Faperta UGM

1…4950515253…56

BERITA FAKULTAS

  • Kunci Sukses Menjadi Entrepreneur Muda: Alumni Faperta UGM Dorong Lulusan Berani Wujudkan Ide
    21/05/2026
  • Kiat Lanjut Studi ke Luar Negeri: Alumni Faperta UGM Berbagi Strategi dan Inspirasi
    21/05/2026
  • Kiat Sukses Berkarier di BUMN: Alumni Faperta UGM Bagikan Pengalaman untuk Calon Wisudawan
    21/05/2026
  • Sinergi Fakultas Pertanian dan Kehutanan UGM dalam Penyusunan Draf SAR ASIIN
    20/05/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Pembekalan Calon Wisudawan Periode III T.A. 2025/2026
    20/05/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju