• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • page. 49
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Fakultas Pertanian UGM Resmikan Program DBA Pertama di Indonesia bersama MCorp

berita Thursday, 2 May 2024

Fakultas Pertanian UGM meresmikan program vokasional yang dikemas dalam bentuk studi Doctor of Business Administration (DBA) bersama Markplus Corp (MCorp), perusahaan pionir bidang marketing di Indonesia. Program DBA dengan peminatan Agribusiness Entrepreneurial Marketing (AEM) tersebut menjadi program DBA pertama di Indonesia dan telah diresmikan pada perayaan ulang tahun ke-34 MCorp pada Rabu, 1 Mei 2024 bertempat di Gedung AGLC, Fakultas Pertanian UGM.

Perayaan ulang tahun ke-34 MCorp mengusung tema ”Unstoppable”. Menurut Hermawan Kertajaya, founder dan chairman MCorp, peresmian program DBA di Fakultas Pertanian UGM menjadi wujud nyata tema tersebut.

“DBA pertama di Indonesia ini kita rencanakan sebagai bentuk mendorong Indonesia untuk lebih maju dengan orang-orang yang profesional di dalamnya. Hal ini menjadi wujud bagaimana Indonesia adalah negara yang tak terhentikan (Unstoppable) sesuai tema tahun ini,” ujar Hermawan.

Selain itu, Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. menegaskan, program DBA AEM akan berperan untuk melahirkan SDM profesional di bidang agribisnis dengan mempelajari pengelolaan risiko dan pasar.

“Indonesia dihadapkan dengan tantangan menaikkan produksi pangan hingga 70% agar di tahun 2050 mendatang tidak terjadi kelaparan. Pertanian di Indonesia sendiri merupakan sektor bisnis yang menjanjikan, tetapi risikonya pun besar, sehingga adanya program DBA AEM ini adalah upaya untuk menjawab tantangan tersebut,” jelas Dekan.

Peresmian program DBA AEM juga menandai resminya Fakultas Pertanian UGM sebagai kantor cabang MCorp di Yogyakarta yang diluncurkan oleh Hermawan Kertajaya dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D. Arief menyampaikan, kerja sama Fakultas Pertanian UGM bersama MCorp diharapkan mampu melahirkan SDM di bidang agribisnis yang mampu menjawab tantangan di era mendatang dengan kreativitas dan daya pikir inovatif.

Tak berhenti dengan MCorp saja, Fakultas Pertanian UGM memperluas jaringan dengan Asia Marketing Federation (AMF) dan Asia Committee for Small Business (ACSB) untuk memperkuat jalannya program DBA AEM. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Chief Operating Officer & Executive Editor Bangladesh Brand Forum sebagai perwakilan President of AMF, dan President of ACSB.

Berbagai bentuk kerja sama ini membuktikan upaya kuat dari Fakultas Pertanian UGM dalam mencapai tujuan SDGs, seperti tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta UGM

 

Iustitia Widya: Lulusan Termuda Program Fast Track Fakultas Pertanian UGM

Prestasi Friday, 26 April 2024

Mahasiswi Program Studi Magister Manajemen Agribisnis Fakultas Pertanian UGM, Iustitia Widya Prastiti, yang mengikuti program fast track telah diwisuda pada Wisuda Program Pascasarjana Periode III TA 2023/2024 dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,89. Raras, sapaan akrabnya, menjadi lulusan program fast track dengan IPK tertinggi dan lulusan termuda di usia 22 tahun 8 bulan 22 hari. Ia menyelesaikan studi magisternya dengan lama studi 1 tahun 6 bulan 14 hari yang menjadikannya memiliki gelar sarjana dan magister hanya dalam kurun waktu 4,5 tahun.

Raras mengungkapkan bahwa sejak awal ia telah termotivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang S2. Saat ia mengetahui program fast track, ia pun langsung bertekad untuk mendaftar. Menurutnya, program fast track memiliki banyak manfaat, seperti hemat biaya dan waktu.

“Menurut saya, program fast track ini sangat bermanfaat, terutama program ini menghemat biaya dan waktu untuk saya mendapatkan gelar magister,” ungkap Raras.

Bagi Raras, kelulusannya di usia 22 tahun pun membawa keuntungan lainnya, seperti lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan yang salah satu persyaratannya adalah terkait usia. Bahkan, sebelum Raras melaksanakan wisuda, ia telah diterima pada salah satu multinational insurance company di Indonesia. Lebih lanjut, Raras menceritakan bagaimana gelar S2 yang ia miliki membuatnya bekerja dengan lebih giat.

“Di lingkungan kerja saya sekarang, perusahaan menaruh ekspektasi yang lebih tinggi terhadap orang-orang yang gelar pendidikannya lebih tinggi, seperti saya yang sudah bergelar magister. Maka dari itu, saya pribadi jadi lebih semangat dan giat untuk bisa memenuhi segala ekspektasi itu dengan cara membuktikan criticial thinking skill yang lebih dan bertanggung jawab,” ujar Raras.

Selama menjadi mahasiswi program fast track, Raras mengakui adanya tantangan dalam manajemen waktu. Hal tersebut karena Raras harus menjalani perkuliahan di S2 dalam waktu yang bersamaan dengan menyelesaikan skripsi dan bekerja part-time. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Raras selalu berusaha memanfaatkan waktu luang yang ia miliki untuk mengerjakan apapun.

Keberhasilan Raras menjadi salah satu bukti keberhasilan program fast track yang ada di Fakultas Pertanian UGM dengan komitmen untuk memfasilitasi para mahasiswa mendapatkan gelar sarjana dan magister dalam jangka waktu 5 tahun saja. Dengan segala manfaat yang ditawarkan dan bukti nyata yang telah ada, program fast track menjadi program unggulan Fakultas Pertanian UGM yang patut untuk terus dilanjutkan.

Kegiatan ini juga menjadi pendukung terwujudnya tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta UGM

 

Fakultas Pertanian UGM Meluluskan 44 Wisudawan Bergelar Magister dan Doktor

beritaPrestasi Thursday, 25 April 2024

Fakultas Pertanian UGM meluluskan 38 wisudawan/wati program magister dan 6 wisudawan/wati doktor dalam Purnawisuda Program Pascasarjana Fakultas Pertanian UGM Periode III T.A. 2023/2024 yang digelar Rabu, 24 April 2024. Para wisudawan/wati berhasil menyelesaikan studinya secara tepat waktu dengan nilai yang sangat baik. Prestasi membanggakan lainnya adalah yaitu  lima mahasiswa program fast track yang diwisuda dengan mendapatkan gelar sarjana dan magister sekaligus.

Ivayani, lulusan tercepat dari Program Studi Doktor Ilmu Pertanian minat Fitopatologi yang juga meraih IPK 4,00, mewakili wisudawan/wati untuk menyampaikan rasa syukur serta kesan setelah menyelesaikan program pascasarjana Fakultas Pertanian UGM.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para dosen pembimbing yang senantiasa mengarahkan, memotivasi, dan memberikan wawasan ilmu pengetahuan selama proses pendidikan, persiapan penelitian, sampai penyelesaian tesis dan disertasi kami,” ujar Ivayani.

Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., menyampaikan pesannya kepada para wisudawan untuk berani membuka diri di masa depan, baik di dunia birokrasi, industri, wirausaha, maupun lainnya.

“Saya rasa, dengan segala kompetensi yang sudah Anda miliki dan telah resmi menjadi alumni Fakultas Pertanian UGM, Anda perlu berani membuka diri untuk menyambut dunia baru, di bidang apapun yang Anda inginkan,” ungkap Prof. Subejo.

Mengakhiri pesannya, Prof. Subejo menegaskan kepada para wisudawan/wati yang telah menjadi kolega alumni Fakultas Pertanian UGM untuk tidak merasa sungkan pulang kembali ke fakultas dan menyampaikan gagasan yang dimiliki.

Kegiatan ini sebagai upaya Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas.

 

Penulis: Nurul Aulia Dewi

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta UGM

 

Fakultas Pertanian UGM Resmi Buka Minat Studi Baru Bergelar Doctor of Business Administration (DBA) Pertama di Indonesia

beritakerjasama Wednesday, 3 April 2024

Seiring dengan meningkatnya agribisnis di Indonesia, Fakultas Pertanian UGM resmi buka minat studi baru bergelar Doctor of Business Administration (DBA) pertama di Indonesia, yaitu Agribusiness Entrepreneurial Marketing (AEM) yang menjadi minat studi kesepuluh dalam Program Studi Doktor Ilmu Pertanian. Minat studi baru ini termasuk dalam studi jenjang S3 vokasional untuk mendukung kemajuan agribisnis di Indonesia dengan mengkolaborasikan Fakultas Pertanian UGM dan MarkPlus Institute.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dalam acara Open House DBA in Agribusiness Entrepreneurial Marketing pada Selasa, 2 April 2024 secara daring. 

“Program DBA AEM ini menjadi program S3 vokasional yang nantinya diperuntukkan untuk para praktisi, pemimpin, dan manajemen lembaga swasta dan/atau pemerintah di bidang agribisnis untuk terus berkembang. Dalam program ini, kami berharap nantinya akan bisa memenuhi kebutuhan mereka terkait entrepreneur marketing,” ungkap Dekan.

Seperti yang ditambahkan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., perkuliahan program DBA AEM disebut sebagai program based on project di mana nantinya tugas akhir yang dihasilkan berupa rekomendasi atau solusi dari kajian permasalahan di bidang kerja masing-masing mahasiswa.

“Tugas akhir dari DBA AEM ini bukan sekadar disertasi biasa, melainkan nantinya mahasiswa akan melakukan kajian tentang masalah yang ditemui dalam bidang kerjanya masing-masing untuk kemudian menghasilkan rekomendasi atau solusi yang tepat dengan mengimplementasikan materi-materi perkuliahan yang didapatkan,” tambah Weny. 

Program DBA AEM akan dilaksanakan secara hybrid dengan bahasa Inggris sebagai bentuk internasionalisasi. Adapun Fakultas Pertanian UGM akan menugaskan empat guru besar bidang agribisnis sebagai pengampu, antara lain Prof. Masyhuri, Prof. Dwidjono, Prof. Irham, dan Prof. Jamhari. Di samping itu, Markplus Institute pun akan turut menjadi pengampu dari sisi praktisi marketing, salah satunya adalah Dr. Jacky Mussry selaku CEO MarkPlus Institute. 

Menurut Jacky yang turut hadir dalam acara open house DBA AEM, gelar DBA akan memberikan tiga keuntungan utama bagi para calon mahasiswa, yaitu kredibilitas, kesempatan mencapai posisi yang lebih tinggi dalam karir, dan jaringan yang akan lebih meluas. 

“Sebagai program DBA pertama di Indonesia, saya rasa orang-orang perlu tahu keuntungan-keuntungan yang akan didapat dengan gelar DBA yang menjadi salah satu gelar dengan kredibilitas yang sangat tinggi,” ujar Jacky. 

Kegiatan ini juga menjadi pendukung terwujudnya tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

 

Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM Lakukan Edukasi Pengolahan Sampah di Selopamioro melalui Program SUIJI-SLP

beritaPrestasi Monday, 1 April 2024

Tiga mahasiswa Fakultas Pertanian UGM mengikuti kegiatan SUIJI-SLP (Six University Initiative Japan Indonesia-Service Learning Program) 2024 yang dilaksanakan di Selopamioro, Imogiri, Bantul, DIY pada 1-9 Maret 2024. Mereka melakukan edukasi penanganan sampah, seperti memilah dan mengolah sampah. Bekerja sama dengan para mahasiswa dari Jepang, mereka juga mengedukasi masyarakat untuk mengolah sampah organik menggunakan sumur serapan biopori agar nantinya bisa dipanen sebagai pupuk.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu mahasiswa yang mengikuti SUIJI-SLP 2024, Fashihah Mutamimah, mahasiswi Proteksi Tanaman angkatan 2020.

“Kami di Selopamioro itu kegiatannya seperti KKN tapi versi singkatnya saja. Beranjak dari permasalahan sampah di TPA Piyungan, kami berusaha mengedukasi masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah, salah satunya dengan biopori. Biopori kami pilih karena Desa Jetis, Selopamioro memiliki riwayat banjir, sehingga harapannya biopori dapat membantu upaya pencegahan banjir,” ungkap Fashihah.

Selama kegiatan, Fashihah juga mendapatkan pelajaran dan pengalaman yang berkesan dari para mahasiswa Jepang, seperti ketepatan waktu selama kegiatan dan keterbukaan dengan segala jenis informasi. Hal ini juga dirasakan oleh Franky Sanja Galingging (Ilmu Tanah 2023) yang melihat bagaimana luasnya perspektif mahasiswa Jepang dalam mengatasi sesuatu.

“Saya  belajar dari teman-teman mahasiswa Jepang tentang bagaimana mereka mengatasi suatu masalah dari perspektif yang berbeda. Selain itu, saya juga jadi bisa belajar bahasa Jepang, walaupun baru sedikit-sedikit,” tambah Franky.

Tidak hanya mereka yang belajar dari mahasiswa Jepang, tetapi juga mereka memperkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa Jepang, seperti yang disampaikan oleh Zikra Fathin Nabila (Mikrobiologi Pertanian 2021).

“Saya dan teman-teman juga menjelaskan kehidupan masyarakat Indonesia yang sangat super dan ramah. Rasanya bangga sekali sebagai mahasiswa Indonesia dan bisa menceritakan budaya-budaya Indonesia ke mahasiswa Jepang,” ujar Zikra.

 

Bagi Fashihah, Franky, dan Zikra, kegiatan SUIJI-SLP 2024 ini memiliki beberapa nilai penting dalam kehidupan, antara lain menumbuhkan tingkat kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, toleransi terhadap keragaman budaya, meningkatkan kemampuan berbahasa asing, meningkatkan rasa percaya diri, serta berkontribusi dalam menciptakan keberlanjutan bagi komunitas lokal dan global. Melalui program ini, Fakultas Pertanian UGM menunjukkan upayanya mencapai tujuan SDGs, seperti tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 15: Ekosistem Daratan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Dokumentasi Mahasiswa

Mencari Ilmu hingga ke Penjuru Dunia, Empat Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM Ikuti IISMA 2024

beritaPrestasi Monday, 1 April 2024

 

Empat mahasiswa Fakultas Pertanian UGM berhasil meraih beasiswa program Indonesian International Student Mobility Award (IISMA) 2024, suatu program beasiswa oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia untuk mendapatkan kesempatan menggali ilmu pengetahuan di kampus yang mereka tuju dari berbagai belahan dunia.

Salah satu mahasiswa penerima beasiswa IISMA, Vivian Lucia Utama, berasal dari program studi Agronomi angkatan 2022. Vivian mendapatkan kesempatannya untuk menjalankan studi selama satu semester di National Taiwan University, Taiwan. Vivian menjelaskan, alasannya memilih NTU karena terdapat beberapa courses yang linear dengan program studinya saat ini, seperti trends in plant science, introduction to nutrition and food, dan archiving nature to the natural history museums. Sebagai sosok yang sangat menyukai tanaman, Vivian merasa NTU menjadi pilihan yang tepat.

“Saya memutuskan untuk memilih NTU karena courses yang ditawarkan sangat menarik dan aligned dengan jurusan saya, Agronomi. Saya percaya, dengan adanya courses itu, saya akan bisa berkontribusi lebih untuk bidang pertanian di Indonesia,” jelas Vivian.

Sama seperti Vivan, mahasiswa kedua yang meraih beasiswa IISMA adalah Cahya Muna Ramadhani, mahasiswi program studi Manajemen Sumberdaya Akuatik angkatan 2022, memilih The University of Queensland, Australia, karena minatnya untuk belajar lebih banyak terkait bidang perikanan, sejalan dengan jurusannya.

“Saya sangat tertarik ke Australia karena di sana terkenal dengan konservasi great barrier reef yang bagus, sehingga sebagai mahasiswa perikanan dan punya passion di konservasi, saya ingin belajar lebih banyak secara langsung di sana,” ungkap Cahya.

Keberhasilan Cahya untuk studi di University of Queensland didorong dengan hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang skornya tidak main-main. Ia berhasil mendapatkan skor 7,5 untuk IELTS, salah satu persyaratan yang membutuhkan persiapan cukup matang. Lain halnya dengan Brandon Suwarno, mahasiswa program studi Akuakultur angkatan 2021, penerima beasiswa IISMA untuk studi di Aix-Marseille University, Perancis, yang menyampaikan bahwa tahap seleksi berkas menjadi tahapan yang membutuhkan well-planned prepartation. Bagi Brandon, keberhasilannya mendapatkan kesempatan untuk terbang ke Perancis didorong dengan minatnya untuk belajar di luar Asia agar bisa merasakan experience budaya yang jauh berbeda dengan budaya Asia.

Hal menarik lainnya datang dari kisah Elang Trias Pandegirot, mahasiswa program studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis angkatan 2021 yang diterima di University of Siena, Italia. Walaupun berangkat dari program studi yang membahas lingkup ekonomi pertanian, Elang memilih Univeristy of Siena karena rasa penasarannya terhadap globalisasi yang dikemas dalam salah satu course, yaitu globalization and inequality. Italia sebagai salah satu negara di benua Eropa pun dipilih karena akan memberikan tantangan tersendiri bagi Elang untuk mencoba belajar di sana.

Fakultas Pertanian UGM mengapresiasi prestasi para mahasiswa yang berhasil meraih beasiswa program IISMA 2024. Adapun daftar mahasiswa tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Vivian Lucia Utama – Agronomi 2022 – National Taiwan University
  2. Brandon Suwarno – Akuakultur 2021 – Aix-Marseille University
  3. Cahya Muna Ramadhani – Manajemen Sumberdaya Akuatik 2021 – The University of Queensland
  4. Elang Trias Pandegirot – Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2021 – University of Siena

Kegiatan ini sebagai upaya Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

 

Faculty of Agriculture UGM and Faculty of Agriculture, Yamagata University Take a Significant Step Towards a Partnership on Double Degree Master Programs

beritakerjasama Saturday, 30 March 2024

On Thursday, 21 March 2024, a meeting was held at Faculty of Agriculture UGM regarding the initiation of an academic collaboration between Faculty of Agriculture, Yamagata University and Faculty of Agriculture UGM on double degree program for Master’s study programs. The meeting was attended by Dean, Vice Deans, Department Heads and Master Study Program Heads in Agriculture study field of Faculty of Agriculture UGM, and Coordinator of Academic Exchange from Yamagata University, Prof. Keitaro Tawaraya.

During the meeting, both parties delved into the configuration of partnership’s agreement, formulating the most feasible and beneficial scheme for the students and institutions. As a highlight, the double degree program will enable Master’s students to acquire two Master’s degrees in two years, with one year study at Host University. Regarding the thesis supervision, the students will have supervisors from Faculty of Agriculture, Yamagata University and Faculty of Agriculture UGM.

Prof. Tawaraya stated, “There will be one main supervisor and one sub-supervisor from home university, also one sub-supervisor from the other university.”

The productive engagement meeting was fruitful and received positive responses from both sides. It was definitely not the final meeting, but it was a beginning step towards further discussion. Hopefully, the partnership itself and the outcomes of upcoming double degree programs will contribute to the achievement of SDG 4: Quality Education, SDG 15: Life on Land, and SDG 17: Partnerships for the Goals.

 

Stay tuned for further details as the academic collaboration between Faculty of Agriculture UGM and Faculty of Agriculture, Yamagata University continues to establish.

 

Author : Sha

Editor  : Hanita Athasari Zain

 

Delapan Mahasiswa Terima Beasiswa JASSO, Lakukan Short-Term Study di Yamagata University, Jepang

beritaPrestasi Monday, 25 March 2024

Internasionalisasi pendidikan diwujudkan dengan kolaborasi antara Fakultas Pertanian UGM dan Faculty of Agriculture, Yamagata University, Jepang, yang dikemas dalam bentuk penawaran beasiswa short-term study oleh Japan Student Services Organization (JASSO). Pada program beasiswa ini, delapan mahasiswa Fakultas Pertanian UGM mendapatkan kesempatan untuk melakukan student exchange dan short-term study di Jepang.

Qurrotul Uyun, mahasiswi Magister Agronomi Fakultas Pertanian UGM, merupakan salah satu penerima Beasiswa JASSO Short-Term Study. Uyun menyampaikan bahwa ketertarikannya untuk mendaftar beasiswa tersebut adalah untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman baru dalam penggunaan alat-alat laboratorium yang lebih advance.

“Saya mendapatkan informasi beasiswa ini dari program studi saya. Kemudian, saya tertarik karena saya ingin belajar lebih jauh mengenai penggunaan alat-alat yang lebih advance, di mana saya rasa Jepang merupakan tempat yang sesuai untuk hal itu,” ungkap Uyun.

Program yang akan berlangsung hingga Agustus mendatang ini, memberikan kesempatan bagi Uyun dan mahasiswa lainnya untuk tidak hanya belajar di lingkungan Yamagata University, tetapi juga untuk menjelajahi budaya masyarakat Jepang, seperti yang disampaikan oleh Hamdhanie Fikri, mahasiswa Magister Ilmu Tanah.

“Setelah kurang lebih sebulan di sini, saya mendapatkan hal unik mengenai budaya masyarakat Jepang yang sepertinya tidak ada di Indonesia, yaitu adanya klasifikasi sampah di tingkat rumah tangga,” jelas Fikri.

Beasiswa JASSO yang menjadi salah satu program student exchange di tahun 2024 membawa judul program “The Education and Research Leader Upbringing Program to Environment Preservation through Agri-Food Linkage”. Nantinya, para mahasiswa akan melakukan penelitian, baik di laboratorium maupun kerja lapangan, dengan didampingi secara langsung oleh supervisor di Faculty of Agriculture, Yamagata University, Jepang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan Fakultas Pertanian UGM dalam mencapai tujuan SDGs, antara lain nomor 4 “Pendidikan Berkualitas”, nomor 9 “Industri, Inovasi, dan Infrastruktur”, serta nomor 17 “Kemitraan untuk Mencapai Tujuan”.

Fakultas Pertanian UGM mengapresiasi prestasi para mahasiswa penerima Beasiswa JASSO. Berikut adalah daftar nama mahasiswa tersebut:

  1. Qurrotul Uyun – Magister Agronomi – Angkatan 2021 Genap
  2. Hamdhanie Fikri – Magister Ilmu Tanah – Angkatan 2022 Genap
  3. Muhammad Fathoni Akmal – S1 Proteksi Tanaman – Angkatan 2020
  4. ⁠Isna Aprilia Chofifah- S1 Proteksi Tanaman- Angkatan 2021
  5. ⁠Berliane Nur Cahyani – S1 Ilmu Tanah – Angkatan 2020
  6. Andi khusnul Fatima bahar – Magister Fitopatologi – Angkatan 2023 ganjil
  7. Andriyana Eva Aprilia – Magister Ilmu Tanah – Angkatan 2022 ganjil
  8. Prakosa- Magister Agronomi – Angkatan 2022 Genap

Kegiatan ini juga menjadi pendukung terwujudnya tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Dokumentasi Mahasiswa

Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam Fakultas Pertanian UGM Gelar Edukasi Penanaman Tanaman Hias di Sekolah Marjinal Yogyakarta

berita Monday, 25 March 2024

Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam Fakultas Pertanian UGM (Plantagama) yang memasuki usia 40 tahun, berkolaborasi dengan Komunitas Sekolah Marjinal (KSM) Yogyakarta untuk menggelar kegiatan sosialiasasi penanaman di Sekolah Marjinal Babarsari, Kledokan, Depok, Sleman, DIY, pada Selasa, 19 Maret 2024.

Kegiatan sosialisasi penanaman tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan perayaan Lustrum ke-40 Plantagama. Nia Audewi (mahasiswi S1 Agronomi angkatan 2023) selaku Ketua Panitia Lustrum ke-40 Plantagama menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi penanaman ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan bagi anak-anak, serta sebagai wadah menambah pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman.

“Kolaborasi kami dengan KSM ini bertujuan untuk sebagai wadah edukasi bagi anak-anak dalam memanfaatkan barang bekas, seperti menggunakan botol bekas sebagai pot tanaman. Dari kegiatan ini, kami berupaya untuk meningkatkan rasa peduli terhadap lingkungan dalam diri anak-anak di sekolah marjinal,” jelas Dewi.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Plantagama beserta pengurus KSM memberikan edukasi penanaman tanaman hias dengan botol bekas yang telah diwarnai. Selain itu, mereka juga mengajak anak-anak untuk membuat cap tangan menggunakan media cat air. Kegiatan ditutup dengan buka bersama dan pemberian hadiah.

Dewi menambahkan, kegiatan sosialisasi dan edukasi penanaman ini merupakan rangkaian kegiatan kedua, setelah diadakannya donor darah sebagai rangkaian pertama pada 13 Maret 2024 lalu. Nantinya, puncak acara lustrum akan dilaksanakan pada 27 April 2024 dengan kegiatan Temu Reuni Alumni Plantagama.

Kegiatan ini juga menjadi pendukung terwujudnya tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 15: Ekosistem Daratan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Dokumentasi Plantagama

Direktur PT Petrokimia Gresik Bagikan Kiat-Kiat Sukses Kepemimpinan di Fakultas Pertanian UGM

beritakerjasama Wednesday, 13 March 2024

Kuliah Umum Kepemimpinan yang diadakan pada Jumat, 1 Maret 2024 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro menarik antusiasme banyak mahasiswa Fakultas Pertanian UGM dengan mendatangkan Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Dr.Ir. Digna Jatiningsih, M.T. Kegiatan tersebut diikuti tidak hanya mahasiswa, tetapi juga masyarakat umum, baik secara luring maupun daring, dengan total lebih dari 100 peserta.

Dalam kuliah umum tersebut, Digna menyampaikan banyak hal mengenai kepemimpinan dalam sebuah organisasi, perjalanan karirnya, dan penjelasan mengenai PT Petrokimia Gresik itu sendiri. Tak hanya itu, Digna juga berbagi kiat-kiat sukses untuk menjadi seorang pemimpin yang handal. Digna menyampaikan bahwa ada setidaknya tiga aspek kepemimpinan yang harus ada apabila seseorang ingin bekerja pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni standar kompetensi, professional qualification, dan personal traits.

“Dalam dunia kerja, belajar berorganisasi dan  bersosialisasi itu menjadi bagian yang penting dalam tiga item tadi,” tutur Digna yang merupakan alumnus Program Studi Teknik Kimia, Universitas Gadjah Mada.

Pada penjelasannya, Digna juga menyoroti tantangan menjadi seorang pemimpin perempuan di Indonesia, seperti bias gender, double bind, peran ganda, limited networking, dan glass-ceilling.

“Tingkat partisipasi angkatan kerja di Indonesia sebanyak 80% masih didominasi laki-laki dan proporsi perempuan bekerja di manajerial pun kecil,” jelasnya.

Dalam hal ini perlu adanya usaha untuk membangun kekuatan pemimpin perempuan dengan meningkatkan kesadaran pendidikan, pengembangan diri, mendorong kesetaraan gender, dan melalui role model serta networking.

Adanya kerja sama ini sebagai wujud kontribusi Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung tercapainya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis                  : Wilhelmina Alexandra Valmay Putri Aberth

Foto                       : Media Faperta UGM

1…474849505152

BERITA FAKULTAS

  • Desi Utami Paparkan Peran Bioteknologi untuk Pertanian Berkelanjutan di Era Digital
    22/04/2026
  • Unit Media Faperta UGM Berpartisipasi dalam Workshop Penulisan Siaran Pers dan Konten SDGs
    22/04/2026
  • Prof. Jaka Widada Dikukuhkan sebagai Guru Besar Mikrobiologi Terapan UGM
    22/04/2026
  • Heterogenitas Katabolik Plasmid: Dr. Chiho Suzuki-Minakuchi Ungkap Strategi Adaptasi Bakteri Xenobiotik
    21/04/2026
  • Dr. Kengo Inoue Ungkap Potensi Mikroba Elektrogenik dalam Menghasilkan Energi Bersih
    21/04/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju